Publication Search

62,838 articles from 500 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 21

Analytics

Nur Fitri Handayani; Diah Ayu Mawarti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa memegang peran penting dalam pertumbuhan spiritual dan pembentukan karakter sejak dini. Belum tersusunnya capaian pembelajaran khusus pendidikan kepercayaan bagi anak usia dini menjadi kendala dalam memenuhi hak dan mewujudkan kesetaraan pendidikan agama dan kepercayaan di Indonesia, terutama bagi siswa penghayat kepercayaan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan capaian pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini untuk siswa penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang relevan dan sesuai dengan nilai-nilai Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, guna memenuhi hak konstitusional siswa atas pendidikan agama/kepercayaan, sekaligus mewujudkan kesetaraan akses pendidikan di Indonesia. Pendekatan research and development model Sugiyono yang dimodifikasi dengan tahapan 1) identifikasi potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) penyusunan desain produk, 4) validasi desain, 5) uji coba konsep, 6) desain teruji, digunakan dalam penelitian ini untuk menghasilkan capaian pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini menghasilkan capaian pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini yang di kembangkan sesuai dengan nilai-nilai Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan pengembangan capaian pembelajaran ini dinyatakan layak.

Hartoni; Arifmiboy

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya hasil ujian tengah semester siswa di kelas VIII B di SMPN 05 Lembang Jaya tahun ajaran 2022/2023. Dalam hasil ujian tersebut terdapat 25 siswa namun hanya 1 orang siswa yang mencapai kriteria ketuntasan, yang mana untuk kriteria ketuntasan di SMPN 05 Lembang jaya adalah 75. Slah satu solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 05 Lembang Jaya adalah dengan menerapkan penggunaan pendekatan saintifik dalam pembelajarn Pendidikan Agama Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar pendidikan agama isalam dengan menerapkan pendekatan saintifik lebih baik dari pada pembelajaran dengan menerapkan pendekatan konvensional di kelas VIII SMPN 05 Lembang Jaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu Non-equivalen Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah  siswa kelas VIII. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari tes hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t. Dari uji hipotesis diperoleh thitung 2,01  > ttabel 1,68 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Berdasarkan hasil perhitungan Software Minitab diperoleh P-value 0,02 < α 0,05 sehingga H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa “ Hasil Pendidikan Agama Islam dengan menerapkan pendekatan saintifik lebih baik dari pada hasil pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 05 Lembang Jaya tahun pelajaran 2023/2024”.

Ririn Qomariyah; M. Zainudin; Ima Isnaini Taufiqur Rohmah

Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes berbasis etnomatematika untuk melatih kemampuan pemecahan masalah siswa SMP yang valid, praktis serta efektif diterapkan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Tessmer tipe formative evaluation yang meliputi 4 tahapan yaitu : (1) tahap preliminary, (2) tahap self evaluation, (3) tahap prototyping, dan (4) tahap field tes. Berdasarkan uji validitas, instrumen tes berbasis etnomatematika dinyatakan valid dengan koefisien validitas sebesar 0,99. Hasil uji reliabilitas diperoleh skor total 0,90 yang berarti reliabilitas instrumen tes termasuk pada kategori sangat tinggi. Hasil uji tingkat kesukaran tergolong sedang dengan perolehan skor rata-rata 0,61. Hasil uji daya beda diperoleh skor akhir 0,25 yang berarti instrumen tes termasuk kategori cukup dalam artian dapat membedakan siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi dan rendah. Hasil uji tingkat kepraktisan menunjukkan hasil positif dengan perolehan rata-rata angket guru dan siswa sebesar 86%. Hasil analisis data kemampuan pemecahan masalah diperoleh skor akhir 61,3% dengan kategori baik. Hasil uji tingkat keefektifan diperoleh persentase 62,5% sehingga dapat disimpulkan instrumen tes yang dikembangkan memenuhi tingkat keefektifan dengan kategori baik.

Maria Christina Sri Sunarsih; Tuty Setijani

Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh project based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di SDN Dukuh Menanggal 1/424 Surabaya. Penelitian ini merupakan kuantitatif eksperimen semu. Desain penelitian ini adalah nonequivalent posttes-only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDN Dukuh Menanggal 1/424 Surabaya yang berjumlah 72 siswa. Melalui cluster random sampling terpilih sampel kelas II-A sebagai kelas eksperimen dan kelas II-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan uji statistika yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada berpengaruh pembelajaran model project based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun datar siswa kelas II sd di SDN Dukuh Menanggal 1/424 Surabaya. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk menerapkan project based learning di sekolah dasar

Alika, Putri; Permata Sari, Ira; Adnawi, Iqbal

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada sebuah lembaga pendidikan, manajemen pembelajaran sangatlah penting. Maka dari itu manajemen suatu program pendidikan harus dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana proses penerapan manajemen program pendidikan kesetaraan paket A di PKBM Melati Cibeber Kota Cilegon dalam rangka meningkatkan mutu Pendidikan. Penelitian ini dilakukan karena ditemukan beberapa masalah yang dapat mempengaruhi manajemen pendidikan diantaranya akteditasi yang belum diperbarui, kekurangan peserta didik hingga keterbatasan waktu warga belajar dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu penyelesaian masalah yang didapatkan dengan mendeskripsikan keadaan objek berdasarkan fakta dilapangan dan dituliskan dalam bentuk kata-kata. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu ketua PKBM Melati dan data sekunder yaitu kepustakaan dan kajian literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data menggunakan teknik Miles yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, kesimpulan dan verifikasi serta kesimpulan akhir. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program Pendidikan kesetaraan paket A meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada masing-masing aspek manajemen tersebut dikatakan cukup baik dalam meningkatkan mutu manajemen Pendidikan dan manajemen pembelajaran.

Yasmin Auliani; Laela Apri Liani

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keberhasilan pembelajaran tidak terlepas dari penggunaan metode yang tepat. Metode pengajaran salah satu cara seorang guru menjelaskan materi yang diajarkan untuk mencapai tujuan pengajaran. Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya hasil proses belajar siswa. Hal ini didukung oleh hasil evaluasi siswa yang tidak memenuhi syarat minimum perolehan nilai (KKM) di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami implikasi metode tanya jawab terhadap hasil belajar siswa. Tanya jawab adalah metode pengajaran yang meminta siswa untuk menuliskan pertanyaan mereka dalam bentuk rencana pelajaran. Hal ini juga akan berdampak buruk pada motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Pengamatan sementara penulis masih banyak siswa yang kurang berperan aktif, tidak berinisiatif, serta kurangnya rasa percaya diri, yang menjadikan kenyataan ini menjadikan aktifitas pembelajaran hanya didominasi oleh guru. Penelitian ini dilakukan pada mata pelajaran PAI. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi observasional dengan Teknik pengumpulan data melalui pengamatan disertai dengan pencatatan-pencatatan hasil pengamatan objek sasaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pengajaran tanya jawab dapat meningkatkan nilai siswa PAI kelas X SMK Karya Guna 1 Bekasi dan menguatkan hipotesis. Kesimpulan penelitian ini dapat menjadi panduan untuk memilih dan menggunakan strategi instruksional yang ditujukan untuk meningkatkan standar pendidikan.    

Christy Genoveva Matialo; Philoteus E. A. Tuerah; James U. L. Mangobi

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini dilatarbelakangi dari data observasi yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa terhadap materi SPLDV tergolong rendah. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linier dua variabel berbeda ketika diajar menggunakan model Problem Based Learning dan Direct Instruction. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 12 Dumoga. Subjek penelitiannya adalah seluruh siswa pada dua kelas, yang mana satu kelas eksperimen, dan kelas kedua adalah kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test kepada kedua kelas sebelum diberikan perlakuan, selanjutnya diberikan post-test setalah diberikan perlakuan. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Perbedaan Rata-Rata Dua Kelompok yang Tidak Berpasangan (Uji-t) dengan hasil pengujian hipotesis diperoleh , maka tolak . Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang mengalami pembelajaran dengan model PBL lebih baik dari siswa yang mengalami pembelajaran dengan model DI pada materi SPLDV. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih baik dari siswa yang diajar menggunakan model Direct Instruction.

Alphita, Ardian Pramudya; Saian, Pratyaksa Ocsa Nugraha

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Pengelolaan sampah yang buruk telah menjadi permasalahan yang masih dialami  di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Pengedukasian mengenai pengelolaan sampah perlu ditingkatkan terutama pada anak-anak dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada seperti teknologi smartphone. Berdasarkan masalah tersebut, dikembangkanlah aplikasi edukasi mengenai pengelolaan sampah yang ditujukan untuk anak sekolah dasar dengan memanfaatkan teknologi Android dan machine learning. Dengan tingkat akurasi sebesar 90% pada training dan testing dataset, pemanfaatan teknologi machine learning ini akan efektif untuk membantu anak-anak dalam mendeteksi sampah yang ditemukan ketika bereksplorasi. penelitian ini menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari 5 tahapan yaitu requirement,  design, implementation, testing dan maintenance. Dengan menggunakan metode pengujian Black Box dan Beta Test, hasil pengujian yang didapatkan pada pengujian Black Box telah memenuhi semua skenario yang ada, dan melalui Beta Test mendapatkan respons positif serta beberapa saran dari calon pengguna untuk pengembangan aplikasi kedepannya. Dengan hasil yang didapatkan, aplikasi edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat menjadi sarana untuk membantu anak-anak dalam memahami betapa pentingnya pengelolaan sampah melalui media pembelajaran interaktif.

Daniah Alfani; Supriadi Supriadi; Jasmienti Jasmienti; Arifmiboy Arifmiboy

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa masalah yang penulis temukan di kelas VII Mts Muhammadiyah Tamiang Ujung Gading khususnya pada mata pelajaran Al-Qur‘an Hadis. Dimana dalam pembelajaran masih terdapat beberapa nilai siswa yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditentukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi. Penelitian ini berlokasi di MTs Muhammadiyah Tamiang Ujung Gading. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 60 orang. Penelitian ini melakukan penarikan sampel dengan random sampling sebanyak 30 orang siswa. Kelas VII A 10 orang,VII B 10 orang dan VII C 10 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa, tes objektif, tes lisan Angket. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Al-Qur‘an Hadis yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler termasuk dalam kategori baik, hal ini berdasarkan pengujian Hipotesis diperoleh nilai sig 0.00< 0.05 artinya Kegiatan Exrakulikuler Tahfiz berpengaruh signifikan terhadap Hasil Belajar Al-Qur‘an Hadis Siswa dan Siswi Mts muhammadiyah Tamiang Ujung Gading Pasaman Barat. dan berdasarkan uji koefisien korelasi sebesar 0.688 menunjukkan terdapat hubungan yang tinggi antara variabel Kegiatan Exrakulikuler Tahfiz dengan Hasil Belajar Al-Qur‘an Hadis hal ini terlihat dari hasil 0.688 terletak antara 0.600-0.800. Pelaksanaan kegiatan Exrakulikuler Tahfiz yang baik akan memberikan dambak yang tinggi untuk Hasil Belajar Al-Qur‘an Hadis. dan Berdasarkan hasil perhitungan koefisien diterminasi diperoleh R Square (????2) sebesar 0.677 sehingga diperoleh koefisien determinasi sebesar 67.7 % (0.677 × 100%). Hasil ini artinya variabel Hasil Belajar Al-Qur‘an Hadis dapat dijelaskan oleh variabel Kegiatan Exrakulikuler Tahfiz Al-Qur‘an sebesar 67,7% sedangkan sisanya 32,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.

