Publication Search

63,798 articles from 511 journals · 1,579 citations tracked

Showing 681-700 of 843

Analytics

Dyah Palupiningtyas; Aurilia Triani Aryaningtyas

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Restoran Sisingamangaraja Sites Semarang dengan tujuan untuk menganalisa dan menjelaskan pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 75 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak manajemen maupun karyawan. Data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, uji hipotesis dan sebelumnya diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa adanya pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Maka hasil uji analisis regresi berganda menunjukan nilai F yang signifikan dengan nilai korelasi determinasi R2 square ssebesar 0,383. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja karyawan perlu adanya kompensasi dan lingkungan kerja yang baik

MUHAMMAD AL QOMAR

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, sebagai berikut:1) Bagaimana kehidupan sosial ekonomi pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung kabupaten Demak? 2) Bagaimana Strategi pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi? 3) Bagaimana faktor pendorong dan penghambat pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung kabupaten Demak dalam menjalankan Strateginya? Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka 1). Kehidupan sosial ekonomi merupakan dua hal yang berbeda. Kehidupan sosial pedagang kerupuk kulit ikan meliputi: pendidikan pedagang kerupuk kulit ikan, dimana pendidikan tertinggi pedagang kerupuk kulit ikan hanya sampai pada jenjang Sekolah Dasar (SD) saja. Kerjasama dalam berdagang kerupuk kulit ikan. Kegiatan rutin seperti pengajian dan arisan. Sedangkan kehidupan ekonomi pedagang kerupuk kulit ikan meliputi: pendapatan sehari-hari pedagang kerupuk kulit ikan berbeda-beda, tergantung dengan kisaran jumlah dagangannya. Kepemilikan harta benda pedagang kerupuk kulit ikan masih dibantu oleh anak-anaknya yang sudah bekerja, karena hasil pendapatan dari berdagang kerupuk kulit ikan hanya mencukupi untuk makan saja. 2) Strategi pedagang kerupuk kulit ikan dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi adalah dengan peningkatanpendidikan bagi anak, bergantian berjualan dalam satu los, memberikan harga khusus kepada pelanggan, memberikan hadiah atau bonus kepada pelanggan, modal dari tabungan sendiri, menabungkan hasil pendapatannya, dan sistem penetapan harga. Ternyata antara pedagang kerupuk kulit ikan yang memiliki tingkat ekonomi paling tinggi, pedagang kerupuk kulit ikan yang memiliki masa kerja paling lama, dan pedagang kerupuk kulit ikan yang paling muda memiliki Strategi yang berbeda dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi. Peran ketua pengelola Pedagang kecil tidak mempengaruhi pada Strategi para pedagang kerupuk kulit ikan, karena para pedagang kerupuk kulit ikan memiliki Strategi dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi secara individual. 3) Faktor pendorong dan penghambat pedagang kerupuk kulit ikan dalam menjalankan Strateginya yaitu dari faktor pendorong meliputi: bantuan dari pemerintah yang berupa peralatan berdagang untuk kelangsungan usaha, membuka mata pencaharian bagi masyarakat, serta adanya faktor turun-temurun yang mempermudah berdagang kerupuk kulit ikan. Sedangkan dari faktor penghambat meliputi: ketergantungan terhadap cuaca yang menimbulkan omzet atau pendapatan menurun karena berkurangnya jumlah pengunjung dan berkurangnya frekuensi konsumen di Pasar, serta sistem pembayaran yang lambat yang dilakukan oleh konsumen akan menimbulkan berkurangnya pendapatan pedagang.

Sarno, Sarno

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kinerja pegawai pada dasarnya dipengaruhi oleh beberapa  faktor,  diantaranya kepemimpinan, motivasi kerja, dan lingkungan kerja. Melalui perbaikan ketiga faktor tersebut kinerja pegawai dapat lebih ditingkatkan, begitu juga yang akan terjadi di dalam lingkungan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Namun demikian untuk mengetahui kebenarannya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, bahkan kepemimpinan merupakan variabel yang besar konstribusinya terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Variabel motivasi kerja merupakan variabel ketiga yang memiliki kontribusi terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Variabel lingkungan kerja dalam hal ini merupakan variabel kedua yang memiliki kontribusi terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan, motivasi kerja, dan lingkungan kerja secara simultan terhadap kinerja Pegawai Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang

Suyatno Suyatno; Nurul Istiqomah; Anik Enikmawati; Luthfiah Chusnul Khotimah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak usia sekolah adalah anak - anak yang berusia 7 - 12 tahun. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental anak, termasuk faktor eksternal dan internal.Tujuan: mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah.Metodologi: Penelitian ini menggunakan cross sectional pada 65 responden. Teknik sampling probability sampling.Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner, analisa yang digunakan dengan uji chie -square.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah (nilai p 0,001 < 0,005).Kesimpulan:.Jumlah Responden penelitian sebanyak 65 orang siswa SDN Karangwuni dengan usia 7-8 tahun sebanyak 21 orang (32,3%), usia 9-10 tahun sebanyak 24 orang (37.0%)., usia 11-12 tahun sebanyak 20 orang (30,7%)2. perkembangan sosial dengan ketegori cukup sebanyak 37 responden (56.9%) dan kategori baik sebanyak 28 responden (43.1%)3. Untuk kesehatan mental menunjukkan bahwa kesehatan mental dengan kategori normal sebanyak 42 responden (64.5%) dan kategori tidak normal sebanyak 23 responden (35.4%). Maka terdapat hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah menggunakan Uji Chi-square dengan didapatkan bahwa nilai p- value 0.01.

Suyatno Suyatno; Nurul Istiqomah; Anik Enikmawati; Luthfiah Chusnul Khotimah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak usia sekolah adalah anak - anak yang berusia 7 - 12 tahun. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan mental anak, termasuk faktor eksternal dan internal.Tujuan: mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah.Metodologi: Penelitian ini menggunakan cross sectional pada 65 responden. Teknik sampling probability sampling.Instrumen penelitian ini mengguakan kuesioner, analisa yang digunakan dengan uji chie -square.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah (nilai p 0,001 < 0,005).Kesimpulan:.Jumlah Responden penelitian sebanyak 65 orang siswa SDN Karangwuni dengan usia 7-8 tahun sebanyak 21 orang (32,3%), usia 9-10 tahun sebanyak 24 orang (37.0%)., usia 11-12 tahun sebanyak 20 orang (30,7%)2. perkembangan sosial dengan ketegori cukup sebanyak 37 responden (56.9%) dan kategori baik sebanyak 28 responden (43.1%)3. Untuk kesehatan mental menunjukkan bahwa kesehatan mental dengan kategori normal sebanyak 42 responden (64.5%) dan kategori tidak normal sebanyak 23 responden (35.4%). Maka terdapat hubungan antara perkembangan sosial dengan kesehatan mental pada anak usia sekolah menggunakan Uji Chi-square dengan didapatkan bahwa nilai p- value 0.01.

Aisha, Dinda; Aska, Winda Utari

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kekerasan pada anak semakin tahun semakin meningkat datanya. Jika dilihat dari laman resmi KemenPPA, pada tahun 2022 terdapat 1,714 kasus yang dilaporkan mengenai kekerasan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung anak tersebut. Kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua dapat terjadi karena niat melakukan disiplin yang keliru, hukuman yang diberikan karena perilaku yang kurang tepat dari anak atau karena orang tua tidak mampu meregulasi diri dan stres. Stres pengasuhan dapat berdampak pada kondisi psikologis orang tua, konflik dengan pasangan, cara mengasuh dan interaksi antara orang tua dan anak. Jika dilihat dari fenomena tersebut, salah satu upaya dalam pencegahan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua adalah dengan meminimalisir atau mengelola stres pengasuhan yang dimiliki oleh orang tua. Sehingga peneliti tertarik untuk melihat bagaimana tingkat stres pengasuhan pada ibu di Dewa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada 31 responden yaitu ibu yang memiliki anak yang berdomisili di Desa Waluya. Teknik pengumpulan data menggunakan The Parental Stress Scale (PSS) yang dikembangkan oleh Berry & Jones. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% responden memiliki tingkat stres pengasuhan yang rendah dan 16,1% dengan tingkat stres pengasuhan sedang. Tidak ditemukan responden yang memiliki tingkat stres pengasuhan yang tinggi.

Indrasmitha, Gustyana; Yuswono, Irawan; Rahmadhani, Sari

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Penelitian ini terkait dengan situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, membuat UMKM melakukan perubahan cara penjualan. UMKM melakukan upaya dengan metode pemasaran untuk memecahkan masalah. Cara pemasaran harus sesuai dengan kondisi masyarakat yang terkena dampak. Penelitian ini mengkaji penggunaan metode pemasaran offline dan pemasaran online apakah dapat meningkatkan penjualan. Objek penelitian ini adalah responden yang berasal dari konsumen UMKM di toko buah Pak Desaya. Dimana UKM yang bergerak di bidang pemasaran sayur dan buah mengalami penurunan omzet penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran offline dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan omset penjualan. Pemasaran offline menciptakan nilai bagi pelanggannya dan membangun hubungan pelanggan yang baik dan mengambil nilai lebih dari tanggapan pelanggan sebagai imbalannya. Demikian juga pemasaran online berdampak positif terhadap peningkatan omset, karena mampu membangun dan menjaga hubungan dengan pelanggan. Kegiatan penjualan online dapat memfasilitasi pertukaran ide, produk, dan layanan yang dapat memuaskan konsumen

Midya Yuli Amreta; Nurul Mahruzah Yulia

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

 Berdasarkan hasil observasi, menunjukkan bahwa dalam  proses pembelajaran matematika materi pecahan masih berorientasi pada guru (teacher centered) yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan dominasi metode ceramah. Hal ini mengakibatkan kurang maksimalnya motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa. Tujuan yang ingin dicapai adalah, Mendeskripsikan motivasi belajar siswa, Mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta Mendeskripsikan kendala yang dihadapi siswa saat berlangsungnya pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share). Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif  Subjek penelitian adalah kelas IV MI Nahdlatul Ulama Unggulan Sumberrejo Bojonegoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat. Pada siklus I persentase yang diperoleh sebesar  58,25%, siklus II sebesar 74,64%, dan siklus III sebesar 87,78%. Selain itu, dari hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa.    

Lia Siti Juleha; Anggar Riskinanto; Annisah Syairah; Aryana Dwi S; Oktaviani Puji Lestari +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Program pengabdian masyarakat yang dilakukan tahun ini berfokus dalam membantu masyarakat terutama generasi muda Indonesia pada usia 15-30 tahun untuk menyelesaikan permasalahan mengenai kesehatan mental. Adapun masalah-masalah itu dapat berupa depresi, trauma, stress, dan lain sebagainya. Dengan adanya pandemi covid - 19, program PKM dapat dilaksanakan dengan berbasis pada jaringan internet (internet-based). Kami berfokus pada 2 media sosial yang paling berpengaruh dengan pengguna usia 15-30 tahun terbanyak di wilayah Indonesia yaitu Twitter dan Instagram. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga tahap yang meliputi: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, serta tahap refleksi. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaksanaan kegiatan edukasi dan konseling kesehatan mental yang dilakukan menggunakan metode dua arah. Terdapat interaksi antara kelompok subjek sasaran promosi (mitra) dan penyuluh (psikolog klinis) sehingga muncul sikap aktif dan interaktif. MENFESS (Mental Health Confession) menyediakan suatu akun pengguna dimana para followers atau pengikutnya memiliki tempat untuk bercerita dan mengedukasi para komunitas yang peduli dengan kesehatan mentalnya.    

Ruki Ambar Arum

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian yang digunakan dalam Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Implementasi Literasi Keuangan Terhadap Proses Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode deskriptif yaitu mendasarkan pada hasil interview dengan informan. Untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam  Literasi Keuangan Keuangan Terhadap Proses Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar, penulis menggunakan pengamatan langsung ke lapangan serta melakukan wawancara pada pegawai yang bertanggung jawab pada Literasi Keuangan pada Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Setelah melakukan analisa dan pembahasan masalah, penulis memperoleh kesimpulan bahwa Literasi Keuangan dalam Proses Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar sudah efektif, karena dengan diterapkannya Literasi Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar memperoleh peningkatan laba serta memberikan dampak yang baik bagi perusahaan.    

Octavianto, Yusril Faiz; Listyarini, Dyah

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Penelitian ini tentang penegakan hukum Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam sengketa informasi antara LSM LGMI dengan Inspektorat Kabupaten Demak. Tipe penelitian yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah tipe penelitian hukum empiris atau penelitian hukum non-doktrinal. Penelitian ini menggunakan spesifikasi penelitian secara diskriptif analitis, yaitu menggambarkan analisis karena hasil penelitian ini hanya melukiskan atau menggambarkan. Sumber data dalam penelitian empiris merupakan data yang berasal langsung dari sumber di lapangan. Sumber data dalam penelitian empiris merupakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode wawancara kepada pihak-pihak yang terkait langsung dengan permasalahan yang sedang diteliti. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dalam penelitian ini adalah bersifat preskriptif. Sifat preskiptif dalam penelitian empiris ini artinya dimaksudkan untuk memberikan argumentasi terkait hasil penelitian yang telah dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penegakan hukum Undang- Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik di Kantor KIP Provinsi Jawa Tengah dapat dilakukan melalui proses mediasi dan melalui proses Ajudikasi non-litigasi. Dalam sengketa informasi publik antara LSM LGMI dengan Inspektorat Kab. Demak dilakukan peneakan hukum dengan ajudikasi non-litigasi dengan adanya Putusan Nomor 004/PTS-A/III/2019. Pada amar Putusan tersebut menyatakan bahwa Menyatakan bahwa Pemohon tidak memiliki Legal Standing atau kedudukan hukum dalam permohonan penyelesaian sengketa informasi mengenai salinan hasil audit atau tindak lanjut laporan dugaan tindak pidana pungutan liar di SMP Negeri 1 Wonosalam Kab. Demak dan permohonan penyelesaian sengketa informasi tidak dapat diterima. Sanksi yang dapat dikenakan berkaitan dengan Keterbukaan Infomasi Publik adalah adanya sanksi pidana yang diatur dalam Pasal 51 sampai denggan 57 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 dan adanya sanksi administratif kepada Badan Publik sebagaimana diatur dalam Pasal 46 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-Undang keterbukaan informasi Publik.   Kata Kunci : Penegakan hukum, Sengketa Informsi, LSM LGMI dan Inspektorat

Amalina, Dheanda Azka; faozi, safik

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Penulis melakukan penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan terhadap pelaksanaan peradilan pidana pada pemilihan umum yang kerap kali terjadi juga tahapan dalam menyelesaikannya. Tujuan dibutanya penelitian ini adalah untuk menjelaskan jenis tindak pidana pemilu yang sering terjadi dan mengetahui alur penyelesaian tindak pidana terhadap tindak pidana pemilu. Metode penelitian yang digunakan penulis yakni yuridis normative yang data kajiannya berupa dokumen. Karenanya data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yakni dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diteliti spereti peraturan perundangan dan jurnal hukum terkait bahasan. Selain studi kepustakaan yang digunakan sebagai metode pengumpulan data, penulis juga melakukan wawancara dengan pihak Bawaslu kota semarang agar data yang didapatkan lebih kuat dan akurat. Dari hasil penelitian dan Analisa penulis disimpulkan bahwa: 1) jenis tindak pidana yang sering terjadi dalam pemilu adalah kampanye menggunakan fasilitas negara, kampanye di tempat ibadah, penghilangan hak suara, serta money politik, dan 2) alur penyelesaian dilaksanaan sesuai acara yang berlaku namun didapatkan data tidak ada kasus tindak pidana pemilu di kota semarang yang diteruskan ke pengadilan, melainkan terhenti pada pembahasan I dan II Gakkumdu.   Kata Kunci; Penyelesaian Pidana Pemilu, Tindak Pidana Pemilu, Money Politik

Sitorus, Charolita Oktaviani; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria pasal 19 menegaskan bahwa untuk menjamin kepastian hukum oleh Pemerintah diadakan pendaftaran tanah diseluruh wilayah Republik Indonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatur dengan Peraturan Pemerintah. Peraturan Pemerintah sebagai pelaksana dari amanat yang ditetapkan dalam pasal 19 ini adalah PP Nomor 24 Tahun 1997 yang menggantikan PP nomor 10 Tahun 1961. Pendaftaran tanah adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan karena dengan melaksanakan pendaftaran tanah, sebuah bidang tanah dan pemilik atas hak tanah tersebut akan mendapatkan jaminan kepastian hukum. Selain itu, manfaat dari pendaftaran tanah ialah untuk mengetahui siapa pemilik dari tanah, berapa luas tanah, dan data-data yang berkaitan dengan tanah tersebut, sehingga kejelasan dari data tersebut akan meminimalisir munculnya sengketa dan sebagai alat bukti yang kuat. Berbagai faktor mempengaruhi minat masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya secara sporadik. Karena itu permasalahannya adalah, bagaimana pelaksanaan pendaftaran tanah secara sporadik di Padangsidiampuang. Pendekatan penelitian hukum ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan apabila dilihat dari tujuannya termasuk dalam penelitian hukum deskriptif. Jenis data yang dipergunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan meliputi studi kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang- undangan, dan jurnal-jurnal yang berkaitan dengan pendaftaran tanah secara sporadik. Analisis yang digunakan yaitu analisis data kualitatif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa prosedur pelaksanaan pendaftaran tanah secara sporadik di Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan dilaksanakan sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada dan peraturan pelaksananya dimana disini peraturan pelaksana yang didapat penulis adalah SPOPP yaitu Standar Prosedur Operasional Pengaturan dan Pelayanan. Pihak Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuang selalu mengoptimalkan pelayanannya dalam proses pendaftaran tanah sehingga dapat memudahkan baik itu dari Kantor Pertanahan maupun dari masyarakat yang ingin mendaftarkan tanah di Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuang. Faktor yang menjadi pengahmbat dalam pelaksanaan pendaftaran tanah tersebut sehingga tidak berjalan dengan baik yaitu dari masyarakatsendiri yang ingin melakukan pendaftaran tanah secara sporadik adalah masih banyak persyaratan yang belum lengkap sehingga proses pendaftaran tanah memakan waktu yang lebih lama dari yang biasanya. Upaya atau solusi dari Kantor Pertanahan Padangsimpuan untuk dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan melakukan pelayanan yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Kata Kunci: pendaftaran tanah, secara sporadik

Rokhmad Afif; Wasito, Wasito; Mukh Nursikin

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui seberapa tingkat pengaruhnya dan penelitian survey untuk mengetahui fenomena variabel, dalam hal analisis data menggunakan regresi, dari persamaan regresi antara lingkungan sekolah dan prestasi siswa, pengaruh kinerja guru PAI terhadap prestasi siswa. Penelitian kuantitatif pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa berdasarkan hasil uji statistik dinyatakan terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini terbukti dari perhitungan korelasi product moment yang diambil dari responden siswanya dengan nilai positif sebesar 0,696 antara pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa. Apakah koefisien korelasi hasil perhitungan tersebut signifikan (dapat digeneralisasikan) atau tidak, Hasil analisis regresi parsial maupun ganda menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang positif lingkungan sekolah SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa sebesar 2,7% dengan persamaan regresi Y = 74,776 + 0,238 X1. Ini menunjukkan jika lingkungan sekolah meningkat 1 poin maka prestasi siswa akan meningkat sebanyak 2,7%, (2) terdapat pengaruh yang positif kinerja guru PAI SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi belajar siswa sebesar 13,7% dengan persamaan regresi Y = 51,354 + 0,773 X2. Ini menunjukkan jika kinerja guru PAI meningkat 1 poin maka prestasi belajar siswa akan meningkat sebanyak 13,7%. Dan (3) terdapat pengaruh yang positif lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI SMK Ma’arif Walisongo Kajoran secara bersama-sama terhadap prestasi  siswa sebesar 13,7% dengan persamaan regresi Y= 51,578 - 0,014 X1 + 0,783 X2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa.

Andi Fatmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penggunaan berbagai pendekatan pembelajaran, metode dan media dalam pembelajaran mempunyai peran yang besar terhadap pencapaian tujuan pembelajaran. Salah satu bidang studi yag sulit dipelajari oleh siswa di sekolah dasar yaitu IPA. Fakta di lapangan ditemukan bahwa guru dalam menyampaikan materi hanya menggunakan metode konvensional sehingga proses pembelajaran menjadi belum optimal, pembelajaran fakta dan konsep masih mengandalkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar, siswa kurang dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran, motivasi belajar IPA siswa kelas VIII masih kurang, dan siswa mudah lupa terhadap pelajaran yang telah dipelajarinya karena hanya menghafal tidak secara langsung mengamati media belajar yang nyata sesuai materi. Berdasarkan hal tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan metode eksperimen upaya peningkatan motivasi belajar IPA pada Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok pada Siklus I dan II sebesar 68,82% dan 84,49%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok pada Siklus I dan II sebesar 60,00% dan 90,00%. Dan peningkatan ketuntasan individu pada Siklus I dan II masing-masing sebanyak 12 dan 18 siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022.    

Ermelinda Y.P. Larung

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lompat tali merdeka terhadap kemampuan siswa SMP Negeri 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang . tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari lompat tali merdeka terhadap lumpat tinggi gaya guling perut. Penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest design Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang tahun ajaran 2020/2021 dan sampel penelitian berjumlah 20 orang siswa yang ditentukan dalam teknik random sampling. Dalam penellitian ini digunakan analisis statistic yaitu melalui uji-t, dengan alasan bahwa data yang diperoleh adalah data kuantitatif yang berupa angka-angka atau skor hasil tes. hasil uji-t kelompok eksperimen menunjukan bahwa nilai t-tes (3,26) > t-tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, dimana ada pengaruh yang signifikan pada permainan lompat tali merdeka terhadap lompat tinggi gaya guling perut pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang tahun pelajaran 2020/2021.

Kasmawati Kasmawati

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses belajar mengajar di kelas merupakan suatu proses yang tidak terpisahkan dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa guru belum dapat membuat perencanaan pembelajaran dengan baik, pembuatan perencanaan pembelajaran dilakukan setelah kegiatan pembelajaran dilaksanakan, dan masih banyak guru yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Permasalahan tersebut mendorong peneliti sebagai Kepala Madrasah untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik Kepala Madrasah sebagai upaya peningkatan kinerja guru dalam perencanaan dan pelaksanaan proses belajar MTs Darul Muttaqin Bungasunggu Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2021-2022. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kinerja guru pada siklus I, II, dan III sebesar 73,90%, 80,40%, dan 89,10%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 40%, 60%, 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kinerja guru dalam perencanaan dan pelaksanaan proses belajar mengajar. Selain itu juga, kegiatan supervisi akademik ini juga efektif dalam meningkatkan kinerja guru dalam perencanaan dan pelaksanaan proses belajarn mengajar.    

Didik Lestari

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

: Sikap kedisiplinan siswa sangat rendah, dikarenakan pergaulan anak sekarang berbeda dengan anak zaman dulu, dan di sini guru dituntut agar dapat mengembangkan sikap disiplin, dengan cara menjelaskan hal-hal yang menarik agar siswa dapat semakin terpacu untuk belajar, selain itu pola asuh orang tua yang tidak tepat dapat menyebabkan turunnya sikap disiplin siswa, sehingga diperlukan kerjasama yang baik antara guru dan orang tua. Salah satu bentuk yang dianggap paling efisien untuk meningkatkan sikap disiplin siswa adalah melalui pola asuh orang tua. Dari hasil analisis data terbukti  bahwa 1) Implementasi pola asuh orang tua dalam penerapan sikap disiplin siswa dengan jalan: siswa diberi beberapa aturan-aturan seperti harus bantu orang tua, siswa bisa membagi waktu belajar dan bermain, dan pemberian sangsi apabila siswa melanggar untuk aturan yang sudah ditentukan. 2) Faktor pendukung pola asuh orang tua dalam penerapan sikap disiplin siswa yaitu diberi pengarahan-pengarahan yang positif, adanya pengajaran dari orang tua dan guru ngaji tentang kedisiplinan, jadi anak bisa disiplin, pengawasan dari kedua orang tua dan saudara (kakak) agar memonitoring untuk disiplin,  adanya suatu aturan-aturan agar berdisiplin. Faktor penghambat pola asuh orang tua dalam penerapan sikap disiplin siswa yaitu siswa kurang memperhatikan mengenai kedisiplinan, siswa kadang kurang mendengarkan nasehat orang tua, keluarga kurang harmonis, kurang memberikan arahan yang positif dalam perkembangan anak-anaknya.  

Rosyidha, Zuliana Hilmy

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Penetapan pemberian Hak Milik dilakukan secara umum kepada warga negara Indonesia yang menguasai tanah dengan status Hak Guna Bangunan bagi rumah tinggal yang jangka waktunya telah habis, atau akan peningkatan status dengan ketentuan luas tanah yang bersangkutan tidak lebih daripada 600 m² dan masih dikawal oleh bekas pemegang hak. Pasal 4 Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 1998 menyatakan permohonan Hak Milik bagi rumah tempat tinggal yang tidak memenuhi   persyaratan   yang   ditetapkan   dalam   peraturan   tersebut   akan   diproses berdasarkan ketentuan umum. Tujuan kajian ini antara lain adalah untuk mengetahui pemberian Hak Milik rumah tinggal kepada masyarakat khususnya pemberian Hak Milik yang tanahnya berasal dari HGB yang bersumber dari Hak Pengelolaan / HPL  Perum Perumnas Kota Semarang, melalui SPPT / Surat Perjanjian Penggunaan Tanah, mengetahui prosesnya dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pemberian hak milik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan   yuridis normatif. Data kajian ini menggunakan data sekunder yang terdiri dari informasi, bahan perpustakaan  seperti  buku,  jurnal  dan  arsip  yang terkait  dengan pokok penelitian. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  status  kepemilikan  Hak Milik  atas tanah untuk rumah tinggal yang berasal dari hak pengelolaan Perumnas Kota Semarang sebagian besar berasal dari status HGB, namun terdapat sebagian kecil yang masih memiliki Hak Pengelolaan. Proses pelaksanaan hak milik yang sumbernya dari HGB dilakukan  dengan  mengajukan permohonan  di pejabat tanah kota semarang dengan melampirkan surat permohonan pendaftaran hak milik (HM) diatas HGB yang berasal dari HPL, SPPT (Surat Perjanjian Penggunaan Tanah, perjanjian jual beli / surat ikatan jual beli,  fotokopi sertipikat  Hak Guna  Bangunan (HGB) yang telah disahkan kesahihannya,  Salinan  tanda  Pengenalan  (KTP),  Fotokopi  pembayaran PBB tahun terakhir, Bukti deposit Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB), Surat persetujuan Perum Perumnas, Surat persetujuan pemegang Hak Tanggungan (HT) jika dibebani  HT,  Ijin  Permit  Bangunan  (IMB)  dari  developer tersebut,  Membayar  biaya  ukur       petak  tanah  mengikut  jumlah  yang  ditentukan Pendaftaran Tanah. Kendala yang ada adalah Kurang lengkapnya persyaratan-persyaratan, tanah dalam sengketa, Salinan buku tanah tidak sesuai, PBB untuk tnah kosong, persyaratan seperti SPPT / Surat Perjanjian Penggunaan Tanah, tidak lengkap. Kata Kunci: Hak pengelolaan, Hak Milik, dan Perumahan  

Yohanis Lotong Ta’dung; Isak Pasulu; Dwibin Kannapadang; Jens Batara Marewa

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada SMA Katolik Rantepao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dimana penelitian tersebut dianalisis, disimpulkan dan disajikan dalam bentuk perhitungan angka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan data yang berkaitan dengan penelitian di lapangan serta melalui kepustakaan dimana pengumpulan data-datanya dilakukan dengan mempelajari buku-buku, skripi, jurnal yang berkaitan dengan judul penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik dengan menggunakan rumus dan hasil penelitian ini diperoleh bahwa efektivitas realisasi pengelolaan dana BOS tahap I adalah 101,35 artinya pengelolan dana BOS pada SMA Katolik Rantepao sangat efektif dari anggaran tahap I sebesar 215.100.000, tahap II 100% dengan kriteria efektif dari anggaran Rp 286.800.000 dan tahap III persentasenya 72,51% dengan kriteria kurang efektif karena dari anggaran sebesar Rp 211.950.000 dan realisasinya pada tahap III adalah sebesar Rp 211.950.000.