Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-91 of 91

Analytics

Putri Yuliana; Muh Riswandi Palawa

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah dinilai sangat mendukung untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Dapat dibuktikan UMKM menjadi salah satu program pemerintah yang memperkokoh perekonomian. UMKM Zahra merupakan usaha mikro kecil menengah yang menawarkan produk berupa keripik pisang, terletak di Desa Kotarindau kecamatan Dolo kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisa dan mengidentifikasi masalah serta memberikan solusi atas apa yang dihadapi pada UMKM Zahra kemudian menyusun strategi dalam pengembangan pemasaran UMKM keripik Zahra, sebagai salah satu sektor unggulan dalam membantu peningkatan perekonomian UMKM Zahra. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian menganalisis berdasarkan SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari UMKM Zahra. Hasil penelitian ini mengetahui bahwa terdapat permasalahan pada UMKM Zahra Desa Kotarindau seperti minimnya promosi dari UMKM Zahra serta tidak adanya pemasaran pada sosial media berupa marketplace facebook dan instagram pada UMKM tersebut sehingga pengembangan pemasarannya belum terlaksana dengan baik. Sedangkan solusi yang tepat yaitu dengan menggunakan strategi WO strategi yang memanfaatkan peluang dengan mengurangi kelemahan yang ada. Kegiatan MBKM ini menghasilkan pemasaran door to door, pemasaran melalui maerketplace facebook dan akun Instagram, logo serta pembaharuan sarana dan prasarana UMKM Zahra.  

Miranti, Indira Pipit; Cahyani, Arinda Nur; Yuliana, Rini Dwi

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Jatisaba memiliki geografis berupa pegunungan dan termasuk Desa yang memiliki lahan hutan yang cukup luas. Wilayah yang termasuk ke dataran tinggi ini sebenarnya memiliki potensial yang tinggi sebagai tempat wisata reiligi tetapi pada dasarnya kualitas promosi dari Desa Jatisaba masih kurang gencar sehingga hal tersebut belum terealisasikan. Hal ini membuktikan bahwa sampai pada saat ini belum ada perkembangan terkait dengan pembangunan tempat wisata religi karena kurangnya sosialisasi. Selain itu potensi yang dimiliki Desa Jatisaba yaitu adanya usaha UMKM berupa Home Made keripik pisang kelompok masyarakat. Kelompok masyarakat yang ada di Desa Jatisaba memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu berjalannya proses pemanfaatan dan pembuatan baik keripik pisang. Sehingga mampu mengubah atau membentuk wawasan, pengertian, pemikiran minat, tekad dan kemampuan perilaku berinovasi menjadikan sistem usaha yang maju. Pemilihan desa ditentukan karena adanya permintaan dari perwakilan guru-guru TK dan Paud untuk penyuluhan tentang permasalahan yang belum terselesaikan.

Wanmelia Gusdini; Shinta Mawadda; Dewianna Sari Harahap; Purnama Ramadani Silalahi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan pendapatan sentra industri keripik ubi melalui tiktok shop. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data primer digunakan melalui wawancara. Dengan responden yang diwawancarai sebanyak 3 orang. Sementara data sekunder yang digunakan melalui artikel, e-book atau secara via online atau melalui website-website terpercaya tertentu. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Peningkatan Pendapatan Sentra Industri Keripik Ubi Melalui Tiktokshop menyatakan bahwa Tiktok shop yang menjadi salah satu platform trending yang banyak diakses oleh para pengguna smartphone membuat sentra industri keripik ubi mengalami peningkatan pendapatan. Dengan menggunakan aplikasi Tiktok shop, membantu sentra industri keripik ubi dalam memperkenalkan dan mempromosikan produknya hingga ke luar kota. Pekerja sentra industri keripik ubi harus mampu memanajemen waktunya untuk melakukan live dalam aplikasi tik tok shop yang nantinya akan membuatnya menjadi FYP (For You Page). Pendapatan sentra industri keripik ubi mengalami peningkatan yang signifikan hingga mencapai target pasar yang diinginkan.    

Sandra Maleachi; Gracia Kilisya Tasmalia; Madeline , Madeline; Nadya Valerie; Holly Felisa +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Laporan Penelitian ini bertujuan menjelaskan dan melaporkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Pembuatan Keripik, Kefir dan Sherbet Dengan Bahan Dasar Biji Nangka Pada Ibu-Ibu PKK Di Desa Wisata Bantaragung Majalengka. Permasalahan yang dihadapi  pada daerah PKM  yakni:  pertama,  minimnya pengetahuan anggota PKK terhadap manfaat biji Nangka karena  selama ini anggota PKK tidak pernah mengolahnya dan dianggap limbah. Kedua,   minimnya kemampuan peserta PKK dalam pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana sosial media. Laporan PKM ini menjelaskan solusi atas minimnya keterampilan dalam pemanfaatan biji Nangka sebagai diversifikasi pangan, pemberian materi pemanfaatan biji nangka untuk ide bekal usaha, memberikan pelatihan pembuatan produk untuk memanfaatkan biji nangka, dan membantu mempromosikan destinasi wisata melalui media sosial. Persiapan yang dilakukan adalah melakukan perjanjian dengan Kepala Desa Wisata Bantaragung, mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, membuat kartu resep, mempersiapkan alat dan bahan, dan mempersiapkan buah tangan untuk peserta. Jalannya kegiatan PkM sangat baik dan lancar sehingga membuahkan hasil yang memuaskan.

Ade Suparman; Deny Ernawan; Silvi Aulia; Noviyanti Hasanah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Digital marketing sangat membantu para pelaku bisnis dalam berinteraksi langsung dengan konsumen hingga produsen, untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, kemudahan yang didapat dari digital marketing diharapkan dapat mengembangkan industri bisnis yang berlokasi di Desa Mundusari Subang Terbatas lahan ditengah padatnya penduduk menjadi kendala untuk mengembangkan budidaya hidroponik. Kurangnya pemahaman masyarakat Desa Mundusari mengenai peluang bisnis industri dan budidaya hidroponik menjadi masalah utama yang harus segera diselesaikan. Kurangnya kemampuan memasarkan juga akan berdampak pada prospek usaha sehingga perlu dilakukan penelitian untuk melakukan pelatihan penerapan pemasaran sebagai media penjualan keripik bayam dengan Teknik Hidroponik di Desa Mundusari Kabupaten Subang. Dalam pengabdian masyarakat di Desa Mundusari Kecamatan Subang ada 4 metode yang digunakan antara lain metode observasi, metode wawancara dan metode pelatihan. Hasil yang diperoleh dari pelatihan implementasi digital marketing sebagai media penjualan keripik bayam dengan teknik hidroponik di Desa Mundusari Kabupaten Subang dari PKK, Ibu-ibu mendapatkan penghasilan tambahan berkat budidaya hidroponik dan menjangkau segmentasi yang luas hingga keluar pulau dengan memanfaatkan digital marketing.

Vasco A.H. Goeltom; Christabel Sheren; Cindy Novianti; Lydia Kurnia

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Buah Alkesa (puteria campechiana) atau biasa disebut dengan buah “jigong”adalah jenis buah dari suku sawo-sawoan (sapotacea). Di Indonesia buah Alkesa biasa disebut Sawo mentega, buah ini sudah ada sejak jaman penajajahan Belanda. Tetapi buah ini belum banyak di budidayakan di Indonesia, dan pengolahannya juga belum banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah buah alkesa menjadi produk yang inovatif yaitu buah alkesa dijadikan, pie, Keripik Sale Kulit Alkesa, dan Pasta Tepung Biji Alkesa. Pengolahan alkesa menjadi produk tersebut agar tidak ada bagian dari buah alkesa yang terbuang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melakukan uji panelis. Penulis berharap agar pembaca dapat menemukan potensi besar pada buah alkesa sehingga buah ini dapat dijadikan sebuah inovasu baru yang dapat menarik minat masyarakat.

Adisty Anggraini; Nisya Aulia; Nurjannah Nurjannah; Zainarti Zainarti

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

A small cassava chip business is a household business that produces snacks made from special cassava snacks. The single most important factor influencing the performance of small businesses in Singapore is their marketing strategy, which takes into account their products, prices, promotions and distribution locations. This research was conducted in the small business community of Bandar Khalipah Village in Percut Sei Tuan district. The purpose of this study was to understand the mix marketing strategies used by the Singapore government. Descriptive qualitative, data collection techniques with notes, and documentation are the methods used for analysis.  Research results 1) the marketing mix strategy used by small businesses in Singapore is a product made with good quality materials, good quantity, has a handle, and is wrapped in plastic. The quoted price is equal to the price. The traditional promotional method still used in Cassava Chips is "lewd mouth to mouth" and "place/distribution channel" is "products marketed slim in the place of production then exist" i.e. "channeled to consumers" through "wholesalers". 2) Product and price are internal determining factors. Externally influenced factors include increased sales during peak hours, while internally influenced factors include sluggish production and promotion locations. External factors that become obstacles include business competitors and seasonal raw materials.

Vasco A. H. Goeltom; V. Nonot Yuliantoro; Christabel Sheren; Cindy Novianti; Lydia Kurnia

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Buah memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, terutama sebagai sumber vitamin dan serat yang berguna bagi pencernaan manusia. Kandungan karbohidrat yang terdapat pada buah juga dapat menjadi sumber energi. Selama ini kulit buah belum banyak dimanfaatkan pedahal gizi yang terdapat pada kulit tidak jauh berbeda dengan buah itu sendiri. pengolahan kulit buah dapat dijadikan keripik sehingga dapat mengurangi limbah dan memberikan daya jual terhadap kulit buah yang biasanya hanya dibuang. Buah Alkesa merupakan tanaman langka di Indonesia karena minimnya orang yang membudidayakan anaman tersebut. Kandungan vitamin pada buah Alkesa sangat banyak antara lain serat, zat tepung, mineral, vitamin C, dll. pengolahan dari buah Alkesa juga belum banyak terutama pada bagian kulitnya. Maka dari itu penulis menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tema “Pelatihan Pembuatan Keripik Berbahan Dasar Kulit Buah Alkesa di Desa Gerendeng Pulo Tangerang” agar pengolahan dari buah Alkesa dapat dilakukan dengan maksimal dan bisa menjadi peluang bisnis bagi warga Desa Gerendeng Pulo.

Ramadhani Chaniago; Haruni Ode; Rahman Dani Lasamadi; Darni Lamusu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Tanaman pisang banyak tumbuh di Desa Buon Mandiri, banyaknya hasil tanaman pisang selama ini belum dijual dalam bentuk olahan tetapi dijual dalam bentuk buah pisang per sisir atau per tandannya. Biasanya pisang ini dibeli oleh pengepul dengan harga rata-rata Rp. 35.000,00 pertandan. Jenis pisang yang ada di desa Buon Mandiri kebanyakan adalah pisang raja, pisang tanduk, pisang kepok dan pisang lowe. Buah pisang sering dikonsumsi sebagai buah segar serta dapat dimanfaatkan menjadi keripik. Kegiatan ini disosialisasikan melalui Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang bertemakan“Diversifikasi olahan pisang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Kelompok Lapak Jalapagos Biot Matami Desa Buon Mandiri Luwuk Utara”. Kegiatan ini bertujuan untuk agar dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra sasaran dalam mengolah pisang menjadi keripik sekaligus dapat menentukan harga pokok penjualannya.  Pada  artikel  ini,  kami  menjelaskan   proses   pengolahan   keripik pisang   dan   pengemasannya serta dilanjutkan dengan kegiatan menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP) produk.

Nanik Suhartatik, Farida Haznah Ma’ruf, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tortilla merupakan makanan khas dari Meksiko berbentuk keripik dengan bahan baku jagung. Dalampenelitian ini dipergunakan penambahan tepung sukun terhadap perbandingan jagung dan kacang hijau untukmeningkatkan nilai ekonomis produk serta meningkatkan kandungan protein produk dengan penambahankacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan proporsi jagung dan kacang hijau dengan penambahantepung sukun dalam pembuatan tortilla yang dapat diterima konsumen serta untuk mengetahui pengaruh variasijagung dan kacang hijau dengan penambahan tepung sukun terhadap karakteristik sensori dan kimia tortilla yangdihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan perbandingan antaratepung sukun, jagung dan kacang hijau dengan komposisi tepung sukun (90, 120, dan 150 g) dan perbandinganjagung dengan kacang hijau (75 : 135, 75 : 105 , 75 : 75 g). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji sidik ragampada jenjang nyata 0,05. Jika ada beda nyata dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwatortilla yang terbaik adalah dengan penambahan tepung sukun 120 g dan perbandingan jagung dengan kacanghijau 75 g : 135 g. Hasil tortilla terbaik mengandung kadar air 2,96%, kadar abu 4,63%, kadar protein 7,83%, kadarlemak 25,06%, karbohidrat (by different) 59,49%, warna kuning kecoklatan 3,66%, kerenyahan tortilla renyah3,46%, cita rasa tepung sukun dan kacang hijau nyata atau terasa 3,13% dan kesukaan keseluruhan 3,20%.Kata kunci:Tortilla, tepung sukun, jagung, kacang hijau

Merkuria Karyantina, Adam Anasti Apriyanto, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan makanan kecil tradisional khas Indonesia yang banyak terdapat di pasar maupun pusat oleh-oleh, memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah, tipis serta bermotif. Penambahan ekstrak jahe pada pembuatan kue kuping gajah diharapkan akan menambah flavor pada kue kuping gajah. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu substitusi kopi biji salak (10, 15, dan 20%) dan penambahan ekstrak jahe (5g, 10g, dan 15g/ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan substitusi kopi biji salak dan penambahan ektrak jahe yang memiliki sifat kimia yang baik, dan secara keseluruhan lebih disukai panelis adalah 10% kopi biji salak dan penambahan ekstrak jahe 10 g/15 ml air. Hasil penelitian kue kuping gajah mengandung aktivitas antioksidan 66,96% RSA DPPH; kadar lemak 26,17%; kadar abu 1,05%; kadar protein 8,78%; kadar air 3,54%; dan kadar gula total 59,76%.Kata kunci: kue kuping gajah, kopi biji salak, ekstrak jahe.