Publication Search

64,628 articles from 531 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1601-1620 of 1,793

Analytics

Rahmatiah, Rahmatiah; Besse Syukuroni Baso

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui Implementasi Model Problem Based  Learning  (PBL)  dalam  Meningkatkan  Hasil  Belajar  Bahasa  Indonesia  V UPT  SDN  11  Kabupaten  Soppeng.  Skripsi  Sarjana  Pendidikan  Guru  Sekolah Dasar   meningkatkan   hasil  belajar   bahasaindonesiadi  Kelas  V  UPT  SDN   11 Kabupaten  Soppeng. Adapun  jenis  penelitian  ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  dan  subjek  penelitian  ini adalah  murid  di kelas V UPT SDN  11Soppeng yang  berjumlah  28 orang.  Teknik  pengumpulan  data  menggunakan  observasi,  tes, dan   dokumentasi.   Teknik   analisis   data   menggunakan   rumus   rata-rata   nilai, persentase  ketuntasan belajar dan data observasi.  Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa  pembelajaran  menggunakan  model Problem  Based  Learning  (PBL) dapat meningkatkan   hasil  belajar   bahasaindonesiadi  UPT   SDN   11Soppeng.   Hal  ini dapat   dibuktikan   dari   rata-rata   nilai   murid   yang   sebelum  diterapkan   model pembelajaran  Problem   Based   Learning   (PBL)   adalah   68,   dan   murid   yang mendapatkan nilai di atas 72  adalah 43%.  Dari hasil siklus I rata-rata nilai murid memperoleh 63, dan murid yang mendapatkan nilai di atas 72 adalah 50%. Setelah siklus  II  diperoleh  rata-rata  nilai murid  77,91,  dan murid  yang mendapatkan nilai di atas  70  adalah  90.55%  menunjukkan  bahwa  adanya  peningkatan  hasil belajar bahasaindonesiadengan  menggunakan  model  pembelajaran  Problem  Based Learning (PBL).    

Diah Harmawati; Retno Wuri Sulistyowati; Beatus Tambaip

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Salah satu penyebab mata pelajaran IPA kurang diminati peserta didik di SD YPPK Hati Kudus Merauke adalah cara menyampaikan materi dari guru yang tidak menarik dan sifatnya kontekstual. Perlu pendekatan dan memerlukan media pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik bisa memahami materi dan manfaatnya dalam konteks kehidupan nyata. Salah satunya adalah memanfaatkan melalui Kahoot diharapkan guru mampu menguasai perkembangan zaman dan selalu update informasi terkini dalam memberikan materi kepada peserta didik maupun penggunaan media. Aplikasi Kahoot hadir pada zaman sekarang dimana pada masa ini kecanggihan teknologi sangat cepat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru dapat menggunakan aplikasi Kahoot sehingga jika diaplikasikan ke peserta didik membuat peserta didik merasa senang karena bentuk soalnya berupa media interaktif yang bisa dikerjakan dan langsung mengetahui nilainya.

Marthen Mau

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Kompetensi guru pendidikan agama Kristen dalam membimbing kepribadian peserta didik sangat dibutuhkan pada setiap satuan pendidikan termasuk SMK Negeri 1 Parindu. Di SMK Negeri 1 Parindu telah memiliki empat jurusan yakni jurusan TKR, TKJ, TSM, dan DPIB. Fokus penelitian ialah peserta didik TKR dan TKJ. Di SMK Negeri 1 Parindu pada setiap tahun pelajaran selalu diadakan kegiatan bimbingan non-akademik selain akademik. Kegiatan bimbingan akademik dan non-akademik bertujuan untuk membimbing peserta didik agar mengetahui masing-masing kompetensi peserta didik dan tidak terlibat dalam kegiatan yang merusak kehidupan masa depan mereka. Metodologi penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara, observasi, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil yang didapatkan ialah peserta didik SMK Negeri 1 Parindu telah memiliki kompetensi sesuai jurusannya, di bidang non-akademik, dan perubahan karakter, moral, emosional, sosial maupun spiritual yang semakin baik.

