Publication Search

72,550 articles from 668 journals · 2,111 citations tracked

Showing 41-60 of 2,400

Analytics

Melda Agnes; Sherly Gaspersz; Lulu Jola Uktolseja; Adika Adika; Gio Gio +3 more

Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Perkembangan teknologi digital membawa inovasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan imersif. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Sorong dengan tujuan memperkenalkan serta melatih siswa dalam penggunaan aplikasi Assembler Studio untuk membuat media pembelajaran berbasis AR. Metode kegiatan mengadopsi pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi, sehingga siswa terlibat secara aktif dan mampu mengembangkan keterampilan digital secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu membuat konten AR sederhana yang relevan dengan materi pelajaran, meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kreativitas belajar. Penerapan media AR terbukti efektif dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang kompleks, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, dan mendukung kompetensi abad ke-21. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah.

Dwi Lestari, Indah; Aulia Ramdini, Dwi; Yuliyanda Pardilawati, Citra; Dwi Rahayu , Ihsanti

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit progresif yang ditandai oleh hambatan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel, serta memiliki tingkat kepatuhan pengobatan yang rendah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan adalah melalui konseling oleh apoteker. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh konseling apoteker terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pada pasien PPOK. Pencarian data dilakukan melalui beberapa basis data, yaitu Google Scholar, Springer, ScienceDirect, dan PubMed dengan topik yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konseling apoteker secara signifikan meningkatkan pemahaman pasien mengenai penyakit PPOK, manajemen eksaserbasi, dan teknik penggunaan inhaler yang benar. Selain itu, konseling juga berperan dalam mengurangi kecemasan, meningkatkan kepercayaan diri, efikasi diri, dan pengelolaan terapi yang lebih baik. Dengan demikian, implementasi konseling apoteker dalam praktik klinis sangat dianjurkan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pengobatan dan memperbaiki kualitas hidup pasien PPOK.

erny, Herniati; Indrawati, Sara; Nurjannah, Misbah; Alfizar, Faris; Sitorus, Rozesky Ronald Octavian +6 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan kronis yang ditandai hiperglikemia persisten dan berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang. Aktivitas fisik merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang berperan penting dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah pada penyandang diabetes melitus. Tujuan: Literatur review ini menganalisis pengaruh berbagai bentuk aktivitas fisik—termasuk senam kaki, senam diabetes, jalan kaki, senam Prolanis, serta aktivitas fisik harian intensitas sedang—terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Metode: Kajian dilakukan terhadap 16 artikel penelitian terbitan 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed. Hasil: Seluruh penelitian menunjukkan hasil yang konsisten bahwa aktivitas fisik mampu meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki metabolisme glukosa, dan menurunkan kadar glukosa darah puasa maupun sewaktu. Intervensi senam kaki dan senam diabetes menunjukkan penurunan signifikan rata-rata 29–160 mg/dL. Aktivitas jalan kaki terstruktur juga memberikan penurunan glukosa yang konsisten. Beberapa penelitian melaporkan bahwa kombinasi aktivitas fisik dan edukasi kesehatan meningkatkan kepatuhan pasien dalam pengelolaan penyakit. Kesimpulan: Aktivitas fisik merupakan pilar penting dalam manajemen DM tipe 2, memberikan manfaat fisiologis, perilaku, dan kualitas hidup yang melengkapi terapi farmakologis. Diperlukan penelitian lanjutan dengan durasi intervensi lebih panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap HbA1c dan komplikasi diabetes.

Taqwanda, Klarisma Rizki; Riyanto, Joko

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh promosi, kemudahan transaksi dan kepercayaan terhadap menggunakan SPayLater. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Generasi Z (usia 18-29 tahun) di Kota Semarang yang menggunakan layanan SPayLater. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 orang yang tersebar di 5 kecamatan yaitu Gunungpati, Banyumanik, Gajahmungkur, Tembalang, dan Pedurungan dengan menggunakan metode purposive sampling dan proporsional random sampling. variabel eksogen (bebas) terdiri dari promosi, kemudahan transaksi,dan kepercayaan,yang mempengaruhi variabel endogen (terikat), yaitu keputusan pembelian. Teknik analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh tersebut adalah analisis regresi linier. Hasil analisis data, diketahui bahwa variabel eksogen yang meliputi promosi, kemudahan transaksi, dan kepercayaan memiliki dampak searah dan berarti secara statistik terhadap penggunaan SPayLater dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Artinya Peningkatan promosi, kemudahan transaksi, dan kepercayaan terbukti mendorong penggunaan SPayLater di kalangan Gen Z Kota Semarang.

Aluysius Hendra Wijaya; Laurentius Prasetyo

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2026 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini mengkaji simbol air dalam Injil Yohanes sebagai bahasa wahyu yang mengungkapkan identitas ilahi Yesus dalam kerangka pneumatologi. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kecenderungan studi sebelumnya yang menafsirkan simbol air secara parsial, baik sebagai simbol sakramental maupun metafora spiritual, tanpa melihat keterkaitannya secara menyeluruh dalam struktur naratif Injil Yohanes dan tradisi Yahudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa simbol air merupakan struktur teologis yang mengintegrasikan kristologi, dan pneumatologi  Yohanes. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, melalui analisis teologis-intertekstual terhadap teks-teks Yohanes yang berkaitan dengan simbol air serta hubungannya dengan Perjanjian Lama dan tradisi Yahudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol air berkembang secara progresif dari makna literal menuju simbol kehidupan ilahi dan Roh Kudus, serta mencapai klimaks dalam peristiwa penyaliban sebagai pencurahan Roh dan kelahiran Gereja. Dengan demikian, air berfungsi sebagai medium pewahyuan yang tidak hanya menjelaskan karya keselamatan, tetapi juga mengungkapkan identitas Yesus sebagai sumber kehidupan ilahi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pneumatologi Yohanes pada dasarnya merupakan ekspresi kristologi dalam bahasa simbolik.

Budi Santoso; Anita Rahmawati; Jalaluddin Mubarok; Rizky Ramadhan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Model ini diaplikasikan pada Perumahan Green pakis Regency  (PT. Altofindo Sentosa) melalui proses simulasi, berkonsep “Green Area berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 yaitu melindungi lingkungan hidup dan mendukung implementasi target SDGs yang terkait dengan lingkungan, memberikan ruang lebih pada kawasan hijau, menggunakan energi berwawasan yang tidak memicu terjadinya lonjakan carbon, penggunaan material ramah lingkungan. Konsep perencanaan site plan mempertimbangkan kawasan rumah sehat yaitu memberi porsi yang cukup terhadap  ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian. Tujuan dari penelitian ini dengan program “Excel RAB-Pro” mendapatkan model site plan perumahan yang optimal, dari instrumen biaya  perumahan. Metode Penelitian adalah model simulasi site plan dengan merencanakan 3 alternatif untuk rumah type 40, 45, 70 (1 lantai), 68 dan78 (2 lantai) dan Ruko type 90 (2 lantai). Ketiga alternatif site plan tersebut kita ajukan ke perijinan untuk diproses, dievaluasi yang hasilnya ditetapkan satu untuk disetujui dan disyahkan untuk diaplikasikan ke proyek. Instrumen dari biaya meliputi  : biaya tidak langsung, biaya langsung, profit dan biaya penambahan SDGs meliputi eco drainage berupa sumur resapan, penggunaan material sirap dari kayu merbau untuk atap bangunan masjid, penggunaan energi ramah lingkungan untuk penerangan jalan solar panel dan solar water heater yaitu pemanfaatan energi matahari guna memanaskan air untuk kamar mandi.

Khotimah, Anis; Dian Setianingrum, Pramukti; Kusumaningrum, Istika Dwi; Kumalasari, Vita; Al-zalmasry, Luthfi ah

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang semakin meningkat, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada remaja. Berdasarkan data Riskesdas (2018), Prevalensi DM berdasarkan pemeriksaan gula darah naik dari 6.9% menjadi 8.5%.Di Jawa Tengan, 64.709 dari 647.093 jiwa terdiagnosis DM pada 2022. Di Kecamatan Cawas, data Puskesmas Cawas I tahun 2024 menunjukkan terdapat 1.076 kasus DM. dan gejala pre-Diabetes mulai muncul pada kalangan remaja akibat gaya hidup konsumtif, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat. Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik, pola makan dan status gizi dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus pada siswa kelas XII SMA N 1 Cawas Klaten Tahun 2025. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 53 siswa diambil dengan teknik Proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner aktivitas fisik (PAL), kuesioner frekuensi makan (FFQ), pemeriksaan berat badan dan tinggi badan serta pemeriksaan kadar gula darah menggunakan glucometer. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square dan multivariat. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan risiko Diabetes Mellitus (p = 0.757), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan risiko Diabetes Mellitus (p = 0.272), dan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus ( p = 0.020) pada siswa kelas XII SMA N 1 Cawas Klaten tahun 2025. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan pola makan dengan risiko terjadinya Diabetes Mellitus, namun terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan risiko Diabetes Mellitus pada siswa kelas XII SMA N 1 Cawas Klaten tahun 2025.

Alifia Salsabila Rizquita; Dwi Rahayu, Ihsanti; Triyandi, Ramadhan; Himayani, Rani

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Waktu tunggu pelayanan resep obat merupakan salah satu hal penting dalam pelayanan kefarmasian di puskesmas. Waktu menunggu dapat mempengaruhi kepuasan pasien ketika mendapatkan pelayanan, sehingga berdampak pada kualitas pelayanan di puskesmas. Tujuan dari penyusunan artikel ini adalah untuk memberikan gambaran terkait informasi pelayanan waktu tunggu resep obat racik dan non racik yang ada di puskesmas. Pencarian artikel ini mencakup berbagai publikasi mengenai waktu tunggu resep di puskesmas melalui Google Scholar dengan metode Boolean Operator (AND, OR) Kriteria inklusi dalam pencarian artikel yang relevan terdiri dari artikel yang dipublikasikan antara tahun 2016-2026 dan tersedia dalam teks lengkap gratis. Hasil seleksi artikel yang dilakukan, diperoleh 9 artikel jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan 9 artikel tersebut, sebanyak 3 artikel menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan resep obat racik atau non racik sudah sesuai standar, dan sebanyak 6 artikel menyatakan masih terdapat waktu tunggu pelayanan resep obat racik atau non racik yang belum sesuai standar berdasarkan Permenkes atau puskesmas terkait.

Pramukti Dian, Setianingrum; Anis, Khotimah; IStika Dwi, Kusumaningrum; Vita, Kumalasari; Shafiyyaturrohmah , Az-zahro

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Anemia pada remaja putri (27,2% nasional) berdampak pada penurunan konsentrasi dan prestasi belajar. Di SMA Negeri 1 Cawas, ditemukan 100% sampel (70 siswi) mengalami anemia (92,9% ringan, 7,1% sedang), yang menunjukkan urgensi penanganan khusus.Tujuan: Menganalisis hubungan dismenore, status gizi, dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada siswi SMA Negeri 1 Cawas Klaten tahun 2025.Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 70 siswi kelas XI dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, pengukuran IMT/U, dan pemeriksaan kadar hemoglobin, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square.Hasil: Mayoritas responden mengalami anemia ringan (92,9%) dan sisanya anemia sedang (7,1%). Hasil uji statistik menunjukkan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian anemia ($p=0,046$), sedangkan dismenore ($p=0,161$) dan status gizi ($p=0,556$) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Kesimpulan: Seluruh responden terdeteksi anemia, dengan aktivitas fisik sebagai faktor yang berhubungan secara signifikan. Diperlukan pendekatan komprehensif melalui edukasi kesehatan reproduksi, perbaikan pola makan, dan penguatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) di lingkungan sekolah.

