Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-60 of 152

Analytics

Yanti, Mutiara Frida; Gusmaweti, Gusmaweti; Sari, Rona Taula

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peta konsep terhadap hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMAN 13 Padang Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitiannya adalah eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 64 orang diperoleh melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes hasil belajar ranah kognitif dan lembar observasi penilaian ranah afektif dan psikomotor. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kognitif pada kelas eksperimen memiliki mean 82,18 dengan persentase 65,625% dan kelas kontrol 70,46 dengan persentase 37,5%. Nilai rata-rata aspek afektif pada siswa kelas kontrol 83,43 dengan predikat sangat baik dan psikomotor 84,89 dengan predikat baik sedangkan nilai rata-rata afektif pada kelas kontrol 76,29 dengan predikat baik pada aspek psikomotor 73,03 dengan predikat cukup. Disimpulkan bahwa penggunaan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Saran diharapkan kepada guru mata pelajaran biologi agar dapat lebih menerapkan peta konsep dalam pembelajaran untuk meningkatkan daya pikir, kreativitas dan ide siswa.

Syukur, Nurainun; Bahtiar, Bahtiar; Sundari, Sundari

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Model pembelajaran Inquiry Learning merupakan model pembelajaran yang menekankan pada siswa untuk menemukan sendiri permasalahan yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan metakognitif siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Ternate (2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan metakognitif siswa kelas VII SMP. model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar (3) untuk mengetahui pengaruh metakognisi terhadap hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII-4 dan kelas VII-5 dengan jumlah siswa 62 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket metakognisi dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas berbantuan SPSS, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji Anacova dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan kognitif dengan taraf signifikansi 0,000 > 0,05 (2) terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar dengan taraf signifikansi nilai 0,000 > 0,05 dan (3) terdapat pengaruh metakognisi terhadap hasil belajar dengan nilai taraf signifikan 0,001 > 0,05.

Soelistijadi, R; Sugiyamta, Sugiyamta; Sunardi, Sunardi; Winarti, Winarti

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Kinerja pegawai dalam sebuah perusahaan dapat dilihat dari pencatatan kehadiran atau presensi pegawai setiap harinya. Selama ini para pegawai  melakukan presensi kehadiran setiap harinya dengan menggunakan mesin presensi berupa fingerprint. Namun dengan adanya pandemi Covid-19 maka memunculkan permasalahan baru yaitu resiko penularan yang semakin besar menggingat mesin tersebut menggunakan sentuhan telunjuk tangan dalam melakukan pendeteksiannya. Selain itu juga selama pandemi perusahaan mewajibkan untuk bekerja dari rumah (Work From Home) sehingga sebagian besar pegawai tidak dapat masuk kerja untuk melakukan presensi. Dengan masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi dimana pegawai dapat melakukan presensi tanpa harus bersentuhan dengan alat presensi serta aktifitas presensi dapat dilakukan dari rumah tanpa ada unsur kecurangan karena titip absen. Disisi lain perkembangan smartphone dirasa sangat pesat dibandingkan teknologi yang lainnya. Salah satu teknologi dalam smartphone yang sedang berkembang saat ini yaitu pemanfaatan kamera smartphone untuk scan QR Code. Dalam penggunaannya user cukup mengarahkan kamera smartphone nya ke arah tampilan QR Code yang ada pada layar situs WEB PT.Swakarya Insan Mandiri. Dengan menggabungkan platform QR Code dan WEB, diharapkan mampu mengatasi salah satu masalah presensi yang dialami  oleh perusahaan PT.Swakarya Insan Mandiri Semarang. Kedua  platform ini dibangun dengan bahasa permrogaman PHP dan penyimpanan data menggunakan MySql serta program tools MIT App Inventor. Hasil dari sistem ini yaitu presensi kehadiran pegawai menggunakan QR Code berbasis WEB yang dapat dilakukan di rumah dengan tujuan untuk mengatasi penularan dan penyebaran Covid-19.

