Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan
Kepatuhan terapi pada pasin hipertensi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi hanya dapat dikendalikan. Keberhasilan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh faktor kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan.
Desain penelitian yaitu observasional cross sectional menggunakan subjek pasien hipertensi yang berusia lebih atau sama dengan 18 tahun di Puskesmas Kotabunan Bolaang Mongondow (fasilitas kesehatan tingkat pertama) dan instalasi rawat jalan Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Manado (fasilitas kesehatan tingkat lanjutan) selama periode bulan Oktober hingga Desember 2019. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dinilai dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky 8-Item Medication Adherence Scale).
Total pasien pada penelitian ini yaitu 171 pasien, sebanyak 73 pasien pada faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama dan 98 pasien pada faskes lanjutan. Data tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan obat antihipertensi pada faskes tingkat pertama menunjukkan 83,56% dengan tingkat kepatuhan rendah (skor MMAS < 6), dan hanya 16,44% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi (skor MMAS 6 – 8). Pada faskes tingkat lanjutan terdapat 85,71% pasien dengan tingkat kepatuhan rendah dan 14,29% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi. Perbandingan statistik komparatif tingkat kepatuhan pada kedua faskes tersebut tidak berbeda signifikan dengan nilai p=0,767 (confidence interval 95%). Pada data menunjukkan bahwa rata-rata pasien memiliki riwayat rutin untuk kontrol sebanyak 91,8% pada fasilitas kesehatan.
Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan agar setiap Rumah Sakit dan Puskesmas mewajibkan apotekernya untuk melakukan praktik kefarmasian, dan setiap apotek tidak boleh memberikan pelayanan obat tanpa kehadiran apoteker.
Rizal Rizal (2022). Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan. Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA), 6(1). https://doi.org/10.57214/jusika.v6i1.94
Rizal Rizal, "Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan," Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA), vol. 6, no. 1, 2022.
Rizal Rizal. "Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan." Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA), vol. 6, no. 1, 2022.
Rizal Rizal. "Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan." Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 6, no. 1 (2022).
Rizal Rizal (2022) 'Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan', Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA), 6(1). doi: 10.57214/jusika.v6i1.94.
Rizal Rizal. Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Lanjutan. Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA). 2022;6(1).
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Perawat di Instalasi Rawat Inap Rsud Ratu Zalecha Martapura
Aqiella Farida Salsabila; Rosihan Adhani; Iwan Aflanie; Syamsul Arifin; Nia Kania
Hubungan Pengetahuan, Persepsi, Sikap, dan Sarana-Prasarana dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur'an Daarussa'adah Pesawaran Tahun 2026
Anggie Pebriani; Dhiny Easter Yanti; Christin Angelina Febriani
Gambaran Hasil CT Scan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Stroke di RSKD Dadi Makassar Tahun 2024–2025
Muhammad Arif Taufik; Prema Hapsari Hidayati; Dian Fahmi Utami; Mochammad Erwin Rachman; Muh. Jabal Nur
Dampak Stigma terhadap Kesejahteraan Psikologis Keluarga yang Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa di Kabupaten Pamekasan
Willi Holis; Ida Wahyuni; Ahmad Zaini Arif
Membran Berbasis Β-Trikalsium Fosfat Sebagai Membran Barier Pada Guided Bone Regeneration: Tinjauan Naratif
Maria Rini Wulan Dhari; Eddy Eddy; Rosalina Tjandrawinata; Tansza Permata Setiana Putri
Hubungan Pengetahuan Ibu terhadap Kejadian Karies pada Anak PAUD Qalby Play School Kab. Bogor
Faradillah Usman; Fidzah Nur Fajrina Murad; Wirda Aulia; Nurul Fatimah