Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-40 of 192

Analytics

Manafe, Nonce Julianti; Rezeki, Sri; Madjan, Herman

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan II Timotius 3:14-17 pada Mata Pelajaran PAK di SMK Negeri 3 Kota Bogor”. Skripsi ini mengkaji apakah adanya pengaruh dan sejauh mana penggunaan multimedia interaktif  berdasarkan II Timotius 3:14-17 diaplikasikan dalam konteks pendidikan saat ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAK. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas meningkatnya penggunaan teknologi terlebih multimedia interktif dalam dunia pendidikan. Namun, meskipun di SMK Negeri 3 Kota Bogor akses terhadap multimedia interaktif sangat tinggi namun dalam pembelajaran PAK kurang penggunaannya.Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan menjelaskan penggunaan multimedia interaktif yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan menjelaskan manfaat yang akan diperoleh dengan adanya penggunaan multimedia interaktif berdasarkan II Timotius 3:14-17 serta dapat membuktikan bahwa dengan adanya penggunaan multimedia interaktif dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif melalui wawancara, observasi, dan angket. Implikasinya adalah peneliti telah menerapkan penggunaan multimedia interaktif dalam proses pembelajaran PAK di SMK Negeri 3 Kota Bogor, Pendidik memiliki kemampuan dalam mengelola kelas, menguasai materi dengan penggunaan multimedia interaktif, Mahasiswa STT Kadesi Bogor dapat menerapkan penggunaan multimedia interaktif dalam kegiatan di tempat tersebut, dan bagi peserta didik untuk menambah wawasan melalui membaca arya ilmiah ini sehingga menjadi sumber belajar supaya meningkatkan motivasi belajar.

Antonius Bambang Doso Susanto; Honorata Ratnawati Dwi Putranti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan buatan (AI) dan konsep teologis penciptaan manusia 'Imago Dei' sebagaimana digambarkan dalam Kitab Kejadian 1 (satu). Penciptaan manusia menjadi mahkota kisah penciptaan, manusia diciptakan dengan martabat tertinggi sedangkan AI hadir seolah melebihi manusia. Dengan mempertimbangkan bahwa AI hanya alat yang mewakili bentuk kreativitas manusia yang baru dan maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjembatani gap pengetahuan antara pengembangan AI dan pemahaman teologis tradisional tentang peran manusia sebagai co-creator. Artikel ini memberikan wawasan sejauh mana AI dapat dipandang sebagai ekstensi atau penyimpangan dari mandat kreatif manusia dan menilai implikasi etis yang terkait. Melalui analisis literatur interdisipliner, studi ini membahas pertanyaan tentang identitas manusia dalam era teknologi dan bagaimana inovasi AI dapat diintegrasikan ke dalam kerangka kerja kepercayaan agama. Penelitian ini tidak hanya mengungkapkan tantangan teologis yang disajikan oleh AI tetapi juga menawarkan perspektif baru pada tanggung jawab dan batasan manusia dalam penciptaan teknologi. 

Eka Ristin Tarigan; Suryani; Tiara Surena Br Sitepu

VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2025 STIKES Columbia Asia Medan

Menurut Word Health Organization (WHO) 2017 pijat bayi terbukti memiliki banyak manfaat tak hanya membuat bayi menjadi nyaman, namun proses pijat bayi juga meningkatkan bonding (ikatan emosional) antara ibu dan bayi. Banyaknya ibu yang patuh melalukan pijat bayi di perhitungkan dari banyaknya ibu yang memiliki anak bayi. Dimana pada setia tahunnya diperkirakan sekitar 40% ibu yang patuh melakukan pijat bayi. Namun pada tahun 2018 pemijatan bayi tidak di lakukan sepenuhnya dan digambarkan pemijatan bayi hanya sekitar 20-25% yang di pengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pendidikan dan sumber informasi. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang pijat bayi di Klinik Sehati Medan Periode MARET-APRIL 2021 sebanyak 30 orang responden dengan menggunakan total sampling. Dari responden di dapat hasil bahwa pengetahuan ibu tentang pijat bayi mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 14 orang (46,67%), berdasarkan pendidikan mayoritas SMP Sebanyak 8 orang (26,67%), berdasarkan pekerjaan mayoritas berpengetahuan baik pada yang bekerja sebanyak 13 orang (43,34%), berdasarkan umur mayoritas berpengetahuan baik dan cukup pada umur 20-30 tahun sebanyak 12 orang (40%), berdasarkan sumber informasi mayoritas berpengetahuan baik pada tenaga kesehatan sebanyak 14 orang (46,67%). Dari penelitian ini disarankan pada peneliti selanjutnya agar dapat memanfaatkan KTI ini sebagai bahan bacaan dan menambah wawasan dalam penelitian selanjutnya dengan variabel yang berbeda.

