Publication Search

76,969 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 251

Analytics

Haniyah Kamilah Az-Zahra; Sugiarti Sugiarti

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to analyze the inner conflict experienced by the female protagonist, Alina Suhita, in the novel Hati Suhita by Khilma Anis using Karen Horney’s psychological perspective. The study is motivated by the complexity of the psychological struggles faced by the main character in dealing with marital pressures, family expectations, and socio-cultural demands within a pesantren environment. This research employed a descriptive qualitative approach using content analysis. The data source was the novel Hati Suhita by Khilma Anis, while the research data consisted of textual excerpts depicting the protagonist’s inner conflicts. Data were collected through reading and note-taking techniques and subsequently analyzed based on Karen Horney’s theory of neurotic tendencies. The findings reveal that Suhita’s inner conflict is influenced by marital pressures, family demands, social expectations, as well as cultural and religious values that shape her personality. These conflicts are manifested through three neurotic tendencies: moving toward people, moving against people, and moving away from people. The tendency of moving toward people is reflected in her obedience, self-sacrifice, and need for acceptance. The tendency of moving against people appears in her efforts to maintain self-respect, assertiveness, and courage in confronting pressure. Meanwhile, the tendency of moving away from people is shown through emotional withdrawal, solitude, and the pursuit of inner peace. The findings indicate that the protagonist’s inner conflict is dynamic and functions as a form of psychological adjustment to basic anxiety and socio-cultural pressures throughout the narrative.

Iqbal Baihaqi, Muchammad; Iqbal, Muchammad; Sutejo, Aris; Wulandari, Sri

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Pencak silat is not only interpreted as a martial art, but also as a medium for character building and life values. The Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) has teachings about brotherhood, courage, and social responsibility that need to be communicated in a relevant way in today's visual era. This design aims to create a character that represents the identity of PSHT Surabaya through a Research and Development (R&D) method with the stages of Planning, Production, and Evaluation (PPE). As a result, the rooster character was chosen as a symbol because it reflects the philosophy of courage and exemplary behavior. This design is expected to become a communicative visual identity while strengthening the organization's image.

Meisya Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Pembiayaan Pra Pensiun Berkah merupakan salah satu produk pembiayaan syariah yang ditujukan bagi pegawai aktif yang akan memasuki masa pensiun untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumtif maupun produktif. Dalam pelaksanaannya, pembiayaan tersebut harus dilakukan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) agar terhindar dari unsur riba, gharar, dan maisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur akad Pembiayaan Pra Pensiun Berkah serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pembiayaan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dokumen, pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), analisis kelayakan, persetujuan pembiayaan, pelaksanaan akad, pencairan dana, hingga monitoring pembayaran angsuran. Akad yang digunakan dalam pembiayaan ini umumnya adalah akad murabahah dan musyarakah mutanaqisah (MMQ) yang disesuaikan dengan tujuan pembiayaan nasabah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pelaksanaan Pembiayaan Pra Pensiun Berkah telah memenuhi prinsip transparansi, keadilan, dan kehati-hatian serta sesuai dengan rukun, syarat, dan ketentuan yang diatur dalam Fatwa DSN-MUI. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur Pembiayaan Pra Pensiun Berkah pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian perbankan syariah dan bahan evaluasi bagi lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap prinsip syariah.

Afianto, Irvan; Asparian; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada sektor pertanian masih sering diabaikan, khususnya oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Anak Dalam (SAD) yang memiliki keterbatasan literasi dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi video edukasi Safety Farming terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik K3 pada petani Suku Anak Dalam di Desa Bukit Suban. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pre-experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 45 responden petani laki-laki yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner wawancara terpimpin dan lembar observasi. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan pada rata-rata skor pengetahuan responden dari 4,93 menjadi 8,82 (p=0,000). Rata-rata skor sikap mengalami peningkatan dari 37,78 menjadi 47,80 (p=0,000), serta rata-rata skor praktik meningkat tajam dari 5,02 menjadi 9,27 (p=0,000) pasca-intervensi.Video edukasi Safety Farming terbukti sangat efektif secara statistik sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan kognitif, sikap kehati-hatian, dan praktik K3 secara nyata pada petani KAT Suku Anak Dalam yang memiliki tingkat literasi rendah.

Haryanto; Amalia, Fitrah; Ramadhan, Ahmad; Kartika Ayu Ridwan, Maretta; Hatima, Husnul +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tingkat toksisitas ekstrak etanol 90% daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva Artemia salina melalui penentuan nilai LC₅₀ menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Larva Artemia salina digunakan sebagai organisme uji dan dipaparkan pada berbagai konsentrasi ekstrak, yaitu 10 ppm, 100 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, 5000 ppm, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons. Perhitungan nilai LC₅₀ dengan metode 823 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), nilai LC₅₀ tersebut termasuk dalam kategori toksik moderat / sedang. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% daun trembesi memiliki aktivitas toksisitas sedang terhadap larva Artemia salina. Dengan demikian, ekstrak ini berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi senyawa aktif serta mengevaluasi keamanan pada sistem biologis yang lebih kompleks.

Adityanata, Made Ray; Ni Luh Made Mahendrawati; I Made Pria Dharsana

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini membahas dua permasalahan utama, yaitu pengaturan keabsahan akta otentik apabila salah satu pihak menandatanganinya dalam keadaan tidak bebas dan akibat hukum terhadap akta otentik yang ditandatangani dalam keadaan tidak bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keabsahan akta otentik tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan syarat formil sebagaimana diatur dalam Pasal 1868 KUHPerdata dan Pasal 38 Undang-Undang Jabatan Notaris, tetapi juga harus memenuhi syarat subjektif sahnya perjanjian yaitu adanya kesepakatan yang lahir dari kehendak bebas sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Apabila akta ditandatangani dalam keadaan tidak bebas karena adanya kekhilafan, paksaan, penipuan, atau penyalahgunaan keadaan, maka akta tersebut mengandung cacat kehendak sehingga berstatus dapat dibatalkan (vernietigbaar). Akibat hukumnya, akta tetap memiliki kekuatan pembuktian selama belum ada putusan pengadilan yang membatalkannya, namun apabila dibatalkan maka akta kehilangan kekuatan otentiknya dan para pihak dikembalikan pada keadaan semula (restitutio in integrum). Penelitian ini juga menemukan kekosongan norma dalam UUJN yang tidak mengatur secara eksplisit larangan pembuatan akta dalam keadaan tidak bebas serta tidak adanya PERMA atau SEMA yang menjadi pedoman bagi hakim dalam memeriksa perkara cacat kehendak. Penelitian ini merekomendasikan agar notaris meningkatkan prinsip kehati-hatian dalam menggali kehendak bebas para penghadap, serta pemerintah segera merevisi UUJN dan Mahkamah Agung menerbitkan pedoman indikator cacat kehendak bagi hakim.

Muhammad Daffa Yuwan Syauqillah; Muamar Adnan Agassi

The rapid expansion of social media has intensified the phenomenon of Fear of Missing Out (FOMO), a form of anxiety arising from the perception that others are experiencing more rewarding lives. With more than 5.17 billion active social media users worldwide in 2024, including Indonesians who spend over three hours daily on social media, FOMO has become an increasingly prevalent psychological and social issue. This study employs a qualitative approach using a systematic literature review to examine the relationship between social media use, FOMO, and psychological well-being, while exploring its spiritual dimensions from an Islamic perspective. The analysis draws on Social Comparison Theory, Self-Determination Theory, and Islamic psychospiritual concepts, particularly qana'ah (contentment) as articulated by Ibn Qayyim al-Jawziyyah. The findings indicate that FOMO is strongly influenced by social comparison, declining self-esteem, and compulsive engagement with digital platforms, all of which contradict Islamic values such as qana'ah, tawakkul (reliance on God), shukr (gratitude), and zuhd (detachment from excessive worldly attachment). The study argues that FOMO should be understood not only as a psychological problem but also as a spiritual challenge resulting from the erosion of inner contentment. To address this issue, the study proposes integrating evidence-based digital well-being strategies with Islamic spiritual practices, including mindful dhikr, structured digital detox, and gratitude cultivation. This research contributes to the growing field of Islamic digital psychology by offering an integrative framework for promoting psychological resilience and spiritual well-being in Muslim communities.

Timotius Ferry Setiawan; Alyacitra Eka Dewi2; Dedi Hermawan

TAWAZUN: Journal of Islamic Finance and Digital Innovation 2026 Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia

Artikel ini membahas peran kepemimpinan Kristen dalam pendidikan sebagai sarana untuk membangun generasi yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Dalam konteks globalisasi dan tantangan zaman yang semakin kompleks, penting untuk menanamkan prinsip-prinsip moral dan etika Kristiani dalam setiap aspek pendidikan. Kepemimpinan Kristen di sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa dengan mengintegrasikan ajaran kasih, pengampunan, dan kerendahan hati. Artikel ini mengkaji bagaimana para pemimpin pendidikan Kristen dapat menjadi teladan bagi siswa, memotivasi mereka untuk hidup dengan integritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Diharapkan, melalui penerapan nilai-nilai Kristiani, generasi mendatang dapat tumbuh dengan wawasan yang holistik, mengedepankan kedamaian, dan saling menghormati dalam menghadapi tantangan dunia.

Simanjuntak, Ayub; Kurniawan, Martha Mulyani

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam lingkungan pendidikan multikultural di SDS Unity Primary School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas keberagaman di lingkungan sekolah yang menuntut adanya pengelolaan peserta didik yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga mampu membangun sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan karakter yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi sekolah, kemudian dianalisis menggunakan kerangka SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SDS Unity Primary School diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai Kristiani, seperti kasih, integritas, tanggung jawab, kerendahan hati, dan pelayanan ke dalam berbagai kebijakan dan program kesiswaan. Keberagaman peserta didik yang terdiri atas berbagai agama dan etnis dikelola melalui pendekatan inklusif yang mendorong interaksi lintas budaya dan lintas agama. Analisis SWOT menunjukkan bahwa identitas spiritual sekolah, program pembinaan rohani, kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan orang tua menjadi kekuatan utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Di sisi lain, keterbatasan pembina rohani dan tantangan sekularisasi menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa harmonisasi program kerohanian, ekstrakurikuler, dan program anti-perundungan berbasis pendekatan restoratif berkontribusi terhadap terciptanya iklim sekolah yang aman, toleran, dan harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani efektif mendukung pembentukan karakter peserta didik serta dapat menjadi model pengelolaan pendidikan multikultural yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter secara holistik.

Nadila Afriliana; Muhammad Zainul Majdi; Pahrudin Pahrudin

JURNAL RISET AKUNTANSI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study is motivated by the importance of effective credit management in ensuring the sustainability of savings and loan cooperatives, particularly in reducing non-performing loans. Differences in credit management practices across cooperatives represent a relevant issue, especially in balancing formal system-based approaches and trust-based social mechanisms. This study aims to analyze and compare credit management practices in preventing loan defaults at Koperasi Murah Hati and Koperasi Patuh Karya in East Lombok Regency. A qualitative approach with a comparative design was employed. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving cooperative management and borrowing members, and analyzed using data reduction, comparative tabulation, and descriptive-analytical interpretation. The findings reveal that Koperasi Murah Hati applies a trust-based approach characterized by simplified procedures without collateral and field verification, while Koperasi Patuh Karya implements a more formal system through administrative verification, feasibility assessment, and collateral requirements. However, Koperasi Murah Hati shows a lower non-performing loan rate (3.7%) compared to Koperasi Patuh Karya (10.5%). These findings indicate that effective credit management is influenced not only by formal systems but also by social factors such as trust and communication.

Suci Hatika; Rachma Mardana; Fela Syakirania; Viero Varbi Sununianti; Istiqoma Istiqoma +1 more

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

The development of social media in the digital era has significantly changed children’s social interaction patterns. Besides providing benefits such as easier access to information and opportunities for creativity, social media also brings negative impacts on children’s psychological, social, and moral development. This study aims to analyze the restriction of social media use among children from the perspective of Jürgen Habermas, especially regarding the concepts of the public sphere, communicative rationality, and the colonization of the lifeworld. This research uses a literature study method with a qualitative descriptive approach through the collection and analysis of relevant scientific articles. Data validity was strengthened through inclusion and exclusion criteria as well as source triangulation. The findings indicate that social media use among children has an ambivalent impact. Positive effects can emerge when there is strong parental supervision, while weak supervision increases the risk of exposure to harmful content, psychological problems, and reduced quality of social interaction. Restricting social media use through time regulation, content control, and digital education is considered important for protecting children’s development. From Habermas’s perspective, children are vulnerable in the digital public sphere because of their limited communicative rationality. Therefore, restrictions are viewed as efforts to protect children’s values and rationality from distortion by the digital media system.

Hartati, Ineke Juni; Efvah, Efvah

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pembinaan Rohani itu bisa dipakai dan diterapkan dalam Kelompok Sel. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan jenis data primer dan sekunder. Data primer dilakukan dengan wawancara dan observasi. Data sekunder dilakukan dengan studi dokumentasi. Narasumber penelitian berjumlah 20 orang dengan rentang usia 29 tahun sampai dengan 65 tahun dalam Kelompok Sel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan rohani di kelompok sel telah membantu anggota untuk bertumbuh secara rohani dan menjaga stamina roh anggota. Selanjutnya, pembinaan rohani berdasarkan Kitab Kisah Para Rasul 4 : 23-31 dalam Kelompok Sel selanjutnya memunculkan nilai-nilai yang diajarkan dalam Kisah Para Rasul 4:23-31 sangat relevan untuk diterapkan dalam kelompok sel. Melalui kesatuan dalam doa, keberanian untuk bersaksi, mengandalkan Tuhan dalam setiap tantangan, berserah sepenuhnya kepada Tuhan, saling menguatkan, dan memiliki mental pemenang, kelompok sel menjadi tempat di mana setiap anggota dapat bertumbuh dalam iman, mengalami kuasa Tuhan, dan siap diutus untuk memberitakan Firman Tuhan kepada dunia. Sementara itu, pembinaan rohani dalam kelompok sel memberikan pengaruh signifikan terhadap keimanan dan tindakan anggota. Selain mendalami Firman Tuhan, kelompok sel mendorong penerapan ajaran dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hubungan antar sesama. Anggota diajarkan untuk mengampuni, mengasihi, dan menjaga hati, serta terbuka dalam memperbaiki hubungan yang rusak.

Afifah Luthfiani; Mamlahatun Buduroh; Syahrial; Silva Tenrisara Pertiwi Isma

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Preferensi bermain anak-anak di era digital cenderung beralih ke permainan digital sehingga permainan tradisional seperti congkak mulai ditinggalkan. Sebagai upaya pelestarian, permainan congkak dialihwahanakan ke bentuk digital, salah satunya melalui aplikasi Congkak di Google Play Store. Namun, congkak digital menghadirkan pengalaman dan aturan bermain yang berbeda dari congkak tradisional yang berdampak pada pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik dokumentasi dan observasi partisipatif serta diolah dengan analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Congkak tidak sepenuhnya mewariskan unsur nilai dan fungsi budaya permainan congkak tradisional. Aplikasi Congkak memberikan rasa senang dan bebas serta mewariskan fungsi permainan congkak untuk melatih keuletan, kemampuan berpikir kritis, dan berhitung anak.  Ketika aplikasi dimainkan berdua, unsur nilai yang diwariskan meliputi nilai demokrasi (musyawarah dan kejujuran), nilai sosial (kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, serta menghadapi dan memecahkan masalah), dan nilai kesatria (sportivitas, rendah hati, lapang dada, dan tenggang rasa).  Namun, ketika aplikasi dimainkan sendiri, unsur nilai-nilai tersebut tidak terwariskan. Meskipun inovasi ini relevan dengan era digital, peneliti berharap pengembang dapat memperbarui aplikasi dengan mempertimbangkan pewarisan nilai dan fungsi budaya congkak tradisional. Dengan demikian,  nilai dan fungsi congkak tradisional yang terwariskan bisa lebih banyak.

Amita Prissila; Frans Aliadi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2026 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

This study aims to analyze the leadership qualifications of Moses in Exodus 18:21 and examine their relevance for contemporary Christian team leadership. The research is grounded in the increasing complexity of modern leadership challenges, which often prioritize structural effectiveness without sufficient ethical and spiritual foundations. Employing a qualitative approach with a historical-grammatical hermeneutical method, this study interprets the text within its historical, literary, and lexical contexts. The findings reveal that the four leadership criteria—capable, God-fearing, trustworthy, and hating dishonest gain—form an integrated value system that undergirds Israel’s collective leadership structure. The novelty of this research lies in its interpretation of Exodus 18:21 not merely as a description of Moses’ personal charisma, but as a paradigm for participatory and ethically grounded team leadership. Theologically, the “fear of God” functions as the normative center that integrates competence and integrity. These findings suggest that contemporary Christian leadership development should prioritize spiritual character and moral accountability as foundational elements in building sustainable and integrity-based teamwork..

Uswatun Chasanah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong investasi syariah melalui fungsi regulator, pengawas, pelindung konsumen, penjaga stabilitas sistem keuangan, serta edukasi dan literasi keuangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa OJK berperan strategis dalam menciptakan ekosistem investasi yang aman dan berkelanjutan. Regulasi yang adaptif meningkatkan kepastian hukum dan kepercayaan investor, sementara pengawasan memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian dan syariah. Perlindungan konsumen dilakukan melalui pengawasan praktik investasi dan penanganan pengaduan, sedangkan stabilitas sistem keuangan dijaga melalui koordinasi dengan Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan. Selain itu, edukasi dan literasi keuangan syariah berperan dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat. Namun, terdapat tantangan berupa rendahnya literasi keuangan syariah, perkembangan fintech yang pesat, serta kesenjangan implementasi regulasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif dan sinergi antar pemangku kepentingan.

Muhammad Wahyu Hidayat; Syukriah Syukriah; Husnarika Febriani

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Consumption of ethylene glycol–containing drugs can cause liver damage. This study aimed to evaluate the hepatoprotective potential of Moringa leaf extract (Moringa oleifera L.) on AST and ALT levels, liver morphology, hepatosomatic index, and liver histology in ethylene glycol–induced white rats (Rattus norvegicus L.). A Completely Randomized Design (CRD) was used with 20 male rats divided into five groups: normal control, ethylene glycol control, and three treatment groups (150, 300, and 450 mg/kg BW). Ethylene glycol was administered for 30 days, while the extract was given for 20 days. Blood samples were collected on day 31. Data were analyzed using One Way ANOVA and Duncan’s test. The results showed significant hepatoprotective effects (P = 0.000). AST and ALT levels in the treatment groups differed significantly from the normal control. Liver morphological changes were observed in both control and treatment groups. The hepatosomatic index, number of normal hepatocytes, and central vein diameter also showed significant differences. In conclusion, Moringa leaf extract demonstrates hepatoprotective potential by reducing AST and ALT levels, improving liver morphology, increasing normal hepatocytes, and decreasing central vein diameter, with the optimal dose at 450 mg/kg BW

