Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 113

Analytics

Rizkiyah, Nur

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Abstract. This study analyzed the effectiveness and impact of extracurricular programs at SMP Nurul Huda in Bogor Regency, Indonesia, aiming to identify areas for improvement in fostering holistic student development.  The research employed a qualitative approach, gathering data through interviews with eleven students and one teacher, supplemented by direct observation of extracurricular activities and document review.  Findings revealed that the effectiveness of the four extracurricular programs (scouting, pencak silat, flag raising team, and archery) was moderate, indicating significant room for improvement.  Interviews with students and teachers highlighted the need for enhanced performance in competitions, more structured evaluation methods, and increased oversight from school administration.  To optimize the programs' impact, the study recommends improvements in student performance, more robust evaluation systems, stronger administrative oversight, enhanced resources, and professional development for instructors.  These changes would better support the holistic development of students and contribute to a more effective extracurricular program.   Keywords: effectiveness , extracurricular activities, students   Abstrak. Penelitian ini menganalisis efektivitas dan dampak program ekstrakurikuler di SMP Nurul Huda, Kabupaten Bogor, Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi area peningkatan untuk pengembangan holistik siswa.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara dengan sebelas siswa dan satu guru, dilengkapi dengan observasi langsung kegiatan ekstrakurikuler dan peninjauan dokumen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas empat program ekstrakurikuler (pramuka, pencak silat, paskibra, dan panahan) berada pada tingkat sedang, yang mengindikasikan adanya ruang yang signifikan untuk perbaikan.  Wawancara dengan siswa dan guru menyoroti perlunya peningkatan prestasi dalam kompetisi, metode evaluasi yang lebih terstruktur, dan pengawasan yang lebih ketat dari pihak sekolah.  Untuk mengoptimalkan dampak program, penelitian ini merekomendasikan peningkatan prestasi siswa, sistem evaluasi yang lebih kuat, pengawasan administrasi yang lebih efektif, peningkatan sumber daya, dan pengembangan profesional bagi instruktur.  Perubahan-perubahan ini akan lebih mendukung pengembangan holistik siswa dan berkontribusi pada program ekstrakurikuler yang lebih efektif.   Kata kunci: efektivitas, ekstrakurikuler, siswa  

Muhammad Fikri Setiawan; Bambang Irawan; Bambang Irawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Polusi udara partikulat halus (PM2,5) merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Faktor penyumbang utamanya adalah emisi kendaraan di jalur Pantura, aktivitas industri perikanan, serta konsentrasi tinggi selama musim kemarau (Juni–November). Tidak adanya model peramalan sub-jam yang akurat menghambat pengembangan sistem peringatan dini yang efektif. Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi model deep learning berbasis Transformer untuk memprediksi konsentrasi PM2,5 dengan resolusi waktu 15 menit. Data yang digunakan berasal dari NASA GEOS-CF (band PM25_RH35_GCC) yang diakses melalui Google Earth Engine menggunakan API Python. Dataset mencakup periode 1 Januari hingga 22 November 2025, menghasilkan 7.813 observasi per jam, yang kemudian diinterpolasi linear menjadi 31.249 titik data dengan resolusi 15 menit. Arsitektur Transformer terdiri dari 3 lapis enkoder, 4 kepala perhatian multi-head, dimensi embedding 128, dimensi feed-forward 256, panjang sekuen 60 timestep, dan augmentasi fitur menggunakan rerata bergulir (*rolling mean*, jendela = 3) dan beda pertama (*first difference*). Pelatihan dilakukan dengan TensorFlow-Keras, pengoptimal Adam, penjadwal peluruhan kosinus (*cosine decay scheduler*), dan fungsi kerugian Huber. Pembagian data dilakukan secara kronologis: 70% pelatihan, 30% validasi. Evaluasi pada set uji independen (16 Agustus–21 November 2025, 9.357 observasi atau 97 hari 11 jam 15 menit) menghasilkan MAE 0,7691 µg/m³, RMSE 1,2052 µg/m³, R² 0,9945, dan *Explained Variance Score* 0,9948. Model ini mampu menggambarkan variasi diurnal dan anomali musiman secara akurat, jauh melampaui model LSTM dan GTWR konvensional. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan di bidang Teknologi Informasi melalui kerangka kerja pengolahan *big data* satelit untuk aplikasi lingkungan.

