Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 11701-11720 of 12,691

Analytics

Rusdi, Moh

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Bimbingan konseling merupakan upaya bantuan yang diberikan kepada siswa supaya memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri sendiri, untuk dimanfaatkan siswa dalam memperbaiki masalah yang ada pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Bagaimana pelaksanaan program bimbingan konseling di MI Bina Ihsan Mulia Badung Tahun Pembelajaran 2019/2020, 2) Bagaiman kedisiplinan siswa yang ada di MI Bina Ihsan Mulia Badung Tahun Pembelajaran 2019/2020, 3) Bagaimana implementasi program bimbingan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan di MI Bina Ihsan Mulia Badung Tahun Pelajaran 2019 /2020?. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, bidang kesiswaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil Penerapan bimbingan konseling di MI Bina Ihsan Mulia Badung dilakukan oleh wali kelas, guru mapel, dan kepala sekolah. Program bimbingan konseling yang ada di MI Bina Ihsan Mulia Badung yang diberikan layanan orientasi layanan informasi layanan konseling individu layanan mediasi.

Milhaq, M.; Qosim, Ahmad; Ismail, Syarof Nursyah

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Dalam setiap lembaga pendidikan, diperlukan sebuah manajemen yang memprioritaskan pendidikan karakter siswa, manajemen tersebut bisa dilakukan di luar jam sekolah. Sebagaimana di SMK Bina Madina Denpasar, mempraktekkan manajemen ekstrakurikuler seni Islami yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai karakter siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui manajemen ekstrakurikuler seni Islami di SMK Bina Madina Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) Apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui manajemen ekstrakurikuler seni Islami di SMK Bina Madina Denpasar tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru agama, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa dilakukan dengan praktik pengajian, diskusi sesama anggota, wejangan/nasehat. Terkonsep dalam tiga pilar; Moral Knowing, Moral Loving, dan Moral Doing. 2) Faktor pendukung pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa adalah, peran aktif para pendidik dan didukung oleh kepala sekolah, serta sarana prasarana yang memadai. 2) faktor penghambatnya adalah, siswa tidak istikamah dalam menerapkan akhlak mulia, kemampuan siswa terbatas, waktu yang kurang tepat, dan jarak sekolah dengan rumah siswa terbilang jauh.

Afrine, Afrine; Qosim, Achmad; Libriyanti, Yuyun

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan kebutuhan yang diperlukan suatu organisasi untuk mencapai efektifitas dan efisiensi kerja khususnya dalam era perkembangan teknologi modern saat ini. Pengelolaan SIM yang tepat merupakan salah satu hal penting dalam mempertahankan bahkan mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Insan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan informasi di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan implementasi dalam pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi SIM dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di MI Insan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan SIM di MI Insan Mulia telah berjalan sesuai dengan pedoman yang ada, 2) Pelayanan pendidikan di MI Inan Mulia mempunya dua bentuk pelayanan yaitu pelayanan pokok (layanan kurikulum, layanan kesiswaan, layanan humas, layanan sarana prasarana) dan pelayanan bantu (layanan perpustakaan, layanan informasi, layanan Kesehatan dan keamanan), 3) Impelentasi SIM di MI Insan Mulia sudah berjalan dengan baik dan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh kementrian agama, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pendidikan.

Zahroti, Diana; Mahrusun, Mahrusun; Hidayat, Tauhid

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena bahwa peran supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI Al Kalam Denpasar tidak sebagaimana yang diharapkan bahwa kepala madrasah melakukan supervisi masih terdapat beberapa guru yang mengajar bukan disiplin ilmunya, guru yang merangkap jabatan pemimpin madrasah, guru pengabdian yang tidak memiliki ijazah S1. Hal ini Sangat penting dalam memperhatikan kompetensi profesional bagi seorang guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI Al Kalam Denpasar dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI Al Kalam Denpasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Peran supervisi kepala madrasah meningkatkan profesionalisme guru di MI Al Kalam yaitu memimpin guru-guru dan tenaga kependidikan lainnya, untuk memperbaiki pengajaran termasuk menstimulasi, menyeleksi jabatan guru-guru, menyeleksi, dan merevisi tujuan-tujuan pendidikan, bahan pengajaran dan metode- metode mengajar serta evaluasi pengajaran.