Yuferlinus Waruwu

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Memasuki period digital dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sangat pesat, telah membawa perubahan yang signifikan dalam percepatan dan inovasi penyelenggaraan pendidikan diberbagai belahan dunia. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi dan Kompetensi Guru, bahwa  practitioner harus memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, fokus penelitian ini yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Kristen dalam pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman dan langkah- langkah praktis pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah- sekolah. Tulisan ini memakai metode penelitian kualitatif dengan pendekatanan kepustakaan untuk menyajikan masalah, analisis dan pengumpulan data. Penelitian kualitatif mengacu pada makna, konsep, definisi, dan deskripsi terhadap sesuatu yang diteliti oleh peneliti atau penulis. practitioner pendidikan agama Kristen harus dapat berinovasi dengan teknologi informasi dan komunikasi agar  practitioner dapat mengerti dan memahami setiap perkem bangan dan kemajuan zaman yang akan lebih menuntut  practitioner untuk lebih kreatif. Sebagai kesimpulannya bahwa Guru PAK akan berupaya meningkatkan tanggung jawab lewat mengikuti pelatihan tahun ini dengan tujuan agar lebih mengetahui cara memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

Robin Raja Salomon Sipayung; Sahat Saragih

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Penelitian ini termasuk dalam kategori eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Medan dengan sampel kelas VIII-Terpadu 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-Terpadu 2 sebagai kelas control yang dipilih dengan metode random sampling. Pada kelas eksperimen diberikan pembelajaran berbasis masalah sedangkan pada kelas control diberikan pembelajaran langsung/konvensional. Instrumen tes yang digunakan berupa soal uraian berjumlah 3 soal kemampuan berpikir kritis matematis yang telah dinyatakan valid. Berdasarkan data posttest, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,08 dan nilai rata-rata padaa kelas control sebesar 77,06. Melalui analisis uji statistik data terbukti berdistribusi normal dan homogen sehingga dilakukan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis menggunakan uji independent Samples Test diperoleh hasil Sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,001 hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang merujuk bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk memperkuat hasil uji maka dilakukan uji t satu pihak yang menunjukkan  nilai  pada taraf nyata a =0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP

Fera Sumodiharjo; Jorry F. Monoarfa; James U.L. Mangobi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa lebih meningkat ketika menggunakan model pembelajaran matematika realistik dibandingkan dengan menggunakan model konvensional. Studi ini dilaksanakan pada Semester genap 2021/2022 di SMP Negeri 3 Tondano. Siswa kelas VII D sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelas kontrol dijadikan sebagai subjek penelitian. Dalam penelitian ini, tes digunakan untuk pengumpulan data, dan uji-t pada rata-rata dua kelompok dilakukan untuk analisis data. Berdasarkan hasil analisis data, nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 74,96, dengan standar deviasi 13,98 dan varians 195,51. Sebaliknya, nilai rata-rata kelas kontrol adalah 67,07, dengan standar deviasi 12,27 dan varians 150,66.  = 2.24  dan = l.67 merupakan kesimpulan dari pengujian hipotesis. Hasil menolak , menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran matematika realistik rata-rata lebih baik dalam menyelesaikan masalah matematika daripada siswa yang menggunakan model tradisional pada materi garis dan sudut.

Susiadi, Susiadi

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Mata pelajaran Bahasa Indonesia yang termasuk dalam 3 mata pelajaran yang diujikan secara nasional harus memiliki daya tarik untuk dipelajari oleh siswa. Dan Teks Surat Tanggapan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pembelajaran bahasa menjadi kesulitan tersendiri bagi siswa karena kurangnya minat. Peneliti akan mengambil suatu tindakan kelas yang cocok untuk mengatasi masalah-masalah tersebut sebagai solusi untuk menjadikan para siswa aktif, termotivasi, dan semangat dalam proses belajar mengajar berikutnya. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dan kemampuan memahami serta menjelaskan Teks Surat Tanggapansiswa sebagai obyek penelitian. Berdasarkan paparan hasil penelitian dan pembahasan, dapat dirumuskan kesimpulan penelitian bahwa penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dapat meningkatkan kemampuan memahami dan menjelaskan dan meningkatkan prestasi belajar siswa di Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 Surabaya. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan terhadap kemampuan memahami dan menjelaskan siswa dalam meningkatkan hasil belajarnya. Khususnya, dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 sangat dibutuhkan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI), di samping juga metode-metode lain. Efektifitas penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas 4-C SD Negeri Ketabang I/288 ditunjukkan melalui kenaikan rata-rata nilai post tes, kenaikan persentase ketuntasan klasikal dan kenaikan nilai observasi pada kemampuan memahami dan menjelaskan siswa.    

Dirga Walingkas; Jhon R. Wenas; Victor R. Sulangi

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam pembelajaran matematika khususnya materi himpunan siswa sering melakukan berbagai kesalahan dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Studi ini dilakukan untuk mengetahui berbagai kesalahan yang dilakukan siswa pada saat mengerjakan soal terkait materi himpunan. Jenis kesalahan yang difokuskan pada penelitian ini adalah kesalahan dalam memahami masalah, Menyusun rencana pemecahan masalah, melakukan rencana pemecahan masalah, dan memeriksa kembali solusi yang diperoleh. Penelitian itu tergolong penelitian deskriptif, dengan jumlah populasi sebayak 20 siswa, dan diambil sampel 3 orang dan dijadikan sebagai subjek penelitian. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis, diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan yang sering dilakukan siswa dalam menyelesaikan Masalah pada pokok bahasan himpunan yaitu: (a) kesalahan dalam memahami masalah yaitu 60% (b) Kesalahan menyusun rencana yaitu 61% (c) kesalahan melaksanakan rencana yaitu 52% (d) Kesalahan dalam memeriksa kembali solusi yang diperoleh 52%.

Greiselah Manoka; Rosiah J. Pulukadang; Patricia V. J. Runtu

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan metode quasi experiment. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar Teorema Pythagoras siswa dalam dua kelas. Kelas yang pertama disebut Kelas Eksperimen dengan perlakuan (treatment) adalah model pembelajaran Berbasis Masalah, sedangkan kelas kedua disebut Kelas Kontrol dengan perlakuan adalah model Pembelajaran Langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 5 Tabukan Utara, diperoleh perbedaan hasillbelajar siswa  yang signifikan antara siswa yang menggunakan modellPembelajaran Berbasis Masalah dengan siswa yang menggunakan model Pembelajaran Langsung. Rata-rata data post-test yang terkumpul dari Kelas Eksperimen, yaitu   lebih dari  rata-rata data post-test di Kelas Kontrol yang hanya .

Norita Esra Yanti Sinaga; Iwit Prihatin; Muhamad Firdaus

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Truth Or Dare Math berbasis strategi heuristik dalam materi peluang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parindu yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 4D, yang terdiri atas define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Parindu sebanyak 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan soal Posttest. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan truth or dare math berbasis strategi heuristic terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam materi peluang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parindu tergolong valid, praktis, dan efektif untuk digunakan.    

Hatijah Hatijah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Supervisi pembelajaran merupakan salah satu tugas Kepala Madrasah sebagai supervisor untuk melakukan pengamatan dan penilaian terhadap kompetensi (kemampuan guru) dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, ditemukan masalah diantaranya pelaksanaan pembelajaran masih berpusat kepada guru. Supervisi pembelajaran masih belum maksimal dilakukan bimbingan kepada guru. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di lapangan, maka peneliti sebagai kepala madrasah ingin melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) pada MIS Maarif NU Silanggaya Kec. Tombolopao Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2021-2022. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kinerja guru terhadap daya serap kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,40%; 77,50%; dan 85,36%. Sedangkan peningkatan kinerja guru terhadap ketuntasan kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,40%; 73,33%; dan 86,67%. Dan peningkatan kinerja guru terhadap daya serap individu pada siklus I, II, dan III sebanyak 7 guru, 11 guru, dan 13 guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi pembelajaran memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).    

