Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 961-980 of 4,440

Analytics

Nurhadi Nurhadi

Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Some schools currently still use manual methods for assessment in determining the best teachers.  Giving grades to teachers is sometimes still subjective, so the risk of conflict is high due to inaccurate and non-transparent assessments, making it a problem for teachers in teaching. For this reason, an information system is needed to get accurate calculation results to get the best teacher ranking. In answering the problems found, the author developed a decision support system using the Simple Additive Weighting method to obtain accurate ranking results so that it can provide maximum decision results through faster, more accurate and precise classification and evaluation. And this research uses a prototype method as an addition to make system development easier. The results of calculations using the SAW method can determine the ranking for the best teachers. Based on a comparison between the pretest and posttest results, it was found that the conformity level was 60% for appropriate data from the 10 data used and 40% for inappropriate data.

Wibowo, Muhammad Nanang Khilmi; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Penanganan bencana merupakan isu krusial dalam mengurangi dampak negatif bencana alam dan non-alam di Kota Semarang, yang memiliki potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan bencana di Kota Semarang pada tahun 2024 dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR), untuk menentukan prioritas tindakan yang paling efektif dalam mitigasi dan respons bencana. Metode AHP digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria-kriteria yang mempengaruhi penanganan bencana, seperti kesiapsiagaan, infrastruktur, dan sumber daya manusia. Selanjutnya, metode VIKOR diterapkan untuk memilih solusi terbaik berdasarkan alternatif penanganan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas penanganan bencana di Kota Semarang sebaiknya difokuskan pada penguatan sistem peringatan dini dan pengembangan infrastruktur evakuasi, dengan memperhatikan kesiapsiagaan masyarakat sebagai faktor pendukung utama. Berdasarkan perhitungan AHP, kriteria "kesiapsiagaan masyarakat" memperoleh bobot tertinggi, sementara perhitungan VIKOR menunjukkan bahwa tindakan penguatan infrastruktur evakuasi adalah solusi terbaik untuk mengurangi dampak bencana. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan investasi pada infrastruktur penanganan bencana dan memperkuat pelatihan serta keterlibatan masyarakat dalam program kesiapsiagaan bencana.  

Sampouw, Fransiska Angela; Stefanus, Tonny Andrian; Windarti, Maria Titik

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Tidak ada manusia yang tidak berbudaya. Tetapi  justru banyak manusia yang mengaku tidak beragama. Karenanya dalam teologi Kristen tidak boleh secara frontal menolak berbagai kearifan budaya dan adat. Tetapi harus dilihat secara positif dalam membangun kerangka teologi dalam kaitannya dengan berteologi. Khususnya dalam masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai masyarakat yang berbudaya dan beradat, sebagai sumber nilai dan patokan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karenanya dalam tulisan ini bermaksud mengkaji bagaiaman kebudayaan dan adat menjadi instrumen dalam berteologi untuk mendaratkan nilai-nilai teologis secara nyata dalam kehidupan masyarakat dengan cara pandang yang mereka pahami dan mengerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif sebagai dasar penelitian yakni literatur study untuk menjelaskan setiap maksud dari konsep yang dikaji.  Hasil yang diperoleh bahwa budaya dan adat mampu menghasilkan suatu konsep teologi lintas budaya yang telah banyak memberikan kontribusi nyata dalam menyampaikan maksud-maksud dari teologi Kristen dalam sebuah refleksi hidup yang lebih nyata dalam suatu konteks.

Dewi, Nurul Aulia

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kucing merupakan tipe hewan yang mudah dalam pemeliharaan. Dalam pemeliharaan hewan, memiliki aspek penting yang perlu diperhatikan yaitu terkait pemberian pakan. Tetapi, kadang kala aktivitas pemberian pakan sulit dilakukan jika pemilik hewan sedang sibuk dalam aktivitas atau sedang berada di luar rumah. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi Internet of Things yang dapat mempermudah manusia dalam memantau sesuatu dari jarak jauh, penelitian ini memberikan solusi untuk membuat alat pakan kucing otomatis yang dapat dipantau melalui aplikasi Android dari serta dapat membuat penjadwalan pemberian pakan. Adanya sistem ini, dapat memudahkan pemilik kucing untuk melakukan aktivitas pemberian pakan pada kucing sesuai waktu yang telah ditentukan, dan juga dapat melakukan penjadwalan pemberian pakan dengan menetapkan waktu pemberian pakan dan takaran porsi pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ADDIE. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan setelah melewati pengujian menunjukkan bahwa alat pemberian pakan otomatis yang dibangun dapat mengeluarkan pakan dengan tingkat keberhasilan 95,62%, dengan rata-rata error 4,38% atau selisih sekitar 1-3 gram dari berat porsi pakan yang dimasukkan pengguna. Aplikasi Android yang dibangun juga dapat menerima informasi mengenai berat pakan, notifikasi aktivitas alat, serta melakukan pengaturan jadwal dan notifikasi.

Andadari, Tri Susetyo

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Kampung Naga merupakan permukiman masyarakat tradisional yang masih memegang praktek dan budaya lokal dalam memaknai dan menciptakan tatanan ruang. Kemampuannya mempertahankan ke’ruang’an ditengah gempuran teknologi saat ini menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis wujud makna ruang di Kampung Naga melalui pendekatan filosofis yang mendalam. Metode yang digunakan ialah observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh adat, dan partisipasi dalam aktivitas masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa ditemukan 11 makna ruang berdasarkan filosofis, paradigma, teori dan order. Makna tersebut meliputi makna ruang berdasarkan support system, otentifikasi pengguna, kebersihan aktifitas, simbolisasi kontur, hukum adat, gender, komunikasi vertikal, fungsi koloni, fungsi sosial, hajat hidup dasar dan jalur sirkulasi. Setiap wujud ruang, berpijak pada tiga prinsip utama yaitu kesakralan, keseimbangan, dan keberlanjutan.

Rosmiaty Djamaluddin; Arismunandar Arismunandar; Herman Herman; Mustafa Mustafa

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh metode pembelajaran di luar lingkungan kelas terhadap sosial emosional anak usia dini. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran di luar lingkungan kelas sedangkan variabel terikatnya adalah perkembangan sosial emosional anak usia dini. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan uji normalitas serta uji hipotesis dengan uji-t melalui PASW 18. Berdasarkan hasil analisis statistika diperoleh nilai t hitung 18.380>2.101 dan nilai sign. 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran di luar lingkungan kelas berpengaruh secara signifikan terhadap sosial emosional pada anak usia dini.

Fusvita Sari

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan evolusi paradigma pembelajaran, sebuah konsep. Penerapan Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Blended Learning sebagai Model Pembelajaran untuk Abad 21. Proses pembelajaran tidak terlepas dari interaksi dengan teknologi, khususnya teknologi berbasis internet. Pelajar saat ini adalah generasi milenial dan generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi. Informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, guru perlu mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Blended learning adalah pendekatan inovatif yang mengkombinasikan metode pembelajaran tatap muka dan daring, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan perkembangan paradigma pembelajaran, sebuah konsep. Penerapan Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Blended Learning sebagai Model Pembelajaran di Abad 21. Proses pembelajaran tidak terlepas dari hubungan dengan teknologi, khususnya teknologi yang berbasis internet. Pelajar pada masa kini adalah generasi milenial dan generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi. Informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, pendidik  perlu mampu beradaptasi dengan situasi-situasi tertentu. Blended learning adalah pendekatan inovatif yang menggabungkan metode pembelajaran tatap muka dan daring, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan model blended learning di STAI Al-Azhary Mamuju dan dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran serta pengembangan kompetensi siswa di abad 21. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menganalisis data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara.Studi ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran campuran secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, sehingga berujung pada peningkatan hasil belajar. Di samping itu, model ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran blended learning tidak hanya mendukung peningkatan prestasi akademik tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan pekerjaan yang semakin yang kompetitif atau komplek.

Nur Aisyah; Herlina Herlina; Muhammad Yusri Bachtiar; Wahira Wahira

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penerapan metode bernyanyi terhadap kemampuan keaksaraan awal pada anak usia dini 5-6 tahun dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan Metode Bernyanyi Terhadap Kemampuan Keaksaraan Awal pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif. Subyek penelitian yaitu peserta didik. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi terhadap kemampuan keaksaraan awal pada anak usia dini didesain sedemikian rupa, sehingga membuat suasana belajar yang menyenangkan. Metode bernyanyi dilakukan pada satu topik pembelajaran, metode tersebut lebih membantu dan memudahkan anak dalam mengenal, menghafal, menyerap dan memahami huruf dan mempraktekkan bunyi hurufnya. Oleh karena itu diperlukan suatu cara mengemas pembelajaran yang inovatif dalam menyampaikannya kepada anak, anak-anak senang dengan bernyanyi, guru harus memahami apa yang disukai oleh anak, dengan mengemas topik-topik dalam bentuk lagu, diharapkan anak dapat dengan mudah menerima. Guru menjadi kunci utama dalam kelancaran pembelajaran dengan metode bernyanyi, karena sebelum guru mengajarkan lagu sebaiknya guru benar-benar paham akan lagu yang diajarkan.

Jessica Desi Imelda

Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi 2025 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

Technological developments in the agricultural sector, especially in the hydroponic method, provide solutions for optimizing plant growth in urban environments. This research integrates ESP32 microcontroller technology with a DS18B20 temperature sensor and TDS sensor to monitor and control temperature and nutrient quality in a hydroponic system. In addition, the Sugeno fuzzy logic method is used for automatic water quality monitoring.

Husen Ernawati; Supardi Rifani Hutami; Mantali M. Fathurrachman

Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Cassia alata L or generally knowles as Chinese leaves contain phytochemical compounds, one of which is flavonoids which have the potential as antioxidants, antioxidants can be used to prevent diseases with oxidative stress. The purpose of this study was to determine the content of phytochemical screening and qualitative testing of antioxidant activity ethanol ekstract of Chinese leaves (Cassia alata L) using the DPPH method. This study is a qualitative study with an extraction process using the maceration method with 96% ethanol solvent. Phytochemical screening and antioxidant activity testing were carried out by adding specific reagents. The results of phytochemical screening and antioxidant activity testing of Chinese leaves (cassia alata L) ekstract contain bioactive compounds such as flavonoids, saponins, tannins and antioxidant activity testing with DPPH reagents showed that Chinese leaves (cassia alata L) extract has antioxidant activity which is indicated by a change of the color from purple to yellow. From the results obtained, it can be concluded that the flavonoid compound content in Chinese leaves (cassia alata L) extract can potentially act as an antioxidant.

Umar, Abir; M. Yunus Abu Bakar

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Aqidah, sebagai pokok ajaran dalam Islam, berperan penting dalam membentuk pandangan hidup dan perilaku seorang Muslim. Di sisi lain, filsafat ilmu merupakan cabang filsafat yang mengkaji hakikat, metode, dan batasan ilmu pengetahuan yang berbasis rasionalitas dan empirisme. Artikel ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara aqidah dan filsafat ilmu dengan mengeksplorasi potensi integrasi keduanya. Dalam kajian ini, aqidah dipahami sebagai bentuk pengetahuan yang bersumber dari wahyu, sementara filsafat ilmu memberikan kerangka analitis untuk memahami pengetahuan berdasarkan logika dan pengalaman. Meskipun tampak bertentangan, aqidah dan filsafat ilmu dapat bertemu melalui pengakuan terhadap peran akal dan wahyu dalam pencarian kebenaran.

Ratih Kurnia; Melansari Siti Nurtiara; Ahmad Baihaqi Saputra; Gufron Amirullah; Khusniyati Masykuroh

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Program "Giat Menabung, Celengan Ceria" merupakan inisiatif pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di TK Pertiwi 1 Koripan untuk menumbuhkan budaya menabung sejak usia dini. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi keuangan di Indonesia dan belum adanya program khusus tentang edukasi keuangan di TK Pertiwi 1 Koripan. Metode pelaksanaan program meliputi tiga tahap utama: perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan kreatif, melibatkan pemutaran video edukasi, bernyanyi bersama, dan praktik menghias celengan. Hasil program menunjukkan tingkat partisipasi mencapai 100% dari 20 peserta didik, dengan 90% peserta aktif dalam sesi tanya jawab dan 95% berhasil menyelesaikan praktik menghias celengan secara mandiri. Program ini berhasil memperkenalkan konsep menabung kepada anak-anak melalui metode yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Kata Kunci: menabung, anak usia dini, celengan

Lola Meliana; Dewi Robiatun Muharomah; Gigin Ginanjar

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas video animasi berbasis game sebagai media pembelajaran pada materi sistem ekskresi manusia di SMP Islam 1 Tirtayasa. Metode yang digunakan adalah studi pendahuluan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan guru dan siswa sebagai partisipan untuk mengevaluasi daya tarik, pemahaman materi, dan interaktivitas media pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi berbasis game dapat meningkatkan minat belajar siswa serta membantu mereka memahami konsep yang kompleks. Namun, diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan aspek interaktivitas dan kesesuaian dengan kurikulum.

Muhamad Yunus

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Guru sebagai fasilitator peserta didik harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalamn melakukan analisis butir soal. Identifikasi terhadap setiap butir item soal dilakukan dengan harapan akan menghasilkan berbagai informasi berharga yang pada dasarnya akan menjadi umpan balik guna melakukan perbaikan, pembenahan, dan penyempurnaan terhadap butir soal. MTs Jihadul Ummah  sebagai mana diketahui bahwa banyak tenaga pendidikanya yang tidak memiliki kompetensin menganalisis butir soal. Instrumen yang digunakan tenaga pendidik masih didominasi dari buku. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru belum mengetahui kualitas tes yang digunakan sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru melaui pelatihan analisis butir soal.  Analisis butir soal yang diberikan berupa analisis butir soal dengan menggunakan program Iteman. Guru sebagai objek pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan mampu menyusun butir soal yang memiliki tingkat kesukaran, daya pembeda serta fungsi distraktor yang baik. Butir soal soal yang sudah dilakukan analisis akan dikumpulkan menjadi satu kemudian akan dibentuk menjadi bank. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan diantaranya (1) tahap pelatihan program yang akan di isi dengan pemahan konsep dari setiap bentuk analisis. (2) Tahap pendampingan analisis butir soal bagi peserta. (3) Tahap implementasi program yang dilaksanakan melalui uji coba hasil analisis butir soal kepada peserta didik di masing-masing mitra. Luaran yang diperoleh dari Program Kemitraan Masyarakat ini adalah berupa bank soal, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan pembuatan dan pengembangan butir soal yang lebih berkualitas.

Riri Syafitri Lubis; Dinda Renata Cecilia; Sintia Agustina Siregar; Fuja Nauli Pasaribu; Ahmad Sugarda

Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This research compares three forecasting methods, namely Single Exponential Smoothing (SES), Double Exponential Smoothing (DES), and Triple Exponential Smoothing (TES), in analyzing the realization of the Medan City Regional Budget (APBD) for the 2019-2024 period. This study aims to find the most accurate method in forecasting the budget, so that it can help optimize the use of APBD by local governments. The APBD realization data was analyzed using Minitab software, and the accuracy of the method was measured based on Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results showed that TES has the smallest MAPE value of 0.12%, compared to SES (12%) and DES (14%). Thus, TES is the best method to predict the budget realization in the following year, producing a forecasting value of 5,500.86 million rupiah. This research is expected to support the government in making more precise and efficient budget decisions.

Isvine Zahroya Jazmine Marzuki Fahd; Abdul Rabi; Elta Sonalitha

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pox disease is an infectious disease that attacks the immune system. This disease is often considered mild because it is usually harmless and does not cause death. With the lack of counseling and treatment of this disease, lacks an understanding of pox disease, the types and the treatment . Some of the types of pox disease are Monkeypox, Chickenpox, and Cowpox. Cowpox can cause complications such as keratitis and corneal melting due to persistent erosion. To avoid complications of pox disease arising, CNN algorithm is considered capable of classifying the type of pox disease. Therefore, this study was conducted using 2 CNN methods used, namely: ResNet50 and VGG16. Because the distinguishing features of pox disease classification involve a mixture of color, shape and texture, CNN algorithm approaches including ResNet50 and VGG16 were tried. The ResNet50 model showed quite good results with an average accuracy of 76% but VGG16 had better accuracy with a value of 93%. The ResNet50 model showed good results with an average accuracy of 76% but VGG16 had better accuracy with a value of 93%. Using further evaluation, VGG16 has superior values with good precision, recall, and F1-score  for each class. This proves that VGG16 is a superior model for classifying pox disease types. The ResNet50 model is good at identifying three classes, namely, Chickenpox, Cowpox, and Healthy compared to the Monkeypox class because that class has 25% recall value and 40% F1-score  value. Similarly, the VGG16 model where the monkeypox class still has a recall value of 76%. This shows the potential of using artificial intelligence technology to classify smallpox disease.  

Dwi Rahayuningtyas, Galuh

SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Gangguan pada tidur adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya gangguan pada kuantitas, kualitas, dan atau durasi tidur. Gangguan tidur yang umum terjadi adalah insomnia dan sleep apnea. Jika tidak ditangani, insomnia maupun sleep apnea dapat menjadi kronis dan mengakibatkan terkena gejala penyakit yang lebih serius lainnya seperti hipertensi, depresi, penurunan fisik dan juga fungsi fital yang dapat menyebabkan komplikasi penyakit lainnya. Dengan adanya sebuah sistem yang dapat membantu prediksi diagnosis gangguan tidur akan membantu mengetahui gangguan tidur yang diderita dan dapat ditangani dengan segera. Proses prediksi dilakukan menggunakan metode klasifikasi algoritma Naïve Bayes Gaussian. Berdasarkan pengujian data training dan data uji didapatkan akurasi sebesar 85,3%. Hal tersebut membuktikan bahwa klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes Gaussian tergolong baik untuk memprediksi gangguan tidur.

Destria Putri Widyaningrum; Palupi Qurrota’ayun; Nabila Sastika Ellyana; Nindya Rachmawati Ningsih; Titis Purwaningrum

Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The distribution of ice cubes and ice blocks is a crucial aspect of business operations, particularly in tropical climates like Indonesia. Efficient distribution is directly linked to profitability. PT Prima Maesa Putra, a producer and distributor of these products, is focused on optimizing distribution costs. Transportation methods provide a valuable tool for minimizing delivery expenses from factories to their destinations. This can be achieved by, for instance, analyzing using the North-West Corner (NWC) method and Vogel's Approximation Method (VAM) to establish initial solutions. These solutions are then evaluated using the Modified Distribution Method (MODI), yielding a total Rp 14.130.000,

Fahmi Abdulloh Efendi; Abdul Misbahudin; Ahmad Khoirudin; Wahyu Ilahi; Ibnu Muhsin Hakiki +1 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. Pedagogical competence is the main ability that educators must have to manage learning effectively. This research aims to discuss the meaning of pedagogical competence, the application of learning theories, and the role of information and communication technology in Islamic Religious Education (PAI) learning. The research method used is literature analysis and theoretical study. The research results show that pedagogical competence includes the ability to understand student characteristics, design learning, and carry out comprehensive evaluations. The application of learning theories, such as behavioristic, cognitive, constructivist and humanistic, has been proven to support the effectiveness of PAI learning. Behavioristics helps build positive habits, cognitive improves deep understanding, constructivists encourage active participation, and humanistics develops students' potential holistically. Apart from that, the use of information and communication technology, such as e-learning, video conferencing and multimedia, is able to encourage learning that is innovative, interactive and in line with the needs of students in the digital era. Thus, the development of PAI teachers' pedagogical competence needs to continue to be improved through targeted training, optimal use of technology, and strengthening learning strategies to produce learning that is relevant to the needs of the times Abstrak Kompetensi pedagogik adalah kemampuan utama yang harus dimiliki oleh pendidik untuk mengelola pembelajaran secara efektif. Penelitian ini bertujuan membahas pengertian kompetensi pedagogik, penerapan teori belajar, serta peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur dan kajian teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik mencakup kemampuan memahami karakteristik peserta didik, merancang pembelajaran, serta melakukan evaluasi secara komprehensif. Penerapan teori belajar, seperti behavioristik, kognitif, konstruktivistik, dan humanistik, terbukti mendukung efektivitas pembelajaran PAI. Behavioristik membantu membangun kebiasaan positif, kognitif meningkatkan pemahaman mendalam, konstruktivistik mendorong partisipasi aktif, dan humanistik mengembangkan potensi siswa secara holistik. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, seperti e-learning, video konferensi, dan multimedia, mampu mendorong pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Dengan demikian, pengembangan kompetensi pedagogik guru PAI perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan yang terarah, penggunaan teknologi secara optimal, dan penguatan strategi pembelajaran untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Devi Indah Restiani

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. Understanding opportunity material is often a challenge for students at primary to secondary education levels. This article aims to discuss the factors that influence students' understanding of opportunity material. These factors include students' cognitive abilities, learning styles, teaching methods used by teachers, learning motivation, previous learning experiences, and a supportive learning environment. By understanding these factors, it is hoped that teaching opportunity material can be more effective and help students understand the basic concepts of opportunity.   Keywords:Student understanding, opportunity material, influencing factors, mathematics learning.   Abstrak. Pemahaman materi peluang seringkali menjadi tantangan bagi siswa di tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Artikel ini bertujuan untuk membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman siswa terhadap materi peluang. Faktor-faktor tersebut mencakup kemampuan kognitif siswa, gaya belajar, metode pengajaran yang digunakan oleh guru, motivasi belajar, pengalaman belajar sebelumnya, serta lingkungan belajar yang mendukung. Dengan memahami faktor-faktor ini, diharapkan pengajaran materi peluang dapat lebih efektif dan membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dasar peluang.   Kata kunci: Pemahaman siswa, Materi peluang, Faktor-faktor yang mempengaruhi, Pembelajaran matematika.