Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 42

Analytics

marissa, marissa

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di tengah tuntutan digitalisasi dan ekspektasi publik yang terus meningkat, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh sistem teknologi, tetapi oleh kapasitas psikologis dan motivasional pegawai. Penelitian ini mengkaji bagaimana Psychological Empowerment, Public Service Motivation, dan Adaptive Citizenship Engagement memengaruhi Public Service Quality dengan Proactive Service Innovation sebagai variabel mediator. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 3.2.9, penelitian ini melibatkan 109 Aparatur Sipil Negara di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Psychological Empowerment berpengaruh positif signifikan terhadap Proactive Service Innovation (β = 0,529; T = 3,633; p = 0,000), Public Service Motivation berpengaruh positif signifikan terhadap Proactive Service Innovation (β = 0,278; T = 2,049; p = 0,041), sementara Adaptive Citizenship Engagement tidak terbukti berpengaruh langsung terhadap PSI (β = 0,040; T = 0,257; p = 0,797). PSI selanjutnya terbukti berpengaruh sangat kuat terhadap PSQ (β = 0,730; T = 15,175; p = 0,000). Model penelitian menjelaskan 63,6% variasi Proactive Service Innovation dan 53,2% variasi Public Service Quality. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi layanan proaktif merupakan jembatan kritis antara kondisi psikologis-motivasional pegawai dan kualitas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.

Yoga Pratama; Anna Wulandari; Billy Josef Anis

Jurnal Ekonomi dan Manajemen (JEKMA) 2026 Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada RS. Bhakti Husada Bekasi. Produktivitas kerja merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit sehingga perlu didukung oleh motivasi kerja, lingkungan kerja yang kondusif, serta kepuasan kerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 203 karyawan RS. Bhakti Husada Bekasi, dengan sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner,  Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa Motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja dimediasi kepuasaan kerja.

Nur Sakinah Aryuni; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Zainal Ruma; Resky Amalia Hamka; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang yang berjumlah 68 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai pada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang. Kondisi kerja yang tertib, nyaman, aman, serta didukung hubungan kerja yang harmonis mampu meningkatkan motivasi, loyalitas, dan rasa puas pegawai dalam melaksanakan tugas pelayanan publik.

Boy Hutagalung; Warseto Freddy Sihombing; Erman S. Saragih; Nurelni Limbong

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini mengkaji berbagai faktor yang menyebabkan rendahnya kehadiran pemuda dalam mengikuti ibadah Penelaahan Alkitab (PA) di Gereja HKI 1 Lobusingkam, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, yang juga melibatkan perspektif pemuda, pendeta, dan guru huria sebagai informan utama. Masalah rendahnya partisipasi ini menjadi penting karena ibadah PA berfungsi sebagai sarana pembinaan iman dan pertumbuhan rohani generasi muda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kehadiran pemuda, serta mendeskripsikan peran gereja, khususnya pemimpin rohani, dalam upaya meningkatkan partisipasi mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi; informan terdiri atas pemuda, pendeta, dan guru huria di lingkungan gereja HKI 1 Lobusingkam. Data dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kesibukan pribadi, rendahnya motivasi rohani, kejenuhan terhadap pola ibadah, serta kepercayaan diri yang rendah berkontribusi terhadap rendahnya kehadiran pemuda. Sementara itu, faktor eksternal meliputi jarak waktu dan lokasi PA, ketidaktepatan waktu pelaksanaan, kurangnya kreativitas metode ibadah, peran pemimpin rohani yang kurang optimal, serta pengaruh pergaulan dan teknologi. Kesimpulannya, rendahnya kehadiran pemuda bukan hanya disebabkan faktor pribadi, tetapi juga lingkungan keluarga, sosial, dan pola pelayanan gereja secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan strategi gereja berupa peningkatan kualitas kepemimpinan rohani, kreativitas metode PA, pendekatan pastoral personal, serta penjadwalan yang lebih relevan dengan kebutuhan pemuda.

Alfajri, M. Fariz; Denny Nazaria Rifani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji pengaruh keadilan organisasi terhadap keterlibatan kerja pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai. Tujuannya adalah untuk memahami sejauh mana penerapan keadilan organisasi, yang meliputi dimensi keadilan prosedural, distributif, interaksional, dan informasional, dapat meningkatkan motivasi, dedikasi, serta kinerja pegawai demi menunjang efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 107 pegawai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 45,2%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi keadilan dalam organisasi memberikan kontribusi yang substansial terhadap tingkat semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penyerapan (absorption) pegawai dalam menjalankan tugas. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap adanya kebutuhan penambahan sumber daya manusia agar distribusi beban kerja menjadi lebih proporsional dan tidak menimbulkan ketimpangan yang berdampak pada ketidakadilan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keadilan organisasi merupakan faktor penting dalam membangun lingkungan kerja yang produktif dan mendukung keterlibatan pegawai secara optimal. Disarankan agar manajemen Lapas Kelas IIA Binjai terus memperkuat prinsip keadilan dalam sistem kerja, distribusi pelatihan, dan pengelolaan SDM guna menciptakan suasana kerja yang adil, kondusif, dan berkelanjutan.

Muhammad Rafli Novalita Fathrul Putra; Hartono Hartono; Agoes Hadi Poernomo

Jurnal Visi Manajemen 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study was conducted to analyze the influence of motivation, work discipline, and work ability on service quality at the Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Kedungudi Village, Trawas District, Mojokerto Regency. The background of the study stems from the important role of human resources in supporting the quality of public services, especially in the Waste Bank business unit managed by the BUMDes. Human resources are considered the most strategic asset in achieving organizational goals, especially in community-based enterprises such as village-owned enterprises. The study used a quantitative approach with a survey method. The research sample was all 25 BUMDes employees and was determined using a saturated sampling technique. The research instrument was a questionnaire with a Likert scale that had undergone validity and reliability tests. The use of a Likert scale questionnaire ensures measurable perceptions and attitudes from respondents regarding the studied variables. Data analysis was conducted through multiple linear regression with the assistance of SPSS software. The results showed that partially, work discipline and work ability had a significant positive effect on service quality, while motivation had a significant negative effect. This finding indicates that motivation, if not aligned with organizational needs, may lead to counterproductive outcomes. Simultaneous testing showed that all three variables significantly influenced service quality, with a coefficient of determination of 68.8%. In other words, nearly 70 percent of service quality can be explained by motivation, work discipline, and work ability. This finding underscores the importance of holistic human resource management, encompassing strengthening work discipline, improving competency, and reviewing the motivation system to align with both organizational and individual needs. Research recommendations include evaluating the motivational models used, consistently monitoring discipline, and providing ongoing training. Continuous training and development programs are essential to sustaining and improving service quality in the Kedungudi Village-Owned Enterprise (BUMDes).  

Situmeang, Diva Angel; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Purba, Novridah Reanti; Hutajulu, Tivani Angelina; Harita, Riskamawati +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Alba, A. and Kurniawan, R. (2019) ‘Kebijakan Pemberian Bantuan Sosial Bagi Keluarga Miksin “Studi Kasus di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara”’, UNIMAL Press, 1, pp. 1–128. Alviyah, E.N. et al. (2023) ‘Beasiswa KIP-K: Apakah Beasiswa Dapat Menjadi Motivasi Belajar Mahasiswa?’, Journal of Creative Student Research, 1(2), Asyahbuddin, A. (2022) ‘Welfare Society Dalam Sistem Kesejahteraan Sosial Di Indonesia’, ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 3(1), Elia, A. and Dkk (2023) Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitaif. Ilhami, M.W. et al. (2024) ‘Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif’, Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), pp. 462–469. Available at: https://doi.org/10.5281/zenodo.11180129. Khaliq, M.N. (2024) ‘E-ISSN : 2792-0876 Demokrasi dan Kebijakan Publik dalam PP Nomor 21 Tahun 2024 Tentang Tabungan Penyelenggaraan Perumahan Rakyat’,          5(1),    pp 113–128.            Available        at: https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i1.1307. Kurniati, I.D. et al. (2015) ‘Buku Ajar’. Lamangida,  T.  (2015)  ‘Pengaruh  Program  Bantuan  Langsung  Sementara Masyarakat Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat Miskin Di Desa Omayuwa Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato Trisusanti Lamangida Program Studi Administrasi Publik , Universitas Muhammadiyah Gorontalo’, Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik, 1(2), pp. 193–202. Martins, E.K. and Toletina, N.T. (2024) ‘Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Program KIP-K Di Indonesia’, Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik,        11(1),  Pra-sejahtera, K. et al. (2025) ‘Pemanfaatan Dana KIPK untuk Mendukung Pendidikan Mahasiswa dari’. Rivai, A.B. (2017) ‘Kebijakan Afirmasi Pendidikan Tinggi Untuk Papua’, CosmoGo 1(2) p.266. Available        at: https://doi.org/10.24198/cosmogov.v1i2.11838. Suryani, A.S. (2018) ‘Pengaruh Kualitas Lingkungan Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Dasar di Provinsi Banten’, Jurnal Aspirasi, 9(1), pp. 35–63. Available at: https://doi.org/10.22212/aspirasi.v9i1.99

