Publication Search

68,793 articles from 593 journals · 1,699 citations tracked

Showing 121-140 of 567

Analytics

Thalita Cahya Almira; Muh. Hikamudin Suyuti

Program BNN masuk sekolah merupakan sebuah strategi untuk mencegah dan memberantas narkoba masuk kedalam lingkungan Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan direktif yang dirancang untuk mengumpulkan pemahaman mendalam secara sistematis dan menyeluruh tentang masalah yang diteliti. BNNK Purbalingga sudah melakukan sosialisi dengan jumlah kurang lebih 238 ke sekolah. BNNK Purbalingga juga bekerjasama dengan siswa organisasi seperti Osis, Pramuka, maupun MPK. BNN masuk sekolah mempunyai tahapan seperti mencari sumber, melakukan laksana giat, mengajukan MoU, Dibentuk Satgas, Deteksi Dini Mandiri, Rehabilitasi On The Spot. Cara kedua mempunyai tahapan yang lebih sedikit dan sedikit berbeda seperti mencari sumber, melakukan laksana giat, melakukan SIL, kemudian Rehabilitasi On The Spot. Cara ke tiga adalah cara yang paling berbeda karena cara ini dilakukan saat pihak sekolah yang mengajukan langsung jika ada siswa yang menggunakan narkoba, tahapannya seperti melapor kepada BNN, Melaksanakan SIL.

Faris Pradana Kusuma; Jaya Prasetya Dharma

Atletik Karya: Jurnal Pendidikan dan Olahraga Aktual 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This study aims to measure the effectiveness of game-based learning methods in increasing student participation in physical education subjects. This study uses an experimental method with a pretest-posttest design on junior high school students. The results show that the game-based approach significantly increases student engagement, increases learning motivation, and helps in the development of motor skills.

Muhamad Yunus

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Guru sebagai fasilitator peserta didik harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalamn melakukan analisis butir soal. Identifikasi terhadap setiap butir item soal dilakukan dengan harapan akan menghasilkan berbagai informasi berharga yang pada dasarnya akan menjadi umpan balik guna melakukan perbaikan, pembenahan, dan penyempurnaan terhadap butir soal. MTs Jihadul Ummah  sebagai mana diketahui bahwa banyak tenaga pendidikanya yang tidak memiliki kompetensin menganalisis butir soal. Instrumen yang digunakan tenaga pendidik masih didominasi dari buku. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru belum mengetahui kualitas tes yang digunakan sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru melaui pelatihan analisis butir soal.  Analisis butir soal yang diberikan berupa analisis butir soal dengan menggunakan program Iteman. Guru sebagai objek pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan mampu menyusun butir soal yang memiliki tingkat kesukaran, daya pembeda serta fungsi distraktor yang baik. Butir soal soal yang sudah dilakukan analisis akan dikumpulkan menjadi satu kemudian akan dibentuk menjadi bank. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya (1) tahap pelatihan program yang akan di isi dengan pemahan konsep dari setiap bentuk analisis. (2) Tahap pendampingan analisis butir soal bagi peserta. (3) Tahap implementasi program yang dilaksanakan melalui uji coba hasil analisis butir soal kepada peserta didik di masing-masing mitra. Luaran yang diperoleh dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah berupa bank soal, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan pembuatan dan pengembangan butir soal yang lebih berkualitas.

Muhamad Wisnu; Muhamad Rafli; Ari Rahmatullah Fauzi

Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

In an increasingly competitive era of education, student engagement in the learning process is very important. Active learning methods, which prioritize active student participation, have been proven to improve motivation and learning outcomes. This study aims to explore various active learning methods in the context of Islamic education and their impact on student engagement. Through data analysis from various case studies, this study found that the application of active learning methods can significantly increase student engagement.

Fahmi Abdulloh Efendi; Abdul Misbahudin; Ahmad Khoirudin; Wahyu Ilahi; Ibnu Muhsin Hakiki +1 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. Pedagogical competence is the main ability that educators must have to manage learning effectively. This research aims to discuss the meaning of pedagogical competence, the application of learning theories, and the role of information and communication technology in Islamic Religious Education (PAI) learning. The research method used is literature analysis and theoretical study. The research results show that pedagogical competence includes the ability to understand student characteristics, design learning, and carry out comprehensive evaluations. The application of learning theories, such as behavioristic, cognitive, constructivist and humanistic, has been proven to support the effectiveness of PAI learning. Behavioristics helps build positive habits, cognitive improves deep understanding, constructivists encourage active participation, and humanistics develops students' potential holistically. Apart from that, the use of information and communication technology, such as e-learning, video conferencing and multimedia, is able to encourage learning that is innovative, interactive and in line with the needs of students in the digital era. Thus, the development of PAI teachers' pedagogical competence needs to continue to be improved through targeted training, optimal use of technology, and strengthening learning strategies to produce learning that is relevant to the needs of the times Abstrak Kompetensi pedagogik adalah kemampuan utama yang harus dimiliki oleh pendidik untuk mengelola pembelajaran secara efektif. Penelitian ini bertujuan membahas pengertian kompetensi pedagogik, penerapan teori belajar, serta peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur dan kajian teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik mencakup kemampuan memahami karakteristik peserta didik, merancang pembelajaran, serta melakukan evaluasi secara komprehensif. Penerapan teori belajar, seperti behavioristik, kognitif, konstruktivistik, dan humanistik, terbukti mendukung efektivitas pembelajaran PAI. Behavioristik membantu membangun kebiasaan positif, kognitif meningkatkan pemahaman mendalam, konstruktivistik mendorong partisipasi aktif, dan humanistik mengembangkan potensi siswa secara holistik. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, seperti e-learning, video konferensi, dan multimedia, mampu mendorong pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Dengan demikian, pengembangan kompetensi pedagogik guru PAI perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan yang terarah, penggunaan teknologi secara optimal, dan penguatan strategi pembelajaran untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Devi Indah Restiani

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. Understanding opportunity material is often a challenge for students at primary to secondary education levels. This article aims to discuss the factors that influence students' understanding of opportunity material. These factors include students' cognitive abilities, learning styles, teaching methods used by teachers, learning motivation, previous learning experiences, and a supportive learning environment. By understanding these factors, it is hoped that teaching opportunity material can be more effective and help students understand the basic concepts of opportunity.   Keywords:Student understanding, opportunity material, influencing factors, mathematics learning.   Abstrak. Pemahaman materi peluang seringkali menjadi tantangan bagi siswa di tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Artikel ini bertujuan untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi peluang. Faktor-faktor tersebut mencakup kemampuan kognitif siswa, gaya belajar, metode pengajaran yang digunakan oleh guru, motivasi belajar, pengalaman belajar sebelumnya, serta lingkungan belajar yang mendukung. Dengan memahami faktor-faktor ini, diharapkan pengajaran materi peluang dapat lebih efektif dan membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dasar peluang.   Kata kunci: Pemahaman siswa, Materi peluang, Faktor-faktor yang mempengaruhi, Pembelajaran matematika.

Uswatun Chasanah; Eka Julia Indah Nur Safitri; Nur Hidayah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi pengelolaan zakat produktif dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui studi kasus di Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur. Zakat produktif dipandang memiliki potensi strategis sebagai instrumen keuangan sosial Islam yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis dokumen, literatur, dan data sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi zakat di BAZNAS Jawa Timur dilakukan melalui program unggulan, yaitu Jatim Makmur, Jatim Cerdas, dan Jatim Sehat. Program Jatim Makmur berkontribusi pada SDG 1, SDG 8, dan SDG 10 melalui bantuan modal usaha, pemberdayaan ekonomi, dan pengurangan kesenjangan sosial. Program Jatim Cerdas mendukung SDG 4 melalui pemberian beasiswa dan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sementara itu, Jatim Sehat berkontribusi pada SDG 3 melalui bantuan layanan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti belum optimalnya penghimpunan zakat, keterbatasan pendampingan mustahik, dan belum terintegrasinya indikator SDGs dalam evaluasi program. Oleh karena itu, penguatan tata kelola, digitalisasi, dan kolaborasi lintas sektor diperlukan agar zakat dapat berperan lebih efektif sebagai pilar pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Monika Sima; Tata Sutabri

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Education is used as a means of improving human resources. In increasing educational progress, a data management system is needed such as student, class, educator and education data, as well as recapitulation of school data reports for early childhood education levels. This Early Childhood Monitoring Information System was built for the process of monitoring Early Kindergarten (TK) reports to control student activities at school and make it easier to provide information on the development of children's activities that are reported in student activities, without having to use the old system by recording all student progress. manually because it is less efficient in its use and makes it easier for teachers to monitor students. The method used in system development is prototyping. The use of information systems makes it easier for teachers to input monitoring data and results of grades so that teacher users can easily monitor the progress of their students.  