Septianingtyas, Maya; Jona, Resa Nirmala; Sulistyaningrum, Danny Putri; Juwariyah, Siti; Noer’aini, I’ien +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian, terutama pada kelompok lansia. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan gaya hidup sehat menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengendalian tekanan darah melalui Program SEHATI (Sehat Bersama Hipertensi Terkendali). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Posbindu lansia dengan melibatkan 45 peserta. Metode kegiatan meliputi skrining tekanan darah dan status kesehatan, edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi, serta pelatihan senam hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post-test pengetahuan serta observasi partisipasi senam. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang hipertensi sebesar 35%, partisipasi aktif dalam senam mencapai 90%, dan sebagian besar peserta menunjukkan penurunan tekanan darah setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Program SEHATI efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku sehat masyarakat dalam pengendalian tekanan darah, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis promotif dan preventif di komunitas lansia.

Randa, Trigarcia Maleachi; Loria Amisah Lubis; Esther Ria Matulessy; Chrisaria Palungan; Dahlia Gladiola Rurina Menufandu +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan kreatif dalam meningkatkan kemampuan numerasi, membaca, dan menulis anak di Pondok Baca Senja Papua Cerdas, Manokwari. Sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar dan prasekolah yang aktif mengikuti kegiatan belajar di pondok baca tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kreatif melalui aktivitas bermain sambil belajar, media visual interaktif, serta kegiatan membaca dan menulis bersama yang menyenangkan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, catatan kegiatan, dan dokumentasi aktivitas belajar. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi, membaca, dan menulis anak serta antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kreatif efektif mendukung perkembangan numerasi dan literasi anak secara simultan.

Syukri, Muhammad Rafli; Latif, Adam; Rusdi, Muhammad; B, Sofyan; Syukri, Muhammad Rafli +3 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi digital marketing terhadap peningkatan penjualan pada UMKM Zalfa Sablon Plastik di Kabupaten Sidenreng Rappang. Strategi digital marketing yang ditinjau meliputi enam indikator utama: accessibility, interactivity, entertainment, credibility, irritation, dan informativeness. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada 51 responden, yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator accessibility memiliki skor tertinggi, menandakan kemudahan akses digital sudah terpenuhi. Namun, indikator seperti interactivity, credibility, dan informativeness masih tergolong rendah. Uji regresi menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,026, yang berarti hanya 2,6% peningkatan penjualan dapat dijelaskan oleh strategi digital marketing, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Meskipun uji t menunjukkan adanya pengaruh signifikan secara statistik, dampak praktis strategi digital marketing masih terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa kehadiran di media sosial seperti Instagram belum cukup untuk mendorong peningkatan penjualan secara signifikan tanpa strategi konten yang konsisten, interaktif, dan terpercaya. Oleh karena itu, UMKM perlu melakukan optimalisasi strategi digital secara kontekstual dan adaptif agar mampu menghasilkan konversi yang lebih maksimal dalam pemasaran digital.

Fauziyah, Anissa; Rejekiningsih, Triana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan tantangan kepala dusun perempuan dalam penyelenggaraan tugas kewilayahan di Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala dusun berperan dalam penyelenggaraan tugas kewilayahan, namun masih menghadapi beberapa tantangan dalam menjalankan tugasnya. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan dalam komunikasi dua arah yang lebih terbuka dan partisipatif serta pendekatan yang lebih kolaboratif agar hubungan antar warga lebih harmonis.

Nuralawiyah, Rispiyanti Siti; Komalasari, Kokom; Insani, Nisrina Nurul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Fenomena pelajar yang mengendarai kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan permasalahan yang mengancam keselamatan lalu lintas serta mencerminkan rendahnya kesadaran hukum remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) mampu menginternalisasikan nilai-nilai hukum dalam membentuk sikap berkendara yang bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SMPN 1 Ciamis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan penyebaran kuisioner kepada siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran PKN telah memberikan pemahaman normatif terhadap hukum lalu lintas, namun masih terdapat kesenjangan antara pemahaman dan implementasi. Faktor lingkungan sosial, pola asuh orang tua, serta lemahnya pengawasan eksternal menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan internalisasi nilai hukum.

