Publication Search

73,455 articles from 714 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-80 of 1,051

Analytics

Thalita Hunafa Adianty; Rifaldini; Silvi Anugrah Wulandari; Madita Putri Utami

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fokus penting dalam dunia pendidikan karena meningkatnya tantangan moral peserta didik di era globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah menengah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMK Plus Al-Ghifari. Subjek penelitian meliputi guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen sekolah, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter telah diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah, dengan dukungan utama berupa kepedulian guru, kerja sama dengan orang tua, serta inisiatif peserta didik. Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti pengaruh lingkungan sosial, keterlibatan keluarga yang belum optimal, ketidakkonsistenan ketegasan pendidik, dan kesulitan adaptasi peserta didik baru. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan dan efektivitas pendidikan karakter.

Kustiawardani , Elen; Qoiatul Mafaza, Chelindra; Surayanah

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.

Erna Martia Anggraini; Suhendi Suhendi; Tania Fadillah; Wahyu Saputra; Abdul Syukur +2 more

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model dakwah keagamaan yang bertujuan memberdayakan nilai-nilai dan norma-norma adat masyarakat Sai Batin di Lampung, dengan mengintegrasikan tradisi budaya lokal dengan ajaran agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif, menganalisis sumber primer dan sekunder, termasuk dokumen resmi terkait kegiatan dakwah keagamaan, laporan masyarakat, dan literatur tentang integrasi nilai-nilai adat dengan ajaran agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah keagamaan di masyarakat Sai Batin di Lampung berhasil mengintegrasikan ajaran agama dengan nilai-nilai adat setempat, sehingga meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap ajaran agama berdasarkan norma-norma adat. Metode dakwah partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, memfasilitasi diskusi, dan memperkuat pemahaman ajaran agama. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan pemahaman sebagian anggota masyarakat tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai adat dalam dakwah keagamaan. Meskipun demikian, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai adat dalam dakwah keagamaan sangat penting untuk memberdayakan masyarakat dan memastikan pelestarian tradisi lokal sambil tetap berpegang pada ajaran agama. Studi ini berkontribusi pada pengembangan model dakwah keagamaan yang menghormati nilai-nilai lokal, memberikan wawasan untuk program serupa di komunitas lain. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk fokus pada peningkatan alokasi sumber daya dan perluasan penggunaan teknologi untuk memperluas jangkauan dan dampak dakwah keagamaan

Devina Aulia Wardani; Siti Aisyah; Titek Rachmawati

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran akuntansi keberlanjutan dalam mengoptimalkan kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) serta memperkuat transparansi korporasi. Mengadopsi pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur dari jurnal ilmiah, buku, serta laporan keberlanjutan PT Unilever Indonesia Tbk, hasil penelitian mengungkap bahwa akuntansi keberlanjutan secara signifikan meningkatkan performa ESG pada dimensi lingkungan, sosial, dan tata kelola, sekaligus mempertajam transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan stakeholders. Meskipun demikian, tantangan utama meliputi kurangnya standar pelaporan yang seragam dan kesulitan pengukuran data non-keuangan. Secara keseluruhan, akuntansi keberlanjutan menjadi instrumen strategis untuk mendukung peningkatan kinerja ESG dan keberlanjutan bisnis berkelanjutan.

Uswatun Chasanah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong investasi syariah melalui fungsi regulator, pengawas, pelindung konsumen, penjaga stabilitas sistem keuangan, serta edukasi dan literasi keuangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa OJK berperan strategis dalam menciptakan ekosistem investasi yang aman dan berkelanjutan. Regulasi yang adaptif meningkatkan kepastian hukum dan kepercayaan investor, sementara pengawasan memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian dan syariah. Perlindungan konsumen dilakukan melalui pengawasan praktik investasi dan penanganan pengaduan, sedangkan stabilitas sistem keuangan dijaga melalui koordinasi dengan Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan. Selain itu, edukasi dan literasi keuangan syariah berperan dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat. Namun, terdapat tantangan berupa rendahnya literasi keuangan syariah, perkembangan fintech yang pesat, serta kesenjangan implementasi regulasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif dan sinergi antar pemangku kepentingan.

