Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 61-80 of 166

Analytics

, Prajna Parama Satya

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi ajaran Buddha dalam pengembangan budi pekerti di kalangan siswa beragama Buddha di sekolah-sekolah menengah di Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran melalui survei (n=135) dan wawancara (n=12), penelitian ini meneliti bagaimana prinsip-prinsip Buddha diintegrasikan ke dalam pendidikan formal untuk mengembangkan nilai-nilai etika dan karakter moral pada siswa Buddha. Temuan menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan program pendidikan karakter berbasis ajaran Buddha secara terstruktur menunjukkan peningkatan signifikan dalam perilaku etis siswa, perhatian penuh (mindfulness), dan tanggung jawab sosial dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Strategi yang paling efektif meliputi praktik meditasi harian, integrasi etika Buddha ke dalam kurikulum reguler, proyek pembelajaran layanan, dan resolusi konflik secara mindful. Penelitian ini mendemonstrasikan bagaimana ajaran Buddha dapat diadaptasi secara efektif untuk lingkungan pendidikan kontemporer sambil mengatasi tantangan remaja modern. Studi ini memberikan kerangka kerja untuk mengembangkan program pendidikan karakter yang berakar pada kebijaksanaan Buddha yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Rahmat Sufri; Ryan Setiawan; Angga Satria Pratama; Mun Awani

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Demam berdarah (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini menjadi ancaman kesehatan di berbagai wilayah, terutama di daerah tropis dan subtropis. Salah satu upaya untuk mengurangi angka kejadian DBD adalah melalui pencegahan penyebaran nyamuk pembawa virus ini. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat di Desa Lampreh Lamjampok tentang cara pencegahan nyamuk penyebab demam berdarah melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan gotong royong membersihkan lingkungan secara bersama dan menanam pohon anti nyamuk. Pendekatan yang digunakan dengan keterlibatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai fasilator yaitu mengunjungi langsung ke rumah warga melakukan penyulusan secara interaktif dengan diskusi dan sesi tanya jawab agar masyarakat lebih memahami materi yang disampaikan. kemudian membagikan poster pencegahan DBD dan menanam pohon sereh di sekitar rumah, halaman musholla, serta beberapa titik yang dianggap rawan menjadi sarang nyamuk. Selain menanam, warga juga diberikan edukasi mengenai manfaat sereh sebagai tanaman pengusir nyamuk alami. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Lampreh Lamjampok menyambut positif dan aktif dalam kegiatan program penyuluhan pencegahan nyamuk penyebab demam berdarah yang berdampak pada peningkatan kesadaran perilaku hidup sehat pada masyarakat desa Lampreh Lamjampok.

Nurfitriyani, Novita; Nova Afifah; Fakhruddin Luthfi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sampai saat ini penyalahgunaan NAPZA menjadi permasalahan di berbagai kalangan. Salah satu tempat di Cirebon yang menjadi pusat rehabilitasi yaitu di IPWL Yayasan Putra Agung Mandiri. Banyak faktor dan dampak yang mempengaruhi korban penyalahgunaan NAPZA dalam mengkonsumsinya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor dan dampak penyalahgunaan NAPZA terhadap perilaku sosial di masyarakat pada klien. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui subjek penelitian 2 informan korban penyalahgunaan NAPZA (klien) dan 1 pekerja sosial sebagai konselor. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku yang diberikan klien terhadap lingkungan sosial di masyarakat sangat berpengaruh pada penyalahgunaan NAPZA. Dari hal ini banyak faktor yang mempengaruhi klien terutama pada faktor lingkungan pertemanan. Dampak yang ditimbulkan juga sangat berpengaruh pada klien seperti perubahan fisik, emosional, depresi. Klien juga sampai sekarang masih mengkonsumsi NAPZA tetapi sudah berkurang dikarenakan telah menjadi proses rehabilitasi di IPWL Yayasan Putra Agung Mandiri, Kota Cirebon.

Firzayafi Hidajat Putra; Irhamni Rahman

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Autism Spectrum Disorder (ASD) is often associated with challenges in aspects of social interaction and communication. Art Therapy, which utilizes the creative process in art as a therapeutic medium, is believed to help improve social and emotional skills in individuals with ASD. This research aims to explore the effectiveness of the Art Therapy approach in improving social interaction behavior in individuals with autism at the Art Therapy Center Widyatama Bandung. This study uses qualitative methods with a descriptive approach to assess the impact of Art Therapy on participants' social behavior. Data was collected through direct observation, interviews with therapists, alumni and parents. The results of the study show that Art Therapy can contribute significantly to changing the social interaction behavior of people with autism, with visible behavioral changes in self-expression, non-verbal communication, and skills.

Muhamad Sahli

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting adalah kondisi di mana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang kurang dibandingkan dengan anak seusianya. Masalah gizi kronis menjadi faktor utama penyebab stunting, yang dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk status sosial ekonomi, gizi ibu selama kehamilan, kesehatan bayi, dan kurangnya asupan gizi yang memadai. Akibatnya, di masa depan, anak-anak yang mengalami stunting berisiko mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.Berbagai masalah kesehatan pada ibu yang memiliki balita dapat dicegah melalui upaya promosi kesehatan. Promosi kesehatan dirancang untuk memfasilitasi perubahan perilaku individu serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan. Metode promosi kesehatan merupakan salah satu sarana dalam pendidikan kesehatan, yang perlu dipertimbangkan dengan cermat, memperhatikan materi, kondisi sasaran (termasuk aspek sosial budaya), serta faktor-faktor lain yang berkaitan dengan lingkungan komunikasi, seperti ruang dan waktu.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivitasan metode promosi kesehatan dalam penanganan stunting. Studi ini menggunakan metode literatur tinjauan data yang diperoleh dari sumber data sekunder. Referensi yang dikumpulkan dari database elektronik, yaitu Google Cendekia untuk periode 2021-2024. Dari artikel yang telah dikumpulkan, setiap metode promosi Kesehatan memiliki focus yang berbeda-beda seperti metode ceramah, demonstrasi, peer education, Simulation Game dan health education. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas metode promosi Kesehatan dalam penanganan stunting dapat  meningkatkan pengetahuan pengetahuan ibu yang memiliki Balita.

Muhamad Sahli

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2025 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting adalah kondisi di mana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang kurang dibandingkan dengan anak seusianya. Masalah gizi kronis menjadi faktor utama penyebab stunting, yang dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk status sosial ekonomi, gizi ibu selama kehamilan, kesehatan bayi, dan kurangnya asupan gizi yang memadai. Akibatnya, di masa depan, anak-anak yang mengalami stunting berisiko mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.Berbagai masalah kesehatan pada ibu yang memiliki balita dapat dicegah melalui upaya promosi kesehatan. Promosi kesehatan dirancang untuk memfasilitasi perubahan perilaku individu serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan. Metode promosi kesehatan merupakan salah satu sarana dalam pendidikan kesehatan, yang perlu dipertimbangkan dengan cermat, memperhatikan materi, kondisi sasaran (termasuk aspek sosial budaya), serta faktor-faktor lain yang berkaitan dengan lingkungan komunikasi, seperti ruang dan waktu.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivitasan metode promosi kesehatan dalam penanganan stunting. Studi ini menggunakan metode literatur tinjauan data yang diperoleh dari sumber data sekunder. Referensi yang dikumpulkan dari database elektronik, yaitu Google Cendekia untuk periode 2021-2024. Dari artikel yang telah dikumpulkan, setiap metode promosi Kesehatan memiliki focus yang berbeda-beda seperti metode ceramah, demonstrasi, peer education, Simulation Game dan health education. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa efektivitas metode promosi Kesehatan dalam penanganan stunting dapat  meningkatkan pengetahuan pengetahuan ibu yang memiliki Balita.