Hasib, Mochamad Naufal; Wijianto, Wijianto; Winarno, Winarno

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) Mengembangkan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik studi pada fase F di SMA Batik 2 Surakarta; (2) Menguji kelayakan produk bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik studi pada fase F di SMA Batik 2 Surakarta. Metode yang digunakan adalah metode penelitian RnD (Research and Development) dengan pendekatan model Sukmadinata melalui tiga tahapan, yaitu studi pendahuluan, Pengembangan produk, dan pengujian produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan studi dokumen. Uji validitas data kualitatif dengan triangulasi sumber dan metode, sedangkan data kuantitatif menggunakan uji validasi para ahli yaitu validator ahli materi, dan validator ahli media. Teknik analisis data meliputi analisis kualitatif dari hasil pengumpulan data dan analisis data kuantitatif dari uji N-Gain. Hasil penelitian Pengembangan ini yaitu (1) Pengembangan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik Dilakukan dengan tiga tahap yaitu studi pendahuluan untuk mengethaui bahan ajar yang digunakan, kemudian tahap pengembangan produk dimulai dengan Menyusun modul, Menyusun instrument, mengembangkan produk, dan dilakukan validasi kepada validator ahli, tahap terakhir pengujian produk dilakukan di kelas XI di SMA Batik 2 Surakarta; (2) Produk Pengembangan diuji validasi oleh para ahli dengan hasil validator materi sebesar 87% (Sangat layak), dan validator ahli media sebesar 98,33% (Sangat layak). Dari hasil validator materi maupun validator media dapat disimpulkan sangat layak sebagai bahan pembelajaran di dalam kelas. Setelah produk dinyatakan valid, kemudian dilakukan uji coba terbatas dan uji lapangan. Dari hasil uji N-Gain di kelas XI.1 didapatkan nilai sebesar 0,58 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang. Kemudian di kelas XI.2 didapatkan nilai sebesar 0,63 yang termasuk kategori efektif tingkat sedang. Dari hasil Uji N-Gain uji lapangan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar Pendidikan Pancasila terintegrasi media pembelajaran komik masuk dalam kategori efektif sedang. Kata kunci: Bahan ajar, Pendidikan Pancasila, Media pembelajaran, Komik

irsyad, irsyad; Trisiana, Anita; Wartoyo, Wartoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Village dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di Desa Mlese, yang dikenal sebagai Desa Pelopor Pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan administrasi desa, transparansi informasi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi antarwarga. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi digital pada kelompok lanjut usia, keterbatasan akses internet, dan preferensi layanan tatap muka. Pemerintah desa berupaya mengatasi kendala ini melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun perbaikan infrastruktur dan sosialisasi lebih intensif masih diperlukan. Kesimpulannya, Smart Village memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Kata Kunci : Smart Village, Literasi Digital, Desa Pelopor Pancasila.   ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Smart Village application in enhancing community empowerment and digital literacy in Mlese Village, known as a Pancasila Pioneer Village. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through field observations, in-depth interviews, and literature studies. The findings indicate that the application positively impacts village administration by simplifying processes, increasing information transparency, and strengthening Pancasila values through community collaboration. However, challenges remain, such as low digital literacy among the elderly, limited internet access, and a preference for face-to-face services. The village government is addressing these issues through training and assistance, although more intensive infrastructure improvements and outreach are still needed. In conclusion, Smart Village holds significant potential to support digital transformation and community empowerment in alignment with Pancasila values. Keywords: Smart Village, Digital Literacy, Pancasila Pioneer Village.

Nikmatul Khoiriyah; Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan antara akal dan hati yang mencakup aspek emosional dan spiritual dalam Pendidikan nislam pada siswa MBS Jatinom Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung terhadap kehidupan siswa di asrama, masjid, dan sekolah. Subjek penelitian terdiri dari sekitar -+ 200 siswa yang setara jenjang SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukan semangat dan fokus belajar siswa cenderung mengalami naik turun. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi emosi, metode pembelajaran guru, dan interaksi sosial antar siswa. Kegiatan spiritual seperti sholat jama’ah, dzikir, halaqoh Qur’an, dan ta’lim berperan dalam pembentukan ketenangan batin dan membantu menstabilkan emosi siswa, sehingga akan berdampak positif terhadap sikap dan konsentrasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan islam yang ideal perlu mengintegrasikan antara akal, emosi, dan spiritual secara seimbang untuk membentuk siswa yang cerdas, berakhlak dan memiliki kesadaran diri yang baik

Nunung Suryana Jamin; Annisa Fahmi Mannassai; Sri Indrawati Zakaria

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2025 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Early childhood development assessment is an important process in obtaining a comprehensive picture of a child's growth and development as a basis for planning learning that is appropriate to the child's needs and characteristics. One of the most relevant assessment techniques for early childhood characteristics is observation, because it is carried out naturally through play and learning activities without putting pressure on the child. This article aims to examine the use of observation instruments as a basis for assessing early childhood development and to provide guidance to early childhood educators in conducting appropriate, systematic, and accountable assessments. The method used in this article is a theoretical study that examines the concept of early childhood assessment, assessment principles, and the process of conducting assessments through observation. The observation instruments discussed include daily records, anecdotal records, and children's work records. The results of the study show that the optimal use of observation instruments can help teachers understand children's development holistically, detect children's special needs, and serve as a basis for decision-making in learning planning and curriculum development. Thus, observation instruments play a strategic role in supporting the assessment process of early childhood development to be more meaningful and oriented towards children's needs.

