Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 1,760 citations tracked

Showing 4121-4140 of 4,399

Analytics

Aprianti, Rina; Rahmawati, Ida; Sulistiyaningsih, Dwi Putri; Giena, Vike Pebri; Wulan, Susilo +3 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

ABSTRAK Latar Belakang: Belum adanya obat dan juga terapi yang sesuai untuk menurunkan angka suspositif Covid-19, WHO merekomendasikan kepada seluruh penduduk di dunia untuk dapat mewaspadai penyebaran Covid-19 dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan. Sektor informal seperti kelompok nelayan pada daerah pesisir pantai berpotensi terjadi penyebaran virus Covid 19 dikarenakan beberapa aktifitas masyarakat setempat seperti pelelangan ikan, berlayar, serta berkumpul mebuat jala dan perahu. Tujuan: kegiatan ini bertujuan sebagai upaya pencegahan dan mengurangi risiko terpapar virus Covid-19. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pembagian masker dan penyuluhan kesehatan langsung pada masyarakat pesisir pantai khususnya kelompok nelayan. Masker yang diberikan adalah masker medis sekali pakai. Hasil: peran aktif para kelompok nelayan pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keinginan mereka menggunakan masker saat diberikan. Kesimpulan: diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19 dan para kelompok nelayan lebih mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah demi pencegahan Covid-19.

Fengky Luky Masengi

Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tentang fungsi dan peran Pendidikan agama Kristen dalam pertumbuhan gereja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk menggambarkan fenomena factual yang terjadi di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Ekklesia kota Semarang. Dari kajian ini didapati bahwa terdapat peran yang besar dari kegiatan Pendidikan Agama Kristen terhadap pertumbuhan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Eklesia Kota Semarang baik dari aspek kuantitas maupun kualitas. Jumlah anggota jemaat dari waktu ke waktu mengalami pertumbuhan jumlah, baik penambahan jumlah petobat baru maupun penambahan jumlah anggota yang ingin dilayani.    

Fengky Luky Masengi

Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan tentang fungsi dan peran Pendidikan agama Kristen dalam pertumbuhan gereja. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dipakai untuk menggambarkan fenomena factual yang terjadi di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Ekklesia kota Semarang. Dari kajian ini didapati bahwa terdapat peran yang besar dari kegiatan Pendidikan Agama Kristen terhadap pertumbuhan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Eklesia Kota Semarang baik dari aspek kuantitas maupun kualitas. Jumlah anggota jemaat dari waktu ke waktu mengalami pertumbuhan jumlah, baik penambahan jumlah petobat baru maupun penambahan jumlah anggota yang ingin dilayani.    

Riva Meutia Febriana Safitri; Riva Meutia Febriana Safitri; Achmad Badjuri

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study aims to find empirical evidence about the effect of accounting knowledge, owner's perception, entrepreneurship orientation, market orientation, performance of micro, small and medium enterprises. This research is a quantitative research using primary data obtained from questionnaires that have been distributed and measured using a likert scale. The population in this study were all owners of micro, small and medium enterprises in North Semarang sub-district with a total of 1683 businesses. The sampling method used in this research is probability sampling. Based on probability sampling method, obtained 95 respondents. Test results from the instrument in this study is valid and reliable. Data analysis techniques used is multiple linear regression analysis using SPSS version 21. The results in this study indicate that accounting knowledge and owner's perception affect the performance of micro, small and medium enterprises, while entrepreneurship orientation and market orientation have no effect on the performance of micro, small and medium enterprises.

