SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1281-1300 of 1,910

Analytics

Dalila Afif; Evi Satispi; Izzatusholekha; Aldira Lindawati; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Adapun implementasi manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar berdasarkan hasil analisis penelitian, sudah terlaksana dengan baik yang ditandai dengan terlaksananya fungsi manajemen sumber daya manusia. seperti adanya perencanaan, pengembangan karir, peningkatan kompetensi yang baik dan dalam hal kompensasi yang sangat menyejahterakan pegawai. Walaupun dari segi rekrutmen belum sesuai dengan ketentuan yang diakibatkan oeh beberapa factor, salah satunya banyaknya jumlah peserta didik baru yang tidak dapat diprediksi setiap tahunnya namun sedikitnya jumlah pelamar saat pembukaan rekrutmen guru. Maka itu dalam proses rekrutmen, jika ada yang tidak sesuai ketentuan masih bisa diberi kesempatan. Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga merupakan faktor penentu kualitas organisasi tersebut. . Dalam bidang pendidikan, manajemen sumber daya manusia perlu melaksanakan fungsinya dengan baik agar dapat menghadirkan para guru, karyawan serta tenaga kependidikan yang berkualitas. Kualitas sumber daya manusia yang ada dalam suatu sekolah juga akan menghasilkan output yang berkualitas sesuai dengan visi sekolah. Manajemen sumber daya manusia di SDI Abu Dzar, Jombang, Tangerang Selatan menjalankan fungsinya melalui indikator perencanaan, rekrutmen dan seleksi, peningkatan kompetensi pegawai, pengembangan karir, penilaian kinerja, dan kompensasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. 

Salaki Reynaldo Joshua; Yuri Vanli Akay; Kenneth Yosua Rumawas Palilingan; Henry Valentino Florensius Kainde; Heilbert Armando Mapaly +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Sebagai salah satu organisasi yang bergerak dalam bidang pelayanan masyarakat, gereja memiliki jangkauan yang luas berbagai kegiatan dan transaksi untuk mengakomodasi kebutuhan jamaat, keduanya dalam hal kegiatan gerejawi dan transaksi keuangan gereja. Gereja juga akan memiliki sejumlah besar data dengan kompleksitas yang besar dan cukup tinggi. Dalam kondisi tersebut, seharusnya gereja memiliki penyimpanan data yang terintegrasi dan terpusat untuk memfasilitasi penyimpanan, pengelolaan, dan penyajian data. Pada kesempatan ini tim pengabdian masyarakat mengembangkan dan melaksanakan pelatihan sistem informasi keuangan berbasis web guna membantu organisasi gereja GMIM Imanuel Walian Tomohon dalam pengelolaan keuangan gereja.    

Nurjannah Supardi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design, dilaksanakan bulan Juni – Agustus 2021. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi untuk melihat pengaruh pijatan oksitosin tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 ibu nifas dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelum dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata yaitu 8,87 dan setelah dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata adalah 10,47. Dari hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test diperoleh nilai p adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan mengetahui ada pengaruh antara pijat oksitosin terhadap volume ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2021. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

Santi Widiastuti; Sugiarto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Main Objective: The main objective of this study is to empower designers to collaborate with researchers in other disciplines — especially in the social sciences — by articulating a design inquiry model that can be implemented in a master's program in design. Background problems: Modern research problems are complex and design needs to be better integrated with the social sciences and play an equal role in addressing them. A final master's degree in design prepares students for this integration, but design activity should be evidence-based rather than viewed retrospectively as a form of research without change. We need to adapt to ultimately contribute to research. Novelty: There are main criteria for design-based inventions in this study, including value, relevance, novelty, focus, transferability, and practicality. When these criteria are met, investigations can operate within the social sciences, or they can be leveraged and serve as the discovery phase in evidence-based inquiry. Research Method: This study presents design-based discovery, a design inquiry model that places design in the theory development cycle as theory building, not theory testing. This research, therefore, uses a design inquiry model approach, (invention-based design) in other disciplines by articulating a design inquiry model that can be implemented in a master's program in design to be complementary and compatible with social science research. Finding/Result: A proposed design inquiry model with design exploration serving as the research discovery phase guiding the design activity to make specific contributions to areas of social science that are outside of design. It involves a careful process with six investigative components, all ultimately connecting the knowledge base beyond design to design exploration. Conclusion: This study proposes six main criteria for design-based inventions: value, relevance, novelty, focus, transferability, and practicality. In the model proposed in this study, the six investigative components are described and supported with examples. Notably, the investigative component includes a standardized format for research questions, as well as the derivation of design principles from processes that involve exploration rather than one that generates solutions. This model can easily be adopted in other master programs with the necessary resources. In addition, this model, if placed in design activities in evidence-based research practices, can become wider. There is no claim that a designer's self-reflection equates to a strictly social science method so design researchers must continue to study design and build on their knowledge of the discipline. Keywords: Design Thesis, Social Science, Postgraduate Thesis Design

