Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 981-1000 of 4,440

Analytics

Maesyaroh Rasyid; Diana Niati Manalu; Syamsul Hidayat

Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Goals Performance measurement is a process used to assess the extent to which an individual or organization has achieved the goals that have been set. Existing research explains the relationship between price, promotion, satisfaction, and loyalty, but many aim to explore one aspect without considering the dynamics of the interaction between price and promotion. In some contexts, lower prices are not always matched by high levels of satisfaction, indicating the need for further research. The Balanced Scorecard method can also be used to measure company performance. PT Dunkin Donat is a private company operating in the well-known food and beverage sector. To be able to have an advantage in rapid business competition, PT Dunkin Donat Unggul needs to have an appropriate performance measurement system framework. The following are the research results: 1). Service: The service provided by Dunkin Donuts is considered quite good for consumer needs, 2). Facilities: the facilities provided to consumers are considered quite good in terms of cleanliness and comfort, 3). Menu: the menu served by Dunkin Donuts is quite good because there are various types of menus that suit consumer tastes, dan 4). Appearance: the appearance of Dunkin Donuts employees is quite good because they look attractive so that consumers feel comfortable.

Devi Indah Restiani

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. Understanding opportunity material is often a challenge for students at primary to secondary education levels. This article aims to discuss the factors that influence students' understanding of opportunity material. These factors include students' cognitive abilities, learning styles, teaching methods used by teachers, learning motivation, previous learning experiences, and a supportive learning environment. By understanding these factors, it is hoped that teaching opportunity material can be more effective and help students understand the basic concepts of opportunity.   Keywords:Student understanding, opportunity material, influencing factors, mathematics learning.   Abstrak. Pemahaman materi peluang seringkali menjadi tantangan bagi siswa di tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Artikel ini bertujuan untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi peluang. Faktor-faktor tersebut mencakup kemampuan kognitif siswa, gaya belajar, metode pengajaran yang digunakan oleh guru, motivasi belajar, pengalaman belajar sebelumnya, serta lingkungan belajar yang mendukung. Dengan memahami faktor-faktor ini, diharapkan pengajaran materi peluang dapat lebih efektif dan membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dasar peluang.   Kata kunci: Pemahaman siswa, Materi peluang, Faktor-faktor yang mempengaruhi, Pembelajaran matematika.

Wisnu Muamar; Sigit Setoyoko; Fadil Tazakka Pribadi; Diya Ulhaq Jauhari Budiarto; Jeffri Prayitno Bangkit Saputra

Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Perkembangan digitalisasi menjadikan teknologi informasi sebagai elemen penting bagi organisasi dalam menghadapi dinamika bisnis yang kompleks. Evoluz adalah sistem manajemen tugas dan pelaporan yang bertujuan untuk mempermudah alur kerja internal dan meningkatkan layanan pelanggan. Penelitian ini mengevaluasi sistem Evoluz menggunakan kerangka ITIL V.3, khususnya domain Service Design, untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan serta memberikan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif terstruktur melalui survei, wawancara, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Evoluz efektif dalam manajemen tugas, ditemukan beberapa kesenjangan pada komponen ITIL seperti Service Catalogue Management dan Service Level Management. Sebanyak 25% SLA tidak tercapai, dan katalog layanan belum komprehensif. Rekomendasi perbaikan meliputi pembaruan katalog layanan, otomatisasi pemantauan SLA, serta peningkatan kapasitas dengan migrasi ke cloud.

Devi Maylia Permata Sari; Rohmatin Indriyani; Arjun Firmansyah; Siska Adelia; Iskandar Ali Muhtarom

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2025 CV. Alim's Publishing

Teknik penerjemahan mertupakan metode yang berfungsi guna mentransfer pesan dari Bahasa Sumber (BSu) ke Bahasa Sasaran (BSa), yang meliputi tingkatan kata, frasa, klausa, dan kalimat. Teknik ini memiliki lima karakteristik, sebagaimana dikemukakan oleh (Molina & Hurtado Albir, 2002), yang menekankan pengaruhnya terhadap hasil terjemahan, klasifikasi berdasarkan teks BSu, penerapan pada tataran mikro, keterkaitan dengan konteks tertentu, dan sifatnya yang fungsional. Beragamnya istilah teknik antar pakar sering menimbulkan tumpang tindih, sehingga penelitian ini mengacu pada 18 teknik penerjemahan Molina dan Albir yang sudah teruji secara komprehensif. Penelitian ini menganalisis penerapan teknik cutting dan omission dalam penerjemahan novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.(Florensa, Aini, Sholehhudin, & Sutrimah, 2023) Teknik cutting digunakan untuk menyederhanakan struktur kalimat panjang, sementara omission diterapkan untuk menghilangkan elemen budaya lokal yang sulit diterjemahkan tanpa mengorbankan inti cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua teknik tersebut efektif dalam meningkatkan keterbacaan teks terjemahan. (Venuti, 2017)Namun, terdapat risiko kehilangan aspek estetika dan budaya lokal. Dengan demikian, penerjemah perlu berhati-hati agar esensi cerita tetap terjaga dan pesan tersampaikan secara akurat kepada pembaca internasional.

Syarifah Adriana; Purnama Ramadhani; Enjelika K Demetouw

Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat 2025 STIKES Columbia Asia Medan

Bahasa Inggris adalah bahasa universal. Bahasa Inggris digunakan dalam komunikasi global. Di era globalisasi saat ini, bahasa Inggris sangat penting peranannya dalam menunjang kompetensi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik dan untuk memudahkan meningkatkan karir di masa depan. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak mahasiswa khususnya mahasiswa program studi Gizi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Persada Nabire yang memiliki keterampilan berbahasa Inggris masih rendah. Untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam mempelajari bahasa Inggris, khususnya pada mahasiswa program studi Gizi STIKes Persada Nabire, maka dirasa penting untuk dilaksanakan pengabdian dengan mengambil tema “Peningkatan Minat Belajar Bahasa Inggris Dengan Metode Small Group Discussion di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Persada Nabire”. Metode pembelajaran small group discussion dipilih untuk dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran bahasa Inggris dan mampu bekerja sama dengan mahasiswa lainnya dalam memecahkan permasalahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah di lakukan pada bulan Juni 2024 di Laboratorium STIKes Persada Nabire. Jumlah peserta pada kegiatan pengabdian ini yaitu sebanyak 37 orang mahasiswa program studi Gizi angkatan 2022/2023. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar bahasa Inggris sehingga dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris mahasiswa program studi Ilmu Gizi STIKes Persada Nabire.

Aditya Bayu Pradana

Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Pertumbuhan industri coffee shop di Kota Surakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan, sehingga memerlukan pengaturan perizinan usaha yang efektif untuk memastikan tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perizinan usaha coffee shop, mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku usaha, dan memberikan rekomendasi berbasis analisis yuridis. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem Online Single Submission (OSS) telah diterapkan, masih terdapat kendala seperti masalah teknis pada sistem, kurangnya pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi, dan ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan, termasuk optimalisasi sistem OSS, peningkatan sosialisasi regulasi, serta penguatan peran pemerintah daerah dalam pengawasan dan pendampingan. Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Nanang Zamroji; Umi Nahdiyah; Fathul Niam; Arif Fuadi; Wening Pangesthi Maharani +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Pendidikan merupakan komponen kunci dalam membina keterampilan dan potensi generasi penerus bangsa untuk menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu tinggi, maka mutu pendidikan menentukan kemajuan suatu bangsa. Tujuan pendidikan tinggi adalah untuk menghasilkan individu berpengetahuan luas yang memiliki bakat dan kemampuan untuk memajukan masyarakat di segala bidang. Seperti halnya sekolah SMA/MA, kurikulum dibuat mempersiapkan siswa untuk melangkah ke pendidikan masuk perguruan tinggi ataupun dapat masuk dunia kerja. Dari proses ini pastinya siswa akan menentukan tindak lanjut pendidikan yang akan diambil oleh siswa. Akan tetapi banyak siswa-siswi yang masih bingung, ragu serta bimbang dalam mengambil keputusan melanjutkan studi atau bekerja. PKM ini berupa Bimbingan orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah dengan metode workshop dimulai dengan menyampaikan materi tentang Perguruan tinggi, biaya di perguruan tinggi, peluang kerja setelah lulus dari setiap program studi, motivasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Pemahaman peserta meningkat sebagai hasil dari kegiatan ini sebesar 35% sesebelum diadakan bimbingan ini tingkat pemahaman siswa tentang orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah cuma 40%, kemudian sesudah diadakan bimbingan naik menjadi 75 %. Jadi ada kenaikan pemahaman peserta bimbingan orientasi pasca Ujian Akhir Sekolah MA Ma’arif Ponggok

M Rizky Ramadhan; M Angga Septiawan

Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Meeting scheduling is a crucial aspect of time and resource management at the DPRD Office of North Sumatra Province. This article aims to analyze and design an efficient and effective meeting scheduling information system. Through a needs analysis approach, this research identifies various challenges faced in the current scheduling process, such as schedule conflicts and lack of transparency. By employing a web-based system design method, it is expected that the resulting system can facilitate coordination among members, enhance efficiency, and simplify information access. The outcomes of this research are anticipated to significantly contribute to improving organizational performance at the DPRD of North Sumatra Province.

Muh Andi Sulaiman; Gigih Setianto; Cholisa Rosanti

Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan konsep ibadah, akhlak, dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Konsep-konsep ini merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang diharapkan dapat membentuk karakter dan pola perilaku mahasiswa dalam berbagai aspek kehidupan, baik di kampus maupun di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai bagaimana mahasiswa menerapkan nilai-nilai ibadah (hubungan vertikal dengan Tuhan), akhlak (hubungan horizontal dengan sesama), dan muamalah (hubungan sosial dan ekonomi) dalam kehidupan mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan telah berusaha menerapkan ketiga konsep tersebut dalam aktivitas akademik, organisasi kemahasiswaan, dan interaksi sosial mereka. Namun, terdapat variasi dalam tingkat kesadaran dan pemahaman terkait implementasi ajaran-ajaran tersebut, terutama dalam aspek muamalah yang lebih terkait dengan transaksi ekonomi dan etika profesi di dunia digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di perguruan tinggi, khususnya dalam konteks mahasiswa jurusan informatika.

Marnis Wanji; Muhammad Firmansyah; Devira Restika Salsa Bila Gulo; Zaini Nurasa Azzahra; Siti Mujiatun

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article discusses the application of deductive and inductive methods in management, which are relevant in facing modern business challenges. Deductive methods, which move from general principles to specific cases, are used to confirm decisions based on established theories, whereas inductive methods, which move from specific observations to generalizations, allow the formation of new theories based on empirical data. These two methods have complementary advantages and disadvantages; deductive excels in efficiency and systematic logic, but is limited to initial premises, while inductive offers flexibility in understanding complex situations, although it risks producing less valid generalizations. The integration of deductive and inductive methods can provide a holistic approach, helping organizations make decisions that are evidence-based, adaptive, and relevant to specific contexts

Irfan Nurdiansyah; Reni Utami

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Di era digital, kemampuan teknologi informasi, khususnya web development, menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Web development memainkan peran penting dalam pengembangan aplikasi dan layanan yang digunakan sehari-hari. Namun, banyak mahasiswa belum memiliki kemampuan memadai di bidang ini, salah satunya akibat kurangnya akses terhadap pendidikan yang mendalam dan terstruktur. Kurikulum di perguruan tinggi sering hanya fokus pada konsep dasar tanpa menekankan praktik dan teknologi terbaru. Pelatihan web development dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan secara komprehensif melalui pendekatan terstruktur, interaktif, dan berbasis proyek. Metode ini mencakup persiapan materi, pelaksanaan kegiatan, penggunaan alat bantu, dan evaluasi hasil belajar. Materi yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, dan framework modern, dengan tujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam membangun situs web yang interaktif dan responsif. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan teknis mahasiswa Universitas Dian Nusantara, dorongan untuk berinovasi, serta kesiapan mereka bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan industri saat ini sekaligus menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja.

