Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2661-2680 of 2,818

Analytics

Khanifah Nurul Bahiyah; Mohammad Fatchurrohman

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan learning obstacles  siswa terkait materi bangun ruang sisi datar khususnya kubus dan balok, mendesain bahan ajar berbasis kemampuan pemahaman matematis pada materi bangun ruang sisi datar yang valid, dan untuk membuat rencana implementasi bahan ajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP. Kurangnya kemampuan pemahaman matematis siswa dilihat dari kesulitan yang dialami siswa saat mempelajari materi bangun ruang sisi datar yang disebut juga dengan hambatan belajar. Adapun salah satu cara mengatasi hambatan belajar tersebut adalah dengan menggunakan desain bahan ajar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah  39 siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Jamblang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan tes dan non tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 5 macam hambatan beajar siswa terkait kemampuan pemahaman matematis pada materi bangun ruang sisi datar. Validasi terhadap bahan ajar modul matematika dilakukan oleh lima ahli. Berdasarkan hasil validasi yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul dan rencana implementasi bahan ajar yang dibuat untuk memudahkan guru dalam mengimplementasikan bahan ajar yang didesain layak digunakan dalam proses pembelajaran.    

Zainudin, Muhamad; Kusaeri, Didi; Susanti, Susi

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Study table is one of the supporting learning activities but the current study table design is not in accordance with consumer needs, especially for children. The development of this study table product is expected to answer the needs of custumers or consumers and produce an ergonomic study table. This multifunctional learning folding table product uses the parameter measurement of the Quality Function Deployment (QFD). The result obtained based on the customer show that there are 7 attributes (customer requitment) and 4 technical parameters ( technical response). In this regard, the product development of a multifuntional folding study table uses the Quality Function Deployment (QFD) method using teak wood. This table also has several features, namely a reading light feature, a glass holder, a storange feature, equipped with a simple design, attaractive practical colors and ideal dimensions so as to increase comfort inusing the folding study table product.

Haris Munandar; Mangara Sihaloho; Najmah Najmah

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The results of observations on Class VII students of National Junior High School teaching and learning activities only run theoretically and are not related to the real environment where students are located. The incompleteness of student learning outcomes, one of which is the selection of learning methods that are not appropriate, learning media are less attractive and the level of student activity is low. The purpose of the study was to improve student learning outcomes through the Picture and Student Active (PASA) model with a Contextual Teaching and Learning (CTL) approach to the seventh grade students of the Makassar National Junior High School. This research is classroom action research with 2 cycles, namely the stages of planning, action, observation and reflection. The data collection instrument used observation sheets and test questions. The success indicator is 85% with an acquisition score of 75. The results show that the Picture and Student Active (PASA) Model with this Contextual Teaching and Learning (CTL) approach, can improve biology learning outcomes in class VII students of Makassar National Junior High School which is marked by an increase in the category student learning outcomes from cycle I to cycle II. In the first cycle is in the category of 20 people or 50% and in the second cycle is in the high category that is 40 people or 100% and the completeness of learning outcomes in the first cycle is 20 people or 50% and the second cycle is 40 people or 100%..    

Ahmad Fahrudin; Eka Maryam

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis review isi artikel sintesa dengan fokus pada daerah penelitian, tujuan, variasi metode, dan temuan. Metode pengumpulan data penelitian mengadopsi desain PRISMA (preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses), terdiri dari empat langkah: identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan aplikasi publish or perish yang ditautkan langsung ke pencarian Google Cendekia. Jumlah artikel yang ditemukan adalah 3000 artikel pada periode 2017 hingga 2022. Penelitian ini memutuskan untuk mereview 15 artikel dengan sebaran Pendidikan Fisika Berbasis Etnosains  6 artikel, Pendidikan Fisika Berbasis Budaya 4 Artikel, dan Pendidikan Fisika Berbasis Kearifan Lokal 5 Artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan merupakan daerah di Indonesia yang dijadikan tempat penelitian terbanyak yaitu 20% dengan topik pendidikan fisika berbasis budaya, dan pendidikan fisika berbasis kearifan lokal. tujuan penelitian rata-rata adalah mengembangkan produk, menganalisis, mendiskripsikan dan mengembangkan karakter. Metode penelitian yang digunakan juga bervariasi, antara lain: R&D, kualitatif deskriptif, kuasi-eksperimental, dan pendekatan rasch model. Temuan menunjukkan bahwa topik ini menarik untuk dipelajari karena berpengaruh positif terhadap hasil belajar, meningkatkan berpikir kritis, kemampuan literasi sains, meningkatkan kreativitas serta meningkatkan motivasi belajar

Wibi Ardi Alvianto; Juni Amanullah

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, media digital sebagai pembelajaran mengalami pengembangan yang signifikan. Hadirnya digital ini memberikan beragam inovasi, dimana pembelajaran konvensional yang kaku dan monoton akan digantikan dengan pembelajaran menggunakan media digital yang lebih praktis, fleksibel, tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Penelitian kali ini penulis menggabungkan software streaming Prism dan media sosial youtube sebagai media pembelajaran interaktif. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah; 1) pembelajaran interaktif, 2) efektifitas dan optimalisasi Prism dan youtube sebagai media pembelajaran interaktif. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dalam membedah topik ini, teknik pengumpulan data berupa prismervasi, eaeancara dan studi dokumen. Analsisi data menggunakan pedekatan Miles dan Huberman dengan proses analisis data kualitatif yaitu; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data dari menunjukan sebanyak 50 responden terdiri dari 2 kelas menunjukkan: 10 sebanyak 4 jawaban mengalami kesulitan memahami pembelajaran interaktif secara online, karen kurangnya pemahaman tentang jaringan internet dan spesifikasi android dan PC, 2) sebanyak 14 responden memahami cukup memahami proses pembelajaran menggunakan Prism dan youtube, 3) dan sebanyak 30 responden mengaku memahami dan lancara dalam proses pembelajaran interaktif menggunakan Prism dan youtube. Pembelajaran interaktif menggunakan Prism dan youtube, menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih menarik, nteraktif dan tidak monoton. Adapun kelemahan menggunakan metode ini yaitu komunikasi hanya bisa satu arah dan peserta didik hanya bisa merespon lewat live chat saja.

Sri Kuntari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The problem in this study is the low quality of learning Business Economics class X Office Automation and Governance, which is known from the average student learning outcomes in the subject of Business Economics only reaching 67.43, in other words it has not reached the specified KKM, which is equal to 78, this is due to the lack of use of media images with learning models in the teaching and learning process, lack of student interest, and low student learning outcomes in learning Business Economics. Therefore, this research discusses the use of media images with the Examples Non Examples learning model to improve student learning outcomes in class X Business Economics Automation and Office Management at SMK Negeri 8 Samarinda. This study uses the Classroom Action Research (PTK) method, the research procedure used is in the form of cycles and each cycle is carried out through four stages, namely: planning, implementing, observing, and reflecting. The data collection technique was carried out using qualitative techniques, while the data collection tool used was a question instrument. The subjects of this study were class X students of Office Automation and Governance at SMK Negeri 8 Samarinda with a total of 35 students. The results showed that the use of media images with the Examples Non Examples learning model can improve student learning outcomes in learning Business Economics. This can be seen from the completeness of student learning outcomes in the pre-cycle, namely 18 students (51.43%), there was an increase in cycle I, namely 27 students (77.14%) and in cycle II it increased to 35 students (100%). Based on the results of the study, it can be concluded that the use of media images with the Examples Non Examples learning model can improve student learning outcomes in the subject of Business Economics class X Office Automation and Management at SMK Negeri 8 Samarinda.

Vinsensia Gebyar Ritavany; FR. Wuriningsih; FX. Sugiyana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan adalah kebutuhan dasar bagi setiap anak untuk tumbuh dan berkembang. Demi peningkatan motivasi dan prestasi belajar dibutuhkan suatu pembelajaran yang mendukung dan metode yang tepat. Untuk itu guru dituntut memiliki kreativitas dalam menggunakan metode dan media ajar yang menyenangkan. Salah satu metode adalah STAD atau pembelajaran kelompok yang mampu menumbuhkan kerja sama dan kreativitas siswa (Gusniar, 2017). Penggunaan metode STAD dan media Youtube ini dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Pius X Magelang dengan pendekatan kuantitatif eksperimen. Tujuan dari penelitian iini adalah (1) Untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan metode STAD dan media Youtube di SMK Pius X Magelang. (2) Mengetahui penggunaan metode STAD dan media Youtube dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa SMK Pius X Magelang. (3) Mengetahui pengaruh motivasi belajar dari penggunaan metode STAD dan media Youtube terhadap Prestasi belajar siswa di SMK Pius X Magelang. Pengambilan data dilakukan melalui Pretest, Posttest dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa menyukai pembelajaran dengan metode STAD dan media Youtube karena menyenangkan dan membuat materi mudah dipahami. 2) Skor motivasi meningkat dari 24 menjadi 41 pada materi pertama dan 46 pada materi kedua, serta rata-rata hasil belajar meningkat dari 67,50 menjadi 81,25. 3) Adanya pengaruh motivasi dari penggunaan metode STAD dan media Youtube terhadap hasil belajar sebesar 62%. Simpulan: Motivasi dari metode STAD dan media Youtube berpengaruh terhadap prestasi belajar PAK. Saran: guru dapat menggunakan dan mengembangkan metode STAD dan media Youtube dalam PAK.

Wawan Wibisono

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat evaluasi hasil belajar IPS berbasis Wondershare Quiz Creator. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Tahapan penelitian meliputi  tahap studi pendahuluan;  tahap pengembangan;  tahap evaluasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan, peristiwa, aktifitas, perilaku, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, angket, dan tes. Uji objektivitas data menggunakan triangulasi metode. Teknik analisis menggunakan analysis interactive models dan deskriptif presentase. Hasil akhir penelitian ini adalah menghasilkan alat evaluasi hasil belajar IPS berbasis Wondershare Quiz Creator yang memenuhi standar validitas dan uji efektifitas karena telah memenuhi kriteria:  penilaian validator materi dan validator media baik.  hasil uji coba pada peserta didik tuntas secara klasikal.  tanggapan peserta didik baik. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah pengembangan alat evaluasi Wondershare Quiz Creator telah menghasilkan produk berupa alat evalusi berbasis Wondershare Quiz Creator yang memenuhi kriteria valid dan efektif untuk digunakan dalam evaluasi pembelajaran IPS. Kedepannya para guru dapat menerapkan alat evaluasi ini dalam kegiatan evaluasi di sekolah.

A. Rasul; Subhanudin; Habibi Sutirta

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan media pembelajaran matematika tidak optimal serta siswa yang aktif pada saat pembelajaran matematika hanya didominasi oleh sedikit siswa menjadi latar belakang dari peneltian ini. Tujuan penelitian ini yaitu, menjelaskan keaktifan belajar matematika siswa pada materi teorema Pythagoras ketika menggunakan media audio visual youtube. Populasi dalam penelitian ini siswa SMP Negeri 8 Mimika dan sampelnya siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Angket atau kuesioner merupakan teknik untuk mengumpulkan data. 5 tahapan dalam teknik analisis data yaitu merencanakan tahapan sebelum meneliti, membuat instrumen penelitian, melakukan uji coba instrumen dengan uji validitas dan uji realibilitas, serta melakukan uji prasarat analisis dan terakhir melakukan uji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Mimika dipengaruhi oleh media audio visual youtube. Siswa terlihat lebih bersemangat dan lebih aktif dimana tidak lagi didominasi oleh siswa tertentu saja tetapi hampir setiap siswa ikut aktif. Terbukti dari uji hipotesis uji-t dimana thitung= 2,24 sedangkan ttabel = 1,745 pada taraf signifikasi α =0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa thitung = 2,24 >ttabel = 1,745sehingga Ho ditolak.