Nurmila Nurmila; Muhammadong Muhammadong

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Studi ini bertujuan untuk mengindetifikasi dan menganalisis yang berkaitan dengan bagaimana tantangan pendidikan Islam di Masa Covid 19 di Indonesia pada umumnya dengan permasalahan apa tantangan pendidikan Isam di Masa Covid 19 dan bagaimana solusinya. Data diperoleh melalui studi kepustakaan kemudian di analisis berdasarkan fakta aktual yang terjadi di wilayah Indonesia p bahwa ada tiga hal yang menjadi tantangan pendidikan Islam pada masa Covid 19, yaitu kemajuan teknologi, dekadensi moral, dan kejenuhan dalam mengikuti pembelajaran. Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk membentuk dan membina pribadi peserta didik  yang sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama Islam. Seiring dengan tujuan tersebut maka dalam praktiknya pembelajaran Pendidikan Islam menekankan pada transmisi nilai dan moralitas agama ke dalam perilaku dan tindakan peserta didik. Bukan hanya menyampaikan pengetahuan agama Islam tetapi juga menumbuhkan perilaku pada peserta didik yang didasari nilai-nilai agama Islam. Namun dengan  adanya  pandemi  virus  Covid-19  pembelajaran  tatap  muka  di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Kebijakan pemerintah mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran daring menimbulkan kendala  dalam   penekanan   dan   pembiasaan   nilai-nilai   ajaran Islam kedalam perilaku peserta didik.  

Sayli Rohmah

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Jalan merupakan fakor penting bagi perkembangan kehidupan manusia karena perkembangan jalan dan perkembangan kehidupan manusia saling mempengaruhi meningkatnya kemacetan pada jalan. Diakibatkan bertambahnya kepemilikan kendaraan pribadi, terbatasnya sumber daya untuk pembangunan dan belum optimalnya pengoperasian fasilitas arus lalu lintas yang ada. Pada ruas Jl. Raya Pekajangan tepatnya di simpang 4 Pasar Ngebrak Bligo – Pekalongan, perjalanan terbanyak umumnya terjadi pada sore hari dimana banyak orang melakukan pergerakan serentak di waktu yang sama dan menyebabkan kemacetan. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengetahui penyebab dan dampak kemacetan lalu-lintas di simpang 4 Pasar Ngebrak Bligo sehingga bisa diberi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Setelah diperoleh data volume lalu lintas, dilakukan analisa lalu-lintas berdasar aspek teknis yang didasarkan pada pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) untuk menentukan kapasitas, volume lalu-lintas, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan dan tundaan. Oleh karena itu peraturan lalu-lintas oleh dinas terkait sangat penting demi menciptakan keteraturan lalu-lintas.

Iqbal Asni

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyempitan jalan terhadap karakteristik lalu lintas jalan pada halte bus BRT depan Pasar Jatingaleh Semarang. Pergerakan masyarakat yang terjadi di Kota Semarang semakin meningkat seiring dengan perkembangan yang ada hingga menyebabkan meningkatnya arus lalu lintas. Salah satunya permasalahan yang mempengaruhi kondisi lalu lintas yaitu adanya penyempitan jalan, seperti pada jalan Teuku Umar tepatnya di halte bus BRT depan Pasar Jatingaleh Semarang. Pada lokasi tersebut sering terjadi kemacetan lalu lintas sehingga menyebabkan antrian panjang terutama pada jam-jam tertentu. Data diambil langsung dari lapangan meliputi volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas. Analisis data didasarkan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Adapun analisa hubungan karakteristik lalu lintas pada penyempitan jalan di ruas jalan Teuku Umar menggunakan model Greenshield. Dari hasil analisis diketahui bahwa kecepatan maksimum, volume puncak, kepadatan maksimum, kapasitas jalan, dan derajat jenuh atau degree of saturation diketahui dengan melakukan survey lapangan.

