SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 621-640 of 678

Analytics

Arini, Ratih Windu; Nanih, Suhartini

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Antre merupakan kegiatan yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari dan timbulnya antrian yang panjang akan mengakibatkan hilangnya pelanggan/ nasabah. Salah satu antrian yang dialami adalah antrian berobat dengan menggunakan asuransi BPJS Kesehatan di Puskesmas Margadadi Kabupaten Indramayu yang memiliki administrasi yang berbelit-belit. Pemodelan dan simulasi sistem digunakan untuk menganalisis antrian dalam sistem sehingga dapat diketahui alternatif perbaikan yang dilakukan. Berdasarkan output model sistem yang telah dibuat menggunakan software Promodel 7.5 dengan input sesuai dengan data pengamatan yang dikumpulkan dan beberapa hasil validasi data, maka dapat diketahui jumlah entitas yang masuk dan keluar tidaklah sama, yaitu 48 orang masuk dan 20 orang keluar. Ini menunjukkan terdapat antrian dalam sistem. Secara keseluruhan, sistem antrian BPJS Kesehatan pada penelitian ini cukup efektif karena aktivitas entitas lebih banyak dihasbiskan dal proses operasi. Namun, berdasarkan beban kerja yang dialami petugas administrasi dan dokter diperlukan penambahan jumlah petugas dan dokter.

Paul Tan Istandar

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan yang holistik dan berintegritas merupakan faktor krusial dalam membentuk masyarakat yang berkarakter unggul. Pengabdian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya menyelaraskan pendidikan akademis dan moral dalam membangun masyarakat yang beretika dan bertanggung jawab. Dalam konteks ini, pendidikan akademis menekankan pada perkembangan intelektual individu, sementara pendidikan moral fokus pada pembentukan nilai-nilai etika dan moral yang kuat. Pengabdian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menyelaraskan kedua aspek tersebut dan menawarkan solusi konkret untuk mengintegrasikan pendidikan akademis dan moral secara efektif.

Risman Tunny; Cut Bidara Panita Umar; Sari Siompu

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pelepah pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum) seringkali hanya di buang, padahal pelepah pisang ambon memiliki antibakteri yang tinggi. Staphylococus aureus adalah salah satu gram positif berbentuk kokus dan merupakan bakteri patogen bagi manusia. Staphylococus aureus termasud bakteri yang banyak resistensi terhadap antibiotik. Tujuan.  Untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder Tanin, Saponin, Flavanoid, Fenol, dan Alkaloid pada pelepah pisang ambon (Musa paradisiaca var. sapientum). Untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak pelepah pisang ambon terhadap pertumbuhan Staphylococus aureus. Untuk mengetahui konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 100% ekstrak etanol pelepah pisang ambon yang efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococus aureus. Metodologi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode difusi sumuran dengan empat varian konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 100% . Kontrol positif yang digunakan  adalah Ciprofloxacin dan kontrol negatif yang digunakan adalah Aquades. Skrining fitokimia dilakukan dengan metode tabung. Hasil penelitian. Skrining fitokimia menunjukan ekstrak pelepah pisang ambon mengandung tanin, saponin, flavonoid, alkaloid dan fenol. Pengaruh pemberian ekstrak etanol 70% pelepah pisang ambon terhadap Staphylococus aureus di tandai dengan terbentuknya zona hambat pada  konsentrasi 20% zona hambat 13 mm, konsentrasi 40% zona hambat 16 mm, konsentrasi 60% zona hambat 18 mm dan konsentrasi 100% zona hambat 20 mm. Kesimpulan. Pelepah pisang ambon memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococus aureus dengan konsentrasi yang efektif yaitu 100% degan zona hambat 20 mm dengan kategori sangat kuat.

Ngaijan, Ngaijan

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini bertujuan agar PT. Indah Cargo Logistik Semarang dapat menyusun laporan keuangan dengan baik. Perkembangan teknologi informasi saat ini, mempengaruhi berbagai bidang usaha, baik pendidikan  maupun bisnis. Penggunaan akuntansi komputer adalah alat untuk memfasilitasi kegiatan  perusahaan dalam menyelesaikan pemrosesan data secara efektif, efisien, dan akurat. Perusahaan  sangat membutuhkan program aplikasi untuk memfasilitasi pencatatan transaksi yang masih berlangsung dengan Microsoft Excel, kesalahan paling sederhana bahwa kesalahan manajemen  Human Error adalah salah dalam pencatatan sering terjadi, selain memasukkan data secara  manual dan membuat jurnal membutuhkan waktu. lebih panjang dan membutuhkan ketelitian ekstra  dalam proses perhitungan. Ini dapat mengakibatkan tidak seimbangnya buku besar umum dan  laporan keuangan yang dibuat kemudian. Metode pengumpulan data termasuk observasi, wawancara,  dan metode studi pustaka. Penggunaan aplikasi Myob Accounting merupakan penyelesaian masalah alternatif yang  dibutuhkan oleh perusahaan, sehingga dapat memudahkan perusahaan dalam memproses data  akuntansi, serta memperoleh informasi yang berkualitas, hasil yang lebih akurat, dan waktu yang  digunakan lebih efektif dan efisien.

