TEORI BELAJAR HUMANISTIK

Abstract
Teori belajar humanistik menekankan bahwa proses belajar harus berpusat pada manusia, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara menyeluruh. Pendekatan ini memandang peserta didik sebagai individu yang memiliki potensi alami untuk berkembang, sehingga pembelajaran harus memperhatikan kebutuhan, emosi, dan pengalaman personal mereka. Tulisan ini membahas konsep dasar teori belajar humanistik, pandangan tokoh-tokoh penting seperti Carl Rogers, serta relevansi dan implementasinya dalam pembelajaran. Melalui kajian pustaka, jurnal ini menunjukkan bahwa pembelajaran humanistik dapat membantu peserta didik mencapai aktualisasi diri melalui hubungan edukatif yang dialogis dan bebas dari penindasan, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan humanis.
Keywords
How to Cite

Enilda Dwi Lestari, et al. (2025). TEORI BELAJAR HUMANISTIK. Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), 1(4).

Enilda Dwi Lestari; Khusnadi; Hafizah Aulia; Isma Fatonah, "TEORI BELAJAR HUMANISTIK," Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), vol. 1, no. 4, 2025.

Enilda Dwi Lestari; Khusnadi; Hafizah Aulia; Isma Fatonah. "TEORI BELAJAR HUMANISTIK." Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), vol. 1, no. 4, 2025.

Enilda Dwi Lestari; Khusnadi; Hafizah Aulia; Isma Fatonah. "TEORI BELAJAR HUMANISTIK." Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 1, no. 4 (2025).

Enilda Dwi Lestari, et al. (2025) 'TEORI BELAJAR HUMANISTIK', Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen), 1(4).

Enilda Dwi Lestari; Khusnadi; Hafizah Aulia; Isma Fatonah. TEORI BELAJAR HUMANISTIK. Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen). 2025;1(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal