Publication Search

70,516 articles from 611 journals · 1,760 citations tracked

Showing 3001-3020 of 3,143

Analytics

Nur Budi Nugraha; Tri Yuliati

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

The development of technology is currently growing very rapidly making it easier for the community to convey information. 2D animation can be a means of socialization for the sake of interesting and efficient information. In the midst of the widespread Covid-19 outbreak in Indonesia, the government took several steps to minimize the spread of Covid-19 by socializing including to schools. The school always reminds its students to comply with health protocols. However, less interesting socialization makes children less enthusiastic in understanding the purpose of socialization. The purpose of this research is to make a 2D animated video about Covid-19. This 2D animated video is made as attractive as possible with characters and sound effects that children like so that children become interested in learning and understanding about covid-19. Based on the results of this educational media test, it has been tested on children and helps children in the process of delivering information about covid 19 more effectively and interestingly. Of the 20 respondents, 60% (12 people) agreed that animated videos help children understand covid 19

suargana, lisnawati; Anggraeni Dewi, Dinie

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Bangsa Indonesia selaku negara yang tidak dapat menjauhi tantangan globalisasi, namun dengan berpegang pada Pancasila selaku panduannya, prinsip Indonesia hendaknya bisa mempertahankan jati diri serta eksistensinya. Riset ini berisi tentang apabila memelihara semangat nasionalisme dalam benak generasi muda semenjak masa anak- anak akan membuat mereka lebih tangguh terhadap pengaruh negatif serta pergantian moral yang menjadi- jadi di masa globalisasi. Jadi, dengan memantapkan moralitas serta etika lewat pembelajaran Pancasila, generasi muda Indonesia bakal lebih siap buat hadapi globalisasi serta mempertahankan fakta diri Indonesia dikala yang bersamaan. Nilai kebudayaan yang jadi ciri bangsa Indonesia, semacam gotong royong, silahturahmi, ramah tamah dalam warga jadi keistimewaan dasar yang bisa menjadikan masing- masing orang warga Indonesia untuk mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa sendiri. Tetapi ciri masyarakat Indonesia yang diketahui selaku masyarakat yang ramah serta sopan santun disaat ini mulai pudar semenjak masuknya budaya asing ke Indonesia yang tidak bisa dipilih dengan baik oleh warga Indonesia. Hingga, dalam Mengenai ini pemerintah mempunyai peranan berarti buat mempertahankan nilai- nilai kebudayaan Indonesia dalam kehidupan masyarakatnya. ABSTRACT Indonesia as a country that cannot resist the challenges of globalization, but by adhering to the pancasila as its guidelines, its principles should be able to defend itself and existence. The research is about keeping a nationalistic spirit in the minds of youth since childhood will make them more resilient to the negative influences and the demoralizations of globalization. So, by reinforcing morality and ethics through pancasila study, the Indonesian younger generation will be better equipped to face globalization and maintain Indonesian fact at the same time. The cultural value of the Indonesian people, such as cooperation, silahturahmi, isa basic privilege that can make indonesians love and preserve their own culture. But the Indonesian people known as a friendly and civilised society have begun to wane since the influx of foreign cultures into Indonesia that Indonesia has not been able to choose well. Until then, governments have a meaningful role to maintain Indonesian cultural values in their societies

Adha, Muhammad Mona; Ulpa, Eska Prawisudawati

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang. Penanaman dan penguatan karakter peserta didik era modern saat ini memiliki tantangan tersendiri khususnya bagi para guru di Indonesia. Tantangan juga dihadapi oleh diri siswa itu sendiri ditengah perkembangan teknologi dan informasi yang super cepat dan dapat dijangkau dengan mudah. Guru harus menyesuaikan keadaan perubahan situasi modern saat ini dengan perkembangan diri siswa, agar nilai positif menjadi transformasi diri untuk memiliki karakter yang baik selaras dengan budaya atau adat istiadat yang melekat kuat di Indonesia. Sebagai bangsa yang kuat di era modern ini haruslah mempunyai prinsip-prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi pendidikan karakter di sekolah diperlukan kompetensi guru yang mampu turut berkompetisi di era modernisasi ini. Di era modern saat ini penanaman dan pengembangan nilai-nilai karakter menemui hambatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan berpuluh-puluh tahun yang lalu, hal tersebut turut dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di sekitar siswa maka dari itu kreativitas dan inovasi antara orang tua dan pendidik harus terus dikembangkan. Intensitas komunikasi antara siswa, orang tua, dan guru dilakukan dua arah dan memposisikan diri sebagai pendengar yang baik bagi siswa saat berada di rumah dan di sekolah.