Fania Mutiara Savitri; Aldhania Uswatun Hasanah; Alfithrah Madya Fasa; Septya Lie Mahesti

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan perencanaan sumberdaya manusia (SDM) yang efektif untuk meraih keunggulan kompetitif melalui analisis kajian literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mengacu pada studi kajian literatur, yang dimana penulis melakukan penelitian dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang membahas topik yang sama, mulai dari artikel jurnal ilmiah, buku, skripsi dan berbagai literatur lainnya yang relevan untuk dijadikan acuan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan sumberdaya manusia memiliki peran penting dalam menciptakan SDM sebagai pelaku organisasi yang berkualitas, melalui perencanaan SDM yang optimal dan efektif maka secara tidak langsung akan mempengaruhi terbentuknya budaya kompetitif perusahaan secara menyeluruh. Sehingga perencanaan SDM dijadikan sebagai tombak dalam mencapai keberhasilan dalam sebuah organisasi.  

Mulianda, Dwi; Rahmanti, Ainnur; Subekti , Bagas Aji

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Stroke yang menimbulkan lesi pada daerah broca dapat mengganggu pengantar dan pengendali kemampuan berbicara, yang terletak di lobus frontalis kiri berdekatan dengan daerah motorik korteks untuk mengontrol otot-otot artikulasi sehingga pasien akan mengalami afasia motorik.. Afasia menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi sehingga menimbulkan gangguan interaksi sosial, isolasi diri, frustasi, dan depresi.Terapi rehabilitasi afasia sangat dibutuhkan, salah satunya adalah Constraint Induced Aphasia Therapy (CIAT) yaitu terapi verbal dengan kartu dan pembatasan non verbal yang melatih kemampuan memahami, mengucapkan kata dan mengikuti perintah. Tujuan: analisis penerapan CIAT Terhadap Afasia Pasien Stroke Metode: Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif denganpendekatan studi kasus.pada 2 pasien stroke yang mengalami gangguan bicara dan kriteria inklusi yaitu pasien stroke yang menunjukkan gangguan dalam bicara spontan, pemahaman, menamai, repetisi (mengulang), membaca dan menulis. Sebelum terapi CIAT, pengkajian afasia dilakukan dengan token test. Hasil: afasia Subyek I dari skor 22 (kategori sedang) menjadi skor 25 (kategori ringan) dan pada subyek II skor dari 19 (kategori sedang) menjadi skor 20 (kategori sedang).artinya penerapan CIAT efektif terhadap afasia pada pasien stroke di Puskesmas Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Saran :. Penerapan terapi CIAT direkomendasikan melakukan CIAT terhadap pasien stroke dengan afasia.

Rahmanti, Ainnur; Sunarto, Sunarto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Peningkatan Berat Badan Interdialitik (IDWG) adalah peningkatan volume cairan yang diwujudkan dengan kenaikan berat badan sebagai indikator untuk mengetahui jumlah asupan cairan selama periode interdialitik dan kepatuhan management mandiri pasien terhadap regulasi cairan pada pasien yang mendapat terapi hemodialisis. Pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa harus dibatasi asupan cairannya. Upaya untuk mencegah peningkatan IDWG dapat dilakukan dengan pemberian intervensi self care management. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan intervensi self care management terhadap IDWG pada pasien hemodialisa. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus Subyek dalam studi kasus ini adalah 2 orang pasien dengan kriteria pasien dengan gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, pasien yang bersedia diberikan intervensi self care management. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pemberian intervensi self care managementdapat menurunkan berat badan antar sesi hemodialisisyaitu pada subyek Idari 5 % (kategori sedang) turun menjadi 0,8 % (kategori ringan) dan pada subyek II dari 6 % (kategori sedang) turun menjadi 0,8 % (kategori ringan). Intervensi self care management terbukti efektif untuk mencegah peningkatan IDWG pada pasien hemodialisa. Saran Intervensi Self care Management direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan untuk pasien yang menjalani hemodialisa