Yeni Widiawati; Nurmaningsih Nurmaningsih; Rahman Haryadi

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif yang menggambarkan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan edugame interaktif nearpod terhadap kemempuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan bentuk pre-Eksprimental Designs. Alasan peneliti menggunakan bentuk penelitian ini karena peneliti menggunakan satu kelas sampel, dimana satu kelas tersebut akan dijadikan sebagai kelas eksperimen. Pada kelas sampel pertama akan diberikan tes awal (pre-test) kemudian siswa diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan edugame interaktif nearpod pada materi SPLTV, setelah itu dilakukan pengukuran terhadap siswa dengan memberi tes akhir (pos-test). Penelitian ekperimen ini menggunakan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Design. Pada rancangan ini terhadap Pretest sebelum diberikan perlakuan sehingga hasil perlakuan Posttest dapat diketahui lebih akurat, karena membandingkan dengan keadaan sebelum diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, secara umum dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran problem based learning berbantuan edugame interaktif nearpod dalam materi SPLTV kelas X MAN Bengkayang berjalan dengan efektif sehingga meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Reza Sukma Nugraha; Farhah, Eva; Yunus Anis, Muhammad; Arummi, Afnan; Nurul Hidayati, Tri Yanti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dalam pembelajaran bahasa Arab, keterampilan bahasa, yaitu menyimak (istima’), membaca (qira`ah), menulis (kitabah), dan berbicara (kalam) berkaitan dengan keterampilan penerjemahan. Penerjemahan sebagai proses pengalihan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran perlu dimiliki oleh pembelajar bahasa, termasuk siswa-siswa madrasah yang mempelajari Bahasa Arab sebagai mata pelajaran wajib. Namun demikian, dalam proses pembelajaran dan praktiknya, pembelajar kerap menemukan masalah, yaitu kurangnya pemahaman mengenai ragam teks dan keterampilan penyuntingan teks. Hal tersebut yang dialami oleh siswa-siswa MAN 1 Karanganyar sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu pelatihan penyuntingan teks sastra terjemahan Arab-Indonesia oleh Tim Research Group Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS). Kegiatan berlangsung secara sinkron melalui media Google Meet dan Google Form dengan metode ceramah, demonstrasi, drilling, dan problem based learning (PBL). Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta yang terdiri atas siswa kelas X IPA mempelajari teknik penerjemahan dan praktik menerjemahan teks cerita pendek. Setelah itu, mereka mempelajari penyuntingan teks berdasarkan hasil praktik penerjemahan yang dilakukan. Dengan demikian, para peserta mampu menerjemahkan teks sekaligus menyunting terjemahan tersebut.

Fadlian Lontoh; Andre Sengkey; Mattew Amurizisiwa LDK Duha; Ribka Finka Rini

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Kompetensi guru sangat berpengaruh dan memberikan kontribusi dalam peningkatan hasil belajar. Penelitian ini menyatakan kepada setiap guru pendidikan agama Kristen, tentang kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dalam penelitian ini di sebabkan banyaknya guru pendidikan agama Kristen tidak menguasai semua kompetensi sebagai guru pendidik, sehingga proses pembelajaran sulit untuk berjalan dengan sempurna dan hal ini sangat berpengaruh bagi prestasi belajar siswa sebagai hasil pembelajaran. Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan pertama, apa yang melatarbelakangi guru PAK tidak menguasai semua kompetensi dalam mengajar dan dampaknya bagi prestasi belajar siswa. Kedua, bagaimana kajian teori tentang kompetensi guru PAK dan prestasi belajar siswa. Ketiga, bagaimana kompetensi guru PAK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Ketiga apa yang menjadi implementasinya bagi pendidikan agama Kristen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif murni literature pustaka, dengan mencari pengertian yang mendalam tentang, suatu gejala, fakta, realita, masalah, serta peristiwa yang dapat dipahami dan senantiasa memperhatikan kesesuaian antara teknik yang digunakan dengan alur pemikiran umum serta gagasan teoritis dengan melakukan kajian pustaka atau menggunakan pendekatan pustaka (library research).Adapun hasil penelitian ini adalah guru PAK mampu menguasai kelima kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik karena kompetensi guru PAK sangat mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa, sebab guru mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam membimbing, mendidik, mengarahkan peserta didik baik dalam bidang intelektual maupun dan bidang spiritual siswa. Guru PAK memahami panggilannya sebagai Pembina Rohani bagi siswa dan penunjang prestasi belajar.