Dwi Vivi Lestiani; Aisyah Berlian Dian; Irma Hidayatul Saputri

Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This article discusses the role of sea fences as an instrument of national defense within the framework of the Archipelago Outlook. Sea fences are seen as a strategic line of defense against various threats in Indonesia's maritime territory. With a descriptive-qualitative approach and secondary data from online news, this article reviews the function of sea fences in strengthening the sovereignty and unity of the country's territory. The findings show that sea fences are not only physical, but also geopolitical symbols that internalize the values ​​of Pancasila and the 1945 Constitution.

Yuspratiwi, Grace; Miliani, Endrikel Ayu

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Gereja dan Israel merupakan dua tema dalam Alkitab yang merupakan umat Allah melalui pemilihan Allah sendiri. Setelah kedatangan Mesias yang kemudian ditolak oleh orang Israel namun oleh bangsa-bangsa lain diterima dan diimani, maka terbentuklah umat baru yakni mereka yang percaya kepada Sang Mesias tersebut. Keumatan gereja dan Israel kemudian sering menjadi sebuah perdebatan apakah gereja telah menggantikan Israel sebagai umat, lalu bagaimana hubungan Israel dan gereja. Untuk menemukan jawaban dari masalah ini, maka penulis akan melakukan kajian dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif berdasarkan studi kepustakaan yang berkaitan dengan topik dan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini penting untuk dilakukan guna menemukan jawaban yang bersifat akademis dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai hubungan Israel dan gereja sebagai umat Allah. Hasil penelitian ini kemudian memberikan wawasan mengenai kesatuan Israel dan gereja sebagai umat Allah, meskipun terdapat perbedaan dalam dua persekutuan tersebut. Israel dan gereja adalah satu sebagai umat Allah dalam peranannya sebagai pembawa terang.

Khoirus Shobri; Nanang Abdillah

Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

In the era of the Fourth Industrial Revolution, the development of Information and Communication Technology (ICT) has transformed the way we understand and practice religion, including the spread of extremist religious ideologies. Religious moderation education has become an essential tool for strengthening national awareness by instilling values of tolerance, inclusivity, and love for the homeland. This education promotes a balanced and tolerant understanding of religion. However, a significant challenge arises from the overwhelming flow of information on the internet, which is not matched by adequate digital literacy. Therefore, religious moderation education serves as a filter to counter radicalization. This study uses a review research method with a qualitative approach to analyze the implementation of religious moderation education through formal, nonformal, and informal channels. The findings indicate that formal education is effective in instilling moderate character through a systematic structure. Nonformal institutions, such as Islamic boarding schools and study groups, also play a crucial role in spreading moderate Islamic values. Meanwhile, informal education within families provides a vital foundation for instilling these values from an early age. This study recommends strengthening the religious moderation curriculum, optimizing the role of nonformal institutions, and empowering families to enhance national awareness and address the potential for radicalization.  

