Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 65101-65120 of 67,356

Analytics

Laela Nur Rokhmah; Yudha Samodra; Binardo Adiseno Mawarno

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pangan lokal merupakan pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat sesuai dengan potensi daerah. Potensi setiap daerah berbeda-beda sehingga pangan lokal yang dihasilkan di tiap daerah berbeda pula. Pangan lokal tersebut masih terpinggirkan karena keterbatasan jenis olahan pangan yang bisa dikreasikan. Selain itu juga karena masyarakat sekarang terbiasa dengan fast food yang mudah untuk dinikmati. Kreasi pangan lokal sangat dibutuhkan supaya tingkat konsumsi pangan lokal meningkat. Bahan pangan lokal yang digunakan adalah bahan yang sudah dan bisa dibudidayakan di halaman rumah yaitu lidah buaya,  gembrot, kelor, singkong, telang dan katuk. Tujuan dari kegiatan ini, masyarakat bisa memanfaatan pangan lokal yang mereka budidayakan menjadi menu makanan keluarga. Kegiatan ini menyajikan 26 menu baik menu camilan, snack, minuman, dessert, maupun menu utama (main course). Kegiatan ini diikuti oleh warga dusun II, desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Dalam lomba ini, diambil 6 pemenang, masing-masing juara 1,2, 3 dan harapan 1, 2, 3. Pemenang lomba ini adalah menu Kue Putri Selendang Pelangi berbahan gembrot dan telang

Andi Pattarani

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to 1) find out the description of the ability of human resources in the Regional Water Company of Kab. Jeneponto, 2) to know the description of the performance of employees in the Regional Water Company of Kab. Jeneponto and 3) determine the effect of human resource capabilities on improving employee performance at the Regional Water Company of Kab. Jeneponto. This research is a survey research with a total population of 67 employees in the Regional Water Company of Jeneponot Regency. Sampling in this study used a stratified proportional random sampling technique, by taking 40% of the total population so that the number of samples was 26. The results of the study show that 1) The description of the ability of human resources in the Regional Water Company of Jeneponto Regency is in the medium category, 2) the description of the performance of the employees in the Regional Water Company of the Jeneponto Regency is in the medium category and 3) The influence of the ability of human resources on the performance of the employees in the Regional Water Company. Drinking Jeneponto Regency shows a significant correlation.

Andi Pattarani

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to 1) describe and analyze the professionalism of the apparatus of the District of North Luwu Regency in carrying out the duties and functions of the organization professionally, especially from the aspect of responsiveness and innovation, 2) analyze what factors are faced and affect the Masamba District of North Luwu Regency in developing the apparatus. professional in terms of responsiveness and innovation in carrying out the duties and functions of the organization. This study uses a qualitative descriptive method. With data analysis techniques, namely: data reduction, data organization, and interpretation. The results of the study indicate that 1) The responsiveness and innovation of the Masamba District apparatus both in the context of serving the community and in carrying out other tasks are considered lacking, so that the noble goals of the organization and providing the best services for the community have not been achieved; 2) The vision and mission of the organization is limited to being a decoration of the cabinets and walls of the Masamba District Office; 3) The authorities and responsibilities of each Masamba District apparatus have been well understood and implemented from the top leadership (Camat), middle officials (Sekcam and Section Heads) to the implementing staff although they still use a hierarchical system in carrying out tasks and making decisions; 4) The leadership of the Masamba Camat in managing the administration and managing the running of the organization can be said to have gone quite well where in addition to using a formal approach, the Camat also uses an informal approach so that there is an emotional closeness with his subordinates; 5) The awards received, especially financial awards based on seniority of service period and meritocracy, are still considered inadequate and do not reflect justice by several Masamba District employees; 6) Another factor that has a considerable influence on the professionalism of the apparatus is seen from the responsiveness and innovation of the government apparatus in Masamba District, namely the organizational culture that grows and continues to develop.

Hernandez, Axel; David, Felix

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Perkembangan teknologi memiliki dampak yang besar terhadap beberapa sektor kehidupan salah satunya adalah sektor perbankan. Dalam memanfaatkan kemajuan teknologi bank meningkatkan layanan dengan cara memberikan diferensiasi dari segi pelayanan maupun segi produk yang lebih baik dibandingkan dengan para pesaingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi mobile banking sebagai aspek kepuasan nasabah yang terdiri dari kualitas layanan, kualitas informasi dan kualitas sistem. Bank XYZ memberikan fasilitas mobile banking yang terbaik kepada nasabah yang diberi nama OCTO Mobile. Pada OCTO Mobile terdapat berbagai macam layanan mulai dari m-transfer, m-payment, m-commerce dan lain sebagainya. Permasalahan yang terjadi karena adanya keluhan dari nasabah tentang fitur OCTO Mobile yang dianggap kurang user friendly dan terkadang terjadi error. Masalah tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan model yang terdiri dari kualitas layanan, kualitas informasi, dan kualitas sistem [1]. Data yang akan diteliti seluruh nasabah pengguna mobile banking. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu SPSS. Hasil analisis diperoleh hasil uji Ttest yang menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, kualitas informasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dan kualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Sedangkan dalam hasil uji Ftest menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel kualitas layanan, kualitas informasi dan kualitas sistem berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah.

Tiyana, Fera; Manuputty, Augie David

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Sistem Informasi merupakan aset yang sangat penting dalam dunia bisnis, dalam penelitian ini bisnis home industri yaitu bisnis Bakmi Phan yang memproduksi bakmi kuning dalam bentuk bakmi kering dan bakmi basah yang di distribusikan ke luar kota maupun ke dalam kota. Pabrik Bakmi Phan ini sendiri sudah berdiri sejak 1980. Namun, dalam proses bisnis Bakmi Phan, masih ditemukan banyak sektor yang belum sepenuhnya memanfaatkan SI/TI, terutama dalam segi marketing yang hanya melalui metode penjualan konvensional melalui kios di pasar dan pemasaran melalui whatsapp business. Maka dari itu dapat diatasi dengan perencanaan strategis SI/TI dengan menggunakan metode ward and peppard, yang mana dalam metode ini banyak menerapkan metode lain yang dapat dianalisis secara bertahap, yaitu dengan menggunakan analisis lingkungan SI/TI dengan menerapkan metode analisis SWOT dan analisis Five Force Porter. Selain itu, untuk portofolio aplikasi dibuat dengan menggunakan metode McFarlan Strategic Grid. Maka akan didapatkan hasil pemetaan portofolio aplikasi seperti SI Marketing, SI Gudang, SI Keuangan, dan website resmi untuk Bakmi Phan yang nantinya akan dapat diterapkan pada Bakmi Phan.

Eko Nursanty; Rahmawaty Abu Hasan; Thazin Htet

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

This paper focuses on unlocking the creative potential of architecture students through an exploration of the Four C model of creativity. This model extends the traditional understanding of creativity and offers a comprehensive framework for fostering innovation in architecture. It introduces "mini-c" and "Pro-c" dimensions, highlighting creativity within the learning process and the attainment of professional expertise. Architecture demands a blend of technical skills and artistic expression for effective communication of ideas. However, nurturing creative thinking among architecture students faces challenges, including fear of experimentation and traditional teaching methods. To address these obstacles, the paper suggests integrating problem-based learning (PBL) and mind mapping techniques. PBL encourages collaboration and critical thinking, while mind mapping stimulates visual and associative thinking, aiding idea generation and organization. Additionally, the role of technology in architecture education is explored, emphasizing the benefits of mixed learning environments that enhance collaboration and creativity. Embracing technology readiness equips students with tools to tackle real-world challenges and create innovative designs. In conclusion, this paper underscores the importance of creative thinking in architectural design and its implications for the discipline's future. By adopting the Four C model, implementing PBL with mind mapping, and leveraging technology, educators can revolutionize architecture education, nurturing a new generation of architects prepared to shape the evolving world with imaginative and visionary designs. 

