Dwi Rismawati, Yulika; Rahardjo, Budi
Harga emas dunia merupakan faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi kinerja keuangan perusahaan pertambangan emas, namun hubungan keduanya tidak selalu bersifat linear mengingat kompleksitas struktur bisnis dan biaya perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif tren harga emas dunia dengan profitabilitas PT Aneka Tambang Tbk periode 2021–2025 menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif tren. Data bersumber dari laporan keuangan konsolidasian audited PT Aneka Tambang Tbk tahun 2021–2025 serta data harga emas rata-rata tahunan yang diterbitkan oleh World Gold Council, dengan indikator profitabilitas Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga emas mengalami kenaikan akseleratif dari USD 1.793,38 menjadi USD 3.518,43 per troy ounce dengan pertumbuhan kumulatif 96,2%, sementara profitabilitas perusahaan bergerak fluktuatif dengan puncak tertinggi pada 2025. Analisis komparatif terhadap empat fase pergerakan menunjukkan hubungan yang tidak konsisten dan non-linear, di mana dua fase bergerak searah, satu fase berlawanan, dan satu fase bersifat parsial, yang disebabkan oleh fluktuasi volume penjualan, ekspansi aset yang belum produktif, dan lonjakan beban pokok pembelian logam mulia dari pihak ketiga. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa analisis profitabilitas perusahaan pertambangan perlu mempertimbangkan struktur biaya, strategi pengadaan, dan keputusan investasi secara simultan, tidak cukup bertumpu pada pergerakan harga komoditas semata.