Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 65581-65600 of 70,604

Analytics

Bryan Sedona; Ridolfroa S.Th. Manggoa; Felipus Nubatonis

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dan perlu untuk ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Karena apabila anak tidak memiliki minat belajar atau tidak mampu meningkatkan minat belajar maka proses pembelajaran pun akan sulit untuk diterima. Oleh karena itu peran orangtua Kristen sebagai pendidik sangat penting guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Situasi sosial dalam penelitian ini yaitu Dusun Tabik yang terletak di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Ada beberapa masalah yang ditemukan di Dusun Tabik seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menyebabkan anak lebih memilih bermain media sosial atau bermain game online ketimbang belajar, proses pembelajaran di sekolah yang kurang aktif sehingga anak merasa bosan dan tidak memahami pembelajaran, materi pembelajaran yang tidak terserap dengan baik, dan belum mampu calistung (baca, tulis, hitung). Melihat persoalan tersebut, maka peneliti ingin meneliti peran orangtua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan peran orangtua Kristen sebagai pendidik; (2) Memaparkan upaya meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun; (3) Menjelaskan peran orang tua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Metodologi penelitian yang peneliti gunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif – studi lapangan dengan pengumpulan data observasi wawancara. Hasil penelitian yang diharapkan adalah dengan terlihatnya peran orangtua Kristen sebagai pendidik dan meningkatnya minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Rumusan teori yang ditemukan yaitu minat belajar anak usia 13-15 tahun akan meningkat apabila orangtua mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik. Kesimpulan yang didapatkan yaitu orangtua Kristen harus mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sikap hati yang rela berkorban demi anak guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.

Laury M. Ch. Huwae; Stela Salamor; Sri J. A. Bandu; Karan Silaratubun; Hubert A. Mainake +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Drugs are one of society's diseases that are growing very rapidly and are difficult to eradicate. The main target of the largest distribution and use is dominated by the younger generation while the younger generation is the backbone and driver of change for the Indonesian nation. Formation of morals and ethics from an early age is the first step as an effort to prevent drug use, so that in real work lectures in Amahusu Village students run a program namely socialization of the dangers of drug use for the millennial generation. The purpose of this program is to shape the character of students by introducing caused by drug use. This activity was carried out on November 15 2022 located at SMP Negeri 11 Ambon. The implementation method uses lecture and sharing methods. With this activity, it is hoped that students will not only know the dangers but can fight drugs for the sake of creating a healthy life, a harmonious family and a bright future.

Robingun Suyud El Syam; Nanang Sudiyono; Syabana Angga Zulfikar

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sinetron merupakan salah satu acara televisi yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap penontonnya. Sinetron merupakan tayangan yang dapat menjadi media penyampaian sebuah pesan moral. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap nilai-nilai tuntunan yang terkandung dalam sinteron Dunia Terbalik. Melalui pendekatan kualitatif, disimpulkan : bahwa nilai-nilai tuntunan etika sosial dalam sinteron Dunia Terbalik, setidaknya empat aspek; pertama, menghormati orang yang lebih tua; kedua, selalu mengucapkan salam di setiap aktivitas pembuka maupun penutup komunikasi; ketiga, belajar hidup rukun; keempat, saling tolong-menolong terhadap sesama. Etika sosial tersebut elok dipraktekkan dalam kehidupan masyarakat, maka penelitian merekomendasi empat nilai etika sosial ini menjadi pedoman hidup dalam kerangka pendidikan Islam.    

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sepakbola sangat digandurungi seantero dunia, terlebih saat ada Piala Dunia, jutaan pasang mata siap menikmatinya. Melalui kajian filosofis, penelitian menyimpulkan : turnamen Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar merupakan ekspresi ruang bagi tuan rumah untuk mempresentasikan wajah Islam yang penuh kesejukan. Posisi tawar sebagai penyelenggara dimanfaantkan untuk mengklarifikasi bahwa Islam yang selama ini dipersepsikan dunia Barat melekat dengan berbagai aksi kekerasan dan terorisme, dibantah dengan realitas melalui wajah sejuk Islam, meliputi : Opening Ceremony nuansa Islami, standart kesopanan suporter, mural hadis wajah sejuk Islam, area shalat dekat stadion, Quick response Code Islam di hotel, layanan informasi Islam, pameran benuansa Islam, muazin bersuara merdu, berbagi makanan gratis, memakaikan jilbab turis wanita, larangan minuman beralkohol, larangan simbol LGBT, dan larangan aktifitas perjudian. Lewat Piala Dunia, Qatar memperjuangkan posisi tawar dihadapan FIFA, membuktikan keindahan agama Islam dan sekaligus meruntuhkan stigma Barat. Implikasi penelitian, bahwa umat Islam mesti mempunyai posisi tawar didepan dunia Barat, agar tidak disalah pahami tentang ajarannya yang menentramkan dan damai. Promosi kesejukan Islam bisa melalui banyak pintu seperti telah dilakukan oleh Qatar.      

Salman Hasan; Rofiatul Hasanah; Siti Wasifatul Jannah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Lembaga pendidikan pertama yang lahir dalam sejarah kehidupan bangsa Indonesia adalah pesantren. Awal mula pesantren muncul dan berkembang pada masa Walisongo di Jawa, ketika Sunan Ampel mendirikan sebuah padepokan di Ampel Surabaya dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis agama Islam yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat itu. Pesantren kemudian berkembang tidak hanya khusus untuk pendidikan agama, tetapi juga pendidikan umum, bahkan tokoh-tokoh dari pesantren pun turut serta memerangi penjajah guna mewujudkan nasionalisme. Pendidikan merupakan modal utama bagi setiap bangsa untuk membuka pintu ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas hidup. Secara historis, pesantren tentunya telah memenuhi tugas luhur pendidikan yang melahirkan para intelektual Islam di Indonesia hingga saat ini. Pesantren juga dapat diharapkan menjadi lembaga yang mampu melahirkan santri sebagai pelaku utama pembangunan bangsa dengan memadukan beberapa muatan pembelajaran seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, nilai, dan lingkungan dalam proses pembangunan individu masyarakat. Peranan pesantren dalam pendidikan yakni pesantren harus memerankan diri sebagai pengawal dan pelestari nilai-nilai agama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan, tentu juga dituntut untuk memerankan diri sebagai pembaru pemahaman keagamaan dan sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pendidikan sosial-kemasyarakatan, pesantren juga dapat mengemban peranan, tugas, misi, dan fungsinya sebagai inspiratory, motivator, dan dinamistor pelaksanaan pembangunan pada tingkat lokal dan regional di daerahnya masing-masing.

Hendra Jondry Hiskya; Emanuel Lewar; Damaris Marlissa

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada dasarnya Olahraga adalah suatu bentuk dari aktivitas yang  memiliki tujuan tertentu. Dalam seluruh cabang olahraga yang harus terus diperhatikan oleh pemerintah adalah bola voli. Kemampuan kekuatan otot sangat tergantung dengan tahanan yang diberikan oleh otot yang diberi beban tersebut. Jenis dalam penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Instrument pengumpulan data menggunakan tes push-up dan tes ketepatan servis. Teknik analisis data dengan uji korelasi dan uji signifikasi. Berdasarkan Uji hasil Product Moment, didapat perhitungan korelasi sebesar 0,738 sedangkan r tabel = 0,3515 dan uji signifikasi maka dapat disimpulkan ada mempunyai hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap kemampuan servish atas mahasiswa PJKR Unmus.

Tivana Putri Sahira; Ocdy Amelia; Halimatun Sa’diah; Dani Anggiyani; Oksi Kartini

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Sustainable economic growth is one of the national development goals in Indonesia. Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) play a crucial role in promoting sustainable economic growth; however, UMKM need to adapt to the developments in digital technology to compete and thrive in the market. The digitalpreneur community consists of UMKM practitioners who leverage digital technology to expand their businesses. This community can provide various benefits to its members, such as access to information and knowledge, business networks, and support for business development. This research employs a qualitative method with a case study approach. Data is gathered through in-depth interviews with informants. Based on the research findings, it is observed that the digitalpreneur community can contribute to sustainable economic growth in several ways, namely: 1) Enhancing the capacity and competitiveness of UMKM. 2) Improving market access. 3) Facilitating collaboration among UMKM.

Tisa Enika Br Sitepu

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

Along with increasingly rapid technological developments, the use of digital literacy in the implementation of education is very much needed, especially in the era of the Covid 19 pandemic which requires all parties involved in the learning process to be skilled in the use of facilities and various platforms that can facilitate all learning activities. Therefore, the urgency in using digital literacy during the educational period during this pandemic is a top priority and a necessity. The purpose of carrying out this literacy study is to determine the urgency of using digital literacy in the implementation of education during the pandemic at SDN 106780 Sei Mencirem. The method used is literature study. The steps taken are identifying, reviewing, evaluating, and interpreting all available research that is relevant with a study of the urgency of digital literacy in the implementation of online education. The results obtained are that digital literacy is needed and a priority that must be developed in education, especially during the pandemic of online-based education, digital literacy in education is no longer just important but has become a necessity.

Laury M. Ch. Huwae; Prezto S. A. Dabutar; Glaselaria A. Oeijano; Clifford R. Kundiman; Alia U. Mahua +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The enhancement number of incident non-infectious disease (PTM) is created through the implementation of non-infectious disease health screening and education presentation, especially for the society of Negeri Latuhalat in productive age and elders. This activity is conducted from house to house or door to door. The method that has been utilized is screening implementation also the presentation of education about the non-infectious disease in the society of Negeri Latuhalat. The steps that have been used during the activity are: planning and preparation, health checkup, also the presentation of education. The result of the screening pursuit towards non-infectious disease obtains average participant with stomach circumference above common, there are 55%, IMT overweight 45%, IMT obesity rate I 15%, hypertension 55%, diabetes 15%, high-uric acid 45%, total cholesterol 45%. Therefore, it is needed to provide education for the society of Negeri Latuhalat in allied with the changes in lifestyle for preventing the enhancement number of non-infectious diseases, particularly in productive age and elders.

Ronald D. Hukubun; Rahman Rahman; Yemima H. Von Bulow; Kereison D. Saija; Regina Latuheru +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Acts of domestic violence can happen to anyone, but only a small portion emerges to the surface, while some are still submerged or unrecognized. This condition is influenced by the community's opinion that domestic violence is an internal family problem and should not be exposed, some people still cover up this condition because they maintain social status for them. Family unity and harmony can be disrupted if quality and self-control cannot be controlled, which can eventually lead to domestic violence resulting in a sense of insecurity, discomfort and injustice in the household. Cases of domestic violence show a trend that continues to increase from year to year. The purpose of implementing the activity is to increase awareness of the importance of the mental health of victims of domestic violence in Latuhalat Country. Besides that, the goal of this socialization is that the public knows the forms of domestic violence, the cycle of domestic violence, the impacts of domestic violence and how to overcome them.

Hamdiyah Hamdiyah; St. Nurbaya; Syahriani Syahriani; Fitriani Fitriani; Ibrahim Ibrahim +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Teenagers are the next generation of the nation. Adolescent girls in their life cycle experience menstruation. Menstruation is a natural cycle that occurs in a woman's body. Some women experience disturbances in the process of the menstrual cycle. So that every woman should know the problems that occur in her body so that early detection of accompanying diseases can be carried out. This activity aims to provide information and increase youth knowledge about reproductive health and PCOS. This educational process uses the lecture method with the help of leaflets. The results obtained from this activity are that young women understand reproductive health, especially menstruation and PCOS and understand the importance of early detection. The assessment is based on the response and enthusiasm of the participants in receiving the material provided. Including the positive response of participants in answering questions correctly when asked questions by the speaker.

Khairul Anwar; Tangguh Prakoso; M. Aris Pujiyanto

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pertanian berkelanjutan merupakan kegiatan pertanian yang berupaya untuk memaksimalkan manfaat sosial dari pengelolaan sumber daya biologis. Untuk mendukung upaya pertanian berkelanjutan, salah satunya yaitu dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menggantikannya dengan pupuk organik. Pupuk organik merupakan hasil dekomposisi bahan-bahan organik baik tumbuhan kering maupun limbah dari kotoran ternak yang diurai oleh mikroba hingga dapat menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan pupuk organik kompos, serta proses pembuatannya kepada siswa/i Play Group YA UMMI Fatimah untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Metode yang dilakukan yaitu dengan memberikan pengenalan mengenai pupuk organik kompos dan cara pembuatan kompos, serta melakukan penanaman bibit cabe menggunakan pupuk organik kompos organik. Siswa/i Play Group YA UMMI Fatimah sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan mulai dari pengenalan pupuk organik kompos, proses pembuatan pupuk organik kompos dan penanaman bibit cabe menggunakan pupuk organik kompos.

Eko Santoso; Dewi Utami; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan kelayakan isi pada aspek kesesuaian materi, keakuratan materi, dan materi pendukung pembelajaran buku Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso berdasarkan BSNP. Penelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research). Adapun penelitian dalam hal ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data bersifat kepustakaan atau berasal dari berbagai literatur. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso Tahun 2021. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai buku yang relevan, website, dan hasil penelitian. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang didapat berdasarkan analisis yang telah dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa pada buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021 termasuk dalam kategori sangat layak. Dari ketiga komponen kelayakan isi buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021, semuanya dapat dikategorikan buku teks ini sangat layak. Dengan begitu, buku teks tersebut bisa menjadi sumber buku ajar yang baik bagi guru maupun peserta didik.

Christin Yunita Maulani; Dewi Puspa Arum

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kurangnya penelitian mengenai fatis bahasa dengan studi kajian Linguistik Bandingan. Selain itu, penggunaan data bahasa Jawa Timur dalam penelitian ini dapat memudahkan penemuan kekerabatan bahasa yang dimiliki oleh bahasa Jawa Timur dan bahasa Indonesia.  Penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan bahasa kerabat dari bahasa Indonesia dan bahasa Jawa Timur melalui fatis yang sering digunakan oleh masyarakat. Fatis merupakan salah satu cara untuk komunikasi dengan basa-basi guna membina komunikasi sosial atau individu agar tercipta kekerabatan. Penelitian ini menggunakan metode simak, libat, cakap, dan catat dan menggunakan observasi mendalam guna menemukan fatis yang ada di kalangan masyarakat. Sementara, metode penyajian data menggunakan metode deksiptif kualitatif dan studi kajian linguistik bandingan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan sebanyak sepuluh fatis yaitu Loh – Lho, Seh –Sih, Toh- Toh, Kan-Kan, Deh-Deh, Ah-Ah, Yah-Yah, Dong-Dong yang memiliki kesamaan atau kekerabatan dengan fatis bahasa Indonesia. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahasa Indonesia dan bahasa Jawa Timur memiliki kekerabatan karena adanya fatis tersebut.

Dara Mida; Pipit Firmanti; Rahima Rahima

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme pada materi transformasi geometri(translasi dan refleksi) terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah 29 siswa dengan 11 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan kelas XI MIPA. Instrument pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes. Dokumentasi berupa foto pelaksanaan belajar dan tes di kelas. Angket berupa tanggapan siswa terhadap penggunaan LKPD. Sedangkan tes berupa soal posttest yang terdiri dari lima soal uraian. Pada penelitian ini, LKPD dievaluasi terlebih dahulu oleh peneliti dan guru pembimbing agar dapat digunakan. Pada uji kepraktisan diperoleh rata-rata nilai 3,82 dari hasil analisis angket peserta didik dengan kategori praktis untuk digunakan. Sedangkan pada uji keefektifan menunjukkan LKPD efektif digunakan dalam pembelajaran dengan rata-rata nilai 84,62 dari hasil analisis posttest peserta didik dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme ini berpengaruh terhadap meningkatnya hasil belajar peserta didik. Sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa penggunaan LKPD didalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Sentikhe Tumanggor; Putri Amelia Siahaan; Jansen Surya Aruan; Wina Witara Sitorus; Ita Selviana Manik +2 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan agar kita dapat memahami tentang Sekolah Luar Biasa (SLB) apa itu pengertian dari Sekolah Luar Biasa dan  media pembelajaran seperti apa  yang digunakan para tenaga pengajar disana untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang tentunya  Pendidikan Luar Biasa atau Sekolah Luar Biasa(SLB)  merupakan  pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam  mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental sosial, tetapi memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (suparno, 2007: 97). Dalam Encyclopedia of Disabilitytentang pendidikan luar biasa dikemukakan sebagai berikut: “Special education means specifically designed instruction to meet the unique needs of a child with disability”. Pendidikan luar biasa berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan yang unik dari anak kelainan fisik.Setiap anak memiliki latar belakang kehidupan budaya dan perkembangan yang berbeda-beda, dan setiap anak dimungkinkan akan memiliki kebutuhan khusus serta hambatan belajar yang berbeda beda pula, sehingga setiap anak sesungguhnya memerlukan layanan pendidikan yang disesuiakan sejalan dengan hambatan belajar dan kebutuhan masing-masing anak, seperti halnya dengan anak berkebutuhan. Pada Anak Berkebutuhan Khusus penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan. Sebab mereka merupakan anak-anak yang relatif mengalami hambatan dalam perkembangannya. Penggunaan media belajar yang melibatkan keaktifan siswa akan lebih mempermudah proses belajar mengajar karena mampu membantu daya ingat siswa terhadap materi yang dipelajari oleh anak berkebutuhan khusus dengan kemampuan yang kita miliki. Betapa pentingnya peran dari media pembelajaran dalam membantu para anak berkebutuhan khusus dalam memahami materi pelajaran. Sehingga mereka yang mengalami kebutuhan khusus dapat merasakan seperti apa yang dirasakan oleh anak-anak yang normal dan materi pelajaran yang diterima dapat diserap sempurna oleh siswa.

Andi Asari

International Journal of Education and Literature 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Organizational capabilities are essential for library performance. This article aims to build and determine the organizational capabilities of the library. The research method is descriptive. Data were analyzed qualitatively. The results showed that the organizational Capability for increasing library performance was not optimal. Organizational capabilities are not by library programs, so library performance is not maximized.

Nurhaeda Nurhaeda; Kasmiati Kasmiati; Aisyah Aisyah; Fadly Fadly

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background. Anemia during pregnancy is still a major problem in the world today because it is one of the causes of maternal death or also known as "Potentional Danger To Mother And Child". The high incidence of anemia in pregnant women is multifactorial, from a pure deficiency of iron, folate, B12, the level of knowledge and attitudes of pregnant women about the incidence of anemia. Objective. To determine the relationship between the knowledge and attitudes of pregnant women towards the incidence of anemia at the Mamboro Health Center Research methods. The type of research used is quantitative research with a Cross Sectional Study approach. The sample is 20 people with the sampling technique using the feeder formula. Research result. The results of the study with 20 respondents having good knowledge were 1 respondent (5.0%) with anemia, 8 respondents (40.0%) good knowledge not anemia and as many as 11 respondents (55.0%) lacking knowledge with anemia, Based on data analysis with Fisher's test Relationship between knowledge and The incidence of Anemia obtained p value = .000 <0.05 and the relationship between Attitude and Anemia Incidence with Fisher's test obtained p value = 0.004 <0.05 with the results of a positive attitude study of 1 respondent (5.0%) with anemia, 6 respondents (30.0%) attitude positive without anemia. And as many as 11 respondents (55.0%) have a negative attitude with anemia. 2 respondents (10.0%) had a negative attitude with no anemia. Conclusion. there is a relationship between knowledge and the incidence of anemia and there is a relationship between the attitudes of pregnant women and the incidence of anemia.

Umi Kalsum; Dwi Ghita

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Childbirth is a series of processes that end with the expulsion of the products of conception by the mother. The World Health Organization (WHO) estimates that there are more than 585,000 maternal deaths caused by complications of pregnancy and childbirth worldwide every year. Of the many who go through labor, not all of them experience tearing of the birth canal or perineal rupture. 1 in 4 women who experience perineum intact during labor. Due to the birth process, the perineum is widened by 170% from the transverse position (side to side) and 40-6-% in the vertical position (front to back) during the crowing process, so that there is a greater risk of perineal rupture. In Indonesia, out of a total of 1951 vaginal births, 1465 or 75% experienced perineal rupture, 158 or 8% received perineal sutures due to episiotomy and 566 or 29% experienced spontaneous tears. The purpose of this study was to determine the relationship between the technique of straining in childbirth and the incidence of perineal rupture at the Kapasa Health Center The research method used was an analytic survey, using the Cross Sectional Study approach, which is a form of observational (non-experimental) study to find the relationship between the independent variable and the dependent variable by taking momentary measurements in the research conducted by analyzing the relationship between knowledge of Maternity Straining Techniques and Events Perineal Rupture at the Kapasa Health Center. The results showed that the level of knowledge was not good with the incidence of perineal rupture as many as 11 respondents (52.3%) and knowledge.

Ani Qomariyah; Sinta Nuriyah Putri Ayu; Adhinda Fisabilla; Adisa Oktafiani; Okta Nata Kusuma +2 more

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Mercury (Hg) is a metal that is commonly found in water and has toxic properties, so it is very dangerous for human health and the environment. Mercury in the environment can come from gold mining activities such as in Pesanggaran Village, Banyuwangi. Based on information from the surrounding community, the waste disposal flowed into the river and it was feared to affect the quality of river water in this area. This study aimed to analyze the mercury level in the river water using the UV-Visible Spectrophotometer method, where river water samples were taken from the upstream, middle, and downstream parts. Determination of mercury levels was carried out at the STIKES Banyuwangi Laboratory. The results showed that the Hg content in the river water around the gold mining area of Pesanggaran Village, Banyuwangi ranged from 0.031 to 0.033 mg/L. The Hg level of river water in this area was above the threshold and it was not recommended to use as drinking, bathing, cooking or washing. However, it is necessary to analyze Hg levels using other methods, such as the AAS (Atomic Absorption Spectroscopy) method which is more expensive but more accurate results will be obtained.