Husni, Rauldatul

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2022 Universitas Veteran Bangun Nusantara

There are many aspects discussed in English Grammar, one of them is passive voice, Students usually found the difficulties when they are learning passive voice, such as lack of vocabulary, less of simple past tense understanding and also they got hard time to distinguish between active and passive voice because they did not know the basic tenses mainly in simple past tense form, so when they were shown the formula of passive voices, especially in simple past tense, they barely understood and confused. This researcher used qualitative method, the design of the research was case study. Researcher analyzed and described the data from the output of the test by using qualitative method. Then,researcher analyzed the students’ errors in transforming the passive voice, and to find out the type of errors, that the students made most in their test in transforming voice of simple past tense, and also to know in terms of verb “be”,correct verb, transformation active sentence into passive sentence and transformation passive sentence into active sentence. The results of this researcher are concludes that the types of error that were made by the in transforming the passive voice from the highest percentage to the lowest are error of misformation, error of omission, and error of misordering. Researcher found that the commonest errors made by the students were the errors of misformation which take up 108 errors or 57%. It i s followed by errors in omission with percentage 23%, and errors in misordering with percentage 20%.

Hafni, Rayni Delya; Putri, K. Y.S.

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2022 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Family communication that exists is very important in the personality of the child. Therefore, the patterns of communication and interaction carried out by a family are of great concern. The purpose of this study was to read and analyze and find answers to problems in family communication in shaping children's personalities. This research uses family communication factors variables which have four dimensions, namely communication sources, messages, media, and recipients. The approach in this research is a quantitative approach with a descriptive research type. Population and sample stated 34 people who are elementary school students. The results showed that something was lacking in the factors of family communication carried out by their families. This can be seen in the lowest intentions, namely messages with scientific indicators, while the communication that occurs face-to-face to their families is maximized.

Budiherwanto, Iwan

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This research on profitability aims to examine the effect of firm size on capital structure. The population in this research are tourism, restaurant, and hotel companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2019 - 2020. The sample in this research was selected through purposive sampling, so that a sample of 31 companies was obtained. The statistical test tool uses multiple regression analysis. Capital ctructure in this research was measured using Debt to Equity Ratio, while firm size was measured using total assets. The results show that firm size has negative and insignificant effect on capital structure. The size of the company has no effect on management decisions to manage capital structure, whether management will use accounts payable or use its own capital. The bigger the company, the management will decide to manage using their own capital. There is a possibility that the larger the size of the tourism, restaurant, and hotel companies, management will tend to use capital originating from within the company, especially to reduce risk. This is exacerbated by the COVID-19 pandemic which has caused a sluggish tourism worldwide. Investors may withdraw their money in tourism and divert their funds to other fields that are considered more profitable.

Arief Fahmi Lubis

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Habitat shifts and species distribution occur in response to climate change, while coral reefs face threats from warming oceans. These threats require effective conservation adaptation efforts, considering pollution risks, ecosystem health, and water resource sustainability. The purpose of this study is to show that currently Indonesia is facing significant challenges related to the destruction of natural resources and the environment. High deforestation, caused by illegal logging activities and the expansion of oil palm plantations, is a major cause of habitat loss and threats to biodiversity. Qualitative research uses a descriptive approach to collect data systematically, factually, and quickly according to the description when the research is carried out. The results of this study show that increasing the active participation of all components of the nation to achieve forest management goals, increasing the implementation of the Eco Tourism program as a mitigation effort in overcoming pollution risks, ecosystem health, and sustainable water resources to mitigate the impact of global warming in the context of National Resilience.  

Tetty Melina Lubis; Arief Fahmi Lubis; Parluhutan Sagala; Tiarsen Buaton

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

In prescriptive, legal science studies the purpose of law, the values of justice in a law, the good and bad of the rule of law, legal concepts and legal norms. While in applied science, law establishes a procedure, provisions, and limitations in enforcing a legal rule. The purpose of this study is to show that placing the law as a social phenomenon that is only viewed externally; Rather, it enters into the essence of the internal side of the law. Qualitative research uses a descriptive approach to collect data systematically, factually, and quickly according to the description when the research is carried out. The results of this study show that in each such discourse, the question will be answered: Why is law still needed when there are already other social norms? What does the law want? In a discourse like this, legal science will open a study of legal purposes. So that what is actually going to be deal with is ideal.