F.X. Sugiyana

Penelitian ini menelaah pandemi Covid-19 yang menjadi peristiwa dari kehidupan umat manusia di dunia dalam tiga tahun ini. Pemerintah meminta para kepala daerah kabupaten dan kota untuk membuat langkah-langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan gerak dan mobilitas segera dibuat. Kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadat dari rumah telah dikeluarkan. Seluruh aktivitas keagamaan yang menimbulkan kerumunan segerak ditutup. Gereja yang semula identik dengan persekutuan umat mendadak hilang dan tidak tampak. Gereja sepi dengan aktivitas, termasuk perayaan ekaristi. Situasi itu menimbulkan macam-macam perasaan, tanggapan dan refleksi umat atas kondisi yang terjadi. Kecemasan dan kekuatiran terjadi. Dalam kegiatan keagamaan, imam dan umat juga mengalami kemandegan dalam berkegiatan. Tiba-tiba muncullah tradisi perayaan Ekaristi secara online, suatu perayaan yang diadakan dari gereja dan kemudian dihubungkan dengan chanel youtube, sehingga umat dari tempatnya masing-masing bisa mengikuti perayaan ekaristi tersebut secara online. Ada pergulatan sendiri untuk memaknai pengalaman iman mereka. Apakah Tuhan sungguh hadir dalam perayaan yang diselenggarakan secara online? Gambaran Tuhan yang seperti apa yang terbangun dalam diri umat beriman di masa pandemi ini? Apakah kecemasan di masa pandemi ini melulu pengalaman psikologis seseorang atau juga pengalaman spiritual? Melalui pendekatan survey, studi ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketakutan yang muncul di masa pandemi Covid 19 sungguh merupakan pengalaman eksistensial sebagian besar umat beriman. Pandemi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyatakan seluruh keberadaan hidup mereka di hadapan Tuhan. Tuhan dirasakan hadir sebagai yang tetap mengasihi dan melindungi. Pengalaman doa menjadi kekuatan umat untuk menjalani hidup di masa pandemi. Perayaan Ekaristi online walaupun menyimpan kekurangan tetapi tetap memberi kekuatan dan bekal rohani dalam kehidupan umat. Mereka tetap merasakan kehadiran dan campur tangan Tuhan. Oleh karena itu beriman di tengah pandemi menjadi suatu pengalaman unik bagi setiap orang beriman.

F.X. Sugiyana

Penelitian ini menelaah pandemi Covid-19 yang menjadi peristiwa dari kehidupan umat manusia di dunia dalam tiga tahun ini. Pemerintah meminta para kepala daerah kabupaten dan kota untuk membuat langkah-langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan gerak dan mobilitas segera dibuat. Kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadat dari rumah telah dikeluarkan. Seluruh aktivitas keagamaan yang menimbulkan kerumunan segerak ditutup. Gereja yang semula identik dengan persekutuan umat mendadak hilang dan tidak tampak. Gereja sepi dengan aktivitas, termasuk perayaan ekaristi. Situasi itu menimbulkan macam-macam perasaan, tanggapan dan refleksi umat atas kondisi yang terjadi. Kecemasan dan kekuatiran terjadi. Dalam kegiatan keagamaan, imam dan umat juga mengalami kemandegan dalam berkegiatan. Tiba-tiba muncullah tradisi perayaan Ekaristi secara online, suatu perayaan yang diadakan dari gereja dan kemudian dihubungkan dengan chanel youtube, sehingga umat dari tempatnya masing-masing bisa mengikuti perayaan ekaristi tersebut secara online. Ada pergulatan sendiri untuk memaknai pengalaman iman mereka. Apakah Tuhan sungguh hadir dalam perayaan yang diselenggarakan secara online? Gambaran Tuhan yang seperti apa yang terbangun dalam diri umat beriman di masa pandemi ini? Apakah kecemasan di masa pandemi ini melulu pengalaman psikologis seseorang atau juga pengalaman spiritual? Melalui pendekatan survey, studi ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketakutan yang muncul di masa pandemi Covid 19 sungguh merupakan pengalaman eksistensial sebagian besar umat beriman. Pandemi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyatakan seluruh keberadaan hidup mereka di hadapan Tuhan. Tuhan dirasakan hadir sebagai yang tetap mengasihi dan melindungi. Pengalaman doa menjadi kekuatan umat untuk menjalani hidup di masa pandemi. Perayaan Ekaristi online walaupun menyimpan kekurangan tetapi tetap memberi kekuatan dan bekal rohani dalam kehidupan umat. Mereka tetap merasakan kehadiran dan campur tangan Tuhan. Oleh karena itu beriman di tengah pandemi menjadi suatu pengalaman unik bagi setiap orang beriman.

