Publication Search

63,163 articles from 507 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Olivia, Sindika Galuh Candra; Suseno, Y Djoko; Sriwidodo, Untung

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PD. BPR BKK BOYOLALI Sindika Galuh Candra Olivia 1) Y Djoko Suseno 2) Untung Sriwidodo 3) 1,2,3)Program Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta. e mail: 1)olivia@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan kompensasi terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening, dilaksanakan di PD BPR BKK Boyolali dengan Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali sebanyak 194 orang, adapun berdasarkan perhitungan diperoleh 140 karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster sampling (area sampling). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir, kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention pada karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Kata kunci: pengembangan karir, kompensasi, turnover intention, kepuasan kerja

Kurniati, Florentina Tatrin; Huizen, Roy Rudolf

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Dokumen cetak merupakan data digital yang tervisualisasi di kertas. Dokumen cetak mudah dibuat sekaligus dipalsukan. Cara mengetahui keasliannya dengan verifikasi ciri. Setiap dokumen cetak terdapat ciri unik berasal dari printer yang digunakan. Mengembangkan metode untuk  menentukan keaslian dokumen cetak dari printer jenis dan tipe sama menjadi tantangan untuk diselesaikan pada penelitian ini. Proses verifikasi menggunakan tahapan akuisisi, ekstraksi, pengenalan pola dan hasil verifikasi. Data uji menggunakan 6 printer jenis dan tipe sama, masing-masing menggunakan 3 lembar sampel, untuk karakter dipilih 8. Hasilnya pengujian menunjukkan nilai EER (equal error rate) sebesar 0,18 dari nilai tersebut digunakan menentukan nilai ambang verifikasi yaitu 80% dari nilai kedekatan. Verifikasi dengan kedekatan diatas 80% berarti dokumen cetak dinyatakan asli (accepted) sedangkan kedekatan dibawah 80% berarti dokumen cetak dinyatakan palsu (rejected). Pengujian menggunakan 20 varian dokumen cetak diperoleh nilai kedekatan tertinggi 97,7% dan terendah 84,1%. Berdasarkan pengujian diperoleh suatu kesimpulan bahwa meskipun pemalsuan menggunakan printer dengan jenis dan tipe yang sama, model mampu memilah dan menentukan suatu dokumen cetak asli ataupun palsu.  

Lambacing, Musakkarul Mu'minim; Ferdiansyah, Ferdiansyah

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Dimasa pandemi COVID-19 saat ini diberlakukanlah peraturan di mana setiap orang wajib menggunakan masker dan melakukan physical distancing pada saat keluar rumah di Jakarta. Ini merupakan salah satu kebiasaan baru yang akan dibiasakan ke masyarakat oleh pemerintah. Pada lingkungan perusahaan yang sudah mulai beroperasi 50%, juga mewajibkan karyawannya menggunakan masker dan physical distancing saat di kantor. Agar kebiasaan disiplin menggunakan masker di tempat umum ini dapat berjalan dengan baik, maka dibuatlah New Normal COVID-19 Masker Detektor dengan Notifikasi Telegram berbasis Internet Of Things ini agar lingkungan seperti perusahaan dapat mendisiplinkan karyawannya untuk menggunakan masker sebelum masuk ke kantor. Sistem ini dibuat menggunakan Raspberry Pi sebagai otak utamanya, dengan menambahkan modul kamera dan juga sensor PIR, yang akan mendeteksi apakah orang tersebut menggunakan masker atau tidak. Kemudian akan dikirimkan pesan notifikasi telegram kepada keamanan setempat agar orang tersebut diperbolehkan masuk ke kantor jika sudah menggunakan masker. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan merumuskan masalah yang ada,kemudian merumuskan tujuan penelitian, melakukan studi literatur, melakukan perancangan sistem dan melakukan pengujian sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mendeteksi orang yang menggunakan masker dan notifikasi dapat dikirimkan ke keamanan melalui aplikasi telegram dengan baik.

Mukrodin, Mukrodin; Sugiyamta, Sugiyamta

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

SMK.S Al Habibatain Bumiayu Brebes memiliki dua program  studi yaitu Jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Teknik Sepeda Motor, selama ini aktifitas yang dilakukan di sekolah masih menggunakan pelayanan manual bahkan sekolah tersebut belum memiliki website termasuk dalam pendafataran mahasiswa baru dan penelusuran alumni. Hal ini membuat pelayanan menjadi lambat dan sulit untuk menelusuri para alumni yang sudah bekerja ataupun yang sedang kuliah. Dari persoalan yang ada  maka penulis berinisiatif melakukan penelitian untuk mengembangkan  sistem informasi sekolah dengan menerapkan metode waterfall untuk meningkatkan pelayanan yang selama ini masih terkendala. Metode waterfall adalah metode yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun sebuah aplikas, waterfall juga sering disebut dengan classical life cycle. Sehingga metode waterfall sangat cocok dalam membangun aplikasi yang baru dan juga dalam pengembangan aplikasi dengan tingkat resiko yang kecil serta waktu pengembangan yang relative cukup cepat. 

Dendy Kurniawan; Dwi Setiawan; Robby Andika Kusumajaya

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat menggunakan e-money dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Peneliti menggunakan model technology acceptance model (TAM) yang berfokus pada Kegunaan yang Dirasakan, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan, Risiko yang Dirasakan, dan terdapat variabel tambahan yaitu Sikap Pelanggan dan niat perilaku untuk menggunakan uang elektronik. Pengujian data empiris dilakukan berdasarkan data yang dikumpulkan dari 84 responden yang terdiri dari mahasiswa yang berasal dari kota kendal dan dari berbagai universitas, analisis reliabilitas, uji validitas dan analisis regresi berganda untuk melihat hubungan antara semua variabel. Hasil akhir menunjukkan bahwa persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan sikap pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap niat masyarakat menggunakan E-money.

Haikal, Haikal; Supriyanto, Agung; Cholis, Nur; Imam Malik, Yoga; Setiyawan, Aris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Umbi merupakan jenis tumbuhan yang sering diolah dan dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Dengan perkembangan jaman hingga saat ini, olahan ketela rambat semakin banyak, salah satunya adalah grubi. Kabupaten karanganyar tepatnya di tawangmangu banyak UMKM yang memproduksi grubi atau walangan. Pembuatan grubi dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dengan dirajang manual menggunakan pisau. Tujuan dari perancangan mesin ini adalah untuk menghasilkan desain mesin perajang grubi semi otomatis dengan pendorong pegas.Tahapan dalam perancangan mesin perajang grubi semi otomatis ini terdiri dari ide perancangan, pengumpulan data dan bahan, perancangan desain, perhitungan komponen, pemotongan, perakitan, pengujian dan analisa mesin. Hasil perhitungan mesin perajang grubi semi otomatis menunjukkan bahwa kapasitas perajangan berkisar 30 kg/jam. Mekanisme pencacah menggunakan insert cutter system sebagai media pencacah dengan dimensi pelat dudukan pisau 45x170x5 mm. Hasil perajangan yang optimal diperoleh antara 90% sampai 95% pada sudut mata pisau 3° dengan jumlah cutter  penyayat sebanyak 83 buah.

Permatasari, Oktavia; Suhartatik, Nanik; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tempe merupakan salah satu produk fermentasi kedelai tradisional yang cukup terkenal, dengan menggunakan jamur Rhizopus oligosporus. Tempe mempunyai berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh. Demikian juga dengan bekatul beras merah yang memiliki berbagai nutrisi yaitu kandungan antioksidan dan serat yang tinggi, mengandung banyak mineral. Di kalangan masyarakat, bekatul beras merah belum banyak dimanfaatkan terutama sebagai produk olahan yang memiliki nilai fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik kimia dan sensori tempe kedelai yang difortifikasi bekatul beras merah dan lama fermentasi, menentukan formulasi yang tepat dari tempe kedelai yang difortifikasi bekatul beras merah dengan lama fermentasi sehingga diperoleh tempe dengan aktivitas antioksidan dan serat yang tinggi serta disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial. Faktor pertama adalah rasio kedelai dan bekatul beras merah (80:20; 70:30; 60;40), sedangkan faktor kedua adalah lama fermentasi (24, 36, 48 jam). Penelitian dimulai dari pembuatan tempe yang difortifikasi bekatul beras merah kemudian dianalisis menggunakan analisis kadar air, kadar abu, kadar protein, aktivitas antioksidan, kadar serat, dan analisis uji organoleptik meliputi warna, rasa, aroma, kekompakan, dan kesukaan keseluruhan. Hasil penelitian yang terbaik adalah pada rasio kedelai dan bekatul beras merah 60:40 dengan lama fermentasi 48 jam didasarkan pada hasil pengujian kimia antioksidan dan serat terbaik. Pada perlakuan ini dihasilkan kadar air 51,34%, kadar abu 8,90%, kadar protein 21,62%, aktivitas antioksidan 72,03%, dan kadar serat 23,44%, sedangkan untuk pengujian organoleptik yang meliputi warna 3,66(merah bata); aroma 3,24 (aroma bekatul beras merah kuat); rasa 3,54 (rasa bekatul beras merah sangat kuat); kekompakan 3,73(kekompakan tempe sangat kuat); dan kesukaan keseluruhan 3,35 (suka). Kata kunci: Tempe, bekatul beras merah, antioksidan, serat, lama fermentasi.ABSTRACTTempeh is one of the well-known traditional soybean fermentation products, using the mushroom Rhizopus oligosporus. Tempeh has a variety of health benefits. Moreover, red rice bran which has a variety of nutrients that contain antioxidants and high fiber, and contain lot of minerals. Among the people, red rice bran has not been widely used, especially as a processed product that has functional value. This study aims to determine the chemical characteristics and sensory of soybean tempeh fortified with red rice bran and fermentation duration, to determine the appropriate formulation of soybean fortified soybean rice bran with fermentation duration so that tempe is obtained with antioxidant activity and high fiber as well as consumer preference. This research was conducted using two factorials Completely Randomized Design (CRD) The first factor was the ratio of soybean and rice bran (80:20; 70:30; 60:40), while the second factor was the duration of fermentation (24, 36, 48 hours). The study began with the making of tempeh fortified with red rice bran and then analyzed for water content analysis, ash content, protein content, antioxidant activity, fiber content, organoleptic test analysis including color, taste, aroma, compactness, and overall preference. The best results was at the ratio of 60:40 soybean and rice bran with fermentation duration 48 hour based on the results of testing the best chemical antioxidants and fiber. At this treatment produced 51,34% water content, 8,90% ash content, 21,62% protein content 72,03% antioxidant activity, and 23,44% fiber content, while for organoleptic testing which includes the color of 3,66 (brick red); aroma 3,24 (strong red rice bran aroma); flavor 3,54(flavor red rice bran very strong); compactness 3,73(compactness of tempeh is very strong); and overall preference 3,35 (likes). Keywords: Tempeh, red rice bran, antioxidant, fiber, long fermentation.

Prabawati, Indah; Mustofa, Akhmad; Wulandari, Yustina Wuri

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Mayones merupakan produk olahan telur yang memiliki kandungan lemak tinggi. Reduce fat mayonnaise merupakan salah satu jenis mayones yang memiliki kadar lemak rendah dibandingkan full fat mayonnaise. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama jenis zat penstabil dengan berbagai konsentrasi CMC 2,06%, Maltodekstrin 82,43%, Xanthan gum 3,09%.  Faktor kedua jenis kuning telur dengan konsentrasi setiap bahan 20,60% yaitu kuning telur ayam kampung, kuning telur ayam petelur, kuning telur ayam omega 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi yang mempunyai kadar lemak lebih rendah yaitu zat penstabil maltodekstrin 82,43% dengan kuning telur ayam omega 3 dengan konsentrasi 20,60% kombinasi perlakuan tersebut mengandung kadar air 28,651%, kadar lemak 45,650%, pH 4,5, viskositas 3,30 Pa.s, kadar gula total 0,897%, kadar protein 0,160%. Pada pengujian organoleptik yaitu warna putih kekuningan (3,3), tekstur lembut (3,97), tekstur creamy (3,46), kesukaan keseluruhan (paling disukai) (2,6), flavor (mayonnaise) (3,21). Pada penelitian ini kadar lemak masih cukup tinggi sehingga belum mencapai tujuan dari pembuatan reduce fat mayonnaise Kata kunci : Mayones, reduce fat mayonnaise, kuning telur ayam, zat penstabil  ABSTRACTMayonnaise is an processed egg product that has a high fat content. Reduce fat mayonnaise is one type of mayonnaise that has lower fat content compared to full fat mayonnaise. The study was conducted using a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors. The first factor was the type of stabilizer with 2.06% of  CMC, 82.43% of maltodextrin and 3.09% of xanthan gum. The second factor was the type of egg yolk with 20.60% concentration of each ingredient, free range chicken egg yolk, broiler chicken egg yolk, omega 3 chicken egg yolk. The results of this study indicate that the combination treatment which has lower fat content was 82.43% of maltodextrin with omega 3 chicken egg yolk of 20.60%. The treatment combination contains 28.651% of water content, 45.650% of  fat content, pH 4.5, viscosity 3.30 Pa.s, total sugar content of 0.897%, protein content of 0.160%. In organoleptic testing, they are color (yellowish white) (3.3), soft texture (3.97), creamy texture (3,46), overall preference (most preferred) (2.6), flavor mayonnaise (3.21). The result of study the fat content was still high so that it has not reached the goal of reduced fat mayonnaise. Keywords: Mayonnaise, reduce fat mayonnaise, chicken egg yolk, stabilizing agent