Nanang Zamroji; Umi Nahdiyah; Fathul Niam; Arif Fuadi; Wening Pangesthi Maharani +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Pendidikan merupakan komponen kunci dalam membina keterampilan dan potensi generasi penerus bangsa untuk menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu tinggi, maka mutu pendidikan menentukan kemajuan suatu bangsa. Tujuan pendidikan tinggi adalah untuk menghasilkan individu berpengetahuan luas yang memiliki bakat dan kemampuan untuk memajukan masyarakat di segala bidang. Seperti halnya sekolah SMA/MA, kurikulum dibuat mempersiapkan siswa untuk melangkah ke pendidikan masuk perguruan tinggi ataupun dapat masuk dunia kerja. Dari proses ini pastinya siswa akan menentukan tindak lanjut pendidikan yang akan diambil oleh siswa. Akan tetapi banyak siswa-siswi yang masih bingung, ragu serta bimbang dalam mengambil keputusan melanjutkan studi atau bekerja. PKM ini berupa Bimbingan orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah dengan metode workshop dimulai dengan menyampaikan materi tentang Perguruan tinggi, biaya di perguruan tinggi, peluang kerja setelah lulus dari setiap program studi, motivasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Pemahaman peserta meningkat sebagai hasil dari kegiatan ini sebesar 35% sesebelum diadakan bimbingan ini tingkat pemahaman siswa tentang orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah cuma 40%, kemudian sesudah diadakan bimbingan naik menjadi 75 %. Jadi ada kenaikan pemahaman peserta bimbingan orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah MA Ma’arif Ponggok

Muh Andi Sulaiman; Gigih Setianto; Cholisa Rosanti

Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan konsep ibadah, akhlak, dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Konsep-konsep ini merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang diharapkan dapat membentuk karakter dan pola perilaku mahasiswa dalam berbagai aspek kehidupan, baik di kampus maupun di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai bagaimana mahasiswa menerapkan nilai-nilai ibadah (hubungan vertikal dengan Tuhan), akhlak (hubungan horizontal dengan sesama), dan muamalah (hubungan sosial dan ekonomi) dalam kehidupan mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan telah berusaha menerapkan ketiga konsep tersebut dalam aktivitas akademik, organisasi kemahasiswaan, dan interaksi sosial mereka. Namun, terdapat variasi dalam tingkat kesadaran dan pemahaman terkait implementasi ajaran-ajaran tersebut, terutama dalam aspek muamalah yang lebih terkait dengan transaksi ekonomi dan etika profesi di dunia digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di perguruan tinggi, khususnya dalam konteks mahasiswa jurusan informatika.

Irfan Nurdiansyah; Reni Utami

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Di era digital, kemampuan teknologi informasi, khususnya web development, menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Web development memainkan peran penting dalam pengembangan aplikasi dan layanan yang digunakan sehari-hari. Namun, banyak mahasiswa belum memiliki kemampuan memadai di bidang ini, salah satunya akibat kurangnya akses terhadap pendidikan yang mendalam dan terstruktur. Kurikulum di perguruan tinggi sering hanya fokus pada konsep dasar tanpa menekankan praktik dan teknologi terbaru. Pelatihan web development dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan secara komprehensif melalui pendekatan terstruktur, interaktif, dan berbasis proyek. Metode ini mencakup persiapan materi, pelaksanaan kegiatan, penggunaan alat bantu, dan evaluasi hasil belajar. Materi yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, dan framework modern, dengan tujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam membangun situs web yang interaktif dan responsif. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan teknis mahasiswa Universitas Dian Nusantara, dorongan untuk berinovasi, serta kesiapan mereka bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan industri saat ini sekaligus menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja.