Nelawati Radjamuda; Ike Fitrah; Agust Laya

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Gizi buruk menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak. Salah satu masalah pertumbuhan pada balita adalah terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak sehingga anak tumbuh tinggi tidak sesuai dengan umurnya yang disebut dengan balita pendek atau stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ollot tahun 2019. Desain pada penelitian ini menggunakan cross sectional dengan penelitian survey analitik. Sampel yang sebanyak 91 responden. Analisis yang digunakan chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini sebanyak 13% balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot yang berat lahirnya <2500gram BBLR, 75% berstatus infeksi penyakit (diare dan ISPA), 65% tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan 91% balita memiliki status imunisasi dasar lengkap. Dililihat dari hasil analisis terdapat hubungan beramakna antara faktor pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot Tahun 2019. Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten untuk dapat memberikan informasi secara luas melalui penyuluhan maupun pelatihan kepada masyarakat ataupun kader kesehatan mengenai status gizi balita khusunya stunting.    

Kristianti, Ayu; Mansur, Ely; Gunawan, Agus Hendra

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendistribusian ZIS untuk pembiayaan anak fakir miskin melalui program pendidikan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kota Denpasar. Pendistribusian ZIS dalam bidang pendidikan mempunyai peranan penting dalam hal mengangkat martabat manusia, terutama pemberdayaan anak fakir miskin. Tidak hanya itu ZIS juga mempunyai peranan yang sangat penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, data didapatkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak Baznas Kota Denpasar maupun dengan para mustahiq penerima bantuan pendidikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendistribusian ZIS untuk pembiayaan anak fakir miskin di Baznas Kota Denpasar yaitu: 1) Dalam Pendistribusian ZIS Baznas Kota Denpasar yang disalurkan melalui program bantuan pendidikan kepada mustahiq tersebut diperuntukan hanya untuk 8 golongan. 2) Program BUDI di Baznas kota Denpasar sangat membantu biaya sekolah untuk anak fakir miskin, menjadi lebih berdaya, lebih berprestasi dan juga menjadi salah satu solusi bagi anak fakir miskin untuk tetap bersekolah. 3) Terdapat dua kendala yaitu kendala eksternal jangkauan yang luas, dan kendala internal keterbatasan personal amil yang dimiliki Baznas Kota Denpasar.

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Katrina Feby Lestari; Norma Onggang; Ni Nyoman Udiani

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Around 40% there are still children of pre-school age who have not been able to do their developmental tasks according to their age. In addition, in the kindergarten, finger painting activities have never been done on the soft motor development of pre-school children in Tunas Kelapa Kindergarten Group B Tinigi Village, Galang District. This type of quantitative research with a one group pretest posttest approach, a population of 32 people and a sample of 15 people with purposive sampling technique. Data analysis used the Wilcoxon test, with finger painting as an independent variable and fine motor dependent. The results of the pretest study were 8 respondents (53.3%) suspect and the posttest was 13 respondents (86.7%) normal. The results of bivariate analysis obtained p value 0.014 <0.05, there is an effect of finger painting activities on the soft motor development of pre-school children in Tunas Kelapa Kindergarten Group B Tinigi Village, Galang District. It is hoped that this research can be additional knowledge for parents so they can optimize the development of their children.

Amalia Nuruul Azizah; Febri isnawati; Fitri Rahmawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali minuman yang beredar dikalanganmasyarakat. Salah satunya minuman yang menawarkan khasiat kesehatan bagi tubuh. Di indonesia banyak minuman kesehatan yang sudah biasa dikonsumsi, salah satunya minuman jahe. Hanya saja karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama sehingga minuman ini tergeser oleh minuman lain yang lebih praktis, selain itu juga minuman jahe kurang memiliki daya tarik terhadap anak muda yang lebih memilih minuman yang kekinian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan suatu inovasi dengan membuat minuman herbal instan dengan menggunakan bahan baku jahe yang dilakukan pelatihan juga kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah menikmati khasiat dari minuman jahe tersebut dan dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan penghasilan terutama untuk ibu-ibu. Dalam kegiatan pelatihan ditemukan suatu temuan bahwa masyarakat sangat membutuhkan kegiatan yang mampu memberdayakakan ibu-ibu sehingga mamu menambah penghasilan keluarga. Selain itu ditemukan data bahwa setelah minuman jahe dikemas secara instan peminat minuman tersebut bertambah dari kalangan masyarakat muda hingga tua.

jawandi, ahmad; Eko Adi Putro; Wuri Kusuma Ramadhanis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keluarga menjadi unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga. Mendidik anak bermuara dari mengenal anak dan cara memperlakukan anak sesuai kebutuhannya dan perkembangannya. Oleh sebab itu keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sedini mungkin. Kendala utama yang dialami KPM PKH Wonosegoro berupa tingkat pemahaman orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan penting nya peran keluarga dalam pembentukan karakter pada anak. Sebagian besar orang tua beranggapan bahwa yang memiliki kewajiban menanamkan pendidikan karakter hanya Sekolah, sehingga seringkali menyalahkan Sekolah jika anak nya nakal. Solusi yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah melakukan workshop pelatihan peran keluarga dalam membentuk karakter melalui metode modeling. Modeling merupakan salah satu pendekatan yang mudah digunakan orang tua dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua sebagai model/suri tauladan yang akan menjadi contoh bagi anak dalam mengenal dan membentuk karakternya.

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

Silalahi, Gabriella Arsani Linggom

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan perkembangan saraf motorik anak-anak difabel melalui kegiatan bercocok tanam melalui media tanam hidroponik. Kegiatan pengabdian ini dilakukakn di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta dengan mengadakan kegiatan mengedukasi, prakktek, dan ppembinaan. Pentuk edukasi yang diberikan kepada mitra terfokus pada apa itu hidroponik, bagaimana cara merawat tanaman yang menggunakan media tanam hidroponik, bagaimana menyemai benih yang ada sehingga menjadi bibit yang bisa dipindahkan ke instalasi hidroponik, dan lainnya. Hasil kegiatan pengabdian ini dari kegiatan mengedukasi, praktek, dan pembinaan adalah memhaminya dan dapat mempraktekan ilmu yang didapat dengan baik, dan dapat membantu mereka untuk tetatp produktif dengan adanya kegiatan ini dimasa pandemi

Ns. Erni Suprapti; Rika Desiana Lydia Sari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Preschoolers are children aged three to six years. Covid - 19 is a pandemic that is shaking the world right now. Due to the Covid - 19 pandemic, children cannot play with friends outside the home. Limited play space for children makes it easy for them to feel bored just to stay at home, causing children to become anxious. The purpose of this case study is to apply storytelling play therapy to reduce anxiety levels in preschool-aged children at home due to the covid-19 pandemic. The method of this case study is descriptive. The result of the case study is a decrease in anxiety score in subject I from 45 to 30 and subject II from 51 to 34. The conclusion of this case study shows that storytelling therapy is effective in reducing the anxiety level of preschool children. Suggestions for this case study are expected that parents can apply storytelling to reduce anxiety levels in children at home due to the Covid-19 pandemic.

Saini Saini; Ifadatul Hosniah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Every human being is created in pairs between a man and a woman, thus forming a marital relationship. But navigating the marriage ship will not go the way you want it to, with divorce sometimes being a shortcut in the marital relationship. Divorce in marriage will have many repercussions, including raising children after divorce. As child support is often overlooked by heirs to their rights and obligations, Islamic law and civil law provide for alimony during marriage or after marriage (divorce). The methodology of this research uses a normative juridical approach and the type of research is library research. Then the primary data sources used are Islamic Family Law and Civil Law. The secondary data sources used are books related to problem formulation and discussion. The data validity testing technique in this research uses data source triangulation. The result of this study is that child maintenance after divorce according to Islamic family law is fully borne by the father, but this obligation can be reduced, if the father cannot work for a living (paralyzed, etc.) and does not have a trump card to give. Meanwhile, child maintenance after divorce according to the provisions of civil law is the responsibility of both parents.

Elwin ST; Esau Yesyurun Tang

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pentingnya Mendisiplinkan Anak Usia 6-12 Tahun dan Implikasinya Bagi Pembentukan Karakter Anak di SDN 19 Kayuara. Mendisiplinkan adalah suatu bimbingan, pengarahan dan pengendalian tingkah laku melalui disiplin kepada anak supaya mengalami pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan kerohanian yang optimal.

Abdussalam, Abdussalam; Pramudya, Elkaf Rahmawan; Muslih, Muslih; Susanto, Ajib; Widyatmoko, Karis +1 more

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Disrupsi teknologi yang besar-besaran saat ini selain berdampak positif juga berdampak negative,dampak ini terlihat terhadap anak-anak yang mempunyai kecenderungan untuk tidak peduli dengan sosial budaya. Bahasa Jawa yang memiliki Aksara Jawa salah satu yang berdampak, Aksara Jawa hanya diajarkan 1-2 jam per minggunya tingkat SD sampai SMA/sederajat, hanya membaca buku dan lermbar kerja siswa (LKS) yang menimbulkan kebosanan dan tidak menarik belajar Aksara Jawa. Penelitian ini mengusulkan aplikasi berbasis android untuk belajar Aksara Jawa untuk mendukung belajar mandiri bagi anak Sekolah Dasar (SD) pada masa pandemik saat ini dengan menyajikan materi gambar, animasi dan permainan dengan memanaatkan algoritma shuffle random. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi mengenal Aksara Jawa ini telah memenuhi kebutuhan sebagai alat bantu belajar mandiri, mampu membuat pengajakan pada quiz yang diberikan dan hasil pengujian black box semua fitur yang ada di aplikasi berjalan sesuai fungsinya.

