Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 841-860 of 980

Analytics

Cici Ariyanti; Ghulam Maulana Ilman

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag Suranaya dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.  Program tersebut merupakan kegiatan pertukaran pelajar dalam rangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperluas pengalaman mahasiswa agar dapat merasakan pembelajaran  akademik yang berbeda dengan mengikuti proses pembelajaran dikampus lain. Penelitian ini ditujukan untuk melakukan analisis terhadap keberhasilan program pertukaran mahasiswa serta merekomendasikan upaya perbaikan sebagai evaluasi dari program yang diselenggarakan. Tujuan adanya perjanjian kerjasama ini yaitu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan mensinergikan potensi sumber daya yang dimiliki oleh para pihak dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja terkait dengan tugas pokok dan fungsi para pihak. Selanjutnya ruang lingkup kerjasama ini meliputi pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dosen tamu, seminar atau konferensi bersama, publikasi artikel, pengembangan kurikulum, penerbitan buku dan akreditasi.Beberapa hal yang keterkaitan Pengaruhnya terhadap kedua program studi. Hasil Penelitian Keberhasilan Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri antara Prodi Administrasi Negara FISIP Untag dan Administrasi Publik FBHIS Umsida.

Dara Mida; Pipit Firmanti; Rahima Rahima

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme pada materi transformasi geometri(translasi dan refleksi) terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah 29 siswa dengan 11 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan kelas XI MIPA. Instrument pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes. Dokumentasi berupa foto pelaksanaan belajar dan tes di kelas. Angket berupa tanggapan siswa terhadap penggunaan LKPD. Sedangkan tes berupa soal posttest yang terdiri dari lima soal uraian. Pada penelitian ini, LKPD dievaluasi terlebih dahulu oleh peneliti dan guru pembimbing agar dapat digunakan. Pada uji kepraktisan diperoleh rata-rata nilai 3,82 dari hasil analisis angket peserta didik dengan kategori praktis untuk digunakan. Sedangkan pada uji keefektifan menunjukkan LKPD efektif digunakan dalam pembelajaran dengan rata-rata nilai 84,62 dari hasil analisis posttest peserta didik dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme ini berpengaruh terhadap meningkatnya hasil belajar peserta didik. Sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa penggunaan LKPD didalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Rusdiah, Rusdiah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Arab di SMAN 1 Mataraman. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan II siklus, didesain berdasarkan tahapan pembelajaran strategi STAD. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Arab siswa kelas XII Bahasa SMAN 1 Mataraman Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini terbukti hasil belajar sebelum menggunakan model ini hanya mencapai 65,5 saja dan setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) ini pada siklus I mencapai rata-rata 79,1 dan pada siklus II mencapai rata-rata 81,2. Begitu juga dengan prosentasi ketuntasan siswa mengalami peningkatan yang asalnya sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) 36,7% saja, menjadi 66,7% pada silklus I dan meningkat lagi menjadi 79,3% pada siklus II.  

Nisa Azzah Zuhdiyah; Musli; Muhammad Jafar Shodiq

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

field study yang penulis lakukan di UIN STS Jambi terfokus kepada kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan selama 2 bulan, dari bulan April-Juni 2022 di program Pendidikan Bahasa Arab. Materi yang dibahas adalah tentang majrurat wa majzumat dengan menerapkan k-13. Kurikulum 13 menjadikan para mahasiswa untuk lebih bersikap aktif dan inovatif untuk memfokuskan kepada kompetensi sikap, pengetahuan dan juga keterampilan secara terpadu. Metode penelitian yang akan digunakan oleh penulis adalah campuran. Dengan mengetahui rata-rata nilai kelas dan mendeskripsikan hasil akhir dari penilaian yang akan dilaksanakan dengan observasi dan tes. Lalu prosedur penelitian yang akan dilakukan penulis adalah dengan cara tindakan kelas yang sudah dilaksanakan ini mencakup empat tahap, yakni : rencana, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penilaian yang diujikan dengan soal HOTS pada mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Sultan Thaha Saiffudin Jambi menghasilkan penilaian dengan nilai rata-rata kelas 80,95 yang termasuk dalam kategori grade A.