Mochamad Riyanto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan belajar mengajar tahun 2020 ini mengalami perubahan dikarenakan adanya wabah virus global yakni Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan pembelajaran daring di jenjang PAUD adalah kerjasama yang dilakukan oleh guru dan orang tua peserta didik sebagai perantara pembelajaran anak selama dirumah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring yang di hadapi oleh masing-masing orang tua peserta didik beragam, dimulai dari manajemen waktu orang tua yang juga sedang melakukan work from home (wfh) dan menjadi penghubung antara guru dan anak didik, tidak samanya kemampuan teknologi yang dimiliki tiap orang tua peserta didik. Strategi yang di terapkan Belajar di Rumah, Pembelajaran dalam Jaringan (Daring)/ Online, Pembelajaran Luar Jaringan (Luring)/ Offline.

Nursyah Arifin, Sonya Kristiani Maria

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah  pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar matematika materi kecepatan dan jarak pada siswa kelas V SDI Manunai. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen meneliti hubungan sebab akibat dengan manupulasi atau diberi perlakuan (dirancang dan dilaksanakan) oleh peneliti. Metode penelitian eksperimen yaitu metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi terkendalikan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran matematika dengan menggunakan model discovery learningterhadap hasil belajar matematika materi kecepatan kelas V SDI Manunai, berpangaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik. Hasil analisis data pretest menunjuk kemampuan awal.

Syahid Faturrojak; Dewi Septiani Kurniasih

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  Underachieving students are not caused by their lack of ability, but can be caused by a lack of motivation to learn. The purpose of this research is to increase students' learning motivation through the application of the Problem Based Learning model. The research was conducted quantitatively using a descriptive survey method. The results of this study indicate that efforts to apply the Problem Based Learning learning model which is supported by giving appreciation or awards to students have been able to stimulate students' learning motivation.    

Kusmiyati Kusmiyati; Rama Cipta Prasetia; Fiko Adiansah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study is aimed at finding out the relation between nutrition status and physical fitness level with the learning achievement of sport students living in the sport dormitory. The study is correlation research involving nutrition status and physical fitness level as independent variables and learning achievement as the dependent variable. Study population refers to all students living in the dormitory. Using purposive sampling, 23 students of the IKORA study program are chosen as the research subjects. Results of the study show the following. There is no significant correlation (p.>0,05) between nutrition status and achievement. There is significant correlation (p.>0,05) between physical fitness level and achievement. There is significant correlation (p.>0,05) between nutrition status and physical fitness level with achievement. Physical fitness level gives the bigger effective contribution of 28,68%. Nutrition status gives effective contribution of 10,32%.

Dian Imam Saefulah; Kusmiyati; Priska Swarasnantyo

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of this study was to determine the effect of the NHT type cooperative learning model on learning outcomes of basic volleyball passing techniques. This type of research is a quasi- experimental (quasi-experimental) research design using the non-randomized control group pretest- posttest design. The research subjects were 53 students of class XI AKL 1 SMK Darussalam Karangpucung Kabupaten Cilacap Regency for the 2019/2020 academic year. Learning outcome data were collected through the pretest and posttest. Data analysis used t-test with SPSS 16.0 for Windows. Experiments were carried out 3 times beyond pretest-posttest treatment. Learning outcome data were collected through objective tests, observation and performance. In the experimental group the pretest score was 66.48, while the control group was 64.0. The results of the posttest score in the experimental group obtained an average value of 82.76. While the control group obtained an average value of 78.18. The average normalized gain score obtained in each group is in the experimental group of 0.5 while the control group is 0.4. The significance number obtained is sig 0.001 <0.05. From the research results, it can be concluded that the learning outcomes of students who were given treatment using the NHT type of cooperative learning model were more improved compared to the control group given the conventional learning model. The NHT type cooperative learning model has a significant effect on the improvement of learning outcomes of the basic techniques of volleyball passing in class XI AKL 1 SMK Darussalam Karangpucung Kabupaten Cilacap.

Ema Hidayati; Agung Budi Sardjono

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Balai desa Weleri merupakan tempat untuk mewadahi kegiatan pelayanan masyarakat desa. Di area balai desa terdapat polindes yang merupakan fasilitas Kesehatan bagi masyarakat dan PAUD untuk kegiatan belajar anak – anak di desa Weleri. Dengan banyaknya kegiatan yang ada di balai desa pada waktu yang bersamaan sehingga ruang atau fasilitas yang ada di balai desa tidak maksimal untuk mewadahi kegiatan tersebut. Ini dikarenakan penataan layout dan sirkulasi ruang yang ada di balai desa belum terkendali dengan baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk memaksimalkan kebutuhan ruang dari kegiatan yang ada di balai desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggunakan pendekatan studi kasus pada obyek yang dipilih dengan memperoleh data dari pihak yang dituju yang kemudian dikumpulkan menjadi sumber data. Sumber data kemudian diolah dengan dianalisa oleh penulis sehingga menghasilkan sebuah temuan atau solusi dari permasalahan. Pembagian zonasi pada denah Balai Desa dengan mengefektifkan kegiatan dengan sirkulasi ruang menghasilkan penambahan ruang pada zona tertentu yaitu, zona public terdapat ruang pelayanan, warung PKK, Cafetaria, aula, ruang belajar PAUD; zona privat terdapat ruang kepala desa, ruang sekertaris desa, ruang PKK, ruang guru PAUD; zona semi public terdapat ruang staff perangkat. 

Karningsih Karningsih

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Proses belajar mengajar tidak bisa terlepas dari berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi dan menunjang keberlangsunganya. Salah satu penunjang adalah, adanya motivasi belajar bagi peserta didik yang terstruktur dan terkonstruksi dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. Pada awal tahun 2020 dunia pendidikan dihadapkan pada kehadiran Coronavirus   atau biasa disebut COVID-19, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran, semua satuan pendidikan mengembangkan berbagai bentuk pembelajaran kreatif melalui   daring. Metode ini   dikembangkan secara khusus untuk mengelola pembelajaran online,dan mendistribusikan materi kepada peserta didik, dengan sistem ini dosen berada terpisah dengan mahasiswanya.   Perubahan   metode pembelajaran dari tatap muka   ke online (daring), mempengaruhi motivasi belajar dan prestasi belajar mahasiswa. Pembelajaran daring menjadi delema bagi dosen dan mahasiswa, salah satu permasalahan pembelajaran daring adalah kemandirian belajar mahasiswa di rumah tidak sepenunya dapat terlaksana dengan baik sehingga motiasi belajar mahasiswa ada kecenderungan menurun., dengan   pembelajaran daring ada mahasiswa yang  terkendala signal hal ini menyebabkan materi pembelajaran tidak sepenuhnya diterima dengan baik dan prestasi belajar ada kecenderungan menurun.

Hendy Dwi Mulyono; Tri Lestari Hadiati

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini menganalilis pengaruh pelayanan administrasi,   pembelajaran daring   terhadap kinerja guru MI di Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Tipe penelitian ini adalah tipe penelitian eksplanatori yaitu berguna untuk menjelaskan sebab akibat variabel yang melatar belakangi suatu keadaan sosial tertentu dan menilai pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan pertama sebagian besar responden, yaitu 56% menyatakan pelayaan administrasi dilakukan dengan baik sekali, sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 88.91% memiliki pengertian bahwa pelayanan administrasi  untuk kebutuhan para siswa, para guru dan kepala sekolah yang dilakukan sangat baik. Kedua menunjukan bahwa, sebagian besar responden, yaitu 64 % menyatakan bahwa Pembelajaran dilakukan dengan lancer, karena wilayah di setiap sekolah sudah ada fasilitas internet yang terjangkau, yang mampu menunjang pembelajaran secara online. Sebagaimana nilai skor kumulatif sebesar 85.33 % memiliki pengertian bahwa pembelajaran daring yang dilakukan sudah bagus, terutama dalam hal proses belajar mengajar melalui PC, laptop, dan smartphone. Ketiga menunjukan bahwa sebagian besar responden, yaitu 64% menyatakan selalu dapat menyelesaikan jumlah pekerjaan sesuai dengan standar Kinerja Guru Madrasah Ibtidaiyah. Kinerja Guru MI termasuk dalam bagus, terutama dalam hal mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, mengavaluasi siswa. Keempat menunjukan bahwa tingkat pengaruh antara variabel bebas Pelayanan Administrasi,   Pembelajaran Daring dengan variabel terikat Kinerja Guru sebesar 0,932,  bermakna tingkat pengaruh tersebut masuk kategori sangat kuat.

