Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 29

Analytics

Siti Maisarah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini berjudul “Kajian Nilai dalam Tradisi sunatan Masyarakat Suku Sakai kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis”. Bagi masyarakat suku Sakai, sunatan merupakan kewajiban bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, tanpa disunat masyarakat Sakai menganggap keislaman seseorang tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi khitan pada masyarakat Sakai dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sunatan bagi kehidupan sosial masyarakat Sakai. Penelitian ini menggunakan metode etnografi. Dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan beberapa hal di bawah ini: Pertama, proses pelaksanaan tradisi sunatan pada masyarakat suku Sakai dilakukan dalam tiga prosesi yaitu persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Kedua, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi sunat suku Sakai meliputi aspek: religi, identitas sosial, solidaritas sosial dan harmonisasi tradisi leluhur dengan ajaran Islam, nilai keimanan, nilai kesehatan, nilai turun temurun. Ketiga, tradisi khitanan sudah mulai jarang dilakukan untuk mengiringi praktik sunatan. Pasalnya, ada cara baru yang lebih mudah dan nyaman untuk menyunat anak laki-laki, yaitu orang tua hanya perlu membawa anaknya ke dokter atau rumah sakit untuk disunat.  

Andhita Risko Faristiana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seorang mahasiswa yang mempunyai kewajiban utama yakni dengan tugas perkulihanya, namun di sisi lain mahasiswa juga diharapkan untuk memperbanyak pengalamanya di luar lingkup perkuliahan. Keseimbangan antara keilmuan dan pengalaman menjadikan sebuah tolak ukur perbedaan antara mahasiswa dengan siswa sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pilihan rasional para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang memutuskan untuk membagi waktunya dengan menjadi musyrifah tahfidz di Pondok Pesantren Azmania Putri serta pengaruhnya terhadap identitas sosialnya. Penelitian ini meliputi analisis terhadap faktor-faktor yang menjadi pertimbangan para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam memilih menjadi musyrifah tahfidz di Azmania, kemudian nilai apa yang diperoleh terhadap identitas sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pemilihan informan melalui purposive sampling. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dimulai dengan wawancara terhadap sejumlah responden yang bersangkutan, kemudian mengobservasi keseharian responden. Analisis data yang telah didapkan selanjutnya dikumpukan, direduksi, kemudian disajikan. Para mahasiswa IAIN Ponorogo dan Universitas Muhammdiyah Ponorogo ingin membuktikan tanggung jawab sebagai mahasiswa tidak terbatas pada perkuliahan semata, akan tetapi mahasiswa juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan kebermanfaat melalui keilmuan yang dikuasai khususnya tahfidz Al-Qur’an dengan mengabdi di Pondok Pesantren.

Yohanis Kristianus Tampani

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Isu Borderless dan Dual Nationalities : Pemicu disintegrasi bangsa di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yakni mengumpulkan atau melakukan studi dokumen terhadap sumber dan literatur-literatur yang terkait dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Isu Borderless merupakan suatu keadaan di mana batas-batas yang ada dalam suatu masyarakat kian memudar. Tak ada batasan-batasan yang mengatur perilaku-perilaku seseorang dalam bertindak dan menilai sebuah tindakan. Infrastruktur yang memadai, maka komunikasi menjadi sulit dan tidak akan tercipta dan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah, kadangkala juga bisa membuat permasalahan yang terjadi di daerah perbatasan. Pemerintah lebih giat dalam menekankan program-programnya hanya pada wilayah tertentu hal tersebut sering menimbulkan kecemburuan sosial dari wilayah-wilayah lain yang belum terjangkau program dari pemerintah tersebut. Dari situlah, bibit-bibit konflik mulai muncul, bahkan jika konflik atau masalah tersebut tidak segera ditanggulangi, akan menjadikan suatu ancaman yang besar, dan justru membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di lain pihak banyak warga masyarakat Timor-Timur yang masih memegang paspor Republik Indonesia (RI) yang secara hukum masih berstatus WNI yang secara de facto merupakan warga negara Timor-Timur tapi secara de jure merupakan warga negara Indonesia (warga Indonesia pasif) sehingga dapat disimpulkan terdapatnya tiga kategori kewarganegaraan yakni kewarganegaraan ganda (dual nationalities), tanpa kewarganegaraan, dan kewarganegaraan pasif. Peran pembelajaran sejarah sebagai upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme untuk memberi peringatan kepada kita tentang pentingnya memahami identitas kebangsaan yang kita miliki dengan cara menengok kembali kepada masa lalu waktu identitas tersebut terbentuk.    

Robingun Suyud El Syam; Nanang Sudiyono; Syabana Angga Zulfikar

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sinetron merupakan salah satu acara televisi yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap penontonnya. Sinetron merupakan tayangan yang dapat menjadi media penyampaian sebuah pesan moral. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap nilai-nilai tuntunan yang terkandung dalam sinteron Dunia Terbalik. Melalui pendekatan kualitatif, disimpulkan : bahwa nilai-nilai tuntunan etika sosial dalam sinteron Dunia Terbalik, setidaknya empat aspek; pertama, menghormati orang yang lebih tua; kedua, selalu mengucapkan salam di setiap aktivitas pembuka maupun penutup komunikasi; ketiga, belajar hidup rukun; keempat, saling tolong-menolong terhadap sesama. Etika sosial tersebut elok dipraktekkan dalam kehidupan masyarakat, maka penelitian merekomendasi empat nilai etika sosial ini menjadi pedoman hidup dalam kerangka pendidikan Islam.    

Salman Hasan; Rofiatul Hasanah; Siti Wasifatul Jannah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Lembaga pendidikan pertama yang lahir dalam sejarah kehidupan bangsa Indonesia adalah pesantren. Awal mula pesantren muncul dan berkembang pada masa Walisongo di Jawa, ketika Sunan Ampel mendirikan sebuah padepokan di Ampel Surabaya dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis agama Islam yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat itu. Pesantren kemudian berkembang tidak hanya khusus untuk pendidikan agama, tetapi juga pendidikan umum, bahkan tokoh-tokoh dari pesantren pun turut serta memerangi penjajah guna mewujudkan nasionalisme. Pendidikan merupakan modal utama bagi setiap bangsa untuk membuka pintu ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas hidup. Secara historis, pesantren tentunya telah memenuhi tugas luhur pendidikan yang melahirkan para intelektual Islam di Indonesia hingga saat ini. Pesantren juga dapat diharapkan menjadi lembaga yang mampu melahirkan santri sebagai pelaku utama pembangunan bangsa dengan memadukan beberapa muatan pembelajaran seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, nilai, dan lingkungan dalam proses pembangunan individu masyarakat. Peranan pesantren dalam pendidikan yakni pesantren harus memerankan diri sebagai pengawal dan pelestari nilai-nilai agama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan, tentu juga dituntut untuk memerankan diri sebagai pembaru pemahaman keagamaan dan sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pendidikan sosial-kemasyarakatan, pesantren juga dapat mengemban peranan, tugas, misi, dan fungsinya sebagai inspiratory, motivator, dan dinamistor pelaksanaan pembangunan pada tingkat lokal dan regional di daerahnya masing-masing.

Raharjo, Rizki Anom; Sunarya, I Made Gede; Divayana, Dewa Gede Hendra

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyebut virus Covid-19 sebagai pandemi global, oleh karena itu semua negara di dunia berusaha meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh virus tersebut, yaitu dengan mengembangkan vaksin. Dalam konteks pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia juga meminta dan mendorong masyarakat untuk turut serta mendukung vaksinasi, namun upaya tersebut sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga banyak masyarakat yang mengutarakan pendapatnya di jejaring sosial salah satunya Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan analisis sentimen dan mengukur performansi algoritma Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Support Vector Machine (SVM) terhadap data vaksin Covid-19 dengan cara mengklasifikasikan data tersebut ke dalam kelas positif dan negatif. Data tweet yang didapat kemudian dilakukan text preprocessing untuk mengoptimalkan pengolahan data. Terdapat 4 tahapan text preprocessing antara lain Case Folding, Tokenizing, Filtering, dan Stemming. Penelitian ini mengkaji kinerja Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Support Vector Machine (SVM) dengan menambahkan teknik TF-IDF (Term Frequency-Inverse Document Frequency) yang bertujuan untuk memberikan bobot pada hubungan kata (term) sebuah dokumen. Kemudian melakukan splitting data yaitu membagi data training 80% dan data testing 20% dengan harapan mendapatkan model dengan performansi terbaik dan yang terakhir melakukan visualisasi data tweet dengan menggunakan Word Cloud agar bisa menarik sebuah kesimpulan. Hasil klasifikasi data tweet vaksin Covid-19 menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier mendapatkan nilai accuracy sebesar 81%, precision sebesar 80%, recall sebesar 99%, dan f1-score sebesar 89%, Sedangkan untuk algoritma Support Vector Machine mendapatkan nilai accuracy sebesar 87%, precision sebesar 88%, recall sebesar 96%, dan f1-score sebesar 92%.

Rendradi Suprihandoko; Atalatsany Febrian Surya Putra; Balqis Hanina Fajrin; Deviana Simarmata; Febriano Dos Santos +6 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sampah rumah tangga yang tersebar di lingkungan sekitar dapat dikelolah dengan baik akan bermanfaat bagi kehidupan manusia maupun linkungan sekitarnya. Namun, bila tidak dikelola dengan baik sampah akan berdampak bagi kesehatan manusia dan merusakan lingkungan. Sehingga melihat permasalahan atas pengendalian jumlah sampah yang ada di kabupaten Bantul, sesuai dengan kegiatan KKN Tematik Universitas Janabadra tahun 2022 yang bekerja sama dengan program pemerintah kabupaten Bantul yaitu Bantul bersih sampah 2025 (Bantul Bersama), mahasiswa KKN kelompok R-22 yang mendapatkan amanah untuk mengabdi di kabupaten Bantul terutama di Padukuhan Prangwedanan, Kalurahan Potorono, Kecamatan Banguntapan, membuat program sesuai dengan tema KKN yaitu mengenai sampah. Maka kelompok R-22 memilih program yaitu pengelolaan sampah rumah tangga berbasis peningkatan nilai ekonimi berupa Bank Sampah dan Pembudidayaan Maggot. Tahapan realisasi program kerja yaitu sosialisasi  program kerja, membangun tempat pengelolaan sampah, mendirikan bank sampah dan membentuk pembudidayaan maggot black soldier fly (BSF). Hasil dari kegiatan budidaya maggot, warga Padukuhan Prangwedanan tidak membuang sampah organik secara sembarangan, melainkan mulai menyisihkan sampah organik dijadikan sebagai pakan maggot. Selain itu, warga Padukuhan Prangwedanan sangat antusias untuk ikut melakukan budidaya maggot karena adanya benefit mengenai pengurangan volume sampah dan profit karena hasil panen maggot dapat dijual dengan harga yang tinggi. Jadi, dari kegiatan peneran program kerja efektif untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi warga sekitar Padukuhan Prangwedanan.    

Satriadi Satriadi; Rafida Nuriana; Henisha Auliananda; Lina Oktafiani; Muhammad Khoiri Huda +1 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Permasalahan sampah menjadi tanggung jawab semua orang baik pemerintah dan seluruh masyarakat. Pada prinsipnya sistem kerja bank sampah mengadopsi sistem bank pada umum nya. Bank sampah ini hanya berbeda dalam bentuk tabungan nya adalah sampah. Pengkonversian tabungan sampah menjadi tabungan uang merupakan suatu bentuk perubahan yang ditawarkan oleh Bank Sampah. Tujuan dari pengabdian masyarakat dari Bank Sampah Kembar Mandiri di Kelurahan Melayu Kota Piring ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat supaya masyarakat bisa mengetahui manfaat serta keberadaan dari Bank Sampah Kembar Mandiri ini. Sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya fungsi dan suatu manfaat dari Bank Sampah ini. Dari hasil kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat Kelurahan Melayu Kota Piring memiliki peningkatan wawasan dan pemahaman mengenai pengelolaan serta fungsi dan manfaat dari bank sampah. Masyarakat baru tersadar bahwa sampah yang dibuang begitu saja ternyata masih bisa didaur ulang sedemikian rupa sehingga sampah tersebut mempunyai nilai dan bermanfaat untuk mengurangi volume sampah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan akhir.

Dariyadi Dariyadi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi masyarakat Buton. Tradisi tersebut adalah posuo yang diberlakukan bagi remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilakukan secara bertahap. Setelah pengumpulan data, kemudian melakukan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Haberman. Pendekatan tersebut meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Simpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posuo masyarakat Buton adalah nilai pendidikan i’tiqodiyah. Nilai i’tiqodiyah dalam ritual posuo perempuan Buton terlihat pada setiap prosesi yang dilakukan. Mengawali dan mengakhiri prosesi posuo dengan memohonkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran, perlindungan, dan keselamatan terhadap para gadis yang di-suo; nilai amaliyah, dalam rtiual posuo, mengajarkan para gadis untuk taat beribadah kepada Allah SWT, mendidik mereka untuk menjadi perempuan yang mampu menjaga tingkah laku, ucapan, dan membekali mereka ilmu dalam berumah tangga; nilai khulukiyah, merupakan nilai yang mengajarkan etika yang baik bagi perempuan-perempuan dalam prosesi posuo. Pengetahuan tentang khulukiyah bertujuan untuk membersihkan diri para gadis dari perbuatan yang dinilai rendah, lalu menuntun mereka untuk menghiasi diri dengan akhlak baik; nilai duwaliyah, pada puncak acara posuo, pihak keluarga menyajikan aneka hidangan untuk dinikmati para undangan. Undangan yang hadir dari berbagai kalangan, keluarga, kerabat, dan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. Penyelenggara acara posuo akan berbagi rezeki dengan menajikan aneka hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan yang hadir.  

N. Kapita, Syarifuddin; Saiful Do Abdullah; Amal Khairan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Teknologi sudah tidak dapat dihindari lagi, apalagi saat ini Pengajar di tempat pengajian Alqur’an dituntung agar bisa memberikan penilaian yang objektif terhadap anak didikannya dimana teknologi digunakan sebagai penunjang pendidikan nonformal. Jika sebelumnya Pengajar hanya mengandalkan catatan atau notes sebagai media untuk menyimpan nilai anak didik. Namun, untuk era industri 4.0 Pengajar tidak dapat menggunakan itu sebagai media. Aplikasi komputer seperti Micrososft excel dan Micrososft Word dapat dijadikan salah satu alternatif untuk menyimpan nilai siswa. Aplikasi komputer tidak hanya untuk menyimpan data tetapi juga dapat digunakan Pengajar untuk mengolah nilai akhir siswa sehingga mempermudah kinerja guru mengisi raport. Oleh karena itu dilaksanakan sosailisasi aplikasi komputer berupa penyusunan format raport, pembuatan buku penghubung antara Orang tua dan peserta didik, pembuatan absensi dan jurnal pengajar, dengan mengguanakan Microsoft Word dan Microsoft Excel, adapun Microsoft Power Point digunakan untuk salah satu metode pengajar menyampaikan materi kepada peserta didik.

Muslim Muslim; Rahmat ramadhan; Ersa Damayanti; Diceng Diceng

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Drama sebagai seni pertunjukan memiliki kekhasan tersendiri yang bertumpu pada perpaduan cabang-cabang seni yang dicakupnya, sehingga sulit untuk mengajarkan drama sebagai seni pertunjukan Pementasan drama memasuki domain psikomotor dalam pembelajaran drama, tetapi juga memasukkan komponen kognitif dan emotif secara default. Bermain drama dalam pementasan mendapatkan pelajaran keterampilan drama yang serius dan mendalam. Metode dalam pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan metode praktek. Sosialisasi dilakukan di Universitas Muhammadiyah Buton khususnya Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengenai pemanfaatan berdrama, karena sangat penting dilakukan oleh mahasiswa, untuk mendalami naskah dalam berbagai persoalan kehidupan. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 13 mahasiswa. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa 9 mahasiswa mendapatkan kategori tinggi atau 69,24%, 3 orang mendapatkan kategori sedang atau 23,08%, dan 1 orang mendapatkan kategori rendah atau 7,69%, Artinya tingkat prkatek mencapai nilai rata-rata sebesar 76,3 sehingga secara keseluruhan, penampilan para peserta terbilang baik. Masalah lain yang perlu dibenahi adalah landasan akting.    

Sri Ernawati; Ikbal Irawan; Alwi; Edi Ardianto

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Ikan Bandeng merupakan ikan yang hidup di air payau, yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara terutama pesisir Indonesia. Seiring dengan berkembangnya zaman dan meningkatnya keinginan masyarakat terhadap suatu produk yang berbeda, maka inovasi semakin dirasa penting agar suatu usaha tetap mampu bersaing. Ikan bandeng merupakan potensi yang ada di desa  belo kecamatan palibelo yang hanya dijadikan sebagai lauk pendamping nasi. Potensi ikan bandeng bisa dioptimalkan lagi apabila dijadikan sebagai bahan olahan makanan, Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagaiama cara mengolah ikan bandeng menjadi produk yang mempunyai nilai lebih seperti stik tulang bandeng, chanos amplang bandeng dan chips tulang bandeng. Metode pelaksaan melalui tahap seurvey awal, sosialisasi program, pelatihan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini masyarakat mampu mengolah ikan bandeng menjadi produk cemilan kekinia seperti stik tulang bandeng, chanos amplang bandeng dan chips tulang bandeng dengan atribut produk seperti kemasanan yang menarik dan merK.

