Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke

Abstract
Salah satu penyebab mata pelajaran IPA kurang diminati peserta didik di SD YPPK Hati Kudus Merauke adalah cara menyampaikan materi dari guru yang tidak menarik dan sifatnya kontekstual. Perlu pendekatan dan memerlukan media pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik bisa memahami materi dan manfaatnya dalam konteks kehidupan nyata. Salah satunya adalah memanfaatkan melalui Kahoot diharapkan guru mampu menguasai perkembangan zaman dan selalu update informasi terkini dalam memberikan materi kepada peserta didik maupun penggunaan media. Aplikasi Kahoot hadir pada zaman sekarang dimana pada masa ini kecanggihan teknologi sangat cepat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru dapat menggunakan aplikasi Kahoot sehingga jika diaplikasikan ke peserta didik membuat peserta didik merasa senang karena bentuk soalnya berupa media interaktif yang bisa dikerjakan dan langsung mengetahui nilainya.
Keywords
How to Cite

Diah Harmawati, et al. (2022). Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4). https://doi.org/10.55606/jpkm.v1i4.36

Diah Harmawati; Retno Wuri Sulistyowati; Beatus Tambaip, "Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke," Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 4, 2022.

Diah Harmawati; Retno Wuri Sulistyowati; Beatus Tambaip. "Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke." Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 4, 2022.

Diah Harmawati; Retno Wuri Sulistyowati; Beatus Tambaip. "Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke." Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. 4 (2022).

Diah Harmawati, et al. (2022) 'Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke', Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4). doi: 10.55606/jpkm.v1i4.36.

Diah Harmawati; Retno Wuri Sulistyowati; Beatus Tambaip. Pembelajaran Inovatif Berbasis Kahoot Di SD YPPK Hati Kudus Merauke. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2022;1(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal