Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 683

Analytics

Yosef Keladu; Fransiskus Bhoga; Fidelis Boli Uran; Gregorius Huin Taen Oes; Bertolomeus Ape Lerek +3 more

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kebijakan kesejahteraan sosial merupakan instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi bantuan publik. Namun demikian, dalam praktik implementasinya di tingkat lokal, kebijakan ini kerap menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait ketepatan sasaran, transparansi, dan keadilan distribusi bantuan. Fenomena tersebut juga terlihat di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, di mana masih ditemukan indikasi ketimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kesejahteraan sosial dan ketimpangan distribusi bantuan publik dengan menggunakan tinjauan teori keadilan, khususnya keadilan distributif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa dan masyarakat penerima bantuan, serta dokumentasi terkait kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesejahteraan sosial di Desa Ladogahar belum sepenuhnya berjalan secara optimal, ditandai oleh lemahnya validitas data penerima, adanya pengaruh kedekatan sosial dalam penentuan penerima manfaat, serta kurangnya transparansi dalam proses distribusi. Dalam perspektif teori keadilan, kondisi ini mencerminkan belum terpenuhinya prinsip keadilan distributif yang menekankan pemerataan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan distribusi bantuan publik yang lebih adil dan merata.

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Fitria Akmal; Sarrah Kurnia Fadhillah; Ainol Mardhiah; Harinawati Harinawati; Cut Andyna +1 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This community service program aimed to promote a community-based environmental care movement through the planting of productive trees in Meunasah Panggoi Village, Muara Dua District, Lhokseumawe City. The program was implemented over four weeks using a Community-Based Participatory (CBP) approach, actively involving local residents in the planning, observation, seedling procurement, tree planting, and initial maintenance stages. The observation results indicated that vegetation cover in the village was still limited, highlighting the need for sustainable greening efforts. A total of 25 productive trees, including mango, longan, coconut, guava, and avocado, were successfully planted at several strategic locations. The activity involved village officials, youth groups, and community members, thereby strengthening public participation in environmental conservation. The program not only increased vegetation cover but also reinforced the spirit of mutual cooperation, enhanced collective awareness of environmental preservation, and encouraged the productive use of available land. The productive trees are expected to provide long-term ecological, social, and economic benefits by improving environmental quality and generating harvests that can be utilized by the community. Therefore, community-based greening represents an effective strategy for supporting sustainable environmental development at the village level.

Novian, Hangga; Budiyanto, Hermawan; Riyono, Slamet; Aji, Maliki

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Semarang dilaksanakan di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada tanggal 3 Januari hingga 1 Februari 2026. Program ini bertujuan mengatasi permasalahan masyarakat di bidang kesehatan, literasi, keselamatan lingkungan, dan kesejahteraan sosial melalui pendekatan partisipatif yang terintegrasi. Program yang dilaksanakan meliputi pembuatan Taman TOGA, pembagian buku bacaan bergambar ke sekolah dasar, pemasangan kaca cembung di titik blind spot, penyuluhan pencegahan stunting disertai pembagian makanan bergizi, kerja bakti, serta pendampingan Posyandu, PKK, dan PAUD. Hasil program menunjukkan manfaat nyata: taman TOGA fungsional terbangun di halaman kantor kelurahan, 180 buku tersalurkan ke SDN Purwosari 1 dan 2, 3 kaca cembung terpasang di titik rawan kecelakaan, dan 25 paket makanan bergizi terdistribusi kepada anak PAUD. Program-program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan keselamatan lingkungan.

Vincentius Simon Suyanto; Ar Rahiim Innash; Sudijono Sastroadmodjo

Notary Law Research 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Notaris sebagai pejabat umum pemegang kewenangan atributif negara dalam pembuatan akta otentik menghadapi kerentanan hukum serius akibat penggunaan dokumen palsu oleh penghadap beriktikad buruk. Asas kepercayaan (vertrouwen) menempatkan notaris pada posisi paradoks: wajib melayani masyarakat, namun berisiko dikriminalisasi atas kejahatan pihak yang dilayaninya. Penelitian ini mengkaji tiga permasalahan: pengaturan hukum tanggung jawab notaris atas akta berbasis dokumen palsu, ketidakmemadaian regulasi dalam melindungi notaris, serta model perlindungan hukum ideal bagi notaris menghadapi pemalsuan dokumen penghadap. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, berbasis data sekunder yang dianalisis melalui content analysis dan divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, UUJN dan KUHPerdata membatasi tanggung jawab notaris pada kebenaran formal dan prosedural pembuatan akta, sedangkan kebenaran materiil dokumen merupakan tanggung jawab mutlak penghadap. Kedua, regulasi berlaku belum memadai karena UUJN tidak memuat klausul good faith immunity, mekanisme shifting of liability belum diatur secara rigid, kewenangan Majelis Kehormatan Notaris terbatas pada fungsi administratif tanpa daya ikat terhadap proses penyidikan, serta ketiadaan sistem verifikasi identitas digital terintegrasi. Ketiga, model perlindungan ideal adalah model tiga lapis: lapis preventif melalui verifikasi identitas digital real-time terintegrasi dengan Dukcapil dan BPN; lapis normatif melalui amandemen UUJN yang memuat klausul imunitas iktikad baik dan pengalihan tanggung jawab material kepada penghadap manipulatif; serta lapis represif melalui penetapan izin MKN sebagai syarat mutlak penetapan tersangka dan jaminan rehabilitasi bagi notaris yang dikriminalisasi secara tidak sah.

Santoso Suharjo; Janto Ngui; Mulyani Kurniawan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

This community service program was conducted at GPIA Sidoasri, Malang Regency, a church community located in a rural area with limited access to capital, technology, and market opportunities. To improve the economic welfare of its members, the church initiated a micro-enterprise producing banana chips and jackfruit chips. However, the business faced several challenges, including unattractive product packaging, a short shelf life due to the absence of preservatives, and difficulties in determining competitive and profitable selling prices. To address these issues, the service team provided training on marketing strategies and business capital management. The training covered product branding through attractive packaging, the use of digital promotion to expand market reach, the separation of personal and business finances, simple financial record-keeping, and responsible capital management practices. The program was implemented through lectures, interactive discussions, and participant mentoring. The results showed that participants gained a better understanding of marketing strategies and basic financial management. Although challenges such as limited capital and low digital literacy remained, participants demonstrated strong enthusiasm to apply the knowledge and skills acquired during the program. This activity highlights that the success of micro-enterprises depends not only on product quality but also on effective marketing strategies and sound capital management. Furthermore, the program reinforces the importance of careful planning and responsible stewardship in business, as reflected in the wisdom of Proverbs 21:5.

Novia Mungawanah; Febryan Alam Susatyo; Elen Anedya Frahma; Monica Belinda Oksavina; Sri Murni

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hukum waris sering kali menjadi pemicu konflik dalam keluarga, terutama terkait pembagian harta peninggalan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat mengenai hak dan kewajiban para ahli waris guna mencegah terjadinya sengketa keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, dengan menggunakan metode penyuluhan hukum melalui ceramah, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dalam memahami permasalahan hukum waris yang sering muncul di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai prinsip-prinsip dasar hukum waris, prosedur pembagian warisan, serta pentingnya penyelesaian masalah waris secara musyawarah dan sesuai ketentuan hukum. Penyuluhan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi konflik keluarga terkait warisan.

Wiwit Zuriati Uno; Rifka Anggraini Anggai; Lisa Efriani Puluhulawa; Amelia Regina Arsyad

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang kaya protein, vitamin, dan mineral, serta berpotensi mendukung pemenuhan gizi anak apabila diolah dalam bentuk yang lebih diterima. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) berbasis data empiris masyarakat sebagai permen pendukung gizi anak. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tinelo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dengan sasaran ibu yang memiliki anak usia 5–12 tahun. Tahap awal dilakukan pengumpulan data empiris melalui wawancara semi-terstruktur untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan daun kelor dan tingkat penerimaan anak. Selanjutnya dilakukan kegiatan edukasi mengenai manfaat gizi daun kelor serta pendampingan pembuatan permen herbal kelor sebagai inovasi pengolahan pangan berbasis kearifan lokal. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pra dan pasca kegiatan terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan penerimaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terhadap manfaat gizi daun kelor, dukungan terhadap inovasi pengolahan, penerimaan anak terhadap konsumsi kelor, partisipasi aktif masyarakat, serta minat untuk mengolah daun kelor secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis data empiris dan inovasi pangan lokal efektif dalam meningkatkan pemanfaatan daun kelor sebagai pendukung gizi anak.

Hariyono Rakhmad; Agus Purwadi; Surateno; Elly Antika

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan pada usaha jasa pengetikan Metronet di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, melalui optimalisasi tiga fitur produktivitas Microsoft Office: autocorrect, autoformat, dan template dokumen. Tim pelaksana memakai metode riset tindakan partisipatif dengan menggabungkan metode ini dengan pelatihan dan bimbingan. Pelaksanaan program menunjukkan hasil yang jelas pada semua parameter evaluasi. Kemampuan karyawan meningkat sekitar 93,2%. Waktu penyelesaian dokumen berkurang rata-rata 58%. Tingkat kesalahan juga turun menjadi 1,2%. Kapasitas layanan bertambah 40%, dan adanya pelanggan baru dari kecamatan lain yang dapat dilayani. Ditemukan bahwa perbaikan kecil ini dengan tetap terfokus pada perangkat lunak perkantoran sehari-hari mampu mempertajam kualitas pelayanan usaha mikro dan memperluas jangkauan pasarnya dalam waktu relatif singkat.

Krismiyarsi; Hadi Karyono; Kunarto; Mahmuda Pancawisma Febriharini

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang semakin kompleks dan menjadi tantangan serius dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan panti sosial pelayanan anak. Berbagai bentuk kenakalan remaja seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, penyalahgunaan media digital, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum menunjukkan pentingnya pembinaan karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Kurangnya pemahaman tentang norma hukum, lemahnya kontrol diri, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang pada remaja. Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang di Panti Sosial Pelayanan Anak Tawangmangu, Karanganyar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, membangun karakter positif, serta memberikan pemahaman kepada remaja mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum mampu meningkatkan pemahaman remaja terhadap norma hukum dan sosial, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perilaku disiplin dan tanggung jawab, serta mendorong terbentuknya sikap preventif terhadap tindakan kenakalan. Dengan demikian, penyuluhan hukum menjadi salah satu strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja melalui pembinaan kesadaran hukum dan penguatan karakter sejak usia dini.

Winarni, Marti; Susanto, Anang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Lestari, Wiwin; Fachry Jiyad Setiawan

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong pentingnya kemampuan personal branding bagi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas. Personal branding menjadi salah satu strategi yang dapat membantu individu membangun citra diri positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding melalui workshop interaktif di SMA Negeri 1 Batujaya. Kegiatan melibatkan 12 siswa yang terdiri atas duta siswa dan perwakilan aktif sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik sederhana, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan umpan balik peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri positif dan penggunaan media sosial secara lebih strategis dalam mendukung pengembangan diri. Pendekatan partisipatif melalui workshop interaktif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.

Alif Achadah; Gilang Saputra; Iqbalul Rizki

Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Street names are a vital public information tool that helps people identify locations, find addresses, and reinforce the identity of a region. The availability of street names also supports the effectiveness of administrative services, community mobility, and emergency service access. Srigonco Village, Bantur District, Malang Regency, still faces a lack of street names, making it difficult for residents and visitors to find specific addresses. Based on this situation, students from the 14th Community Service Program (KKN-T) at Raden Rahmat Islamic University (Unira) Malang implemented a community service program involving mapping and installing street names at several strategic locations in the village. The implementation method included field observation, street name data collection, coordination with village officials, design and production, and installation of the street names. This program aims to improve access to location information, clarify regional identity, and support orderly village administration. The results of the activity indicate that the presence of street names provides tangible benefits to the community, particularly in facilitating address searches, improving environmental order, and helping visitors to identify Srigonco Village more easily and effectively.

Adfan Majdi, Muhammad; Puspıta Bhakti, Nabila Hani; Azzahra Zakiya, Lyontin Azka; Muliono Redjosar, Slamet

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini membahas program UKPI Pengajaran yang dilaksanakan oleh UKPI UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, dampak, dan luaran dari program UKPI Pengajaran terhadap mahasiswa maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UKPI Pengajaran memberikan dampak positif terhadap siswa dalam meningkatkan motivasi, semangat belajar, kedisiplinan, serta keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa dalam bidang komunikasi, pengajaran, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dalam kegiatan pengajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Program UKPI Pengajaran merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya membantu proses pendidikan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa maupun siswa secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat lingkungan.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Khairul Umam; Achmad Taufik; Ria Kasanova

Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Legal education in higher education institutions remains predominantly dominated by cognitive approaches, which have not fully succeeded in shaping students’ character, particularly in terms of integrity, professional responsibility, and legal empathy. This condition highlights the need for learning approaches that integrate practical experience with professional ethical values. This community engagement activity aims to strengthen the character of law students through a clinical legal education-based intervention integrated with professional ethics education. The activity was conducted using a participatory approach involving 35 law students from the Faculty of Law at Universitas Madura over the period from 21 April to 13 May 2026. The intervention consisted of a series of activities, including legal education sessions, basic legal consultations, and structured ethical reflection. The community partners were local residents with limited access to legal information and services.The results indicate an improvement in students’ character scores across several dimensions, namely integrity (from 3.42 to 4.21), professional responsibility (from 3.51 to 4.28), and legal empathy (from 3.37 to 4.35). In addition, more than 80% of students reported that the activity enhanced their understanding of legal practice and the social conditions of the community. The activity also had a positive impact on the community, particularly in improving legal literacy. These findings demonstrate that experience-based legal clinics are effective in strengthening law students’ character while simultaneously providing tangible benefits to the community. Therefore, community engagement activities based on clinical legal education can be developed as a strategic medium for strengthening character education in law faculties.

Ofar, Moh.; Wahyudin, Ahmad; Faisol, Faisol; Sofa, Sofa; Muntaha, Hanem

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam memahami serta menerapkan perencanaan keuangan yang efektif dan efisien guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik di masa depan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu Tahap 1 melakukan survei dan diskusi dengan mitra, Tahap 2 pelaksanaan program kegiatan kepada mitra, dan Tahap 3 evaluasi program kegiatan yang bertujuan untuk melihat sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan mampu mencapai sasaran yang tepat. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keilmuan dan keterampilan dalam pemahaman keuangan di masa depan bagi Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan. Setelah pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para peserta menjadi lebih memahami dan menyadari pentingnya peran Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam melakukan perencanaan keuangan secara efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dalam memanfaatkan dan mengelola sumber keuangannya secara optimal.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Feri Kanti Rahayu; Miranti, Indira Pipit; Dewi, Iva Rinia; Khoerun Nisa, Mauliana

jurnal ABDIMAS Indonesia 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama pada kelompok usia lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus melalui edukasi pola hidup sehat dan pemanfaatan tanaman obat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sambirata dengan sasaran ibu-ibu Posyandu Lansia. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, dan edukasi pemanfaatan tanaman obatantidiabetes. Sebanyak 44 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan dan 71 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan 29 peserta mengalami hipertensi, 3 peserta memiliki kadar gula darah di atas normal, dan 50 peserta memiliki faktor risiko diabetes melitus. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat serta penggunaan tanaman obat secara rasional dalam pencegahan diabetes melitus.