Abdussalam, Abdussalam; Pramudya, Elkaf Rahmawan; Muslih, Muslih; Susanto, Ajib; Widyatmoko, Karis +1 more

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Disrupsi teknologi yang besar-besaran saat ini selain berdampak positif juga berdampak negative,dampak ini terlihat terhadap anak-anak yang mempunyai kecenderungan untuk tidak peduli dengan sosial budaya. Bahasa Jawa yang memiliki Aksara Jawa salah satu yang berdampak, Aksara Jawa hanya diajarkan 1-2 jam per minggunya tingkat SD sampai SMA/sederajat, hanya membaca buku dan lermbar kerja siswa (LKS) yang menimbulkan kebosanan dan tidak menarik belajar Aksara Jawa. Penelitian ini mengusulkan aplikasi berbasis android untuk belajar Aksara Jawa untuk mendukung belajar mandiri bagi anak Sekolah Dasar (SD) pada masa pandemik saat ini dengan menyajikan materi gambar, animasi dan permainan dengan memanaatkan algoritma shuffle random. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mengenal Aksara Jawa ini telah memenuhi kebutuhan sebagai alat bantu belajar mandiri, mampu membuat pengajakan pada quiz yang diberikan dan hasil pengujian black box semua fitur yang ada di aplikasi berjalan sesuai fungsinya.

Hasanah, Fajar Uswatun

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi insektisida di Hutan Donoloyo, mengembangkan multimedia interaktif identifikasi serangga menjadi media pembelajaran, mengetahui kualitas multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan guru biologi, serta aplikasi dalam pembelajaran . Aplikasi multimedia interaktif dalam pembelajaran Metode penelitian menggunakan metode eksplorasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap jenis Serangga. Instrumen penilaian kualitas multimedia interaktif berdasarkan aspek materi, penyajian dan kebahasaan, dengan desain analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Hutan Donoloyo terdapat 7 ordo yang terdiri dari 13 spesies insekta. Penelitian identifikasi serangga dapat digunakan untuk penyusunan multimedia interaktif. Penilaian kualitas multimedia interaktif oleh ahli materi dan ahli media memperoleh nilai akhir 85 dengan persentase 94,44% sehingga dikategorikan sangat valid dan guru biologi SMA N 1 Jatisrono memperoleh nilai akhir 82 dengan persentase 82 % sehingga dikategorikan sangat valid sedangkan guru biologi SMA N 1 Slogohimo memperoleh skor 86 dengan persentase 86% sehingga dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif cocok untuk dijadikan referensi guru sebagai salah satu media pembelajaran tentang identifikasi serangga.

Rachmawanto, Eko Hari; Hadi, Heru Pramono

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Di Indonesia jagung sering digunakan sebagai komoditas utama makanan pokok selain nasi. Tanaman jagung memiliki potensi terkena penyakit ataupun serangan hama kapan saja yang menyebabkan gagal panen. Penyakit yang dapat menyerang tanaman jagung bisa dilihat dari perubahan daun. Deteksi dini terhadap penyakit dapat mencegah penyakit menyebar lebih luas, salah satunya dengan perubahan yang terjadi pada daun jagung. Penelitian ini mencoba melakukan identifikasi daun yang tidak sehat dengan cara ekstraksi ciri dan warna pada citra untuk mendeteksi penyakit daun tanaman jagung yaitu hawar, bercak dan karat. Proses klasifikasi citra dilakukan melalui akusisi citra menjadi data latih dan uji, kemudian menghitung nilai hasil fitur ekstraksi warna dan ekstraksi ciri. GLCM (Gray-Level Cooccurrence Matrix) sebagai ekstraksi ciri dan HSV sebagai ekstraksi warna. KNN (K Nearest Neighbors) dengan jarak Euclidean untuk klasifikasi. Dari 160 data citra latih dan 40 citra uji menggunakan algoritma KNN-HSV-GLCM didapatkan hasil akurasi terbaik.yaitu 85% dengan menggunakan dengan nilai k adalah 3 dan jarak piksel 1 dan akurasi terendah dengan nilai k adalah 3 dan jarak piksel 3 sebesar 70%.

Luthfiyan, Itmamur Roghib; Nurraharjo, Eddy; Yulianton, Heribertus

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan komoditas pangan yang sangat diminati masyarakat selain kandungan nutrisinya yang tinggi jamur tiram juga dapat diolah menjadi berbagai ragam makanan, Jamur tiram tumbuh baik pada temperatur 16 - 30°C dan kelembaban relatif 80 – 95%, Intensitas cahaya yang optimum bagi jamur tiram yaitu intensitas cahaya rendah, atau bahkan tanpa adanya cahaya. Akan tetapi, pada saat fase tubuh buah dewasa jamur tiram tidak dapat tumbuh pada kondisi cahaya gelap, melainkan dapat tumbuh dengan optimal pada lingkungan yang agak terang. Menyikapi masalah diatas maka dari itu penulis ingin mencoba melakukan percobaan penelitian dengan menerapkan pencahayaan dalam ruangan (box) dengan tiga jenis warna lampu yaitu merah (Red), hijau (green) dan biru (blue). dan perlu adanya suatu alat yang dapat melakukan monitoring, serta pendataaan pertumbuhan tanaman jamur tiram yang kemudian akan diambil datasetnya. Alat monitoring dan pendataan secara realtime dengan menggunakan multi sensor berbasis arduino untuk pendataan pertumbuhan jamur tiram ini dibuat sistem aplikasi android sebagai media untuk pemantauanya, data yang ditampilkan di aplikasi monitoring adalah hasil pembacaan dari beberapa sensor yang dipakai antara lain dari sensor load cell, sensor ultrasonik, serta sensor LDR dan sensor DHT11, Sistem monitoring dan pendataan multi sensor ini juga memiliki fitur untuk melakukan penyimpanan data, hasil data disimpan di penyimpanan internal smartphone, sehingga dari data tersebut dapat digunakan sebagai bahan untuk mengambil keputusan dari obyek yang sedang dimonitoring tersebut.

Winatun, Istilah

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa keles VII A SMP Negeri 1 Prambanan tahun pelajaran 2019/ 2020 melalui model pembelajaran discovery learning. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari tiga siklus, setiap siklus terdiri tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Prambanan sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes untuk hasil belajar kognitif dan observasi untuk mengamati aktivitas belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Pada penelitian ini indikator kinerjanya adalah 85% dan siswa dapat mencapai nilai KKM 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran discovery learning persentase ketuntasan hasil belajar IPA biologi siswa meningkat. Pada siklus I sebanyak 65,62%, siklus II sebanyak 81,25% dan pada siklus III 93,75%. Sedangkan untuk persentase aktivitas belajar biologi siswa juga meningkat pada setiap siklus, pada siklus I sebesar 59,37%, pada siklus II sebesar 65,62% dan pada siklus III 81,25%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar IPA biologi siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Prambanan tahun pelajaran 2019/ 2020.

Tanjung, Indayana Febriani; Khairuna, Khairuna; Santi, Santi

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Reciprocal Teaching (pembelajaran terbalik) dipadu Mind Mapping terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran biologi kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPA-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA-2 sebagai kelas kontrol. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa yaitu dengan menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden) dan untuk hasil belajar siswa analisis data menggunakan uji hipotesis statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan aktivitas dan hasil belajar siswa terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran kooperatif tipe Reciprocal Teaching dipadu Mind Mapping dimana aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen > kelas kontrol sehingga Ha diterima. Perolehan hasil belajar siswa melalui uji hipotesis statistik menunjukan bahwa harga thitung yaitu 7,28 dan harga ttabel 2,068, artinya thitung > ttabel, maka Ha diterima.

Amini, Wilda; Manalu, Kartika; Khairuddin, Khairuddin

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih tinggi dibandingkan yang dibelajarkan dengan Talking Stick pada materi protista di kelas X IPA MAS Cipta Simpang Dolok Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yaitu anak kelas X IPA dengan Sampel X IPA-1 sebagai kelas eksperimen I dan X IPA-2 sebagai kelas eksperimen II. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda. Teknik  analisis data menggunakan uji t pada  taraf  signifikansi ?=0,05. Hasil uji hipotesis data postest Model pembelajaran Index Card Match dan Talking Stick  diperoleh t hitung = 2,1063 dan daftar t tabel = 2,0168. Jika, t hitung > t tabel maka Ha diterima Ho ditolak.

Mahardika, Gilang; Supriyanto, Supriyanto; Rakhmawati, Rakhmawati

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan buah : air dan lama pemanasan terhadap sifat fisik, kimia, dan antibakteri pasta belimbing wuluh. enelitian ini dimulai dengan membuat pasta belimbing wuluh menggunakan perbandingan buah : air pada saat proses blending yakni 1 : 1, 1 : 2, dan 1 : 3. Kemudian pada proses pemanasan pasta dengan perbedaan lama pemanasan 10 dan 15 menit. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kadar air metode gravimetri (oven), uji total padatan terlarut menggunakan refraktometer genggam, uji viskositas menggunakan Viskometer Rion VT-04, dan uji antibakteri metode difusi agar dengan suspense bakteri Escherichia coli media pertumbuhan bakteri nutrient broth dan nutrient agar.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan buah : air memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, total padatan terlarut, viskositas, dan antibakteri pasta belimbing wuluh. Kemudian lama pemanasan memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, total padatan terlarut, viskositas, dan antibakteri pasta belimbing wuluh.

Kharisma, Fitri Tina; Tituk Diah Widajantie

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Perangkat Desa, Sistem Pengendalian Intern, Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling. Data dianalisis dengan Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Perangkat Desa, Sistem Pengendalian Intern, Pemanfaatan Teknologi Informasi berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan t-statistik > 1,96. Partisipasi Masyarakat tidak berpengaruh terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan nilai R2 0,65 atau 65

Agus Dwi Cahya; Agus Dwi Cahya; Heni Nur Amrina; Sinta Oktaviyani

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap keuangan terhadap perilaku manajemen pada UMKM Batik Jumputan di Kelurahan Tahunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian pemilik UMKM Batik Jumputan di Kelurahan Tahunan. Data primer di peroleh dari angket 6 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang diperoleh dari penyebaran kuisioner. Kemudian data di analisis menggunakan analisis linear berganda. Hasil penelitian pada uji t menunjukkan bahwa variabel sikap keuangan (X1) tidak berpengaruh terhadap variabel perilaku manajemen keuangan (Y) dengan nilai sebesar 0,445.

Maulidya, Hilda Zulfi; Aprilia, Nani; Hanafi, Yahya

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur tentang model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Kajian literatur yang dilakukan bahwa model PBL (Problem based learning)  dapat meningkatkan kemampuan analisis. Penelitian studi literature menggunakan desain penelitian narrative review. Artikel ilmiah yang digunakan sebanyak 17 artikel yang berasal dari jurnal internasional, jurnal nasional. Kriteria validasi artikel ilmiah meliputi kriteria kredibilitas sumber, kualitas metodologi riset, kualitas penyajian data dan pembahasan, kecukupan data, kemutakhiran 10 tahun terakhir. Teknik penyajian data dalam bentuk tabel. Teknik analisis data berupa analisis kualitatif model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa model PBL  terutama yang dikombinasikan dengan mind map dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa sekolah menengah pada pembelajaran biologi. Sintaks model pembelajaran PBL yang dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa  meliputi mengorientasikan siswa pada masalah, membantu siswa untuk investigasi mandiri dan kelompok, menganalisis dan mengevaluasi proses.

Lestari, Winanti Nuri; Wulandari, Yustina Wuri; Widanti, Yannie Asrie; Nuraini, Vivi

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Intip adalah kerak yang biasanya menempel di dasar panci atau periuk. Intip sebagai makanan tradisional yang sudah ada sejak jaman dahulu menjadikan intip populer di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Kondisi daerah Indonesia yang beragam, menyebabkan perlunya penanganan penyimpan produk intip yang dipengaruhui suhu dan lama penyimpanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan (kesukaan) konsumen terhadap produk intip goreng yang disimpan dengan suhu dan lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan cara produk intip disimpan pada suhu 25ºC, 35ºC dan 45ºC selanjutnya dilakukan pengujian sensoris (kesukaan) atribut tekstur,warna,aroma dan kesukaan keseluruhan pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12, 15 dan 18 untuk menentukan tingkat penerimaan konsumen. Hasil penelitian ini adalah intip yang disimpan pada rentang waktu 3 hingga 6 hari pada suhu 35ºC merupakan intip yang disukai konsumen. Tingkat kesukaan konsumen terhadap produk intip rata-rata menurun pada hari ke-9 hingga hari ke-18. Kesukaan keseluruhan intip selama penyimpanan adalah intip yang disimpan pada suhu 35ºC selama 6 hari, dengan skor atribut kerenyahan (3,96), warna (3,14), aroma (2,86) dan kesukaan keseluruhan (3,61). Penyimpanan pada suhu 25ºC selama 18 hari merupakan kondisi penyimpanan yang tidak disukai konsumen dengan skor atribut kerenyahan (1,81), warna (1,50), aroma (2,00) dan kesukaan keseluruhan (1,35)

