Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

wijianto, wijianto; triastuti, rini; raharjo, raharjo; Nuryadi, Muhammad Hendri; haryati, sri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran online dampak pandemi memberi kesulitan terhadap guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran sikap kewarganegaraan. Ditambah perkembangan tekhnologi dan kebijakan perlu ditindaklanjuti dengan tindak nyata di lapangan. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa guru guru masih mengalami kendala dalam menyikapi kebijakan yang ada terkait konstruksi rencana pelaksanaan pembelajaran. Solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan tersebut adalah workshop dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun desain instruksional berdasarkan kebijakan terbaru (RPP 3 Komponen) menggunakan aplikasi guna penguatan sikap kewarganegaraan siswa. Diakhir pelatihan diharapkan guru dapat menghasilkan satu RPP berupa e-RPP yang berdasar pada oreintasi sikap kewarganegaraan. Metode kegiatan berupa workshop secara  daring menggunakan web meeting zoom,channel youtube, google classroom, dan aplikasi  e RPP. Luaran pengabdian berupa prosiding isbn/ jurnal issn, video dan publikasi  media online.

SUPRIYANTA, SUPRIYANTA

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penguasaan secara teori dan prektik (softskill) bagi kalangan mahasiswa dalam memahami UU ITE secara leibh komprehensif.Metode yang digunakan adalah secara daring/on line dengan MS TEAMS.Hasil yang diperoleh bahwa pengetahuan secara teoretis, pemahaman secara praktis berdasarkan ilustrasi dan contoh-contoh kasus hukum pelanggaran UU ITE yang disampaikan menjadi sangat penting guna menyadarkan mereka agar berhati-hati dalam bermedia sosial.Saran yang bisa dikemukakan adalah agar para mahasiswa fakultas hukum yang sudah hampir menyelesaikan studinya bisa menjadi agen perubahan perilaku di masyarakat kearah perilaku yang produktif dan taat hukum.Kata Kunci : Sosialisasi, UU No. 11 Tahun 2008

Handri Geradus; Andreas Andreas

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di masa Pandemi setelah pemerintah mengumumkan PSBB semua sektor kegiatan dibatasi secara ketat, tidak hanya kantor-kantor, rumah makan dan toko yang tutup, namun juga tempat ibadah, terutama gereja. Semua umat Kristen di Indonesia mengikuti peraturan itu dengan beribadah  di rumah saja ataupun melalui Daring. Gereja-gereja tampak lengang, bahkan sepi pada hari Minggu, hari untuk beribadah bagi umat Kristiani. Apalagi  ketika itu sudah memasuki Tri Hari Suci yang mengenang kesengsaraan  Tuhan Yesus yang didera, disalibkan dan wafat di kayu salib, sebelum akhirnya dipercaya bangkit dan dirayakan pada hari Paskah. Pada masa pandemi, sebagian gereja  memang  masih ada yang tetap dibuka untuk para jemaatnya terutama gereja yang anggota jemaat tidak lebih dari 30-40 orang, dengan protokol yang sangat ketat, yaitu  sebelum memasuki gereja di cek suhu tubuh, kemudian mencuci tangan dengan sabun dan handsanitizer, harus memakai masker, tidak bersalam-salaman, duduk berjarak kurang lebih 1 sampai 1.5 meter, dan ibadah dipersingkat hanya satu jam dan paling lama satu setengah  jam yang biasanya beribadah selama dua jam. Pada Pandemi di gereja POUK melaksanakan ibadah memanfaatkan kecanggihan teknologi yaitu ibadah secara daring yaitu dengan Live Streaming. Disinilah akan kelihatan apakah jemaat masih memiliki kesetiaan kepada Tuhan ketika ibadah dilaksanakan secara daring atau Live Streaming atau sebaliknya semakin jauh dari Tuhan.                                

