Publication Search

95,212 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-16 of 16

Analytics

Anis Trianawati; Khoirun Nisa'

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan media alat peraga serta metode yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar. (2) Mengetahui sejauh mana guru tersebut memahami dan terampil dalam menggunakan media alat peraga secara efektif di PGPQ At-Tartil. (3) Mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapan media alat peraga serta mengetahui solusi yang telah atau dapat diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, karena penelitian ini memberikan gambaran fenomena sesuai dengan keadaan nyata. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis yang digunakan peneliti dengan cara reduksi data, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan media alat peraga dalam Program Pendidikan Guru Pengajar Al-Qur’an (PGPQ) At-Tartil Kecamatan Diwek dilakukan secara terstruktur, rutin, dan wajib, serta menjadi bagian penting dari metode pembelajaran 3M dan drill klasikal. (2) Dalam Program Pendidikan Guru Pengajar Al-Qur’an (PGPQ) At-Tartil Kecamatan Diwek, Media ini berfungsi tidak hanya sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan guru, termasuk meningkatkan percaya diri dan efektivitas pengajaran. (3) Dalam Pelaksaannya, kendala yang dihadapi guru, baik dari sisi teknis maupun psikologis, diatasi melalui pembinaan ulang dan interaksi sesama guru, termasuk micro teaching dan evaluasi antar sesama peserta

Mochammad Said Agil Maulana; Wahyudi; Khoirun Nisa'

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan media alat peraga serta metode yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar. (2) Mengetahui sejauh mana guru tersebut memahami dan terampil dalam menggunakan media alat peraga secara efektif di PGPQ At-Tartil. (3) Mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapan media alat peraga serta mengetahui solusi yang telah atau dapat diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, karena penelitian ini memberikan gambaran fenomena sesuai dengan keadaan nyata. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis yang digunakan peneliti dengan cara reduksi data, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan media alat peraga dalam Program Pendidikan Guru Pengajar Al-Qur’an (PGPQ) At-Tartil Kecamatan Tembelang dilakukan secara terstruktur, rutin, dan wajib, serta menjadi bagian penting dari metode pembelajaran 3M dan drill klasikal. (2) Dalam Program Pendidikan Guru Pengajar Al-Qur’an (PGPQ) At-Tartil Kecamatan Tembelang, Media ini berfungsi tidak hanya sebagai alat bantu visual, tetapi juga sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan guru, termasuk meningkatkan percaya diri dan efektivitas pengajaran. (3) Dalam Pelaksaannya, kendala yang dihadapi guru, baik dari sisi teknis maupun psikologis, diatasi melalui pembinaan ulang dan interaksi sesama guru, termasuk micro teaching dan evaluasi antar sesama peserta

Muhammad Irham; H. Mustadi

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The Qiroati method is an instructional approach to reading the Qur’an that emphasizes direct practice of tartil recitation in accordance with the rules of tajwid. This method is practical, systematic, and implemented gradually, meaning that learners are not allowed to proceed to the next level before achieving fluency at the current stage. One of the main challenges in learning to read and memorize the Qur’an is the limited use of structured teaching methods, as some teachers still rely primarily on personal experience and conventional reading approaches. This condition contributes to students’ lack of fluency in reading and memorizing the Qur’an, as well as decreased learning motivation due to monotonous and less effective instructional practices. This study aims to examine the implementation of the Qiroati method in improving students’ Qur’anic reading ability within the Tahfidzul Qur’an program at SMP Daruttaqwa Full Day School. The findings are expected to provide useful insights for educators and contribute to academic knowledge. This research employs a field research design with a descriptive qualitative approach, focusing on describing the application of the Qiroati method in enhancing students’ reading ability in relation to Qur’an memorization. Data were collected through interviews, tests, and documentation, while data analysis involved data collection, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the Qiroati method effectively improves students’ ability to read the Qur’an in the Tahfidzul Qur’an program. This is evidenced by the improvement in students’ reading scores compared to their previous performance. In practice, the method involves teachers modeling correct recitation, followed by students reading collectively. Therefore, the Qiroati method not only enhances students’ accuracy in reading the Qur’an but also fosters a more engaging and effective learning environment.

Nur Zakiyah Safitri; Nurlathifah Thulfitrah B.

Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research is motivated by the high rate of inability to read the Quran in Indonesia and the urgency of providing appropriate learning stimuli during the golden period of child development. The Al-Husna method was chosen because it emphasizes the principles of simplicity, ease, and tartil, which are considered relevant to the characteristics of early childhood. This study aims to assess the effectiveness of the application of the Al-Husna method in Quran learning at PAUD Tahfidzul Qur'an Yurefi Kendari using the Goal-Oriented Evaluation Model. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation studies. The evaluation results show that the application of the Al-Husna method has met the learning objectives that have been set at PAUD Tahfidzul Qur'an Yurefi. These achievements include improving students' abilities in recognizing and pronouncing hijaiyah letters with the support of visual codes, mastery of syllables of hijaiyah letters, and understanding the punctuation system using standards according to Rasm Uthmani, achieving efficiency in the use of time and materials in the learning process, and creating a fun, active, and participatory learning environment for children. The identified challenges primarily relate to the need for educators to have a comprehensive understanding of the Al-Husna method. However, schools can address these challenges by implementing ongoing training and mentoring programs. Overall, the findings of this study indicate that the Al-Husna method is effective in building a foundation of basic Quranic reading skills and understanding in early childhood, using a child-friendly and meaningful approach. Therefore, this method can be used as a strategic alternative for teaching Quranic reading and understanding in educational institutions.

Pratama, Syahroni Wahyu; Kurniawan, M. Febriano Andika; Pujiati, Tri; Dzikrulloh, Dzikrulloh; Fajar, Fajar

Santri : Journal of Student Engagement 2025 Universitas Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Students in Islamic boarding schools are expected to have the ability to read the Qur'an with tartil and beautifully so that the reading that is sung is beautiful to hear. In addition, students in Islamic boarding schools are expected to apply the tilawah method so that the reading of the Qur'an that is read can be more beautiful to hear. However, there are still students who do not understand the technique of reading the Qur'an using the tilawah method. This community service activity aims to provide assistance to students at the Nurul Amanah Islamic Boarding School in reading the Qur'an properly and correctly. This community service activity was designed using an Asset Based Community-driven Development (ABCD) approach strategy. This community service activity is carried out in the form of assistance to students when reading the Qur'an in the Islamic boarding school environment. This community service activity is carried out through 3 stages, namely (1) the preparation stage; (2) the mentoring stage; and (3) the evaluation stage. All stages of the activity are carried out well. The results of this community activity show that the tilawah method is suitable for students in the Nurul Amanah Islamic boarding school environment as an effort to improve the ability to read the Qur'an. The final results of this mentoring activity show that the students have a good understanding and increased ability in reading the Qur'an using the tilawah method.

Roudlotul Jannah; Mochammad Syafiuddin Shobirin

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2025 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan pendekatan Program JMQH, kendala yang dihadapi hafizhah dalam mengikuti program, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas hafalan Al-Qur'an bagi hafizhah yang sudah berkeluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research berbasis studi living Qur’an. Data primer diperoleh dari delapan informan yang terdiri dari pengurus dan anggota JMQH, sedangkan data sekunder berasal dari buku, artikel, skripsi, tesis, dan dokumen lainnya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tradisi mudarasah berkelompok yakni membaca satu halaman Al-Qur’an secara bergantian menjadi metode utama dalam program ini. Kondisi sosial ekonomi anggota JMQH di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, turut memengaruhi pelaksanaan kegiatan. Program JMQH membantu hafizhah menerapkan muroja’ah secara tartil dan memberikan berbagai manfaat, seperti memperbaiki kualitas hafalan, meningkatkan fokus, melakukan muḥāsabah diri, menumbuhkan ketenangan jiwa, meningkatkan kedisiplinan, melatih kesabaran, dan mempererat silaturahim antar anggota. Program ini terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan hafalan Al-Qur’an bagi para hafizhah meskipun mereka memiliki tanggung jawab keluarga.

Arofiq Arofiq; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Public ignorance about education in reading and writing the Al-Quran, is characterized by the number of teachers being disproportionate to the number of students learning to read and write the Al-Quran at the Al-Ikhlas Pakalongan Sampang prayer room, resulting in learning outcomes not meeting expectations. Teacher assistance measures students' understanding of reading and writing the Koran, including verses, pronunciation, rhythm, and correct recitation rules. With the ABCD (Asset Based Community Driven Development) approach, this very effective learning to read the Al-Qur'an is carried out through repetition, question and answer methods, deepening the material, and writing, which aims to truly empower the ability to read the Al-Qur'an students optimally. The Al-Ikhlas prayer room educates many elementary school children. This assistance is intended to assess the extent of the ability to read the Koran at the Al-Ikhlas Pakalongan Sampang Prayer Room, using the Qiroati method, where children know and understand how to read the Koran correctly with tartil rhythm. The Qiroati method plays a very important role in learning to read and write the Koran at the Al-Ikhlas prayer room, Pakalongan. The results of this assistance show that children are enthusiastic about participating in learning using the Qiroati method so that children are able to read the Koran fluently according to correct recitation rules and knowledge.

Romelah Romelah; Latifatul Azizah

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The learning of the Qur'an and Hadith plays an important role in shaping the character and morals of the younger generation, especially at the Elementary School level. The learning of the Qur'an and Hadith is expected to instill values of faith, diversity, as well as foster attitudes of tolerance and social concern among students. This study aims to describe the learning of Surah An-Nas using the drill method, the steps of its implementation, and its execution at SDN 1 Slaharwotan Ngimbang Lamongan. This research uses a qualitative approach with a case study design, involving Islamic Education teachers and students as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that learning through the drill method is effective in improving students' ability to read and memorize the Qur'an, especially Surah An-Nas, with correct pronunciation (tartil) and fluency. The learning model is technology-based or a multimedia learning model, where teaching takes place using tools and media such as LCD projectors, active speakers, notebooks, and interactive learning CDs, demonstrating the application of technology to support the teaching and learning process, as well as increasing interactivity and effectiveness. The learning method uses repetition (drill), so it is hoped that the material being taught will be retained in students' memory. This study provides insights into the importance of teacher competence in developing teaching materials that suit the developmental needs of students, as well as the importance of adjusting teaching methods to the curriculum and the characteristics of children in Elementary Schools.

Tini Melinda Nst; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati Gusmirawati

Nusantara Mengabdi Kepada Negeri 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Assistance with tajweed learning activities aims to improve children's ability to read the Qur'an in Silandit village, especially around the Mardiyah mosque, this tajweed learning assistance activity teaches children to read the Qur'an with tartil using the laws and rules of tajweed science that are good and correct, using the direct practice method can make it easier for children to understand what the teacher means because with this method the teacher can see the extent of children's development in understanding the study of tajweed by directly practicing what the teacher means. This mentoring method is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method. The preparations that we prepared in this mentoring included preparing tajweed learning materials, followed by carrying out learning mentoring by adjusting to children's studies and focusing on the study of tajweed, then practicing direct tartil reading according to the rules of tajweed followed by children. The result of this assistance is that the assistance carried out at the Mardiyah Silandit mosque can regenerate children's enthusiasm in studying, repeating and improving the reading of the Qur'an and adding insight so that children are able to read the Qur'an tartil in accordance with the study and rules of tajweed science.

Nia Putri; Salmiwati Salmiwati

Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain 2024 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Based on the background of the problem that the author puts forward, namely that the author focuses on the problem as the implementation of the tartil method in reading the Al-Qur’an at TPQ Al-Hidayah Jorong Parik Gadang. This research is a type of qualitative research with a descriptive approach. Implemented at tpq Al-Hidayah Jorong Parik Gadang in August 2023 until completion. The research subjects were teachers and students of tpq Al-Hidayah. The key informant is the techer, the supporting informant is the student. Data collection using interviews, observation, dokumentation. Validity techniques use source triangulary and engineering triangulary. Based on the results of research conducted in the application of reading the Al-Qur’an at tpq Al-Hidayah Jorong parik Gadang using the tartil method, namely effective in reading using the tartil method, in the application process it can be seen that stuudents have practiced how to read the Al-Qur’an well andin reading it they are fluent, true in accordance with the science of tajwid, fashaha, and rhythm, but there are some students who cannot yet because they have holidays, or don’t pay enough attention and pay attention to the teacher, therefore the application of the tartil method in readingthe Al-Qur’an in tpq al Guidance is effective in improving the ability to read the Al-Qur’an

Yolanda Maya Sari; Wismanto Abu Hasan; Radhiyatul Fithri

Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Reading the Qur'an with tartil or properly and correctly will not make the person reading it lose, but it will always be a good deed for him. SDIT Al-Fikri Islamic Green School, Pekanbaru City, uses the ummi method in its Al-Qur'an learning process. The method uses a mother tongue approach. The aims of this research are: (1) To find out how the Ummi method is applied in developing the ability to read the Al-Qur'an at SDIT Al-Fikri, (2) To find out how effective the Ummi method is in developing the ability to read the Al-Qur'an at SDIT Al-Fikri, (3) To find out what factors support and hinder the implementation of the ummi method in developing the ability to read the Qur'an at SDIT Al-Fikri. In this research, researchers used qualitative research with a case study approach. Data collection techniques in this research include interviews, observation and documentation. The results of this research are: (1) The implementation of the ummi method at SDIT Al-Fikri has 3 stages, namely: (There is planning, implementation and evaluation of Al-Qur'an learning using the ummi method at SDIT Al-Fikri), (2) After using the ummi method in the Al-Qur'an learning process, SDIT Al-Fikri students experienced development in their ability to read the Al-Qur'an. For more details, see the attachment. (3) The supporting factors in the learning process are: (There is support from foundations, adequate infrastructure and activeness and cooperation from parents). Meanwhile, the inhibiting factor is: teacher change.

Anggun Wulandari; Husnul Khotimah

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Al-Qur’an merupakan kalam Allah yang bersifat mukjizat, diturunkan dengan jalan mutawattir melalui Malaikat Jibri dan membacanya bernilai ibadah. Kendala dalam kemampuan membaca Al-Qur’an dapat ditemui pada semua lembaga dan jenjang pendidikan, termasuk di MTsN 3 Jombang. Disana beberapa keresahan, diantaranya ditemukan peserta didik dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, minat belajarnya rendah, kesulitan dalam melafalkan huruf Al-Qur’an dan bacaan tajwidnya kurang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi metode At-Tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik kelas VIII MTsN 3 Jombang beserta faktor pendukung dan penghambatnya, pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode At Tartil hadir guna menjawab keresahan-keresahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode At-Tartil memberikan dampak yang sangat baik bagi peningkatan kemampuan belajar peserta didik kelas VIII. Hal ini diimbangi oleh pengajar yang profesional dan dilakukan dengan metodologi yang benar sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan penuh semangat. Beberapa hal yang perlu dibenahi antara lain perihal alokasi waktu yang harus ditambah, kelengkapan sarana pra sarana diperbaiki dan rasio guru dengan peserta didik harus lebih ideal.

Wahyudi; Ibnu Saat; Mohammad Syukron Rosadi

Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan kita terutama pendidikan Al-Qur’an. Banyak anak usia dini, usia dewasa masih kurang dalam pengetahuan membaca huruf hijaiyah, kesulitan dalam membedakan panjang pendek, harokat dan tanda baca Al-Qur’an. Adanya faktor tersebut maka MTsN 3 Jombang telah menggunakan metode At-Tartil dalam pembelajaran Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh metode At-Tartil di MTsN 3 Jombang, untuk mengetahui pembelajaran membaca Al-Quran dan mengetahui hasil implementasi metode At Tartil di MTsN 3 Jombang. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Implementasi metode At-Tartil di MTsN 3 Jombang menggunakan teknik jibril talqin-taqlid dalam pembelajaran Al-Qur’an. Kita istilahkan dengan metode 3 M yaitu mendengar, menirukan dan melihat. Maksudnya, pembelajaran yang diawali dengan contoh bacaannya oleh guru, santri menirukannya. Kemudian diadakan “ Urdhoh “ atau latihan untuk mengadakan pengulangan dari materi yang telah di bimbing, dengan membagi alokasi waktu sedemikian dengan penerapannya disesuaikan kondisi peserta didik dalam satu kelas.

Abdul Latif; Siskha Putri Sayekti

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode As-Sam'iyyah Asy-Syafawiyah dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Arab di Majelis Ta'lim Baitul Khair di Kota Depok. Metode As-Sam'iyyah Asy-Syafawiyah adalah pendekatan pembelajaran bahasa Arab yang menekankan pada pendengaran dan pengucapan melalui metode tartil dan takrir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah siswa-siswa yang mengikuti program belajar bahasa Arab di Majelis Ta'lim Baitul Khair. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode As-Sam'iyyah Asy-Syafawiyah secara signifikan meningkatkan hasil belajar bahasa Arab siswa. Melalui pendekatan ini, siswa terbiasa mendengarkan dan mengulangi pelafalan kata-kata dalam bahasa Arab secara teratur. Mereka juga belajar mengenali intonasi dan irama dalam bahasa Arab melalui tartil dan takrir. Metode ini membantu siswa dalam memperkuat kemampuan mendengarkan dan berbicara dalam bahasa Arab, sehingga mereka lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa tersebut. Selain itu, penerapan metode As-Sam'iyyah Asy-Syafawiyah juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa. Mereka terlibat dalam berbagai aktivitas kelompok, seperti permainan bahasa dan latihan dialog, yang meningkatkan motivasi dan minat mereka dalam belajar bahasa Arab. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Majelis Ta'lim Baitul Khair di Kota Depok terus menerapkan metode As-Sam'iyyah Asy-Syafawiyah dalam program pembelajaran bahasa Arab. Pihak pengajar dapat memanfaatkan berbagai sumber daya dan media pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan efektivitas metode ini. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman tentang penerapan metode As-Sam'iyyah Asy-Syafawiyah dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan lainnya.

Herdi Herdi; Kun Nurachadijat

Jurnal Inspirasi Pendidikan (ALFIHRIS) 2023 LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

To be able to create a creative learning atmosphere in Islamic Religious Education subjects, teachers can use the demonstration method, because in Islamic Religious Education lessons the scope is generally different from Madrasah schools which have been classified as having aqidah Akhlaq, fiqh, Qur'an Hadith, SKI, and some others. While in SMP, the scope is in PAI subjects. As for the material that is applied or practiced, such as how to pray, ablution, tayammum, and so on. In this approach we use descriptive qualitative research, which aims to describe a situation. Descriptive approach also means explaining phenomena and situations. This data collection technique takes place by means of an interview process, namely the process of obtaining information for research purposes by means of debriefing while face to face between the questioner or interviewer and the answerer or responses using a tool called an interview guide. Based on observations and interviews conducted by researchers, the teacher demonstrated learning materials such as prayer practices, dead prayers, reading the Qur'an with tartil according to the tajwid makhorijul letters and so on. With the aim that the students are able to understand and cultivate skills in studying well, especially in prayer, because that is the foundation in Islamic teachings, and that is also the goal of the Education Law Number 20 of 2023. The results of the mini research conducted by researchers with the title : "Demonstration Methods in Improving Psychomotor or Student Skills in PAI Subjects at Masagi Islamic Middle School, Sukabumi Regency." Students are able to demonstrate their skills and concentrate more on learning. This means that Islamic Education Subject Teachers have been using demonstration methods for a long time with the aim of improving students' psychomotor or skills, so the title of the researcher is very coherent and relevant to the conditions at the school.

Sawaluddin Siregar

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengenalkan bagaimana cara membaca Al-qur’an yang benar atau yang disebut dengan tahsinul qur’an yang dimana kegiatan pengabdian terhadap masyarakat tersebut menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatpry Rual Apraissal yaitu metode pendekatan dalam proses, dari kegiatan yang akan dilakukan yaitu mengenai cara pembacaan yang benar pada kitab suci Al-Qur’an hal tersebut dilakukan karena masih banyaknya masyarakat yang masih salah dalam mengenai pembacaan panjang pendek atau harakat dalam Al-Qur’an sehingga banyak pula masyarakat yang belum mengetahui bahwa harakat juga digunakan untuk menentukan seperti apa pengucapan huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an serta memberi bunyi pada a, i, dan u. dan masih banyak hal lainnya dalam pembacaan Al-Quran dalam masyarakat yang salah sehingga pengabdian masyarakat tersebut bertujuan guna untuk mengajarakn serta memberi contoh terhadap masyarakat bagaimana cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar.