Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 301-320 of 3,251

Analytics

Novi Agatha; Sigit Irianto

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Perjanjian kredit antara lembaga perbankan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam praktiknya, tidak jarang terjadi wanprestasi dari pihak debitur  yang  berdampak  pada  hubungan  hukum  dan keberlangsungan  usaha.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengkaji: 1) bagaimana proses pengajuan dan pelaksanaan perjanjian kredit antara Bank BRI dan UMKM Konveksi Parasit di Daerah Istimewa Yogyakarta; 2) apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi oleh debitur; dan 3) bagaimana mekanisme penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh pihak bank. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif yang didukung oleh data primer. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis dengan jenis dan sumber data berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka, serta data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk menginterpretasikan norma hukum dan fakta empiris secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pengajuan kredit dilakukan melalui prosedur formal dengan dokumen pendukung yang sah, dan dituangkan dalam Surat Pengakuan Hutang; 2) wanprestasi terjadi karena kombinasi faktor internal seperti pengelolaan usaha yang kurang optimal dan faktor eksternal seperti penurunan permintaan pasar; dan 3) penyelesaian wanprestasi dilakukan melalui eksekusi agunan, pelaporan ke otoritas keuangan, serta pendekatan persuasif seperti restrukturisasi kredit. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi hukum bagi pelaku UMKM dan penerapan prinsip keadilan dalam penyelesaian sengketa kredit.

Pongsapan, Marchelyn; Ramadhana, Arga; Novita Fransisca

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi ekonomi pesisir berkelanjutan di Teluk Berau, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, melalui integrasi tradisi lokal kera-kera ke dalam kerangka Business Model Canvas (BMC). Tradisi kera-kera berfungsi sebagai mekanisme adat untuk melestarikan sumber daya alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hasil laut secara kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif partisipatoris, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik buka tutup kera-kera berdampak pada peningkatan kuantitas dan kualitas hasil tangkapan, mendorong aktivitas ekonomi lokal, serta membentuk dasar model BMC yang merefleksikan kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi adaptif dalam menghadapi peluang dan ancaman internal maupun eksternal. Penelitian ini menawarkan kebaruan ilmiah melalui integrasi tradisi adat ke dalam model bisnis modern sebagai upaya revitalisasi ekonomi pesisir sekaligus pelestarian lingkungan. Temuan ini menjadi rujukan dalam pengembangan strategi ekonomi berbasis kearifan lokal dan pedoman kebijakan daerah.

Wenny Nugrahati Carsita; Kusumawati, Mira Wahyu; Basir, Muhammad Ichsan

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan komponen fundamental dalam menunjang kesejahteraan individu, khususnya pada masa remaja yang merupakan fase rentan terhadap berbagai tekanan kehidupan serta dinamika perkembangan emosional. Masalah kesehatan mental yang dialami pada masa remaja dapat memberikan dampak jangka panjang hingga masa dewasa. Kegagalan dalam menangani kondisi kesehatan mental berpotensi menimbulkan konsekuensi negatif terhadap kesehatan fisik maupun psikologis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang upaya pencegahan kesehatan mental. Metode: Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode ceramah dan sesi tanya jawab. Prosedur kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test menggunakan kuesioner, dilanjutkan dengan pemberian pendidikan kesehatan dan diakhiri dengan post-test. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas XI-1 berjumlah 30 orang. Hasil: Diketahui adanya peningkatan rata-rata skor dari 85 pada pre-test menjadi 93 pada post-test setelah pelaksanaan kegiatan. Simpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan pada remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan risiko gangguan kesehatan mental pada remaja.

Siska udilawaty; Udilawaty, Siska

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini mengkaji identitas visual merek Pia Saronde—salah satu produk kuliner khas Gorontalo—dengan menggunakan pendekatan semiotika yang berlandaskan teori Roland Barthes. Sebagai salah satu UMKM yang bergerak di sektor pangan, merek ini sangat bergantung pada peran logo untuk membentuk persepsi konsumen, memperkuat posisi merek, serta membedakannya dari produk lain dalam persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan menelaah struktur visual yang membentuk logo, menginterpretasikan makna denotatif dan konotatif yang muncul, serta menilai sejauh mana logo tersebut mampu merepresentasikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memadukan pengamatan visual terhadap logo dan kajian pustaka yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi warna kuning dan coklat pada logo mampu menimbulkan kesan hangat, manis, dan menggugah selera, sedangkan bentuk tipografi yang melengkung menghadirkan citra tradisional, akrab, dan bernuansa rumahan. Selain itu, penggunaan nama “Saronde” menciptakan hubungan simbolis dengan Pulau Saronde yang terkenal, sehingga memperkuat keterikatan merek terhadap identitas daerah. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa logo tersebut berhasil mengomunikasikan keterkaitan budaya dan citra kuliner yang diusung produk. Meskipun demikian, penelitian ini merekomendasikan adanya pengembangan pada beberapa elemen simbolik dan peningkatan adaptasi visual untuk kebutuhan media digital guna memperkuat daya saing merek.

Grescha Andrean Purmantara; Mohammad Syahrul Mauludi; Achmad Axsel Fahrezi; Tan Evan Tandiyono

Koordinasi kerja memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas operasional usaha jasa, terutama pada usaha berskala kecil yang sangat bergantung pada kerja tim dalam satu waktu kerja. Namun, koordinasi sering kali tidak berjalan efektif akibat faktor internal seperti dominasi ego, komunikasi yang tidak terbuka, serta lemahnya peran kepemimpinan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana buruknya koordinasi kerja dapat mengancam keberlangsungan usaha jasa, dengan mengambil studi kasus pada Rental PlayStation ABC di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terstruktur terhadap tiga karyawan dari bagian kasir, runner, dan dapur serta satu orang manager. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi kerja yang berantakan dipicu oleh kecenderungan mempertahankan ego pribadi, perbedaan cara menyampaikan informasi, serta kurangnya kejelasan peran dan pengawasan kerja. Kondisi tersebut berdampak pada ketidakseimbangan beban kerja, munculnya konflik antarbagian, menurunnya kualitas pelayanan, dan meningkatnya risiko gangguan operasional. Penelitian ini menegaskan bahwa tanpa pengelolaan koordinasi yang baik, usaha jasa berpotensi mengalami penurunan kinerja secara berkelanjutan.

Vivi Gloria Anggreini; Yohanis Lotong Ta’dung

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2025 Universitas Kristen Indonesia Toraja

This study aims to analyze the influence of lifestyle and transaction convenience on the decision of Management students at the Indonesian Christian University (UKI) Toraja to use QRIS. The research employed a quantitative approach with a sample of 82 students from the 2022 cohort, selected using purposive sampling. The collected data were analyzed using multiple linear regression to examine the effect of the independent variables on the decision to use QRIS. The results indicate that, partially, lifestyle has a positive and significant effect on the decision to use QRIS. The same applies to transaction convenience, which significantly encourages students to adopt this digital payment system. Simultaneously, both variables were also found to have a significant influence on the decision to use QRIS, with a coefficient of determination of 0.504. This indicates that 50.4% of the variation in students’ decisions to use QRIS can be explained by lifestyle and transaction convenience, while the remaining portion is influenced by other factors beyond this study. In conclusion, the adoption of QRIS by students is driven by a lifestyle that is adaptive to new technology and reinforced by their perception of the efficiency and practicality offered by this digital payment system. This study provides valuable insights for developing strategies to educate and promote QRIS among students.

Hairul Amren; Ardian Syahputra; Noel Alinsky Saragi; An Nisa Nur Az Zahra; Nayla Arifa Zerina

Pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa Indonesia yang multikultural. Pendidikan multikultural menjadi salah satu cara untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pancasila sebagai paradigma pendidikan multikultural di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila dapat menjadi landasan bagi pendidikan multikultural di Indonesia karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti toleransi, keadilan, dan persatuan, dapat mempromosikan keragaman dan inklusivitas. Implementasi Pancasila dalam pendidikan multikultural dapat dilakukan melalui kurikulum, metode pembelajaran, dan lingkungan sekolah yang inklusif.

Oktavia, Putri Eka; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana; Fitriana

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Suhu dan kelembaban merupakan parameter lingkungan yang harus dijaga pada ruang kubikel untuk memastikan peralatan distribusi listrik tetap bekerja secara optimal. Pada multi-kubikel, perbedaan fungsi dan beban menyebabkan karakteristik suhu dan kelembaban pada tiap ruang kubikel tidak sama, sehingga pemantauan secara manual menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring dan kontrol suhu-kelembaban pada multi-kubikel berbasis Internet of Things (IoT) yang terdiri dari tiga buah kubikel. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai mikrokontroler utama dan sensor DHT20 sebagai sensor suhu dan kelembaban yang masing-masing dipasang pada kubikel dengan kondisi lingkungan berbeda. Sistem dilengkapi dengan aktuator kipas dan lampu, serta notifikasi real-time melalui LCD dan Telegram. Meskipun kontrol dan monitoring dilakukan secara terpisah pada tiap kubikel, notifikasi kondisi seluruh kubikel terintegrasi pada satu kanal Telegram yang sama. Pengujian kinerja sistem dengan memberikan variasi suhu dan kelembaban yang berbeda untuk tiap kubikel. Kubikel 1 diberi kondisi normal (suhu 35°C-40°C dan kelembaban 50%-70%), kubikel 2 diberi kondisi overheat (suhu di atas 40°C), sedangkan kubikel 3 diberi kondisi overhumidity (kelembaban > 70%). Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu melakukan kontrol suhu dan kelembaban dalam ruang multi-kubikel serta mengirimkan notifikasi melalui Telegram dengan tingkat keberhasilan 100% dan rata-rata delay 5,6 detik.

Wahyu Sri Widodo; Supar Wasesa; Syafrizal

Penulis menyimpulkan dalam penelitian ini bahwa. Penelitian ini merumuskan masalah tentang bagaimana remunerasi dan motivasi kerja memengaruhi kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan dan mengevaluasi dampak kompensasi terhadap motivasi kerja pegawai di PT BGR Logistic Indonesia Medan. Sampel penelitian terdiri dari 85 pegawai. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai teknik analisis datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remunerasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, dan gabungan pengaruh kompensasi dan motivasi kerja juga berdampak positif terhadap kinerja pegawai.

Mhd Zunifa Hakim Hasibuan; Eddi Suprayitno; M. Tahir

Penulis menyimpulkan dalam studi ini bahwa. Studi ini merumuskan masalah mengenai dampak signifikan program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan, baik secara individu maupun kolektif. Studi ini bertujuan untuk menguji dampak program pelatihan terhadap kinerja karyawan dan untuk menilai sejauh mana pengembangan sumber daya manusia memengaruhi kinerja karyawan. Untuk mengevaluasi dampak simultan program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan. Sampel studi terdiri dari 85 karyawan. Studi ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda sebagai pendekatan analisis datanya. Hasil studi ini menunjukkan bahwa program pelatihan berdampak positif terhadap kinerja karyawan, pengembangan sumber daya manusia memengaruhi kinerja karyawan secara positif, dan baik program pelatihan maupun pengembangan sumber daya manusia secara kolektif meningkatkan kinerja karyawan.

Irgi Madika Fitra; Nur M Ridha Tarigan; Julkarnain

Dalam penelitian ini penulis dapat menyimpulkan bahwa. Penelitian ini merumuskan masalah tentang bagaimana pelatihan memengaruhi produktivitas karyawan. Bagaimana penilaian kinerja memengaruhi produktivitas karyawan dan dampak pelatihan dan penilaian kinerja terhadap produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pelatihan terhadap produktivitas karyawan di PT BGR Logistik Medan. Untuk menguji dampak sistem penilaian kinerja terhadap produktivitas karyawan. Untuk menguji dampak pelatihan dan sistem evaluasi kinerja terhadap produktivitas karyawan. Sampel penelitian terdiri dari 58 karyawan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda sebagai pendekatan analisis datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif terhadap produktivitas, bahwa Penilaian Kinerja berpengaruh positif terhadap produksi, dan bahwa pelatihan dan Penilaian Kinerja secara bersama-sama memiliki dampak positif terhadap produktivitas.

Hilma Harmen; Albert Tunggul Ardiansyah Manalu; Dinni Ria Anggita; Ika Khairi Dzaky Nasution; Muhammad Afdal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan human capital dalam meningkatkan kompetensi dan perencanaan karier karyawan di PT. Wang Bintan Konsultan. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan meliputi belum optimalnya sistem manajemen kinerja, penilaian yang masih subjektif, kurangnya indikator kerja yang jelas, sistem insentif yang belum efektif, rendahnya motivasi dan disiplin kerja, serta lemahnya kerja sama tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja perlu diperkuat dengan indikator terukur (KPI) dan Balanced Scorecard, sementara kompensasi harus dikaitkan langsung dengan pencapaian kerja (performance-based system). Selain itu, perusahaan perlu menanamkan budaya disiplin, memberikan pelatihan rutin, serta membangun kolaborasi tim yang kuat. Strategi penguatan human capital yang terintegrasi dengan sistem pembinaan, penghargaan, dan komunikasi dua arah terbukti mampu meningkatkan motivasi, kompetensi, dan loyalitas karyawan terhadap organisasi.

Marzuarman; Abidin, Zainal; Nofiar Am, Andri; Azizul; Baidillah, Desqi +2 more

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi keberadaan dosen dan karyawan di Gedung Elektro Politeknik Negeri Bengkalis menggunakan metode face recognition berbasis Haar Cascade untuk deteksi wajah dan Local Binary Pattern Histogram (LBPH) untuk klasifikasi wajah. Sistem memanfaatkan ESP32-CAM sebagai perangkat akuisisi citra dan aplikasi Python untuk antarmuka grafis (GUI) secara real-time. Pengujian dilakukan pada variasi jarak (0,5 m, 1 m, dan 2 m) serta kondisi pencahayaan (terang, sedang, gelap). Hasil menunjukkan akurasi deteksi wajah rata-rata mencapai 83%, dengan pencahayaan terang dan sedang menghasilkan akurasi 100%, sedangkan kondisi gelap turun hingga 50%. Akurasi pengenalan wajah rata-rata sebesar 60%, dengan rincian 92% pada jarak 0,5 m, 50% pada 1 m, dan 33% pada 2 m. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan informasi keberadaan cdosen dan karyawan secara real-time, meskipun kinerja masih terbatas oleh kualitas kamera 2 MP, kondisi pencahayaan, dan jumlah dataset terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada implementasi monitoring keberadaan berbasis face recognition di lingkungan kampus serta menjadi dasar pengembangan lebih lanjut dengan kamera resolusi tinggi, metode deep learning, dan integrasi sistem absensi.

Amalia, Putri Nur Ayu; Salim, M. Afif

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan biaya dan durasi proyek sebelum dan sesudah penerapan metode crashing pada pembangunan Gedung Kenanga di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Kota Salatiga. Metode crashing dilakukan dengan mempercepat aktivitas pada lintasan kritis melalui penambahan sumber daya tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Berdasarkan hasil analisis, durasi proyek berkurang dari 150 hari menjadi 124 hari (efisiensi waktu sebesar 17%). Biaya langsung mengalami peningkatan sebesar 1,11%, sedangkan biaya tidak langsung menurun sebesar 17,33%. Secara keseluruhan, metode crashing menghasilkan penghematan total biaya proyek sebesar 0,74%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode crashing dapat menjadi strategi efektif dalam percepatan proyek dengan pengendalian biaya yang optimal. Kata kunci: crashing, lintasan kritis, biaya proyek, durasi proyek, percepatan.

Agus Widodo; Dedtri Anwar; Siwi Woro Herningsih

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This research is motivated by the high risk of fatigue experienced by ship crews during voyages, which directly affects occupational safety and mental well-being. Fatigue arises from long working hours, inadequate rest time, heavy workloads, and extreme environmental conditions such as high temperatures, engine noise, and vessel vibrations. On the MT. Sultan Mahmud Badaruddin II, the problem becomes more complex due to the tight work rhythm, short berthing periods, and fast, repetitive loading–unloading activities. Harsh weather conditions, short but intensive sailing distances, and limited relaxation facilities make the crew increasingly vulnerable to both physical and mental fatigue. In addition, a work culture that tends to be authoritarian and lacks communication exacerbates psychological pressure, especially when crew members find it difficult to report their fatigue to superiors. This study uses a qualitative method through direct observation and interviews with all crew members in the deck and engine departments. The aim is to analyze the influence of the work environment and work culture on fatigue levels onboard. The results show that environmental factors such as high temperatures, narrow workspaces, and vessel instability significantly affect physical fatigue. Meanwhile, mental fatigue is triggered by ineffective communication, hierarchical pressure, and an unsupportive work culture. These findings align with the perspectives of Mathis and Jackson and comply with the provisions of the STCW 2010 and MLC 2006, which emphasize the importance of regulating working hours and fatigue management. Overall, optimizing rest hours, improving the work environment, and reforming organizational culture are required to reduce fatigue risks.

Budiafosma, Savira Nanda; Budiafosma, Savira Nanda; Daniar, Aninditya; Masnuna, Masnuna

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Tingginya konsumsi makanan instan di kalangan anak-anak sekolah dasar telah menjadi perhatian penting karena potensi risiko kesehatan jangka panjangnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang karakter buku cerita bergambar interaktif sebagai media edukasi bagi anak-anak usia 9–12 tahun untuk memahami bahaya makanan instan dan mengembangkan kebiasaan makan yang sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran yang dikombinasikan dengan metodologi desain, termasuk tinjauan pustaka, wawancara dengan guru, ahli gizi, dan ilustrator, dan kuesioner yang disebarkan kepada 114 responden untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan anak-anak dan preferensi visual. Proses desain melibatkan identifikasi masalah, pengembangan konsep, pembuatan prototipe, dan validasi melalui jajak pendapat audiens. Desain ini menampilkan karakter utama Lala, Lita, Ibu, dan Maskot Perut, dengan ilustrasi kartun digital berwarna cerah. Hasil validasi menunjukkan bahwa karakter dan desain visual selaras dengan minat dan kebutuhan audiens target, menjadikan media ini efektif dalam menyampaikan pesan edukasi dengan cara yang menarik sekaligus memotivasi anak-anak untuk memahami risiko makanan instan.

Dhony Priyo Suseno; Nur Ramdhani, Lily

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Audit Keselamatan Jalan (AKJ) sangat penting dalam proses pembagunan jalan untuk meminimalisir kecelakaan di jalan raya. Dengan adanya perencanaan pembangunan dengan penerapan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan yang optimal, diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih, Kabupaten Blitar telah mengimplementasikan konsep infrastruktur jalan berkeselamatan berdasarkan standar yang berlaku. Penelitian ini dilakukan terhadap aspek geometrik jalan, perlengkapan jalan, dan bangunan pelengkap dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui studi literatur dan analisis data terhadap standar yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar komponen telah memenuhi kriteria jalan berkeselamatan, namun masih terdapat kekurangan teknis yang perlu diperhatikan antara lain nilai kelandaian memanjang maksimum, pemenuhan panjang tanjakan kritis, pemenuhan pelebaran pada tikungan, serta beberapa elemen perlengkapan jalan seperti rambu dan pagar pengaman. Rekomendasi perbaikan diberikan untuk mengoptimalkan penerapan prinsip-prinsip jalan berkeselamatan yaitu self-explaining, self-enforcing, dan forgiving road. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi perencana dan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan infrastruktur jalan di masa mendatang. 