Putri Amanati; Yayat Suharyat

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan islam adalah Pendidikan yang dalam pelaksanaannya berdasarkan ajaran islam. Karena ajaran islam berdasarkan Al Qur’an, as sunnah, pendapat ulama, maka Pendidikan islampun berpacu pada Al Qur’an, as Sunnah, dan pendapat ulama. Dengan demikian perbedaan Pendidikan islam dengan Pendidikan lainnya ditentukan oleh adanya dasar ajaran islam tersebut.para guru dipandang sebagai faktor yang sangat menentukan berlangsungnya kegiatan Pendidikan dan pengajaran. Nana Saodik misalnya, mengatakan bahwa tanpa adanya kurikulum, ruang kelas dan lainnya, kegiatan Pendidikan akan tetap berjalan apabila ada guru yang bertugas sebagai pendidik dan pengajar. Seorang guru dalam pandangan Al Qur’an berperan sebagai ulama yang mendalam ilmunya baik agama maupun umum serta menggunakan dan mengajarkan ilmunya, itu untuk kemaslakhatan umat, mengajak umat bertakwa sehingga ia menjadi pewaris Nabi.    

Sunarti Alawiyah; Nurmaningsih Nurmaningsih; Iwit Prihatin

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengimplementasikan metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menganalisis self confidence siswa dalam pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 1 Mentebah. Data dikumpulkan dan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata dalam penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Mentebah. Data penelitian ini dikumpulkan melalui cara-cara tertentu yaitu, tes, angket, wawancara yang digunakan untuk menganalisis self-confidence yang telah dialami oleh siswa dalam pemecahan masalah matematis, kemudian diolah menjadi suatu informasi yang jelas dan mudah dipahami. sumber data dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas VIII dan 1 guru bidang studi di SMP Negeri 1 Mentebah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran, teknik komunikasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa tes soal, angket, pedoman wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara umum semakin tinggi self confidence pada masing-masing kategori maka semakin tinggi pula kemampuan pemecahan masalah siswa yang dimiliki siswa, sehingga tingkat self confidence siswa selaras dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.      

Aisah Aisah; Winda Winarti; Ferry Ferry

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Jenis penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Kakap. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 sebanyak 16 orang terdiri dari 10 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan secara deskriptif. Siklus pertama dilakukan setelah siswa diberikan materi dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional atau metode biasa yang diterapkan oleh guru di sekolah tersebut dan siklus II siswa diberikan metode pembelajaran kontekstual. Metode ini memberikan kesempata bagi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. . Dari data yang telah diperoleh, pada pembelajaran konvensional siswa mendapatkan rata – rata nilai 54,08 dibandingkan dengan pembelajaran kontekstual yang mendapat rata – rata nilai 83.19 dan mencapai nilai diatas KKM.  

Kris Setyaningsih; Rabial Kanada; Ibrahim Ibrahim; Qulsum Qulsum

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Jenis penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Kakap. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 sebanyak 16 orang terdiri dari 10 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan secara deskriptif. Siklus pertama dilakukan setelah siswa diberikan materi dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional atau metode biasa yang diterapkan oleh guru di sekolah tersebut dan siklus II siswa diberikan metode pembelajaran kontekstual. Metode ini memberikan kesempata bagi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. . Dari data yang telah diperoleh, pada pembelajaran konvensional siswa mendapatkan rata – rata nilai 54,08 dibandingkan dengan pembelajaran kontekstual yang mendapat rata – rata nilai 83.19 dan mencapai nilai diatas KKM.

Darlina Darlina; Henni Somantik; Sanci Amelia Malelak; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Education is an integral part of human life starting from birth until the end of life. Students' interest in learning is an important aspect in the learning process, especially in character formation and understanding learning concepts. Teachers have a crucial role in facilitating students' interest in learning, because they are the main actors in the internalization of character education. However, the COVID-19 pandemic has changed the educational landscape by forcing a transition to distance learning. The impact is felt in the decline in students' interest in learning, which is caused by various factors such as physical health and changing learning environments. This research highlights the decline in students' interest in learning since the start of the pandemic, focusing on changes in learning motivation and behavior.    

Diah Harmawati; Dian Mayasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keadaan saat ini yang terjadi dalam pembelajaran mendorong semua pihak untuk melakukan pembelajaran secara daring dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas melakukan penyimpanan data berupa tugas dan file materi. Semua kegiatan yang dilakukan oleh guru saat ini harus dilakukan secara online. Para guru di TK AL-Fatah terbebani dengan besarnya file penyimpanan data karena harus mengirim data satu-persatu ke siswa didiknya melalui Whatsapp sehingga media penyimpanan Smartphone penuh. Dengan adanya permasalahan tersebut tim melakukan pengabdian masyarakay untuk menyelesaikan maslaah tersebut.  Google Drive sebagai media penyimpanan dan berbagi bahan ajar bagi guru TK Al-Fatah yang berbasis cloud yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu berupa workshop. Tim pengabdian melakukan pelatihan secara langsung dengan 1 narasumber sebagai pemateri workshop dan 2 pendamping untuk mendampingi guru dalam pelaksanaan workshop. Pelatihan ini dapat menambah pengetahuan guru dalam memanfaatkan Google Drive sebagai media penyimpanan bahan ajar.

