Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-17 of 17

Analytics

Nabila, Tasya Alfia Salsa; Somadi Somadi

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya penyimpanan dan meningkatnya stok mati pada Delyana Hijab, yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan persediaan bahan baku. Ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku dan kebutuhan produksi menyebabkan pemborosan biaya serta menurunkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan material yang optimal melalui pendekatan forecasting dan Material Requirement Planning (MRP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis meliputi peramalan permintaan, penyusunan Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), perhitungan kebutuhan bersih (MRP), serta penentuan ukuran pemesanan melalui metode lot sizing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode regresi linier menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah sehingga mampu memproyeksikan kebutuhan produksi dengan lebih akurat. Penerapan MRP menghasilkan perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih terarah dan sesuai dengan jadwal produksi. Pada tahap lot sizing, metode Lot For Lot (LFL) menjadi yang paling efisien dengan total biaya persediaan sebesar Rp108.669.000. Dalam penerapannya, jumlah pemesanan bahan baku mengikuti kebutuhan bersih tiap periode, misalnya kebutuhan kain katun berkisar 5-7 roll per minggu dan dipesan dalam jumlah yang sama tanpa kelebihan stok. Pola ini mampu menekan penumpukan persediaan dan mengurangi risiko stok mati karena bahan baku langsung digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menentukan kebutuhan material yang optimal telah terjawab melalui penerapan metode Lot For Lot yang mampu menghasilkan kuantitas pemesanan yang tepat dan efisien.

Indriana Sari Soleha; Dedi Rohendi; Hanissa Okitasari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Increasing business competition requires companies to consistently improve quality and operational efficiency. This study aims to identify and reduce non-value added activities in the procurement process at Distributor X, a company engaged in the distribution of instant cooking spices. Common issues include expired goods (49.05%), damaged packaging (18.78%), and product mismatches (32.17%). The Lean Six Sigma approach with the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) method is used to address these problems. Measurement results show an average DPMO value of 10,076.58 and a sigma level of 3.82, which are still far below the Six Sigma quality standard. Improvement proposals include the implementation of barcode/RFID systems, FIFO inventory management, higher-quality packaging materials, and the use of unique product codes. In the Control phase, monitoring is carried out through an ERP system and the establishment of structured SOPs to support distribution oversight. This approach demonstrates potential in reducing defect rates and improving the overall quality of the procurement process.

Sabina Sabina; Maswadi Maswadi; Wanti Fitrianti

Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Wasted food is a global issue that has been around for a long time but has become increasingly serious without realizing it. The resulting impacts negatively affect many sectors, such as the environment, economy and social. Food waste can reduce farmers' income and increase consumer spending. Households can be said to be the biggest contributors to food waste because apart from daily consumption activities, the most dominant livelihood system of the people in Teriak sub-district is farming. The characteristics of farming households that play a major role in meeting household food needs are the socio-economic conditions of farmers, because it can describe the capacity of farmers in meeting their food needs, research was conducted on the causes of food waste behavior by farming households, especially Teriak District. This research aims to determine household consumption behavior towards the emergence of food waste and identify the influence of socio-demographic and socio-economic factors on food waste behavior by households in Teriak District, Bengkayang Regency. The research method used in this research is descriptive statistics with 100 sample respondents representing households. The variables in this study are divided into two, namely socio-demographics and household behavior. The research results show that the behavior of farming households is influenced by socio-demographic and socio-economic characteristics of respondents such as age, length of education, number of family members, income and expenses. Food waste behavior includes several aspects such as the social environment, purchasing, storage, processing and consumption.

Try Rachmi Pemila Putri; Bambang Darmawan; Pebi Yuda Pratama

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to evaluate production waste at PT XYZ, a food manufacturing company in Bandung, Indonesia, which experiences inefficiencies caused by overproduction and product defects. A descriptive qualitative method with a case study approach was used, employing data from production reports, field observations, and interviews. The analysis was conducted using the 7 Waste framework, the 5S workplace organization method, and the PDCA (Plan-Do-Check-Act) cycle. The findings show that the main types of waste at PT XYZ are overproduction and defects, which are caused by inaccurate demand forecasting, ineffective layout, and inconsistent quality control. By implementing 5S and PDCA, the company successfully reduced waste, improved workspace organization, and increased process efficiency. This study provides practical insights for manufacturing companies seeking to implement lean strategies for continuous improvement.

