SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 961-980 of 1,059

Analytics

Sulastri Nengsih; Darul Ilmi; Salmi Wati; Khairuddin Khairuddin

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan peneliti yang menemukan bahwa pemberian reward yang tepat atau sesuai kepada siswa dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Salah satunya adalah guru memberikan pujian kepada siswa saat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian reward terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam siswa SMP Negeri 1 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode korelasional. Dengan populasi peserta didik kelas VII, VIII SMP Negeri 1 2X11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman yang berjumlah 450 siswa yang akan diambil sampel sebesar 15% yaitu menjadi 66 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportional stratified random sampling. Dalam penelitian ini akan digunakan dua instrumen yaitu instrumen Pemberian Reward dan instrument motivasi Belajar. Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMP Negeri 1 2X11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman terlihat dari nilai koefisien determinasi antara variabel X dan Y adalah sebesar KD = 21,8089%. Angka ini menunjukkan bahwa 21,8089% Motivasi belajar ditentukan oleh pemberian reward dan selebihnya ditentukan oleh faktor lainnya.

Alfian Fauzan

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

This will system has been running since ancient times, not only the Islamic religion regulates it, but every community has an understanding of wills. A will is a gift of property from a person to another person or to several people whose implementation is after the person's death. The type of research used is library research, because the study is focused on library materials by tracing and examining academic standard literature. Methods of data collection in the form of books, journals, and Islamic law compilation regulations (KHI). The results of the study show that Syafiiyah's legal view of wills applies to anyone who is not an heir. However, there are limitations to giving the will. Where, a person is only entitled to bequeath a small portion of his property. This is intended so that the will does not harm the heirs left behind. Meanwhile, the pillars in the will in the view of fiwih Syafiiyah are the person who inherits, the person who is inherited, the will and the presence of sighar or consent qabul. Whereas the will according to positive law states that the existence of article 195 of the Compilation of Islamic Law (KHI) can be realized in the current Indonesian context because in general the existence of the Compilation of Islamic Law (KHI) includes article 195.

Ahmad As’at Patilima; Sri Dewi Yusuf

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan atas dasar problem paradigmatik yang muncul dan mengakar pada mindset kaum mukmin, yang cenderung memisahkan antara ibadah mahdah dan ibadah muamalat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), dan pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teologis Antrophosentris. Zakat merupakan salah satu dari lima pilar agama, oleh masyarakat kita cenderung dikategorikan sebagai ibadah yang sakral serta tertutup dari inovasi dan perubahan-perubahan. Layaknya shalat, puasa dan haji, zakat juga diberlakukan demikian, dimana zakat hanya dimaknai sebatas perintah teologis, yang kemudian menggerus makna dari zakat yang tidak implikatif terhadap kesadaran filantropi. Zakat merupakan ibadah yang berdimensi ganda, meliputi dimensi mahdah dan juga muamalat. Rekonstruksi sadar zakat dengan mengembalikan khittah zakat sebagai ibadah yang mencakup dimensi mahdah dan muamalat, maka zakat tidak boleh dimaknai terpisah.    

Farania Sachi; Haidar Ervin

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Keberhasilan suatu perusahaan dalam menerapkan budaya perusahaan dan motivasi kepada karyawan tergantung bagaimana perusahaan memahami kebutuhan karyawan dan dalam membangun budaya perusahaan tidak semudah yang dibayangkan, keragaman latar belakang budaya yang dibawa oleh karyawan menjadi halangan bagi perusahaan dalam menerapkan budaya perusahaannya. Ketidakselarasan antara perusahaan dan karyawan dalam membangun budaya perusahaan, akan dapat mengganggu stabilitas perusahaan dan jika setiap karyawan menerapkan budaya perusahaan dengan baik, maka akan tercapai kinerja karyawan yang terbaik. Berdasarkan fenomena di atas, serta mengingat pentingnya membangun budaya perusahaan yang merupakan salah satu komponen penting dalam pencapaian kinerja karyawan maka diperlukan penelitian lebih jauh mengenai “Pengaruh Budaya Perusahaan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Pilar Langgeng Sejahtera - Malang''

Erfina Erfina; Saparuddin Saparuddin; Erwin Erwin

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kawasan Hutan Mangrove sebagai habitat merupakan sumber alam yang kaya sebagai ekosistem tempat bermukimnya berbagai flora dan fauna. Kondisi Substrat atau tanah daerah mangrove yang terdiri atas kondisi tanah subtrat lumpur, berpasir serta liat ini sangat dimanfaatkan sebagai habitat berbagai moluska salah satunya gastropoda. Gastropoda juga memanfaatkan batang mangrove bagian bawah sebagai habitatnya. Mengigat pentingnya gastropoda memiliki peran ekonomis dan ekologis bagi manusia, maka kawasan hutan mangrove perlu di jaga dan dilestarikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan komposisi gastropoda pada kawasan hutan mangrove Induha Kabupaten Kolaka. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penentuan lokasi pengambilan sampel terdiri atas 3 line transek yang mencakup seluruh wilayah hutan mangrove dan masing-masing tarnasek terdiri atas 5 plot dengan ukuran 1x1 meter. Hasil identifikasi gastropoda terdiri dari 5 famili dan 9 spesies. Indeks keanegaragaman sebesar 2,057 (kategori sedang). Analisis indeks keseragaman secara keseluruhan sebesar 0,9366 (kategori tinggi) , indeks dominansi 0,143 (rendah). Hasil pengukuran parameter lingkungan seluruh transek pengamatan mendukung kehidupan gastropoda.

Siti Nurhasanah; Rani Febrianni; Muhammad Saleh

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pemikiran Muhammad Natsir tentang pembaruan pendidikan di pesantren Al fatah tanjung Pura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseach) dengan pendekatan pendekatan filosofis. Metode yang digunakan untuk menganalisa data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Natsir mengemukakan pemikirannya tentang pembaruan pendidikan Islam, yaitu Pertama, peran dan fungsi pendidikan Islam yang pada intinya memberi perhatian lebih pada aspek afektif peserta didik serta menjauhkan setiap hal yang dapat menghambat potensi yang dimilikinya, Kedua, Integrasi ilmu umum dengan ilmu pendidikan agama Islam dalam satu kurikulum, Ketiga,  Tauhid sebagai landasan pendidikan Islam serta mewujudkan manusia yang mengabdi kepada Allah swt. sebagai tujuan pendidikan Islam, 4) Pendidikan kepemimpinan dalam lembaga pendidikan. Adapun implementasi pemikiran Muhammad Natsir tentang integrasi ilmu umum dengan ilmu agama Islam dalam satu kurikulum telah berjalan dengan baik. Indikatornya adalah dalam penyusunan kurikulum, pesantren Al fatah tanjung Pura  menggunakan tiga kurikulum yang disatukan, dari tiga kurikulum tersebut terdapat mata pelajaran umum serta mata pelajaran agama Islam seperti tahfidz dan mentoring.  

Adinda Siti Mukhlisha; Yayat Suharyat

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Al-Qur’an dan Hadist berfungsi sebagai sumber utama pedoman untuk menempuh kehidupan pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Allah SWT juga menurunkan firman-firmannya kepada Nabi Muhammad SAW yang disebut dengan Hadist. Al-Qur’an disebut sebagai kitab utama atau ummul kitab, penuntun, pedoman dan petunjuk umat manusia. Dengan adanya perkembangan kehidupan dunia maka akan berkaitan dengan perubahan peradaban umat manusia. Peradaban adalah kumpulan bentuk-bentuk kemajuan yang berupa keberadaan material, ilmu pengetahuan, seni, sastra, atau sosial dalam suatu masyarakat atau masyarakat yang sejenis. Al-Qur’an dan Hadits sebagai petunjuk pemeluk agama Islam perlu untuk diterapkan dalam kehidupan agar dapat mewujudkan peradaban yang hakiki. Rusaknya akhlak dan perilaku manusia yang melenceng dari  Al-Qur’an dan Hadits akan menyebabkan keruntuhan peradaban sehingga perlu untuk memperbaiki hal tersebut dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT yaitu menjalankan semua kewajiban dan menjauhi semua larangannya agar tercipta peradaban yang maju yang memiliki nilai - nilai yang baik.    

Susi Susyanti Aripin; Yayat Suharyat

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Jihad dimaknai di dalam Al Qur`an dengan arti yang sangat luas. Secara harfiah adalah mencurahkan semua kemampuan untuk perjuangan menegakkan sebuah keadilan dan memerangi segala bentuk kejahatan untuk kebaikan yang disyariatkan dalam agama. Jihad adalah salah satu perintah kewajiban bagi setiap individu muslim yang dikerjakan sesuai dengan kaidah islam (Al Qur’an dan hadits). Makna lain dari jihad dalam konteks keislaman, yaitu melawan hawa nafsu yang ada pada diri kita sendiri dari kejahatan ataupun rasa malas, dengki, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa “Jihad yang paling utama adalah berjihad berjuang melawan hawa nafsu” (Ibnu Najjar dari Abu Dzarr). Setiap bentuk jihad apapun yang dikerjakan sepatutnya ditujukan demi menegakkan sebuah kebenaran agama islam yang membawa keindahan, kebaikan, keselamatan dunia akhirat serta jihad diniatkan semata mengharapkan ridho Allah SWT.    

Ulvia Risa; Zulfani Sesmiarni; Muhiddinur Kamal; Wedra Aprison

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

The main problem in this paper is the unsatisfactory student learning outcomes caused by several factors, namely factors from within the students themselves, namely student interest, attention, talent and student IQ and factors from outside the student's self, namely environmental factors. This is evidenced by the lack of students' understanding of historical material about Islam in the modern era (1800-present). In addition, learning activities often only store event names, chronologies, years, and character names. Therefore it is hoped that the use of audio-visual learning media can arouse students' interest and not be boring. The purpose of this research is to find out how the learning outcomes are using audio-visual media in learning Islamic Religious Education Class XI SMKN 2 Bukittinggi. With the research hypothesis, Ha: learning outcomes with audiovisual media are better than learning outcomes without audiovisual media and Ho learning outcomes with audiovisual media are worse than learning outcomes without audiovisual media. Experimental design with group pre-test post-test design. Population and sample class XI. One class was selected as a random sample, namely class XI Boga 3 as the research object. Data collection techniques with testing. The sampling technique used is the sampling technique. Data analysis using statistical analysis. Class XI students of SMKN 2 Bukittinggi perform better when using audiovisual media, according to the author's research on the effect of audiovisual media on student learning outcomes on the topic of PAI. We can see this from the results of the analysis of the t-test (Paired Sample t-Test) with the final data obtained, namely t count = 8.926 > t table = 2.120 with a significant level α = 0.05, it can be concluded that the hypothesis Ha is accepted and Ho was rejected

Putri Nabila; Rahmah Rihhadatul ‘Aisy; Sifa Qorita Aeni; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Karakter islami perlu dipupuk sejak dini dalam mengatasi meningkatnya kasus degradasi moral. Institusi pendidikan memiliki peran besar dalam pembinaan karakter mahasiswa terkhusus pada prodi manajemen dakwah yang berada di Institut Agama Islam Al Zaaytun Indonesia yang hadir di era milenial. kampus ini menerapkan digital dakwah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kasus metode pembelajaran di Institut Agama Islam Al zaytun idonesia. Itu Hasil penelitian menggambarkan bahwa kampus ini memiliki manajemen pembelajaran yang unik, yaitu menerapkan dakwah digital dalam proses pembelajaran. Pada tahap perencanaan ini, dakwah digital dinilai telah direncanakan secara matang, hal ini terlihat dari kesiapan dosen dan mahasiswa dalam menerapkan program digital selama proses pembelajaran. Pada tahap implementasi, dakwah digital ini dirasakan sudah dilakukan efektif, terlihat dengan adanya aplikasi e-learning yang berkaitan dengan pembelajaran process, aplikasi mobile islami yang dapat diakses langsung dari handphonedan terkait kajian islami, serta animasi dakwah bergambar yang telah ada dibuat dan dirancang oleh mahasiswa dalam rangka penyebaran dakwah Islam. Adapun Tahap evaluasi, dakwah digital ini berdampak positif untuk dinaikkan penyadaran kepada seluruh mahasiswa akan pentingnya menyebarkan Islam dan membina keislaman nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, dan perlu ditingkatkan lebih kreatif lagi, agar demikian selalu update, variatif dan semakin menarik.

Ula Muvida Toyiba; Alfiah Aulia Ilmiana; Azis Mayardhi; Hudedi Hudedi; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Islam adalah agama dakwah, yaitu agama yang menyeru dan mengarahkan pemeluknya untuk selalu menyebarkan dan mengirimkan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia. Kemudian, kegiatan dakwah berkembang dengan dinamika yang berbeda dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Dakwah harus dilakukan sesuai dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini. Karena konversi dakwah mempengaruhi penyerahan agama dan sebaliknya, dakwah lambat menyebabkan disintegrasi agama. Karena hubungan timbal balik inilah, Islam membebankan kewajiban berdakwah kepada setiap orang beriman. Dalam Q.S Al Baqarah ayat 256 berbunyi “LaaIkrooHafiddiin” yang berarti tidak ada paksaan dalam konteks keberagamaan yang diyakininya. Kemudian Q.S Al Imran ayat 19 yang berisi “bahwa Allah SWT bertanya kepada orang-orang buta huruf (sudahkah kamu masuk islam) jika mereka masuk islam, berarti mereka telah mendapatkan petunjuk. Namun jika mereka berpaling dari hal tersebut maka kewajiban kita hanyalah menyampaikan. Dalam dua konteks pembahasan tersebut maka kita tidak diperbolehkan untuk memaksa orang lain masuk islam atau memaksa ikut meyakini agama selain islam. Seperti halnya Ketika ada masyarakat yang terkena musibah, kita kirimkan sembako namun mewajibkan mereka untuk bersyahadat terlebih dahulu walaupun konteksnya mereka sedang berdakwah, maka berdosalah ia. Adapun para ulama yang membolehkan dan tidak membolehkannya dalam pengucapan tersebut. Para ulama yang melarang mengucapkan Selamat Natal karena berdasarkan interpretasi QS. Maryam ayat 23-26. Dalam ayat ini, Jibril menyuruh Maryam yang melahirkan Isa al-Masih untuk meraihnya akar kurma dan mengambil buah yang matang untuk dimakan. Tanggal tersebut menunjukkan bahwa Isa al Masih tidak lahir pada musim dingin, jadi tanggal 25 Desember bukanlah kelahiran putra Maryam. Adapun para ulama yang membolehkan Selamat Natal didasarkan pada QS. Al Mumtahanah ayat 8. Allah swt. Dalam ayat ini Allah tidak melarang berbuat baik kepada orang yang tidak memerangi umat Islam. Oleh karena itu, mengucapkan Selamat Natal adalah hal baik kepada non muslim, maka perbuatan tersebut diperbolehkan. Penerapan ini dijamin oleh undang-undang Negara pasal 29 ayat 2 yang berbunyi “Negara menjamin tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agama dan kepercayaan itu”. Jadi ibadah di islam itu indah dan dapat berupa larangan.  

Mohamad Fatkhurohman; Robingun Suyud El Syam

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Agama dan sains merupakan kekuatan yang mampu mentransformasi kehidupan manusia. Harmonisasi diantara keduanya berusaha mengarahkan dan memberikan kesejahteraan bagi umat manusia. Namun, karena ketidaktahuan atau kemalasan seingkali manusia menganggap ada dikotomi antara keduanya, padahal keduanya terkait kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap relasi sains dan agama: materi besaran dan satuan dalam meningkatkan keimanan peserta didik. Melalui penelitian kualitatif korelasi, menyimpulkan: Dalam fisika, besaran diartikan sebagai sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Sebuah besaran dinyatakan dengan angka diikuti dengan satuan. Angka tanpa diikuti satuan akan menjadi sesuatu yang tidak bermakna. Idealnya sebuah alat ukur memiliki akurasi, presisi dan sensitivitas yang baik sehingga tingkat kesalahannya relatif kecil dan data yang dihasilkan akan akurat. Ukuran adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam bidang apapun. Ukuran erat kaitannya dengan takaran, dan dosis  yang sesuai dengan maksud firman Allah Swt dalam surat Al Qamar (54): 49, yang esensinya Apa yang terjadi pada semua makhluk sudah ditetapkan oleh Allah. Segala sesuatu menurut ukuran, yaitu suatu sistem dan ketentuan yang telah ditetapkan, tetapi manusia wajib berusaha, ketentuan-Nya diserahkan kepada usaha manusia. Dengan memahami konsepsi ini peserta didik akan bertambah nilai keimanannya.  