Auliya Abd Rahman; Annisa Fahmi Mannassai; Nurain Adwiyah Arif; Siti Khairin Nisa Ismail; Gracia Aulianza Puluhulawa

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2025 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This study aims to analyze the forms of collaboration between teachers and parents in following up on the results of observational assessments of early childhood self-regulation development. The study employs a qualitative approach with a case study design in a non-formal early childhood education (PAUD) setting. Data were collected through observation, interviews, and analysis of assessment documents. The findings indicate that observational assessment serves as an initial foundation for identifying children’s abilities to manage emotions and behavior. The assessment results are then followed up through collaborative practices in the form of regular communication, exchange of information regarding children’s development, and agreements on guidance strategies between teachers and parents. The role of parents is evident in the consistent implementation of guidance strategies at home, aligned with the stimulation provided by teachers at school. This alignment of roles has been shown to strengthen children’s self-regulation development, particularly in impulse control, behavioral regulation, and the ability to follow rules. The study emphasizes that structured and continuous teacher–parent collaboration is a key factor in the effectiveness of follow-up actions based on observational assessment results in supporting early childhood social-emotional development.

Erina Widyastuti Fatimah; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini menganalisis peran motivasi spiritual dalam meningkatkan ketahanan belajar siswa muslim di SD IT Ar Risalah Miri dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terhadap siswa kelas IV-VI, guru, dan manajemen sekolah. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa motivasi spiritual berkontribusi fundamental terhadap pembentukan resiliensi akademik melalui empat dimensi utama: kesadaran menuntut ilmu sebagai ibadah, penerapan nilai kesabaran dalam menghadapi kesulitan pembelajaran, manifestasi ketekunan dalam konsistensi belajar, dan sikap tawakal yang mengurangi kecemasan akademik. Program pembiasaan keagamaan yang sistematis meliputi shalat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur'an, hafalan berjenjang, dan mentoring spiritual personal terbukti efektif menginternalisasi nilai-nilai spiritual dalam perilaku belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dimensi spiritual tidak hanya meningkatkan motivasi intrinsik tetapi juga membangun fondasi psikologis untuk menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model pendidikan Islam terpadu holistik dan implikasi praktis bagi stakeholder pendidikan dalam merancang kebijakan berbasis spiritual untuk penguatan resiliensi akademik siswa muslim tingkat sekolah dasar.

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Nuzulul Hikmatul Laily Amsa; Rusdiana Navlia

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan evaluasi pembelajaran terhadap peserta didik di Lembaga Pendidikan MA Miftahul Qulub Polagan Pamekasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara langsung dengan informan kunci, termasuk kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan wali kelas. Observasi dilakukan untuk melihat secara faktual proses evaluasi hasil pembelajaran secara sistematis untuk mengukur pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Sedangkan wawancara diarahkan untuk menggali persepsi, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi oleh para pelaku pendidik terkait pelaksanaan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi pembelajaran di MA Miftahul Qulub Polagan Pamekasan telah dilaksanakan melalui berbagai instrumen dan teknik evaluasi seperti penilaian tugas dan pencapaian yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta tujuan pembelajaran. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam konsistensi pemberian umpan balik dan pemanfaatan hasil evaluasi untuk perbaikan pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi evaluasi pembelajaran yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

-, Muhamad Rapi’i; Muhammad Rapi’i; Aisyah Darti Megasari; Komarun Zaman

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Honor of Kings dalam meningkatkan loyalitas pengguna di pasar global. Metodenya menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Honor of Kings melibatkan kombinasi digital marketing, kolaborasi dengan influencer lokal, adaptasi budaya, serta penguatan komunitas game. Penyesuaian konten dengan preferensi budaya lokal menjadi kunci dalam menciptakan kedekatan emosional dengan pengguna. Selain itu, pembaruan konten secara berkala dan interaksi dua arah dengan pemain melalui komunitas memperkuat loyalitas pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang berorientasi pada nilai dan budaya lokal mampu meningkatkan keterlibatan dan retensi pemain dalam pasar global yang kompetitif