Badra Maitri; Hery Haryanto

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Manajemen inventaris bahan baku yang efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di industri kuliner. Artikel ini membahas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) dalam manajemen inventaris bahan baku di Moon Cafe, salah satu UMKM di kota Batam. EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal, sehingga biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku dapat diminimalkan. Sementara itu, ROP berfungsi untuk menentukan titik pemesanan ulang bahan baku agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Melalui analisis data historis konsumsi bahan baku, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Moon Cafe, mengurangi pemborosan biaya, serta meningkatkan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ dan ROP, Moon Cafe dapat mengoptimalkan proses pengadaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, serta memastikan kelancaran produksi dan pelayanan. Kata Kunci: Bahan Baku, Efisiensi, EOQ, Manajemen Inventaris, UMKM

Badra Maitri; Hery Haryanto

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Manajemen inventaris bahan baku yang efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di industri kuliner. Artikel ini membahas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) dalam manajemen inventaris bahan baku di Moon Cafe, salah satu UMKM di kota Batam. EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal, sehingga biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku dapat diminimalkan. Sementara itu, ROP berfungsi untuk menentukan titik pemesanan ulang bahan baku agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Melalui analisis data historis konsumsi bahan baku, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Moon Cafe, mengurangi pemborosan biaya, serta meningkatkan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ dan ROP, Moon Cafe dapat mengoptimalkan proses pengadaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, serta memastikan kelancaran produksi dan pelayanan. Kata Kunci: Bahan Baku, Efisiensi, EOQ, Manajemen Inventaris, UMKM

Imaduddin Murdifin; Amirullah Palalengi; Andi Zulfikar Syaiful

jurnal ABDIMAS Indonesia 2024 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Bontomangiri, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, memiliki potensi besar untuk mengolah biji karet yang melimpah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, salah satunya adalah keripik emping. Biji karet diketahui kaya akan kandungan minyak nabati dan asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatannya selama ini masih minim dan cenderung diabaikan oleh masyarakat setempat. Para petani karet lebih memilih untuk tidak memanfaatkan biji karet dengan alasan kurangnya pengetahuan dan anggapan bahwa pengolahannya sulit. Hal ini mengakibatkan potensi ekonomi dan gizi dari biji karet belum tereksplorasi secara optimal. Melalui program pengabdian masyarakat, dilakukan upaya pemberdayaan masyarakat Desa Bontomangiri dengan pendekatan sosialisasi, pelatihan pengolahan biji karet menjadi keripik emping, dan peningkatan kesadaran akan nilai ekonomi biji karet. Kegiatan ini juga melibatkan ibu-ibu rumah tangga sebagai pelaku utama dalam pengolahan biji karet guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Selain itu, pemberdayaan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan waktu luang secara produktif dan menciptakan inovasi lokal berbasis sumber daya yang tersedia. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah rendahnya kesejahteraan masyarakat, minimnya inovasi, serta kurangnya akses terhadap informasi teknologi. Dengan memanfaatkan biji karet secara optimal, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pendapatan, mengurangi pemborosan sumber daya, serta memperbaiki taraf hidup mereka secara berkelanjutan.    

Meilinda Suriani Harefa; Syukri Hidayat; Tasya Nasution; Nur Indah Lestari; Poppy Ardian Ningsih Zega +1 more

Jurnal Inovasi Pendidikan 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the effect of population density on electricity consumption and evaluate the potential use of solar panels as a solution to overcome energy waste in urban areas, especially on Jalan Kapten Muhammad Jamil Lubis, Medan Tembung, Medan, North Sumatra. The method used is qualitative research with a literature study approach, which involves collecting data from various written sources, such as journals, books, and research reports. The results of the study indicate that the high population density in this area contributes to inefficient energy consumption. Factors such as people's habits in using electronic devices, less than optimal energy infrastructure quality, and increased energy demand due to economic activities are the main causes of energy waste. Solar panels are identified as a potential solution to overcome these problems. This technology is able to convert solar energy into electricity efficiently, even in areas with varying weather. In addition to supporting environmental sustainability by reducing carbon emissions, solar panels also utilize empty spaces such as building roofs, making them suitable for densely populated areas such as Medan Tembung. This study concludes that the adoption of solar panels, supported by government regulations, incentives, and community education programs, can be a strategic step in creating a more efficient and environmentally friendly energy system. Further research involving field trials is recommended to support wider implementation of this technology.    