Aris Krisdiyanto; Kemmala Dewi; Moh .Arif Wijayanto

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Metode perhitungan merupakan salah satu faktor dalam mendesain tebal perkerasan lentur jalan baru. Ada beberapa metode mendesain tebal perkerasan lentur jalan, namun untuk penelitian ini digunakan dua metode mendesain tebal perkerasan lentur yaitu metode yang disediakan oleh American Association of State Highway Traffic Officials (AASHTO) dan metode untuk Indonesia sendiri ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jendral Bina Marga. Kedua metode tersebut memiliki parameter-parameter data yang sama yaitu beban lalu lintas, CBR tanah dasar, R, ZR, S0, IP0, IPt, ΔPsi, koefisien drainase dan material lapis perkerasan. Akan tetapi kedua metode ini memiliki perbedaan dalam teknis perhitungan tebal perkerasan lentur jalan. Hasil yang didapat berupa perbedaan tebal perkerasan lentur dimana metode AASHTO 1993 mendapatkan nilai tebal perkerasan yaitu: lapis permukaan (Laston MS 590) 5 cm, lapis pondasi atas (Agregat Kelas A) 15 cm, lapis pondasi bawah (Sirtu Kelas B) 15 cm. Sedangkan untuk metode Bina Marga 2017 mendapatkan nilai tebal perkerasan yaitu: AC-WC 5 cm, AC-BC 6 cm, AC Base 16 cm, CTB 15 cm dan lapis pondasi Agregat Kelas A 15 cm. Dengan hasil tebal perkerasan lentur yang berbeda, didapatkan juga perbedaan biaya Rencana Anggaran Biaya, dimana metode AASHTO 1993 mengeluarkan biaya sebesar Rp 23.796.382.000,00 sedangkan metode Bina Marga 2017 mengeluarkan biaya sebesar Rp 51.289.817.000,00. Selisih dari kedua metode tersebut adalah Rp 27.493.435.000,00.

Adit Priyo Santoso

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

. Keberhasilan suatu proyek menuntut adanya pelaksanaan manajemen secara baik. Pelaksanaan manageman yang baik dapat mengurangi resiko terjadinya keterlambatan dan pembengkakan  biaya proyek. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan analisis perhitungan waktu dan biaya pekerjaan galian tanah. Analisis tersebut berfungsi untuk mengetahui  apakah dana  sisa  proyek  masih  mencukupi atau  tidak,  berapa  besar perkiraan  biaya  untuk  menyelesaikan proyek  maupun  berapa  besar  proyeksi keterlambatan pada akhir proyek. Berdasarkan hasil analisis diketahaui bahwa waktu pelaksanaan untuk menggali sedimentasi sungai Juwana yang diangkut sejauh 1 km membutuhkan waktu selama 276 hari kerja, sementara yang dibuang sejauh 3 km dan 5 km membutuhkan waktu selama 282 hari kerja. Alat berat yang dioperasikan memerlukan 23 unit excavator, untuk yang diangkut 1 km diperlukan 5 unit excavator dan 10 unit dump truk. Sementara untuk yang diangkut 3 km membutuhkan 8 unit excavator dan 23 unit dump truck. Untuk yang dibuang sejauh 5 km dibutuhkan 3 unit excavator dan 13 unit dump truk. Terdapat perbedaan anggaran yang dihasilkan dari analisis sewa dan anggaran yang diajukan dalam pelaksanaan proyek, RAB proyek Rp. 28.548.548.161 hasil analisis sewa 25.267.470.000 jadi terdapat surplus sebesar Rp. 3.281.078.161

