Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-20 of 115

Analytics

Hermansyah Hermansyah; Mukamat Suyatno

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan kompetensi dasar dalam pendidikan Islam yang perlu dikembangkan secara sistematis sejak usia dini. Namun, dalam praktik pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), masih ditemukan permasalahan berupa rendahnya kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketidakseimbangan antara aspek tajwid, makhraj, dan kefasihan bacaan santri. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang lebih efektif dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan BTQ santri melalui pendampingan berbasis integrasi metode imla’ dan talaqqi di TPQ Nurul Huda Sentani Jayapura. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain library research yang didukung oleh data lapangan kegiatan pengabdian. Proses pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan aplikatif melalui tahapan pembelajaran membaca (talaqqi), menulis (imla’), serta penguatan melalui muroja’ah terjadwal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan santri pada berbagai aspek. Pada aspek kelancaran membaca dan hafalan, lima santri memperoleh nilai 5, empat santri nilai 4, dan enam santri nilai 3. Pada aspek tajwid, empat santri mencapai nilai 5, enam santri nilai 4, dan lima santri nilai 3. Sementara itu, pada aspek kefasihan bacaan, sembilan santri mencapai nilai 5. Secara umum, penerapan metode imla’ dan talaqqi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis huruf hijaiyah, serta ketepatan makhraj dan tajwid santri. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi metode imla’ dan talaqqi efektif dalam meningkatkan kemampuan BTQ santri, serta berdampak positif terhadap motivasi, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran BTQ di TPQ, khususnya di wilayah dengan keterbatasan sumber belajar.  

Wening Nur Habibah Alif; Arif Fitra Setyawan; Chandra Yogatama; Dyah Ratna Kusuma Mayang Sari; Muhammad Bhayu Bramantyo +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Transformasi digital menuntut tenaga pendidik menjadi fasilitator yang adaptif terhadap teknologi. Menghadapi tuntutan tersebut, guru di SMPIP Nihadul Qulub mengalami hambatan kompetensi dalam menciptakan media pembelajaran berbasis digital. Selain itu, kurangnya sumber referensi praktis yang dapat diakses secara mandiri membuat guru kesulitan untuk meningkatkan kompetensi digitalnya di tengah padatnya aktivitas mengajar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital melalui pelatihan Canva guna merancang media interaktif berbasis web. Diikuti sebanyak 20 guru, kegiatan pengabdian berupa pelatihan ini dilaksanakan secara langsung dan luar jaringan (luring) di SMPIP Nihadul Qulub, Ungaran. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi perencanaan, analisis kebutuhan mitra, implementasi workshop praktik langsung, serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 90% guru berhasil mempublikasikan modul ajar interaktif dalam format situs web tanpa keahlian pemrograman. Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan peran guru menjadi desainer pengalaman belajar yang kreatif, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.

Melda Agnes; Sherly Gaspersz; Lulu Jola Uktolseja; Adika Adika; Gio Gio +3 more

Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Perkembangan teknologi digital membawa inovasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan imersif. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Sorong dengan tujuan memperkenalkan serta melatih siswa dalam penggunaan aplikasi Assembler Studio untuk membuat media pembelajaran berbasis AR. Metode kegiatan mengadopsi pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi, sehingga siswa terlibat secara aktif dan mampu mengembangkan keterampilan digital secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu membuat konten AR sederhana yang relevan dengan materi pelajaran, meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kreativitas belajar. Penerapan media AR terbukti efektif dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang kompleks, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, dan mendukung kompetensi abad ke-21. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah.

R.A. Annita Meilina Ahmadi; Yadi Supriyadi; Ina Herlina; Alfianisa Karromah Sunardi; Kinanti Fadillah Kusuma +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Inclusive education and gender equality are two essential components in creating a learning environment that is fair, equitable, and responsive to student diversity. This article presents a systematic review using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) approach on 28 scientific articles published between 2019 and 2025. The research objective is to map the trends, implementation strategies, barriers, and opportunities for strengthening inclusive education with a gender perspective at the primary and secondary education levels. The results of the analysis indicate that the successful implementation of inclusive-gender education is closely related to gender-responsive teacher competence, family–community support, equitable school policies, and differentiated learning designs. The study also reveals that gender bias and stereotypes remain significant obstacles, while GESI/GEDSI training and pedagogical innovations have proven effective in improving the quality of inclusive education services. This review recommends strengthening the capacity of educators, reformulating school policies, and developing a gender-responsive curriculum as central strategies for achieving sustainable inclusive education.  

Haq, Iyanul; Muchlis Djuniarsah; Syafri, Syafri

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angka kemiskinan terhadap indikator pendidikan di Kota Semarang selama kurun waktu 2020–2024. Kemiskinan dan pendidikan merupakan dua masalah sosial yang saling terkait erat dan menjadi tantangan besar di wilayah perkotaan, terutama pascapandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Variabel yang dianalisis meliputi angka kemiskinan sebagai variabel bebas, dan angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah, dan angka putus sekolah sebagai variabel keterikatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh kemiskinan terhadap pencapaian pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap indikator pendidikan di Kota Semarang. Penurunan angka kemiskinan cenderung terjadi dengan peningkatan angka partisipasi sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta penurunan angka putus sekolah. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi kebijakan terpadu yang membahas penanggulangan kemiskinan dan peningkatan akses dan kualitas pendidikan untuk memutus siklus kemiskinan antargenerasi di Kota Semarang.   Kata Kunci:  kemiskinan, pendidikan, regresi linier sederhana, angka partisipasi sekolah, rata-rata tahun sekolah, sekolah di Kota Semarang, Kota Semarang

Agus Royo; Dian Ika Safitriana; Rahmat Kamal

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping the moral character of students at the elementary school level. However, learning methods used in IRE classrooms often remain conventional and teacher-centered, resulting in low student engagement and limited understanding of religious material. In response to the educational demands of the 21st century, a transformation in learning strategies is necessary. This study explores the implementation of active learning methods Card Sort, The Power of Two, and Snowballing as innovative approaches to revitalize IRE instruction. Using a qualitative descriptive method, data were gathered through classroom observations, in-depth interviews with teachers and students, and supporting documentation. The findings reveal that Card Sort enhances students’ ability to visually organize and connect religious concepts, The Power of Two facilitates deeper comprehension through peer discussion, and Snowballing promotes collaborative knowledge construction in stages. These methods contribute to a more interactive, student-centered, and meaningful learning process. Moreover, the integration of these strategies helps improve students' critical thinking, communication, and social-emotional skills while strengthening their internalization of Islamic values. Despite challenges such as instructional planning and classroom management, active learning techniques offer promising potential to transform IRE learning into a dynamic and participatory experience. The study provides practical recommendations for educators and school administrators to develop more effective and engaging IRE strategies.

Mulyani Santoso

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Notaris merupakan suatu karis dan profesi yang sedang marak dan digandrungi tidak hanya oleh kaum muda akan tetapi juga orang yang mendambakan kehidupan yang lebih baik untuk masa depannya dengan sejuta janji dan mimpi. Menjadi seorang notaris tidaklah mudah karena harus melalui beberapa tahapan yaituharus lulus pendidikan S1 Fakultas Hukum, S2 Magiter Kenotariatan, Mengikuti Seleksi Anggota Luar Biasa, Magang di Kantor Notaris selama 24 (dua puluh empat) bulan, mengikuti Magang Bersama 4 (empat) kali, lulus Ujian Kode Etik Notaris dan mengikuti pengangkatan yang diadakan oleh Kementerian Hukum. Selain itu Notaris mempunyai kode etik dan larangan-larangan yang diatur dalam suatu Undang-undang yang antara lain mengenai jabatan yang tidak boleh dirangkap oleh seorang Notaris. Akan tetapi Notaris dapat merangkap jabatan sebagaiPejabat Pembuat Akta Tanah, Notaris Pembuat Akta Koperasi, Notaris Pasar Modal, Pejabat Lelang Kelas II. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teori positivisme hukum dan paradigma konstruktivisme diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai karir dan profesi seorang notaris dalam menjawab peluang dan tantangan dalam menjalankan tugas jabatannya dengan tetap mengacu pada aturan-aturan yang ada.

Darmasaputra, Evan; Weli, Weli

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2025 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Di era globalisasi, jumlah penduduk Indonesia mengalami pertumbuhan pesat. Akibatnya, muncul tantangan baru dimana terdapat ketidakseimbangan antara jumlah lapangan pekerjaan dengan pencari kerja, yang secara tidak langsung menyebabkan meningkatnya angka pengangguran. Meskipun demikian, banyak mahasiswa yang masih ingin berkarir sebagai pekerja, akibat faktor kenyamanan. Padahal, kewirausahaan dapat menjadi solusi untuk menghindari ancaman pengangguran. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pengaruh dari variabel kreativitas, pendidikan kewirausahaan, dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahassiswa akuntansi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner menggunakan metode snowball terhadap 64 responden mahasiswa akuntansi di Universitas Atma Jaya Semanggi. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi smartPLS 4 dengan 3 teknik analisis, yaitu analisis model pengukuran, model struktural, dan kelayakan model. Hasil dari kegiatan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kreativitas dan lingkungan keluarga secara independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel minat berwirausaha, sedangkan variabel pendidikan kewirausahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel minat berwirausaha. Implikasi yang diperoleh dari hasil kegiatan penelitian adalah tingkat kreatifitas mahasiswa dan dukungan lingkungan keluarga memainkan peranan yang penting dalam menumbuhkan minat berwirausaha mahasiswa.

Situmeang, Diva Angel; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Purba, Novridah Reanti; Hutajulu, Tivani Angelina; Harita, Riskamawati +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Alba, A. and Kurniawan, R. (2019) ‘Kebijakan Pemberian Bantuan Sosial Bagi Keluarga Miksin “Studi Kasus di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara”’, UNIMAL Press, 1, pp. 1–128. Alviyah, E.N. et al. (2023) ‘Beasiswa KIP-K: Apakah Beasiswa Dapat Menjadi Motivasi Belajar Mahasiswa?’, Journal of Creative Student Research, 1(2), Asyahbuddin, A. (2022) ‘Welfare Society Dalam Sistem Kesejahteraan Sosial Di Indonesia’, ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 3(1), Elia, A. and Dkk (2023) Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitaif. Ilhami, M.W. et al. (2024) ‘Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif’, Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), pp. 462–469. Available at: https://doi.org/10.5281/zenodo.11180129. Khaliq, M.N. (2024) ‘E-ISSN : 2792-0876 Demokrasi dan Kebijakan Publik dalam PP Nomor 21 Tahun 2024 Tentang Tabungan Penyelenggaraan Perumahan Rakyat’,          5(1),    pp 113–128.            Available        at: https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i1.1307. Kurniati, I.D. et al. (2015) ‘Buku Ajar’. Lamangida,  T.  (2015)  ‘Pengaruh  Program  Bantuan  Langsung  Sementara Masyarakat Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Miskin Di Desa Omayuwa Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato Trisusanti Lamangida Program Studi Administrasi Publik , Universitas Muhammadiyah Gorontalo’, Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik, 1(2), pp. 193–202. Martins, E.K. and Toletina, N.T. (2024) ‘Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia’, Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik,        11(1),  Pra-sejahtera, K. et al. (2025) ‘Pemanfaatan Dana KIPK untuk Mendukung Pendidikan Mahasiswa dari’. Rivai, A.B. (2017) ‘Kebijakan Afirmasi Pendidikan Tinggi Untuk Papua’, CosmoGo 1(2) p.266. Available        at: https://doi.org/10.24198/cosmogov.v1i2.11838. Suryani, A.S. (2018) ‘Pengaruh Kualitas Lingkungan Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Dasar di Provinsi Banten’, Jurnal Aspirasi, 9(1), pp. 35–63. Available at: https://doi.org/10.22212/aspirasi.v9i1.99