Dewi Romantika Tinambunan; Marly Meani Silalahi; Muthi’ah Lathifah; Al Firman; Andre Dwi Putra Sinaga +1 more

Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Indonesia is a multicultural country facing serious challenges related to intolerance, social conflict, and identity polarization. This study aims to examine the strategic role of Civic Education as a means of strengthening national insight in building a tolerant society. Using a qualitative approach through literature review methods, this research analyzes various relevant sources on education, tolerance, and nationalism. The results show that Civic Education contributes to shaping students’ democratic character, inclusiveness, and appreciation of diversity. It not only transfers civic knowledge but also instills social skills and human values. However, challenges in implementation remain, such as cognitively-centered curricula and the negative influence of digital technology. Therefore, a contextual learning approach that emphasizes real-life experiences and active student participation is needed. The findings indicate the importance of synergy between schools, families, and communities in creating a conducive environment for nurturing tolerant attitudes. The implications of this research highlight the need to revitalize Civic Education as a key medium for building a peaceful, inclusive, and civilized nation amid complex social dynamics.

Iin Lasari; Joy Nashar Utamajaya

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Blackbox.ai dalam pengembangan website menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Dengan menganalisis literatur dari artikel jurnal, prosiding konferensi, dan laporan industri, penelitian ini mengidentifikasi dampak Blackbox.ai terhadap kinerja website, pengalaman pengguna, dan efisiensi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blackbox.ai meningkatkan otomatisasi dalam penulisan kode, mengoptimalkan proses desain, dan mempercepat pengembangan website. Namun, terdapat tantangan dalam integrasi, kustomisasi, dan adaptasi terhadap berbagai platform. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Blackbox.ai menawarkan banyak manfaat, diperlukan penyempurnaan dan penerapan strategis untuk memaksimalkan potensinya dalam pengembangan website. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembang, pelaku industri, dan akademisi mengenai peran kecerdasan buatan dalam pengembangan website modern.

Iin Lasari; Joy Nashar Utamajaya

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Blackbox.ai dalam pengembangan website menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Dengan menganalisis literatur dari artikel jurnal, prosiding konferensi, dan laporan industri, penelitian ini mengidentifikasi dampak Blackbox.ai terhadap kinerja website, pengalaman pengguna, dan efisiensi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blackbox.ai meningkatkan otomatisasi dalam penulisan kode, mengoptimalkan proses desain, dan mempercepat pengembangan website. Namun, terdapat tantangan dalam integrasi, kustomisasi, dan adaptasi terhadap berbagai platform. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Blackbox.ai menawarkan banyak manfaat, diperlukan penyempurnaan dan penerapan strategis untuk memaksimalkan potensinya dalam pengembangan website. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembang, pelaku industri, dan akademisi mengenai peran kecerdasan buatan dalam pengembangan website modern.

Sera Triya Meilida

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel ini mengkaji culture shock yang dialami oleh mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) asal Jawa yang mengikuti program studi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman dan dampak culture shock terhadap mahasiswa dalam proses adaptasi budaya, sosial, dan akademik mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif, studi ini menemukan bahwa mahasiswa asal Jawa mengalami berbagai tantangan budaya seperti perbedaan adat istiadat, bahasa, pola hidup, dan kebiasaan masyarakat setempat yang cukup berbeda dengan kehidupan mereka di Jawa. Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa berhasil mengatasi kesulitan tersebut melalui proses pembelajaran sosial dan kultural yang mendalam. Temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan akademik dan sosial dalam mempercepat proses adaptasi bagi mahasiswa yang mengikuti program pertukaran antar daerah, serta memberikan wawasan tentang keragaman budaya Indonesia yang dapat memperkaya pengalaman pendidikan.

lina khairum; Usman Al Hudawi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap implementasi filsafat pendidikan Pancasila dalam kurikulum pendidikan tinggi. Sebagai dasar negara dan pedoman hidup bangsa, Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan mahasiswa. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya memahami pentingnya filsafat Pancasila, namun implementasinya dalam kurikulum dianggap masih kurang aplikatif dan relevan dengan tantangan zaman. Beberapa hambatan mencakup pendekatan pembelajaran yang terlalu teoritis dan kurangnya pengintegrasian nilai-nilai Pancasila dengan kebutuhan praktis. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif, berbasis kasus, dan berorientasi pada praktik untuk meningkatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa.

Dimas Realino; Rosalina Andriyani Ebang Pareira2; Yudha Adytya Pertywy; Putu Maidy Belanita

Jurnal Projemen UNIPA 2025 Universitas Nusa Nipa Maumere

Maumere memiliki banyak destinasi wisata, semua jenis obyek wisata mulai dari pegunungan, air terjun, taman nasional, pantai, hingga perbukitan ada di Maumere. Maumere memiliki wisata pantai dan jasa perhotelan/resort dengan penawaran fasilitas dan jasa yang memukau. Industri pariwisata khususnya pada bidang perhotelan menjadi salah satu sektor industri yang juga memiliki pengaruh di dalam perkembangan ekonomi di Maumere namun terdapat fluktuasi jumlah tamu yang menginap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pengalaman pelanggan terhadap niat kunjungan kembali yang dimediasi oleh emosi positif di Budi Sun Hotel Maumere. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.  Ukuran sampel yang diperlukan untuk analisis PLS adalah minimal 100 responden Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.3.3. Hasil analisis menggunakan aplikasi Smart PLS menunjukkan bahwa kualitas pengalaman pelanggan berpengaruh positif terhadap niat kunjungan kembali, dan emosi positif berfungsi sebagai mediator yang signifikan. Temuan ini memberikan wawasan bagi manajemen hotel dalam meningkatkan pengalaman pelanggan untuk mendorong kunjungan kembali. Kualitas Pengalamandapat mempengaruhi Niat Mengunjungi Kembali baik secara langsung maupun dimediasi oleh Emosi Positif.

Isnaeni Agustina

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pola sarapan dan kebiasaan belajar siswa di MI Al Islam Bedono. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, serta observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kebiasaan sarapan yang baik cenderung memiliki konsentrasi belajar yang lebih tinggi dan prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak sarapan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi orang tua dan pendidik tentang pentingnya sarapan bagi anak-anak.

Alifta Dicasani; M. Nur Wahyu Hidayah; Galih Mahardika Munandar; Widyastuti Widyastuti; Erik Setiawan

Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Limbah dari bengkel mobil berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Bengkel Mobil Pantas belum menerapkan praktik manajemen pengelolaan limbah dengan tepat. Oleh karena itu, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan pihak bengkel mobil mengenai pentingnya pengelolaan limbah dengan tepat. Kegiatan ini diawali dengan survei pendahuluan untuk mengetahui permasalahan di lapangan. Selanjutnya, dilakukan perumusan solusi dan implementasi yaitu berupa sosialisasi praktik terbaik manajemen pengelolaan limbah bengkel mobil, jenis-jenis limbah yang dihasilkan, cara pemilahan limbah, serta potensi pemanfaatan kembali limbah. Sosialisasi ini menyasar langsung kepada pengusaha bengkel mobil, baik pemilik maupun pekerja. Hasil survei pendahuluan menunjukkan bahwa pihak bengkel masih kurang memahami manajemen pengelolaan limbah. Setelah mengikuti sosialisasi, pengusaha bengkel menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk menerapkan praktik pengelolaan limbah yang baik di bisnisnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Migdes C Kause; Halani Felda Sunbanu; Dyen E Lakapu; Melifera Y Makleat; Serlinia R Anawoli

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Pengabdian kepada masyarakat ini  bertujuan untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dengan Menggunakan Alat peraga Pada Siswa. Secara garis besar kegitan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bermaksud untuk memberikan wawasan dan pemahaman serta dapat menumbuhkan motivasi belajar peserta didik khusunya dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah  tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan.  Hasil kegiatan PKM  ini khususnya peserta didik kelas IV SD GMIT Bakitba dapat menumbukan motivasi belajar peserta didik khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran matematika merupakan salah satu cara dalam menumbuhkan semangat belajar peserta didik. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Meningkatkan Motivasi Belajar Dengan Menggunakan Alat peraga Pada Siswa Kelas IV SD GMIT Bakitba””  dapat  dikatakan  sukses  terlaksana  sesuai  rencana.  Antusiame peserta didik dalam mengukuti setiap penjelasaan menjadi tolak ukur bahwa kegiatan ini sukses dilaksanakan