Midya Yuli Amreta

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini berawal dari observasi yang dilakukan peneliti terhadap pembelajaran Matematika di SDN Trutup 02 Plumpang Tuban. Dalam proses pembelajaran, guru belum memanfaatkan media pembelajaran sebagai sumber belajar. Guru hanya memberikan rumus/konsep yang harus dihafal siswa tanpa melibatkan siswa secara aktif untuk dapat memahami rumus/konsep tersebut dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai. Sehingga hasil belajar siswa masih kurang. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan media lego warna bertingkat untuk meningkatkan hasil belajar penjumlahan bilangan bulat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, siswa, dan hasil belajar siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan media lego warna bertingkat. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dua siklus, dan tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media lego warna bertingkat dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal yang diperoleh pada siklus I sebesar 64% dan siklus II sebesar 88%. Selain itu, dari hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru pada siklus I sebesar 71,15% dan siklus II sebesar 95,19%, serta adanya peningkatan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 71,59% dan siklus II sebesar 94,89%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa materi penjumlahan bilangan bulat dapat diajarkan dengan menggunakan media lego warna bertingkat.    

Rizki Maulana; Satria Wiguna; Nurmisda Ramayani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian menujukkan kepada guru Al-Qur’an hadist yang sudah menerapkan kurikulum 2013 dengan pendekatan E-Learning, namun guru tersebut cenderung hanya memperoleh hasil kognitif dari siswa dan bukan mengarah kepada soal-soal metakognitif, sehingga hasil nilai kognitif siswa di sekolah tersebut masih berada di bawah KKM yaitu 75. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dan untuk tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan diantaranya perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan Tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah siswa 29 siswa. Hasil penelitian bahwa hasil analisis penelitian yang didapat, maka akan disimpulkan bahwa penggunaan metode e-larning 5.0 dapat meningkatkan metakognisi siswa khususnya mata pelajaran A-qur’an hadist. Hal ini terbukti pada pra siklus dengan nilai rata-rata 51 kemudian meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata 66.20 kemudian meningkat lagi pada siklus II dengan nilai rata-rata 80. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus 21% sedangkan pada siklus I adalah 59% kemudian meningkat lagi pada siklus II yaitu 90%. Selain meningkatkan metakognisis siswa aktivitas guru juga membantu membimbing dan mengambil kesimpulan dari materi pelajaran. Sedangkan aktivitas siswa, siswa dapat memperhatikan penjelasan guru selama proses pembelajaran berlangsung, siswa aktif dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan guru.    

Eni Purwanti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan modal yang sangat penting dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara . Layanan Pendidikan Formal penganut kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa belum terpenuhi. Metodologi yang digunakan studi kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Siswa penganut kepercayaan yang tidak mendapat pelajaran Pendidikan Kepercayaan. Terdapat guru Pendidikan Kepercayaan akan tetapi proses pembelajaran belum didukung sarana prasarana. Keterlibatan orangtua siswa mencari guru Pendidikan Kepercayaan. Kesimpulannya problematika pendidikan formal bagi penganut Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat teratasi apabila semua pihak dapat bekerjasama.

Bustanul Arifin; Ali Imron; Achmad Supriyanto; Imron Arifin

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendidikan karakter santri pondok pesantren Nurul Hakim Kediri Lobar yang bertumpu pada budaya pondok pesantren, nilai karakter yang ditanamkan melalui budaya di pondok pesantren, dan pendekatan yang digunakan Tuan Guru dalam menanamkan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan data dengan teknik wawancara mendalam, obsevasi non partisipan, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan pendekatan analisis induktif. Keabsahan data dilakukan melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan diskusi teman sejawat. (lengkapi sampai dengan analisis data). Hasil penelitian ini menunjukkan pembentukan karakter dilakukan secara simultan antara Santri, Tuan Guru, Ustaz, Lingkungan, dan budaya pondok pesantren yang diterapkan di setiap waktu. Ada lima karakter yang ditanamkan kepada para santri yang termuat dalam Panca Jiwa Pesantren yaitu keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan terbatas. Karakter santri tercermin dalam sikap setiap hari di lingkungan dan di luar pondok pesantren.  