Nuha, Muhammad Ullin; Mutaharoh, Lilik; Sherley Juristi Hidayat

Al Irfan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Penelitian 2026 IAI Sunan Giri Trenggalek

Digital transformation has significantly changed the educational paradigm, including within formal schools based in pesantren. This study aims to analyze the challenges faced by teachers and identify strategies for dealing with digital transformation in the pesantren environment. This research uses a qualitative approach with a library research method, analyzing various scientific literatures and relevant theoretical studies. The results indicate that the main challenges for teachers include limited digital literacy, a lack of structured training, infrastructure constraints, and resistance to change due to concerns about the degradation of traditional values. Strategies identified to overcome these challenges involve increasing teacher competence through the TPACK  framework, implementing blended learning models, and integrating Islamic values into technology use. This study concludes that successful digital transformation in pesantren-based schools depends on the teacher's ability to balance technological innovation with the preservation of the pesantren's traditional characteristics and moral values.

Zidni Muntaha Ridho; Nayzilla Mega Rahmadhani; Aisyah Nur Fadila; Kharisma Ilmi Alawy Wahbiyah; Dewi Arimbi Burhandani Piliang +4 more

DHARMA EKONOMI 2026 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

The implementation of regional autonomy and fiscal decentralization aims to enhance local governments' financial independence. However, fiscal imbalances between the central and regional governments led to the enactment of Law Number 1 of 2022 (UU HKPD), designed to strengthen regional fiscal capacity. This law introduces a piggyback tax system through a surcharge on the Motor Vehicle Tax. This study analyzes the dynamics of the piggyback tax system in Semarang City, focusing on the implications for taxpayer resistance and regional financial capacity. Using a descriptive qualitative approach, the study reviewed secondary data from regulatory documents, financial reports, and academic literature. The findings show that the shift towards centralistic fiscal policies and the increase in tax burdens have sparked significant taxpayer resistance. This resistance occurs both passively, due to poor regulatory literacy, and actively, through delays in tax payments. The resistance damages the psychological contract between the state and citizens, undermining local financial stability. It risks reducing local revenue, increasing tax collection costs, and limiting fiscal space for infrastructure development. The study suggests that Semarang’s government needs to adopt an adaptive governance framework with transparent tax allocation, digitalization of services, and persuasive policies to restore public trust and encourage compliance.

WillaWiranata, Danniel Riyantus; Sihotang, Fransiska Prihatini; WillaWiranata, Danniel Riyantus; Sihotang, Fransiska Prihatini

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Ketidakseimbangan antara tingkat persediaan dan permintaan pasar dapat mengakibatkan kelebihan stok, meningkatnya biaya penyimpanan, dan meningkatnya risiko kerusakan produk. PT. Tridaya Sakti Medima, sebuah perusahaan distribusi farmasi yang berlokasi di Palembang, menghadapi tantangan serupa dalam mengelola persediaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pembelian dengan menerapkan teknik penambangan data menggunakan algoritma Apriori dan untuk merancang sistem rekomendasi produk yang mendukung pengambilan keputusan dalam pengendalian persediaan. Studi ini mengadopsi metodologi CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining), yang terdiri dari tahap pemahaman bisnis, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan penerapan. Data transaksional yang dianalisis terdiri dari catatan penjualan historis dari Januari hingga Desember 2024, dengan total 5.410 entri setelah proses pembersihan data. Analisis dilakukan menggunakan Python, sedangkan Streamlit digunakan untuk mengembangkan dasbor interaktif untuk visualisasi. Temuan menunjukkan bahwa algoritma Apriori berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi antarproduk berdasarkan metrik dukungan dan kepercayaan. Nilai kepercayaan dan peningkatan tertinggi ditemukan pada kombinasi produk (ITR) PECTORIN SYRUP 120 ML @ 24 dan (ITR) ITRABAT SYR 100 ML @ 24 dengan rasio lift 16,43. Hasil ini disajikan melalui dasbor yang dirancang untuk membantu PT. Tridaya Sakti Medima dalam meningkatkan manajemen persediaan dan mengatasi masalah ketidakseimbangan stok.

Seftiani Futri; Talitha Darda Yusna; Ina Nurvina Sopiana; Lina Marlina

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Digital technology has, in many ways, altered the manner in which businesses function. This transformation touches on aspects like how products are developed, delivered, and sold. It opens up a range of possibilities for business owners to broaden their markets, boost profits, and make better use of online tools. At the same time, however, the digital age introduces certain difficulties. These include increased competition as well as risks related to practices that may conflict with sharia law—for example, charging interest, engaging in transactions with unclear risks, or producing counterfeit goods. The focus of this study is to examine the opportunities and challenges that businesses encounter in today’s digital world, viewed through an Islamic lens. The approach taken involves a review of existing literature, drawing from various sources dealing with digital commerce and Islamic economic principles. The results suggest that digital business ventures hold considerable promise, provided they are conducted with honesty, fairness, and transparency, while avoiding activities disallowed by sharia. This way, entrepreneurs can not only generate income but also develop their enterprises in a way that aligns with ethical and religious values.

riya, Riyadian; war, Ummi Wardah

Al Madjid : jurnal Pendidikan Islam 2026 Prodi PAI Fakultas Tarbiyah STIT Sunan Giri Trenggalek

Pendidikan berbasis akhlak merupakan salah satu pilar utama dalam tradisi keilmuan Islam yang menempatkan pembentukan karakter sebagai tujuan esensial dari proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran para tokoh Islam klasik dan modern terkait konsep pendidikan berbasis akhlak serta mengevaluasi relevansinya dalam konteks pendidikan masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis terhadap karya-karya Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Ibnu Sina, dan Syed Muhammad Naquib al-Attas, yang dikenal sebagai pemikir penting dalam perkembangan gagasan pendidikan akhlak. Hasil kajian menunjukkan adanya keselarasan pandangan di antara keempat tokoh tersebut mengenai pentingnya sinergi antara aspek spiritual, intelektual, dan moral sebagai inti dalam pembentukan karakter peserta didik. Al-Ghazali menitikberatkan pada proses tazkiyatun nafs sebagai landasan pengembangan akhlak, sementara Ibn Miskawaih menyumbang gagasan melalui teori keseimbangan jiwa. Ibnu Sina menyoroti peranan lingkungan dan keteladanan pendidik dalam membangun karakter anak didik, sedangkan al-Attas menggarisbawahi pentingnya konsep adab sebagai elemen fundamental dalam struktur pendidikan Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan berbasis akhlak yang digagas para pemikir tersebut tetap memiliki daya relevansi untuk menghadapi tantangan pendidikan modern, khususnya dalam upaya memperkuat pendidikan karakter, mencegah kemerosotan moral, dan membangun pendekatan pembelajaran yang holistik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kurikulum dan strategi pengajaran yang menjadikan akhlak sebagai pusat dari proses pendidikan secara menyeluruh.

Rohmah, Alifa Rizqi Kaila Ainur; Azwa Qonitatun; Sahra Naura Luwistiana; Zulfasa Kaila Yuniasih

Al Madjid : jurnal Pendidikan Islam 2026 Prodi PAI Fakultas Tarbiyah STIT Sunan Giri Trenggalek