Maemunah, Siti; Dea Agustin; Carindra, Rindiany Rizka

Jurnal Agrifoodtech 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya limbah makanan di Indonesia serta kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah makanan. Sampah makanan akan selalu menjadi masalah lingkungan yang berkepanjangan jika tidak dilakukan upaya mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap berbagai metode manajemen sampah makanan (food waste) agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai food waste. Metode penelitian yang diterapkan adalah systematic literature review dengan menggunakan diagram PRISMA sebagai alat untuk seleksi data dari literatur yang telah terkumpul. Data diambil dari database Google Scholar dan dipilih serta dianalisis sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan mencari sumber yang relevan menggunakan kata kunci "food waste management". Hasil analisis literatur menunjukkan Implementasi metode seperti Bank Makanan, literasi sampah, dan program 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat, ramah, dan berkelanjutan. Implementasi dan keberlanjutan pengelolaan limbah dapat berjalan baik apabila melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat sipil, dan kolaborasi antar berbagai pihak. Peran masyarakat sangat diperlukan dalam mendukung pengelolaan limbah makanan, melalui literasi, edukasi, dan implementasi konsep 3R, masyarakat dapat lebih sadar akan dampak lingkungan dari pemborosan makanan dan akumulasi sampah.

Rahardian Luthfi Prasetyo; Ahmad Nugroho Jati; I Made Adhi Wiryawan; Muhammad Ibkar Azki Himmawan

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pemanfaatan spektrum gelombang radio telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir, namun tidak sejalan dengan ketersediaan frekuensi yang tersedia untuk pengguna. Fenomena ini diperparah oleh banyaknya pita frekuensi yang tidak digunakan oleh pemiliknya, yang menciptakan spectrum holes atau white spaces. Dalam konteks ini, teknologi Cognitive radio (CR) menjadi penting karena memungkinkan pengguna sekunder (secondary user) untuk mengakses dan menggunakan spectrum holes tanpa mengganggu pengguna primer (primary user). CR memungkinkan adaptabilitas perangkat radio dengan memanfaatkan cognitive cycle, dengan tahap utamanya adalah Spectrum sensing, di mana perangkat CR mencari spectrum holes dalam spektrum radio yang tersedia. Tahap berikutnya, Spectrum analysis dan Spectrum Decision, memungkinkan CR untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum sesuai dengan kondisi yang ditemui. Paper ini bertujuan untuk melakukan tinjauan singkat terhadap implementasi CR, khususnya pada aspek spectrum sensing. Kami mengevaluasi berbagai teknik spectrum sensing, mengidentifikasi kelebihan, kekurangan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan teknologi CR, pemborosan sumber daya spektrum dapat diminimalkan dan efisiensi komunikasi nirkabel dapat ditingkatkan. Paper ini memberikan pemahaman mendalam tentang pengembangan terbaru dalam spectrum sensing pada jaringan radio kognitif, serta memberikan panduan bagi penelitian dan implementasi di masa depan.

Syaher, Althouv Bani; Widya Setiafandari

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

UMKM Roti Bakar Azhari adalah UMKM yang bergerak pada bidang industri makanan dalam pembuatan roti tawar yang terletak di Rejowinangun, Kota Gede, Yogyakarta. Permasalahan kurang efektif dan efisien dalam proses produksi masih terjadi pada UMKM Roti Bakar Azhari. Terdapat 56 aktivitas produksi pada UMKM Roti Bakar Azhari, Ada beberapa aktivitas yang dapat berfungsi sebagai penyebab utama pemborosan, seperti, transportasi, motion dan delay. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengurangi pemborosan. Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping. Metode tersebut dapat memetakan aliran proses produksi yang nantinya menghasilkan current value stream mapping dan process activity mapping untuk mengkategorikan jenis aktivitas produksi, kemudian telah dilakukan upaya untuk mengurangi pemborosan yang menghasilkan future value stream mapping. Mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan untuk aktivitas adalah perbaikan yang dilakukan A1,A2,A7,A11,A15,B2,C1,C6 dan D1 untuk aktivitas yang dilakukan penyesuaian aktivitas C12 dan C15, adapun aktivitas yang dihilangkan yaitu aktivitas A3 dengan total waktu yang sebelumnya 7819,6006 detik menjadi 7511,121 detik.

Syaher, Althouv Bani; Widya Setiafandari

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

UMKM Roti Bakar Azhari adalah UMKM yang bergerak pada bidang industri makanan dalam pembuatan roti tawar yang terletak di Rejowinangun, Kota Gede, Yogyakarta. Permasalahan kurang efektif dan efisien dalam proses produksi masih terjadi pada UMKM Roti Bakar Azhari. Terdapat 56 aktivitas produksi pada UMKM Roti Bakar Azhari, Ada beberapa aktivitas yang dapat berfungsi sebagai penyebab utama pemborosan, seperti, transportasi, motion dan delay. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk mengurangi pemborosan. Value Stream Mapping dan Process Activity Mapping. Metode tersebut dapat memetakan aliran proses produksi yang nantinya menghasilkan current value stream mapping dan process activity mapping untuk mengkategorikan jenis aktivitas produksi, kemudian telah dilakukan upaya untuk mengurangi pemborosan yang menghasilkan future value stream mapping. Mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan untuk aktivitas adalah perbaikan yang dilakukan A1,A2,A7,A11,A15,B2,C1,C6 dan D1 untuk aktivitas yang dilakukan penyesuaian aktivitas C12 dan C15, adapun aktivitas yang dihilangkan yaitu aktivitas A3 dengan total waktu yang sebelumnya 7819,6006 detik menjadi 7511,121 detik.

Moh Rizky Ainul Yakin; Enny Aryanny

Jurnal Kendali Teknik dan Sains 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

CV Dafista Mulia is a drinking water producer company located in Lamongan Regency. The problem that is often faced by companies is the amount of waste that occurs in the process of producing bottled drinking water. The most critical percentage of waste in the bottled water production process (AMDK) is waste overproduction with a weighting percentage of 25.4%; waste defet with a weighting percentage of 16.2%; waste inventory with a weighting percentage of 14.9%; waste unnecessary motion with a weighting percentage of 14.1%; waste transportation with a weighting percentage of 11.7%; waste waiting with a weighting percentage of 9%; and waste excess processing with a weighting percentage of 8.7%. The initial activity time before the repair was 466 minutes (7 Hours 46 Minutes) and after the repair was reduced to 416 minutes (6 Hours 51 Minutes). Based on the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), it is known that the root cause of the problem with the highest waste is Overproduction, namely production planning that is not quite right with a Risk Priority Number (RPN) score of 396. Recommendations for improvements that can be proposed are to carry out production planning using data - historical data that exists and is adjusted to balance the purchasing of raw materials with orders from consumers so that the results of the Overproduction can become a safety stock so that the Overproduction can function in the next consumer order.

Ferraldo Kusuma Artono Putra; Rr. Rochmoeljati

Jurnal Kendali Teknik dan Sains 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

PT. XYZ, sebuah perusahaan manufaktur, memproduksi berbagai produk, termasuk Bok Travo. Perusahaan bertujuan untuk mengurangi limbah dalam proses produksinya untuk meningkatkan keuntungan dan tetap kompetitif di industri. Untuk mencapai hal tersebut, sebuah penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi, mengurangi, dan mengusulkan perbaikan limbah dalam proses produksi Bok Travo. Studi ini menggunakan konsep lean manufacturing dengan menggunakan alat pemetaan aliran nilai dan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil pemetaan aliran nilai menunjukkan bahwa waktu produksi Bok Travo dapat dikurangi dari 2559 menjadi 2159 menit. Dengan menggunakan metode FMEA, akar penyebab pemborosan tertinggi diidentifikasi sebagai cacat seperti permukaan material yang tidak rata, kebocoran, kerataan, dan goresan pada produk. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan antara lain penambahan waktu pengelasan dan pemberian support selama pengelasan, serta pengecekan silang dimensi sebelum proses perakitan.