Tri Hendriani; Yadi Ardiawan; Dwi Oktaviana

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Filter Game Edukasi Berbasis Instagram untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ketapang yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian dengan model rancangan pengembangan ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan pokok, yaitu analisys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (penerapan), dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari ahli (validator) yaitu validator materi dan validator media. Serta subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP sebanyak 16 orang.Cara pemilihan sampel menggunakan Sampling Purposive. Tingkat kevalidan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat valid dengan kevalidan materi mencapai 87,62% dan kevalidan media mencapai 86,11%. Tingkat kepraktisan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat praktis melalui angketrespon guru yang mecapai 85% dan angket respon siswa mencapai 86%. Selanjutnya tingkat keefektifan filter game edukasi berbasis Instagram melalui validasi empiris dengan kriteria tergolong tinggi dan sangat tinggi, indeks kesukaran dengan kriteria tergolong sedang, daya pembeda dengan kriteria tergolong baik dan sangat baik, dan reliabilitas mencapai 0,84 kriteria tergolong sangat tinggi.    

Sri Rezeki Hardiyanti; Rani Febriyanni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian ini menemukan kegiatan belajar dan mengajar pada bidang studi Akidah Akhlak ditengah-tengah pandemi covid 19 mengalami hambatan dan mempengaruhi aktivitas belajar dan mengajar. Namun, penerapan belajar menggunakan model PAIKEM dikolaborasikan dengan memanfaatkan fasilitas pembelajaran belum diterapkan sepenuhnya oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar secara daring ditengah-tengah pandemi covid 19Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian Tindak Kelas. Maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Subjek atau informan dalam penelitian tindakan kelas adalah 37 orang siswa/i dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, tes, angket dan dokumentasi. Hasil kesimpulan bahwa prestasi belajar siswa pada materi Sifat terpuji bidang studi Akidah Akhlak oleh siswa kelas VII MTs Swasta Al-Washliyah Stabat mengalami peningkatan dengan menggunakan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) dari simpulan data yang didapat yaitu pada pra siklus ketuntasan mencapai 52,5 % siswa atau sebanyak 2 siswa yang tuntas dan 11 siswa belum tuntas. Pada siklus I dicapai prosentase ketuntasan sebesar 60,8% atau sebanyak 4 orang siswa yang tuntas dan 9 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus II dicapai prosentase ketuntasan belajar sebesar 77,7 % ada atau sebanyak 10 orang siswa tuntas dan 3 orang siswa yang belum tuntas. Pada siklus III dicapai ketuntasan belajar sebesar 100% meningkat 89,2 dari siklus II. Atau sebanyak 13 orang siswa mendapatkan ketuntasan dalam belajar materi Sifat terpuji .    

Tri Aniah; Dwi Oktaviana; Hartono, Hartono

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran ludo statistika pada pembelajaran matematika untuk meningkatkan keterampilan metakognitif siswa yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana prosedur penelitian ini menggunakan rancangan 4D (Define, Design, Development Dan Disseminate) tetapi hanya sampai pada tahap development karena keterbatasan waktu, biaya, dan subjek penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai Raya sebanyak 28 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi untuk melihat kevalidan media pembelajaran ludo statistika, angket respon untuk mellihat kepraktisan media pembelajaran ludo statistika dan tes uji coba untuk melihat kepraktisan media ludo statistika untuk meningkatkan keterampilan metakognitif siswa. Berdasarkan validasi ketiga validator terhadap pembelajaran media ludo statistika dapat dinyatakan valid dengan persesntase indeks rata-rata 87,00% dengan kriteria sangat valid. Validasi ahli materi dinyatakan sangat valid dengan persentase indeks rata-rata 85,83% dengan kriteria sangat valid, sedangkan validasi ahli media dinyatakan valid dengan persentase indeks rata-rata 94,54% dengan kriteria sangat valid. Tingkat kepraktisan dengan rata-rata  persentase dari respon guru sebesar 92,94% dengan kriteria sangat praktis dan rata-rata persentase dari respon siswa 86,68% dengan kriteria sangat praktis. Dari hasil pengisian angket respon guru dan siswa tersebut maka media pembelajaran ludo statistika dapat dinyatakan sangat praktis bagi guru dan sangat praktis bagi siswa. Tingkat keefektifan siswa setelah menggunakan media pembelajaran  ludo statistika sebesar 78,56% dengan kriteria efektif.      