Amini, Wilda; Manalu, Kartika; Khairuddin, Khairuddin

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih tinggi dibandingkan yang dibelajarkan dengan Talking Stick pada materi protista di kelas X IPA MAS Cipta Simpang Dolok Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yaitu anak kelas X IPA dengan Sampel X IPA-1 sebagai kelas eksperimen I dan X IPA-2 sebagai kelas eksperimen II. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda. Teknik  analisis data menggunakan uji t pada  taraf  signifikansi ?=0,05. Hasil uji hipotesis data postest Model pembelajaran Index Card Match dan Talking Stick  diperoleh t hitung = 2,1063 dan daftar t tabel = 2,0168. Jika, t hitung > t tabel maka Ha diterima Ho ditolak.

Dwi Setiawan; Lutfi Eskawati; Diana Diana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

This study aims to identify effective methods that parents can use to help young children develop reading skills. Through a literature review and case studies, this research presents various strategies for parents, such as selecting books that match the child’s interests, creating an enjoyable reading environment, and providing positive feedback. The findings are intended to serve as a guide for parents in creating an optimal learning environment for their children. Reading ability is a crucial foundation for cognitive development in children. This study examines the critical role of parents in facilitating the development of reading skills in young children. By reviewing literature, the study highlights various activities that parents can engage in, such as reading together, providing engaging books, and creating a supportive environment for fostering a child’s interest in reading. The findings indicate that active parental involvement in reading activities from an early age has a significant positive impact on improving reading skills, comprehension, and a child's love for books.

Dea A’iwara Selena; Paulina Maria E.W; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

This  study  aims  to  determine  the  role  of  parents  in  online  learning  on children's cognitive abilities, inhibiting and supporting factors experienced by parents at SDN 1.2 Pangelak. Through this study, it is hoped that parents can realize how important  parental  involvement  in  online  learning  towards  children's  cognitive abilities in Catholic Religious Education subjects during the covid-19 pandemic. The type of research used in this research is descriptive qualitative research. This research was conducted on May at SDN 1.2 Pangelak. The informants are 14 people consisting of the Principal, 1 Catholic Religion Teacher, 6 parents and 6 students. Data collection techniques through interviews and documentation. The data analysis technique used is the model of Miles and Huberman which consists of three stages, data reduction, data presentation and conclusion drawing.

Antonius Allenby; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2021 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

This study aims to describe the cooperation between catechist and parents in developing the faith of the child in the Stasi of Santo Joseph Batuah, the Parish of Santo Petrus and Paulus Ampah. The reason the researchers raised the title of this study is due to the lack of cooperation between parents and catechisms in developing the faith of children in Stasi Santo Yosef Batuah. This is descriptive qualitative research. Data obtained by interviews and documentation. The study was conducted on May 20 - June 2, 2021. The study was conducted at the Stasi of Saint Joseph Batuah Parish of St. Peter and Paul Ampah with a total of 13 informants. Data analysis techniques use Miles and Huberman's model of 3 stages, namely reduction, presentation of data, and conclusion withdrawal.

Nafisah, Nafisah; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2021 Universitas Stikubank

Children have rights, both materially and immaterially, as well as the right to protection of honor. The honor of children is a must, especially for girls, if the honor of a child is carried, then the development of the child can be disrupted, because of his unforgettable past. The honor of children who are snatched away by rape makes the writer interested in studying the crime of rape in the city of Semarang. based on the judge's consideration in making a decision against the perpetrators of the crime of raping underage children in the Semarang District Court. This study uses a normative juridical method. The results of the study showed that the judge's basic considerations in deciding the crime of raping minors, the judge considered from three aspects, namely aspects of legal facts, juridical aspects and sociological aspects and considered four things, namely, legal reviews on the basis of legal facts considerations, legal reviews of based on juridical considerations, legal reviews on the basis of sociological considerations and legal reviews on the basis of philosophical considerations, from this study it can be concluded that judges make decisions based on three aspects and 4 things, this is done to achieve justice as stated in the Pancasila ideology of the fifth principle, namely social justice for all Indonesian people.   Keywords: the basis of judge's consideration, perpetrators of the crime of raping minors