Elhaj Nadhif Lukman; Prawira Hadiwijaya; Syahkir Rifaldy; Adrian Juliansyah Rahmat; Herli Antoni

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2025 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Pancasila education as a fundamental subject in shaping the nation's character needs to be adapted to technological developments in the digital era. Innovative learning methods that utilize information and communication technology can increase the effectiveness of learning and the relevance of Pancasila values for the younger generation. This journal discusses various innovations in learning methods that can be applied in Pancasila education, the challenges faced, and their impact on the understanding and application of Pancasila values among students.

Juwita Makaria Tambunan; Elya Siska Anggraini

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan keterampilan motorik sejak dini sebagai landasan untuk mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan psikomotorik anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi upaya meningkatkan kemampuan siswa melalui aktivitas mewarnai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian tindakan, melibatkan 15 anak sebagai partisipan. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Pada siklus pertama, kegiatan mewarnai dimasukkan ke dalam kurikulum dengan menekankan pemberian panduan visual, penggunaan berbagai jenis alat gambar, dan pengembangan kreativitas anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik halus anak setelah menjalani kegiatan mewarnai yang dirancang secara sistematis dan mendalam. Anak-anak mengalami peningkatan kemampuan dalam mengontrol gerakan tangan, koordinasi mata-tangan, serta keterampilan menggunakan alat gambar. Temuan ini menegaskan pentingnya aktivitas mewarnai sebagai sarana untuk mengasah keterampilan motorik halus pada tahap awal pendidikan.

Suci Barkah; Feby Aulia

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Afrito, D., & Isnaini, H. (2024). The Influence of Gaul Language on The Use of Indonesian Among Students of Stiepar Yapari, Bandung City. An International Journal Tourism and Community Review, 1(2), 14-19. Agustina, N., Sudradjat, R. T., & Isnaini, H. (2022). Analisis Semiotika Pada Puisi “Dalam Doa: II” Karya Sapardi Djoko Damono. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(5). Amriyah, N., & Isnaini, H. (2021). Campur Kode Sudjiwo Tedjo dalam Dialog Interaktif Indonesia Lawyers Club TvOne Episode Setahun Jokowi-Maruf: Dari Pandemi Sampai Demokrasi. Jurnal Disastra, Vol. 3 No.1, 98-103. Aprilianti, D., Herawati, M. N., & Isnaini, H. (2019). Pengaruh Pemberian Hadiah terhadap Minat Siswa dalam Menulis Teks Cerpen pada Siswa SMP. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP Siliwangi, Vol. 2 No.3, 427-432. Isnaini, H. (2023). Semesta Sastra (Studi Ilmu Sastra): Pengantar Teori, Sejarah, dan Kritik. CV Pustaka Humaniora. Isnaini, H. (2024). Perempuan Di Titik Nol: Female, Feminine, Dan Feminist. Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 148-157. Mustika, I., & Isnaini, H. (2021). Konsep Cinta pada Puisi-Puisi Karya Sapardi Djoko Damono: Analisis Semiotika Carles Sanders Pierce. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, Vol. 6 No. 1 Maret 2021, 1-10. Purwaningsih, L., Sudibyo, A., & Isnaini, H. (2023). Problematika pada Pembelajaran Apresiasi Sastra. Metonimia: Jurnal Sastra dan Pendidikan Kesusastraan, 1(2), 69-73. Rizkyanfi, M. W., & Isnaini, H. (2023). Prates Keterampilan Membaca Artikel Ilmiah Jurnal Elekronik Menggunakan Media Google Form bagi Mahasiswa Baru. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 2(1), 117-124. Soepandi, D. (2023). Analisis Puisi “Aku Membawa Angin” Karya Heri Isnaini Dengan Menggunakan Pendekatan Semiotik. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 1(3), 36-46. Sunarti, S., Yusup, M., & Isnaini, H. (2022). NILAI-NILAI NASIONALISME PADA PUISI “DONGENG PAHLAWAN” KARYA WS. RENDRA. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(4), 253-260. Supini, P., Sudradjat, R. T., & Isnaini, H. (2021). Pembelajaran Menulis Teks Drama dengan Menggunakan Metode Picture and Picture. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, IKIP Siliwangi, Vol. 4 No. 1, 16-23. Suryawin, P. C., Wijaya, M., & Isnaini, H. (2022). Tindak Tutur (Speech Act) dan Implikatur dalam Penggunaan Bahasa. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniiora dan Ilmu Pendidikan, Volume 1, Nomor 3, 29-36. Tresnawati, F., Yuliana, Y., & Isnaini, H. (2023). Problematika Pemahaman Teori Pembelajaran Sastra Bagi Siswa SMP dan SMA di Indonesia. Jurnal Humaniora Herisna Institute, 1(2), 29-37. http://herisna-institute.com/index.php/jhhi/article/view/10 Tussaadah, N., Sobari, T., & Permana, A. (2020). Analisis puisi “Rahasia Hujan” karya Heri Isnaini dengan menggunakan pendekatan mimetik. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 321-322. Dede, W., Tuti, S., Dela, S. W., & Raden, I. M. (2019). Analisis Nilai Moral pada Lima Cerpen Karya Kuntowijoyo dalam Buku Dilarang Mencintai Bunga-Bunga. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1(2), 241-256. Diana, J. (2018). Citra sosial perempuan dalam cerpen kartini karya Putu Wijaya: Tinjauan kritik sastra feminis. Jurnal Pena Indonesia, 4(1), 78-96. Pramidana, I. D. (2020). Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Dalam Cerpen “Buut” Karya I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi Purbarini. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha, 7(2), 61-70. Urfadhilah, A. Y., Kasnandi, K., & Hurstyanti, H. (2021). Gaya Bahasa Retoris dalam Kumpulan Cerpen Metafora Padma Karya Bernard Batubara. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2