Karmanis Karmanis

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia sebagai negara demokrasi sudah menggunakan metode E-Voting sebagai sarana demokrasi,  walaupun  baru  diterapkan  di  tingkat  pemilihan  kepala  dusun  dan  kepala  desa. Sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) harus diseriusi dan menjamin transparansi, kepastian, keamanan akuntabilitas, dan akurasi. Selain kesiapan teknologi, tentunya harus didukung dengan kesiapan masyarakat dalam melaksanakan sistem e-voting ini ke depannya. Ketidaksiapan  dan  kurangnya  sosialisasi  pemerintah  terhadap  e-voting  juga  dapat  menjadi faktor pemicu kegagalan dalam penerapan sistem ini. Sejak pandemi Covid-19 yang menyebar diseluruh  dunia,  melumpuhkan  kegiatan  manusia  khusus  di  Indonesia.  Pemilihan  Kepala Daerah  di  Indonesia  yang  diselenggarakan  pada  9  Desember  2020  mengalami  polemik physical  distancing  ditengah pandemi Covid-19.  Penerapan sistem E-Voting telah dilakukan oleh beberapa negara misalkan di Brajil, India, Swiss dan Australia mendapatkan respon positif dalam masyarakat, namun juga terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian diskriptif kwalitatif  dengan pendekatan perbandingan data sekunder. Hasil penelitian ini, sistem E-Voting dalam Pemilihan Umum dapat meningkatkan nilai demokrasi khusus peningkatan partisipasi masyarakat dan memberikan keefektivan serta keefesienan dalam proses pemilihan berlangsung.  Namun,  penerapan  sistem  E-Voting  masih  terkendala  dengan  adanya  hacker yang bisa membobol sistem serta kesiapan pemerintah dalam penggunaan E-Voting.

Elsa Putri Harumi Harahap; Sri Listiana Izar

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam film Riko The Series yang di unggah dalam Channel Youtube. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun dalam pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Waluyo yaitu muatan nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra pada umunya terbagi menjadi beberapa yaitu: nilai religius, nilai moral, nilai sosial dan nilai estetika atau keindahan. Tetapi pada penelitian ini, peneliti hanya mengambil 3 aspek nilai-nilai pendidikan, yaitu nilai religius, nilai moral dan nilai sosial. Terdapat data pada penelitian ini berjumlah 16 data, dimana data religius terdapat 4 data ucapan-ucapan ladfazh Allah, pada penelitian moral terdapat 4 data menjaga adab sebelum ilmu, 5 data lebih baik memaafkan dan pada nilai sosial terdapat 3 kesimpulan dari seluruh data yaitu: meladfadzhkan ucapan-ucapan Allah, menjagaa adab sebelum ilmu dan lebih baik memaafkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian kali ini yaitu terdapatnyaa nilai-nilai pendidikan dalam film Riko The Series.

Muhamad Zidnil Al' Amin

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Kekerasan seksual merupakan salah satu masalah yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat. Dan objek yang rentan menjadi target kekerasan seksual ialah perempuan dan anak. Kasus kekerasan pada perempuan dan anak dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Terkhusus di Kota Baubau kekerasan pada perempuan dan anak sering terjadi. Ini dibuktikan dengan banyaknya laporan terhadap kasus kekerasan pada perempuan dan anak, terkhusus kekerasan seksual di kantor UPTD PPA Baubau. Per April 2020 saja telah terjadi 15 kasus  kekerasan seksual. Sebenarnya banyak faktor yang melatarbelakangi kasus kekerasan seksual dapat terjadi. Diantaranya kurangnya pengetahuan dan kesadaran terhadap kekerasan seksual serta kurangnya pemahaman akan nilai-nilai agama Islam bagi penganutnya. Oleh karena itu PKM ini mengusung tema “Bersama Kita Peduli, Kenali dan Cegah Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak/Remaja” bertujuan untuk mengedukasi siswa MAN 1 Baubau terkait kekerasan seksual serta kaitannya dengan Islam. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini ialah dengan metode sosialisasi. Metode ini sangat cocok untuk tema yang diambil. Karena masalah kekerasan seksual merupakan masalah sosial yang sering terjadi di sekitar kita yang mana terkadang masyarakat bingung dan tidak tahu cara penanggulangan kasus tersebut. Oleh karena itu, membawakan tema ini dengan cara sosialisasi agar peserta dapat dengan mudah mencerna materi yang diberikan. Kemudian dengan menggunakan instrumen berupa Angket yang terbagi menjadi pre-test dan post-test guna mendapatkan data yang valid. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN 1 Baubau, dari hasil angket pre-test yang kami bagikan, ditemukan fakta bahwa masih banyak siswa yang masih minim akan pengetahuan kekerasan seksual dan bagaimana menyikapi kasus kekerasan seksual. Namun, setelah mensosialsisasikan edukasi terkait kekerasan seksual, hasil angket post-test menunjukan bahwa terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada pengetahuan siswa tentang kekerasan seksual dan bagaimana menyikapinya. Kemudian, dari hasil angket post-test juga ditemukan bahwa tingkat kekerasan seksual pada siswa MAN 1 Baubau sangatlah rendah. Dari kegiatan ini, kami berharap sosialisasi ini akan menjadi pengetahuan tersendiri bagi para siswa untuk mampu bagaimana agar terhindar dari kekerasan seksual dan menjadi lebih peka terhadap kekerasan seksual ringan yang banyak disepelekan, karena kasus kekerasan seksual yang besar dapat bermula dari hal-hal kecil yang disepelekan tersebut.

Chayatul Jannah; Alhazami, Lutfi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Persaingan dunia usaha harus mampu berupaya untuk mencapai tujuan dengan menciptakan dan mempertahankan konsumen yang berorientasi mengarah pada kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen memiliki beberapa atribut yang terdiri dari cita rasa, harga, variasi produk, kecepatan pelayanan, dan kemampuan memberi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif kualitas pelayanan, persepsi harga, cita rasa dan variasi produk terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan jumlah sampel 100 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Pengujian kualitas instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji asumsi klasik, dan uji parsial (uji T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan, persepsi harga, cita rasa dan variasi produk terhadap kepuasan konsumen dengan nilai R-Square sebesar 0,790. Artinya sebanyak 79% variabel indpenden mempengaruhi variabel dependen. Penelitian ini hanya dilakukan pada konsumen CV. Sumber Garuda Mas yang mencantumkan akun sosial media pada akun marketplace.  

Andi Zulfiana

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Fakultas PsikologimUniversitas Indonesia Timur Makassar. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Dukungan sosial  Orang  Tua Terhadap Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif,  Populasi dalam penelitan ini sebanyak 124 mahasiswa dan diperoleh Jumlah sampel melalui teknik Purposive Sampling sebanyak 55 mahasiswa yang terdiri dari 28 orang laki-laki dan 27 orang perempuan yang berasal dari mahasiswa semester 6 sebanyak 16 orang, mahasiswa semester 4 sebanyak 15 orang, dan mahasiswa semester 2 sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala Likert dengan memberikan kuesioner pada responden, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data dengan menggunakan uji validitas dan uji reabilitas, uji asumsi klasik, dan Uji-t. Hasil pengujian membuktikan bahwa dari 55 responden telah mendapatkan hasil yaitu terdapat pengaruh Dukungan sosial orang tua  terhadap motivasi belajar dengan koefisien sebesar 0,204 atau sebesar  20,4%,. Pengaruh tersebut disebabakan oleh aspek-aspek yang ada dalam penelitian ini. Presentase ini akan bertambah jika nilai konstantan naik maka akan bertambah pulah nilai koefisien  Ini sesauai dengan kaidah jika nilai t hitung ≥ nilai t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima Jika nilai t hitung ≤ nilai t tabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak.    

Norman Alfiat Talibo; Petronela Mamentu

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan gadget pada anak sudah menjadi hal yang biasa, bahkan Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi pengguna gadget terbesar di Asia, Namun kecendurangan penggunaan gadget pada anak yang tidak tepat akan menjadikan anak kurang peduli dengan kesehatan dan teman-teman yang ada dilingkungan sekitarnya. perkembagan bahasa dan kemampuan  sosial anak Salah satu fase tumbuh kembang pada anak memiliki ciri dan tugas Perkembagan  seperti keterampilan Orangtua harus mempertimbangkan seperti motorik kasar dan motorik halus, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya hubungan antara pola asuh orangtua otoriter dan demokratis dengan lamanya penggunaan gadget pada anak usia prasekola di Kelurahan Mahawu Lingkungan VII Kota Manado. Metode  Desain penelitiian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Total Poupulasi dalam penelitian berjumlah 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan seluruh populasi. ukur yang diigunakan dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dianalisa menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05 05Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai signifakan sebesar (0,00<0,05) hasil penelitian ini menunukan bahwa didapati Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan yang diambil adalah terdapat hubungan antara pola asuh orang tua otoriter dan demokratis terhadap lamanya penggunaan gadget pada anak usia prasekolah. Diharapkan kepada para orang tua dapat menerapkan pola asuh yang demokratis terhadap anak mereka dalam penggunaan gadget.  

Aldira Lindawati; Evi Satispi; Izzatusholekha; Dalila Afif; Dita Rahmaditiani Junaidi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembentukan tim akreditasi sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (3) faktor penghambat dan pendukung dalam persiapan akreditasi sekolah, (4) quality control dari proses pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik, (5) tindak lanjut persiapan akreditasi sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian di SD Islam As-salaf Tahfidzul Qur’an Serpong, Tangerang Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) proses pembentukan tim melalui penunjukan ketua tim oleh kepala sekolah, (2) pelaksanaan pengisian instrumen akreditasi dan bukti fisik melalui menghadiri sosialisasi, melakukan checklist instrumen akreditasi, persiapan data akreditasi dan pemenuhan bukti fisik, (3) faktor penghambat yaitu belum adanya tenaga dibidang administrasi sekolah, keterbatasanya waktu, bukti fisik berupa dokumen yang letak nya tidak beraturan dan terkadang tidak adanya bukti berupa foto, fasilitas yang kurang memadai berupa printer, sedangkan faktor pendukung yaitu bantuan dan motivasi kepala sekolah, kerja sama antar tim, dan bantuan stakeholders sekolah (4) quality control melalui pengecekan dan rapat evaluasi, (5) tindak lanjut persiapan dengan membiasakan kelengkapan perangkat sekolah, membuat program sekolah, dan (6) strategi keberhasilan dalam akreditasi sekolah terdapat strategi untuk mendapatkan nilai A dan strategi supaya cepat selesai.

Sarwo Nugroho; Sarwo Nugroho; Agus Waryanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat terlibat dengan seni di era selfie, perangkat digital, dan media sosial. Ini mengkaji pengalaman penonton pameran seni, di mana pengunjung didorong untuk menggunakan media sosial untuk berbagi pengalaman seni mereka, untuk memahami bagaimana pendekatan semacam itu dapat mengubah sifat keterlibatan pengunjung dengan seni. Bisa dibilang, selfie yang diambil di ruang seni memperkaya pengalaman dan keterlibatan pengunjung dengan seni dan berfungsi sebagai alat pemasaran bersama, memberdayakan, dan otentik untuk museum. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui observasi non partisipan (etnografi) dan netnografi di Museum Lawang Sewu Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih-alih mempromosikan pelepasan dari karya seni, selfie di ruang seni menjadi "keterikatan materi - diskursif jaringan" yang memberdayakan konsumen seni untuk bersama-sama menciptakan nilai dan organisasi seni untuk mengurangi jarak antar konsumen dan mereproduksi keaslian ikonik dari karya seni. karya seni di ruang maya. Artikel ini berkontribusi pada teori selfie dengan mengatasi pandangan tradisional tentang selfie sebagai manifestasi ekspresi diri narsistik. Sebaliknya, dalam mempromosikan interpretasi selfie sebagai sarana pemberdayaan dan demokratisasi yang digunakan oleh konsumen seni untuk mengembangkan narasi dan proyek identitas dalam konteks seperti museum di mana secara tradisional pengembangan narasi adalah karakter elit. Kontribusi lebih lanjut yang diberikan oleh penelitian ini berasal dari identifikasi kelompok pengunjung (yaitu, pelari realitas, pecinta seni, photoholics, dan pecinta selfie), ditempatkan pada kontinum nilai co-creation, yang perlu disadari oleh administrator seni sebagai memasuki era konsumsi seni yang lebih dinamis. Dengan menguraikan implikasi manajerial, penelitian ini memberikan refleksi awal tentang bagaimana manajer seni dapat menavigasi era yang muncul dari selfie .   Keywords: Selfie, Media Sosial, Interpretas