Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 83

Analytics

Aurana Zahro El Hasbi; Rima Damayanti; Dina Hermina; Hilmi Mizani

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian korelasional terkadang diperlakukan sebagai peneliian deskriptif, terutama dikarenakan penelitian korelasional mendeskripsikan sebuah kondisi yang sudah ada. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai pengertian, tujuan, ciri-ciri, macam-macam, jenis data, desain dasar, kelebihan dan kekurangan, serta contoh judul penelitian korelasional. Artikel ini menggunakan metode penelitian library research dengan mengkaji secara kritis secara mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dengan judul penelitian serta pemberian materi baru dengan dukungan teknik pengumpulan data yang tepat menggunakan bentuk dari adanya literature review. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai penelitian korelasional dan hal-hal yang berkaitan dengan penelitian korelasional. Artikel ini diharapkan mampu memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman kita tentang penelitian korelasional dan memberikan wawasan bagi studi pendidikan sehingga mampu menjadi bahan rujukan untuk melakukan penelitian korelasional yang sebenarnya di bidang pendidikan. Diharapkan juga artikel ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para peneliti. Meskipun demikian, diperlukan penelitian lanjutan untuk lebih mendalam dan memvalidasi temuan ini secara lebih luas dan terperinci.  

Aulia Nur Hakim; Dinie Anggraeni Dewi; Rizky Saeful Hayat

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Budaya merupakan sebuah hasil pikiran, rasa dan karsa (kehendak) manusia yang pada mulanya berawal dari kebutuhan. Budaya ini akan diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang kepada keturunannya. Namun saat ini budaya Indonesia semakin luntur dikalangan generasi muda karena adanya globalisasi. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pelestarian kebudayaan Indonesia pada era globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi literature. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk tetap melestarikan budaya lokal diantaranya yaitu dengan upaya mengenal budaya itu sendiri, pentas budaya seni, culture experience dan culture knowledge.

Aurana Zahro El Hasbi; Tarwilah; Suraijiah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Filsafat Pendidikan Islam adalah konsep berpikir tentang kependidikan yang bersumber dari ajaran Islam. Fokusnya mencakup kajian menyeluruh terhadap nilai-nilai Islam dan penyelesaian problematika pendidikan. Pendidikan Islam sebagai ilmu mencakup aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi membahas hakikat dan esensi pendidikan Islam, dengan penekanan pada konsep adab. Epistemologi mencakup metode dan kriteria kebenaran pengetahuan pendidikan Islam, dengan betonan pada metode hiwar, kisah-kisah, amtsal, teladan, pembiasaan, dan ibrah. Aksiologi, sebagai landasan nilai, menitikberatkan pada kebaikan budi pekerti sebagai sasaran utama pendidikan Islam. Metode penelitian pada artikel ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan library research. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memahami kajian ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam filsafat pendidikan Islam. Dengan filsafat pendidikan Islam memberikan landasan dan arah dalam mencapai tujuan pendidikan Islam, melibatkan kajian mendalam terhadap nilai-nilai Islam, metode pembelajaran, dan upaya membimbing peserta didik menuju kesadaran ilmiah dan kebenaran.

Qurratul Aini; Irwan Setia Budi

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Hubungan diantara filsafat, sains dan agama dalam Islam inicenderung mementingkan setidaknya hal sama yaitu berurusan dengan kebenaran dan tidak bertindak atas dasar formula kebenaran. tersebut.  metode yang di gunakan oleh peneliti yaitu metode kajian pustaka atau sering di sebut juga dengan studi literatul. Penulis mengutip dan mengumpulakn data dari berbagai buku, jurnal.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan hubungan antara filsafat, sains dan agama.Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan filsafat, ilmu dan agama yaitu adalah hubungan yang begitu erat.sains dan agama lebih lanjut per sepektiif filsafat ilmu sebagai basis kemaslahatan bagi manusia. Oleh Karena itu Perkembangan sains dan agama sejalan dengan peradaban manusia, artinya sains dan agama itu perlu di praktikan membudayakan kehidupan manusia.Sains membuat orang lebih logis dan agama menghargai nilai spiritual.Penganut agama dapat lebih rasional mengambil manfaat dari kontribusi sains untuk pemahaman dan pengetahuan mereka tentang agama dan tidak memanjakan mistisisme dan takhayul belaka. 