Muh. Iphan; Oktavianus Pasoloran; Fransiskus E. Daromes

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk menguji model teoritik penelitian ini dalam perspektif Self Determination Theory yang menjelaskan bagaimana manusia memiliki tiga ‎kebutuhan psikologis, yaitu relatedness, effectance, and autonomy. Manusia pada dasarnya ‎termotivasi untuk menjalin hubungan dengan orang lain dalam lingkungan sosial (relatedness), ‎untuk berfungsi secara efektif dalam lingkungan (effectance), dan memiliki inisiatif sendiri untuk ‎melakukannya (autonomy).‎ Secara keseluruhan model penelitian adalah untuk menguji bagimana Human relation memengaruhi etos kerja melalui peran mediasi kerja sama tim dan motivasi kerja account representative.   Penelitian dilakukan melalui metode survey online pada seluruh account representative yang ada pada Seluruh Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Sulawesi Selatan yang dipilih dengan metode purposive sampaling. Analisis dan pengilahan data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda dan analisis jalur dengan pengujian sobel. Hasil penelitian membuktikan bahwa human relation mempengaruhi secara siginfikan terhadap kerja sama tim maupun motivasi kerja account representative. Dan konfirmasi hasil pengujian sobel membuktikan bahwa human relation memengaruhi secara signifikan etos kerja melalui peran mediasi kerja sama tim dan motivasi kerja account representative.

Asri Buyadil; Fransiskus E. Daromes; Yakobus K. Bangun

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Motivasi pelayanan publik merupakan faktor penting dalam memahami perilaku pegawai sektor publik. Motivasi pelayanan publik tidak hanya tentang melayani publik secara langsung tetapi juga tentang komitmen terhadap tugas-tugas pelayanan publik, meningkatkan kinerja organisasi, dan mendorong inovasi dalam pelayanan publik. Penelitian ini dilakukan untuk menguji model bagaimana motivasi pelayanan publik dan gaya kepemimpinan mendorong peningkatan kepuasan kerja, yang diuji secara langsung dan melalui mekanisme keterlibatan kerja. Model penelitian dibangun atas dasar teori motivasi pelayanan publik. Data penelitian dikumpulkan dari seluruh Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Sulawesi Selatan dengan responden sebagai account representative. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan regresi berganda dan analisis lebih lanjut melalui analisis jalur dan penggunaan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pelayanan publik secara signifikan mempengaruhi keterlibatan kerja tetapi tidak gaya kepemimpinan. Pengujian pada jalur berikutnya mengungkapkan bahwa motivasi pelayanan publik, gaya kepemimpinan, dan keterlibatan kerja mempengaruhi kepuasan kerja. Selain itu, peran mediasi uji keterlibatan kerja menegaskan bahwa keterlibatan kerja memediasi pengaruh motivasi pelayanan publik terhadap kepuasan kerja, sedangkan keterlibatan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dalam memprediksi kepuasan kerja.

Muhamad Iirshan

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya keterampilan komunikasi apoteker dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pasien di Papua Selatan, dengan fokus pada Apotek Shan Farma di Merauke. Temuan awal menunjukkan bahwa faktor budaya, seperti tingkat kepercayaan dan budaya kesehatan di Papua, memengaruhi efektivitas komunikasi apoteker sehingga tidak optimal dalam pelayanan. Pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi digunakan, melibatkan wawancara mendalam dengan apoteker di Apotek Shan Farma Merauke dan observasi partisipatif. Analisis tematik digunakan untuk menggali pola, tema, dan makna dari data kualitatif, dengan mengacu pada temuan dari studi literatur dalam jurnal "Pengaruh Keterampilan Komunikasi Apoteker di Banyumas Terhadap Tingkat Kepercayaan dan Loyalitas Masyarakat Batur". Tujuan pembahasan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya keterampilan komunikasi apoteker dalam konteks budaya yang berbeda dan membuat pelayanan yang optimal, dengan fokus pada Papua Selatan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. 

Ading Rahman Sukmara; Fajar Yudistira; Irma Bastaman

Master Manajemen 2024 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

The purpose of this study was to determine the Influence of Competence, Motivation and Work Discipline on the Performance of Employees of the Investment and One-Stop Integrated Service Office of Ciamis Regency. In this study, the author used a quantitative research method, including subject selection, data collection techniques (such as questionnaires, observation and interviews). With the measurement scale used in this study is Likert. With the sampling technique using the total sampling technique, namely all employees of the Investment and One-Stop Integrated Service Office of Ciamis Regency in 2019 as many as 44 people. The results of the study showed that 1). There is an influence of competence on employee performance, the correlation coefficient value (R) of 0.767 means that the better the employee's competence, the employee's performance will increase, 2). There is an influence of motivation on employee performance, the correlation coefficient value (R) of 0.633 means that the better the motivation, the employee's performance will increase, 3). There is an influence of work discipline on employee performance, the correlation coefficient value (R) of 0.672 means that the better the work discipline, the employee's performance will increase, 4). There is an Influence of Competence, Motivation and Work Discipline on Employee Performance, the correlation coefficient value (R) is 0.839, meaning that the better the Competence, Motivation and Work Discipline, the more effective the employee performance will be. Based on the calculation, it is known that F count 31.785> F table 3.23, so the relationship between X1, X2, X3 and Y is significant. In other words, the hypothesis proposed by the author can be accepted because it has been statistically tested.

Nur Fajar Ali Maulana; Esti Dwi Rahmawati; Nur Hadi

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The aim of this research is to partially determine whether motivation has a significant effect on employee performance, motivation has an effect on job satisfaction, job satisfaction has an effect on performance, and whether job satisfaction mediates work motivation on employee performance. This research was conducted quantitatively using an explanatory and descriptive approach and data collection through questionnaires. A total of 40 employees of the Sukoharjo Regency Satu Pindu Investment and Integrated Services Service consist of 27 civil servants, 3 PPPK and 10 freelance daily workers (THL). Regression correlation analysis was used. The results of the analysis show that work motivation has a significant effect on performance and job satisfaction, job satisfaction has a significant effect on performance and job satisfaction has succeeded in mediating work motivation on employee performance.

Atala Cindy Fatya; Esti Dwi Rahmawati

Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The purpose of this study is to determine the influence of motivation on employee performance through employee engagement as an intervening variable in the Surakarta City Investment and One-Stop Integrated Services Office. The sampling method used saturated sampling with a total of 58 respondents. Data collection was carried out by distributing a questionnaire at the Surakarta DPMPTSP office. The analysis technique uses PLS (Partial Least Square) with the SmartPLS 3.0 program. The results of the study show that motivation has a positive and insignificant effect on employee performance, employee engagement has a positive and significant effect on employee performance, motivation has a positive and significant effect on employee engagement, and employee engagement can mediate the influence of motivation on employee performance.

Saviera Hezkia; M. Sihab Ridwan

Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research discusses the influence of communication, work motivation, and work commitment on employee performance. Effective communication in the workplace plays an important role in building good relationships between managers and employees as well as between employees. High work motivation can increase employee productivity and work quality, while strong work commitment leads to high loyalty and dedication to the organization. This research uses a survey method by distributing questionnaires to employees at the same level from service companies. The collected data is analyzed using statistical techniques such as regression to identify relationships between these variables. The research results show that effective communication significantly contributes to improving employee performance. Work motivation has also been proven to have a strong influence on performance, with employees who feel motivated tending to be more productive and innovative. Apart from that, the level of employee work commitment to the organization also influences their performance positively. Employees who have high levels of commitment tend to show lower levels of absenteeism and greater loyalty to their companies. The implication of these findings is that organizations need to pay attention to and improve internal communication strategies, develop effective work motivation programs, and promote strong work commitment bonds to improve overall employee performance.      

Muh Fauzan Rizaldy Yusuf; Andi Heru Susanto

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Technology and globalization have triggered increasingly fierce competition in the workplace, including in local government, such as Maros Regency. In the context of public service, improving employee performance is crucial, especially at the Public Service Mall, to provide effective services to the community and achieve competitive advantage. This study aims to analyze the influence of motivation and training on employee performance. The research method used is an associative quantitative approach involving 100 respondents. The research instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using descriptive analysis and correlation, while hypothesis testing was carried out using multiple linear regression analysis. The results showed a negative influence of motivation and training on employee performance with an R-Square value of 0.114. The limitation of this study lies in its scope, which only covers one government office in Maros Regency and does not consider other variables or moderators that may affect employee performance more comprehensively.  

Arum Rahmasari; Kusmawati, Ati

JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora 2024 Badan Penerbit STIEPARI Press

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji informasi tentang layanan konseling cognitive behavior therapy (CBT) Yayasan Sahabat Yatim Indonesia Kota Jakarta Selatan untuk meningkatkan motivasi belajar pada remaja pasca pandemi covid 19. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif-deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode triangulasi. Subyek penelitian ini adalah anak asuh remaja Yayasan Sahabat Yatim Indonesia Kota Jakarta Selatan yang mengalami penurunan motivasi belajar pasca pandemic covid 19. Data yang terkumpul akan dianalisis dan digunakan sebagai dasar penyusunan layanan konseling CBT untuk meningkatkan motivasi belajar pada remaja. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dikumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan upaya maksimal yang dilakukan pengurus anak asuh Yayasan Sahabat Yatim Indonesia Kota Jakarta Selatan, berupa konseling dan konsultasi psikologi bagi para anak asuh, mampu membuat anak asuh remaja yang diwawancara menghilangkan keresahan yang mereka alami. Kondisi belajar pada saat pandemi maupun pasca pandemi penuh dengan tantangan bahkan dapat menyebabkan penurunan semangat belajar dalam diri anak asuh, oleh karenanya Yayasan Sahabat Yatim Indonesia menitikberatkan pendampingan pada pelayanan program konseling CBT bagi anak asuh pasca pandemi covid 19 terutama dalam meningkatkan motivasi belajar pada diri anak asuh remaja.

Ageng Saepudin Kanda S; Siti Mariah

Journal of Student Research 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Abstract. Basically, all companies want profits in running their business, and are able to minimize losses that occur in running their business. Therefore, many companies have good quality workforce but the number of employees is small. So a company often gives responsibility for various fields to one workforce in order to achieve goals according to plan by minimizing losses, one of which is by minimizing the workforce in a company. Lack of labor can have an impact on employee job satisfaction and employee work motivation. The right number of workers can make it easier to control outlet operations, because a shortage of workers can slow down the process of operational activities, causing outlet conditions to become unconducive. Apart from that, the lack of labor also affects work motivation because it can reduce work morale due to excessive working hours and multiple job descriptions. This makes it more likely that an employee will make mistakes due to decreased concentration at work. Not only that, the lack of labor also causes the number of customer complaints to increase due to less than optimal service.   Keywords: 3-5 words or phrases that reflect the contents of the article (alphabetically).     Abstrak. Pada dasarnya, semua perusahaan menginginkan keuntungan dalam menjalankan usahanya, serta mampu meminimalisir kerugian yang terjadi pada jalannya usaha. Oleh sebab itu banyak perusahaan yang memiliki kualitas tenaga kerja yang baik namun dengan kuantitas tenaga kerja yang minim.Maka sebuah perusahaan tak jarang membebankan sebuah tanggung jawab berbagai bidang pada satu tenaga kerja guna mencapai tujuan sesuai rencana dengan meminimalisir kerugian yang didapat, salah satunya dengan meminimalisir tenaga kerja pada sebuah perusahaan. Minimnya tenaga kerja dapat berdampak pada kepuasan kerja karyawan dan motivasi kerja karyawan. Kesesuaian jumlah tenaga kerja dapat melancarkan kendali operasional outlet, karena minimnya tenaga kerja dapat mengakibatkan lambatnya proses kegiatan operasional sehingga menyebabkan kondisi outlet menjadi tidak kondusif,selain itu minimnya tenaga kerja juga berpengaruh pada motivasi kerja karena dapat meurunkan semangat akibat jam kerja berlebih serta double job deskripsi yang menyebabkan kemungkinan besar seorang karyawan melakukan kesalahn karena menurunnya konsentrasi dalam bekerja.Tidak hanya itu, minimnya tenaga kerja juga menyebabkan jumlah complain customer meningkat karena terjadinya pelayanan yang kurang maksimal. Kata kunci : Labor, Job Satisfaction, Work Motivation, Midun Brothers

Elly Weya; Musliadi Kumar Saleleubaja; Laskar Lius Nduru; Junardi Saleleubaja

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Artikel ini, berjudul "Pentingnya Kasih dalam Melayani: Menyelami Nilai-Nilai Kristiani dalam Pelayanan Gereja," menggali peran sentral kasih dalam pelayanan gereja. Latar belakang penelitian menjelaskan bahwa kasih bukan hanya prinsip teologis, tetapi juga landasan praktis bagi pelayanan Kristen. Tujuan artikel ini adalah mengeksplorasi makna dan penerapan nilai-nilai Kristiani, terutama kasih, dalam berbagai konteks pelayanan gereja. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan pendekatan studi pustaka (library research) dan analisis konsep kasih dalam ajaran agama Kristen. Temuan menunjukkan bahwa kasih bukan hanya menjadi motivasi pelayanan, tetapi juga elemen kunci dalam membentuk kepemimpinan dan pelayanan gereja yang bermakna. Artikel ini menyoroti tantangan dalam menyelami nilai-nilai Kristiani, seperti pluralitas nilai dan ketegangan dengan konteks budaya. Implikasi dari penelitian ini mencakup kontribusi pada pengembangan pemahaman kasih dalam konteks pelayanan gereja serta panduan bagi praktisi gereja dalam menerapkan nilai-nilai Kristiani secara nyata. Artikel ini diharapkan dapat memperkaya diskusi tentang pentingnya kasih dalam membentuk karakter dan dampak positif dalam pelayanan gereja.

Dalmasius Fernando D’Fany; Maria Silvana Mariabel Carcia; Paulus Juru

Jurnal Projemen UNIPA 2023 Universitas Nusa Nipa Maumere

Latar belakang penelitian ini adalah mengenai gaya kepemimpinan kepala Puskesemas Bola dan motivasi kerja para tenaga medis di Puskesmas tersebut dalam menjalankan tugas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis model kepemimpinan dan motivasi kerja tenaga medis Puskesmas Bola Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui proses wawancara. Dengan menggunakan rujukan Esterberg dalam Sugiyono maka narasumber dalam penelitian ini adalah 4 orang. Proses pengumpulan data selanjutnya adalah studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa pemimpin Puskesmas Bola adalah pemimpin yang lebih cenderung bersifat demokratis dalam menjalankan tugasnya, mampu mengambil keputusan dengan melibatkan semua unsur-unsur di Puskesmas Bola, mampu memotivasi bawahannya agar bekerja sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, mempunyai komunikasi yang baik dan efektif terhadap bawahan, mampu mengendalikan bawahan, mampu mengendalikan emosi sebagai seorang pimpinan. Sedangkan motivasi kerja tenaga medis di Puskesmas Bola dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu motivasi tanggung jawab untuk melayani masyarakat, motivasi prestasi kerja dalam menjalankan tugasnya, motivasi pengakuan atas kinerja, dan pimpinan Puskesmas maupun tenaga medis lainnya mempunyai motivasi keinginan menguasai lebih tinggi pekerjaan walaupun banyak tantangan yang dihadapi.  

Mardhiati, Retno

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Banyak faktor yang mendukung kesembuhan pasien di pelayanan kesehatan, tidak hanya berkaitan dengan ketepatan diagnosis dan pengobatan yang diberikan oleh tim medis, namun psikis pasien yang nyaman karena adanya komunikasi yang baik selama berobat di pelayanan kesehatan juga mendukung kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini menggambarkan beberapa metode komunikasi di pelayanan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini, pengumpulan referensi dalam bentuk artikel yang berkaitan dengan komunikasi di pelayanan kesehatan dari Google. Kata kunci yang digunakan komunikasi kesehatan dan Healthcare Communication. Penelitian ini berjenis penelitian literatur, penyajian dengan menampilkan hasil review. Analisis penelitian dengan analisis deskriptif. Hasil menemukan komunikasi yang ada dalam pelayanan Kesehatan, antara pasien dengan tim medis dan antara tim medis dengan tim medis di pelayanan kesehatan.   Komunikasi terapeutik mampu meningkatkan kepuasan pasien dan memberikan ketenangan pasien beserta keluarga. Komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) yang baik, meningkatkan motivasi kerja tim medis dan membangun kekompakan kerja tim medis.  Implikasi penelitian ini, dasar pengembangan metode komunikasi di pelayanan kesehatan yang lebih baik.