Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 10841-10860 of 23,651

Analytics

Maria Angelina Dowa; Dra, Agustina Ratri Probosini; Nur Arif Anandhita

International Journal of Education and Literature 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Learning strategies are a series of instructional actions that teachers must carry out in order for learning objectives to be achieved efficiently. The learning strategies used in the choir extracurricular activities at SMP Negeri 4 Sewon include direct learning strategies, indirect learning strategies, and inquiry-based learning strategies, using demonstration, imitation, and drill methods . This research uses a qualitative method with a case study approach. The object of the research is the learning strategies employed in choir extracurricular activities, with the research subjects being the extracurricular teachers and students. Data collection techniques include observation, interviews, documentation, and literature study. Data validation is carried out using source triangulation and technique triangulation. Data analysis is conducted through data collection, data reduction, data presentation, and data verification. The results of the study show that the implementation of learning strategies in the choir extracurricular activities at SMP Negeri 4 Sewon uses demonstration, imitation, and drill methods in a structured and effective manner. These methods are combined with direct, indirect, and inquiry-based learning strategies to enhance students' vocal skills and creativity. The impact of implementing these strategies is an improvement in singing ability, the development of self-confidence, creativity, and independence, as well as increased student motivation to actively participate in choir activities. The teacher acts as a facilitator who creates a space for independent and collaborative learning, making the learning process more enjoyable. This activity not only develops musical skills but also builds students' confidence and professionalism in various performance opportunities. With regular practice schedules and relevant song material, this extracurricular activity makes a positive contribution to the development of students' talents and character at school.

Nazma Ainina Berutu; Khairunnisa Sebayang; Lia Zuraida Surbakti; Rangga Diva; Alwan Ghalib

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This research uses a qualitative method with Roland Barthes’ semiotic analysis approach to examine the meanings of visual and narrative signs in the 2025 Marjan Ramadan commercial. This advertisement was selected due to its rich symbolic elements and its significant role in shaping public perception and emotion during the holy month. Utilizing Barthes’ concepts of denotation, connotation, and myth, this study aims to uncover hidden meanings behind visual elements such as colors, lighting, character gestures, and storyline narration. Preliminary findings indicate that the Marjan advertisement not only promotes a syrup product but also encapsulates values of togetherness, tradition, and religiosity through cinematic visuals. Symbols like family dining tables, drums (bedug), and twilight lighting are interpreted as modern myths portraying an idealized Ramadan that is warm and harmonious. Therefore, this advertisement can be viewed as a form of cultural communication that conveys ideological messages through visual symbols familiar to Indonesian society.

cahyani, Davina Fitria; Slam, Zaenul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Konstitusi Republik Indonesia, UUD 1945, menjamin perlindungan hak asasi manusia tanpa diskriminasi, termasuk hak asasi perempuan. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat kesenjangan antara norma konstitusional dan realitas sosial yang dihadapi perempuan Indonesia. Artikel ini membahas bagaimana UUD 1945 mengatur hak asasi perempuan serta sejauh mana implementasi norma-norma tersebut dalam kebijakan, hukum positif, dan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yuridis-normatif dan analisis terhadap berbagai kasus serta kebijakan nasional, ditemukan bahwa kendala budaya patriarki, minimnya penegakan hukum, serta ketimpangan akses terhadap keadilan menjadi faktor utama yang menghambat terwujudnya kesetaraan gender. Penelitian ini menekankan pentingnya harmonisasi regulasi dan penguatan institusi penegak hukum untuk menjamin perlindungan hak-hak perempuan secara efektif.

Rizkia, Nur; Funna, Nanda; wati, Rahma; Dina, Salma; Ali, Hasbi

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan Tindakan kelas (PTK) yang melibatkan 31 siswa (13 laki-laki dan 18 perempuan) pada fase D. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi dan dokumentasi yang berupa media flipbook yang sesuai dengan indikator kemampuan berpikir kritis. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Adanya peningkatan skor rata-rata kemampuan berpikir kritis dari 65,2 (kategori cukup kritis) pada siklus I menjadi 78,4 (kategori kritis) pada siklus II, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 13,2 poin. Persentase ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan yang bermakna, dari 35,48% (11 siswa) pada siklus I menjadi 80,65% (25 siswa) pada siklus II, menandakan kenaikan sebesar 45,17%. Kategori berpikir kritis secara klasikal juga meningkat dari "cukup kritis" (56-65%) pada siklus I menjadi "kritis" (66-79%) pada siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media flipbook paper dapat meningkatkan hasil belajar serta mendorong kemandirian dan berpikir kritis siswa

Luthfyah, Nadhifa Jihan; Dzakkiyah, Khalisa Rahma; Luthfyah, Nadhifa Jihan; Haqiq, Weby Deliana; Nafisya, Azzahra Yasmin +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kegiatan berbagi takjil di Desa Tanimulya tidak hanya menjadi rutinitas tahunan selama bulan Ramadhan, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, sesuai pada sila kedua Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan tantangan etika dalam pelaksanaan kegiatan berbagi takjil, serta dampaknya terhadap solidaritas sosial masyarakat. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatif dan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki tingkat partisipasi tinggi, terutama dari generasi muda, dan mampu meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai empati, keadilan, dan kebersamaan. Namun, tantangan seperti menjaga ketulusan niat dan menghindari unsur formalitas menjadi perhatian penting. Dengan demikian, berbagi takjil menjadi praktik nyata penerapan nilai-nilai Pancasila yang dapat terus dikembangkan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Rohendi, Robi; Anggraeni, Yusnia Amelia; Sartika, Rika

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Ketahanan nasional menghadapi tantangan baru seiring dengan meningkatnya ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia. Dalam konteks ini, kearifan lokal berpotensi menjadi modal sosial yang efektif dalam memperkuat strategi pencegahan terorisme berbasis sosial-budaya. Penelitian ini menganalisis peran kearifan lokal dalam membangun ketahanan nasional melalui mekanisme preventif dan adaptif terhadap radikalisme. Menggunakan metode studi literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif, studi ini mengidentifikasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong , siri' na pacce , dan pela gandong yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan keamanan menciptakan sinergi antara pemerintah, lembaga keamanan, dan masyarakat, serta pergeseran paradigma keamanan dari yang berorientasi negara (state -centric ) menjadi berbasis masyarakat ( society-centric ). Selain itu, kearifan lokal berperan sebagai fondasi cultural resilience dengan memperkuat kohesi sosial dan identitas inklusif. Namun, pendekatan implementasi ini menghadapi beberapa tantangan, seperti resistensi generasi muda, politisasi identitas, dan bias gender. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan adat, pengembangan indeks ketahanan budaya, serta adaptasi kreatif melalui digitalisasi konten lokal. Dengan demikian, pendekatan berbasis budaya dapat menjadi strategi transformatif dalam mewujudkan keamanan berkelanjutan (sustainable security).

Ratri Pramesti Widyastuti, Ratri Pramesti; ., Sutoyo; Farida Sari, Ama

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

This study aims to find out the implementation of political education in Karang Taruna Nyawiji Ketelan Village as well as to find out the obstacles, supporting factors, and challenges faced in building political awareness of the younger generation. Using qualitative descriptive methods, this study involves interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results of the study show that political education is implemented through various activities, but there are still obstacles such as lack of interest from members. In addition, the Nyawiji Youth Organization also plays an important role in increasing the political awareness of the younger generation.

Nurrohmah, Faiza Intan; Wartoyo, Wartoyo; Sari, Ama Farida

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kegiatan yang dilakukan ekstrakurikuler KIR SMK Negeri 1 Mojosongo yang dapat menguatkan kreativitas dan berpikir kritis pada anggota KIR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Strategi penelitian ini menggunakan pendekatan studi analisis. Subjek penelitian ini adalah waka kesiswaan, pembina, dan anggota ekstrakurikuler kelompok ilmiah remaja. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk kegiatan yang dilakukan di ekstrakurikuler KIR meliputi kegiatan penelitian dan perlombaan. Dalam tahapan kegiatan penelitian telah memuat kelima indikator penguatan berpikir kritis yaitu ketrampilan menganalisis pada kegiatan pengujian, ketrampilan mensintesis/menggabungkan pada kegiatan perolehan informasi dari jurnal, ketrampilan memecahkan masalah, ketrampilan menyimpulkan serta ketrampilan mengevalusi pada setiap tahapan penelitian. Selain itu kreativitas para anggota selalu diasah dengan kegiatan penemuan ide/tema penelitian yang akan dilakukan. Kata Kunci : Kreativitas, Berpikir Kritis, Kelompok Ilmiah Remaja ABSTRACT The purpose of this study was to determine the form of extracurricular activities carried out by SMK N 1 Mojosongo KIR which can strengthen creativity and critical thinking in KIR members. This research method was a qualitative descriptive method. The research strategy used was an analysis study. The subjects of this study were the vice principal of student affairs, the supervisor, and members of the extracurricular youth scientific group. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The validity test of the data used was by using source triangulation and method triangulation. The research data was analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study could be concluded that the forms of activities carried out in the KIR extracurricular were research and competition activities. In the research activity stage, there are 5 indicators of strengthening critical thinking such as analytical skills in testing activities, synthesis skills/combining information acquisition activities from journals, problem-solving skills, conclusion skills and evaluation skills for each stage of the research. In addition, the creativity of the members is always honed through activities to find ideas/themes for research to be carried out. Keywords : Creativity, Critical Thinking, Youth Scientific Group

Ishak, Yanuar; Sutoyo, Sutoyo; Farida Sari, Ama

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

This study aims to explore the perceptions of Child Welfare Institutions (LKSA) regarding the Orphan Assistance Program (YAPI), implemented through the SIKS-GIS application. A qualitative approach was employed, involving subjects such as Social Service officials, LKSA administrators, and children who benefit from the program. The focus of the research is on LKSA's perceptions of the SIKS-GIS application, with data collected through interviews and observations, and validated using source and method triangulation. The findings indicate that the YAPI program is well-received by orphaned children in Karanganyar, positively impacting their emotional well-being and daily needs. While the application facilitates access, challenges such as data overlap and technical issues persist.  Keywords: Orphan Assistance, SIKS-GIS, Child Welfare Institutions (LKSA), Communication, Efficiency, Limitations, Ongoing Support

Nasya Nathalia Navrynda Putri; Sutoyo; Ama Farida Sari

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial instagram dalam meningkatkan partisipasi remaja pada pilkada serta untuk mengetahui kendala, faktor pendukung, dan langkah-langkah dalam partisipasi politik generasi muda. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media sosial Instagram sangat penting dalam penyebaran informasi terkait pilkada. Selain itu, paslon pilkada juga berkolaborasi secara langsung dengan generasi muda untuk menyajikan konten Instagram yang kreatif dan menarik. Kata Kunci : Media Sosial Instagram, Partisipasi Remaja, Pemilihan Umum Kepala Daerah   ABSTRACT This study aims to determine the role of instagram social media in increasing youth participation in regional elections and to determine the obstacles, supporting factors, and steps in the political participation of the younger generation. Using qualitative descriptive methods, this study involved interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results of the study indicate that the role of Instagram social media is very important in disseminating information related to regional elections. In addition, regional election candidates also collaborate directly with the younger generation to present creative and interesting Instagram content. Keywords: Instagram Social Media, Youth Participation, Regional Head Elections

Nur Oktavia, Bella; Sutoyo, Sutoyo; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini: 1) Untuk menganalisis game edukasi "KARISMA" dalam pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024 / 2025. 2)  Untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta dalam penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran pada tahun ajaran  tahun ajaran 2024 / 2025. Bentuk  penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan guru PPKn kelas VIII dan siswa kelas VIII. Sumber data yang digunakan sumber primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskripsif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Game edukasi "KARISMA" memiliki kontribusi positif terhadap pembentukan karakter Merdeka Belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta tahun ajaran 2024/2025. Game ini dirancang untuk menerapkan nilai-nilai karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. 2)  Persepsi siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta terhadap penggunaan game edukasi "KARISMA" dalam pembelajaran cenderung positif. Persepsi siswa pada game ini sebagai media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Game "KARISMA" tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih aktif, kreatif, dan mandiri dalam belajar. Kata Kunci : Persepsi, Game Edukasi, “KARISMA”     The objectives of this study were: 1) To analyze the educational game "KARISMA" in the developing Merdeka Belajar characters in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. 2) To describe the perceptions of class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the use of the educational game "KARISMA" in the 2024/2025 academic year. This research method is qualitative descriptive. The subjects of this study were civics teachers in grade and students in grade VIII. The data sources used are primary sources and secondary data sources. Data collection techniques used were through observation, interviews, documentation. Data validity testing was carried out using source triangulation and methods triangulation. The data in this study were analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study  could be e concluded: 1) The educational game "KARISMA" has a positive contribution to the development of the Merdeka Belajar character in students in class VIII students of SMP Negeri 18 Surakarta in the 2024/2025 academic year. This game is designed to apply  character values ​​in accordance with the Profil Pelajar Pancasila which was in accordance  with the principles of the Merdeka Belajar Curriculum. 2) The perception of students in class VIII towards the use of the educational game "KARISMA" in tended to be positive. The Students' perceptions of this game as an innovative, interesting, and relevant learning media to students' needs. The "KARISMA" game not only improves students' understanding of the learning material, but also motivates them to be more active, creative, and independent in learning. Keywords: Perception, Educational Game, "KARISMA"

Wardiyanti, Yuanisa; trisiana, anita; Sari, Ama Farida

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The purpose of this study is (1) to understand the ways and applications to improve the character of civic disposition-based manners  in grade XI students at Colomadu High School, (2) for what are the obstacles when improving the character of civic disposition-based manners  in grade XI students through PPKn learning, (3) to find out the efforts to overcome  obstacles in improving the character of students' manners. A qualitative research method with a type of case study that determines the views of the subject studied and observed in detail and in depth. The location of this research is at SMA N Colomadu. This research involved the Principal, Vice Principal for Student Affairs, PPKn Teachers, and Students.  Interviews, documentation, and observations were used in this study. The study uses source triangulation in checking the validity of the data and triangulation techniques to show the suitability of the research material with the reality in the field. The data analysis technique used is an interactive qualitative descriptive model that begins with data collection, data reduction, data display, and conclusion drawn. The results of the study show that (1) the activities carried out by the school are activities with parents such as routine parenting activities, and students are always given motivation, literacy, and spirituality regarding the importance of civic disposition-based manners. (2) The obstacles faced by students do not understand the importance of politeness and cannot sort out negative things on social media and association. (3) Activities carried out as an improvement in the character  of civic disposition-based manners  in PPKn learning are by using project-based methods or analyzing case studies to improve students' polite character. They are given direction and guidance so that they have a good relationship and have morals that are in accordance with manners. Keywords: Character of Manners, Civic Disposition, Students, PPKn Learning  

Widiastuti, Heni Delia Putri; Trisiana, Anita; Farida Sari, Ama

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Implementasi Karakter dalam meningkatkan karakter tanggung jawab pada pembelajaran PPKn melalui Proyek P5 pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn kelas 7 dan siswa kelas 7 di SMP Negeri 18 Surakarta. Dalam pengumpulan data, peneliti menerapkan beberapa teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan kevalidan data digunakan triangulasi, baik sumber maupun teknik. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Penguatan karakter tanggung jawab dalam pembelajaran PPKn melalui P5 dilakukan dengan tugas proyek kelompok karena mendorong siswa menyelesaikan tugasnya masing-masing. 2) hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangya tanggung jawab siswa, rendahnya motivasi pribadi, dan pengaruh lingkungan. 3) solusinya, guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar kondusif, memberikan tugas menantang, umpan balik positif dan reward untuk memotivasi siswa agar lebih bertanggung jawab. Kata Kunci : Karakter Tanggung Jawab, Proyek Profil Pelajar Pancasila, Implementasi.

Suhaidi, Moh.; Matroni, Matroni; Salamet, Salamet

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pemudaran rasa nasionalisme sering kali beririsan dengan tumbuhnya paham radikalisme yang dapat mengancam stabilitas sosial di masyarakat. Fenomena ini semakin terasa di daerah-daerah multikultur seperti Kecamatan Dungkek, Sumenep, yang memiliki keragaman budaya, etnis, dan agama. Dalam konteks ini, radikalisasi dapat berkembang subur jika rasa nasionalisme tidak ditanamkan dengan baik sejak dini. Untuk itu, PAC GP Ansor Dungkek, sebagai organisasi pemuda tingkat lokal, berperan aktif dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme guna mencegah penyebaran paham radikal di kalangan masyarakat, khususnya Generasi Z. Melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini menggali lebih dalam mengenai strategi yang diterapkan oleh PAC GP Ansor Dungkek dalam membentuk dan memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat yang multikultur. Temuan-temuan tersebut pertama Pembentukan Sikap Nasionalisme di antaranya adanya (1) Kegiatan Sosial dan Keagamaan dan (2) Peneladanan terhadap Tokoh Masyarakat; kedua Dampak dari Pembentukan Sikap Nasionalisme yaitu Meningkatnya Kesadaran Cinta Tanah Air.

Ramadhani, Nabila; Permata H, Rima Vien; Hendri N, Muhammad

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The purpose of this study is to analyze efforts and describe factors that influence the right to vote and obtain accessibility as political rights for people with disabilities by the Karanganyar Regency KPUD in the 2024 Presidential and Vice Presidential Election in Jatipuro District. This study is a qualitative study with a case study approach regarding the phenomenon of low voter turnout for people with disabilities in Jatipuro District. Data were obtained through interviews, observations, and supporting documents. The results of this study are efforts to provide voting rights and obtain accessibility for voters with disabilities are carried out by registering as voters, conducting socialization for voters with disabilities, conducting technical guidance for Pantarlih and KPPS, and realizing accessibility through mobile ballot box services. However, these efforts have not been maximized because there are no rules that serve as guidelines in determining the ability to vote, there are limitations in time, budget, and personnel in socialization, the workload of KPPS is quite heavy in a short working time causing psychological pressure that has an impact on fatigue and lack of focus, and the geographical conditions of Jatipuro District which cause several TPSs to not yet be accessible to voters with disabilities. Keywords: Right to Vote, Accessibility, Disability Awareness, Regency KPUD, General Election

Agus Hidayat, Agus Hidayat

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pancasila, as the national ideology of Indonesia, plays a crucial role in shaping the character and behavior of society. However, in recent decades, the implementation of Pancasila's values has faced significant challenges due to social inequalities and the impacts of globalization. Social and cultural changes brought about by globalization, such as individualism and hedonism, threaten the core principles of Pancasila, such as mutual cooperation, tolerance, and social justice. As the next generation, students are expected to become agents of change by implementing the values of Pancasila in society. However, despite the principles of Pancasila being outlined in various policies, many practices still contradict these values. Therefore, there is a need for greater efforts to instill a deeper and more practical understanding of Pancasila in order to create a harmonious, just society in accordance with the guidelines of Pancasila. Keywords: Students, Agents of Change, Implementation of Pancasila, Social Life

Ginkha Aryana, Arsyad; Al Rasyid, Machmud; Wijianto, Wijianto

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

This study aims to (1) Develop learning media using Articulate Storyline 3 based on android on the elements of the Unitary State of the Republic of Indonesia in phase E of SMA Negeri 1 Sukoharjo; (2) Measure the feasibility of the product of the development of learning media using Articulate Storyline 3 based on android on the elements of the Unitary State of the Republic of Indonesia in phase E of SMA Negeri 1 Sukoharjo. The results of this study are (1) the development of learning media based on android on the elements of the Unitary State of the Republic of Indonesia in the form of an application containing learning materials, learning videos and evaluations (multiple choice tests). (2) The development product was validated by experts with the results of the feasibility test based on the validation of material experts of 76.25%, and the validation of media experts of 82%. Furthermore, a limited trial was conducted with a score of 90.1% and the results of the extensive trial obtained a score of 89.2%. The results of the effectiveness test using N-gain on class X E8 students obtained a score of 0.76 and on class X.E11 students obtained a score of 0.75. Keywords: Learning Media, DBR, Articulate Storyline 3, Pancasila Education

Mutiasih Anisya Dewi; Supeni, Siti; Farida Sari, Ama

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The purpose of this research was 1) to determine the forms of bullying behavior that occurred in students in class VII of SMPN 18 Surakarta, 2) to determine the role of Civics teachers in providing reinforcement of legal norms to overcome bullying behavior at the seventh grades students of SMPN 18 Surakarta. The from of this research was qualitative reseach. The research steategy used was a case study. The subjects in this research were the deputy principal for student affairs, civics theacher in class VII, guidance and counseling teacher, and students in clasdd VII. The data sources used were primary data sources and secondary data sources. The data collection tecniques used were observation and triangulation. The data in this research was analyzed using an interactive model. The results of this research could be concluded that 1) the forms of bullying behavior that occur in class VII were verbal and physical bullyinng. Verbal bullying acts ythat often occur in class were calling friends by their parent’s names, making fun of and ridiculing them. Meanwhile, physical actions included kicking, hitting, throwing stones and choking. 2) strengthening legal norms carried out by civics teachers in class VII was by providing learning materials in accordance with the curriculum, giving advice to students not to carry out acts of bullying, and punishing perpetrators of bullying so that they felt deterred andnot to carry bullying acts again. Keywords: bullying, legal norms, role of Civics Teachers.    

Risti Puspita Sari Hunowu; Risti Puspita Sari Hunowu; Apsari Dj. hasan; Muhamad Alit Pratama Imran

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus. Universitas Ichsan Gorontalo melalui program Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) berupaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye komunikasi visual yang efektif untuk mendukung program Satgas PPKS. Kampanye dirancang dengan menggunakan pendekatan Design Thinking yang berfokus pada pemahaman kebutuhan target audiens dan menghasilkan solusi visual yang inovatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi, dan studi dokumentasi. Media yang dirancang meliputi konten media sosial, poster, dan infografis. Proses penelitian meliputi lima tahap utama, yaitu empati, definisi masalah, ide, prototipe, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster dan infografis efektif dalam meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap isu kekerasan seksual.

Nabilla, Zahra Rizky; Rizky, Zahra Rizky; Romadhona, Mahimma; Arifianto, Pungky Febi

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Sea turtles play an essential role in marine ecosystems but are increasingly threatened by human activities. Promoting conservation awareness from an early age through engaging educational tools is crucial. This study presents the development of an educational board game titled “Jejak Karapas: Little Ocean Heroes”, designed to teach children aged 10–13 about sea turtle conservation in Indonesia. The game’s character designs were informed by scientific research and adapted to suit children's aesthetic preferences. Validation results indicated that expressive and imaginative characters resonated most with players. The game serves as a creative medium to encourage environmental responsibility in a fun and approachable format for young audiences.