Priyanto, Kaleb; Priyambodo, Bambang Hari; Palmiyanto, Martinus Heru; Enita, Sarai

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pandemi COVID-19 telah mengubah perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan, terutama dalam kebiasaan mencuci tangan. Namun, setelah pandemi berakhir, kebiasaan ini mulai berkurang, ditambah dengan terbatasnya sarana cuci tangan yang tersedia. Di Kecamatan Colomadu, masih ditemukan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan tangan. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian masyarakat menginisiasi penyediaan alat cuci tangan portabel di beberapa fasilitas umum sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan tangan. Kegiatan ini meliputi perencanaan dan desain alat, pembuatan dan instalasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta monitoring dan perawatan berkala. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa enam unit alat cuci tangan portabel yang dipasang di kantor kecamatan, pasar, dan puskesmas telah dimanfaatkan secara intensif oleh masyarakat, meningkatkan frekuensi kebiasaan mencuci tangan dan memperoleh apresiasi dari pemerintah setempat. Desain alat yang ergonomis dan sistem drainase yang efektif mendukung keberhasilan program ini, meskipun beberapa tantangan dalam perawatan dan koordinasi masih perlu diatasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kebersihan tangan dan dapat dijadikan model untuk implementasi serupa di wilayah lain guna mencegah penyebaran penyakit menular pasca pandemi.

Siti Saharia; Diva Isnayati; Israyanti Israyanti; Muniati Muniati; Abuzar Algifari +6 more

Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa pengaruh media sosial, FOMO, dan impulsivitas merupakan faktor utama yang mendorong perilaku konsumtif. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa kurangnya pendidikan keuangan dan literasi digital memperparah masalah ini. Hasil penelitian ini menyarankan perlunya intervensi yang komprehensif, termasuk pendidikan keuangan yang lebih baik, kampanye kesadaran, serta regulasi yang lebih ketat terhadap iklan yang menargetkan anak muda.

Muh Andi Sulaiman; Gigih Setianto; Cholisa Rosanti

Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan konsep ibadah, akhlak, dan muamalah dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Konsep-konsep ini merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang diharapkan dapat membentuk karakter dan pola perilaku mahasiswa dalam berbagai aspek kehidupan, baik di kampus maupun di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai bagaimana mahasiswa menerapkan nilai-nilai ibadah (hubungan vertikal dengan Tuhan), akhlak (hubungan horizontal dengan sesama), dan muamalah (hubungan sosial dan ekonomi) dalam kehidupan mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan telah berusaha menerapkan ketiga konsep tersebut dalam aktivitas akademik, organisasi kemahasiswaan, dan interaksi sosial mereka. Namun, terdapat variasi dalam tingkat kesadaran dan pemahaman terkait implementasi ajaran-ajaran tersebut, terutama dalam aspek muamalah yang lebih terkait dengan transaksi ekonomi dan etika profesi di dunia digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di perguruan tinggi, khususnya dalam konteks mahasiswa jurusan informatika.

M. Bahtiar Ubaidillah; Sarbini Sarbini; Irwan Swandana; Derta Nur Anita; Ragil Ira Mayasari +3 more

Nusantara Mengabdi Kepada Negeri 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Community Service Activities were carried out at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mojokerto with the target of understanding legal socialization related to preventing deviant behavior from an Islamic legal perspective. Implementation of community service The main aim of this activity is to increase insight and knowledge regarding the prevention of deviant behavior from an Islamic Law perspective at MAN 1 Mojokerto. In order to increase knowledge and insight regarding deviant behavior carried out by teenagers and how it is regulated in Islamic law. Therefore, the socialization carried out at MAN 1 Mojokerto, Mojosari District, Mojokerto Regency is very important to carry out. Where adolescence is a transition period from childhood to adulthood, where children are not yet fully able to be independent. At this time, teenagers are at the stage of searching for self-identity which is full of various problems. One of the problems experienced by teenagers in their lives is related to deviant behavior. Deviant behavior is chaotic behavior that causes a teenager to be nervous, nervous and act uncontrollably. This behavior is often a reflection of anti-social personality in teenagers, we can see this from behavior that does not heed religious and social norms. Trigger factors can come from the individual teenager himself (internal) or outside the teenager himself (external). As parents, educators (teachers) should naturally contribute to resolving deviant behavior in adolescents. Emotional development in adolescents has not yet reached stability, so to help solve the problem we must understand its characteristics.

Yesya Vatria Barasa; Ayu Nurmala; Reva Fisalsabila; Deswita Fitriyani; Ariani Galuh Pangastuti +1 more

Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The advancement of information and communication technology has significantly altered the ways adolescents interact and establish social relationships, particularly through social media. This study aims to examine the impact of human relations on adolescents' interactions and behaviors on social media platforms, taking into account psychological, sociological, and cultural dimensions. Employing a qualitative approach with a literature review method, this research explores interaction patterns among adolescents on platforms such as Instagram, TikTok, and Twitter. The findings reveal that social media creates virtual spaces that enhance social networks but also pose risks such as reduced quality of face-to-face interactions, social anxiety, and mental health issues. This study emphasizes how the intense use of social media reshapes traditional communication patterns and influences adolescents' behavior and self-concept. Based on these findings, strategic recommendations are proposed for parents, educators, and policymakers to guide healthy social media use, balance its benefits and drawbacks, and foster the development of more meaningful social relationships among adolescents.

Yesya Vatria Barasa; Ayu Nurmala; Reva Fisalsabila; Deswita Fitriyani; Ariani Galuh Pangastuti +1 more

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The advancement of information and communication technology has significantly altered the ways adolescents interact and establish social relationships, particularly through social media. This study aims to examine the impact of human relations on adolescents' interactions and behaviors on social media platforms, taking into account psychological, sociological, and cultural dimensions. Employing a qualitative approach with a literature review method, this research explores interaction patterns among adolescents on platforms such as Instagram, TikTok, and Twitter. The findings reveal that social media creates virtual spaces that enhance social networks but also pose risks such as reduced quality of face-to-face interactions, social anxiety, and mental health issues. This study emphasizes how the intense use of social media reshapes traditional communication patterns and influences adolescents' behavior and self-concept. Based on these findings, strategic recommendations are proposed for parents, educators, and policymakers to guide healthy social media use, balance its benefits and drawbacks, and foster the development of more meaningful social relationships among adolescents.

Agustin, Sandrina Ghaisani; Najicha, Fatma Ulfatun

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2024 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Dalam era digitalisasi yang pesat, kewarganetan di Indonesia memainkan peran sentral dalam membentuk keadaban digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kewarganegaraan digital warganet Indonesia, fokus pada perilaku dalam ruang daring, dengan penekanan pada aspek-etika, keamanan daring, dan dampak sosial. Pendekatan kualitatif digunakan dengan studi literatur sebagai metode utama. Analisis terhadap karya-karya akademis, artikel ilmiah, dan literatur terkait dilakukan untuk menyusun pemahaman komprehensif tentang karakteristik kewarganegaraan digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa kewarganegaraan digital warganet Indonesia tercermin dalam partisipasi aktif, sikap etis, keamanan daring, dan dampak sosial positif. Variasi tingkat keamanan daring berdampak signifikan pada kewarganegaraan digital, di mana kesadaran terhadap risiko, perlindungan privasi, dan respons terhadap ancaman siber memainkan peran krusial dalam membentuk kontribusi warganet terhadap keadaban digital. Penguatan kewarganegaraan digital warganet Indonesia memerlukan pendekatan holistik melalui edukasi, literasi digital, dan regulasi yang mendukung. Peningkatan kesadaran etika digital, peran positif dalam keamanan daring, serta partisipasi dalam upaya kolektif menjadi kunci dalam membentuk kewarganegaraan digital yang tangguh dan berkelanjutan.

Rizki Hafni Rambe; Afrahul Fadhila Daulai; Zulfiana Herni

Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to determine the influence of the Problem Based Learning strategy on the social behavior of fifth grade students in learning Akidah Akhlak at MIN 3 South Labuhanbatu. To discuss and examine the problems described above, the author uses quantitative data management, the author determines a sample of 2 classes as experimental and control classes, namely 32 students in class V-A as the experimental class, and 32 students in class V-B as the control class. This was done to find out how the influence of the Problem Based Learning strategy on the social behavior of fifth grade students in learning Akidah Akhlak at MIN 3 South Labuhanbatu. The research hypothesis testing used regression analysis. The results of the regression calculation showed a regression equation of 48.615 0.353X and a correlation coefficient of R value of 0.862 which if interpreted based on the table can be interpreted as the relationship between the two variables, namely the Problem Based Learning learning strategy (X) with the social behavior variable in learning Akidah Akhlak (Y) in the very strong category and the hypothesis can be accepted.

Mitro Subroto; Muhammad Saddam Aliyandra

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stigma sosial yang didapat oleh anak yang berada pada Lembaga pembinaan khusus anak menjadi hambatan yang sangat krusial dalam persiapan reintegrasi dan pemulihan kondisi mereka. Penelitian ini mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh stigmatisasi negatif terhadap anak binaan pemasyarakatan di Indonesia, dengan fokus penelitian tentang bagaimana stigma sosial ini dapat mempengaruhi mereka baik secara internal maupun eksternal. Stigma negatif membuat generalisasi bahwa anak – anak ini merupakan seorang penjahat yang tidak dapat berubah, sehingga muncul perilaku tidak adil dan membedakan dari Masyarakat. Dampak nya termasuk masalah psikologis, sosial, dan kesempatan dalam hubungan sosial mereka.  Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif berdasarkan studi literatur, mendapatkan bahwa stigma yang diberikan terhadap “mantan narapidana” sering menimbulkan perlakuan tidak adil, dikucilkan, serta ditolak dari lingkungannya. Sehingga, label yang melekat ini secara implisit mengarahkan anak untuk mengulangi tindak pidana mereka sesuai dengan stigma yang ditujukan kepada mereka. Oleh karena itu, hal ini mengharuskan masyarakat untuk sadar akan dampak yang dapat ditimbulkan dari stigma yang mereka berikan kepada anak binaan pemasyarakatan.

Mitro Subroto; Muhammad Saddam Aliyandra

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stigma sosial yang didapat oleh anak yang berada pada Lembaga pembinaan khusus anak menjadi hambatan yang sangat krusial dalam persiapan reintegrasi dan pemulihan kondisi mereka. Penelitian ini mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh stigmatisasi negatif terhadap anak binaan pemasyarakatan di Indonesia, dengan fokus penelitian tentang bagaimana stigma sosial ini dapat mempengaruhi mereka baik secara internal maupun eksternal. Stigma negatif membuat generalisasi bahwa anak – anak ini merupakan seorang penjahat yang tidak dapat berubah, sehingga muncul perilaku tidak adil dan membedakan dari Masyarakat. Dampak nya termasuk masalah psikologis, sosial, dan kesempatan dalam hubungan sosial mereka.  Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif berdasarkan studi literatur, mendapatkan bahwa stigma yang diberikan terhadap “mantan narapidana” sering menimbulkan perlakuan tidak adil, dikucilkan, serta ditolak dari lingkungannya. Sehingga, label yang melekat ini secara implisit mengarahkan anak untuk mengulangi tindak pidana mereka sesuai dengan stigma yang ditujukan kepada mereka. Oleh karena itu, hal ini mengharuskan masyarakat untuk sadar akan dampak yang dapat ditimbulkan dari stigma yang mereka berikan kepada anak binaan pemasyarakatan.

Mahdi Hidayatullah; Hastin Umi Anisah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini mengeksplorasi adaptasi pasar terhadap tren makanan viral yang awalnya populer di Jawa dan kemudian diadopsi oleh usaha kecil di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Fenomena adopsi tren yang tertunda ini menghadirkan peluang bisnis bagi pengusaha kuliner lokal yang ingin menarik konsumen dengan produk yang telah terbukti laris di pasar. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi pasar, strategi bisnis yang diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi tren viral tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha kuliner di Banjarmasin, observasi lapangan untuk memahami perilaku konsumen, serta analisis dokumen dan media sosial untuk melacak penyebaran tren. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terhadap tren dipengaruhi oleh keterlambatan informasi, preferensi konsumen lokal, dan modal sosial. Para pengusaha lokal melihat keterlambatan ini sebagai peluang untuk mengurangi risiko investasi, meskipun tantangan tetap ada dalam hal orisinalitas produk dan mempertahankan minat konsumen.

Adrika Febriany Putri; Irhamni Rahman

Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The purpose of this study is to modify aggression behavior through CBT techniques or cognitive behavioral therapy over a 20-day period. The research method used is using a qualitative approach method. This research also uses an action research approach in providing results to change behavior for the better. In addition, the research also uses descriptive qualitative research in analyzing the data collected during the research process. CBT techniques or cognitive behavioral therapy based on Beck Theory, the three informants learned to recognize negative feelings and thoughts experienced, through situations or events that triggered negative feelings and thoughts in the informants. It can be interpreted that informants will learn to improve skills in how to think, emotion, and act. Therefore, it can be seen that the result of this study is that the CBT Technique with Beck's Theory is sufficient to provide good results in dealing with the three informants who are still relatively young. This CBT technique corrects deviant thoughts in terms of emotions and behavior towards a better direction. Research informants can reduce aggression by 80% from 10-20 times a day to 1-5 times a day.

Sulisti Virya Saman; Sri Wahyuningsi Laiya; Sri Rawanti

Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This study aims to determine the correlation between the teacher's role and children's social behavior at TK Dewi Sartika Kindergarten, Sipatana District, Gorontalo City. The researcher employed a qualitative research method to explore this relationship. The subjects consisted of one teacher and 13 students from the same class. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion. The results describe that the correlation between the teacher's role and the social behavior of young children encompasses six aspects: 1) The teacher as an educator, for example, teaches children how to make friends, share, and collaborate through group games or class activities. 2) The teacher as a manager, for example, establishing clear classroom rules, such as taking turns speaking during discussions or respecting others' feelings. 3) The teacher, as a supervisor, guides children to resolve conflicts peacefully and teaches them how to negotiate or empathize with their peers' emotions. 4) The teacher is an innovator, for example, introducing role-play activities where children pretend to be in different professions or social situations, allowing them to practice social interactions fun and innovatively. 5) The teacher is a communicator, for example, helping children express their emotions healthily when they feel angry or sad and teaching them how to communicate with their peers. 6) The teacher is a motivator, for example, by praising and rewarding children who display positive social behavior, such as collaborating in teams, helping friends in need, or constructively resolving conflicts. This helps children feel more motivated to continue improving their social skills.

Donna Irawati Sidauruk; Lince Sihombing; Wilson Simanjuntak; Albiner Siagian; Dame Taruli Simamora

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2024 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The purpose of this study was to determine the Positive and Significant Relationship Between Parental Guidance and Christian Social Behavior in the School Environment of Grade XI Students of SMA Negeri 3 Tarutung in the 2023/2024 Academic Year. This research method is a quantitative research method. The population of this study included all grade XI students of SMA Negeri 3 Tarutung who were Protestant Christians totaling 141 people, but only 36 people were determined as samples taken using purposive sampling techniques. Data were collected using a closed questionnaire of 42 items, 20 items for variable X and 22 items for variable Y. The results of data analysis showed that there was a positive and significant relationship between Parental Guidance and Christian Social Behavior of Students in the SMA Negeri 3 Tarutung Environment. This is proven by: 1) The positive relationship test obtained the value of rxy = 0.597> rtable = 0.329, thus it is concluded that there is a positive relationship between variable X and variable Y. 2) The significant relationship test obtained the value of tcount = 4.336> ttable = 2.042. Thus Ha which states that there is a positive and significant relationship between the Relationship between Parental Guidance and Christian Social Behavior of Students in the School Environment of Class XI SMA Negeri 3 Tarutung in the 2023/2024 Academic Year is accepted.