Hendri Syahputra; Husna Gemasih; Gusfriyanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Field Work Practice is a training facility for informatics engineering students to develop, implement and answer problems faced by their environment. The problem that occurs is where the management and data collection of student data is still carried out semi-systemically because it is recorded in a spreadsheet application so that the data is not structured properly, as a result, information from the placement/assignment process, reporting, and classification of PKL student data is less relevant, accurate and timely. and sometimes human error occurs. Therefore we need a system that is able to make it easier to manage student data from street vendors participants into relevant, accurate and timely information when needed entitled "Web-Based Field Work Practice Information System (PKL). This system is built using the CodeIgniter framework and CSS Layout Bootstrap, then this system will be tested through the blackbox method and compatibility testing. So that we get a system that is able to make it easier to manage student data from street vendors participants into relevant, accurate and timely information when needed.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas masa pandemi covid-19 MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi kepada siswa kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah sangat antusias. Dengan pembejaran tatap muka terbatas ini siswa dapat kembali ke sekolah dan berinteraksi dengan teman sebayanya, dapat langsung menerima pembelajaran dari guru, serta dapat berdiskusi terkait pembelajaran yang dipelajari. Hal ini menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa siswi MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran yang disampaikan oleh guru lebih mudah dipahami karena guru menjelaskan secara langsung tidak sebatas pemberian tugas sehingga pembelajaran tatap muka terbatas ini merupakan solusi yang tepat dari permasalahan yang dihadapi siwa selama belajar daring.

Amalia Nuruul Azizah; Alwi Sofyan; Muflihatul Khofifah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh pengabdi berupa pelatihan pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan braingym sebagai implementasi pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan. Kegiatan ini bertujuan untuk diantaranya: (1) saling memahami dan saling pengertian/peduli dengan orang lain dan belajar membangun kepercayaan diri dan mempercayai kepada yang lain, (2) belajar membangun tim kerja yang cakap dan handal dan memahami arti penting kerjasama kelompok dalam lingkungan kerja, (3) membangun individu dalam kelompok secara lebih energik dan mendorong individu dalam menghadapi tantangan kelompok yang ada, (4) memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kreativitas dalam penyusunan pembelajaran olahraga rekreasi bagi siswa agar memiliki kompetensi yang kreatif dalam mengembangkan pembelajaran penjas di tingkat sekolah. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik/latihan. Metode Ceramah ceramah digunakan untuk menyampaikan informasi kepada para guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan tentang pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan brain gym. Metode demonstrasi sangat penting keberadaanya dalam kegiatan pelatihan ini, karena dalam pelatihan suatu proses kerja akan lebih mudah diikuti oleh peserta pelatihan manakala ketrampilan yang akan ditransformasikan bisa dieksplisitkan secara konkrit melalui demonstrasi. Metode Praktik dilakukan oleh para guru untuk mencoba menguasai gerakan braingym dan outbound yang dapat di implementasikan pada setiap pembelajaran penjas disekolah. Dalam evaluasi, Tim Pengabdi melakukan pengamatan langsung kepada para peserta dengan kriteria antusiasme, perhatian, dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil Pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah dibuat. Hal ini ditunjukkan oleh animo peserta yang cukup tinggi. Pemrograman aktivitas fisik dan praktik yang terdiri dari penguasaan teknik dasar outbond training dan brain gym yang dapat membentuk karakter bagi siswa seperti: nilai-nilai kerjasama, kepercayaan, kemampuan memecahkan suatu masalah, proses pendewasaan diri, kebersamaan, leadership (kepemimpinan), kedisiplinan, kemampuan akselerasi untuk mencapai suatu tujuan, melatih mental dan keberanian serta kesenangan batiniah. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang outbond dan brain gym.