Imas Masrifah; George Khatami; Eva Siti Faridah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Pembelajaran Aqidah Akhlak sangatlah penting bagi remaja dalam berprilaku di masyarakat, pembelajaran Aqidah Akhlak mengharapkan remaja memiliki pengetahuan, penghayatan, dan keinginan yang kuat untuk mengamalkan akhlak yang baik dan berusaha sekuat tenaga untuk meninggalkan akhlak yang buruk, baik dalam hubungannya dengan Allah SWT, diri sendiri, dan masyarakat sosial antar manusia maupun hubungannya dengan alam lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah penelitian kualitatif. Menurut Saryono (2010), Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Dalam kegiatan pembelajaran guru menggunakan metode pembelajaran ceramah, pemberian tugas dan tanya jawab. Langkah pertama guru memberikan penjelasan kepada siswa tentang materi “Akhlak Terpuji” dengan jelas dan saksama sehingga peserta didik dapat memahami apa yang dipelajari. Dalam penjelasan yang disampaikan, guru mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan lingkungan siswa dan mencontohkannya dari peristiwa yang terjadi secara nyata. Berdasarkan hasil observasi di atas dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran Akidah Akhlak di MTs An Nur sudah mendapatkan predikat baik mulai dari penyusunan RPP dan Silabus serta penentuan strategi, model, pendekatan, teknik dan taktik dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah.

Siti Ramadani; Laila Afriyani Hsb; Afni Maharani; Rizka Nabillah; Shima Mutmainna +2 more

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Artikel ini bertujuan untuk menginvestigasi perkembangan bahasa dan komunikasi pada anak tahap awal, khususnya focus pada faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan ini. Artikel ini menggunakan metode pendekatan studi pustaka dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa dan komunikasi pada anak tahap awal sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal mencakup faktor genetic dan perkembangan otak, sedangkan faktor eksternal melibatkan interaksi sosial dengan keluarga, teman sebaya dan lingkungan sekolah. Pada tahap awal perkembangan bahasa dan komunikasi anak, penting untuk memberikan rangsangan yang sesuai. Bacakan cerita, bernyanyi, dan berbicara dengan mereka secara teratur. Respon positif terhadap upaya berbicara mereka juga mendukung perkembangan bahasa. Dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai orang tua harus membiasakan bahasa yang baik dan benar. Dimana para orang tua harus membiasakan untuk tidak mengatakan jangan kepada anak. Anak melakukan tindakan yang tidak sesuai semisalnya anak naik ke kursi jadi sebagai orang tua harus menyampaikan dengan baik turun ya nak nanti jatuh. Kata Kunci : Perkembangan bahasa, komunikasi, anak tahap awal.  

Hairidah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Ibu adalah pendidikan pertama bagi anaknya dan ayah akan memiliki peran ganda setelah istrinya meninggal dunia atau bercerai, Orang tua tunggal adalah seseorang yang memiliki peran ganda sebagai orang tua (ibu dan ayah) dalam mendidik dan mengasuh anak-anaknya. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pola asuh orang tua tunggal (ayah) dalam pembentukan perilaku keagamaan anak dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua tunggal (ayah) dalam pembentukan perilaku keagamaan anak di desa Tabihi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Subjeknya adalah lima orang tua tunggal (ayah) disebabkan karena meninggalnya istri ataupun ditinggal cerai (yang memiliki anak usia 10-18 tahun). Adapun Objeknya adalah pola asuh orang tua tunggal (ayah) dalam pembentukan akhlak anak. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua tunggal (ayah) dalam pembentukan akhlak anak di Tabihi Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan antara lain: dua orang tua tunggal (ayah) menerapkan pola asuh demokratis, dua orang tua tunggal (ayah) yang menerapkan pola asuh otoriter dan satu orang tua tunggal (ayah) yang menerapkan pola asuh permisif.  Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua tunggal (ayah) dalam pembentukan perilaku keagamaan anak antara lain yaitu: agama dan keyakinan, latar belakang pendidikan orang tua, lingkungan, status ekonomi dan pola asuh orang tua sebelumnya.

Naufa Izzul Ummam

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian kali ini bertujuan untuk mengemukakan produk penafsiran para mufasir Indonesia yang terdiri dari T.M. Hasbi ash-Shiddiqie, Haji Abdul Karim Amrullah (Hamka) dan M. Quraish Shihab mengenai pemaknaan ayat yang dianggap mengandung unsur plural, yaitu Qs. al-Baqarah/2: 62 dan Qs. al-Maidah: 69. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berupa kajian kepustakaan (Library Research) dengan analisa deskriptif-analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua mufassir Indonesia menafsirkan dua ayat di atas dengan pemaknaan yang identik dengan paham pluralisme.  Pemaknaan yang dilakukan oleh Hasbi selaras dengan paham pluralisme namun ia tidak konsisten. Berbeda dengan Hamka dan Shihab yang tidak menarik makna ayat kepada makna yang identik dengan paham plural. Namun lebih kepada paham inklusif dan ekslusif secara berurutan.

Ustatik; Moh. Faridl Darmawan

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan tujuan menguji dan mengembangkan teori implementasi pendidikan karakter pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Al-Hikmah Klitih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di madrasah ini mengutamakan pendekatan pembiasaan dan kegiatan keagamaan pra kegiatan belajar mengajar (KBM). Guru yang profesional dan partisipasi orang tua juga menjadi faktor pendukung, sementara kurangnya minat belajar siswa, sarana prasarana yang kurang memadai, pengaruh media sosial, dan teman sebaya menjadi faktor penghambat implementasi.

Afifatul Hasna; Moh. Faridl Darmawan

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi dan memahami implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di MTs. Rahmat Said Bongkot Peterongan Kab. Jombang. KTSP dikembangkan dengan berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian menyoroti keberhasilan MTs. Rahmat Said dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran akidah akhlak sebagai bagian integral dari kurikulum. Hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa pembelajaran tersebut berhasil membentuk karakter siswa, termasuk nilai-nilai seperti kejujuran, sopan santun, disiplin, toleransi, percaya diri, dan religiusitas. Guru berperan sebagai contoh yang baik, menciptakan suasana belajar yang positif, dan menerapkan berbagai metode pembelajaran efektif.

Mohammad Arief

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Indonesia adalah negara yang memiliki banyak keberagaman yang mana keberagaman tersebut tidak jarang menjadi pemicu munculnya konflik, sehingga perlunya perhatian lebih terhadap permasalahan yang terjadi dan pendidikan merupakan cara yang dianggap paling tepat untuk meminimalisir konflik, maka dipilihlah Pendidikan multikultural yang mana pendidikan yang berupaya untuk meredam kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pendidikan multikultural yang terdapat pada buku Tematik Kelas 4 Tema 1. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan atau library reseacrh, yaitu mengumpulkan data dengan cara membaca, memahami, menelaah dan menganalisa buku-buku atau tulisan dari jurnal, artikel ilmiah dan lain-lainnya, dengan kegiatan analisis buku teks yang menyelidiki tulisan yang diteliti untuk mendapatkan fakta-fakta yang tepat. Hasil yang didapatkan adalah terdapat tujuh nilai pendidikan multikultural yaitu, nilai toleransi, nilai demokrasi, nilai pluralisme, nilai keadilan, nilai humanisme, nilai kesetaraan dan nilai kebudayaan. Setiap nilainya dituangkan melalui teks cerita, gambar dan soal-soal serta latihan yang terdapat pada buku Tematik Kelas 4 Tema 1. Serat buku Tematik Kelas 4 Tema 1 ini telah sesuai dengan delapan prinsip kurikulum 2013. Indonesia adalah negara yang memiliki banyak keberagaman yang mana keberagaman tersebut tidak jarang menjadi pemicu munculnya konflik, sehingga perlunya perhatian lebih terhadap permasalahan yang terjadi dan pendidikan merupakan cara yang dianggap paling tepat untuk meminimalisir konflik, maka dipilihlah Pendidikan multikultural yang mana pendidikan yang berupaya untuk meredam kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pendidikan multikultural yang terdapat pada buku Tematik Kelas 4 Tema 1. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan atau library reseacrh, yaitu mengumpulkan data dengan cara membaca, memahami, menelaah dan menganalisa buku-buku atau tulisan dari jurnal, artikel ilmiah dan lain-lainnya, dengan kegiatan analisis buku teks yang menyelidiki tulisan yang diteliti untuk mendapatkan fakta-fakta yang tepat. Hasil yang didapatkan adalah terdapat tujuh nilai pendidikan multikultural yaitu, nilai toleransi, nilai demokrasi, nilai pluralisme, nilai keadilan, nilai humanisme, nilai kesetaraan dan nilai kebudayaan. Setiap nilainya dituangkan melalui teks cerita, gambar dan soal-soal serta latihan yang terdapat pada buku Tematik Kelas 4 Tema 1. Serat buku Tematik Kelas 4 Tema 1 ini telah sesuai dengan delapan prinsip kurikulum 2013.

Helmiannoor

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Perkembangan pendidikan Islam telah ada sejak awal kejayaan Islam sampai pada beberapa kerajaan dan berbagai negara, termasuk pada masa Dinasti Mughal di India. Artikel ini berusaha mengidentifikasi dan mendeskripsikan perkembangan pendidikan Islam pada masa Dinasti Mughal di India. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data dalam penelitian ini adalah buku-buku maupun karya ilmiah yang membahas tentang kepemimpinan pada lembaga pendidikan. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Perkembangan pendidikan Islam pada masa Dinasti Mughal di India khususnya pada kepemimpinan Akbar di antaranya adalah adanya bangunan khusus untuk tempat pengajian ilmu, menarik simpati para ulama dengan menghibahkan sejumlah madrasah dan perpustakaan, menggunakan bahasa arab sebagai bahasa agama, dibangunnya banyak masjid, salah satunya yang sangat terkenal adalah masjid Badsyahi, yang merupakan bangunan yang sangat indah dan terletak di sebelah barat benteng Lahore sebagai sebagai tempat belajar agama bagi masyarakat yang kemudian berkembang menjadi Universitas, tempat para ulama mengajarkan berbagai cabang ilmu agama dan sejumlah pelajar atau mahasiswa memilih untuk mengikuti pelajaran-pelajaran tertentu pada masa tertentu pula. Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan pendidikan bagi orang kaya, pihak kerajaan juga telah menyediakan madrash-madrasah khusus. Selain banyaknya masjid yang dibangun, pada masa kepemimpinan raja Aurangzeb. perkembangan pendidikan Islam yang juga cukup fundamental adalah hasil karyanya dengan membukukan hukum Islam mengenai soal muamalat.

Nurul Zainatur Rofiko; Wahyudi

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perencanaan program tahfidz dalam membentuk karakter siswa dan  faktor-faktor yang mendukung serta menghambat program tahfidz di SMPI Al-Asyfiya’. Untuk mencapai tujuan dari penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan metode tersebut, peneliti menjadi instrumen utama, melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Data yang sudah diperoleh di analisis lalu di cek keabsahannya. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa perencanaan yang ada di SMPI Al-Asyfiya’ bagi siswa baru ada tesnya sendiri, seperti sudah memiliki hafalan atau tidak sebelumnya. Pelaksanaan yang digunakan di SMPI Al-Asyfiya’ ini adalah tambahan hafalan 1 halaman serta murojaah dengan minimal 3 halaman dan maximal 5 halaman. Evaluasi dari program tahfidz ini dilaksanakan dengan pembinaan bagi siswa yang kurang baik dan kurang lancar dari bacaan Al-Qur’annya dan akan disimak ustad sebagai tutor yang di tugaskan.

Moh. Faridl Darmawan; Muhammad Dimas Arofin

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji antara lain: (1) penanaman nilai-nilai pendidikan karakter pada mata pelajaran aqidah, (2) nilai-nilai pendidikan karakter yang diterapkan pada pembelajaran aqidah akhlak, (3) metode yang digunakan guru dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran aqidah akhlak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. dengan tujuan untuk memeriksa dan memahami fenomena sosial dan masalah manusia untuk mengumpulkan informasi deskriptif dari partisipan dalam bentuk tindakan verbal dan nonverbal mereka serta perilaku mereka yang diamati. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh program sekolah yang mendukung terlaksananya pendidikan karakter adalah kegiatan subuh call (membangunkan sholat subuh dengan menggunakan telepon), masuk gerbang dengan menuntun sepeda dan memarkirkan pada tempatnya, bersalaman dan mencium tangan bapak atau ibu guru ketika sampai di sekolah, adzan dan iqomah bergilir ketika akan memulai sholat berjamaah, sholat dhuha dan dhuhur berjamaah, sedekah lingkungan, dll. Kemudian MTS Ar-Rosyidin Desa Pulogedang juga menerapkan pendidikan karakter melalui pembelajaran di kelas, salah satunya adalah pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.