Hendri Syahputra; Husna Gemasih; Gusfriyanto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2022 UNIVERSITAS STEKOM

Field Work Practice is a training facility for informatics engineering students to develop, implement and answer problems faced by their environment. The problem that occurs is where the management and data collection of student data is still carried out semi-systemically because it is recorded in a spreadsheet application so that the data is not structured properly, as a result, information from the placement/assignment process, reporting, and classification of PKL student data is less relevant, accurate and timely. and sometimes human error occurs. Therefore we need a system that is able to make it easier to manage student data from street vendors participants into relevant, accurate and timely information when needed entitled "Web-Based Field Work Practice Information System (PKL). This system is built using the CodeIgniter framework and CSS Layout Bootstrap, then this system will be tested through the blackbox method and compatibility testing. So that we get a system that is able to make it easier to manage student data from street vendors participants into relevant, accurate and timely information when needed.

Suseno, Dhony Priyo; Widiyastika, Ardinia

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Abstract. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas pejalan kaki yang ditempatkan sesuai dengan tingkat kebutuhan bagi pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan yang melintas pada ruas jalan yang bersangkutan. Penilaian efektivitas JPO akan menggunakan tiga standar parameter peraturan yaitu; Surat Edaran Menteri PUPR No.02/SE/M/2018 tentang Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat dengan Nomor SK.43/AJ/007/DRJD/97 tentang Keselamatan dan Kenyamanan Bagi Pejalan Kaki, serta DPU Direktorat Jendaral Bina Marga. Tiga JPO di jalan Pandanaran kota Semarang terletak di depan toko Merbabu (JPO-I), sky bridge (JPO-II), dan RS. Hermina (JPO-III). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa observasi lapangan selama satu minggu. Hasil analisis menurut Surat Edaran Menteri PUPR bahwa JPO seharusnya berupa penyeberangan pelican dengan lapak tunggu. Hasil analisis menurut Keputusan Dirjen Perhubungan Darat yaitu; JPO-I tidak memenuhi syarat dengan persentase 40%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 60%, dan JPO-III tidak memenuhi syarat dengan presentase 40%. Hasil analisis menurut DPU Direktorat Jendral Bina Marga yaitu; JPO-I memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, JPO-II memenuhi syarat dengan persentase 57,14%, dan JPO- III tidak memenuhi syarat dengan persentase 42,85%. Berdasarkan syarat standar dan hasil kuisioner maka pembangunan JPO di jalan Pandanaran dikategorikan sebagai fasilitas penyeberangan yang tidak efektif. Keywords:  Efektivitas, JPO, Pejalan Kaki, Parameter, Pelican 

Fujiama Diapoldo Silalahi; Rozikin, Khoirur; Rudjiono, Daniel; Nuris Dwi Setiawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

CV. Ida Ayu adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum seperti tas rapat dan blocknote. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi pendukung keputusan pembelian barang yang dapat menghasilkan informasi yang valid, cepat dan akurat dan untuk mengetahui bagaimana membangun sistem informasi pendukung keputusan pembelian barang yang efektif dalam peramalan penjualan. Sulitnya administrasi untuk merancang suatu sistem informasi pendukung keputusan pembelian barang yang valid berdasarkan peramalan penjualan dan membuat sistem informasi pendukung keputusan pembelian barang yang efektif dalam meramalkan penjualan pada CV. Ida Ayu Semarang. Pada aplikasi peramalan ini metode yang digunakan adalah metode moving average. Metode ini diperoleh melalui penjumlahan dan pencarian nilai rata-rata dari sejumlah periode tertentu, setiap kali menghilangkan nilai terlama dan menambah nilai baru. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukan bahwa perancangan sistem informasi pendukung keputusan pembelian barang berdasarkan peramalan penjualan berbasis web dapat membantu karyawan (administrasi) untuk meminimalkan terjadinya kesalahan pembelian barang dengan mempertimbangkan penjualan yang terjadi dalam periode tertentu. Jadi semua kegiatan penjualan serta pembelian barang di CV. Ida Ayu dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Free Antonius Simanjuntak

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan tenaga kerja yang efektif dan terarah merupakan kunci dari motivasi kerja karyawan sehingga dibutuhkan suatu kebijakan perusahaan untuk penggerak karyawan agar mau bekerja lebih produktif sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Para karyawan mengharapkan bahwa hasil kerja akan berhubungan positif dengan tunjangan yang diberikan oleh perusahaan. Tujuan dari penelitian di PT. Dexa Konstruksindo Persada. Dalam melaksanakan penelitian ini, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan kuesioner, analisis dokumen dan kajian pustaka, serta pengumpulan data yang diambil dari buku-buku. Populasi pada penelitian ini adalah sebagian karyawan PT. Dexa Konstruksindo Persada sebanyak 58 orang. Responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang. Model analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah analisis linier berganda.Dari hasil penelitian dikemukakan bahwa hasil uji F atau secara simultan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pelatihan dan tunjangan terhadap motivasi kerja karyawan PT. Dexa Konstruksindo Persada. Hasil uji t atau secara parsial menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh Persada parsial terhadap motivasi kerja karyawan PT. Dexa Konstruksindo Persada dan tunjangan berpengaruh secara parsial terhadap motivasi kerja karyawan PT. Dexa Konstruksindo Persada. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa besarnya pengaruh tunjangan dan pelatihan terhadap motivasi kerja adalah sebesar 0,381 atau 38,1% sedangkan sisanya sebesar 61,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini seperti : keselamatan kerja, komunikasi, pengembangan karir, kepuasan kerja, dan lain sebagainya.

Euis Kusumarini; Anisa Rosana Rahel

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi mengenai pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang. Sarana dan prasarana pembelajaran merupakan salah satu sumber daya pembelajaran yang sangat penting dikelola dengan baik, maka dari itu diperlukan pengelolaan sarana dan prasarana untuk mempertahankan sarana dan prasarana pembelajaran agar tetap dalam kondisi yang baik dan siap guna. Batasan penelitian dalam penelitian ini adalah “ pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang”. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru Kelas IB (guru senior/lama), dan Guru Kelas IIA (guru junior/lama). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam menguji keabsahan data digunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang sudah berjalan dengan baik namun pelaksanaannya belum optimal. Ruang lingkup pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di SDN 002 Sungai Pinang yaitu perencanaan dilaksanakan untuk mengatahui sarana dan prasarana yang dibutuhkan siswa, guru dan sekolah sehingga kegiatan pembelajaran bisa terlaksana dengan efektif dan efesien. Pengadaan dilakukan untuk mengadakan sarana dan prasarana yang sudah dirancang sebelumnya dan dilaksanakan dengan berbagai cara. Pemeliharaan sarana dan prasarana pembelajaran dilakukan dengan dua bentuk pemeliharaan yaitu pemeliharaan setiap hari dan berkala. Inventarisasi dilakukan oleh guru kelas masing-masing dan bendarara barang dengan mencatat barang milik sekolah ke dalam daftar barang inventaris selanjutnya diberikan kepada Tata Usaha (TU) untuk direkapitulasi. Penghapusan dilaksanakan untuk mengeluarkan sarana dan prasarana yang tidak dapat difungsikan atau dipergunakan sebagaimana mestinya.    

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

Nur Fauziah, Khaerun Nissa; Perwito; Kusumadiarti, Rini Suwartika

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2021 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

ABSTRACT With the rapid development of technology, the role of information systems is very important. One of the organizations that feel the benefits of an information system is government agencies. The process of deleting fixed assets is still using Microsoft Excel so its performance is still not effective. The problem that arises is when recording assets that will be deleted but the physical condition of the assets does not exist and another problem is that there are still many unrecorded assets for deletion so that employees have to look for asset data and become ineffective. This problem can be solved by designing an information system for the disposal of fixed assets using the waterfall and web-based model, the PHP programming language and MySQL as the database. The method used is the UML (Unified Modelling System) system modelling, namely Activity Diagrams and Use Case Diagram. The design of this information system aims to assist BPKAD employees in handling the asset write-off process and producing the required reports.   Abstrak Dengan adanya perkembangan teknologi yang pesat, peran sistem informasi menjadi sangat penting. Salah satu organisasi yang merasakan manfaat adanya sistem informasi yaitu instansi pemerintahan. Proses penghapusan pada aset tetap masih menggunakan Microsoft Excel sehingga kinerjanya masih belum efektif. Masalah yang muncul yaitu ketika pencatatan aset yang akan dilakukan penghapusan tetapi kondisi fisik asetnya tidak ada dan masalah lainnya yaitu masih banyak aset yang tidak tercatat untuk dilakukan penghapusan sehingga para pegawai harus mencari data aset tersebut dan menjadi tidak efektif. Masalah tersebut dapat diatasai dengan merancang sistem informasi penghapusan aset tetap dengan menggunakan model waterfall dan berbasis web, bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai databasenya. Metode yang digunakan  yaitu permodelan sistem UML (Unified Modelling Sistem) yaitu  Activity Diagram dan Use Case Diagram. Perancangan sistem informasi ini bertujuan untuk membantu pegawai BPKAD dalam menangani proses penghapusan aset dan menghasilkan laporan yang dibutuhkan.