lina khairum; Usman Al Hudawi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap implementasi filsafat pendidikan Pancasila dalam kurikulum pendidikan tinggi. Sebagai dasar negara dan pedoman hidup bangsa, Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan mahasiswa. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya memahami pentingnya filsafat Pancasila, namun implementasinya dalam kurikulum dianggap masih kurang aplikatif dan relevan dengan tantangan zaman. Beberapa hambatan mencakup pendekatan pembelajaran yang terlalu teoritis dan kurangnya pengintegrasian nilai-nilai Pancasila dengan kebutuhan praktis. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif, berbasis kasus, dan berorientasi pada praktik untuk meningkatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa.

Muhammad Ilyas; Usman Al Hudawi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan multikultural dilakukan di SMK Negeri 1 Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan naturalistik inquiry studi kasus.Data dikumpulkan melalui pengamatandan wawancara.Keabsahan data diperkuat dengan mengonfirmasi hasil observasi dan wawancara. Untuk menguji kredibilitas data, dilakukan pengamatan yang lebih lama, peningkatan ketelitian, triangulasi data, member check, dan referensi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai multikultural di SMK Negeri 1 Binjai memiliki beberapa aspek sebagai berikut:1) pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. 2) Peran kepala sekolah, guru, dan siswa memiliki peranan penting dan pemahaman yang sama dalam pengembangan nilai-nilai multikultural, yang berpengaruh positif dalam membangun karakter peserta didik.. 3) Program kurikulum internasional (Cambridge) dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan interaktif dengan dunia, serta mendorong pendekatan pembelajaran aktif yang memandu siswa menjadi fasih dan memiliki pengetahuan luas dalam berbagai mata pelajaran. 4) Program ini juga berusaha merangkul keragaman yang ada dalam hati siswa, seperti latar belakang etnis, keyakinan agama, dan cita-cita, dengan tujuan menciptakan individu yang mampu bersosialisasi dengan budaya yang berbeda. 5)SMK Negeri 1 Binjai merupakan tempat pertemuan antara peserta didik dan guru yang berasal dari latar belakang yang berbeda, yang memiliki ide, keyakinan, dan nilai yang beragam. Festival dan acara budaya diadakan untuk mengekspresikan keragaman multikultural tersebut. 6)Seluruh orang di lingkungan sekolah sangat waspaddan berkomitmen dalam menerapkan kebijakan no bullying (bebas penindasan). Dengan demikian,penelitian ini menyajikan gambaran tentang penerapan nilai-nilai multikultural dalam membangun karakter peserta didik yang beragam budaya.

Muhamad Yunus

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Guru sebagai fasilitator peserta didik harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalamn melakukan analisis butir soal. Identifikasi terhadap setiap butir item soal dilakukan dengan harapan akan menghasilkan berbagai informasi berharga yang pada dasarnya akan menjadi umpan balik guna melakukan perbaikan, pembenahan, dan penyempurnaan terhadap butir soal. MTs Jihadul Ummah  sebagai mana diketahui bahwa banyak tenaga pendidikanya yang tidak memiliki kompetensin menganalisis butir soal. Instrumen yang digunakan tenaga pendidik masih didominasi dari buku. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru belum mengetahui kualitas tes yang digunakan sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru melaui pelatihan analisis butir soal.  Analisis butir soal yang diberikan berupa analisis butir soal dengan menggunakan program Iteman. Guru sebagai objek pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan mampu menyusun butir soal yang memiliki tingkat kesukaran, daya pembeda serta fungsi distraktor yang baik. Butir soal soal yang sudah dilakukan analisis akan dikumpulkan menjadi satu kemudian akan dibentuk menjadi bank. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya (1) tahap pelatihan program yang akan di isi dengan pemahan konsep dari setiap bentuk analisis. (2) Tahap pendampingan analisis butir soal bagi peserta. (3) Tahap implementasi program yang dilaksanakan melalui uji coba hasil analisis butir soal kepada peserta didik di masing-masing mitra. Luaran yang diperoleh dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah berupa bank soal, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan pembuatan dan pengembangan butir soal yang lebih berkualitas.

Nanang Zamroji; Umi Nahdiyah; Fathul Niam; Arif Fuadi; Wening Pangesthi Maharani +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Pendidikan merupakan komponen kunci dalam membina keterampilan dan potensi generasi penerus bangsa untuk menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu tinggi, maka mutu pendidikan menentukan kemajuan suatu bangsa. Tujuan pendidikan tinggi adalah untuk menghasilkan individu berpengetahuan luas yang memiliki bakat dan kemampuan untuk memajukan masyarakat di segala bidang. Seperti halnya sekolah SMA/MA, kurikulum dibuat mempersiapkan siswa untuk melangkah ke pendidikan masuk perguruan tinggi ataupun dapat masuk dunia kerja. Dari proses ini pastinya siswa akan menentukan tindak lanjut pendidikan yang akan diambil oleh siswa. Akan tetapi banyak siswa-siswi yang masih bingung, ragu serta bimbang dalam mengambil keputusan melanjutkan studi atau bekerja. PKM ini berupa Bimbingan orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah dengan metode workshop dimulai dengan menyampaikan materi tentang Perguruan tinggi, biaya di perguruan tinggi, peluang kerja setelah lulus dari setiap program studi, motivasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Pemahaman peserta meningkat sebagai hasil dari kegiatan ini sebesar 35% sesebelum diadakan bimbingan ini tingkat pemahaman siswa tentang orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah cuma 40%, kemudian sesudah diadakan bimbingan naik menjadi 75 %. Jadi ada kenaikan pemahaman peserta bimbingan orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah MA Ma’arif Ponggok

Irfan Nurdiansyah; Reni Utami

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Di era digital, kemampuan teknologi informasi, khususnya web development, menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Web development memainkan peran penting dalam pengembangan aplikasi dan layanan yang digunakan sehari-hari. Namun, banyak mahasiswa belum memiliki kemampuan memadai di bidang ini, salah satunya akibat kurangnya akses terhadap pendidikan yang mendalam dan terstruktur. Kurikulum di perguruan tinggi sering hanya fokus pada konsep dasar tanpa menekankan praktik dan teknologi terbaru. Pelatihan web development dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan secara komprehensif melalui pendekatan terstruktur, interaktif, dan berbasis proyek. Metode ini mencakup persiapan materi, pelaksanaan kegiatan, penggunaan alat bantu, dan evaluasi hasil belajar. Materi yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, dan framework modern, dengan tujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam membangun situs web yang interaktif dan responsif. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan teknis mahasiswa Universitas Dian Nusantara, dorongan untuk berinovasi, serta kesiapan mereka bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan industri saat ini sekaligus menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja.

Chasanah, Nur Indah; Meliala, Rajhaga Jevanya; Bintang, Syah; Kuntari, Wien

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2024 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini mengkaji pentingnya keterampilan desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) bagi siswa SMP, SMA, dan SMK dalam menghadapi tuntutan industri digital. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran Academy Figma dalam meningkatkan kompetensi desain siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang meliputi riset pasar dan analisis kebutuhan untuk merancang kurikulum yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang prinsip dasar desain UI/UX serta keterampilan praktis dalam menggunakan Figma. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Academy Figma berperan penting dalam menjembatani kesenjangan antara kurikulum pendidikan formal dan kebutuhan industri, serta mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan untuk bersaing di pasar kerja global. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi inisiatif pendidikan lainnya dalam bidang desain digital.

Tiara Ramadhani; Faiz Budi Hakim; Afni Putri Hairani; Abdul Rohman; Annisah Rahma Palupi +9 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2024 CV. Aksara Global Akademia

Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di Kelurahan Mundam bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini fokus pada isu lingkungan, kesehatan dan pendidikan. Melalui berbagai program sosialisasi implementasi 3R (reduce, reuse, recyle) sabun cuci piring dari limbah kulit nanas dengan metode eco enzym, pengadaan tempat sampah, pemberian bibit dan penanaman pohon, sosialisasi DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, buang), dan lainnya. Mahasiswa KKN berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, atau memberdayakan UMKM lokal. Secara keseluruhan, KKN ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Kelurahan Mundam dan diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan pengabdian masyarakat lainnya.

Anisa Fitriana; Lidya Serli; Meli Yudestia Pratiwi; Riyadi Jaya

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The work program planned to be implemented in Sabuk Empat Village includes: Teaching good manners and akhlakul karimah, introducing hijaiyah letters using Flash Card media, teaching Arabic vocabulary, teaching Arabic reading and writing, teaching fiqh, du'a-do' a daily, and short surahs. The work program carried out at the PKM STAI Ibnu Rushd 2024 activities is running smoothly as it should. PKM students have had a positive impact on the children of TPA Babussalam. Based on the results of activities, observations and implementation, the PKM program has been planned, prepared and implemented.

Hadi Karyono; Krismiyarsi; Mahmuda Pancawisma Febriharini

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penyuluhan hukum dalam rangka pengabdian masyarakat ini di dasarkan atas isu pilpres dan pileg Februari 2024, dimana dikalangan tingkat bawah melalui media sosial menyebar berbagai berita tentang intoleransi, SARA serta politik uang yang bertentangan dengan asas dan esensi demokrasi sehingga mengganggu kehidupann damai masyarakat. Tujuan penyuluhan hukum ini untuk memberikan pendidikan politik masyarakat dalam menyongsong pemilihan umum kepala daerah serentak 2024 secara damai di Desa Campursari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Metode penyuluhan hukum ini dengan pemaparan materi melalui LCD dan tanya jawab. Hasil dari penyuluh hukum ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak terpengaruh politik uang dan terpovokrasi berbagai hasutan pihak luar melalui media sosial yang ingin memecah belah kerukunan masyarakat Desa Campursari dalam menyongsong pilkada serentak 2024 di Kabupaten Temanggung.

Nurul Handini; Rizki Ramadhani; Tiara Ramadhani; Siti Fadilla; Annisa Ramadhani

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Problem-Based Learning (PBL) method is a popular approach in education that allows students to develop critical thinking and problem-solving skills through solving real problems. PBL involves steps such as problem identification, research, and presentation of solutions, with a focus on students learning independently and in small groups. Although PBL is effective in improving student learning outcomes, there are challenges such as the need for teachers who are skilled in guiding students and longer time to solve problems. Characteristics of PBL include student-centered learning, teachers as facilitators, and problems as learning stimuli. The PBL strategy emphasizes the importance of starting learning with problems that are relevant to students' real lives and gives students great responsibility in their own learning process. The research method in this study uses qualitative research methods. The method used is library research.

Putri Nihayatut Thoyibah; Nova Estu Harsiwi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research was conducted at SLB Negeri Keleyan which aims to find out how to provide educational services for children with visual impairments. This type of research uses a qualitative method with a descriptive approach and uses data collection techniques including observation, interviews and documentation. SLB Negeri Keleyan provides various methods to provide the best services for children with special needs, especially for those with visual impairments. One commonly used method is through audio or voice, which helps improve a child's vocabulary. In addition, the curriculum at SLB is not differentiated from public schools, so all subjects are applied as a whole. In learning, teachers use tools such as braille learning media, counting boards and abacus. For object recognition, children are given the opportunity to touch the object they want to be introduced. If the object cannot be touched, the teacher uses words.