Melianah Melianah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kemmapuan guru selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan kualitaif deskriptif.  Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Kemampuan mengajar guru SMP Negeri 1 Prabumulih dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka selama pendemi covid-19 telah berjalan dengan baik; (2) Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan mengajar antara lain kendala waktu, kesibukan guru, kondisi peserta didik yang beragam, faktor pengalaman mengajar dan masa kerja,guru merasa kesulitan mengoperasikan media pembelajaran, lingkungan dan media pembelajaran yang tersedia di sekolah jumlahnya terbatas, kendala ruang atau laboratorium; (3) Upaya-upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan dalam meningkatkan kemampuan mengajar antara lain mencari informasi dari internet, melakukan diskusi dengan teman sejawat, belajar secara mandiri, menyusun modul ajar untuk beberapa pertemuan sekaligus, menggunakan media pembelajaran yang sederhana seperti media gambar atau benda-benda konkrit yang ada di lingkungan sekitar, guru menggunakan media pembelajaran yang sudah tersedia di sekolah.

Susiadi, Susiadi

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Mata pelajaran Bahasa Indonesia yang termasuk dalam 3 mata pelajaran yang diujikan secara nasional harus memiliki daya tarik untuk dipelajari oleh siswa. Dan Teks Surat Tanggapan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pembelajaran bahasa menjadi kesulitan tersendiri bagi siswa karena kurangnya minat. Peneliti akan mengambil suatu tindakan kelas yang cocok untuk mengatasi masalah-masalah tersebut sebagai solusi untuk menjadikan para siswa aktif, termotivasi, dan semangat dalam proses belajar mengajar berikutnya. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dan kemampuan memahami serta menjelaskan Teks Surat Tanggapansiswa sebagai obyek penelitian. Berdasarkan paparan hasil penelitian dan pembahasan, dapat dirumuskan kesimpulan penelitian bahwa penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dapat meningkatkan kemampuan memahami dan menjelaskan dan meningkatkan prestasi belajar siswa di Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 Surabaya. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan terhadap kemampuan memahami dan menjelaskan siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya. Khususnya, dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 sangat dibutuhkan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI), di samping juga metode-metode lain. Efektifitas penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata nilai post tes, kenaikan persentase ketuntasan klasikal dan kenaikan nilai observasi pada kemampuan memahami dan menjelaskan siswa.    

Siti Rahmawati

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pencemaran lingkungan merupakan pokok bahasan pelajaran IPA dikelas VII. Hasil belajar siswa kurang, maka perlu adanya upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran PBI(Problem Based Introduction).Tujuan penilitian ini adalah untuk meningkatan hasil belajar siswa tentang pencemaran lingkungan menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction) pada siswa kelas VIIA Mts-Sa Darul Ulum. Subjek peneliti adalah kelas VIIA Mts-Sa Darul Ulum. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yakni siklus 1, siklus 2. Pada siklus satu peneliti menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction), hasil evaluasi pada siklus satu 59% siswa yang dapat mencapai KKM. Pada  siklus dua peneliti menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction) dengan penambahan pemutaran video yang berkaitan dengan materi pembelajaran, hasil evaluasi pada siklus dua 100% siswa yang dapat mencapai KKM. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi pencemaran lingkungan.

Oktavia Adela Lumandung; Jhon R. Wenas; Anetha L. F. Tilaar

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penerapan model pembelajaran yang tepat pada pembelajaran sangatlah berpengaruh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Pada penelitian ini difokuskan pada peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi SPLDV. Penelitian ini mengambil subjek kelas VIII SMP Negeri 2 Tatoareng yang terdiri dari 15 siswa sebagai kelas eksperimen. Kemudian data dikumpul berdasarkan hasil tes akhir setelah perlakuan diberikan pada subjek penelitian. Penelitian ini juga melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas dimana didapatkan hasil yang data yang normal dan homogen, serta dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil diperoleh bahwa t-hitung = 1,941 dan t-tabel = 1,710 dengan taraf nyata yang digunakan adalah 0,05. Kesimpulan yang diperoleh adalah hasil belajar siswa yang menggunakan model kooperatif tipe make a match lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model konvensional, sehingga model make a match cocok untuk digunakan dalam pembelajaran SPLDV

