Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 981-1000 of 1,029

Analytics

Sapti Wahyuni

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In the implementation of the 2013 Curriculum, attitude competence is one of the main components of learning, but there are not many quality measurement attitude competency instruments. The purpose of this study was to obtain quality disciplinary attitude assessment instruments for class X students. This type of research is research and development using the Borg & Gall model. The stages of the activities carried out are the identification of potentials and problems; Gathering Information; Model Development; Model Validation; Model Revision; Model Trials; Model Revision; Wider Trial; and Final Model Revision. Based on the results of the research and discussion in this study, it can be concluded that there is no difference in the learning discipline of students between those who live with their parents and students who live in the dormitories. This is because students are adults and can be independent, and already have responsibilities even though they are not with their parents. The results of the calculation of the average score of learning discipline of class X students at MAN 3 in the 2016/2017 academic year Bantul is 96.2466 and is included in the high category.

Abriadi Abriadi; Gianto Gianto

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penididikan tidak dapat dipisahkan dari dua unsur utama yakni mengajar dan mendidik. Mengajar merupakan tugas seorang pengajar untuk mentrsanfer pengetahuan dengan cara menyampaikan bahan ajar, memberikan informasi yang berkaitan dengan perkembangan dunia pendidikan, dan memberikan penilaian dalam bentuk evaluasi untuk melihat kemampuan belajar dari apa yang sudah dan sedang mereka dapatkan di lembaga pendidikan.

Pelipus Letde; Saenom Saenom

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian, dengan menggunakan  metode penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru. Penelitian ini membahas tentang “Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Kepribadian Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Parindu Kabupaten Sanggau.”

Sheilla Susanti; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Pentingnya Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Pernikahan Dini Peserta Didik  di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Bakti empaong. Guru PAK adalah seorang p-endidik, pengajar, pembimbing, penmgarah, penilai, dan pengevaluasi dalam mengembangkan potensi peserta didik. Guru PAK sangatlah berperan  penting untuk mengatasi pernikahan dini peserta didik.

Betseba Mau; Simai Simai; Henni Somantik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Pentingnya Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membina Kerohanian Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri 21 Nala Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Nesrimawati Hulu; Ridolfroa Manggoa

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian, dengan menggunakan  metode penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru. Penelitian ini membahas tentang “Strategi Guru PAK Mengatasi Kejenuhan Proses Belajar Peserta Didik di SMA Pelita Ngabang”.

Kusumaningtyas, Lydia Ersta; Koesdyantho, A. Roedy; Damarwati, Rustika

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Building a report card and ITOP Approach in reducing violence in schools. This title was born because of the problems of Kanisius Immaculate Kindergarten students about an increase in violence that occurred in schools. As for the source of the problem is the relatively large number of students per class and only 1 teacher is taught and also the age of kindergarten children who are relatively small and still at the stage / period of imitation. That The target of this service is the parents of Kanisius Immaculate Kindergarten students, who are their favorite schools. This school has 90 students, so it requires more attention and is prone to violence. This service was carried out first by means of counseling then continued with training on building rapport and the ITOP approach. However, because this service was carried out during a pandemic, only 54 of the 90 parents attended (60%). After counseling and training on building rapport and the ITOP approach in reducing violence in schools there were 51 people (94.45%) of 54 people who mastered both counseling and training materials, while 3 (5.55%) did not master the training because not serious about doing training. So it can be concluded that this dedication was successfully seen from: 1. Based on the attendance of the participants it is said to be successful because it is attended by 60% 2. Based on the mastery of the participants it can be said to be successful because there are 94.45% masters 3. Those who do not understand are relatively small, namely only 5.55%