Muhammad Maulana Akbar Sidiq

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

. Pekerjaan proyek konstruksi yang cukup besar dituntut untuk selesai dengan waktu yang terbatas. Hal ini tidak dapat dihindari lagi setelah pemanfaatan tenaga manusia dengan alat konvensional sudah tidak efisien. Penggunaan alat berat merupakan solusi yang tepat untuk menyeleseikan pekerjaan pada proyek yang sedang berlangsung. Sehingga alat berat merupakan alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan suatu proyek pembangunan seperti gedung, jembatan, bendungan, jalan dan lain-lain. Proses penelitian dimulai dengan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengatahui informasi dan data mengenai teori-teori yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang diperoleh dari literatur, jurnal, buku dan media cetak lainnya. Pada kasus analisis yang dilakukan di proyek pembangunan gedung fakultas teknologi informasi UII Yogyakarta, maka dapat disimpulkan bahwa kombinasi alat berat yang direkomendasikan untuk pekerjaan galian dan timbunan pada proyek pembangunan Gedung Fakultas Teknologi Informasi UII yang paling efisien dari segi waktu dan biaya adalah alternatif 3 yang terdiri dari 3 unit excavator Komatsu PC300-8, 3 unit wheel loader WA380-3 dan 14 unit dump truck dengan kapasitas 7 m3. Pekerjaan ini dapat diselesaikan 100 % dengan waktu 488 jam (64 hari dengan perhitungan 7 jam kerja alat ) , dengan biaya total yang dibutuhkan Rp.589.783.400,00, dengan menggunakan alternatif 3 ini waktu pekerjaan dapat dipercepat selama 119,63 jam (-19,69 %) dan dapat menghemat biaya sebesar Rp.75.248.100,00 (-11,31 %) terhadap kondisi asli di lapangan.

Sarwo Nugroho; Sarwo Nugroho; Agus Waryanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat terlibat dengan seni di era selfie, perangkat digital, dan media sosial. Ini mengkaji pengalaman penonton pameran seni, di mana pengunjung didorong untuk menggunakan media sosial untuk berbagi pengalaman seni mereka, untuk memahami bagaimana pendekatan semacam itu dapat mengubah sifat keterlibatan pengunjung dengan seni. Bisa dibilang, selfie yang diambil di ruang seni memperkaya pengalaman dan keterlibatan pengunjung dengan seni dan berfungsi sebagai alat pemasaran bersama, memberdayakan, dan otentik untuk museum. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui observasi non partisipan (etnografi) dan netnografi di Museum Lawang Sewu Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih-alih mempromosikan pelepasan dari karya seni, selfie di ruang seni menjadi "keterikatan materi - diskursif jaringan" yang memberdayakan konsumen seni untuk bersama-sama menciptakan nilai dan organisasi seni untuk mengurangi jarak antar konsumen dan mereproduksi keaslian ikonik dari karya seni. karya seni di ruang maya. Artikel ini berkontribusi pada teori selfie dengan mengatasi pandangan tradisional tentang selfie sebagai manifestasi ekspresi diri narsistik. Sebaliknya, dalam mempromosikan interpretasi selfie sebagai sarana pemberdayaan dan demokratisasi yang digunakan oleh konsumen seni untuk mengembangkan narasi dan proyek identitas dalam konteks seperti museum di mana secara tradisional pengembangan narasi adalah karakter elit. Kontribusi lebih lanjut yang diberikan oleh penelitian ini berasal dari identifikasi kelompok pengunjung (yaitu, pelari realitas, pecinta seni, photoholics, dan pecinta selfie), ditempatkan pada kontinum nilai co-creation, yang perlu disadari oleh administrator seni sebagai memasuki era konsumsi seni yang lebih dinamis. Dengan menguraikan implikasi manajerial, penelitian ini memberikan refleksi awal tentang bagaimana manajer seni dapat menavigasi era yang muncul dari selfie .   Keywords: Selfie, Media Sosial, Interpretas

Yuni Artati

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan motivasi ekstrinsik terhadap kepuasan kerja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel mediasi kepuasan kerja terhadap hubungan antara pengembangan karir dan motivasi ekstrinsik terhadap komitmen organisasi. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sampel sebanyak  101 karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pengembangan karir berpengaruh terhadap kepuasan kerja; Motivasi ekstrinsik berpengaruh terhadap kepuasan kerja;  Kepuasan kerja berpengaruh terhadap komitmen organisasi; Pengembangan karir berpengaruh terhadap komitmen organisasi; Motivasi ekstrinsik berpengaruh terhadap komitmen organisasi; Pengembangan karir berpengaruh terhadap komitmen organisasi dengan kepuasan kerja sebagai mediasi;  Motivasi ekstrinsik berpengaruh terhadap komitmen organisasi dengan kepuasan kerja sebagai mediasi.             

Wachidatus Sa’adah

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Komoditas ikan merupakan salah satu bahan baku maupun menu makanan utama sebagai pengganti protein hewani yang mempunyai gizi tinggi. Dalam rangka pemenuhan gizi, maka dipilihlah komoditas ikan lele, dengan alasan bahwa lele merupakan salah satu komoditas unggulan air tawar yang penting dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat dan harganya terjangkau untuk semua lapisan masyarakat, sehingga memiliki serapan pasar yang tinggi. Dalam rangka mendukung hal tersebut maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengembangan usaha perikanan budidaya ikan lele. Salah satu daerah yang mempunyai potensi dalam subsektor perikanan budidaya ikan lele adalah di Kabupaten Lamongan tepatnya di Desa Kemlagigede Kecamatan Turi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui feasibility study usaha budidaya pembesaran ikan lele dalam karamba di pokdakan “Petani Sukses” di Desa Kemlagigede Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian bahwa pendapatan per tahun adalah Rp20.529.450.000, kemudian R/C rationya adalah 5,48, dan BEP nya adalah Rp412.340.457.  

Fathorrahman Fathorrahman; Dairani Dairani; Ahmad Yunus

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengadaan barang dan jasa di pemerintahan desa menjadi kegiatan yang rutin dalam setiap tahun anggaran. Kegitan rutinan yang diselenggrakan untuk segala kegiata pemerintahan di pemerintahan desa menjadi sangat urgen karena berbagai faktor. Salah satunya karena pagu anggaran dari APBN 2022 sangatlah besar. Pagu anggaran tersebut sebesar enam puluh delapan triluin (Rp 68 triliun). Dari pagu tersebut, terdapat porsi besar untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan desa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini hendak mengkaji bagaimana konsep atau aspek hukum pengadaan barang dan jasa di pemerintahan desa. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif. Dari penelitian ini, dapat diperoleh kesimpulan bahwa pengadaan barang dan jasa di pemerintahan desa berbeda dengan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan seca umum. Dikecualikannnya pengadaan tersebut tentu meiliki implikasi hukum yang berbeda pula sehingga perlu dilakukan penelitian yang mendalam supaya para pemangku kebijakan di tingkat pemerintahan desa, tidak terjebak pada kasus-kasus hukum di kemudian hari.    

Asiah Sanyah Hasanah Simanjuntak; Yuliza Chintia

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Local wisdom atau disebut dengan kearifan lokal yang merupakan cara atau suatu kegitan yang sedang di lakukan masyarakat pada daerah tertentu mengenai suatu pemahahan yang sangat mendalam mengenai suatu pengetahuan mengenai bagaimana asal mula dari suatu tempat tinggal yang sedang di tempati sekitar dan memiliki perkembangan Local wisdom atau kearifan lokal adalah cara atau praktik yang dilakukan masyarakat di daerah tertentu tentang pemahaman mendalam mereka yang berasal dari lingkungan sekitar dan dikembangkan oleh warga setempat secara turun temurun. Kearifan local muncul dari dalam mereka sendiri dan dikembangkan selama beberapa generasi dan tertanam dalam diri masyarakat. Kearifan local merupakan warisan nenek moyang yang menyatu dengan religi, budaya dan adat istiadat.namun sekaran kearifan local sudah mulai memudar karena masyarakat modern menganggap bahwa kehidupan modern lebih baik. Oleh karena iitu literatur ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang kearifan lokal. Metode yang digunakan yaitu sistematik literature review yang didapat dari hasil review dari beberapa sumber artikel.