Hana Amalia; Neng Desi Nurhayani

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini membahas tentang berbagai kesalahan Ejaan dan Tanda Baca yang bertujuan untuk menganalisis (1) kesalahan penggunaan tanda baca, (2) kesalahan pada Ejaan, (3) kesalahan dalam Imbuhan, (4) kesalahan dalam singkatan kata. Surat kabar TvOnenews.com edisi Oktober 2022. Untuk memfokuskan penelitian maka peneliti memilih salah satu judul artikel yang berada dalam surat kabar tersebut. Penelitian ini menggunakan deskritif kualitatif dengan menggunakan. Teknik pengumpulan data yaitu mencari surat kabar dan membacanya. Intrumen dalam penelitian ini yaitu dengan keterangan titik keselahannya serta perbaikannya. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan membaca, mengidentifikasi serta menandai kesalahan, menganalisis dan menyimpulkannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan bahasa dan ejaan bahasa Indonesia pada salah satu judul berita dalam surat kabar TvOnenews.com sebanyak (11) kesalahan, kesalahan penggunaan kata penghubung dan imbuhan (2), kesalahan dalam kata akronim (1), kesalahan dalam Ejaan (3), kesalahan dalam penggunaan kalimat tidak baku (3), Kesalahan pemborosan kata (2)

Bambang Hermanu

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Fenomena food waste di Indonesia mencapai 300 kg sampah makanan per orang setiap tahun, sehingga menempatkan Indonesia pada posisi peringkat kedua di dunia dalam jumlah food waste kategori besar. Keadaan tersebut  menjadi sangat memprihatinkan, karena akan memicu kontra produktif dimana satu sisi terjadi ketersediaan makanan yang berlebih, sementara di sisi lain masih didapatkan kondisi sebagian masyarakat yang masih kekurangan makanan, sehingga terkesan ada indikasi perilaku yang menyia-nyiakan makanan. Oleh karena itu melalui penelitian ini berdasarkan pendekatan kebijakan yang ada, bagaimana membangun pengelolaan sampah yang baik dan efektif, khususnya sampah makanan dengan cara melakukan perubahan gaya hidup (life style) terhadap makanan yang dikonsumsi secara bijak yang ramah lingkungan namun tidak membebani dengan sampah makanan (food waste) yang berlebihan sebagai dampak dari perilaku hidup konsumtif masyarakat dengan kebiasaan-kebiasaan yang tidak memberikan daya dukung terhadap penguatan ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research), serta dengan mengkaitkan sikap dan perilaku masyarakat terhadap kebiasaan-kebiasaan dalam keseharian. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan inefisiensi pada pola konsumsi dan produksi bahan makanan telah melahirkan timbunan sampah makanan yang mengakibatkan pemborosan sumberdaya dan pencemaran lingkungan.

Safira Fegi Nisrina; Basuki Rahmat

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Peningkatan pertumbuhan penduduk di Semarang berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan sampah dan listrik. Persoalannya, sampah hanya berpindah dari tempat pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir. Hal ini menyebabkan munculnya dampak buruk terhadap lingkungan kota yang kotor. Di sisi lain, permintaan kebutuhan listrik yang tinggi setiap tahunnya meningkat. Untuk mengatasi masalah ini adalah pemborosan telah dimanfaatkan bahan pembangkit listrik. Dua parameter telah diusulkan untuk memprediksi potensi pembangkit listrik tenaga sampah di kota Semarang seperti populasi dan sampah. Algoritma backpropagation dari JST telah digunakan untuk memprediksi pembangkit listrik tenaga sampah untuk tahun 2020 hingga 2022. Variabel yang digunakan dalam peramalan meliputi ukuran populasi dan volume sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi listrik WPP adalah 8,8 MWH untuk peramalan 3 tahun. sedangkan pertumbuhan orang ditunjukkan sebagai 1,7 juta selama 3 tahun. Potensi pembangkit listrik sampah PLN telah diberikan 0,29% dari total kebutuhan listrik di Jawa Tengah.