Yana, Riska Lili; Ayatusa'adah, Ayatusa'adah; Nirmalasari, Ridha

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Pandemi covid-19 berdampak pada sistem pendidikan di Indonesia. Pembelajaran dilakukan secara daring dan menuntut guru untuk lebih kreaktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keaktifan  dan prestasi belajar peserta didik dalam penerapan model PBL secara daring pada materi sistem peredaran darah. Metode dalam penelitian ini adalah pre experimental dengan desain penelitian One Group pretest-posttes. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 soal dan lembar observasi keaktifan peserta didik. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIIIB MTs Islamiyah Palangkaraya. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan metode observasi keaktifan dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif Hasil penelitian ini menunjukan bawah keaktifan peserta didik dalam pembelajaran daring sangat aktif dengan rata-rata peresentase  84,52%. Hasil prestasi belajar menujukkan nilai N-gain 0,71 terkategori tinggi. Hasil ini menujukkan penerapan model PBL secara daring dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar peserta didik.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video pembelajaran dan diskusi melalui telegram grup dalam pembelajaran daring masa pandemi chovid-19 di MA Al-Amin Tabanan tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Informan pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran daring MA Al-Amin Tabanan menggunakan aplikasi Telegram Group untuk memberikan video pembelajaran dan sesi diskusi, sedangkan Google Form untuk penugasan. Hasil Penggunaan video pembelajaran dan diskusi melalui telegram grup dalam pembelajaran daring masa pandemi covid-19 di MA Al-Amin Tabanan tahun pelajaran 2020/2021 secara garis besar telah berjalan baik dan efektif. Hal ini dilihat dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti bahwa penggunaan video pembelajaran dan diskusi dapat memecahkan masalah yang dialami pada semester sebelumnya. Dengan penggunaan video pembelajaran siswa sudah lebih mudah memahami materi, keikutsertaan dalam pembelajaran meningkat dan tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan dengan baik.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapanpembelajaran kontekstual tematik untuk meningkatkan partisipasidan hasil belajar peserta didik kelas X IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual tematik pada siswa XIPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroomaction research).Penelitian tindakan yang dilaksanakan dalam penelitianini sebagai strategi pemecahan masalah untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan tindakan melalui pembelajaran kontekstual tematikkemudian melakukan refleksi terhadap hasil tindakan. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran kontekstualtematik yakni mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa ke dalam kelas.

Supraptiyaningrum, Supraptiyaningrum; Muzayanah, Muzayanah

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Setiap negara mempunyai maksud dalam melaksanakan kesejahteraan terhadap rakyatnya. Negara Indonesia memiliki tujuan sebagaiamana yang telah dituangkan pada pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-empat. Salah satunya yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan dalam mengenyam pendidikan tanpa pandang bulu. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan peraturan baru soal PPDB, yaitu sistem zonasi yang bertujuan menciptakan suatu pendidikan yang selaras dengan maksud negara serta memeratakan akses layanan bagi peserta didik, maka. Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 membagi atas 3 jalur, yaitu jalur zonasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peraturan sistem zonasi pada Permendikbud No 51 Tahun 2019, mengetahui bagaimana penerapan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 di SMA Negeri 3 Semarang, serta hambatan yang terjadi serta bagaimana solusi yang ditawarkan. Hasil penelitan bahwa SMA Negeri 3 Semarang menerapkan pada Undang-Undang yang berlaku dengan menggunakan jalur PPDB antara lain jalur zonasi, jalur prestasi, jalur prestasi zonasi, dan juga jalur perpindahan orang tua. SMA Negeri 3 Semarang dalam pelaksanaan PPDB menggunakan sistem zonasi, mengakui bahwa banyak siswa berprestasi yang tersisihkan. Dengan demikian, Pemerintah Daerah Jawa Tengah memberikan wewenang kepada pihak SMA Negeri 3 Semarang untuk melaksanakan penerapan jalur tambahan yakni jalur prestasi, dan jalur prestasi zonasi, sehingga melalui jalur prestasi dan prestasi zonasi dapat meminimalisir siswa yang tersisih. Kata kunci : Sistem Zonasi, Implementasi, Permendikbud.

Euis Kusumarini; Ahmad Syafie Adha

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat ini disusun dalam rangka pemecahan masalah: Bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada anak jalanan usia sekolah  dalam program Wajib Belajar Nasional dan Bagaimana cara membangun kesadaran dan motivasi  belajar bagi anak jalanan usia sekolah agar menjadi harapan masa depan sebagai kualitas dalam kemajuan pembangunan bangsa negara RI pada  baik bagi pihak peserta didik/ anak jalanan itu sendiri pun orang tua/wali, keluarga, pihak sekolah, pemerintah dan pihak lain  yang turut bisa mampu mendukung secara materil dan moril serta Diharapkan nantinya adalah bahwa dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat dan bisa berkelanjutan jika cukup berhasil akan hasilnya  untuk diharapkan dari para peserta didik yakni anak jalan usia sekolah terdapat perubahan sifat watak karakter dan nilai baik pengetahuan keterampilan dan perubahan sikap karakter yang dilihat dari adanya prestasi kecakapan keahlian yang bermanfaat bagi dirinya dan orang banyak dengan nyata sehingga tujuan dari Wajib Belajar Cukup berperan serta, segi adanya Bimbingan Konseling Belajar untuk Anak Jalanan Usia Sekolah adalah hal yang paling cukup efektif dan efisien dilakukan dengan prosedur dan proses yang benar sesuai kondisi dan komunikatif serta kemampuan ilmu pendidikan yang dimilki oleh Konselor dalam memberikan layanan Bimbingan Konseling tersebut. Serta kesadaran motivasi serta dukungan dari peserta didik anak jalanan usia sekolah tersebut orangtua/wali keluarga pihak pemerintah steakholder  dapat berhasil mensolusikan tingkat pengangguran kriminalitas dan buta huruf atau berkelanjutan pendidikan hingga pada Wajib Belajar Nasional dapat cukup terpenuhi.

Tangu, Yuliana Yowa; Supeni, Siti; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran norma dan keadilan pada PPKn bagi peserta didik kelas VII SMP Negeri 23 Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Kewarganegaran, kepala sekolah dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menujukkan bahwa proses pembelajaran norma dan keadilan dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 23 Surakarta kurang optimal. Hal tersebut ditujukkan dengan hasil penilaian aspek afektif yaitu kurang optimal, hal tersebut ditunjukkaan siswa kurang aktif menjawab pertanyaan serta siswa kurang memperhatikan penjelasan guru dengan seksama. Hasil penilaian aspek psikomotorik yaitu aktivitas siswa dalam menyampaikan hasil kerja kelompok di depan kelas sudah baik. Siswa saat mempersentasikan jawabannya di depan kelas dengan percaya diri.  Kata Kunci: Proses Pembelajaran, Norma, Keadilan, PPKnABSTRACTThe aim of the research is to find out the process of norms and justice learnings on civics of 7th grade students at SMP 23 Surakarta. The kind of research is descriptive qualitative research. The sources of data are primary and secondary data. The subjects of the research are teachers of civics subject, the principal, and the students. The methods of collecting the data are observation, interview, and documentation. The trustworthiness was conducted through source and method triangulation. The technique of analyzing the data used interative analysis model. The research findings show that the process of norms and justice learnings on civics of 7th grade students at SMP Negeri 23 Surakarta is less optimum. It could be viewed from less optimum affective factor showed from the studenst who are less active in answering questions and they less pay attetion of the teacter. The result of assessment from psychomotor aspect is that the activity of the students in conveying the result of group activity in front of the class is good. They present their answer confidently.Keywords: Learning Process, Norms, Justice, Civics subject.Â

Sartika Mira Ngongo; Meryantje Anabokay; Markus Amid

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dalam  rangka  meningkatkan   prestasi  belajar  peserta didik  di  SD Negeri 09 Jelimpo, diperlukan tanggung jawab guru khususnya di sini adalah guru PAK, karena peserta didik  SD masih sangat perlu mendapat bimbingan dalam pelajaran PAK.

Tropianus Mau; Daniel Marciano Kapoh

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Pentingnya Kepribadian Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mendisiplinkan Peserta Didik di SMP Kristen Setia Bhakti Empaong Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Asni Asni; Saenom Saenom; Henni Somantik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Maria Marlina Dewi; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peran  Pendidikan  Agama  Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean. Kepribadian yang buruk tidak hanya pada orang dewasa akan tetapi telah menjalar pada generasi muda. tingkat kematangan dan pengaruh lingkungan yang dialami serta merosotnya nilai- nilai moral dalam kehidupan masyarakat seperti tindak kekerasan, meningkatnya perilaku merusak diri, rendahnya rasa hormat kepada orang tua, rendahnya rasa tanggung jawab individu,  ketidakjujuran,  rasa  ketidakpedulian,   kurang  bersyukur,   dan   kebenciaan terhadap sesama juga marak terjadi di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan  mengunakan  teknik  wawancara  dan  dokumentasi  dengan  9  informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data display (penyajian data), dan Conclusion/Verification (penarikan kesimpulan). Hasil peneititan ini menunjukkan bahwa peran Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran Pendidikikan Agama Katolik membimbing dan membantu memperbaiki kepribadian peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan Agama Katolik menjadi pedoman dan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik dan mengembangkan kepribadian peserta didik dengan menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Anita, Anita; Muhayat, Imam; Wahyudi, Nur

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Profesionalisme guru adalah seorang yang bertugas untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, kecakapan kepada peserta didik yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh aspek pribadi. Masalah yang dihadapi di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yakni kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh seorang guru itu terhambat karena adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan profesionalisme guru di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Peranan profesionalisme guru di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Walaupun ada faktor yang tidak dijalankan dengan profesional. Faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran ada 2 faktor yaitu pendukung dan penghambat. Faktor pendukungnya adalah faktor internal guru, kurikulum, dan kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang pendidikan guru dan ekonomi. ABSTRACTTeacher professionalism is a person whose duty is to convey knowledge, skills to students who aim to develop all personal aspects. The problem faced at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali is that the professional competency that must be possessed by a teacher is hampered because of the gap between theory and practice. This is the basis for conducting research at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali which has students whose learning achievement is quite good. The purpose of this study was to determine the role of professionalism of teachers in MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Academic Year 2019/2020, and factors in improving the quality of learning at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Academic Year 2019/2020. This type of research is descriptive qualitative approach with three data collection techniques, namely: observation, documentation, and interviews. The results of this study are the role of teacher professionalism at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali has been well implemented. Although there are factors that are not carried out professionally. There are 2 factors in improving the quality of learning, namely supporting and inhibiting. Supporting factors are internal factors of teachers, curriculum, and school principals. While the inhibiting factors are the educational background of teachers and economics.

Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyampaian paparan materi  Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan  menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta. Pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan guru, kepala sekolah dan perwakilan orang tua peserta didik yang tergabung dalam komite sekolah secara bersama-sama dalam acara paparan materi dan tanya jawab interaktif hingga pada level penguasaan guru SD Kestalan Surakarta tentang Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik. Dengan Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta ini dimaksudkan agar mampu menumbuhkan atensi peserta didik, interaktif, komunikatif dan suasana yang menyenangkan dalam proses pembelajaran tematik Integratif di kelas. Sehingga dengan kondisi yang nyaman dan menyenangkan ini prestasi belajar peserta didik meningkat. Dengan meningkatnya prestasi belajar peserta didik secara otomatis akan meningkat pula peringkat sekolah tersebut. Sehingga terjalin hubungan harmonis antara guru dengan peserta didik dan guru dengan orang tua peserta didik dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang peserta didik menuju generasi emas. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru di SD Kestalan Surakarta, sejumlah  30 peserta yang terdiri dari  guru ,Kepala Sekolah beserta orang tua peserta didik sebagai perwakilan Komite Sekolah. Pelaksanaan pada hari Senin 15 Juli 2019 di ruang kelas SD Kestalan Surakarta dengan pola waktu pelaksanaan selama 6 jam, mulai pukul 8.00 wib hingga pukul 15.00 wib.  Luaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1). Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat komunikasi Antar Pribadi dalam pendidikan guna mendukung kelancaran proses pembelajaran. (2). Memberikan kejelasan secara teoritis dan pemahaman yang lebih baik tentang belajar, obyek belajar serta situasi dan kondisi belajar di Sekolah Dasar.(3). Memberikan kontribusi pemikiran bagi pengelola pendidikan dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar melalui komunikasi antar pribadi dalam pendidikan. (4). Menjalin hubungan komunikasi antara guru dari pihak sekol;ah dan orangtua peserta didik di  Sekolah Dasar agar terbentuk komunikasi integratif dalam pendidikan. Selanjutnya hasil pengabdian kepada masyarakat ini dipresentasikan dalam Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyrakat dan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi dan ber ISSN.   Kata Kunci :   Komunikasi Antar Pribadi   Â

Sarafuddin, Sarafuddin; Winarto, Winarto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakter peserta didik melalui media tembang macapat pangkur pupu 2 serat wedhatama di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Peran guru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untuk mengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Pendidikan karakter juga dapat menumbuhkan kepribadian positif pada peserta didik untuk menghargai kearifan lokal daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanya sekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran. Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama media berbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang diharapkan adalah guru-guru SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar yang mengikuti kegiatan ini memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan karakter peserta didik sehingga dapat menuai prestasi yang baik. Selain itu juga dapat tersusun artikel ilmiah untuk dimuat dalam jurnal nasional ber ISSN. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari guru dan peserta didik SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapat memberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalam menanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didik didekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur pupuh 2 serat wedhatama, maka pada diri mereka akan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.  Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Karakter, Media Tembang Macapat Pangkur          Pupuh 2 Serat Wedhatama.