Abstract: This study aims to deeply analyze the gap in basic education in Weleri District, Kendal Regency, Central Java Province, Indonesia, specifically Weleri Village, correcting the initial focus that was directed at the UIN campus environment. Using a qualitative approach with a case study design, data were collected through unstructured interviews, participant observation, and document analysis, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model with source triangulation techniques to ensure data validity involving eight key informants. The most important findings reveal that the educational gap in Kendal is a manifestation of significant multidimensional structural injustice, encompassing spatial disparities, educational attainment, and the distribution of human resources. Spatially, there is a concentration of quality schools in the center of Weleri District, while coastal areas experience limited access due to the "urban bias" of regional budgets. This phenomenon creates educational segregation from an early age. Only 35-40% of coastal youth successfully continue to high school due to economic barriers, distance, and a lack of scholarship information. The unequal distribution of certified teachers worsens the quality of learning and has the potential to trigger socio-religious fragmentation due to limited moderate Islamic insight in marginalized areas and reproduces intergenerational poverty. This confirms that the low quality of education is not an individual choice, but rather a systemic consequence of inequitable planning. Therefore, an urgent, holistic affirmative policy intervention is needed, encompassing equitable infrastructure and teacher distribution reform to ensure equal educational rights for every child in Kendal, in order to realize sustainable social justice that is responsive to the geographic context. This research provides a critical contribution in the form of a concrete empirical foundation for the formulation of affirmative policies that profoundly break the cycle of poverty and educational injustice in the coastal areas of Central Java, while also enriching the scientific literature on the sociology of education on the reproduction of injustice in marginalized areas in a comprehensive and sustainable manner. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam kesenjangan pendidikan dasar di Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah Indonesia khususnya Desa Weleri, mengoreksi fokus awal yang sempat mengarah pada lingkungan kampus UIN. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi sumber untuk memastikan validitas data melibatkan delapan informan kunci. Temuan terpenting mengungkap bahwa kesenjangan pendidikan di Kendal merupakan manifestasi ketidakadilan struktural multidimensi signifikan, mencakup disparitas spasial, capaian pendidikan, dan distribusi sumber daya manusia. Secara spasial, terdapat konsentrasi sekolah berkualitas di pusat Kecamatan Weleri, sementara wilayah pesisir mengalami keterbatasan akses akibat "urban bias" anggaran daerah, fenomena ini menciptakan segregasi pendidikan sejak dini. Hanya 35-40% remaja pesisir berhasil melanjutkan ke SMA karena hambatan ekonomi, jarak, dan minimnya informasi beasiswa. Distribusi guru bersertifikat yang timpang memperburuk kualitas pembelajaran dan berpotensi memicu fragmentasi sosial-keagamaan akibat terbatasnya wawasan keislaman moderat di wilayah marginal serta mereproduksi kemiskinan antargenerasi. Hal ini menegaskan bahwa rendahnya kualitas pendidikan bukan pilihan individu, melainkan konsekuensi sistemik dari perencanaan yang belum berkeadilan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kebijakan afirmatif holistik mendesak mencakup pemerataan infrastruktur dan reformasi distribusi guru untuk memastikan hak pendidikan setara bagi setiap anak Kendal demi mewujudkan keadilan sosial berkelanjutan yang responsif terhadap konteks geografis. Penelitian ini memberikan kontribusi kritis berupa landasan empiris konkret bagi formulasi kebijakan afirmatif yang memutus siklus kemiskinan dan ketidakadilan pendidikan di wilayah pesisir Jawa Tengah secara mendalam, sekaligus turut memperkaya literatur ilmiah sosiologi pendidikan tentang reproduksi ketidakadilan di wilayah marginal secara komprehensif dan berkelanjutan.

Purba, Iin Hot Prinauli; Sitorus, Yohana Febiola; Keliat, Venia Utami

DINAMIKA HUKUM 2026 Universitas Stikubank

Bagian Sistem peradilan pidana di Indonesia telah mengalami perubahan substansial sebagai akibat dari kemajuan teknologi informasi, terutama dengan diperkenalkannya Aplikasi Berkas Pidana Elektronik Terpadu (E-Berpadu). Tujuan penerapan sistem peradilan pidana elektronik ini adalah untuk mempromosikan gagasan keadilan yang cepat, mudah, dan terjangkau sekaligus meningkatkan efektivitas, akuntabilitas, dan transparansi proses persidangan. Namun pada kenyataannya, masih terdapat sejumlah masalah hukum, teknologi, dan sumber daya manusia dalam implementasi E-Berpadu di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Medan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi tantangan dan keterbatasan tersebut serta menawarkan solusi untuk meningkatkan implementasi sistem perdagangan elektronik.

Jawan, Fransiska Masandai; Monica Innanda Chiaralazzo; Intansakti Pius X

Sabar : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The development of globalization, digital technology, and social change has influenced the way young people understand and live out their faith. Secularism tends to place religion in the private sphere, so that religious values do not always become the basis for decision-making in daily life. This study aims to analyze the challenges of secularism to the formation of the identity of Catholic youth in the modern era and to formulate relevant religious education responses in addressing these dynamics. This research uses a qualitative approach with a literature study method that examines various scientific literature, Church documents, and research findings related to the phenomenon of secularism and the formation of the religious identity of Catholic youth. The results of the study indicate that secularism has a complex impact on the faith life of young people, including decreased participation in Church activities, the emergence of individualistic attitudes, and the tendency to view religion merely as a formal identity. However, on the other hand, the modern era also opens opportunities for young people to develop their faith creatively through the use of digital technology and involvement in faith communities. Therefore, Catholic religious education and pastoral accompaniment that are dialogical, contextual, and participatory are very important in helping Catholic youth integrate their faith into daily life. This study is expected to provide theoretical and practical contributions for educators and pastoral ministers in fostering the faith identity of Catholic youth in modern society.

Sri Yulianty Mozin; Siti Mardia Mareteng; Fadila Ladiku; Rahmawaty M. Noho; Cipta Monoarfa

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

This research is motivated by the importance of strengthening a professional public service culture through the integration of public administration values, norms, and ethics. Although various regulations and codes of ethics have been established in public organizations, gaps remain between formal norms and service practices in the field, such as low levels of responsiveness and professionalism among civil servants. This study aims to analyze the relationship between values, norms, and ethics in shaping public service culture, and to examine the role of organizational ethics and codes of ethics in strengthening public administration professionalism. The research employed a qualitative approach with a descriptive-analytical design through a literature review of relevant journals, books, and policy documents. Content analysis techniques were used to identify patterns of relationships between concepts. The results indicate that the internalization of ethical values ​​such as integrity, accountability, and transparency significantly influences the quality of public services. An organizational code of ethics serves as a formal instrument that clarifies standards of conduct for civil servants and strengthens a professional work culture. Consequently, public organizations need to strengthen ethics training, oversight mechanisms, and the integration of ethical values ​​into performance evaluation systems to build responsive and public-interest-oriented services.

Siti Rahmadani; Yoga Prastiyo; Rania Shabira Aryani; Mochammad Isa Anshori

Jurnal Pemimpin Bisnis Inovatif 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia

The global rise in life expectancy toward the 100-year threshold has accelerated the emergence of the silver economy, significantly affecting organizational leadership structures, particularly in terms of succession stagnation risks and potential loss of institutional knowledge. This study aims to develop a comprehensive longevity leadership strategy to manage senior leaders and optimize leadership succession in the context of demographic transition. The research employs an integrative literature review with thematic analysis of reputable international and national journal articles published within the last five years. The findings reveal that effective longevity leadership strategies emphasize repositioning senior leaders from operational roles to strategic mentors through knowledge-sharing mechanisms and phased retirement approaches. Furthermore, successful succession in an aging workforce depends on role flexibility and the establishment of new psychological contracts that recognize and value the wisdom of senior leaders. This study contributes theoretically by proposing a dynamic succession model that bridges intergenerational gaps. Practically, it offers guidance for human resource practitioners in designing age-inclusive retention strategies and leadership transition policies.Overall, the proposed strategy supports organizational stability while fostering sustainable innovation through the optimal utilization of senior human capital.

Prasetyo, Bagas Wahyu; Setiawan, Dedy; Putri, Mutia Fadhila; Prasetyo, Bagas Wahyu; Setiawan, Dedy +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Rendahnya tingkat literasi masyarakat desa masih menjadi tantangan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Desa Kunangan telah memiliki pojok baca sebagai sarana literasi nonformal, namun pengelolaannya masih dilakukan secara manual sehingga akses informasi dan pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pojok baca berbasis website untuk mendukung pengelolaan literasi desa secara lebih efektif dan terpusat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Extreme Programming (XP) yang meliputi tahapan perencanaan, perancangan, pengkodean, dan pengujian dengan iterasi singkat serta keterlibatan pengguna secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat guna mengidentifikasi kebutuhan sistem. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan menyediakan informasi koleksi buku, lokasi pojok baca, serta akses bacaan digital. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing dengan teknik Equivalence Partitioning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem meningkatkan akses informasi literasi dan efisiensi pengelolaan pojok baca, serta mendukung transformasi digital desa.

Febrianus Selvin Sudiman; Cristian Seldjatem

Pengharapan : Jurnal Pendidikan dan Pemuridan Kristen dan Katolik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study examines the integration of Christian values into the Merdeka Curriculum for Christian Religious Education (PAK) in junior high schools (SMP), focusing on the challenges and strategies for its implementation. The Merdeka Curriculum, introduced in 2022, offers flexibility in instructional design; however, its implementation in the field of PAK requires specific adaptations to maintain the relevance of Christian values such as love, justice, and responsibility. This study employs a descriptive qualitative approach using library research combined with empirical content analysis of various case studies in Indonesian Christian schools. The findings indicate that the primary challenges include resource constraints, the readiness of PAK teachers, technological infrastructure gaps, and the influence of secular digital culture. Effective strategies include the development of a contextual curriculum based on Christian values, the utilization of digital technology in learning, the enhancement of teachers’ professional competencies, and collaboration between schools, families, and churches. The implications of this study suggest that the integration of Christian values into the Merdeka Curriculum can foster the holistic character of junior high school students, equipping them with integrity, resilience, and the ability to face the challenges of the digital age.

Sumarno, Nurchayati; Parju, Parju; Mutiarachim, Atika

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji transformasi strategis manajemen risiko finansial melalui penerapan Digital Twins (DT) dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). DT berevolusi dari sekadar model manufaktur menjadi sistem cerdas yang mampu memprediksi perilaku entitas finansial secara real-time. Hasil kajian menunjukkan bahwa DT mendukung kerangka Prevention, Preparedness, Response, Recovery (PPRR), memperkuat resiliensi rantai pasok, serta meningkatkan efektivitas stress testing perbankan sesuai regulasi Basel III. Selain itu, DT berperan dalam deteksi penipuan, akuntansi karbon, dan simulasi kebijakan makroekonomi. Studi ini menegaskan bahwa DT mampu meningkatkan akurasi prediksi risiko hingga 95% dan mengurangi downtime operasional sebesar 20%. Namun, keterbatasan standar global, integrasi data lintas sistem, serta hambatan regulasi masih menjadi tantangan utama. Agenda riset masa depan diarahkan pada pengembangan interoperabilitas global, integrasi teknologi AI, serta evaluasi ROI jangka panjang untuk memperkuat ketahanan finansial berbasis DT.

Ahmad Ahmad; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Industri manufaktur pangan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam pengendalian biaya akibat ketidakefisienan operasional dan manajemen waktu yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan manajemen waktu proyek terhadap pengendalian biaya pada PT. Macro Prima Pangan Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, mengintegrasikan analisis kuantitatif (regresi linear berganda, n=50) dan kualitatif (wawancara mendalam, n=15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya (β = 0,478; p < 0,01), demikian pula manajemen waktu proyek (β = 0,362; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,602, mengindikasikan bahwa 60,2% variasi pengendalian biaya dapat dijelaskan oleh model. Temuan kualitatif mengkonfirmasi bahwa praktik preventive maintenance, standarisasi proses, dan monitoring jadwal produksi merupakan faktor kunci keberhasilan pengendalian biaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi di negara berkembang dan memberikan rekomendasi praktis bagi industri pangan untuk meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan manajemen waktu yang efektif.

Wafiq Ariq Maulana; Fikri Alfarizi; Achmad Muhtadin; Ikmawati Ikmawati

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

The rapid advancement of technology has brought significant changes to the field of education, requiring adjustments in the roles and competencies of educators to improve the quality of human resources. The teaching profession is no longer limited to delivering knowledge but also demands the ability to adapt to technological developments, utilize digital tools, and create innovative and relevant learning experiences. This study aims to examine the challenges faced by the education profession in improving the quality of human resources and to identify strategies that can be implemented to address these challenges. This research employs a literature review method by analyzing ten relevant scientific articles using a descriptive qualitative approach. The findings reveal several major challenges, including limited teacher competence and professionalism, constraints in the use of technology, weaknesses in human resource management in education, and the lack of optimal training and professional development programs. In addition, disparities in access and readiness for digital transformation also hinder the improvement of educational quality. The results suggest that improving the quality of human resources through education requires a comprehensive approach, including strengthening teacher competencies, providing continuous professional development, improving educational management, and ensuring adaptive policy support. Therefore, the education profession is expected to play a crucial role as a driving force in producing competent, high-quality human resources who are well prepared to face future challenges.