Krissetiana, Henny; Kiswanto, Yulius; Suyanto, Rendra

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Roti mocaf merupakan  produk roti yang menggunakan  mocaf (modified cassava flour) sebagai substitusi  tepung terigu. Penggunaan mocaf  dimaksudkan sebagai salah satu diversifikasi pangan. Salah satu tahapan penting pada pembuatan roti ini adalah proofing. Proofing merupakan waktu istirahat yang diperlukan adonan untuk mengembang, yang dapat dilakukan dengan cara menutup dengan plastik atau dengan memberikan uap air dalam alat rak pengistirahatan. Penelitian pendahuluan telah dilakukan terhadap lama waktu proofing (10, 15  dan 20 menit) yang diperlukan hingga roti dapat mengembang sempurna. Dari penelitian pendahuluan didapatkan bahwa  proofing optimum dilakukan  selama 20 menit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktorial, Faktor pertama penggunaan tepung mocaf sebesar 10 ; 20  dan 30 % , faktor  kedua adalah perlakuan  proofing, yaitu  menggunakan uap air  dan  menggunakan plastik.  Roti mocaf yang dihasilkan dilakukan pengujian terhadap warna, rasa,tektur dan kesukaan secara keseluruhan roti  baik menggunakan panelis maupun menggunakan alat. Data yang didapat dianalisis menggunakan Anova dengan taraf perbedaan 5%. Apabila di antara perlakuan berbeda nyata maka pengujian dilanjutkan dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test  (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa   perlakuan proofing dengan cara uap air  dan cara ditutup plastik  pada pembuatan roti mocaf tidak berbeda nyata pada rasa, tekstur, warna dan kesukaan secara keseluruhan baik secara uji inderawi maupun dengan menggunakan alat.Kata Kunci :  Roti mocaf ; proofing ;  cara uap air ABSTRACT Mocaf bread is a bread product that uses mocaf as a substitute for wheat flour. The use of mocaf is intended as one of food diversification. One of the important steps in making bread is proofing. Proofing is the time needed for the mixture to expand, which can be done by covering with plastic or by providing water vapor in the resting shelves.Preliminary research has been carried out on the length of proofing time (10, 15 and 20 minute), which was needed until the bread can expand perfectly. From preliminary research it was found that the optimum proofing was carried out for 20 minutes. This research was conducted using a randomized complete design with 2 factors,  first factor was  the  use of  mocaf flour with ratio of 10: 20 and 30 precent, second factor was proofing treatment, that was using water vapor method and using covering plastic method.Mocaf bread produced  was tested for color, taste, texture and overall preference for bread both using panelists and using equipment. Data obtained was analyzed using analysis of variances with significance of 5%. If there is a significance difference then it was analyzed using Duncan Multiple Range Test (DMRT).Results of research showed that proofing treatment by water vapor method and plastic cover did not significantly affect on taste, texture, color and overall preference of mocaf bread, as evaluated by sensory and physical test.   Keywords : Mocaf bread ; proofing ;  steam methode