Jailani, Firman; Ade F, Novena; Arifin, Haris Nursyah

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Kompetensi profesional memiliki arti penguasaan materi pembelajaran yang luas dan mendalam yang mencakup penguasaan materi pelajaran kurikulum. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja guru, salah satunya adalah guru yang membutuhkan bimbingan untuk menjadi guru yang profesional. tujuan dari penelitian ini adalah; (1) Untuk mengetahui pengaruh signifikan kompetensi profesional terhadap kinerja guru di MI Tawakkal Denpasar Bali; (2) mengetahui kontribusi kompetensi profesional terhadap kinerja guru MI Tawakkal Denpasar Bali. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam menentukan sampel menggunakan rumus jenuh dengan hasil 38 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner dan teknik analisis menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi profesional terhadap kinerja guru MI Tawakkal Denpasar Bali. Hal ini ditunjukkan oleh variabel kompetensi profesional yang memiliki koefisien regresi positif terhadap kinerja 34.599 yang berarti bahwa jika kompetensi profesional mengalami peningkatan 1 poin, kinerja akan meningkat sebesar 34.599. 2) variabel kompetensi profesional (X) memiliki kontribusi simultan sebesar 18,1% terhadap variabel kinerja guru (Y) dan sisanya 81,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.

Imam Junaris

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Penelitian ini bertolak dari fenomena yang terjadi pada pesantren yang masih belum kuat mengembangkan budaya literasi dalam menciptakan generasi yang unggu melalui kepemimpinan pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk budaya literasi bagi santri, fasilitasi literasi bagi santri dan dampak budaya literasi bagi santri di pondok pesantren Sirojut Tholibin Plosokandang.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, metode tanya jawab, dan metode diskusi. Gerakan literasi berbasis pondok dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaraan. Bentuk kegiatan pengembangan gerakan literasi berbasis pondok pesantren, yaitu (1) Program Tahfidzul Qur’an, (2) kajian kitab kuning, (3) kegiatan muhadarah, dan (4) kegiatan jurnalistik.  Literasi berbasis pondok pesantren adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga pondok (kyau, ustad, ustadzah, pengurus, santri, orang tua/wali murid) dan masyarakat. Pelaksanaan gerakan literasi diwujudkan melalui tiga tahap, yaitu pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. ketiga tahapan dilaksanakan secara bertahap sehingga prosesnya dapat berjalan sebagaimana mestinya.  Gerakan literasi yang ditawarkan untuk lingkungan pondok juga menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Santri yang belajar di pondok pesantren Sirojut Tholibin diajarkan literasi dengan sistem yang unik supaya bisa mempersiapkan diri dalam kehidupan masyarakat kelak, seperti khitobah, kajian kitab kuning, syawir, muhafadzoh, dan mutola’ah. Kehidupan bermasyarakat disini menjadi penting untuk digaris bawahi, sebab santri akan menjadi tumpuan dan menjadi tokoh pembangunan yang senantiasa berguna dan digunakan dalam kehidupan sosial. Hal itu dapat tercermin ketika seorang santri memimpin kegiatan keagamaan, menjadi pembawa acara suatu kegiatan, bahkan tidak jarang berhubungan dengan hal-hal lain. seolah hal tersebut menjawab keraguan yang ada dimasyrakat, bahwa seorang santri yang mondok bisa segalanya. Berbagai kegiatan yang dapat diimplementasikan di atas diharapkan dapat membuat para santri memiliki kemampuan menyaring informasi sehingga mampu menjadi insan kamil yang berilmu dan berakhlakul karimah.   

Nur Kholifah; Ahmad Zainuddin; Mustain Mustain; Subandi Subandi; Aniek Indrawati +2 more

This study aims to determine the implementation problems of instilling entrepreneurial character in early childhood. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method by collecting and analyzing journals related to keywords. Based on the literature study conducted, it was found that the importance of planting and increasing understanding of the concept of entrepreneurship from an early age starting from early childhood education, this implementation needs examples in the form of activities carried out by playing to provide a good understanding of students. Another problem, students are less motivated to look for reference materials related to the material provided. Based on the analysis of learning tools, the entrepreneurship material being taught is still not sustainable so that the expected competencies are not clear. In addition, learning activities are still centered on the teacher. The results of the analysis of reference books to see the contents of the material, especially the main economic activity material. How the material is presented, examples, and practical implementation in accordance with the syllabus of existing subject matter. After the basic economic activity reference books are reviewed as teaching materials in accordance with the learning tools that have been developed.

Lia Anggraini Mulyono; Bhima Erlangga Sukma Prayoga; Aniek Indrawati; Ludi Vishnu Wardana; Angga Martha Mahendra

This study aims to look at the process of internalizing character education during the COVID-19 pandemic through entrepreneurship education as a general subject of higher education in Indonesia. The method used in this research is Systematic Literature Review (SLR) by collecting and analyzing journals related to keywords. During the COVID-19 pandemic, universities implemented distance learning so that learning could continue, this made the process of internalizing character education through entrepreneurship education continue, through three stages, carried out in stages and continuously, namely 1) The value transformation stage, with presentations, discussions , and questions and answers through the digital platform Zoom or Google Meet. 2) The value transaction stage, carried out by field observations and virtual interviews with entrepreneurs. 3) The internalization stage, carried out in virtual practice by participating in the entrepreneurship program organized by the Directorate General of Higher Education in Independent Learning-Independent Campus (MBKM). Students at the end have the values of character education and entrepreneurial character, namely having high responsibility, hardworking, creative, independent, democratic traits and attitudes, love for the motherland, national spirit, achievement, socializing, peace-loving, fond of reading, and cares about the social environment, and has the characteristics of courage, wisdom, confidence, and foresight in seeing opportunities. Students with it will behave well, have sympathy, empathy, and know what is good and what is bad.

Woran, Ramlen; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita Lusiana

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelilian ini adalah untuk memahami dasar perjanjian Allah kepada Abraham dan apa saja yang dijanjikan Allah kepada Abraham, serta korelasinya kepada umat Allah sepanjang zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi literatur. Abraham adalah salah satu tokoh terpenting dalam Perjanjian Lama. Melalui Abraham, Allah membuat perjanjian dengan seluruh umat manusia. Abraham memiliki kesetiaan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Kesetiaan dan kepatuhan kepatuhan Abraham ditunjukkan dengan melakukan perintah Allah dalam meninggalkan negrinya dan mengorbankan anaknya. Allah mengadakan perjanjian kepada Abraham sejak dipanggil keluar dari negrinya, Allah berjanji memberikan tanah, keturunan dan penyertaan berkat. Perjanjian Allah kepada Abraham berkelanjutan bagi keturunannya dan bagi setiap umat pilihan-Nya.

Lina Fatimah Lishobrina; Maliana Puspa Arum; Chusnul Maulidina Hidayat; Livia Irene Widianty; Graciela Putri Wengkau

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Perkembangan teknologi untuk digitalisasi berdampak pada sistem pembayaran, analisis untuk situasi masalah yaitu memeriksa kualitas e-wallet Go-Pay dalam berbagai aspek, urgensi kegiatan yaitu untuk mengetahui apakah Go-Pay bagus produk e-wallet, tujuannya yaitu untuk mengetahui kualitas e-wallet Gopay, Dalam penelitian ini, selain teknik metodologi, dilakukan pencarian literatur pada perpustakaan untuk memperoleh informasi. Prosedur pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan cara mengurangi data dan menggunakan sumber data yang sudah tersedia, dan penarikan kesimpulan yang etis dan logis. Terdapat tabel hasil, pembahasan, dan dampak dari beberapa jurnal yang membahas tentang Go-Pay. Keunggulan Go-Pay inilah yang mendorong pengguna Gojek untuk menggunakannya. Ketertarikan menggunakan sistem pembayaran digital Gopay juga dipengaruhi oleh utilitas yang dirasakan dan kenyamanan penggunaan. Tingkat dalam mempermudah dan keuntungan menggunakan aplikasi Go-Pay juga mempengaruhi minat pengguna Indonesia. Dari hasil dan pembahasan jurnal tersebut, disimpulkan bahwa GOPAY memiliki brand image dan kualitas aplikasi yang baik sehingga mempengaruhi kepuasan dan niat untuk terus menggunakan aplikasi tersebut. Faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen saat menggunakan dompet Go-paye sangat penting dalam menentukan kepuasan pelanggan.

Agung Nugroho, Fajar

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Background: Hypertension (high blood pressure) is when the pressure in your blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). It is common but can be serious if not treated. A patient with hypertension who receives a treatment, implements a diet program, and carries out activities must comply with the recommendations of health workers. Objective: To find out the level of medication adherence in hypertensive patients at Selokerto Village. Method: This study was a quntitative study  with a cross-sectional approach. The research sample was 100 people with hypertension at Selokerto Village and they were taken by total sampling method. Result: The results of this study were 63 (63%) respondents with a high level of medication adherence and 37 (37%) respondents with a moderate level of medication adherence. Conclusion: The level of medication adherence in Selokerto Village was dominantly good medication adherence. Recommendation: For further research, researchers are expected to examine the factors associated with medication adherence.

Agung Nugroho, Fajar

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Background: Hypertension (high blood pressure) is when the pressure in your blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). It is common but can be serious if not treated. A patient with hypertension who receives a treatment, implements a diet program, and carries out activities must comply with the recommendations of health workers. Objective: To find out the level of medication adherence in hypertensive patients at Selokerto Village. Method: This study was a quntitative study  with a cross-sectional approach. The research sample was 100 people with hypertension at Selokerto Village and they were taken by total sampling method. Result: The results of this study were 63 (63%) respondents with a high level of medication adherence and 37 (37%) respondents with a moderate level of medication adherence. Conclusion: The level of medication adherence in Selokerto Village was dominantly good medication adherence. Recommendation: For further research, researchers are expected to examine the factors associated with medication adherence.

Nova Hari Santhi; Ratna Yuniarti; Saifurrohaidi

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Penguatan ekonomi dan pemberdayaan anak asuh LKSA meliputi: memberikan semangat dan membangun motivaasi berwirausaha, Terbentuknya wirausahawan baru, memberikan life skill untuk anak asuh berupa; pelatihan membuat kreasi seperti buket snack, snack tower dan buket bunga, serta pelatihan pemasaran produk yang telah dibuat melalui media sosial dan bimtek kewirausahaan. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh mitra adalah dengan cara melakukan workshorp kewirausahaan, pelatihan pembuatan kreasi seperti buket snack, snack tower dan buket bunga, dan Bimtek pemasaran melalui media soasil untuk menciptakan ekonomi kreatif dan dapat memberikan kontribusi untuk perkembangan ekonomi masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan pelatihan membuat kreasi berupa buket bunga, buket snack dan snack tower pada anak asuh di panti asuhaan Muhammadiyah Selong sudah terlaksana dengan baik. Siswa membuat produk berupa buket snack, snack tower dan buket bunga. Mulai dari Persiapan (Pemilihan bahan, dan penyiapan alat), penggunaan peralatan yang benar, ketepatan langkah-langkah membuat kreasi kesesuaian hasil akhir yang dipresentasikan menurut kreteria yang diharapkan, menata peralatan setelah selesai kegiatan, kreatifitas produk, kerapian, kombinasi warna. Secara keseluruhan Hasil dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan membuat kreasi berupa buket bunga, buket snack dan snack tower berupa buket bunga, buket snack dan snack tower kategori sangat baik. Tanggapan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan untukmenciptakan kreasi ini sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari idikator kehadiran siswa mencapai 100% dari target, dan selama kegiatan berlangsung mereka sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir kegitan.

Aga Wiranata

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pancasila sebagai sumber hukum dan apakah Pancasila juga sangat berpengaruh pembentukan hukum nasional akan menjadi kajian utma dalam jurnal ini. Selain soal pengaruh poltik dalam menjadi spektrum determinan yang paling berpengaruh terhadap wajah legisladi dan regulasi di Indonesia. Kesimpulan dari peneltian ini adalah menemukan bahwa keberadaan Pancasila sebagai sumber segala sumber hukum dalam tatanan hukum nasional masih belum dapat diterapkan secara praksis. Pengaruh reformasi ternyata membuat status Pancasila dalam tatanan hukum mengalami ketergerusan. Hal ini dipengaruhi oleh tiga persoalan yaitu: pertama, adanya sikap resistensi terhadap Orba yang telah menjadikan Pancasila sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan dan melindungi pemerintahan otoriter. Kedua, menguatnya pluralisme hukum yaitu menerapkan beragam sistem hukum yang mengakibatkan keberadaan Pancasila menjadi semakin termarjinalkan.  Ketiga, Pancasila hanya sebagai simbolis dalam hukum sehingga menimbulkan disharmonisasi antara peraturan perundang-undangan seperti adanya UU dan Perda yang bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila

Sapwan Sapwan

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pelaku unjuk rasa anarkis dapat dimintai pertanggungjawaban pidana terhadap terjadinya kerusakan maupun korban baik korban luka apalagi korban jiwa. Penelitian ini tentang Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Anarkis dalam Unjuk Rasa dengan permasalahan apakah faktor-faktor penyebab terjadinya unjuk rasa anarkis dan bagaimanakah analisis yuridis pertanggungjawaban pidana bagi pelaku anarkis dalam unjuk rasa? Pendekatan penelitian ini yakni yuridis normatif  yang berdasarkan data sekunder yakni teori-teori hukum pakar dari literatur, buku-buku, rujukan internet. Faktor-faktor penyebab terjadinya unjuk rasa anarkis yakni  rasa kecewa pengunjuk rasa terhadap tuntutan, tidak dipatuhinya aturan hukum unjuk rasa, kurangnya antisipasi aparat keamanan, tindakan represif aparat keamanan, adanya provokator,  penggunaan alkohol dan obat terlarang, keinginan orang-orang tertentu untuk disebut pahlawan, keterlibatan orang-orang yang tidak memahami aturan pelaksanaan unjuk rasa,  keterlibatan orang-orang yang hanya sekedar ikut-ikutan, keterlibatan anak di bawah umur, adanya orang yang membawa senjata tajam, kurangnya antisipasi penanggung jawab unjuk rasa dan lemahnya pengamanan. Pertanggungjawaban pidana bagi pelaku anarkis dalam unjuk rasa dapat merujuk Pasal 16 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 bahwa pelaku atau peserta pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum yang melakukan perbuatan melanggar hukum, dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dimaksud antara lain Pasal 170 KUHP Pasal 406 dan Pasal  407 KUHP atau Pasal 212 dan Pasal 214 KUHP. Pertanggungjawaban pidana dapat diterapkan terhadap pelaku, yang menyuruhlakukan, turut serta melakukan dan pembantuan tindak pidana dalam unjuk rasa anarkis

Robingun Suyud El Syam; M. Yusuf Amin Nugroho; Siti Lailiyah; Muhammad Saefullah

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk merefleksi satu abad nahdhatul ulama: dialektika capaian dan tantangan. Dengan menggunakan setting teoretik, penelitian menyimpulkan: bahwa Nahdhatul Ulama dalam satu abad, setidaknya memperoleh lima capaian: 1) sebagai organisasi pelestari tradisi, NU sukses mempertahankan diri sebagai organisasi dengan pengikut terbesar di Indonesia, bahkan dunia, 2) berhasil memainkan peran elok dalam percaturan politik Indonesia, dari pra-kemerdekaan, kemerdekaan, pasca kemerdekaan hingga saat ini, 3) dalam konteks pendidikan, berhasil mengintegrasikan sistem pendidikan modern dengan tetap mempertahankan identitas pesantren, 4) pada dimensi budaya, menjadi garda depan sebagai aktor pelestari kebudayaan berbasisi lokal, menjadi media dakwah 5) menjadi penyokong utama beragam agenda pemerintah, terkait isu radikalisme beragama di Indonesia, dan secara gemilang berhasil menjadi representasi Islam rahmatan lil alamin bagi dunia luar.  Adapun tantangan kedepan meliputi: 1) memiliki kelemahan di bidang ekonomi maupun SDM terutama terkait riset dan teknologi, 2) meski selalu berperan penting dalam setiap peristiwa politik Tanah Air, namun kerap ditinggal ketika berbicara sharing kekuasaan, 3) pesantren berhasil eksis hingga saat ini, namun masih kental asumsi hanya melahirkan ulama yang menguasai kitab kuning dan memimpin ritual keagamaan, perlu kurikulum yang berorientasi pada penguasaan teknologi informasi, 4) Secara ekonomi, masih basis massa berada di kelas menengah ke bawah sehingga pekerjaan besar ke depan menciptakan para saudagar baru di NU dengan memobilisasi etos pemberdayaan ekonomi.    

Salis Irvan Fuadi; Robingun Suyud El Syam

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengungkap pendidikan etika hidup dalam sinetron “Preman Pensiun the Series”, dengan menyelami hal-hal yang berguna bagi kebermaknaan hidup. Artikel ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggali data relevan dari buku, literatur, dokumen, jurnal, artikel, dan informasi lain. Data dikumpulkan, diseleksi, dan dikelompokkan untuk didiskusikan dan dianalisis dengan analisis isi dalam kajian mendalam. bahwa terdapat banyak etika hidup dalam film preman pensiun di antaranya: 1) bahwa melakukan kebaikan butuh usaha keras karena pasti banyak ujian, maka selalu kerja keras diperlukan agar dapat lulus dari ujian tersebut, 2) banyak kata bijak yang muncul dalam sinetron Preman Pensiun sebagai pelajaran hidup  yang dapat menjadi motivasi hidup. Penelitian ini merekomndasikan kata-kata bijak dan kisah dalam sinetron Preman Pensiun dapat dijadikan rujukan maupun bahan pendidikan bagi penyadaran para narapidana dan para pelaku premanisme.    

M. Furqon Al Maarif; Kundharu Saddhon

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research focuses on code mixing that occurs in uploads to the Instagram account @ganjar_pranowo. Data were obtained from Instagram social media relating to multilingual and bilingual interaction processes that occur in society. All data was obtained and presented using a descriptive qualitative approach. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques using listening techniques. The method used to write data is the equivalent method with the translational equivalent technique. The data consists of uploading sentences in Indonesian, Javanese and English on the Instagram account of Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo). There are 11 data showing internal code mixing, consisting of 6 forms of words, 4 forms of phrases and 1 form of sentences. In internal code mixing, all data is in Javanese. There are 15 data showing external code mixing which are divided into 8 data in the form of words and 7 data in the form of phrases. External code mixing consisted of 14 data in English and only 1 data in another foreign language, namely Korean. The entire function of code mixing on the Instagram account @ganjar_pranowo is to familiarize and attract readers' attention.

Dian Nurdiansyah; Yonetta Deandra Anindira; Salwa Sihab Muhibin; Alfina Haqqani Putri

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pada zaman yang serba canggih saat ini, internet merupakan produk teknologi komunikasi yang sangat fenomenal. Namun, tidak semua pengguna internet adalah pengguna yang baik, karena setiap celah keamanan dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan sebuah keuntungan. Keuntungan tersebut mulai dari pencurian data hingga bentuk perusakan sistem. Selain itu, dampak negatif yang sering terjadi pada masyarakat adalah sering terjadinya penipuan-penipuan melalui WhatsApp ataupun SMS dan juga tawaran pinjaman online ilegal yang banyak merugikan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan secara mandiri merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan untuk memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat, melalui penyusunan program tepat guna. Program sosialisasi digital security adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan digital serta tips menjaga data pribadi mereka agar tetap aman. Dalam kegiatan menggunakan tiga metode yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program dilaksanakan secara luring dan daring yang terdiri dari dua sasaran : Pertama, edukasi (sosialisasi) keamanan digital kepada Siswa dan Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA). Kedua komunitas dan masyarakat sekitar. Hasil menunjukan bahwa dari kegiatan terjadi respon positif, sebagian dari masyarakat memahami mengenai digital security dan bagaimana mencegah data pribadi mereka agar tetap aman dan dapat terkendali. Edukasi mengenai keamanan digital adalah hal terpenting pada era digitalisasi sekarang ini, sebab kejahatan di dunia virtual dapat mengambil, memanipulasi data pribadi seseorang dan pada akhirnya dapat disalahgunakan.

Wasis Tejo Leksono; Suparno Suparno; Wahyu wirasati

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Pemanfaatan e-government bagi birokrasi khususnya Pemerintah Daerah diharapkan dapat menjadi alternatif bagi reformasi birokrasi menuju pelayanan yang lebih baik. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghadirkan inovasi pelayanan publik yaitu aplikasi Si Pelem Keprok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Si Pelem Keprok di Bagian humas dan protokol pemprov Jateng dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi inovasi aplikasi Si Pelem Keprok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, studi kepustakaan. Hasil penelitian ini terdapat 5 fitur yang ada aplikasi tersebut. Yaitu peta kegiatan pimpinan, agenda kegiatan pimpinan, laporan berita, survey kepuasan, dan laporan aksi perubahan. Salah satu faktor implementasi yaitu komunikasi, masih sedikit responden yang merespon kinerja humas dan protokol melalui aplikasi tersebut. Respon masyarakat dapa menjadikan bahan evaluasi bagi kinerja huma dan keprotokolan pemprov Jateng.