Riska Anisa Indriyani; Wahyu Lestari; Farid Setiawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan menempati urutan terpenting dalam kehidupan. Sekolah adalah tempat anak-anak untuk mengenyam pendidikan. Pendidikan yang bersifat pengetahuan umum dan pendidikan keagamaan pasti dipelajari di sekolah. Keberhasilan pendidikan di sekolah juga mengacu kepada manajemen kegiatan pembelajaran sebagai barometernya. Rumusan masalah yang dikaji dalam artikel ini ialah mengenai pentingnya manajemen pendidikan terhadap pembentukan karakter siswa. Dalam hal pendidikan karakter tentu kita tidak bisa lepas dari pembelajaran agama, yaitu adab dan akhlak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa penting manajemen organisasi dalam pendidikan ini untuk mencetak peserta didik yang berkarakter atau memiliki karakter yang baik. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan, yang diambil dari jurnal, makalah, artikel, buku dan skripsi mahasiswa akhir.  

Bara Abdul Gani; Abdiel Dikma Wicaksono; Achmad Arney Iskandar

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hukum Waris adalah untuk membahas tentang bagaimana ahli waris memperoleh haknya atas benda-benda warisan serta peraturan yang berlaku untuk menentukan bagaimana harta warisan harus didistribusikan kepada ahli waris. Dalam hukum waris juga membahas tentang apa yang dimaksud dengan harta bayar yang disepakati, proses untuk menentukan ahli waris, dan cara untuk memastikan bahwa harta warisan distribusi dengan baik. Penyelesaian waris didefinisikan sebagai proses melepaskan semua hak pewaris yang berujung pada pembagian benda warisan kepada ahli waris. Untuk membahas tuntas masalah ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, termasuk menentukan ahli waris dan mengidentifikasi benda-benda warisan, menetapkan harta bayar yang disetujui, dan mengatur penyebaran harta dengan cermat. Warisan merupakan bagian dari hukum perdata pada umumnya dan bagian dari hukum keluarga. Hukum warisan dikaitkan dengan ruang ruang lingkup kehidupan manusia, karena setiap manusia pasti mengalami peristiwa hukum berupa kematian. Akibat hukum berikut timbul dari terjadinya suatu peristiwa hukum kematian seseorang, termasuk bagaimana hak diatur dan dipertahankan, dan kewajiban almarhum. Pewaris adalah istilah digunakan untuk menyatakan perbuatan melanjutkan harta yang ditinggalkan ahli waris atau surat pembagian warisan kepada ahli waris. Pengirim ini berarti tidak hanya kelanjutan dari warisannya tetapi juga kewajibannya warisan yang belum selesai.    

Andi Ines Audryana Bachtiar; Sri Rahayu Oktavia; Annabel Balqis Sharana

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan soal waris selalu muncul dan menjadi hal yang sensitif dalam keluarga, hukum waris dengan ruang lingkup kehidupan manusia memiliki hubungan yang saling berkaitan, dimana setiap manusia akan mengalami peristiwa yang disebut dengan meninggal dunia. Seiring berjalannya waktu pembagian warisan semakin kompleks objeknya, dimana yang bisa diwariskan selanjutnya adalah perihal waris saham. Di Indonesia sendiri  aktivitas pasar modal diperbolehkan sebagai warisan menurut Islam. Pengaturan mengenai kegiatan pasar modal tidak lepas dari peran pemerintah Indonesia dan ulama Islam untuk memastikan bahwa penyelenggaraan kegiatan pasar modal tidak menyimpang dari ketentuan syariat Islam. Agar masyarakat Indonesia yang beragama Islam dan aktif di pasar modal tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak segan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesejahteraannya. Produk pasar modal yaitu saham yang merupakan surat berharga yang membuktikan kepemilikan suatu perusahaan. Ketika seseorang melakukan transaksi saham yang masih berlanjut di perusahaan dan kepemilikan saham tersebut adalah milik pribadinya. Jika seseorang yang memiliki saham tersebut meninggal dunia, semua aset, termasuk saham perusahaan, beralih ke ahli waris. Pewarisan Saham diatur dengan undang-undang dan dapat dilakukan dengan ketentuan bahwa persetujuan Pemegang Saham dan Pemegang Saham diperlukan untuk menyelesaikan proses pendaftaran dengan membuat alat pengalihan hak.  Ketentuan tentang pewarisan saham menurut Islam tidak dapat dipisahkan dari ketentuan sumber hukum Islam.    

I Nengah Budiarta; Muhammad Rafi Hidayatullah

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki hukum adat waris yang dimana anak laki-laki menjadi ahli waris utama karena adat bali menganut sistem garis keturunan patrilineal, namun berbeda dengan ahli waris yang berganti agama dari agama Hindu ke agama lainnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kedudukan anak sebagai ahli waris yang berganti agama dari agama Hindu dan akibat yang diterimanya dalam keluarga maupun masyarakat. Metode penelitian yang dilakukan adalah teknik penelitian normatif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari: Teknik studi dokumen, yaitu pengumpulan data dengan mencatat bahan yang ada dalam literatur maupun dokumen lainnya yang membahas tentang kedudukan ahli waris. Hasil penelitian menunjukkan ahli waris yang berganti agama dari Hindu ke agama lain tidak memiliki hak dan kewajiban dalam kegiatan adat Bali namun kewajiban untuk menjaga orang tua tatap dilakukan. Hak untuk menerima warisan dari pewaris juga tidak dapat diberikan ke ahli waris kecuali sebelum menghembuskan nafas terakhirnya pewaris membahas tentang pembagian waris kepada ahli waris yang lainnya atau bisa dalam bentuk hibah.  

Frico Nur Malikilmulki Muhammad; Aditya Putra Rianda

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Ahli Waris Pengganti adalah bukan salah satu ahli waris sejak awal, tetapi karena keadaan kerabat menurut hukum, Ahli Waris dapat menjadi ahli waris dan mewarisi sebagai Ahli Waris jika Pewaris tidak meninggalkan  seorang anak, melainkan meninggalkan seorang cucu baik laki-laki maupun perempuan melalui anak laki-laki. Dalam KUH Perdata ada yang disebut dengan plaatzvervulling wasiat yang mengikat, dalam pasal 185 KHI disebut ahli waris yang dilindungi, bukan ahli waris pengganti. Di Indonesia kedudukan ahli waris pengganti pada prinsipnya tidak dapat dipisahkan dari kedudukan hukum waris Islam di Indonesia. Ayat 2 Pasal 178, Pasal 181, 182 dan Pasal 185 KHI menjelaskan bahwa ahli waris pengganti memiliki pembatasan terhadap ahli waris menurut garis kekerabatan sampai ke garis cucu, dan garis ahli waris laki-laki dapat diangkat kembali oleh kedua anak laki-laki tersebut. dan perempuan. Pelaksanaan syariat Islam tidak dapat dipisahkan dari prinsip kepribadian Islami. Munculnya prinsip kepribadian Islami ini awalnya dikaitkan dengan lahirnya teori resepsi di kompleks Van den Berg. Teori penerimaan secara keseluruhan pada dasarnya dijelaskan bahwa hukum adat di Indonesia adalah hukum setiap agama, maka hukum bagi penduduk asli menganut agama Islam adalah hukum Islam, yang juga berlaku bagi non-muslim.  

Enjela Pulda Putri; Hidayani Syam

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of this study was to find out how the implementation of Premarital Guidance at the Office of Religious Affairs (KUA) of Kapur IX District and what materials were given by religious counselors at KUA of Kapur IX District during premarital guidance. The research method that the author uses in writing this article is a descriptive qualitative research method with data collection techniques through observation, documentation, and interviews. The sources of data from this study were extension workers at KUA Kapur IX District and books related to this research. The results of this study indicate that the implementation of Premarital Guidance at the KUA of Kapur IX District is carried out every Thursday starting at 10.00 WIB until it is finished. The methods used in providing premarital guidance to the bride and groom are lecture, discussion, and question and answer methods. In the implementation of premarital guidance at KUA Kapur IX District there were several supporting and inhibiting factors in achieving the successful implementation of the premarital guidance. The supporting factors are the willingness of the bride and groom, adequate facilities and infrastructure, and professional extension workers. And the inhibiting factor in the implementation of premarital guidance is that there are still prospective brides who are not punctual in following the guidance and there are still prospective brides who consider this premarital guidance not so important. The pre-marital guidance material given by the counselor to the bride and groom is material about the purpose of marriage, husband and wife's obligations, attitudes that support the realization of a happy/sakinah family, rules for husband and wife association, first night etiquette, mandatory bathing, times when it is forbidden to associate with the husband wife, things that are prohibited in the household, things that can disturb the harmony of the household, and so on.

Resta Yudi Saptomo

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Pembatalan hibah merupakan kasus yang sering terjadi dikarenakan pihak penerima hibah tidak memenuhi persyaratan dalam menjalankan hibah yang telah diberikan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana keabsahan pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur menurut peraturan perundang-undangan dan pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Agama Kendal Perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA.Kdl. juncto Putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Perkara Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA. Smg. ?Bagaimana akibat hukum terhadap pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur dalam dalam Putusan Pengadilan Agama Kendal Perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA.Kdl. juncto Putusan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Perkara Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA. Smg. ? Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis, sumber data yaitu data sekunder dengan metode pengumpulan data dengan studi dokumen dan metode analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa keabsahan pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur dapat dilihat dari terpenuhinya syarat materiil dan syarat formil akta hibah. Akibat hukum terhadap pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur yang tidak memenuhi syarat materiil akta hibah tidak menyebabkan akta hibah batal demi hukum namun dapat dibatalkan jika dapat dibuktikan danya syarat materiial yang tidak terpenuhi. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu keabsahan pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur dapat dilihat dari terpenuhinya syarat materiil dan syarat formil akta hibah. Akibat hukum terhadap pemberian hibah kepada penerima hibah yang masih di bawah umur yang tidak memenuhi syarat materiil akta perjanjian hibah tidak menyebabkan batal demi hukum.

Sri Murbowati

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana penyelesaian sengketa waris sebagai akibat adanya kelalaian penerima hibah menurut Kompilasi Hukum Islam? 2) Bagaimana perlindungan hukum bagi penerima hibah pemegang hak atas tanah yang disengketakan? 3)Bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA.Kdl., putusan Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA. Smg. dan putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 240 K/AG/2020? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research) dengan menggunakan data utama adalah data sekunder dan data primer sebagai data pendukung.  Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa waris sebagai akibat adanya kelalaian penerima hibah menurut Kompilasi Hukum Islam dapat mengajukan mengajukan gugatan melalui Pengadilan Agama untuk dilakukan pembagian harta warisan. Perlindungan hukum bagi penerima hibah pemegang hak atas tanah yang disengketakan secara normatif telah diatur  Kompilasi Hukum Islamd. Hibah yang dilaksanakan sesuai ketentuan Kompilasi Hukum Islam, menurut ketetuan Pasal 212 Kompilasi Hukum Islam, tidak dapat ditarik kembali, kecuali hibah orang tua kepada anaknya.  Pertimbangan hakim dalam Putusan Perkara Nomor: 515/Pdt.G/2019/PA. Kdl., tidak memenuhi rasa keadilan, sementara pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor: 302/Pdt.G/2019/PTA.Smg. sudah memberikan rasa keadilan bagi penerima hibah. Pertimbangan hukum dalam Putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 240 K/AG/2020 mengenai judex facti telah salah menerapkan hukum, Mahkamah Agung berpendapat judex facti telah mempertimbangkan dengan benar dan tidak salah dalam penerapan hukumnya, sehingga alasan-alasan kasasi yang pada pokoknya menyatakan judex facti telah salah menerapkan hukum tidak dapat dibenarkan sesuai rasa keadilan.