M. Harry Mulya Zein; Sisca Septiani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to analyze and explain the level of competence and professionalism of the State Civil Apparatus (ASN) in improving services at the North Jakarta Fire and Rescue Service.  This research uses a qualitative method of collecting data through interviews, observations, and secondary data. The results showed that ASN's competencies include technical, managerial, socio-cultural, and integrity aspects. ASN professionalism involves attitudes, behaviors, and work qualities that reflect dedication, integrity, and responsibility. Education has met the competencies, but training is needed to improve employee professionalism. Public service civil servants at the North Jakarta Fire and Rescue Service are responsive, effective, efficient, and highly quality. An indicator of the success of employee professionalism is seen in the increase in fire and rescue service time. With adequate competence, high professionalism, and quality public services, civil servants in the North Jakarta Fire and Rescue Service can provide optimal services to the community. To achieve this goal, it is recommended to improve education training and implement a code of ethics, transparency, accountability, and efficient management of resources.

Arief Fahmi Lubis

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

One of the important aspects of the digitization of customary law is the creation of a comprehensive digital database. The purpose of this study is to show that this approach not only results in richer and more authentic documentation, but also empowers communities to be active in the process of preserving their own culture. Qualitative research uses a descriptive approach to collect data systematically, factually, and quickly according to the description when the research is carried out. The results of this study show that the digitization of customary law has great potential not only to preserve valuable cultural heritage, but also to revitalize and make customary law more relevant in facing the challenges of the 21st century.

Ghani Sayid Hamzah; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang merupakan salah satu bangunan bergaya arsitektur Belanda yang dibangun di tanah Jawa. Arsitektur indische Belanda merupakan arsitektur yang memadukan antara budaya Barat dan Timur. Arsitektur indische Belanda hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan. Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dibangun pada tahun 1760, dan bangunan ini merupakan salah satu bangunan tertua di kawasan Kota Lama Semarang. Fungsi awal bangunan ini adalah kantor pengadilan (Rad Van Justitie), kemudian menjadi Gedung Pengadilan Negeri Semarang pada masa Orde Baru, pada tahun 2006 dikonservasi dan dimanfaatkan sebagai rumah makan (adaptive reuse). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gaya arsitektural indische Belanda pada bangunan ‘Ikan Bakar Cianjur’ Semarang. Agar terjaga keasliannya dan dijadikan sebagai pendataan bangunan cagar budaya sebagai langkah awal untuk dilestarikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif-rasionalistik dengan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan objek pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dan menganalisa gaya dan karakter bangunan dari masa ke masa. Hasil penelitian merupakan temuan karakteristik pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang terhadap outline, irama pada arsitektur dan interior bangunan, dan kualitas bangunan yang dapat dimanfaatkan The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building is one of the Dutch architectural-style buildings built in Java. Indische Dutch architecture is an architecture that combines Western and Eastern cultures. Indische Dutch architecture comes from the work of Dutch architects and is intended for the Dutch who lived in Indonesia, in the pre-independence period. The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building was built in 1760, and this building is one of the oldest buildings in the Old Town area of ​​Semarang. The initial function of this building was a court office (Rad Van Justitie), then it became the Semarang District Court Building during the New Order era, in 2006 it was conserved and used as a restaurant (adaptive reuse). This study aims to determine the characteristics of the Dutch Indische architectural style in the 'Ikan Bakar Cianjur' Semarang building. Maintaining its authenticity and serving as a data collection on cultural heritage buildings is the first step to being preserved. This study uses qualitative-rationalistic research with descriptive methods, namely describing objects in the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building and analyzing the style and character of the building from time to time. The results of the study are characteristic findings of the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building on the outline, the rhythm of the architecture and interior of the building, and the quality of the building that can be utilized. 

Shofia Ulfa Agustina; Sumarwanto; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Kegiatan komersial yang berada di kota Semarang banyak didominasi kegiatan perdagangan dan jasa yang tersebar dibeberapa bagian kota dan ditunjang pula dengan lingkungan perdagangan yang merupakan sub-sub pusatnya. Dengan melihat ketersediaan prasarana dan sarana perdagangan dan jasa komersial lain merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan untuk menunjang perekonomian kota Semarang dimana Semarang sendiri sebagi pusat kota. Central Park Mall Di Semarang Dengan Gaya Arsitektur Hijau ini yang diharapkan dapat menjadi ragam pilihan pusat perbelanjaan dengan suasana baru di Kota Semarang yaitu Green Shopping Atmosphare dan diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi pada sektor perdagangan dan jasa untuk pengembangan wisata kota di Kota Semarang. Penekanan konsep desain yang akan direncanakan pada Central Park Mall di Semarang adalah menerapkan konsep arsitektur hijau atau Eco-Building dan Arsitektur Modern dimana desain bangunan akan memiliki interaksi antara indoor dengan outdoor. Icon utama Central park Mall adalah Mall ini memiliki Park atau Taman yang berada di tengah bangunan sebagai ruang terbuka yang dapat digunakan untuk kegiatan seperti bersosialisasi dengan teman/ keluarga atau orang terdekat, bersantai, wisata kuliner dan menikmati kopi di coffeshop, selain taman yang ada di sekitar bangunan. Memiliki konsep bangunan seperti angka delapan yang memberikan kesan tidak terbatas membuat desain ini terlihat lebih modern dan kontekstual.

Mohammad Hilman Fauzi; Djoko Darmawan; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Masjid biasa diartikan tempat sujud, dan sebutan masjid di Indonesia adalah musala, langgar, atau surau, yang diperuntukkan bagi masjid yang tidak digunakan untuk salat Jumat, dan biasanya berukuran kecil. Potensi dalam perancangan Masjid Raya di Pulau Madura diantaranya banyaknya Masyarakat yang mayoritas beragama Muslim juga banyaknya pondok pesantren yang tersebar di Pulau Madura, kemudian dengan menanggapi adanya potensi wisata religi juga wisata alam. Pendekatan filosofi terhadap Masjid Raya Jawa Timur di Pulau Madura yaitu merupakan bangunan yang menjadi pusat dari pelaksanaan ibadah berjamaah yang berisi ruang lapang yang berisi shaf luas sebagai tempat untuk ibadah. Mempunyai tujuan memberikan wadah kepada masyarakat Indonesia khususnya wilayah Provinsi Jawa Timur di Pulau Madura dalam memfasilitasi kegiatan peribadatan. Dengan menggunakan Konsep Arsitektur Modern dan Arsitektur Islam membuat desain Masjid Raya ini memberikan kesan yang elegant dan simetris, serta penggunaan material batu alam dari kearifan lokal menjadi desain Masjid Raya ini semakin terlihat sederhana dengan mementingkan fungsi agar terlihat kontekstual dan ikonik. Masjid Raya ini mewadahi sebuah kegiatan ibadah islami pada masyarakat sekitar yang berfungsi untuk melakukan kegiatan peribadatan juga menjalin ukhuwah Islamiyah dan insaniyah. Pengaplikasiannya dilakukan baik secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini dapat berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Muhammad Dandi Yahya; Eko Nursanty; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus ini mempunyai latar belakang mengembangkan area wisata air di sekitar bendungan. Mengangkat sektor pariwisata untuk wisatawan yang berkunjung ke Kudus dengan menggunakan konsep perancangan dasar sebagai tumpuan untuk membantu menopang ekonomi daerah dan masyarakat sekitar Kabupaten Kudus. Tujuan perancangan untuk meningkatkan ekowisata yang ada pada Bendungan Logung serta mengedukasi masyarakat untuk menjaganya serta meningkatkan kualitas dan kuantitas dari sarana prasarana yang  tersedia di kawasan wisata air Bendungan Logung di Kudus. Memiliki kondisi tapak yang berkontur sangat membantu Analisa desain untuk menentukan zoning dan gubahan massa pada desain bangunan. Menggunakan konsep Arsitekur Neo Vernakular yang mengusung tema kearifan lokal pada Kabupaten Kudus, sehingga membuat hasil perancangan pada desain semakin menarik dan membuat terciptanya nuansa kearifan lokal pada desain. Material yang digunakan juga menjadi daya tarik dengan menggunakan batu bata ekspos dan kayu. Perancangan Pengembangan Kawasan Wisata Air Bendungan Logung yang berlokasi di Kudus adalah sebuah kawasan wisata air yang berada di lingkungan Bendungan Logung yang terdiri dari beberapa wahana watersport, restoran, cottage, dan fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan berguna untuk daya tarik dari sektor pariwisata dan perekonomian. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Candra Widyasari; Ryzka Budi Santoso; Rizka Tri Arinta