Antonia Mayaningtyas; Nursalim Nursalim

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) didirikan pada tahun 2004 sebagai sebuah inisiatif bersama antara Kepolisian Federal Australia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Tujuan JCLEC adalah untuk memberikan layanan kependidikan yang difokuskan pada bidang  Anti  Teror  dan  Kejahatan  Lintas  Negara.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menganalisis model pengembangan organisasi yang dilakukan oleh JCLEC dalam kapasitasnya membangun kerjasama multilateral dan untuk memberikan rekomendasi bagi masa depan JCLEC. Penelitian ini diarahkan untuk melakukan analisis bagaimana organisasi JCLEC dibangun dan dikembangkan dengan memperhatikan kondisi internal dan masalah yang terjadi dalam organisasi tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat beberapa isu strategis, yaitu (1) Bagaimana JCLEC memberikan  pelayanan  terbaik  kepada  semua  stakeholder,  (2)  Ketidaksetaraan  SDM  antar  level dalam  struktur  organisasi,  (3)  Peran-peran  level  sub  manager  yang  belum  optimal,  (4)  JCLEC sebagai jembatan yang menghubungkan kepentingan banyak pihak, (5) Mempertahankan jaringan alumni dan prestasi, (6) Situasi pandemic Covid-19, (7) Persaingan NGO bersegmen sama, dan (8) Faktor politik antara pemerintah Indonesia dan Australia yang dapat mempengaruhi roda dan arah kebijakan JCLEC. Penelitian ini merekomendasikan JCLEC perlu mempertimbangkan pada upaya peningkatan kualitas pelayanan dari segi (1) pengembangan segi SDM atau personalia, (2) penempatan JCLEC secara strategis terhadap negara donor, (3) pengembangan dan pelaksanaan rencana pemasaran atau media komunikasi, (4) penguatan peran dewan pengawas dan dewan pembina JCLEC, dan (5) model daring dikembangkan untuk keberlanjutan JCLEC.

Monica Sari, Merlifia; Trisiana, Anita; Ayu Fatmawati, Sekar

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Covid-19 mulai muncul di daerah Wuhan, tepatnya di provinsi Hubei. Terjadinya covid-19 ini di tandai dengan adanya pasar di daerah wuhan, pasar itu menjajakan berbagai makanan dan hewan mati ataupun hidup. Sekarang ini covid-19 sudah menyebar di berbagai negara yaitu Indonesia, Pertama kali covid-19 ini muncul di Indonesia yaitu di daerah Depok. Untuk mencegah penularan covid-19 maka pemerintah menghimbau program pembelajaran di lakukan dengan daring karena adanya pandemic covid-19. Seluruh universitas baik negri maupun suasta melakukan kegiatan belajar mengajar secara onlain yang biasanya di lakukan di kampus maupun sekolah. Kegiatan yang dilakukan secara onlain juga memiliki beberapa kendala yakni pengunaan jaringan internet, karena pembelajaran daring merupakan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19 ini. Pemerintah saat ini juga mengeluarkan kebijakan New Normal yang tujuannya untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat maupun negara yang lumpuh akibat pandemi covid-19 . Metode dalam penelitian ini mengunakan metode studi perpustakaan. Kesimpulan dari hasil penelitian saat ini yaitu tentang nilai-nilai demokrasi di tengah pandemi covid-19. Untuk bisa memperoleh informasi kita bisa mendapatkan itu semua melalui prosedur yang kita gunakan dalam pengkajian yaitu penelitian kualitatif.

Prayoga, Andi Sugistino; Waitau, Enjel Kostansa; Jannah, Mahfudhotul; Ardana, Rahma Shavira; Rachamaningrum, Fania

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pelaksanaan pendidikan jarak di berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar, menengah, atas dan sampai perguruan tinggi telah menimbulkan berbagai masalah baru yang pemerintah sendiri itu belom siap dalam mengakumulasi hak-hak dalam semua hal terutama dalam pendidikan. seiring dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini, belum menganal system pendidikan jarak jauh yang sudah di atur oleh pemerintah. Dengan demikian system pendidikan jarak jauh menjadi alternatif ketika siswa ataupun mahasiswa tidak bisa tatap muka secara langsung di dalam lingkungan sekolah ataupun kampus. Tujuan penulisan ini adalh untuk mengetahui seberapa besar tingkat kualitas dan kuantias dalam keefektifan pembelajaran jarak jauh di Indonesia siapa dan apa feed back yang telah didapatkan oleh para palajar pada masa pandemi covid-19 di Indonesia ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data yang kemudian dikumpulkan dan bersifat pemahaman serta tak bisa di ukur dengan angka, mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara imperis. Sehingga hasil penelitian kualitatif tidak terlepas dari subjektivitas peneliti. Sebagai mana yang dikemukakan oleh Semiawan bahwa hasil penelitian komulitatif sangat di pengaruhi oleh pandangan,pemikiran dan pengetahuan peneliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan jarak jauh di indonesia telah kurange fektif oleh karena itu dalam penelitian ini kami sebagai peneliti berharap penulisan ini bisa di implementasikan oleh pemerintah agar masyarakat khususnya para pelajar yang menerapkan metode daring atau online bisa terpenuhi dan berjalan dengan efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Pratiwi, Rina Hidayati; Sulistyaniningsih, Endang; Syahid, Syahid

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Faktor utama permasalahan mitra adalah belum memaksimalkan sepenuhnya media pembelajaran berbasis aplikasi google teknologi informatika atau komputer yang seharusnya sudah bisa diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran terutama di masa pandemi seperti saat ini. Dari alasan tersebut, maka tujuan dari studi ini ialah untuk mengetahui seberapa pentingnya aplikasi google bagi kebutuhan para guru dalam memberikan pembelajaran secara daring di tengah pandemi Covid-19. Metode yang ditawarkan berupa pelatihan sekaligus pendampingan intensif selama 3-5 kali tatap muka berupa penguasaan beberapa aplikasi google di komputer atau telepon selular untuk seluruh guru-guru/ staf pengajar di sekolah, selanjutnya diberikan kuesioner dan evaluasi. Dari peserta guru sebagai sampel kuesioner pembelajaran daring, hanya 11,11% yang menyatakan bahwa aplikasi google tidak atau kurang membantu mereka dalam menyelesaikan tugas/pekerjaan di kegiatan belajar dan pembelajaran. Namun hanya sebanyak 55,55% yang menyatakan tidak menemukan kesulitan dalam penggunaan aplikasi google, itu pun yang sifatnya familiar. Hal tersebut diduga karena seringnya menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga akhirnya terbiasa dan menjadi mudah. Jadi, berdasarkan hasil kuesioner ini disimpulkan bahwa para guru masih perlu diberikan pelatihan terkait sosialisasi penggunaan aplikasi google karena masih banyaknya aplikasi google yang belum familiar digunakan sebagai media untuk pembelajaran daring

Kristine Dareda; Irma Yahya; Arfel Silvester Pramono

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2021 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam lembaga pendidikan Indonesia. Pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan berskala besar. Masyarakat diharuskan beraktivitas dirumah. Peraturan membuat siswa stres dikarenakan keterbatasan jaringan, kuota dan banyak tugas. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Desain penelitian menggunakan quasy experiment pre-post test. Sampel penelitian ini berjumlah 10 responden. Data diolah menggunakan SPSS 16 dan di analisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan usia terbanyak ada 4 responden yaitu 13 tahun dan jenis kelamin terbanyak ada 8 responden yaitu laki-laki. Didapatkan P Value = 0.023 (0.05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan diambil adalah terdapat pengaruh dalam pemberian teknik guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Diharapkan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dalam melakukan teknik relaksasi untuk menurunkan stres.     