Setyohadi Pratomo; Kertati, Indra; Harsoyo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Akta kelahiran adalah hak anak dalam mendapatkan identitas hukum. Pemenuhan atas hak anak dalam mendapatkan akta kelahiran merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah untuk dapat merealisasikannya. BPS Kota Semarang mencatat jumlah penduduk usia 0-19 tahun sebanyak 127.834 jiwa. Diantra jumlah tersebut terdapat usia 0-18 tahun termasuk dalam kategori anak. Undang-undang nomor 35 btahun 2014 merumuskan anak adalah penduduk usia 0-18 tahun. Persentase kepemilikan Akta Kelahiran Kota Semarang pada tahun 2021 sebesar 80,44 persen. Jumlah ini jika menilik dari target nasional sebera 80 persen telah memenuhi syarat. Jika dilihat dari sebaran berdasarkan kecamatan, terdapat 7 kecamatan yang  kepemilikan akta kelahiran berada di bawah rata-rata yaitu Kecamatan Semarang Utara, Gayamsari, Pedurungan, Semarang Selatan, Gungungpati dan Tugu. Upaya meningkatkan cakupan persentase ini dilakukan dengan melibatkan organisasi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Tingkat Kecamatan. Peran organisasi ini cukup vital karena memiliki unit organisasi terkecil hingga Rukun Tetangga (RT). Permasalahan yang masih dihadapi oleh masyarakat dalam pengurusan akta kelahiran ini menyangkut budaya. Pengurusan biasanya dilakukan setelah puput pusar yaitu 40 hari sejak dilahirkan, padahal pemerintah daerah sudah mempermudah layanan hingga one day service. Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus PKK dalam meningkatkan cakupan akta kelahiran anak.

Michael Narwastu Arunglangi; Lazarus Ramandei

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya rencana relokasi Pasar Induk Regional Youtefa lama ke Pasar Induk Regional Youtefa Baru, yang merupakan himbauan dari pemerintah Kota Jayapura. Karena pemerintah Kota Jayapura melihat bahwa Pasar Youtefa lama memiliki berbagai permasalahan, seperti terjadinya ahli fungsi lahan pada saat pembangunan Pasar Youtefa, dimana sebelumnya Pasar Youtefa merupakan hutan sagu dan daerah resapan air, adapun permasalahan lain akibat dari terjadinya ahli fungsi lahan adalah; banjir, sarana-prasarana tidak berfungsi baik. Akibat dari himbauan pemerintah untuk merelokasi Pasar Youtefa lama ke Pasar Youtefa baru timbul berbagai macam persepsi dari berbagai macam masyarakat yaitu; pedagang dan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Persepsi masyarakat terkait rencana relokasi Pasar Youtefa lama ke Pasar Youtefa baru (2) Faktor apa saja yang mempengaruhi relokasi Pasar Youtefa lama ke Pasar Induk Regional Youtefa baru (3) Upaya yang dilakukan pemerintah untuk meyakinkan pedagang dan konsumen terkait rencana relokasi Pasar Youtefa lama ke Pasar Yooutefa baru. Dari berbagai macam tujuan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa rata-rata persepsi masyarakat mengenai pemindahan Pasar Youtefa lama yaitu tidak setuju yang di dominas mayoritas adalah pedagang dan konsumen lama yang sudah berjualan lebih dari 5 tahun sedangankan rata-rata yang setuju di dominasi oleh pedagang baru dan kosumen baru yang baru berjualan dan berbelanja di Pasar Youtefa kurang dari  1 tahun.

Jefrie Ardian Pratama; Agus Wibowo

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini  Bagaimana proses penerapan  sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat bagi Prajurit TNI AD yang melakukan tindak pidana’ dan kendala-kendala yang dihadapi serta cara mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis, sumber data adalah data sekunder (kepustakaan) dan data primer (wawancara). Penyajian data dikumpulkan kemudian disajikan dalam bentuk uraian dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisa kualitatif. Hasil Penelitian proses penerapan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat bagi TNI AD yang melakukan tindak pidana adalah yang dikenai sanksi administrasi dan sanksi dispilin militer.adapun kendal kendala yang dihadapi dalam penerapan sanksi ada (a) kesalahan komdan  satuan dalam menjatuhkan sanksi administratif terlambat menjatuhkan sanksi administratif. (b). Upaya mengatasi kendal kendala tersebut dengan cara setiap kotama komandan atas secara teliti dalam menegakkan hukum didalam kesatuan masing masing serta menyelenggarakan penyuluhan pada seluruh satuan jajaran KODAM IV Diponegoro. Bahwa : tindak pidana yang dilakukan oleh prajurit TNI yang melakukan pelanggaran dianggap sebagai pelanggaran disiplin militer yang diancam dengan Kumplin militer dan hukuman Pidana Militer serta sanksi administrasi yang berujung pemecatan. Sehingga diharapkan setelah diterapkannya sanksi administrasi dapat menekan angka pelanggaran dan menimbulkan efek jera terhadap Prajurit TNI AD Kodam IV/Diponegoro. Akibat hukumya melekat pada personel tersebut sampai akhir dinas dan solusinya dengan dibuatkan surat laporan perkembangan kepribadian oleh Komandan satuan masing-masing yang menyatakan bahwa sudah selesainya menjalani segala proses hukum guna melanjutkan karir selanjutnya.

Pratama, Muhamad Teguh; Oktafiansyah, Fachrul; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

The Human Development Index (HDI) & expenditure inequality for each province in Indonesia need to be studied whether the Human Development Index (HDI) and expenditure inequality in each district/city in Banten Province have an influence or not. The independent variable is the Human Development Index (HDI) and the dependent variable is expenditure inequality. The research method used is quantitative method using document data from the Central Statistics Agency (BPS) in Banten Province. The results showed that the Human Development Index (HDI) had no significant effect on expenditure inequality. Where if there is a decrease in the Human Development Index (IPM) it is not certain that it will reduce Inequality in Banten Province.

Nanang Khosim; Sonia Selviana; Afifah Kurniawati; Ainnur Rizqiana D; Fitriana Noor S +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Permasalahan kesehatan jiwa cenderung meningkat setiap tahunnya. Prevalensi masalah kesehatan jiwa menunjukkan angka sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia,serta 47,5 juta terkena dimensia (WHO, 2017). Di Indonesia, prevalensi skizofrenia/psikosis 0.18% dan diantaranya 14.0% pernah dipasung dan diantaranya 31.5% dipasung 3 bulan terakhir (Riskesdas, 2018). Prevalensi skizofrenia/psikosis di tempat praktik mahasiswa spesialis keperawatan jiwa di kota Bogor berdasarkan prevalensi Jawa Barat sebesar 0.14% dan di kota Magelang berdasarkan prevalensi Jawa Tengah sebesar 0.25%. Prevalensi dari kekambuhan masalah kesehatan mental dalam hal ini skizofrenia harus menjadi perhatian. Prevalensi kekambuhan pada klien skizofrenia berada dalam rentang 50-92% secara global (Weret & Mukherjee, 2014). Kemungkinan kambuh pada klien skizofrenia adalah 60% sampai 70% dalam beberapa tahun pertama setelah diagnosis (Stuart et al., 2016). Kekambuhan berada pada rentang 50-92 % pada tahun pertama setelah didiagnosis.                                           