Sinta Oktavioni, Sabrina; Mindiastiwi, Tigo; Siswanto, Agus Bambang

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Perhitungan daya dukung pondasi yang akurat menjadi aspek penting dalam memastikan stabilitas dan keamanan struktur bangunan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai daya dukung ultimit (Qu) dari pondasi bored pile dengan menggunakan empat pendekatan berbeda, yaitu perhitungan manual menggunakan metode Schmertmann & Nottingham, Mayerhoff (1976), software Allpile, serta hasil uji lapangan dengan PDA (Pile Driving Analyzer). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Fave Hotel yang terletak di Banyumanik, Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Schmertmann & Nottingham dengan nilai Qu tertinggi sebesar 282,25 ton. Sedangkan nilai terendah berasal dari hasil uji PDA 159,61 ton. Metode Mayerhoff (1976), memberikan nilai sebesar 170,30 ton, sementara Allpile menghasilkan nilai 160,79 ton. Selisih nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan asumsi yang digunakan oleh masing-masing metode. Secara umum, hasil PDA dianggap paling merepresentasikan kondisi aktual di lapangan karena merupakan hasil uji dinamis langsung pada tiang. Oleh karena itu, pendekatan manual dan software Allpile dapat dijadikan sebagai estimasi awal dalam tahap desain, namun tetap perlu divalidasi melalui pengujian lapangan untuk memperoleh hasil yang lebih realistis dan dapat diandalkan.

Juwa, Ferdinandus; Ewaldus E. Ndora,; Fransiskus Sales Lega, S.Fil, M.Th

REDOMINATE : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani 2025 Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

Masa remaja merupakan tahap perkembangan krusial dalam pembentukan jati diri dan kepribadian. Dalam konteks iman Kristiani, manusia dipahami sebagai imago\ Dei (Citra Allah) sehingga setiap remaja memiliki martabat luhur yang harus dihidupi dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan menjelaskan makna martabat manusia sebagai Citra Allah, menganalisis tantangan remaja di era modern, serta menawarkan panduan praktis untuk mengaktualisasikan nilai-nilai ilahi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena secara mendalam terhadap perilaku remaja dalam konteks keluarga, sekolah, dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja menghadapi tantangan signifikan dari media sosial, konsumerisme, dan krisis spiritual, tetapi tetap memiliki peluang untuk menghidupi martabatnya melalui penguatan kesadaran identitas, kejujuran, solidaritas, tanggung jawab, dan keterlibatan rohani.  

I Gede Pramana Ade Saputra; Prastyadi Wibawa Rahayu; Gerson Feoh

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Penjualan berbasis web untuk Gerai Oleh-Oleh Bali yang selama ini masih menggunakan pencatatan manual dengan buku besar dan perhitungan menggunakan kalkulator. Sistem manual tersebut menyebabkan risiko kesalahan pencatatan, lambatnya proses pencarian data, serta kesulitan dalam pengarsipan data penjualan, pembelian, pemesanan, dan pengelolaan stok barang. Penelitian menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall dengan pendekatan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Tahapan yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dengan pemilik gerai, perancangan sistem (Use Case Diagram dan Class Diagram), implementasi, pengujian unit, pengujian sistem menggunakan metode black-box testing, serta tahap pemeliharaan (maintenance). Sistem yang dibangun mencakup fitur login, dashboard, pengelolaan data master (supplier dan barang), transaksi penjualan dengan dukungan scan barcode, transaksi pembelian, laporan penjualan dan pembelian, serta pengelolaan user. Hasil pengujian black-box menunjukkan seluruh test case berstatus Valid dan sistem berfungsi sesuai harapan. Pada tahap maintenance dilakukan contoh corrective maintenance dengan perbaikan bug pada query laporan penjualan harian.Sistem informasi penjualan berbasis web yang dihasilkan mampu mempercepat proses transaksi, mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan akurasi data, serta memudahkan pengelolaan stok dan pembuatan laporan secara real-time. Implementasi sistem ini memberikan solusi efektif bagi Gerai Oleh-Oleh Bali dalam meningkatkan efisiensi operasional dan interaksi dengan pelanggan.