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Arsitektur tropis adalah sebuah konsep bangunan yang merupakan sebuah upaya mengatasi iklim tropis. Iklim tropis biasanya terjadi di daerah garis khatulistiwa dengan panas, kelembapan, curah hujan yang tinggi, dll. Rumah dengan konsep ini akan memperhatikan hal-hal seperti tata ruang, sirkulasi udara, pencahayaan dan material yang digunakan untuk mendukung hal ini. Sehingga penghuni rumah tidak perlu khawatir terhadap elemen-elemen cuaca di iklim tropis karena huniannya sendiri telah beradaptasi untuk memberikan kenyamanan terbaik. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi; bagaimana konsep arsitektur tropis diterapkan pada ruangan rumah minimalis dan bagaimana pengaruhnya konsep tersebut terhadap kenyamanan thermal di bangunannya. Pada penelitian ini metode yang digunakan menguraikan, simulasi dan mengkaji semua data dan informasi, dari observasi langsung maupun tidak langsung. Analisa ini menggunakan analisa kualitatif dengan membandingkan antara keadaan yang ada dilapangan dengan kajian dan informasi yang didapat dari literatur serta analisa kualitatif karena berhubungan dengan besaran ruangan yang digunakan dalam menganalisa menggunakan software Ecotect. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan mengenai kenyamanan thermal sebuah bangunan yang dihitung menggunakan software berbantu.

Syariful Hadi; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Feng Shui merupakan pengetahuan arsitektur dari China. Arsitektur Feng Shui adalah pengem-bangan dari budaya Tiongkok purba yang pada awalnya pengembangan dari illmu astronomi untuk mengetahui pengaruh musim dan cuaca yang membantu para petani dalam bercocok tanam dan para nelayan dalam mencari ikan. Dari waktu kewaktu ilmu astronomi purba  ini mulai dekembangkan menjadi beberapa ilmu pengetahuan, diantaranya Astrologi, pengobatan dan Feng Shui  diantaranya. Masyarakat Tiongkok percaya dalam mendesain rumah tinggal dengan menggunakan prinsip – prinsip  Feng Shui  akan menyatukan antara penghuni rumah, rumah, dan lingkungan sekitar rumah menjadi seimbang. Prinsip-prinsp Feng Shui  yang digunakan dalam penelitian kali ini merupakan prinsip Wu Xing. Wu Xing merupakan penggambaran dari 5 unsur alam yaitu, Air, Kayu, Tanah, Logam dan Api . Salah satu rumah tinggal yang menggunakan prinsip-prinsip Feng Shui  adalah rumah kediaman bapak Djoko darmawan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip –  prinsip Feng Shui  pada sebuah rumah tinggal. Penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dan observasi langsung, kemudian menganalisa penerapan prinsip Feng Shui  menurut studi pustaka yang ada.

Aldin Bimo Wicaksono; Adi Sasmito

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Public space in the city center is an area that is very prominent in its growth, this is driven by various activities including: trade, entertainment/recreation, culture and government. Emotional attachment to a place or place attachment is important to understand, especially because of its potential role in developing public facilities, special places, and communities that work in those places, and also to anticipate conflicts that arise in the management of a place. The building, which was formerly known as Societeit Soekarame, was built during the Dutch government in the 1930s and was used as a place for the elite of Dutch colonialism to gather. During the war of independence, around 1947- 1948, Societeit Soekarame changed its name to Gedung Juang 45. Along with the times, Gedung Juang 45 was renovated with a concept that had been determined to become a Diorama Museumor an educational gallery entitled "Galeri Pati Mbiyen". This study shows that there are two factors driving place attachment in the Juan 45 Pati Building, namely the historical value attached to the building and the social value of society that grows in conjunction with space utilization activities