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Maharani Dwi Nurhalizah Rahmah; Inayah Thohiroh; Muhammad Luthfi Ramdhani; Muhammad Ary Sukmo Wibowo; Abdul Azis

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan teknologi dalam budaya islam menurut perspektif buya hamka, dengan teknologi yang semakin berkembang dan modern membuat budaya islam lebih dikenal secara luas dan mudah, melalui perspektif buya hamka ini islam tidak melarang umat islam untuk ketingglan zaman, asalkan setiap budaya yang dihasilkan dan disebar luskan bisa sesuai syariat islam , sehingga jauh dari kata maksiat dan menyesatkan serta tidak melanggar syariat islam. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi kontribusi teknologi dalam penyebaran budaya Islam menurut pandangan Buya Hamka. Proses pengumpulan data dilakukan melalui  sistem observasi, wawancara, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis dengan cara deskriptif merujuk pada teori-teori keislaman dari Buya Hamka. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Buya Hamka melihat teknologi sebagai sarana yang dapat memperkuat nilai iman dan moral, serta menyebarluaskan ajaran Islam secara inovatif dan interaktif. Pandangannya menekankan pentingnya menemukan keseimbangan antara perkembangan teknologi dan kemajuan spiritual agar teknologi dapat digunakan secara efektif dalam kegiatan dakwah dan pendidikan Islam. Penelitian ini juga menunjukkan relevansi pemikiran Buya Hamka dalam era digital saat ini, di mana media digital memiliki peranan yang signifikan dalam menjangkau masyarakat luas dengan cara yang humanis dan dialogis, sejalan dengan nilai-nilai moral dan budaya Islam.

Nur Aisyah; Nur Aisyah; Muhammad Rusdi; , Haslindah; Bahtiar Herman

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan pada Usaha Buraq Telur di Terminal Pangkajenne, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat persaingan antar pelaku usaha telur di pasar lokal yang menuntut strategi pemasaran yang lebih adaptif, khususnya melalui pemanfaatan media digital sederhana seperti WhatsApp dan Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus untuk mengorganisasi dan mengidentifikasi tema-tema strategis dalam praktik komunikasi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital terbukti efektif dalam mendukung peningkatan penjualan. Personal selling menjadi strategi dominan dengan proporsi 29,38%, diikuti oleh promosi penjualan (25,28%) dan pemasaran langsung (20,94%). Aspek ini menunjukkan bahwa interaksi personal, penawaran khusus, dan komunikasi digital sederhana mampu membangun kedekatan dengan konsumen sekaligus meningkatkan loyalitas. Dari perspektif bauran pemasaran, indikator harga menempati posisi tertinggi sebesar 27,86%, disusul produk (26,24%) dan tempat (25,30%), sedangkan promosi berada di posisi terendah yaitu 20,60%. Temuan ini menegaskan bahwa strategi penetapan harga yang kompetitif, kualitas produk yang terjaga, serta distribusi yang tepat memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan, meskipun promosi digital masih sederhana. Kesimpulannya, keberhasilan strategi komunikasi pemasaran digital pada Usaha Buraq Telur dipengaruhi oleh kombinasi antara komunikasi interpersonal, bauran pemasaran yang seimbang, serta pemanfaatan media digital yang konsisten. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam mengoptimalkan strategi digital untuk meningkatkan daya saing di pasar lokal.

Buya Hamka; Hamka, Buya; , Muhammad Rusdi; , Haslindah; Mutmainnah Cahyani Thahir, Inna

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital melalui Instagram dalam meningkatkan penjualan pada UMKM Kedai 2 Putri di Desa Sipodeceng, Kabupaten Sidenreng Rappang. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana promosi bisnis, khususnya di kalangan UMKM yang membutuhkan strategi efektif untuk menjangkau konsumen lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, serta pelanggan Kedai 2 Putri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan melalui Instagram meliputi empat indikator utama, yaitu pembuatan konten (content creation), berbagi konten (content sharing), membangun interaksi (connecting), dan pembangunan komunitas (community building). Dari keempat indikator tersebut, pembuatan konten menjadi faktor paling dominan dalam menarik minat konsumen dan memperkuat citra merek, karena visual produk yang menarik dan konsistensi unggahan terbukti mampu meningkatkan interaksi serta mendorong keputusan pembelian. Selain itu, strategi pemasaran digital juga diperkuat oleh elemen bauran pemasaran (7P) yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan Instagram secara optimal dapat meningkatkan visibilitas, keterlibatan pelanggan, serta penjualan UMKM.