Moh. Faridl Darmawan; Faizatul Rohmah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Keperihatinan peneliti atas menyusutnya akhlak terpuji siswa di lingkungan sekolah menengah atas, sehingga penerapan pendidikan karakter melalui pelajaran Akidah Akhlak diharapkan mampu membentuk kepribadian peserta didik menjadi manusia yang bermoral, beretika, sesuai ajaran yang diwariskan oleh Rosululloh saw, dimanapun ia berada. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengkaji, menganalisis, mendeskripsikan Implementasi Pendidikan Karakter Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan mengambil lokasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Dusun Tambakberas Desa Tambakrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan teknik deskriptif melalui tiga alur kegiatan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter membiasakan akhlak terpuji melalui pelajaran Akidah Akhlak yaitu: (1) Guru telah merencanakan implementasi pendidikan karakter melalui tata tertib siswa, kegiatan pembiasaan dan metode. (2) Pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan didalam pembelajaran Akidah Akhlak dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi dan inovatif, juga kegiatan diluar kelas seperti lathifatul qolbi, dan (3) evaluasi dilakukan 3 bulan sekali kemudian di tindaklanjuti sesegera mungkin agar permasalahan tidak berlarut-larut.

Rizal Khoirul Umam; Syahril, Habil

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Abstract. In the development of the dynamics of modernity, there is a push to investigate and understand the integration between Islam, which is experiencing rapid development. One prominent figure who articulates profound views on this integration is Sayyed Hossein Nasr. This research seeks to explore the integration between Islam and science. The research method employed is literature study (Library Research) using a systematic approach. The results of the study indicate that the integration of Islam and science proposed by Sayyed Hossein Nasr is an issue that arises from the consequences of science, and it must be addressed properly through preventive measures such as reducing environmentally damaging tools and adopting a perennial or traditional philosophical perspective..Keywords: Philosophy, Science, Islam, Nasr Abstrak. Dalam perkembangan dinamika modernitas, terdapat dorongan untuk menyelidiki dan memahami integrasi antara Islam yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu tokoh terkemuka yang mengemukakan pandangan mendalam mengenai integrasi ini adalah Sayyed Hossein Nasr. Penelitian ini berusaha menggali tentang integrasi antara Islam dan sains, Metode penelitian yang digunakan yaitu studi pustaka (Library Research) dengan menggukan pendekatan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Islam dan sains yang di kemukakan oleh Sayyed Hossein Nasr adalah permasalahan yang diakibatkan oleh sains tentu harus diselesaikan dengan baik melalui pencegahan-pencegahan seperti mengurangi alat yang merusak dampak lingkungan dan harus memiliki pandangan bercorak filsafat perennial atau tradisional.Kata kunci: Filsafat, Sains, Islam, Nasr

Muhammad Fodhil; M. Balya Asfihan Fajaron

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Adapun Fokus masalah yang diteliti : pembelajaran dan peningkatan pemahaman Fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar dan Faktor Pendukung serta penghambatnya. Adapun Tujuan Penelitianya adalah untuk mendiskripsikan pembelajaran Fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar. Dan untuk mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pembelajaran Fiqih pada pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar adalah : Pembelajaran mata pelajarn fiqih pada Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang ini sangat besar peranannya dalam memberikan pemahaman kepada santri tentang agama Islam, dan dalam praktek di kehidupan sehari-hari santri, serta dapat membentuk watak, perilaku dan kepribadiannya Pernyataan informan di perkuat dengan hasil observasi peneliti yang melihat sendiri proses kegiatan pembelajaran Kitab Fiqih di Pondok Pesantren Sunan Ampel Denanyar. Proses Pembelajaran Kitab Fiqih dengan menggunakan metode bandongan, tahasus, syawir atau musyawarah, dan sorogan.