Silvi Fara Dita; Tatia Deswita Anggraeni; Elkin Rilvani

Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pengembangan sistem operasi pada platform terdistribusi, terutama dalam konteks Cloud Computing, memainkan peran penting dalam mengelola sumber daya komputasi secara efisien. Manajemen terdistribusi mengacu pada penggunaan terintegrasi dari berbagai komponen di berbagai lokasi, menghadirkan tantangan yang signifikan dalam mengelola dan memantau sumber daya yang tersebar. Komputasi awan menawarkan solusi infrastruktur fleksibel yang memungkinkan pengguna mengakses sumber daya komputasi tanpa memerlukan manajemen infrastruktur fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen terdistribusi dalam sistem operasi komputasi awan dengan memanfaatkan algoritma pembelajaran mesin untuk meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya dan meningkatkan keamanan data. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi sistematis dan tinjauan pustaka. Temuan menunjukkan bahwa penerapan algoritme prediktif di lingkungan cloud secara signifikan mengurangi waktu respons dibandingkan dengan metode manual dan memperkuat perlindungan data melalui deteksi intrusi yang ditingkatkan. Selain itu, sistem berbasis pembelajaran mesin memungkinkan skalabilitas yang lebih baik dan adaptasi yang lebih cepat terhadap permintaan sumber daya dinamis tanpa waktu henti sistem. Makalah ini menyumbangkan wawasan berharga dalam mengoptimalkan kinerja komputasi awan melalui manajemen sumber daya terdistribusi yang ditingkatkan.

Melisa Aprilia Soelo; Uswatun Hasanah; Steci Veronika Tedengki; Laura Lawrensa Taruangi; Nesya Ester Njaya

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kue lapis merupakan jajanan tradisional Indonesia yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis, umumnya terbuat dari tepung beras dan tepung sagu. Namun, untuk mengurangi ketergantungan pada tepung beras serta meningkatkan nilai gizi produk pangan, penelitian ini mengembangkan inovasi kue lapis dengan kombinasi kacang hijau dan jagung manis. Kacang hijau sebagai sumber protein nabati dan jagung manis yang kaya akan karbohidrat dan vitamin dipilih untuk memberikan manfaat gizi yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kue lapis yang tidak hanya enak tetapi juga bergizi, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi. Metode pembuatan kue lapis ini melibatkan pencampuran tepung beras, tepung tapioka, santan, serta bahan tambahan berupa kacang hijau dan jagung manis yang telah diproses. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, dengan pengukusan setiap lapisan secara bergantian untuk memastikan tekstur yang kenyal dan matang sempurna. Hasilnya, kue lapis ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal dengan rasa manis alami dari jagung dan kacang hijau, serta kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kue lapis tradisional. Kacang hijau dan jagung manis memberikan kontribusi signifikan terhadap kandungan protein, serat, serta vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif pangan yang lebih sehat, tetapi juga dapat mendorong konsumsi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Selain itu, produk ini memiliki potensi untuk dipasarkan sebagai jajanan pasar yang mendukung keberlanjutan petani lokal. Kombinasi kacang hijau dan jagung manis dapat menjadi pilihan yang lebih bergizi dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam industri pangan tradisional.

Rico Sasongko; Riki Sasongko; Luther Firdaus Silaban; Panca Pratama; Siti Kusnul Khotimah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Diskon merupakan salah satu strategi yang sering digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan penjualan dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh diskon terhadap keputusan pembelian konsumen di restoran cepat saji McDonald's. Pelaksanaan penelitian ini bukan hanya untuk mengetahui peran Diskon terhadap keputusan pembelian produk McDonald’s namun juga untuk mengetahui peranan Promosi terhadap keputusan pembelian produk McDonald’s. Promosi merupakan salah satu elemen penting dalam bauran pemasaran yang dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian konsumen di restoran cepat saji McDonald's. Penelitian ini dilakukan dengan mendapatkan sejumlah 100 responden yang telah mengisi kuisoner secara online yang kemudian akan dianalisis dengan metode kuantitatif agar dapat menghasilkan hasil menyeluruh mengenai peranan dua variabel yaitu Diskon dan Promosi terhadap keputusan pembelian produk McDonald’s.

Melisa Aprilia Soelo; Uswatun Hasanah; Steci Veronika Tedengki; Laura Lawrensa Taruangi; Nesya Ester Njaya

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kue lapis merupakan jajanan tradisional Indonesia yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis, umumnya terbuat dari tepung beras dan tepung sagu. Namun, untuk mengurangi ketergantungan pada tepung beras serta meningkatkan nilai gizi produk pangan, penelitian ini mengembangkan inovasi kue lapis dengan kombinasi kacang hijau dan jagung manis. Kacang hijau sebagai sumber protein nabati dan jagung manis yang kaya akan karbohidrat dan vitamin dipilih untuk memberikan manfaat gizi yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan kue lapis yang tidak hanya enak tetapi juga bergizi, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi. Metode pembuatan kue lapis ini melibatkan pencampuran tepung beras, tepung tapioka, santan, serta bahan tambahan berupa kacang hijau dan jagung manis yang telah diproses. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, dengan pengukusan setiap lapisan secara bergantian untuk memastikan tekstur yang kenyal dan matang sempurna. Hasilnya, kue lapis ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal dengan rasa manis alami dari jagung dan kacang hijau, serta kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kue lapis tradisional. Kacang hijau dan jagung manis memberikan kontribusi signifikan terhadap kandungan protein, serat, serta vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Inovasi ini tidak hanya menawarkan alternatif pangan yang lebih sehat, tetapi juga dapat mendorong konsumsi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Selain itu, produk ini memiliki potensi untuk dipasarkan sebagai jajanan pasar yang mendukung keberlanjutan petani lokal. Kombinasi kacang hijau dan jagung manis dapat menjadi pilihan yang lebih bergizi dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam industri pangan tradisional.

Sri Rahmayani

SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

PT Jasa Raharja is one of the state-owned enterprises (BUMN) operating in the insurance services sector. The employee selection process often involves subjectivity and a lack of consistent evaluation standards, making it less effective. With the implementation of a Decision Support System (DSS), this assessment process can be carried out meticulously, considering various criteria that influence the final decision. The outcome of this ranking process will determine the most suitable candidate for acceptance. To achieve accurate results, the ARAS and Weighted Product comparison methods are applied. The data used are derived from the company's criteria. The criteria utilized in this study include interviews, psychometric tests, work experience, age, and education. The results of this study produced different rankings: Irfan, according to the ARAS method, has a preference weight of (0.8912), while in the WP method, he has a preference weight of (0.1229).

Nara Setya Wiratama; Zainal Afandi; Heru Budiono; Agus Budianto; Sigit Widiatmoko +3 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2025 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru MGMP Sejarah melalui digitalisasi metode penelitian sejarah. Dengan memanfaatkan sumber-sumber digital seperti Delpher, Leiden University Libraries, dan Nationaal Archief, pelatihan daring dilaksanakan untuk memperkenalkan penggunaan teknologi dalam pengajaran. Metodologi yang digunakan meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta, diikuti dengan pelatihan interaktif dan praktik penggunaan sumber digital. Analisis data menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman, 90% merasa lebih percaya diri, dan 75% berencana mengintegrasikan sumber digital dalam pengajaran. Hasil ini menunjukkan bahwa digitalisasi dapat memperkaya materi ajar dan meningkatkan keterlibatan peserta didik. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengetahuan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pengajaran sejarah yang lebih efektif

Miratul Munawwaroh; Septi Gumiandari

Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The enhancement of student learning outcomes is a primary goal of various innovations in teaching methods. This study systematically reviews the effectiveness of cooperative learning methods, specifically Jigsaw Learning and Numbered Heads Together (NHT), in improving student learning outcomes. Using a systematic literature review approach, the research analyzes twelve studies published between 2019 and 2025 that compare these two methods. The findings indicate that both Jigsaw Learning and NHT possess unique strengths; Jigsaw Learning fosters deep understanding through collaborative expertise, while NHT promotes active participation through structured discussions. Despite some studies showing no significant differences in effectiveness, others highlight context-dependent advantages of each method. The implications suggest that educators should consider the specific learning objectives and student characteristics when selecting or combining these methods to optimize educational outcomes.