Nurcahyani, Dwi; Widanti, Yannie Asrie; Suhartatik, Nanik; Nuraini, Vivi

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kembang goyang merupakan makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan kental yang dicetak menggunakan alat berbentuk bunga (kembang). Penyimpanan dalam jangka waktu yang lama akan mempengaruhi mutu sensoris. Pengujian dilakukan dengan cara kembang goyang yang dikemas dengan plastik polyetilen (PE), dilakukan penyimpanan selama 18 hari dengan suhu 25, 35, dan 45. Uji kesukaan (hedonik) dilakukan pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12, 15, dan 18 yang dilakukan oleh 19 panelis. Parameter yang digunakan untuk pengujian berupa kerenyahan, warna, aroma dan keseluruhan, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji anova. Berdasarkan hasil pengujian kadar air didapatkan nilai 1,57%, kadar abu 1,27%, kadar lemak 10,41%, kadar protein 5,70%, dan kadar karbohidrat 81,07%. Tingkat kesukaan kerenyahan terendah yaitu 1,87 (sangat tidak suka) pada penyimpanan hari ke-18 dengan suhu 25. Tingkat kesukaan warna terendah yaitu 1,46 (sangat tidak suka) pada penyimpanan hari ke-18 dengan suhu 45 Tingkat kesukaan aroma terendah yaitu 2,00 (tidak suka) pada hari ke-15 dengan suhu 25. Tingkat kesukaan keseluruhan terendah yaitu 1,51 (sangat tidak suka) pada hari ke-18 suhu 25. Kembang goyang sebaiknya disimpan pada suhu antara 35-45 dengan lama penyimpanan 6 hari.

Sarwini, Sarwini; Widanti, Yannie Asrie; Karyantina, Merkuria

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Flakes adalah salah satu jenis makanan yang berbentuk lembaran tipis atau serpihan. Penelitian ini menggunakan tepung wortel, tepung kimpul dan ekstrak bit sebagai bahan dasar pembuatan flakes.Wortel digunakan sebagai sumber serat, kimpul karbohidrat dan bit sumber antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi yang tepat untuk menghasilkan flakestepung wortel dan tepung kimpul yang memiliki kandungan serat, antioksidan tinggi dengan variasi penambahan esktrak bit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan tepung wortel : tepung kimpul dan variasi penambahan esktrak bit. Faktor pertama perbandingan tepung wortel dan tepung kimpul (80:20, 70:30, dan 60:40), sedangkan faktor kedua variasi penambahan ekstrak bit (10, 15 dan 20%).Hasil penelitian ini menunjukkan rasio konsentrasi tepung wortel dan tepung kimpul 60% dan tepung kimpul 40% dengan variasi penambahan esktrak bit sebesar 20%merupakan formulasi flakes yang terbaik karena memiliki sifat fungsional yang diharapkan yaitu kadar air 7,73%, kadar abu 5,61%, aktivitas antioksidan33,92%, kadar lemak 4,20%, kadar serat kasar 16,49%, kadar protein 10,70%, total karbohidrat 58,78%, serta uji organoleptik terhadap warna 3,22 (ungu coklatan gelap); kekerasan 3,08 (keras); kerenyahan 3,72 (renyah) dan kesukaan keseluruhan 3,3280 (disukai). Kata kunci: Flakes, tepung wortel, tepung kimpul, ekstrak bit

Pradita, Nanda; Widanti, Yannie Asrie; Wulandari, Yustina Wuri

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Egg roll merupakan makanan ringan dengan rasa paduan manis, gurih, renyah, berbentuk gulungan panjang berlubang, beraroma khas yang berasal sesuai dengan perpaduan bahan yang digunakan. Produk ini diolah dengan metode pemanggangan. Kacang kedelai digunakan sebagai bahan baku karena cukup ekonomis, memiliki nilai gizi tinggi seperti, protein, vitamin, mineral, dan serat. Ubi jalar mengandung zat gizi yang berpengaruh positif pada kesehatan dan sumber karbohidrat, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan olahan diversifikasi pangan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan formulasi egg roll yang tepat, antara perbandingan tepung ubi jalar dan kacang kedelai sehingga dihasilkan produk yang tinggi protein dan memiliki nilai kesukaan tinggi; menentukan kandungan gizi serta sifat organoleptic egg roll ubi jalar yang meliputi wama cerah, flavor tampak dan tekstur renyah. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi egg roll ubi ungu-kuning dan putih dengan substitusi kacang kedelai terbaik adalah perlakuan tepung ubi jalar 60% dengan kacang kedelai 40%, dengan karakteristik produk meliputi nilai kadar air 5,01%, kadar abu 2,62%, kadar protein 11,63%, kadar lemak 14,47%, dengan warna produk cerah dan bertekstur renyah.

Fitriyani, Reza; Widanti, Yannie Asrie; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Flakes merupakan produk sereal yang berbentuk pipih yang biasa digunakan untuk sarapan. Flakes terbuat dari berbagai serealia seperti gandum, jagung, ataupun singkong. Pada saat mengkonsumsi flakes ditambahkan susu cair seperti sereal. Pada penelitian ini pembuatan flakes menggunakan bahan baku tepung mocaf dan bekatul dengan variasi penambahan buah bit. Tujuan penambahan mocaf adalah untuk memperbaiki rasa serta agar flakes lebih mudah menyatu. Tujuan penambahan bit adalah untuk memperbaiki warna serta untuk menambah aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rasio bekatul dan mocaf serta buah bit yang paling optimal sehingga diperoleh flakes yang tinggi serat dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu rasio tepung mocaf dan bekatul (85:15, 90:10, 95:5) sedangkan faktor kedua yaitu penambahan ekstrak buah bit (10%, 20%, 30%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik yang menghasilkan flakes dengan serat dan aktivitas antioksidan yang optimal serta disukai konsumen terdapat pada 90:10 rasio tepung mocaf dan bekatul dengan penambahan ekstrak buah bit 30%. Pada perlakuan ini dipeoleh kadar air 5,22%, kadar abu 18,67%, aktivitas antioksidan 18,25%, kadar protein 0,67%, kadar serat 16,93%. Uji organoleptik yang meliputi warna 2,97 (pink keunguan), kerenyahan 2,89 (renyah), rasa bekatul 2,67 (terasa), rasa mocaf 3,15 (terasa), dan terakhir kesukaan keseluruhan yaitu 2,87 (cukup disukai).

Gunawan, Ahmad; Karyantina, Merkuria; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nata adalah sejenis jelly kenyal berwarna putih susu atau bening, yang umumnya berasal dari proses fermentasi air kelapa. Proses fermentasi nata dibantu oleh Acetobacter xylinum. Bakteri ini mempunyai sifat kemoorganotrof yaitu mampu mengubah gula dalam air kelapa menjadi lembaran-lembaran serat selulosa. Nata tidak hanya terbuat dari air kelapa saja. Penelitian ini menggunakan kulit buah jambu biji (Psidium guajava) untuk menggantikan air kelapa. Kulit jambu biji mengandung senyawa antioksidan yang jauh lebih tinggi dibandingkan fraksi buahnya. Penelitian ini menggunakan RAL faktorial, dengan 2 faktor yaitu faktor 1 adalah perbandingan ekstrak kulit jambu biji yaitu 50 gram/300 ml, 75 gram/300 ml dan100 gram/300 ml dan faktor 2 adalah lama fermentasi yaitu 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Pengujian nata de guava peels meliputi uji kimia (aktivitas antioksidan, gula total, pH, kadar air, kadar abu dan serat kasar) dan uji organoleptik (warna dan tekstur). Hasil Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan nata de guava peels ini adalah perbandingan ekstrak jambu biji 100/300ml dan lama fermentasi 10 hari, dimana aktivitas antioksidan 89,88%%, serat kasar 3,55%, gula total 5,636% kadar abu 0,407%, pH 4 dan kadar air sebesar 82,77%. Hasil organoleptik yaitu uji tekstur 3,48 dan uji warna 3,23.