Novita Wulan Sari; Margiyati; Ainnur Rizqiana D; Arni Ayuni; Bekti Setyaningsih +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kelompok lansia pada masa pandemic ini merupakan kelompok yang paling beresiko mengalami keparahan/morbiditas dan mortalitas akibat penyakit Covid-19. Hal ini dikarenakan pasien lansia (geriatric) umumnya memiliki berbagai komorbiditas, seperti penyakit kardiovaskular, penyakit kencing manis, penyakit pernapasan kronik, hipertensi dan lain-lain. Lansia sebagai kelompok rentan tentu saja sangat membutuhkan dukungan dari keluarga dan masyarakat agar kesehatan dan kualitas hidup lansia selama masa pandemi Covid-19 dapat tetap terjaga seoptimal mungkin. Peran perawat dalam membantu dalam mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19 pada lansia adalah dengan lansia tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan tetap menjaga jarak.  

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Adinda Putri Azzahra; Agung Widodo W; Mutiara Sukma +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Toddler ialah anak yang berusia 12 – 36 bulan atau 1 – 3 tahun. Toddler berisiko tinggi mengalami kecelakaan yang dapat mengakibatkan kondisi yang fatal yaitu kematian.     Penyebab  cedera  yang  sering  terjadi  yaitu  jatuh,  kecelakaan  sepeda  motor, tranportasi darat, terluka karena benda tumpul/tajam, kejatuhan, terbakar dan gigitan hewan. Factor lingkungan yang tidak aman merupakan factor yang  paling  berperan  dalam  kejadian  cedera  pada  anak-anak  dan  disusul  oleh  factor pengawasan orang tua yang masih rendah serta pengetahuan orang tua tentang pemahaman jenis-jenis kecelakaan yang dapat terjadi pada toddler serta pentingnya pencegahan terhadap bahaya  yang dapat terjadi pada toddler. Banyak orang tua yang bersikap terlalu membiarkan anaknya yang akan berdampak pada keamanan dan keselamatan hidup anak tersebut. Orang tua perlu  memiliki  pengetahuan  tentang  pencegahan  terhadap  bahaya  kecelakaan  pada  anak sehingga orang tua akan bersikap dan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki. Studi  pendahuluan  yang  dilakukan  di  wilayah  RW  01  Kelurahan  Meteseh  Kecamatan Tembalang Kota Semarang, diketahui banyak anak toddler yang mengalami kecelakaan seperti tertusuk jarum, jatuh, tersedak dan mengalami luka bakar. Dari 5 orang ibu yang memiliki anak usia  toddler  mengatakan  bahwa  anaknya  pernah  mengalami  kecelakaan  seperti  terjatuh, tersedak , terpeleset , tertusuk jarum, terbakar. Saat ditanya apakah ibu mengetahui upaya apa yang   dilakukan   untuk   mencegah   kecelakaan   yang   terjadi   pada   anaknnya,   semua  ibu mengatakan tidak mengetahui dan belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang pencegahan kecelakaan tersebut. Berdasarkan permasalahan serta peluang tersebut, TIM pengabmas Akper Kesdam IV/Diponegoro ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang Jenis kecelakaan pada anak usia toddler dan pencegahannya. Tujuan kegiatan ini agar ibu-ibu  yang  mempunyai  anak  usia  toddler dapat memahami tentang jenis-jenis kecelakaan yang dapat terjadi pada   anak    dan   cara   pencegahannya.   Edukasi  yang  diberikan  melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang jenis-jenis kecelakaan dan pencegahannya pada anak usia toddler. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic  covid-19,  dimana  tidak  diperbolehkan  untuk  berkumpul  dengan  jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan ini ibu-ibu merasa puas dan senang mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis kecelakaan dan pencegahannya pada anak usia toddler dan semuanya akan mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan.