Muhammad Fodhil; Alinul Fais

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Ghoyah At-taqrib atau biasa disebut dengan kitab matan taqrib iyalah salah satu kitab klasikal atau kitab kuning yang membahas tentang fiqih baik yang berhubungan dengan ubudiyah atau muamalah. Kitab ini bahkan di jadikan kurikulum lembaga Pendidikan yang berbasis madrasah baik formal maupun non formal di Indonesia terutama pada lembaga pendidikan pondok pesantren salah satunya pondok pesantrenqi Al Madienah. Untuk  bentuk metode pengajaran dan pemahamanya  banyak sekali  salah satunya yaitu dengan cara metode belandongan metode ini biasanya hanya ada di pondok pesantren yang bersifat salaf karena metode ini dianggap efektif bagi santri. Dengan adanya penelitian ini di harapkan pemahaman fiqih ibadah santri pondok pesantren Al Madienah bisa meningkat. Metode yang di pakai dalam penelitian ini menggunakan kualitatif, tujuan memilih metode ini supaya peneliti mendapatkan pemahaman yang kompleks terhadap masalah-masalah yang terjadi kemudian mampu mendiskripsikan fakta atau keadaan dengan sejelas-jelasnya. Kemudian di lanjut dengan pendekatan studi kasus, pendekatan ini di pilih karena obyek yang di teliti berupa program, aktivitas, peristiwa supaya mendapatkan pengetahuan/pemahaman informasi lebih mendalam. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan di Pondok Pesantren Al Madienah mengenai peningkatan pemahaman santri pada fiqih ubudiyah untuk Santri Ula menggunakan kitab fasholatan, kemudian di lanjut ketika jenjang Tsani menggunakan  kitab Attadzhib Fi Adallati Ghoyah At-taqrib dan yang jenjang Ulya menggunakan kitab Fathul Qorib.

Rusmiati Indrayani

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Implementasi strategis  pendidikan keluarga dapat menerapkan konsep kearifan lokal yang  teruji secara turun temurun.  Tujuan  penelitian ini adalah  mendeksripsikan tentang  “tuah” dalam konsep pendidikan keluarga ba-iman, Ba-untung, ba-tuah. Tuah  yang berasal dari keyakinan dan harapan orangtua  berfungsi sebagai daya dorong keberuntungan (keberhasilan) seorang anak di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data lebih dominan menggunakan teknik observasi partisipan dengan peneliti sebagai instrumen kunci. Data dianalisis dan diuji dengan pemeriksaan silang. Uji  data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber,  kemudian data dideskripsikan dengan  padat dan kaya makna. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa untuk apapun bentuk keberhasilan yang diinginkan, anak menggantungkan hidupnya pada titisan tuah orangtua terutama ibunya. Apapun yang diinginkan anak selama ibu turun tangan melalui energi doa dan harapan), maka tuahnya dapat menjadi daya ungkit yang dahsyat untuk memercepat tercapainya tujuan. Namun jika kesaktian tuah melemah maka orangtua harus memeriksa ulang tingkat pemaknaan dan pengamalan keyakinan. Selanjutnya orangtua harus melaksanakan tirakat/mujahadah untuk meningkatkan keyakinan dan harapannya.

Muhammad Fodhil; Suci Zahrotul Azizah

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Tauhid menjadi salah satu dari tiga kerangka pokok ajaran agama Islam selain syariat dan akhlaq. Maka sebuah keniscayaan bahwa salah satu kualifikasi kesempurnaan agama seorang muslim adalah jika kerangka pokok atau dasar agama Islam tersebut dipenuhi, dipahami, dan dilaksanakan. Tauhid adalah hal yang sangat penting untuk dipelajari dan diajarkan bahkan pada usia dini agar kelak seorang muslim benar-benar memahami apa itu agama yang dianutnya dan bagaimana dia sebagai seorang muslim mampu dengan tulus dan kemantapan hati  menjalankan segala yang diperintah dan menjauhi yang dilarang dalam agamanya. Tujuan dari penelitian ini agar mengetahui nilai-nilai pendidikan tauhid yang terkandung dalam kitab Risalatul Mu’awanah karya Al Habib Abdullah Bin Alwi Bin Muhammad Al Haddad dan relevansinya dengan konteks pendidikan Islan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk dalam kategori jenis penelitian kepustakaan atau biasa disebut juga literatur review. Berdasarkan analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa dalam kitab Risalatul Mu’awanah karya Al Habib Abdullah Bin Alwi Bin Muhammad Al Haddad terdapat tiga nilai-nilai pendidikan tauhid, yaitu tauhid rububiyyah, tauhid uluhiyyah, dan tauhid asma wa sifat. Selain itu dalam penelitian ini ditemukan pula bahwa pendidikan tauhid dalam kitab Risalatul Mu’awanah memiliki relevansi dengan konteks pendidikan Islam modern.