Publication Search

56,082 articles from 441 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Made, I Made Arda Winata; Putu, Putu Gede Suranata; Eryani, I Gusti Agung Putu Eryani

Jurnal Teknik Sipil 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pengendalian biaya dalam proyek konstruksi sangat penting untuk memastikan keberlangsungan proyek. Dalam proyek konstruksi, memilih bahan dan metode yang sesuai dapat membantu dalam efisiensi biaya selama pelaksanaannya. Pemilihan material dan metode alternatif tidak otomatis mengurangi fungsi atau kualitas proyek. Oleh karena itu, analisis biaya proyek diperlukan untuk mengawasi aspek – aspek tersebut. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan biaya dalam suatu proyek konstruksi adalah dengan menerapkan value engineering. value engineering merupakan upaya yang sistematis dan terorganisir untuk mencapai fungsi yang diinginkan dengan biaya paling ekonomis tanpa mengorbankan kualitas atau kinerja. Dengan menerapkan value engineering pada 3 item pekerjaan arsitektur pada proyek pembangunan SDN 2 Panjer dengan mengubah desain eksisting dengan alternatif desain  baru, mendapat penghematan biaya pada pekerjaan penutup atap sebesar Rp 21.862.305,86 atau 11,16% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan plafon sebesar Rp 1.228.792,01 atau 1,42% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan lantai dan dinding keramik sebesar Rp 9.835.732,08  atau 7,65% dari biaya pekerjaan desain eksisting, penghematan tersebut berdasarkan pada analisis Life Cycle Cost. Pengendalian biaya dalam proyek konstruksi sangat penting untuk memastikan keberlangsungan proyek. Dalam proyek konstruksi, memilih bahan dan metode yang sesuai dapat membantu dalam efisiensi biaya selama pelaksanaannya. Pemilihan material dan metode alternatif tidak otomatis mengurangi fungsi atau kualitas proyek. Oleh karena itu, analisis biaya proyek diperlukan untuk mengawasi aspek – aspek tersebut. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan biaya dalam suatu proyek konstruksi adalah dengan menerapkan value engineering. value engineering merupakan upaya yang sistematis dan terorganisir untuk mencapai fungsi yang diinginkan dengan biaya paling ekonomis tanpa mengorbankan kualitas atau kinerja. Dengan menerapkan value engineering pada 3 item pekerjaan arsitektur pada proyek pembangunan SDN 2 Panjer dengan mengubah desain eksisting dengan alternatif desain  baru, mendapat penghematan biaya pada pekerjaan penutup atap sebesar Rp 21.862.305,86 atau 11,16% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan plafon sebesar Rp 1.228.792,01 atau 1,42% dari biaya pekerjaan desain eksisting, pekerjaan lantai dan dinding keramik sebesar Rp 9.835.732,08  atau 7,65% dari biaya pekerjaan desain eksisting, penghematan tersebut berdasarkan pada analisis Life Cycle Cost.

Naufal Iman Adzhan; Ary Setyawan; Koosdaryani Soeryodarundio

Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The construction industry in Indonesia is growing rapidly, playing a crucial role in the country's economic, political, and social development. However, alongside this rapid growth, issues such as project delays are inevitable. The construction project of the Indonesian Maritime Polytechnic, for instance, has experienced significant delays, which can lead to increased costs, waste of human resources, and disputes among the involved parties. Understanding the primary causes of these delays is essential for developing effective strategies to avoid future delays. This analysis uses both qualitative and quantitative methods to identify the root causes of delays. Data was collected through surveys of respondents involved in the project, including project managers, field staff, and consultants. The analyzed causes of delays include insufficient funding, increases in raw material costs, additional costs, contract document errors, poor communication, and slow decision-making. To minimize delays and their impacts, several recommendations can be made: effective strategic planning, improved communication, increased staff, accurate initial cost estimates, and good management. By implementing these recommendations, the Indonesian Maritime Polytechnic construction project can be completed more effectively and efficiently, and future delays can be avoided.

M. Afif Salim; Defri Dwista Rahma

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Proyek Peningkatan/Revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Bobotsari mengalami hambatan di lapangan yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan pekerjaan. Oleh karena itu, diperlukan peran manajemen konstruksi untuk pengawasan proyek demi mencapai hasil yang optimal. Tindakan yang diambil adalah merencanakan dan menganalisis estimasi waktu dan biaya konstruksi pada pekerjaan struktur dengan penambahan jam kerja dan tenaga kerja menggunakan metode time cost trade off dengan bantuan software Primavera Project Planner P6 agar proyek dapat selesai tepat waktu. Berdasarkan hasil analisis, estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan struktur dengan metode time cost trade off adalah 124 hari kalender, yang lebih cepat  9 hari kalender dibandingkan durasi normal (133 hari kalender). Biaya yang timbul akibat penambahan jam kerja sebesar Rp2.641.480.280,00 yang lebih besar Rp97.126.530,00 dibandingkan biaya normal (Rp2.544.353.750,00), dan biaya akibat penambahan tenaga kerja sebesar Rp2.554.488.416,00 yang lebih besar Rp10.134.666,00 dibandingkan biaya normal (Rp2.544.353.750,00).

Betty Hariyani

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Safety Leadership merupakan proses interaksi antara pemimpin dan pekerja untuk mencapai tujuan  keselamatan  yang  sangat penting dalam keberlangsungan proyek. Safety  Leadership Penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lingkungan Dalam Proyek Konstruksi (Studi Kasus  Pembangunan  Gedung  Teater  Kabupaten  Karanganyar),  penelitian  untuk  mencari pengaruh safety leadership PT. Bettindo Bintang Perkasa terhadap perilaku keselamatan pekerja, mengetahui kepatuhan dan kedisiplinan pekerja dalam memakai Alat Pelindung Diri, khususnya pekerja pada ketinggian. Metodologi penelitian membahas rancangan, variabel penelitian & definisi operasional, serta teknik pengumpulan & analisis data. Langkah penelitian dengan menggunakan cross sectional, data diperoleh dari lembar checklist observasi dan wawancara. Hasil  dan  Analisa  penelitian  menyajikan kajian evaluasi penerapan prosedur kerja Kesehatan dan  Keselamatan  Kerja,  evaluasi  kesesuaian  teknik  aman  bekerja  di  ketinggian,  penerapan penggunaan alat pelindung diri &  perangkat  penahan jatuh  serta tenaga  kerja  bekerja  pada ketinggian.

Faishol, Akhmad; Wijayanti, Linda; Mulyadi, Melisa

Jurnal Teknik Sipil 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bidang pembangunan infrastruktur kontemporer berada pada titik balik dalam sejarahnya, terjebak di antara tuntutan akan metode pembangunan yang ramah lingkungan dan pencarian inovasi yang tiada henti. Integrasi Geofoam Expanded Polystyrene (EPS) merupakan terobosan struktural yang menjanjikan perubahan revolusioner dalam berbagai aplikasi teknik terkait konstruksi infrastruktur modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Geofoam Expanded Polystyrene (EPS) dalam pembangunan infrastruktur modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jurnal ilmiah, makalah, buku, laporan penelitian, dan publikasi teknis terkait yang diterbitkan oleh instansi pemerintah, dunia usaha, dan lembaga penelitian merupakan sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Expanded Polystyrene (EPS) Geofoam merupakan bahan bangunan yang memiliki kualitas berbeda-beda sehingga menjadi pilihan tepat untuk pembangunan infrastruktur masa kini. Bobotnya yang rendah, kekuatan tekan yang tinggi, kualitas isolasi termal yang kuat, stabilitas dimensi yang konstan, ketahanan terhadap kerusakan kimia, beragam penggunaan, kelestarian lingkungan, dan keterjangkauan adalah beberapa atribut utamanya. Penggunaan EPS Geofoam pada berbagai proyek bangunan, seperti dinding penahan tanah, bandara, jalan tol, jembatan dan infrastruktur lainnya telah terbukti memberikan keuntungan besar dalam hal efektivitas biaya, kinerja struktural dan kelestarian lingkungan.

PUTRA, FERDIANSYAH; Satria Pradana; Eza Dafa Pratama; Jessica Oktaviani Janny

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pelaksanaan proyek konstruksi ini pada Proyek Pembangunan Gedung Resto Cafe 5 Lantai akan membutuhkan pendekatan inovatif untuk menyelesaikan masalah konstruksi yang tidak sesuai. Oleh karena itu, penerapan mode konstruksi dapat membantu menyelesaikan konstruksi. Pondasi merupakan bagian bawah bangunan bangunan yang menahan dengan gaya-gaya beban atas. Pemilihan metode konstruksi pondasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keakuratan konstrusksi. Tanah juga memiliki perbedaan kondisi dengan rencana seperti, kelembaban tanah akibat hujan, tiang yang menimbulkan kebisingan, pencemaran udara, dan faktor lainnya. Pondasi harus diperhatikan untuk menjamin kestabilan terhadap gaya luar seperti berat bangunan sendiri, beban isi bangunan, tekanan angina, dan gempa bumi. Pondasi terdiri dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Dalam proyek ini berdasarkan data yang diperoleh hasil sondir untuk struktur angunan 44 meter. Dan proyek ini menggunakan tiang pancang karena relatif, pengirimian yang signifikan. Dan pada proyek ini menggukan metode konstruksi tiang pancang yaitu metode jack-in-pile yang dapat mengurangi polusi suara lingkungan.

Ramadhan, M. Fathin; Haliza, Nadya Nur; Anggraeni, Kharisma Dewi

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Produktivitas Batching Plant merupakan faktor kunci dalam menentukan efisiensi dan keberhasilan proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis produktivitas Batching Plant di PT. Merak Jaya Beton, dengan fokus pada Batching Plant KarangPilang, selama bulan September dan Oktober 2023. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara langsung di lapangan, serta pengumpulan data sekunder dari informasi perusahaan. Produktivitas Batching Plant diukur dengan menggunakan rumus produktivitas berdasarkan volume beton yang diproduksi dalam suatu periode waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas Batching Plant KarangPilang mencapai rata-rata sekitar 26 m³/jam selama kedua bulan tersebut. Meskipun berada di bawah batas maksimum harian yang dapat dicapai, yaitu 60 m³/jam, produktivitas tersebut masih mencapai sekitar 44,08% dan 43,53% dari batas maksimum pada bulan September dan Oktober, berturut-turut. Faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi nilai produktivitas harian melibatkan penyesuaian jadwal pengiriman berdasarkan permintaan dari pihak proyek. Penelitian ini memberikan wawasan bagi PT. Merak Jaya Beton untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja operasional Batching Plant KarangPilang dalam upaya menjaga kompetitivitasnya di pasar konstruksi.

Permana, Dimas; Akbar, Zulva Aulia Atiarani; Rumlawang, Samuel Sem

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Metode adalah hal yang sangat penting dalam sebuah konstruksi bangunan, hal ini karna metode berkaitan dengan banyak hal antara lain alat yang digunakan, sumber daya manusia, lokasi konstruksi dan jenis bangunan. Salah satu struktur bangunan yang paling penting adalah struktur bawah, yaitu pondasi dan pile cap, karena ini sangat krusial dalam menahan beban-beban yang ada pada sebuah bangunan. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi secara langsung dilapangan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan maka didapatkan urutan pekerjaan antara lain pekerjaan perataan galian, pekerjaan dewatering, pekerjaan pemasangan plastik cor, pekerjaan lantai kerja, pekerjaan pembesian, pekerjaan bekisting dan pekerjaan pengecoran

Yadi Asso

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Project success is the ultimate goal of every project. The difference in the success factors (Buddhi Dharma Building construction project) projects are due to each project having different influencing factors. Therefore, each party involved must have a certain strategy for the success of the project, namely knowing the most influential factors on the success (success) of the construction implementation. This researcher aims to identify the factors that support the success (Buddhi Dharma Building Construction project) Construction project in the southern Banten city of Tangerang. The research method used is descriptive analysis using a questionnaire with data on construction projects that are currently or have been done. Or the respondents are the main director, project manager, site manager, implementation, technical staff, quantity and quality control. From the returning quisoner, the data was tested using SPSS. There are 30 questionnaires distributed. The response rate is 100%. From the research data there are 4 factors with sub factors / variables. These 4 factors are project management factors, cost, time, quality of work, work safety. The results of the validation test, obtained 4 factors and 7 valid variables. The results of the reliability test, all valid factors are also reliable. From data analysis with SPSS version, 2.4, the most dominant factors on construction costs are: for project management, the plans and schedules used, affecting of project management factors, the most dominant sub-factor is the implementation schedule is not in accordance with schedule, which is  of the time, the most dominant sub-factor is the project bidding method, which is 4.7. Equipment factor, the most dominant sub-factor is the monitoring and planning capacity used, which is  The results of this researcher are later expected to be taken into consideration for all parties involved in the implementation of construction projects in order to achieve project success.

Yeprian Aji Ratukarangga; Imam aldino

Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The research aims to detail the factors influencing the budget of construction projects and analyze their impact on national development. This study is expected to contribute valuable insights for government decision-makers, project planners, and relevant stakeholders. Consequently, collaborative efforts can be undertaken to enhance budget management efficiency, ensure the smooth progress of construction projects, and support sustainable growth and overall national development. The research employs a literature review methodology, involving activities related to data collection from existing literature, reading and note-taking, as well as organizing research materials. The findings highlight that, in nation-building, the size and complexity of construction projects play a crucial role in determining their impact on national development. Large-scale infrastructure projects have the potential to improve connectivity, provide better access to communities, and support economic growth. However, challenges such as risk management, regulations, and fluctuations in building material prices require a holistic approach in planning, implementation, and management