Sofi Khonisatur Rohmah; Dya Qurotul A’yun

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Palan

Education in the digital era faces big challenges in forming students' character due to the influence of technology and social media which influence the way of thinking and understanding moral values. This article discusses the contribution of educational philosophy in developing student character by emphasizing the importance of moral and ethical values in education. The study was carried out using the literature study method with descriptive-analytic analysis. Educational theories, such as Ki Hadjar Dewantara's views, are the main basis for designing holistic educational strategies to shape student character. Implementing an educational philosophy in the digital era requires innovation, such as wise use of technology and strategies to overcome the negative influence of social media. This research concludes that the integration of educational philosophy values in learning practices can help create students who are not only academically intelligent, but also moral, responsible, and sensitive to social and technological change.   Pendidikan di era digital menghadapi tantangan besar dalam pembentukan karakter siswa akibat pengaruh teknologi dan media sosial yang mempengaruhi cara berpikir, serta memahami nilai-nilai moral. Artikel ini membahas kontribusi filsafat pendidikan dalam mengembangkan karakter siswa dengan menekanakan pentingnya nilai-nilai moral dan etika dalam pendidikan. Kajian dilakukan memalui Metode studi pustaka dengan analisi deskriptif-analitik. Teori-teori pendidikan, seperti pandangan Ki Hadjar Dewantara, menjadi landasan utama dalam merancang strategi pendidikan yang holistic untuk membentuk karakter siswa. Implementasi filsafat pendidikan di era digital memerlukan inovasi, seperti pemanfaatan teknologi secara bijak dan strategi untuk mengatasi pengaruh negative media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrase nilai-nilai filsafat pendidikan dalam praktik pembelajaran dapat membantu menciptakan siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bermoral, bertanggung jawab, dan peka terhadap perubahan sosial dan teknologi.

M. Zulfan Nur; Dhea Amanda; Elisa Simatupang; Rotua Simanjuntak; Ulfa Dwi Anti +2 more

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan dan ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pelaksanaan program ini sering kali menghadapi kendala, baik internal maupun eksternal. Kendala eksternal yaitu dimana orang tua anak-anak yang acuh tak acuh terhadap kegiatan program yang dilaksanakan di TK tersebut. Program aku suka membaca untuk meningkatkan kemampuan membaca. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan metode kualitatif Program "Aku Senang Membaca Buku" di TK Pembina 1 Medan menunjukkan potensi yang baik dalam meningkatkan kemampuan literasi anak. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan langkah-langkah konkret seperti peningkatan anggaran, penyediaan sumber daya yang memadai, serta pelatihan bagi guru.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program ini memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak usia dini. Peningkatan minat baca dan kemampuan literasi anak yang terobservasi setelah pelaksanaan program menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat didorong untuk mengembangkan kebiasaan membaca yang baik.

Muhammad Ridho Sani; Joy Nashar Utamajaya

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini mengevaluasi penerapan e-Rapor berbasis web dalam layanan pendidikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). e-Rapor berbasis web menawarkan kemudahan akses, efisiensi administrasi, dan peningkatan transparansi dalam penyampaian hasil penilaian siswa, sehingga membantu sekolah dalam pengelolaan data akademik secara lebih efektif. Meski memberikan manfaat, penerapan e-Rapor masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, adaptasi teknologi di kalangan guru, dan keamanan data. Hasil penelitian ini menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan digital guru dan memperkuat infrastruktur teknologi sebagai bagian dari upaya optimalisasi implementasi e-Rapor di sekolah-sekolah. Penelitian ini juga merekomendasikan metode evaluasi lebih lanjut untuk mendalami efektivitas e-Rapor dalam mendukung kualitas layanan pendidikan

Muhammad Ridho Sani; Joy Nashar Utamajaya

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini mengevaluasi penerapan e-Rapor berbasis web dalam layanan pendidikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). e-Rapor berbasis web menawarkan kemudahan akses, efisiensi administrasi, dan peningkatan transparansi dalam penyampaian hasil penilaian siswa, sehingga membantu sekolah dalam pengelolaan data akademik secara lebih efektif. Meski memberikan manfaat, penerapan e-Rapor masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, adaptasi teknologi di kalangan guru, dan keamanan data. Hasil penelitian ini menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan digital guru dan memperkuat infrastruktur teknologi sebagai bagian dari upaya optimalisasi implementasi e-Rapor di sekolah-sekolah. Penelitian ini juga merekomendasikan metode evaluasi lebih lanjut untuk mendalami efektivitas e-Rapor dalam mendukung kualitas layanan pendidikan

Amelianda Sembiring; Mulyani Gabriela; Cindy Yola Aritonang; Nabila Dhara; Nurbetti Sijabat +2 more

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tari kreasi sebagai media pengembangan kecerdasan kinestetik anak usia dini di TK Negeri Pembina Lubuk Pakam. Tari kreasi dipilih karena relevan dalam meningkatkan motorik kasar, koordinasi, dan kreativitas anak. Metode evaluasi menggunakan model CIPP yang mencakup konteks, input, proses, dan produk, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan tari kreasi telah membantu anak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus, serta membangun kepercayaan diri dan kreativitas. Namun, ditemukan kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya dukungan program dari orang tua. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi fasilitas pendukung dan peningkatan kompetensi guru untuk memastikan keberhasilan program. Dengan demikian, tari kreasi terbukti menjadi sarana yang efektif dalam mendukung perkembangan kinestetik anak usia dini serta memperkaya pengalaman belajar mereka di lingkungan pendidikan.

Siti Hanifah Parawansah; Ainur Rofiq Sofa

Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study examines a comprehensive approach based on the Qur'an and Hadith in developing Islamic education, focusing on value integration, methods, evaluation, socio-cultural contexts, and educator competencies. Using a literature review method, it highlights the importance of Islamic values such as moral education, ethics, knowledge, and teaching based on compassion and patience in building a holistic education system. Implementation includes Islamic curricula, participatory methods, and comprehensive evaluations covering cognitive, affective, and psychomotor domains. Challenges include cognitive-dominated curricula, socio-cultural differences, and educator quality. Adaptive and collaborative approaches are recommended to address these issues, enhancing educator competencies and aligning teaching methods with modern needs. Holistic and relevant Islamic education can balance spiritual, intellectual, and social dimensions, producing virtuous, knowledgeable, and socially contributive generations. This approach ensures Islamic education remains relevant without losing its essence amidst global changes.