Yana, Riska Lili; Ayatusa'adah, Ayatusa'adah; Nirmalasari, Ridha

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Pandemi covid-19 berdampak pada sistem pendidikan di Indonesia. Pembelajaran dilakukan secara daring dan menuntut guru untuk lebih kreaktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keaktifan  dan prestasi belajar peserta didik dalam penerapan model PBL secara daring pada materi sistem peredaran darah. Metode dalam penelitian ini adalah pre experimental dengan desain penelitian One Group pretest-posttes. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 soal dan lembar observasi keaktifan peserta didik. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIIIB MTs Islamiyah Palangkaraya. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan metode observasi keaktifan dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif Hasil penelitian ini menunjukan bawah keaktifan peserta didik dalam pembelajaran daring sangat aktif dengan rata-rata peresentase  84,52%. Hasil prestasi belajar menujukkan nilai N-gain 0,71 terkategori tinggi. Hasil ini menujukkan penerapan model PBL secara daring dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar peserta didik.

Winarti, Puji

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa PGSD UNDARIS dalam perkuliahan konsep dasar IPA Fisika secara daring, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Subjek penelitian adalah 16 mahasiswa PGSD UNDARIS semester genap tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada tahap identifikasi kesulitan belajar mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan belajar mahasiswa untuk seluruh indikator capaian adalah sebesar 60,90 %. Jika di lihat dari karakteristik indikator capaian yang mahasiswa memiliki tingkat kesulitan dengan prosentasi tinggi adalah capaian indikator yang membutuhkan percobaan/ pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA Fisika yang dialami mahasiswa PGSD Undaris adalah faktor internal berupa faktor motivasi dari dalam diri mahasiswa serta faktor eksternal yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, faktor penyajian perkuliahan oleh dosen,faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang serta karakteristik materi perkuliahan. Selanjutnya upaya dosen untuk mengatasi kesulitan mahasiswa adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dengan penyajian perkuliahan yang dinilai menarik dan mengganti bahan dan alat praktikum dengan alat dan bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar mahasiswa.

Wowor, Hana Aviela Fedria; Putri, Kinkin Yuliaty Subarsa

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efetktif atau tidakkah komunikasi dalam perkuliahan online pada mahasiswa Manokwari. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa di Manokwari. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling jenis purposive sampling yang mana sampel yang dicari adalah mahasiswa di Manokwari yang sedang menjalani perkuliahan secara daring atau online. Pengumpulan data yang dilakukan berupa survei dengan cara membagikan kuesioner berisi pertanyaan dengan skala Likert. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS, disajikan dalam bentuk tabel dan diagram, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi dalam perkuliahan online mahasiswa Manokwari berjalan cukup efektif dan perkuliahan online berjalan dengan baik. Dalam kelancaran proses belajar online perlu adanya metode yang menarik, jadwal tetap, memiliki bahan belajar, ada ruang diskusi, dan tugas. Komunikasi yang efektif juga menjadi pendukung jalannya proses belajar yang lancar. Efektivitas komunikasi dinilai dari proses penyampaian informasi atau materi pembelajaran oleh dosen dan pemahaman mahasiswa, serta adanya interaksi yang baik, seperti tanya-jawab atau diskusi antara dosen dan mahasiswa.

Noviana Noviana; Munawar Noor

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan peneltian untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi, faktor pendukung dan penghambat pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang. Pendekatan kualitatif sebagai dasar unuk mendeskripsikan dan menganalisis pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan faktor pendukung dan pendukung implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang secara umum relative baik berdasarkan analisis variabel komunikasi, sumber daya,disposisi, struktur birokrasi, Faktor  pendukung  kir  kendaraan  bermotor   diantaranya  kecukupan   SDM,  alat  uji  kendaraan. kendaraan operasional dan sistem pelayanan online (daring). Sedangkan faktor diantaranya kualitas SDM sekitar 20% berpendidikan Sd dan SMP dan berumur diatas 50 tahun sehingga kurang taktis dalam pelayanan, terbatasnya   sosialisasi ke masyarakat terkait sistem online (melalui e-KIR, serta BLU-e),  dan  juga  tidak  sebandingnya antara  jumlah  populasi  kendaraan yang  selalu  bertambah dengan SDM yang menangani kir kendaraan bermotor.