Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 41

Analytics

Efrando Ufo; Agus Nurudin

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Di tengah dinamika industri musik yang terus berkembang pesat di Indonesia, permasalahan royalti atas karya musik menjadi tantangan besar yang memerlukan solusi hukum yang konkret dan efektif. Performing rights merupakan hak pokok yang dilindungi dalam UU Hak Cipta (UUHC) atas pemanfaatan karya dalam pertunjukan publik, pada penerapannya belum optimal dan sering menimbulkan permasalahan hukum antara pencipta lagu, performer, dan event organizer. Konteks penelitian ini menghadirkan peranan strategis Notaris sebagai penjaga keabsahan kontrak melalui penyusunan klausul performing rights pada kontrak event organizer sebagai solusi preventif terhadap permasalahan royalti di industri musik Indonesia. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: bagaimana kedudukan performing rights menurut UUHC, bagaimana penerapan klausul performing rights pada kontrak event organizer, serta bagaimana peranan Notaris dalam penyusunan klausul performing rights sebagai upaya mencegah sengketa royalti. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan konseptual, dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan praktik industri musik secara sistematis serta analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul performing rights yang disusun dan disahkan oleh Notaris memiliki peran sentral dalam memastikan legalitas, kekuatan mengikat, serta perlindungan hak cipta, sehingga mampu meminimalisir potensi sengketa royalti dan pelanggaran hak cipta. Berdasarkan analisis terhadap regulasi dan kebutuhan praktis sebagaimana uraian dalam penelitian ini, Peneliti menyusun sebuah draf klausul Performing Rights yang komprehensif dan aplikatif untuk dimuat dalam kontrak antara Event Organizer dan Performer. Disarankan perlunya standarisasi klausul performing rights, peningkatan pengetahuan hukum bagi event organizer, sosialisasi kewajiban royalti, serta peningkatan kapasitas Notaris di bidang kekayaan intelektual guna membangun ekosistem industri musik yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan di Indonesia.

Hapsari Shinta Citra Puspita Dewi; Nurhasan, Nurhasan; Erta, Erta

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Village entrepreneurship is an initiative designed to stimulate regional economic growth by accelerating the development of rural areas, which have long been perceived as slow, less productive, and lagging behind urban centers. The creation of entrepreneurial villages offers a concrete strategy to enhance community productivity because it encourages all components of the village government, residents, and local institutions to participate in structured and collaborative entrepreneurial activities. Such villages are expected to generate new economic opportunities, strengthen local industries, and increase community independence. However, initial observations from this Community Service program show that partner villages still face significant barriers, including limited land area, geographical remoteness, and inadequate human and natural resources. Many peripheral villages have not yet utilized digital technology effectively, making it difficult to expand markets or access broader economic networks. In addition, challenges related to financial access, limited talent development, socio-cultural constraints, and weak market infrastructure continue to hinder economic progress. These conditions demonstrate the urgent need for strategic assistance, capacity-building programs, and stronger support systems to help villages transform into sustainable entrepreneurial ecosystems capable of contributing to long-term regional development.

Abd. Basith Arham; Putri Rosyadatun Najwa; Ahmad Nur Mufid

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community‑engagement study aimed to revitalize the Qur’anic ecosystem in Sempu Village (Ngancar District, Kediri Regency) by fostering inter‑generational synergy—among families, youth communities, and TPQ (Qur’an Study Groups)—using an asset‑based community development (ABCD) approach. The program identified and mobilised local assets such as TPQ students/alumni, active youth, community leaders, mosque/TPQ facilities, and locally established networks to strengthen Qur’an mentoring with a psycho‑spiritual dimension. The research employed a qualitative intervention method executed in three phases: asset mapping & diagnosis; design & implementation of the intervention; and program evaluation & reflection. Results indicated that youth attendance increased from 45 % to 78 %; the number of participating families rose from 18 to 32; and 90 % of TPQ administrators expressed the intention to continue the inter‑generational forum model on a regular basis. Discussion revealed that the intervention did more than improve attendance—it reinforced a sense of ownership, social connectedness, and internalization of Qur’anic values (spiritual well‑being). The psycho‑spiritual approach proved effective in strengthening youth identity and building a sustainable Qur’anic community culture. Limitations include the short duration of the intervention (12 weeks) and persistent communication barriers between generations related to time constraints and family workloads. Recommendations include conducting long‑term measurements, adapting the mentoring modules to accommodate family/youth time issues, and replicating the model in other villages with different characteristics.