Febriyani Ishak

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk menemukan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X1 SMA Negeri 1 Larompong. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus pembelajaran dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 50,42% dan siklus II sebesar 72,69%. Berdasarkan data hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas X1 SMA Negeri 1 Larompong. Adapun langkah-langkahnya, yaitu: (1) Menyampaikan materi pembelajaran dengan melakukan tanya jawab, (2) Membagi siswa menjadi beberapa kelompok asal yang terdiri dari 6 siswa perkelompok berdasarkan tingkat pencapaian sebelumnya dengan tetap memperhatikan faktor heterogen lainnya, kemudian membagikan LKS dan masing-masing 2 orang siswa dalam setiap kelompok menerima LKS dengan materi yang sama, (3) Mengarahkan siswa dalam kelompok ahli dan membimbing siswa dalam setiap kelompok untuk mengeluarkan pendapat, tanggapan atau pertanyaan dan masing-masing ada 2 orang siswa yang harus menguasai materi ahli untuk dijelaskan ke kelompok asal, (4) Mengarahkan tim ahli kembali ke kelompok asal dan membimbing siswa dalam diskusi kelompok asal untuk menjelaskan materi yang telah dibahas di kelompok ahli secara bergantian, (5) Meminta perwakilan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya, meminta tanggapan dari kelompok lain, dan meminta siswa menyimpulkan materi dengan cara ditunjuk langsung.

Marta Imelda Br Sianturi; Elvipson Sinaga; Khairunnisa Batubara

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Sosialisasi ini membahas tentang Sosialisasi Peran Mahasiswa Dalam Menyikapi Pengaruh Negatif Media Sosial untuk Kesehatan Reproduksi di Kelurahan Kemenangan Tani. Pada saat ini dampak negatif dari media sosial sangat banyak dialami oleh remaja. Tujuan dari kegiatan sosialisasi adalah untuk menyikapi bagaimana sebenarnya perkembangan media sosial saat ini terhadap kesehatan reproduksi khususnya pada remaja yang sangat berdampak pada pola pikir tetang kesehatan reproduksinya. Menyikapi semakin bebasnya penggunaan media sosial yang berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja. Maka dilakukan sosialisasi dengan tujuan untuk mengetahui peran mahasiswa dalam menyikapi pengaruh negatif dari media sosial untuk kesehatan reproduksi di kelurahan kemenangan tani. Hasil dari sosialisasi ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa pengaruh negatif yang timbul dari media sosial pada remaja kemenangan tani salah satunya adalah kurangnya niat untuk belajar, kurangnya interaksi sosial, adanya masalah pada reproduksi remaja, dan terjadinya perilaku yang menyimpang. Maka untuk menangulangi masalah tersebut yaitu dengan memberikan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pembatasan penggunaan media sosial, peningkatan peran keluarga dalam memberikan hal-hal yang positif. Oleh karena itu sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa kesehatan harus kita berikan pengetahuan lebih mengenai kesehatan reproduksi, supaya mereka dapat menyampaikan kepada remaja lainnya bahwa penggunaan media sosial yang salah dapat mengganggu kesehatan reproduksi.

Titi Anjarini; Suyoto Suyoto

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Seluruh daerah Indonesia mengalami dampak dari covid-19 di semua sektor terutama sektor pendidikan. Pada saat ini telah memasuki pembelajaran pasca covid-19 yaitu new normal, yang memasuki pada pembelajaran secara tatap muka atau nomal serta tetap memadukannya dengan pembelajaran virtual / daring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Penerapan Blended Learning, memiliki lima kunci proses, antara lain: Live-Event yakni mampu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan jadwal pembelajaran luring dengan daring. Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan pendidik agar peser terbiasa  dengan pembelajaran tatap muka dan tatap maya. Pendidik dapat mengemas dengan 2 cara  yaitu daring dan luring belum pendidik terlatih dalam menciptakan model pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara tatap muka secara langsung dan tatap muka maya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan dan angket. Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari. Hasil angket sebelum dilakukan pealtihan menunjukkan bahwa pemahaman peserta masih sangat kurang, sedangkan hasil angket setelah dilakukannya pelatihan menunjukkan pemahaman peserta sangat baik selama pelatihan. Dampak pelatihan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peserta yaitu 1) Pendidik dapat mengemas pembelajaran yang melibatkan teknologi informasi secara daring dan luring, 2) Pendidik menjadi terbiasa menerapkan model pembelajaran daring dan luring dengan baik.

Dollydia Mart Sasauw; James U. L. Mangobi; Vivian E. Regar

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matriks pada kelas XI SMA Negeri 2 Tondano di mulai dari yang berkemampuan tinggi, berkemampuan sedang, dan berkemampuan rendah di lihat berdasarkan kesalahan  konsep, prinsip dan operasi sebagai acuan belajar. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif  Kualitatif dengan menggunakan  metode Triangulasi di mana instrumen utamanya adalah peneliti itu sendiri di sertai dengan instrumen pelengkap yang terdiri dari (tes 3 butir soal dan  wawancara).  Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tondano, yang berada di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA dan telah mempelajari materi matriks. Dari penelitian ini, diperoleh hasil  yaitu siswa yang berkemampuan tinggi (T) hanya memiliki tingkat kesalahan yang kecil  berupa kesalahan operasi pada 1 soal saja (kurang teliti), siswa yang berkemampuan sedang (S) memiliki  kesalahan konsep dan prinsip sedangkan siswa yang berkemampuan rendah (R) memiliki banyak kesalahan konsep, prinsip dan juga operasi.  

Nonalisa Nonalisa; Darul Ilmi; Supriadi Supriadi; Jasmienti Jasmienti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk membedakan hasil belajar PAI peserta didik kelas VII melalui model discovery learning dan problem solving di UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki, serta untuk mengetahui pemilihan model yang sesuai pada materi Sholat Jama’ dan Shalat Qasar. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VII, dan sampelnya juga di ambil dari keseluruhan populasi. Sehingga diperoleh 2 kelas sampel, yaitu kelas VII.1 (model discovery learning) dan VII.2 (model problem solving).. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PAI Peserta didik kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Kecamatan Suliki yang menggunakan model pembelajaran discovery learning yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 77 sampai dengan 85 dengan frekuensi 9. Sedangkan yang menggunakan model pembelajaran problem solving dapat disimpulkan bahwa nilai yang terbanyak diperoleh oleh siswa siswa pada rentang nilai 55 sampai dengan 64 dengan frekuensi 7. Model discovery learning dan problem solving terdapat perbandingan hasil belajar dan juga dapat meningkatkan hasil belajar PAI peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis uji thitung. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,025 dan ttabel = 2,022. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PAI peserta didik menggunakan model discovery learning dengan menggunakan model problem solving.  

