Publication Search

63,163 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Bambang Ribut Sugiatmono

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The Regional Drinking Water Company (Perumdam) of Mojokerto City as a Regionally-Owned Enterprise (BUMD) has an important role in providing clean water services to the community. However, Perumdam Mojokerto City faces a number of challenges that affect its financial and operational performance, including a less than optimal capital structure, inefficient cash flow management, and limited company scale. The purpose of this study is to identify solutions to increase profits through improvements in capital structure, operating cash flow, and company size. This study uses a qualitative approach. The method of implementing socialization includes planning objectives, schedules, and materials, followed by workshops and seminars, distribution of materials in various formats, evaluation of participant feedback, and documentation that supports the implementation of results to improve the performance of Perumdam Mojokerto City. Socialization at Perumdam Mojokerto City succeeded in providing an understanding of optimizing capital structure, cash flow management, and company expansion, with digital technology solutions, service diversification, and water distribution expansion, as well as continued training support to ensure effective implementation in improving performance and profitability.

Mahdi Hidayatullah; Hastin Umi Anisah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini mengeksplorasi adaptasi pasar terhadap tren makanan viral yang awalnya populer di Jawa dan kemudian diadopsi oleh usaha kecil di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Fenomena adopsi tren yang tertunda ini menghadirkan peluang bisnis bagi pengusaha kuliner lokal yang ingin menarik konsumen dengan produk yang telah terbukti laris di pasar. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi pasar, strategi bisnis yang diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi tren viral tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha kuliner di Banjarmasin, observasi lapangan untuk memahami perilaku konsumen, serta analisis dokumen dan media sosial untuk melacak penyebaran tren. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terhadap tren dipengaruhi oleh keterlambatan informasi, preferensi konsumen lokal, dan modal sosial. Para pengusaha lokal melihat keterlambatan ini sebagai peluang untuk mengurangi risiko investasi, meskipun tantangan tetap ada dalam hal orisinalitas produk dan mempertahankan minat konsumen.

Laily Nur Aini; Septian Eko Haryansyah; Zulviar Anas

Effect of Effectiveness The use of social media, capital and length of business to increase income is nothing new for business actors. However, many micro-scale culinary entrepreneurs are still hesitant to use social media to develop their business. There are also many of them who have used social media, but have not experienced progress in their business. This research discusses the effectiveness of the use of social media, capital and length of business to increase income carried out by Durian PJ. From the problems above, this research aims to find out how effective the use of social media is for business and capital on Durian PJ Business income. This research focuses on the durian business in Sampang. This research uses E-analysis with the help of Views 8 software. The results of this research show that social media variables and length of business have a positive and significant effect on income, while capital variables have no effect on Durian PJ's business income.

Kineta, Aulya; Diah Hari Suryaningrum

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pengembangan yang diterapkan oleh toko kelontong di Kecamatan Gayungan untuk bersaing dengan toko ritel modern. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan wawancara terhadap 22 pelaku usaha toko kelontong yang terdaftar di Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya. Strategi pengembangan meliputi permodalan, manajemen keuangan, mutu produksi, strategi pemasaran, legalitas usaha, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko kelontong menggunakan modal internal (seperti tabungan pribadi) dan eksternal (seperti pinjaman bank dan bantuan pemerintah). Mereka juga melakukan manajemen keuangan dengan pembukuan sederhana dan penganggaran, memilih pemasok berkualitas untuk memastikan mutu produk, menggunakan strategi pemasaran online melalui aplikasi PEKEN Surabaya dan WhatsApp, mengurus legalitas usaha seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), serta melakukan kegiatan tanggung jawab sosial. Strategi ini bertujuan mengembangkan dan mempertahankan keberlanjutan usaha toko kelontong di tengah persaingan dengan ritel modern.

Fachrina Bella Syahputri; Sri Wahyuni; Suryaningsih, Suryaningsih

Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Orang suku laut merupakan komunitas adat terpencil yang hidupnya berpindah-pindah satu pulau kepulau lainnya. Orang suku laut Kampung Panglong di Desa Berakit telah beralih tempat tinggal ke daratan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya selain menjadi nelayan mereka juga mempunyai usaha untuk menambah ekonomi yaitu membuka Home Industry dengan mengolah hasil tangkapan lautnya menjadi makanan seperti kerupuk ikan, ikan asin dan isi kerang yang mempunyai nilai jual yang tinggi ke masyarakat umum, selanjutnya mereka menitipkan hasil olahan produknya ke warung masyarakat Desa Berakit bertujuan untuk memperluas serta memperkuat akses pasar dalam mengembangkan potensi pendapatan yang lebih besar. Ketika menitipkan hasil olahan produknya, mereka sendiri tidak mudah mendapatkan kepercayaan dari beberapa masyarakat Berakit yang memiliki warung untuk menitipkan hasil olahan produknya, dikarenakan faktor lingkungan yang kurang bersih. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan modal sosial para pelaku home industry orang suku laut Kampung Panglong Desa Berakit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan narasumber informan sebanyak 5 orang. Penelitian ini menggunakan teknik dan pengumpulan data dengan cara wawancara. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial oleh Robert David Putnam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa modal sosial berperan penting dalam kesuksesan pelaku home industry orang suku laut Kampung Panglong yang bekerjasama dengan masyarakat Berakit yang memiliki warung. Dimana ada faktor yang membuat modal sosial ini berhasil dalam sebuah kerjasama, yaitu faktornya berbentuk jaringan sosial, kepercayaan dan juga nilai norma, hal ini la yang membuat kerjasama pelaku home industry orang suku laut Kampung Panglong dengan masyarakat Berakit yang memiliki warung semakin berjalan lancar dan berdampak dengan ekonomi orang suku laut Kampung Panglong.

Uswatun Chasanah; Zahrotul Jannah

Journal of Management and Social Sciences 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembiayaan syariah dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada PT BPRS Baktimakmur Indah, Krian, Sidoarjo serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT BPRS Baktimakmur Indah berperan dalam pemberdayaan UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan syariah, edukasi keuangan syariah, konsultasi bisnis, dan pendampingan usaha. Jumlah nasabah pembiayaan UMKM dalam tiga tahun mengalami peningkatan, namun, dibandingkan dengan jumlah UMKM terdaftar di Kecamatan Krian jangkauan pembiayaan masih sebesar 34,53%. Temuan penelitian menunjukkan beberapa kendala dalam pemberdayaan UMKM, yaitu rendahnya jumlah UMKM yang memanfaatkan pembiayaan syariah, rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan administrasi dan manajemen usaha, rendahnya pemanfaatan program pendampingan, terbatasnya kegiatan pemberdayaan, serta tingginya risiko pembiayaan UMKM. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan peningkatan literasi keuangan syariah, penguatan program pendampingan, pelatihan manajemen usaha, perluasan jaringan kemitraan, serta penguatan sistem monitoring dan manajemen risiko pembiayaan. Dalam perspektif ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan syariah tidak hanya bertujuan menyediakan modal usaha, tetapi juga mewujudkan kemaslahatan, keadilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat sesuai dengan tujuan maqashid syariah. Oleh karena itu, PT BPRS Baktimakmur Indah perlu mengoptimalkan fungsi intermediasi dan fungsi sosialnya agar mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap pengembangan UMKM.

Angella Yunita Azarah; Marshanda Sephira Harpy; Rahmasari Dwi Agustina

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This research highlights the importance of social capital in the development of home laundry businesses in Jember. Starting from the significant contribution of MSMEs to the Indonesian economy, especially in creating jobs and driving the economy, the focus of this research is the laundry business as a type of service business that continues to grow. The aim of this research is to analyze the factors that influence the welfare of laundry business actors in Jember, as well as how social capital can be used to overcome challenges such as tight competition and limited capital. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection methods in the form of in-depth interviews, observation and documentation. The research results show that social capital through customer networks, local partnerships, and response to feedback can improve the performance and desirability of laundry businesses. The implications of this research emphasize the importance of social capital-based strategies in strengthening relationships with customers and local communities to achieve sustainable business success.    

Ciek Julyati Hisyam; Chieka Aisyah Kinanti; Alma Miftaqiyah; Sylmi Adila

Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

This article discusses the analysis of social capital of the Chinese ethnic group in the economy of Indonesian society, referring to the social capital theory of Robert D. Putnam. Social capital, which includes social networks, trust, and collective efficacy, plays a significant role in the economic success of the Chinese community in Indonesia. Through case studies and theoretical analysis, this article highlights how strong social networks, reputation, and credibility assist the Chinese community in sustaining their businesses and adapting to economic and social changes.

Manie Sari Ama Putri; Puteri Adiba Wan Noer Azizah; Dhea Amallia

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Traditional markets are transaction centers and supply networks for people's basic needs so that in traditional markets there is quite strong competitiveness between traders because in traditional markets many traders sell the same merchandise as other traders. Therefore, in serving consumers, traders must provide good service so that consumers feel comfortable and will return and become regulars at the shop. In traditional markets there is a relationship or personality relationship between sellers and buyers. This is related to the concept of social capital which is getting to know each other and in which there are also elements of trust, social networks and normative values ​​between economic actors. Social capital in traditional markets plays a very important role in the existence of traditional markets so it is not surprising that the development of modern markets is increasingly widespread nowadays, but traditional markets can still survive and become a culture and necessity that is still very much needed by the local community to this day. The research method for analyzing Trader Interactions in Traditional Markets to Improve Economic Welfare in Tanggul Wetan Village uses descriptive methods. In this research analysis, we use social capital theory based on Pierre Bourdieu's perspective, which states that the definition of social capital is the amount of resources, actual or virtual, that are gathered in an individual or group because they have a long-lasting network of reciprocal relationships of acquaintance and more or less recognition. institutionalized (Field, 2011:23). We researchers use the concept of trust.

Naufal Adinar Irsan; Siti Azizah

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2024 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Social capital is an important factor for farmers because it can support the management of livestock businesses in Indonesia. Especially because Indonesian culture still relies heavily on group activities in society. Research on the influence of social capital on the performance of goat breeders in the Besowo Village area aims to describe the characteristics of social capital (Trust, Norm, Network, Reciprocity) by identifying the level of social capital of breeders in Besowo Village, Kepung subdistrict on the performance of the livestock. The research was carried out on 1-28 September 2023 using the Systematic Random Sampling method, namely determining the initial sample randomly using the Slovin formula to obtain 82 respondents in all hamlets in Besowo Village. The results of this research show that social capital has an important role in people's livestock by utilizing the existing social patterns of society.