Ike Fitrah Atul Chabibah; Nelawati Radjamuda

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Latar belakang:Keluarga berencana (KB) rupanya sudah menjadi bagian dari kehidupan wanita di Indonesia. Buktinya, lebih dari separuh (57,4 %) jumlah wanita usia subur menggunakan KB.Distribusi pemilihan metode KB pada Wanita Usia Subur di PKM Bengkol kota Manado tidak BerKB 25,8 %, MKJP 29,8 dan Non MKJP 39 %. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya angka WUS yang tidak berKB. Golongan yang tidak berKB bisa dikategorikan WUS unmeet Need, memakai Kb Tradisional sehingga tidak terdeteksi di Nakes, maupun yang ingin hamil. Tujuan: Mengetahui determinan karakteristik dengan penggunaan kontrasepsi tradisional pada wanita usia subur. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel para WUS yang menggunakankontrasepsiTradisional di Kelurahan Pandu. Besar sampel yaitu 31 orang. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman menggunakan SPSS versi 22 dengan nilai p Hasil: Ada hubungan yang bermakna antara usia(p=0,047), paritas(p=0,030), pengetahuan (p=0,040) dan sikap (p=0,016) WUS dengan penggunaan kontrasepsi tradisional. Simpulan:Hasil analisis Multivariat untuk melihat dominansi faktor karakteristik ibu terhadap Penggunaan KB tradisional menunjukkan bahwa dibandingkan dengan Umur, Paritas, Pengetahuan dan Sikap ibu, Sikap Wanita usia subur lebih tinggi nilai korelasi nya yaitu p value 0.035. Sehingga Hasil penelitian ini secara bermakna menunjukkan Faktor  yang dominan berhubungan dengan penggunaan KB tradisional pada WUS di Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken Kota Manado pada prodi DIII Kebidanan STIKES Muhammadiyah Manado adalah “ Sikap”.      

Noormah Juwita; Ria A.J.Rotinsulu

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Rendahnya keikutsertaan suami dalam program KB berhubungan dengan beberapa faktor yaitu pengetahuan,umur,jumlah anak serta dukungan pada keluarga.  Dan masyarakat yang masih menggangap keikutsertaan belum atau tidak penting dilakukan. Bila dibandingkan dengan partisipasi pria di negara-negara tetangga seperti : Korea (27%), Sri Langka (26%), Filipina (24%), Bangladesh (18%), Nepal (18%), Malaysia (16,8%), Cina (11%), Thailand (9%), dan Pakistan (9%),  maka Indonesia menempati angka paling rendah keikutsertaan dalam ber-KB.Tujuan penelitian ini Untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan ; pengetahuan, umur, jumlah anak dan dukungan keluarga dengan keikutsertaan suami dalam KB vasektomi di Kel.Pandu Kec.Bunaken Kota Manado Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Jumlah sampel yang di ambil adalah 150 orang suami  Di Kel. Pandu Kec. Bunaken Kota Manado. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian adalah pengetahuan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup yakni 72 responden ( 48 % ) , sebagian besar memiliki umur < 30 - 40 Tahun yakni 77 responden (51,3 %), jumlah anak hampir seluruhnya memiliki jumlah anak hidup > 2 Org yakni  81 responden (54 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan umur dengan keikutsertaan suami KB vasektomi sedangkan  tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan jumlah anak.  

Fatimah Azzahra

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya potensi pariwisata bersejarah di Indonesia. Potensi pariwisata ini menunjukkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang memilih mengunjungi tempat wisata bersejarah. Wisata bersejarah disajikan dapat berupa bentuk bangunan bersejarah dan memiliki cerita tersendiri, salah satunya adalah bangunan Candi yang merupakan peninggalan ajaran Agama Hindu. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui sejarah lengkap tentang situs Candi Cangkuang, (2) menganalisis potensi pariwisata pada situs Candi Cangkuang di kota Garut dan (4) bagaimana upaya untuk melestarikan situs budaya Candi Cangkuang agar tetap lestari. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan historis. Metode sejarah digunakan untuk mendeskripsikan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Metode pendeketan historis ini digunakan untuk mencari informasi dengan menggunakan cara sistematis mengenai situs Candi Cangkuang di Kota Garut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa situs Candi Cangkuang memiliki potensi untuk lebih dikembangkan. Rancangan upaya pelestarian dan pengembangan meliputi beberapa rancangan, salah satunya dengan melakukan pemugaran pada situs Candi Cangkuang guna bertujuan mengembalikan keaslian bentuk Candi Cangkuang.    

Irne Wida Desiyanti; Adhe Lisna Gayuh Sasiwi

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Hasil pemantauan KPAI dari 2011 Sampai 2014, terjadi peningkatan yang sigfnifikan terhadap kasus kekerasan dan penyimpanagan sekseual kepada anak. Tahun 2011 terjadi 2178 kasus kekerasan, 2012 ada 3512 kasus, 2013 ada 4311 kasus, 2014 ada 5066 kasus (kpai.go.id). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media Audio Visual Aids (AVA) dalam peningkatan Pengetahuan Anak Usia Dini terhadap pendidikan seksual pada anak usia dini di RA Assalaam.   Jenis penelitian yang digunakan adalah experiment dengan bentuk rancangan non randomized one Group Pre-test dan Post-test Design. Variabel yang digunakan ini dibedakan menjadi variabel bebas yaitu media Audio Visual Aids (AVA), sedangkan variabel terikatnya adalah Pengetahuan Anak Usia Dini tentang pendidikan seksual sejak dini. Besar sampel dalam penelitian ini adalah siswa RA Assalaam sebanyak 46 siswa.   Sebelum diberikan pembelajaran menggunakan media AVA 44,6% pengetahuan cukup dan setelahnya meningkat menjadi 59,3 %  kriteria pengetahuan baik. Bedasarkan hasil SPSS diketahui bahwa nilai ρ = 0,000 sehingga ρ < α, maka terdapat pengaruh antara pengetahuan sebelum dan pengetahuan sesudah pemberian Pendidikan Kesehatan Audio Visual Aids pada responden.      

Rizal Rizal

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ABSTRAK Kepatuhan terapi pada pasin hipertensi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi hanya dapat dikendalikan. Keberhasilan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh faktor kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan. Desain penelitian yaitu observasional cross sectional menggunakan subjek pasien hipertensi yang berusia lebih atau sama dengan 18 tahun di Puskesmas Kotabunan Bolaang Mongondow (fasilitas kesehatan tingkat pertama) dan instalasi rawat jalan Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Manado (fasilitas kesehatan tingkat lanjutan) selama periode bulan Oktober hingga Desember 2019. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dinilai dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky 8-Item Medication Adherence Scale). Total pasien pada penelitian ini yaitu 171 pasien, sebanyak 73 pasien pada faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama dan 98 pasien pada faskes lanjutan. Data tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan obat antihipertensi pada faskes tingkat pertama menunjukkan 83,56% dengan tingkat kepatuhan rendah (skor MMAS < 6), dan hanya 16,44% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi (skor MMAS 6 – 8). Pada faskes tingkat lanjutan terdapat 85,71%  pasien dengan tingkat kepatuhan rendah dan 14,29% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi. Perbandingan statistik komparatif tingkat kepatuhan pada kedua faskes tersebut tidak berbeda signifikan dengan nilai p=0,767 (confidence interval 95%). Pada data menunjukkan bahwa rata-rata pasien memiliki riwayat rutin untuk kontrol sebanyak 91,8% pada fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan agar setiap Rumah Sakit dan Puskesmas mewajibkan apotekernya untuk melakukan praktik kefarmasian, dan setiap apotek tidak boleh memberikan pelayanan obat tanpa kehadiran apoteker.  

Dhany Isneni D.