Pramono, Kiswo

DINAMIKA HUKUM 2021 Universitas Stikubank

The effectiveness of making a SIM is deemed to have to refer to Law no. 14 of 2008 concerning Public Information Disclosure and Standard Operating Procedures for Public Information Disclosure of the Police. It was explained that in the reform era every citizen has the right to seek, obtain, use and disseminate accurate information easily and quickly. The National Police of the Republic of Indonesia to provide information/public services to ensure transparent and accountable public information services from planning, implementation to publication of information through mass media. The effectiveness of the Service for Making a Driving License (SIM) in the perspective of service users at the Semarang Polrestabes Satlantas and about the effectiveness of making a SIM at the Semarang Polrestabes Satpas, we can know that service is a complete approach that results in quality service for the community/customers. Consists of Transparency, Accountability, Conditional, Participatory, Equality of rights and Balance of rights and obligations.   Keywords: service, effectiveness, SIM

Tuti Anggarawati; Diana Tri Lestari; Elisa Wahyu Ananda; Dina Selviana

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2021 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Students are students who hold the highest educational status. The demands of students to complete assignments on time are very high, especially for final year students. Final year students have the obligation to make a final project because it is one of the graduation requirements. The task can be a stressor for students so that students become stressed. This situation, if not handled immediately by students, will result in anxiety and depression, suicidal ideation, poor lifestyle, disturbed sleep patterns, headaches, and feelings of helplessness. Students can face and complete the final project well if students are able to handle stress well. There are several techniques to reduce stress, namely expressive wraiting and laughing. This research was carried out quantitatively using a two-group pre-post test design method. The sample in this study was final year students totaling    

Rizkan H. Djafar; Agust A. Laya; Norman Alfiat Talibo

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Stress is a large imbalance between physical or psychological demands and the ability to respond when there is a failure to meet the demands faced. One method that can be used to reduce stress is hypnotherapy. This study aims to determine the effect of hypnotherapy on the reduction of stress levels in undergraduate students of nursing. The research design used a quasy experiment with two groups pre and post test using a purposive sampling approach which was carried out on the final year students of undergraduate nursing. This research instrument using perceived stress scale. Data analysis using Paired T test. The results of the study on 32 respondents using the Independent T test on the average stress after (posttest) in the Intervention with Control group obtained P value = 0.000 <? (0.05) there is a difference in the average stress after (posttest) in the Intervention group with the group control. Based on this research, hypnotherapy is effective in reducing stress levels and is expected to provide input to other educational and research institutions so that it can overcome stress on students with hypnotherapy.

M. Sahli

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Health promotion media is media that can support the success of health promotion efforts. Determining good media is one that suits the characteristics of the target. Handling health problems requires health promotion media as an effort to make it easier for officers to deliver material according to target, place, age and time. The more five senses that utilize the media, the easier it is for the target to receive the counseling material. The method used in this research is a literature review using a library review method, data obtained from articles taken from journal search engines. The results of this research show that variations in the visual media of posters, leaflets and flip sheets will make it easier for the public to receive knowledge from health promotion officers.   Keywords: , Stunting.

Sarwo Nugroho

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

Mengingat pandangan positif orang secara umum, penjual online mengalami kekhawatiran terhadap foto profil. Meskipun dari berbagai sumber adanya terihal tentang "kecantikan" dan "keburukan," penelitian ini tentang foto profil penjual pada toko online dari pelanggan ke pelanggan menemukan hubungan berbentuk kurva yang yang berhubungan antara daya tarik wajah yang efektif dan penjualan produk. Analisis dua data besar, penulis menemukan bahwa orang yang menarik dan tidak menarik menjual jauh lebih banyak daripada orang yang tampak biasa saja. Dua online eksperimen mengungkapkan bahwa penjual yang menarik menikmati kredibilitas sumber yang lebih besar karena kemampuan bersosialisasi dan kompetensi yang dirasakan, sedangkan penjual yang tidak menarik dianggap lebih dapat dipercaya berdasarkan kompetensi yang mereka rasakan. Sementara kecantikan adalah jelas untuk produk yang relevan dengan penampilan, keburukan lebih menonjol untuk produk yang relevan dengan keahlian dan untuk konsumen wanita mengevaluasi penjual pria. Temuan ini menyoroti pengaruh penampilan wajah sebagai sebagai identitas untuk kesan formasi dalam toko online dan efek kompleksnya dalam toko online dan pemasaran.