syurrahmi, syurrahmi; Luberto, Purna

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Carpal Tunnel Syndrome adalah gangguan yang muncul saat terjadi penekanan saraf median yaitu pada saraf yang mengontrol indera perasa dan pergerakan di dalam pergelangan dan tangan. Masalah ini muncul saat terjadi penekanan saraf median yaitu pada saraf yang mengontrol indera perasa dan pergerakan di dalam pergelangan dan tangan.Saraf tersebut melintang melewati struktur pada pergelang an tangan yang berbentuk terowongan saraf median menyusut dan berpindah ke arah pergelangan tangan. Biasanya, sindrom karpal tunnel ini menjadi semakin parah seiring berjalannya waktu. Pada tingkatan yang masih tergolong ringan, gejala dari sindrom carpal tunnel bisa diredakan dengan penggunaan splint pada pergelangan tangan, atau menghindari aktivitas tertentu terlebih dahulu.Apabila tekanan pada saraf median terus terjadi, saraf lama-kelamaan akan rusak dan gejala akan semakin parah. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pasien mungkin harus menjalani operasi untuk menghilangkan tekanan pada saraf median. Carpal Tunnel Syndrome adalah kondisi yang seringnya dialami oleh penggunaan komputer, kasir, tukang daging, petugas kebersihan, dan pekerja lainnya yang memungkinkan kedua tangan melakukan gerakan berulang dalam waktu yang lama. Home program merupakan program terapi yang dilakukan di rumah. Program ini bisa dilakukan oleh orangtua atau orangtua bersama terapis, yang penting harus dijalankan secara terpadu. Home program sangat beragam dan luas, bentuknya tidak formal. Namun, bisa lebih fleksibel dan “berbau rumahan”, belajar sambil bermain, belajar sambil berbicara, dan belajar sambil berkomunikasi. Walaupun sederhana, aktivitass ini besar artinya untuk meningkatkan kemampuan fungsional. Masyarakat Gasem Wulung Asri khususnya perkumpulan PKK sering mengeluhkan nyeri pada pergelangan tangan. Untuk mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome maka perlu diberikan pengetahuan tentang gejala-gelaja khususnya Home program dalam mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome. Target luaran berupa tercapainya pemberdayaan masyarakat dan meningkatnya kesadaran serta pengetahuan tentang Carpal Tunnel Syndrome, terbublikasinya hasil pengabdian masyarakat di jurnal nasional, serta media elektronik.

Gamar Al Haddar; Kristafia lou

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Bimbingan belajar dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa di Kelurahan Bukit Pinang RT 16, karena dapat membantu melengkapi apa yang dipelajari di sekolah. Hal ini dikarenakan pembelajaran di luar sekolah memiliki dampak yang jauh lebih besar terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan pendidikan nonformal adalah untuk meningkatkan minat atau keinginan siswa untuk belajar. Dalam pendidikan nonformal, siswa didorong untuk belajar dengan berbagai cara, dari pendidikan formal pada umumnya. Pendidikan nonformal lebih santai dan memberi siswa ide atau cara baru untuk memahami konsep yang mungkin mereka perjuangkan dalam pendidikan formal, sekaligus lebih menyenangkan. Padahal, belajar dapat menjadi selingan yang menyenangkan bagi siswa, yang tidak hanya dituntut untuk mengingat informasi atau berhitung, tetapi juga mampu berpikir kritis Seorang siswa harus tertarik pada materi pelajaran untuk mempelajarinya lebih lanjut. Ini berarti mereka harus terlibat dalam materi, yang akan membantu mereka menemukan apa yang tidak mereka ketahui. Ada beberapa cara untuk membantu siswa belajar lebih kreatif, termasuk menggunakan metode pembelajaran yang mendorong mereka untuk lebih aktif dalam berpikir dan memecahkan masalah. Peneliti pengabdian ini di lakukan di kelurahan bukit pinang Rt 16, kegiatan bimbingan belajar ini di lakukan dengan memberikan penjelasan atau mengajar tentang berhitung, membaca dan mengulangi pelajaran yang di lajari oleh guru di sekolah. Dalam waktu 3 minggu mengadakan kegitan Bimbingan Belajar pada anak-anak di Kelurahan Bukit Pinang, dengan hasil yang baik dan harapan bisa membantu wawasan anak-anak, dengan mengetahui dan memahami kegiatan Bimbingan Belajar, bisa diterima di lingkungan masyarakat.

Lutfiyatul Fahrieyah; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The purpose of this study is to overcome the problem of learning that is not optimal in class XI students of SMA 1 Tambun Utara, and the lack of attractiveness in PAI lessons because the method used is too monotonous so that it makes students feel bored quickly, there are problems in the use of learning media that make student learning outcomes not good. In the case of SMA 1 Tambun Utara, the delivery of material by the teacher in the learning media uses the lecture method, where the teacher is more active in speaking and students tend to be silent to listen, thus making students unable to master the material well. To overcome it all, researchers suggest using new media such as demonstrations, as a way to increase students' interest in learning. The Demonstration Method is a medium that has elements of demonstration. This study is intended to answer the problem "Whether the use of demonstration methods in PAI subjects can improve student learning outcomes at SMA 1 Tambun Utara", these problems are discussed through classroom action research carried out through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Research data obtained through classroom observation and documentation of the results of actions carried out data from effective teachers, with this research it will be known that there will be an increase or decrease in student learning outcomes after the implementation of the demonstration method in PAI subjects at SMA 1 Tambun Utara.

Herry Yoram Mende; Jorry F. Monoarfa; Oltje T. Sambuaga

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian dimaksudkan guna melihat perbedaan hasil rata-rata belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan model pembelajaran langsung pada materi Lingkaran. Subjek yang dipergunakan merupakan kelas VIII SMP Negeri 3 Tomohon semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang meliputi satu kelas eksperimen yakni kelas VIII.4 (model pembelajaran Contextual Teaching and Learning) serta satu kelas kontrol yaitu kelas VIII.5 (model pembelajaran langsung). Data diambil dari hasil belajar siswa melalui tes sesudah diberi perlakuan. Hasil post-test pada kelas eksperimen dengan hasil x̅1 = 69,4667 dan hasil post-test pada kelas kontrol dengan hasil x̅2 = 59,6923. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t untuk taraf nyata 0,05 menunjukkan nilai thitung = 2,116066 > ttabel = 2,052385 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran Contextual Teaching and Learning masih lebih baik dibanding pada model pembelajaran langsung dalam penerapan pada materi Lingkaran di SMP Negeri 3 Tomohon.

Sisilia Watu

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar IPA materi Jenis Sumber Daya Alam pada siswa kelas IV melalui penggunaan media benda konkret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA tentang jenis sumber daya alam. Sumber data penelitian ini adalah Siswa Kelas IV min 2 sikka dengan jumlah peserta didik sebanyak 18 siswa. Waktu penelitian dilakukan pada semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh kemudian dikonsultasikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa pada prasiklus hanya 4 siswa (40%) yang mendapat nilai di atas KKM. Pada siklus 1 meningkat menjadi 10 siswa (67%). Pada siklus II meningkat menjadi 18 siswa (100%) dan nilai rata-rata kelas pada siklus II adalah 83,88. Kesimpulan dari penelitian perbaikan pembelajaran penggunaan media benda konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDI Habipada mata pelajaran IPA.

Alwanda Putra; Nurmisda Ramayani

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Permasalahan penelitian menujukkan kepada guru yang masih menggunakan model pembelajaran yang monoton, metode yang digunakan kurang bervarian seperti hanya ceramah satu arah, penugasan yang tidak bervariatif, tanya jawab. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dan untuk tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan diantaranya perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi melalui Model Cooperative Learning tipe NHT pada mata pelajaran SKI. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah siswa 36 siswa dengan perincian 17 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Hasil penelitian bahwa pada pelaksanaan siklus I terdapat  hasil peningkatan pemahaman belajar siswa diperoleh dari 36 siswa yaitu siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebanyak 21 siswa dan siswa yang tidak mencapai tuntas belajar sebanyak 15 siswa dengan persentase 58,33% dan dapat termasuk dalam kriteria baik. Pada siklus II, siswa sudah menunjukkan peningkatan hasil pemahaman yang sangat baik, dengan pencapaian ketuntasan belajar sebanyak 31 siswa dan yang tidak mencapai ketuntasan belajar 5 siswa dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 86,66% dan termasuk dalam kriteria sangat baik. Pada siklus I dan siklus II pemahaman siswa dengan menggunakan Model Cooperative Learning tipe NHT telah meningkat dan peningkatannya sebesar 28,33%. Berdasarkan dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan dengan Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Numberred Head Together (NHT)  pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa kelas X  MAN 1 Langkat    

Novita Chintia Moningka; Santje M. Salajang; Murni Sulistyaningsih

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi Bentuk Aljabar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tondano tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan siswa kelas VII B. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament pada materi Bentuk Aljabar. Direkomendasikan bagi calon peneliti selanjutnya untuk meneliti kembali kelayakan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament pada materi Bentuk Aljabar.