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Education should be a center of attention in Indonesia, education services for the community, must continue at the level throughout the country. Implementation and service of education in Indonesia is still uneven, still focused on big cities. Many areas in Indonesia find it difficult for the public to obtain educational services, Jakarta as the national capital, as if everything is there and available there, but it must be admitted for Banten Province which is adjacent to the Special Capital Region of Jakarta. Data from the Central Statistics Agency (BPS) for 2016, shows that the average length of schooling in the Banten region is only 8.37 years, in Serang District some students have to risk their lives because the school is damaged, so that classrooms are used alternately. Based on data released by the Ministry of Culture and Culture, there are 48% of schools in Banten that have been damaged and are not suitable for normal use as school rooms. The Banten Education Office stated that there are many problems driving the low net enrollment rate (APM) in schools in Banten, including inadequate facilities and infrastructure, educational services are not evenly distributed, and the community's level of education is still low. This research is intended to identify and examine the existence of the image of higher education, peers and facilities and infrastructure in influencing students' interest in continuing their education to a higher level. The method used in this study is a quantitative method with descriptive and verification properties. The analysis tool used is path analysis with the help of the SPSS for Windows 25 program. The results of the study show that there is an influence from the image of higher education, peers and facilities and infrastructure on interest in college.  

Sitorus, Charolita Oktaviani; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria pasal 19 menegaskan bahwa untuk menjamin kepastian hukum oleh Pemerintah diadakan pendaftaran tanah diseluruh wilayah Republik Indonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatur dengan Peraturan Pemerintah. Peraturan Pemerintah sebagai pelaksana dari amanat yang ditetapkan dalam pasal 19 ini adalah PP Nomor 24 Tahun 1997 yang menggantikan PP nomor 10 Tahun 1961. Pendaftaran tanah adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan karena dengan melaksanakan pendaftaran tanah, sebuah bidang tanah dan pemilik atas hak tanah tersebut akan mendapatkan jaminan kepastian hukum. Selain itu, manfaat dari pendaftaran tanah ialah untuk mengetahui siapa pemilik dari tanah, berapa luas tanah, dan data-data yang berkaitan dengan tanah tersebut, sehingga kejelasan dari data tersebut akan meminimalisir munculnya sengketa dan sebagai alat bukti yang kuat. Berbagai faktor mempengaruhi minat masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya secara sporadik. Karena itu permasalahannya adalah, bagaimana pelaksanaan pendaftaran tanah secara sporadik di Padangsidiampuang. Pendekatan penelitian hukum ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan apabila dilihat dari tujuannya termasuk dalam penelitian hukum deskriptif. Jenis data yang dipergunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan meliputi studi kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang- undangan, dan jurnal-jurnal yang berkaitan dengan pendaftaran tanah secara sporadik. Analisis yang digunakan yaitu analisis data kualitatif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa prosedur pelaksanaan pendaftaran tanah secara sporadik di Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan dilaksanakan sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada dan peraturan pelaksananya dimana disini peraturan pelaksana yang didapat penulis adalah SPOPP yaitu Standar Prosedur Operasional Pengaturan dan Pelayanan. Pihak Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuang selalu mengoptimalkan pelayanannya dalam proses pendaftaran tanah sehingga dapat memudahkan baik itu dari Kantor Pertanahan maupun dari masyarakat yang ingin mendaftarkan tanah di Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuang. Faktor yang menjadi pengahmbat dalam pelaksanaan pendaftaran tanah tersebut sehingga tidak berjalan dengan baik yaitu dari masyarakatsendiri yang ingin melakukan pendaftaran tanah secara sporadik adalah masih banyak persyaratan yang belum lengkap sehingga proses pendaftaran tanah memakan waktu yang lebih lama dari yang biasanya. Upaya atau solusi dari Kantor Pertanahan Padangsimpuan untuk dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan melakukan pelayanan yang baik dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Kata Kunci: pendaftaran tanah, secara sporadik