Khofifatun Rohmah; Nur Ngazizah; Titi Anjarini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penilaian dalam dunia pendidikan terdiri dari berbagai macam penilaian yang harus terpenuhi salah satunya yaitu penilaian karakter sains siswa namun masih ada sekolah yang belum menerapkan penilaian pada karakter sains siswa dalam pembelajaran di kelas padahal hal ini sangat penting. Adanya penilaian karakter sains siswa ini membantu anak agar lebih aktif dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangankan instrument penilaian karakter sains siswa dengan berbasis metode ilmiah pada pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode ADDIE. Asumsi dari penelitian ini adalah karena pada umumnya guru melakukan penilaian pada siswa secara kognitifnya saja, pada penilaian karakter sains siswa belum dilakukan. Penelitian ini mengembangkan sebuah instrumen penilaian karakter sains siswa pada mapel tematik kelas IV sekolah dasar. Kajian penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Ferdinandus Bele Sole,dkk yang meneliti tentang mengembangkan instrumen penilaian sikap ilmiah sains siswa sekolah dasar dengan berbasis pendidikan karakter.

Sugiyanta Sugiyanta

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 Based on the researcher's experience while teaching in Class IX.E of SMP Negeri 3 Pasarkemis, some of the students in Class IX.E did not participate properly during Indonesian language lessons. The learning process is less effective due to the lack of student activity in reading Indonesian language lesson material, the lack of student activity in expressing opinions during the lesson. Lack of student activity in answering questions from the teacher. Students are less interested in taking Indonesian language lessons. So many students divert their attention, such as chatting with their classmates, drawing, and are not enthusiastic when listening to the teacher explaining the lesson. This is caused by the teacher's model or way of explaining the lesson being too monotonous so that students do not pay enough attention to the teacher during the lesson, and the learning process will not go well.

Siti Umi Khayatun Mardiyah; Riana Isti Muslikhah; Muhyadi Muhyadi; Arwan Nur Ramadhan

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kegiatan PPM telah dilaksanakan dan dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Pelaksanaan dilakukan menggunakan platform zoom meeting selama 3 hari dengan lancar serta telah memberikan pengetahuan dan peningkatan kemampuan peserta dalam menulis proposal PTK bagi Guru MGMP OTKP. 2) Materi yang disampaikan yakni: a) pentingnya PTK bagi guru, menentukan dan merumuskan permasalahan dalam PTK, dan metode penelitian; b) sistematika proposal PTK, kajian teori, dan penulisan referensi. 3) Jumlah peserta melampauai target yang ditetapkan dari 30 orang menjadi 42 orang dan diikuti tidak hanya oleh guru MGMP OTKP DIY namun juga dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. 4) Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa: a) secara umum tingkat pemahaman terhadap materi 1 sebesar 34,8% sedangkan materi 2 sebesar 35,1% dalam kategori cukup. b) Kualitas penyampaian materi 1 sebesar 80,9% dalam kategori baik, dan materi 2 sebesar 59,5% dalam kategori baik. c) Kemampuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan materi 1 secara umum mengalami peningkatan. Kategori kemampuan paling rendah/sangat tidak mampu yang semula 10% menjadi 2,2% dan kategori tidak mampu yang semula 23,9% menjadi 4,3%. d) Kemampuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan materi 2 mengalami peningkatkan. Indikasi peningkatan terlihat dari persentase dalam kategori tidak paham yang semula sebesar 18,9% menjadi 0% dan persentase kategori paham meingkat dari sebelum mendapat pelatihan.

Arif Wahyudinata; Syarifah Fadillah Al Hadad; Sandie Sandie

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan mobile learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi himpunan yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana prosedur penelitian ini menggunakan rancangan 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D, yaitu: Define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Raya sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi untuk melihat kevalidan mobile learning, angket respon guru dan siswa untuk melihat kepraktisan mobile learning, dan hasil belajar pre-test dan post-test untuk melihat keefektifan mobile learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan validasi ketiga validator terhadap mobile learning dinyatakan sangat valid dengan presentase indeks rata-rata 86,53%. Tingkat kepraktisan mobile learning berdasarkan rata-rata angket respon guru dan siswa 82,65% dengan kriteria praktis. Dan mobile learning yang bernilai efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi himpunan berdasarkan uji statistik dimana t hitung = 18,76 > t tabel = 2,045.