Muhibbudin Muhibbudin; Mujamil Qomar; Abd. Aziz

International Journal of Education and Literature 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The research in this dissertation is motivated by the phenomenon of the development of quality educational institutions that have a good process to create high student achievement, design a good curriculum taught by qualified teachers and good products as evidenced by the students being able to compete with superior schools. inside and outside the city so that, with a good process, Madrasa are no longer underestimated and even become the community's main choice of superior schools. The research approach uses qualitative methods. Data collection techniques are participant observation, in-depth interviews and documentation. The data analysis techniques used are 1) single case data analysis, 2) cross-site analysis. From the results of this study, it can be concluded that: ( 1) The formulation of the madrasa principal's strategy in developing students' talents and interests at MTsN 3 Nganjuk and MTsN 2 Kediri City is carried out by : formulating the vision and mission of the madrasa, determining the goals of planning for the development of student talents and interests that have been carried out by the madrasa, mapping talents and interests based on abilities and fields of study . Recruitment of basic education students with implementation of strict selection assessment taking into account several assessments, namely the recruitment of the academic path through with report cards and Olympics. Non-academic selection recruitment is seen from the results of students' memorization of the Koran, sports, arts and so on . (2) The implementation of the madrasa principal's strategy in developing students' talents and interests at MTsN 3 Nganjuk and MTsN 2 Kediri City is carried out by: 1) Programs of extracurricular activities provided for all students according to their potential, interests, talents, and abilities, so that students can develop maximally. 2) Supporting activities through routine and spontaneous activities that are carried out optimally can develop students' talents and interests.

Dairani Dairani; Fathorrahman Fathorrahman; Faradilla Mutiara Nisa

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kasus korupsi di Indonesia kian hari semakin meningkat, dikutip pada Suarajakarta.id menyatakan bahwa  korupsi di Indonesia semakin memburuk hingga mencapai 58%  Hal tersebut menjadikan lambat tahun korupsi sebagai budaya di Indonesia dan akan sulit untuk diberantas. Dalam artikel ini akan membahas pengimplementasian pendidikan anti korupsi melalui program pusat edukasi antikorupsi di Sekolah Dasar. Dalam program pusat edukasi antikorupsi yang disediakan oleh pemerintah ini kepada sekolah dinilai cukup efektif dalam membantu pendidik melaksanakan pendidikan anti korupsi. Dengan adanya pendidikan anti korupsi melalui program ini diharapkan dapat menciptakan manusia yang memiliki akhlak yang baik, pengetahuan yang luas, kesadaran pada diri sendiri akan buruknya melakukan tindakan korupsi.  

Jogatama Purhita, Edy; Silvi Rahmawati, Auliya; Hamdanu Budi Nurmana Slamet , Ayyub; Edy

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

The Boyolali Regional Library is a means of supporting public education organized by the Government of Boyolali Regency, Central Java. It is necessary to design promotional media and library information in order to increase public interest in coming and getting to know the complete library facilities. This research designs multimedia in the form of 2D digital motion graphic video as a promotional media for the Boyolali regional library. The method used is the Holistic Multimedia Development Model (HMDM) development model whose multimedia development stage considers the guiding aspects of multimedia quality. The results of the media expert and material expert validation test with a score of 85% and 90%, respectively. While in the user test, the positive response was 86%. So that the results of multimedia design are in the very good category and in line with expectations.

Nugroho, Setiyo Adi; Hadi, Andik Prakasa; Rudjiono, Rudjiono; Zainudin, Ahmad

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

The advances in mobile technology have created a new learning method known as mobile learning technology or mobile learning. This method utilizes the use of smartphones which have become part of the daily life of people of all ages and levels of education. in this mobile learning ,android platform is selected. The reason for choosing android is that it is the most popular mobile OS. This learning is designed to run on Android with the aim that it can be used easily and can be run at any time as long as you carry an Android cellphone and there is an internet connection. This application is addressed to the Persatuan pemuda sandya karya mandiri desa reksosari kec suruh kabupaten Semarang, which is an activity of a youth group that is trying to develop and improve their video streaming channel . they need learning to improve their digital video processing skills to improve the quality of their video output. because this youth union consists of various ages and various educational backgrounds, the making of learning videos must be easy to operate, easy to display and does not require complicated equipment. The development of this application is based on usability which is the most important aspect of an application.

Ade Priyatna; Panggalih, Kukuh; Robyanto, Deny; Putra, Zico Pratama

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

The development of software today in large and small organizations encourages every organization to develop and control in terms of development. Every organization in software development must grow and be able to improve itself, one of which is by handling advancement, if the company cannot do this. Therefore, the company will never be able to learn to take advantage of previous experience, so it will not be able to improve the quality of the existing process. Computer program Prepare Advancement can be done by referring to the CMMI (Capability Development Demonstrate Integration) made by SEI (Computer Program Designing Founded). SEI is a research center in the field of program designing, especially those related to procurement, engineering item lines, and prepare change. CMMI itself defines several levels of development, in order to go up to a higher level a number of processes must be carried out.