Benaja, Semuel; Suharto, Daniel; Lontoh, Julien

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini meneliti peran pemuridan gereja dalam mendorong pertumbuhan dan kedewasaan rohani jemaat, dengan menggunakan Gereja Gerakan Pentakosta Immanuel Bogor sebagai studi kasus. Gereja dipanggil untuk berfungsi sebagai sekolah rohani, memperlengkapi jemaat untuk menerapkan iman mereka dalam kehidupan sehari-hari dan bertumbuh dalam karakter yang selaras dengan ajaran Kristen. Meskipun telah melakukan ibadah rutin dan berbagai kegiatan pastoral, jemaat sering kali tidak mengalami pertumbuhan rohani yang signifikan, yang disebabkan oleh kurangnya fokus pada program pemuridan yang terstruktur.Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif yang didasarkan pada prinsip-prinsip alkitabiah, penelitian ini mengungkapkan korelasi yang signifikan antara upaya pemuridan dan pertumbuhan rohani jemaat. Temuan-temuan menyoroti bahwa materi pemuridan yang sistematis dan relevan secara kontekstual secara efektif meningkatkan pertumbuhan rohani. Lebih lanjut, Efesus 4:11-16 menggarisbawahi pentingnya memperlengkapi jemaat untuk pelayanan, mencapai kesatuan dalam iman, dan menjadi dewasa di dalam Kristus.Studi ini menekankan perlunya pemuridan strategis yang disesuaikan dengan kebutuhan jemaat, yang mencakup anak-anak, remaja, wanita, dan orang dewasa. Penelitian ini menyerukan pergeseran prioritas gereja dari infrastruktur fisik ke pendidikan rohani para anggota. Selain memberikan wawasan yang berharga, penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan rohani dalam konteks gereja yang berbeda, untuk memastikan keberlanjutan dampak pemuridan.

Eko Nursanty; Rahmawaty

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Paper ini mengkaji hubungan kompleks antara batas visual dan fisik dengan keaslian situs warisan di Jawa. Studi ini mengidentifikasi bagaimana elemen batas tertentu, seperti gaya arsitektur, pengaturan taman, dan penghalang protektif, berkontribusi pada persepsi keaslian di antara pengunjung dan konservasionis. Melalui analisis komparatif beberapa kota di Jawa, makalah ini menonjolkan peranan batas-batas ini tidak hanya dalam menjaga integritas fisik tetapi juga dalam membentuk narasi sejarah yang dialami oleh publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dan pengamatan di lokasi, untuk menarik kesimpulan tentang efektivitas strategi pelestarian saat ini dan dampaknya terhadap warisan budaya Jawa. Temuan menunjukkan bahwa batas yang dirancang dan dipelihara dengan baik dapat meningkatkan keaslian situs warisan, sehingga mendukung upaya konservasi yang lebih luas dan memperdalam koneksi publik terhadap situs sejarah. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan manajer situs yang mencari keseimbangan antara tekanan pengembangan dengan kebutuhan untuk menjaga keaslian budaya.

Sabrina Anggun Kusuma; Taqiyyah Karimah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of this researcher is to find out the extent of the influence related to the importance of a global perspective is very important, because in essence we as citizens of the world cannot escape from social life in which there is a lot of diversity such as views, languages, religions, customs, cultures and so on. A global perspective teaches prospective educators and educators to understand how to deal with global problems, one of which is facing challenges in the Era of Society 5.0. The results of this study indicate that the insight of a global perspective is very important for prospective educators and educators to face various challenges in the Era of Society 5.0 and provide experience to prospective educators and educators regarding their views on the Era of Society 5.0.    

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.