Wenti Ayu Sunarjo; Wibowo, Ari Putra; Amalia Ilmiani; Audrey Elvina Khoirunnisa; Supajar Bayu Aji +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The community service program in Purworejo Village, Sragi District, Pekalongan Regency, was implemented to enhance the capacity of local MSME actors in utilizing digital technology as a modern marketing tool. The program adopted a participatory approach involving youth organizations, business actors, village authorities, and the implementation team in every stage of the activity. Assistance included field observation, data collection, content development training, and the creation of a dedicated MSME website as a shared promotional platform. The results indicate significant social changes within the community, including improved digital literacy, stronger awareness of the importance of technology-based marketing, the emergence of local youth as digital facilitators, and the development of collaborative working patterns in managing digital media. These findings reinforce that participatory-based mentoring can strengthen community capacity in adopting technology, consistent with theoretical perspectives that position the community as key agents of local development. Therefore, the program not only produced a functional digital product in the form of an MSME website but also laid the foundation for a more adaptive, competitive, and sustainable village economic ecosystem..

Roni, Yunisman; Ari Rahmat Aziz; Masrina Munawarah Tampubolon; Nurhanifa Rizky Tampubolon; Niken Yuniar Sari +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Lahan basah merupakan ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati, namun juga menjadi habitat yang ideal bagi berbagai vektor penyakit, terutama nyamuk. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Masyarakat Kelurahan Pebatuan sepakat bahwa jumlah nyamuk di daerah kelolaan sangat mengganggu dan kondisi got yang sangat kotor perlu ditangani. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menghindari gigitan nyamuk dan penyakit DBD Metode: Penyuluhan dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami yakni kulit jeruk nipis, serai, cengkeh, dan campuran minyak zaitun. Hasil: Meningkatnya pengetahuan warga mengenai DBD perihal pemanfaatan spray anti nyamuk berbahan alami dengan adanya peningkatan sebesar 31,4 poin. Dan warga aktif melakukan pencegahan DBD dengan membersihkan lingkungan sekitar, penyuluhan yang dilakukan memperoleh respon positif dari masyarakat Kesimpulan: Pada kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD melalui pemanfaatan spray anti nyamuk berbahan alami serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya berkelanjutan dalam mengurangi risiko penyebaran penyakit

Agus Rustamana; Zidah Fadzilah; Erika Cahaya Safitri; Muhammad Reza Pahlevi; Faza Amania +1 more

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Development in Banten Province has created conflict in development due to the dominance of a minimalist modern science approach, which prioritizes economic growth while ignoring environmental carrying capacity and socio-cultural values. As a result, Banten faces a serious environmental crisis, as evidenced by high emissions of air pollutants (PM2.5, SO2) and river water pollution by industrial waste. This study aims to analyze the negative impacts of this disorganized model and propose a comprehensive solution framework. This study formulates the Holistic Development Model (HDM). The HDM is a transformative solution that synergistically integrates three pillars: Modern Science (providing technology and data), the Ecosystem Approach (providing a systemic framework and nature-based solutions), and Local Cultural Values ​​(forming the basis of ethics and social motivation) through a Systematic Literature Review and Conceptual-Case Analysis. The implementation of MPH in case studies such as Integrated Coastal Management and Integrated Agriculture demonstrates that this integration produces high-yielding, equitable, and sustainable systems. In conclusion, MPH is a crucial strategy for Banten to shift from destructive development to equitable, resilient, and locally rooted development, making ecosystem health a key measure of success.

Rohmatin, Alfa; Jannah Salsabila; Ajeng Zahra Haroki; Amelani Putri

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sekolah dalam mencegah dekadensi moral siswa di SMK Al–Azami Cianjur. Fenomena kemerosotan moral di kalangan pelajar menjadi tantangan serius di era modern, sehingga lembaga pendidikan Islam dituntut untuk berperan aktif dalam pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di SMK Al–Azami Cianjur selama Oktober–November 2025. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan dekadensi moral dilakukan melalui lima strategi utama: (1) pembiasaan religius melalui kegiatan shalat berjamaah, shalat dhuha, puasa sunnah, dan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun); (2) penguatan pendidikan moral dan etika di setiap mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; (3) pendampingan psikologis melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) serta kerja sama dengan lembaga STIFIn untuk mengenali potensi siswa; (4) kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat; serta (5) penerapan disiplin yang tegas namun mendidik. Strategi tersebut membentuk ekosistem pendidikan yang harmonis dan berakar pada nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis pembiasaan dan keteladanan efektif dalam membentuk generasi berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab di tengah tantangan moral abad ke-21.

Riani Winarni; Riani Winarni; Wahyu Akbar, Tri Sanatha; Jaya, Umban Adi; Galih Raspati +1 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika integrasi strategis antara pemasaran digital dan manajemen keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam konteks transformasi digital. Melalui pendekatan library research dengan orientasi eksploratori-deskriptif, studi ini menganalisis secara komprehensif berbagai sumber primer terkini yang membahas fenomena adopsi teknologi digital dan implementasi manajemen keuangan pada UMKM Indonesia periode 2019-2024. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa meskipun terdapat kesadaran substansial terhadap urgensi transformasi digital di kalangan pelaku UMKM, variasi signifikan teridentifikasi dalam tingkat adopsi dan optimalisasi teknologi digital—dengan platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi instrumen dominan dalam strategi pemasaran. Dalam dimensi manajemen keuangan, literasi finansial dan implementasi sistem pencatatan terdigitalisasi terungkap sebagai determinan fundamental bagi keberlanjutan operasional. Interelasi antara pemasaran digital dan manajemen keuangan termanifestasi dalam adopsi sistem pembayaran digital, pengelolaan konten strategis berbasis efisiensi finansial, dan standardisasi proses bisnis terintegrasi. Model pengembangan kapasitas yang direkomendasikan mencakup pelatihan komprehensif, pendampingan berkelanjutan, kolaborasi ekosistemik, standardisasi proses, dan integrasi strategi mitigasi risiko. Implikasi strategis dari integrasi ini meliputi optimalisasi alokasi sumber daya, penguatan kapasitas pengambilan keputusan berbasis data integratif, konstruksi model bisnis responsif, peningkatan keberlanjutan finansial, dan akselerasi skalabilitas bisnis. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual tentang transformasi digital UMKM dalam konteks negara berkembang dan menyediakan landasan empiris bagi formulasi kebijakan dan strategi bisnis yang memperkuat daya saing UMKM Indonesia di era digital.

Zainuri Zainuri; Sebastiana Viphindrartin; Regina Niken W; Ra'iyatu Imadidin; Rachmania Nurul Fitri Amijaya +2 more

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Program pengabdian masyarakat bertajuk “Menenun Inovasi: Transformasi Kelembagaan dan Bisnis Digital Berkelanjutan bagi UMKM Batik Khas Jember di Desa Sumberpakem” bertujuan memperkuat daya saing UMKM batik melalui transformasi digital dan penguatan kelembagaan kolektif. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tiga tahapan terintegrasi: pelatihan Digital Marketing dan E-Commerce, penerapan Business Model Canvas (BMC) terpadu, serta inisiasi pembentukan Koperasi Batik Sumberpakem. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, kemampuan promosi daring, dan pengelolaan bisnis peserta. Seluruh UMKM mitra kini memiliki akun aktif di berbagai platform digital (Instagram, TikTok, dan Shopee) serta mampu menghasilkan konten promosi yang kreatif dan profesional. Selain itu, terbentuknya tim inisiator koperasi menjadi langkah konkret menuju kemandirian ekonomi kolektif yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya mendorong adaptasi teknologi, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM. Dampak keberlanjutan diarahkan pada pendampingan koperasi, penguatan jejaring pasar, serta peningkatan infrastruktur digital desa.

Limmey Maria Tambingon; Arrijani Arrijani; Musma Rukmana

Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Biology education in high school has an important role in shaping students' science literacy and critical thinking skills. However, ecological material, particularly the topic of Ecosystem Components and their Interactions, is often considered difficult because it is abstract and not easy to observe directly. This research aims to improve student learning outcomes through the application of the Problem Based Learning (PBL) model, which emphasizes real problem-solving, collaborative discussion, and active involvement in the learning process. The research uses the design of Classroom Action Research (PTK) which was carried out in two cycles in class X of St. Rosa de Lima Catholic High School Tondano involving 10 students in the odd semester of the 2025/2026 school year. Data was collected through observation of teacher and student activities, learning outcome tests in the form of pretests and posttests, and learning documentation. The analysis was carried out descriptively, qualitatively, and quantitatively by calculating the average score, percentage of completion, and student involvement. The results of the study showed a significant increase. The percentage of teacher activity increased from 58.3% in the first cycle to 87.5% in the second cycle, while student activity increased from 45.83% to 83.33%. The average score of students also increased from 70% in cycle I to 90% in cycle II, with classical completeness reaching 90%. These findings confirm the effectiveness of PBL as a contextual Biology learning strategy, able to bridge ecological concepts with real life, and increase students' curiosity, cooperation, and critical thinking skills.

Candrakristawan, Wisnu Aditya; Noventari, Widya; Setyaningsih, Nunung; Utama, Annisa Eka; Famelia, Alina Azka +3 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Era digital membawa tantangan sekaligus peluang dalam pelestarian budaya lokal. Desa Ngaru-Aru, yang kaya akan warisan budaya seperti Tari Topeng Ireng, menghadapi kendala dalam promosi budaya akibat kurangnya dokumentasi dan media digital yang representatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan website bundaru.com sebagai media edukasi dan promosi seni budaya lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan FGD dengan pihak-pihak yang terkait. Hasil dari kegiatan ini meliputi peningkatan literasi digital, partisipasi aktif generasi muda, penguatan identitas budaya melalui platform digital dan sarana promosi kebudayaan. Website ini tidak hanya menyajikan informasi tentang sejarah dan filosofi Tari Topeng Ireng, tetapi juga menyediakan galeri, jadwal acara, profil komunitas seni lokal dan kontak dari setiap komunitas atau penggiat seni. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi strategi efektif dalam pelestarian budaya, sekaligus memperkuat ekosistem sosial dan ekonomi desa berbasis budaya.

Febriani Suoth; Ferny M. Tumbel; Livana D. Rawung

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Science education at the junior high school level demands learning strategies that encourage active student engagement as well as enhance conceptual understanding. The low learning outcomes of students in the science subject of ecosystem materials emphasizes the need for learning innovations that focus on student activities. This study aims to evaluate the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) learning model in improving the learning outcomes of grade VIII students of SMP Negeri 1 Tumpaan. The research was conducted in the form of Classroom Action Research with two cycles, each of which included the planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 30 students of grade VIII. The research instrument is in the form of learning outcome tests given at the pre-cycle stage, post-test cycle I, and post-test cycle II. Data were analyzed using descriptive statistics and repeated measurement tests to ascertain the significance of improving learning outcomes. The results showed an increase in students' average scores from 58 in the pre-cycle to 75.33 in the first cycle, and 79.5 in the second cycle. The percentage of learning completeness also increased from 20% to 66.67% in the first cycle, and reached 80% in the second cycle. Repeated measurement analysis showed significant differences between stages with strong positive correlation values. These findings confirm that PBL is effective in improving science learning outcomes, encouraging active student involvement, and improving the equitable distribution of achievement in the classroom. This research has implications for the importance of implementing PBL as an innovative learning strategy in junior high schools to support the achievement of science literacy and 21st century skill development

Adang Ridwan; Ria Karmila; Oryza Syavita

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Higher education institutions play a strategic role in building a quality education ecosystem by strengthening the competency of human resources, particularly educators. As a higher education institution, Batang Hari Islamic University is required to ensure that its lecturers possess the skills to meet the ever-changing developments in science and technology, as well as the needs of society. To address these challenges, community service activities are being implemented to enhance the capacity of lecturers, enabling them to support the creation of a superior and competitive higher education ecosystem. These activities are implemented through various methods, such as workshops, training, and participatory mentoring. The primary focus is on improving digital literacy, mastery of innovative learning methods, scientific publication skills, and quality-based research and community service management. With this approach, lecturers not only gain new knowledge but also practical skills that can be directly applied in daily academic processes. The results of these activities demonstrate a significant increase in lecturers' insights and skills, particularly in the use of digital-based learning technologies, increased productivity of scientific work, and the expansion of academic networks with various partners. These changes contribute to the growth of a more dynamic, collaborative, and innovative academic culture. Overall, these activities have had a positive impact on Batang Hari Islamic University by fostering an academic environment that is responsive to changing times. In this way, universities not only strengthen their competitiveness at the national level, but also have the potential to improve their position on the global stage through competent, creative, and quality-oriented lecturers.

Lestari Teresia Sihaloho; Imelda Free Unita Manurung; Eva Betty Simanjuntak; Dody Feliks Pandimun Ambarita; Putra Afriadi

Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study aims to develop and produce a product used as a learning medium in grade V, namely a learning video media based on the Canva application in the Science lesson Harmony in Ecosystems to improve student learning outcomes. This type of research and development (RnD) uses the ADDIE model which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instrument used is a questionnaire. The product developed must go through a validity test conducted to determine the feasibility, effectiveness and practicality before being used in learning. The feasibility test was obtained from the review of media experts obtaining a score of 90% and material experts obtained 85% in the very feasible category, the practicality of this media was obtained from the review of practitioner experts with a score of 96% in the very practical category. The effectiveness of the learning media product was obtained from the results of student tests that before using the product, 6 out of 29 students completed with a percentage of 20% completion, after using the product the percentage increased to 93% experiencing an increase of 73% with a total of 27 out of 29 students completing. This shows that the media developed is effective in improving student understanding as seen from student learning outcomes. The developed media is feasible, practical, and effective for use in the Harmony in Ecosystems learning material.

Wati, Vera; Wati, Vera; Nugrahantoro, Achmad; Irawan, Joko; Yusuf, Arif Maulana +1 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penerapan konsep kota cerdas menjadi arah strategis dalam mengelola kompleksitas urbanisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih adaptif dan kompetitif. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi masyarakat, serta belum optimalnya integrasi teknologi dalam tata kelola kota. Kesenjangan ini dapat menghambat upaya membangun SDM yang berdaya saing tinggi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat mendukung transformasi kota cerdas dalam kerangka peningkatan daya saing manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif berbasis studi literatur, dengan fokus pada pemetaan peran kecerdasan buatan dalam mendukung pilar smart city: smart governance, smart economy, smart people, smart mobility, smart environment, smart society, dan smart living. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan mampu mendorong efisiensi layanan publik, memperkuat sistem pendidikan berbasis personalisasi, mendukung analitik data untuk pengambilan keputusan, serta menciptakan ekosistem inovatif yang merangsang pengembangan kompetensi SDM. Selain itu, sinergi antara pemerintah, sektor industri, dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam memastikan bahwa transformasi digital yang dilakukan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan berkelanjutan. Dengan pemanfaatan kecerdasan buatan secara inklusif dan etis, kota cerdas tidak hanya menjadi solusi teknologi, tetapi juga platform strategis dalam mencetak manusia yang unggul dan siap bersaing dalam era global.

Maulida, Wanda; Sugeng pradikto

Pendidikan memegang peranan penting dalam membangun generasi unggul, terutama dalam konteks ekonomi kreatif yang tengah berkembang pesat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi pendidikan dapat berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul, dengan fokus pada penerapan ekonomi kreatif di sektor pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber yang terkait dengan inovasi pendidikan dan ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pendidikan, termasuk kurikulum berbasis ekonomi kreatif, dapat memperkenalkan keterampilan dan pengetahuan baru yang dibutuhkan oleh generasi muda untuk berkecimpung dalam ekonomi digital dan industri kreatif. Selain itu, dukungan pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan kewirausahaan menjadi faktor kunci dalam menyiapkan generasi yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan ekonomi kreatif ke dalam kurikulum pendidikan dan meningkatkan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor industri untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kewirausahaan di Indonesia.

Rudi Setyono; Puji Isyanto

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to examine the impact of waste on natural ecosystems in the Karawang area, West Java. As one of the largest industrial estates in Indonesia, Karawang faces serious challenges related to industrial and domestic waste management. Poorly managed liquid and solid waste has polluted rivers, farmland, and forest areas, and disrupted the balance of local ecosystems. This study uses a qualitative approach through field observations, interviews with residents and related agencies, and secondary data analysis. The results of the study show that waste pollution has a direct impact on the decline in water quality, habitat damage, and the decline in biodiversity at several points in Karawang. In addition, the surrounding community also feels the impact through health problems and reduced agricultural yields. This study recommends the need to strengthen waste management regulations, increase supervision of industry, and involve the community in environmental conservation efforts. These findings are expected to be considered in the formulation of sustainable environmental policies in Karawang.

Adel N.Tafuli; Irma Ninu; Sakti N.U.Saingu; Aplonia S.Liu; Christofel Saetban

Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan karakter Kristen dalam keluarga di era kontemporer yang menghadapi berbagai tantangan globalisasi. Menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis landasan teologis, konsep teoretis, dan strategi implementasi pendidikan karakter Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Kristen memiliki fondasi yang kuat dalam konsep Imago Dei dan mandat Alkitabiah, khususnya Ulangan 6:6-7 dan Efesus 6:4. Keluarga berfungsi sebagai ecclesia domestica yang menjalankan fungsi kerygma, koinonia, leiturgia, dan diakonia dalam pembentukan karakter anak. Nilai-nilai fundamental seperti buah Roh (Galatia 5:22-23) menjadi karakteristik utama yang perlu ditanamkan melalui metodologi keteladanan, pendekatan naratif, disiplin redemptif, dan ritual keluarga. Namun, tantangan kontemporer seperti sekularisasi, relativisme moral, teknologi digital, perubahan struktur keluarga modern, dan pluralisme agama memerlukan strategi adaptif. Penelitian ini memperkenalkan Teori Transformasi Karakter Holistik (TKTH) yang mengintegrasikan dimensi teologis-antropologis, psiko-sosial, pedagogis-metodologis, dan komunal-ekosistemik. Revitalisasi pendidikan karakter Kristen dalam keluarga menjadi kebutuhan mendesak untuk membentuk generasi dengan fondasi moral dan spiritual yang kuat di tengah dinamika perubahan sosial yang cepat.

Ikhsan Hilal Syafaat; Baruna Hafizd Xavire; Bintang Aji Tamadinta; Bayu Prastiyo; Reva Putri Sugianti +1 more

Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

This study aims to examine the implementation of post-mining environmental rehabilitation programs carried out by PT Bukit Asam Tbk in the Tanjung Enim mining area, South Sumatra. Coal mining activities have significant ecological impacts, especially on vegetation damage, soil erosion, and habitat degradation. In this context, rehabilitation efforts are a crucial step to restore the ecosystem and ensure environmental sustainability. The method used in this study is a qualitative literature study with a descriptive-analytical approach to official company documents, environmental reports, and relevant academic references. The results of the study indicate that PT Bukit Asam has implemented various rehabilitation strategies, including revegetation, wastewater management, and community empowerment through agroforestry programs. The success of this program is reflected in the increased vegetation cover, land stability, and biodiversity indicators in the reclamation area. However, challenges such as natural factors and limited supervision still need to be addressed. In conclusion, the rehabilitation practices carried out by this company can be used as a model for sustainable post-mining management in Indonesia. This study recommends the need for multi-sector collaboration and increased transparency and monitoring technology to support long-term effectiveness.

Abdullah, Chairunnisa; Durand, Nursakina; Moonti, Roy Marthen

Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Di era transformasi digital dan big data, perlindungan data pribadi menjadi isu yang sangat mendesak, terutama dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk melakukan tinjauan kritis terhadap pelaksanaan UU PDP 2022, mengeksplorasi tantangan, peluang, serta dampaknya terhadap hak atas privasi individu. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, mengkaji literatur terkini dan dokumen hukum melalui analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun UU PDP 2022 telah memberikan kerangka hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi hambatan, mulai dari rendahnya literasi digital masyarakat, lemahnya pengawasan kelembagaan, hingga dominasi platform digital raksasa. Artikel ini memberikan kontribusi dengan menawarkan pemahaman baru tentang urgensi tata kelola data yang inklusif dan berbasis kepercayaan publik, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan. Kesimpulannya, perlindungan data pribadi memerlukan sinergi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem digital yang adil, aman, dan berdaulat, serta perlu didukung penelitian lanjutan yang lebih mendalam dan komparatif.