Edo Romario Pratama; Irma Suriyani; Kalen Sanata

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The development of financial technology has led to the emergence of online lending services based on Peer-to-Peer Lending (P2P Lending), which offer easy access to unsecured financing. However, this convenience poses significant risks when targeted at university students, who generally lack stable income and have weak financial literacy. The absence of manual verification and the suboptimal application of the prudential principle may result in a disproportionate debt burden for students. This study aims to analyze the extent to which the prudential principle is implemented by P2P Lending providers in granting loans to students, as well as to examine the legal construction of online lending agreements from a consumer protection perspective. This research employs a normative juridical method using statutory, doctrinal, and conceptual approaches. Data were obtained through literature review of relevant laws and regulations, legal literature, and supporting documents. The application of the prudential principle by P2P Lending providers remains limited and tends to focus more on user expansion than on debtor risk analysis. Online loan agreements are unilaterally drafted through standard contracts that place students in a weak legal position, without adequate protective mechanisms. Students, as vulnerable debtors, have not yet received optimal legal protection due to weak implementation of the prudential principle and exploitative contractual arrangements. Regulatory reform and strengthened oversight are necessary to ensure contractual fairness.

Putri Ramadani; Nur Aisyah Pandia; Salsabila Putri Hati Siregar

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The spread of hoax news in digital media is a serious problem because it can affect public opinion and social stability. This study aims to classify hoax news using the Support Vector Machine (SVM) algorithm. The dataset used is a hoax clarification dataset from the Ministry of Communication and Digital (Komdigi) of the Republic of Indonesia, totaling 1,872 data. The research process includes data collection, text pre-processing, feature extraction using TF-IDF, and classification using the SVM algorithm. Implementation was carried out using Google Colaboratory (Google Colab). Test results show that the SVM algorithm is able to provide good performance in classifying hoax news based on its topic with satisfactory accuracy, precision, recall, and F1-score values.

Danu Aryanto; Lery Prasetyo; Eko Siswoyo

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research is motivated by the importance of understanding the Heart Sutra within the framework of Humanistic Buddhism, especially for students of Buddhist religious education. The main problem lies in the limited understanding of the relevance of the Heart Sutra to humanistic values ​​in the context of modern life. This study aims to explain the relevance of the Heart Sutra teachings in building applicable spiritual, ethical, and social awareness. The method used is a literature study with a descriptive qualitative approach through text analysis and academic literature review. Data were obtained from primary sources in the form of translations of the Heart Sutra and secondary sources including journals, books, and scientific articles related to Humanistic Buddhism. The results of the study show that the teachings of sunyata (emptiness) in the Heart Sutra not only have profound philosophical meaning, but also provide practical implications in everyday life. The Heart Sutra is able to strengthen the philosophical foundation of Humanistic Buddhism, foster an attitude of compassion, wisdom, and tolerance, and serve as a relevant ethical guideline in facing the dynamics and challenges of modern society.

Rani, Dewa Ayu Angga; Anggreni, Ni Wayan Yuli

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the application of heart-centered communication based on Nonviolent Communication (NVC) Theory in interactions between employees and guests at the Masainn Hotel, Kuta, Bali. NVC, developed by Marshall Rosenberg, stresses empathetic engagement built on four core components: observation, feelings, needs, and requests. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with guests and direct field observations of daily service interactions. The findings indicate that employees consistently apply empathy-driven communication by offering warm greetings, attentive service, and genuine emotional presence. These behaviors help create a family-like environment that makes guests feel comfortable and emotionally connected to the hotel. Notably, one guest reported returning to the hotel for three consecutive years, having been introduced by a friend who has been a loyal customer for nine years. This demonstrates that NVC-based communication contributes significantly to guest satisfaction, trust, and long-term loyalty. Furthermore, the study highlights the strategic role of emotional intelligence and compassionate communication in shaping service quality within the hospitality industry. By integrating NVC principles into daily service practices, hotels can foster stronger interpersonal relationships, enhance guest experiences, and build sustainable customer retention.