masturoh, Masturoh; Siswati; Ike Putri Setyatama; Nurlaila

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (Hb) seseorang kurang dari normal. Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis. Remaja putri dikatakan anemia apabila dari hasil pemeriksaan kadar Hb kurang dari 12 gr%. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah anemia pada remaja dengan pemberian tablet penambah darah yang terintegrasi dengan olahraga pada remaja. Metode yang dipakai pada kegiatan ini adalah edukasi langsung dan diskusi kelompok terfokus, olahraga/senam terjadwal yang dipandu kader remaja, pembagian tablet Fe dan pemantauan kadar Hb berkala. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta yang hadir berumur 12 tahun dengan prosentase 30,43%, peserta dengan umur16 tahun  prosentase 21,74%, selebihnya peserta berumur 13 tahun (13,04%), 14 tahun (8,70%), 15 tahun (13,04%), 17 tahun (4,35%) dan 18 tahun (8,70%). Jumlah target posyandu remaja di Desa Randusari yaitu 35 peserta, tetapi yang hadir hanya 23 peserta. Hal ini terjadi karena ada beberapa peserta yang belum bisa menghadiri posyandu remaja karena teman sebaya tidak bisa hadir di posyandu remaja. Peserta posyandu di Desa Randusari memiliki kadar hemoglobin normal sejumlah 73,91%, anemia ringan 13,04% dan anemia sedang 4,35%.

Subhanal Hanafi; Muhksin Achmad

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study examines the philosophy of Islamic education in the thought of Imam Al-Ghazali, focusing on educational objectives, philosophical foundations, curriculum, educational methods, and their relevance to contemporary education. Al-Ghazali views education as an integral process that is not merely oriented toward intellectual development, but also toward moral formation and the purification of the soul in order to attain true happiness (Sa‘adah) in both worldly life and the hereafter. This research employs a descriptive qualitative approach through library research by analyzing Al-Ghazali’s major works, such as Ihya’ ‘Ulum al-Din, Ayyuha al-Walad, and Mizan al-‘Amal, as well as relevant supporting literature. The findings indicate that Al-Ghazali rejects the dichotomy between religious and worldly sciences, as reflected in his concept of fard ‘ain and fard kifayah, which are complementary and interconnected. His educational curriculum is integrative and oriented toward public benefit, while his educational methods emphasize habituation, exemplary conduct of educators, and the process of Tazkiyat Al-Nafs (self-purification). Al-Ghazali’s educational philosophy remains relevant in addressing contemporary moral crises by offering a philosophical foundation for forming the insan kamil a complete human being who is intellectually knowledgeable, morally upright, and spiritually grounded.

ariyanti, lilik; Priscilla Rosita Putri Nurmasari; Almas Awanis

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2026 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Gaya hidup remaja masa kini sangat erat kaitannya dengan penggunaan smartphone, di mana hampir seluruh remaja telah memiliki smartphone pribadi. Penggunaan smartphone yang tidak terkontrol berisiko menimbulkan kecanduan yang dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup remaja. Kondisi ini berdampak pada status gizi yang tidak normal pada remaja, diantaranya kekurangan berat badan (underweight) maupun kelebihan berat badan (overweight). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kecanduan smartphone terhadap Indeks Massa Tubuh. Desain penelitian ini cross sectional dengan sampel 242 remaja usia 15-18 tahun dan menggunaan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Smartphone Addiction Scale-Short Version yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan nilai cut off point kuesioner untuk laki-laki >31 dinyatakan kecanduan smartphone sedangkan untuk perempuan >33 dinyatakan kecanduan smartphone, selain itu dilakukan pengukuran IMT berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Analisa data yang dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square dengan uji alternatif Fisher Extract melalui SPSS versi 25. Hasil yang diperoleh yaitu p-value (0,014 < 0,05) yang menunjukan terdapat hubungan antara kecanduan smartphone terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT).

Kartini Haryani; Akhmad Fajar Prasetya

Jurnal Inovasi Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Psychological well-being is a fundamental construct in individual development; however, within guidance and counseling practice it is often positioned merely as an indirect outcome of problem-focused interventions. Philosophically and empirically, psychological well-being holds substantial potential to be established as a primary goal of guidance and counseling services. This article aims to examine psychological well-being as an axiological objective of guidance and counseling through a philosophy of science perspective supported by recent empirical evidence. The method employed is a literature review of scholarly publications from the last eight years retrieved through Google Scholar. Eleven relevant articles were selected and analyzed using thematic synthesis to identify conceptual patterns and empirical findings related to psychological well-being in the context of guidance and counseling. The results indicate that psychological well-being is conceptualized as a long-term developmental outcome reflecting holistic human functioning, encompassing dimensions such as autonomy, purpose in life, personal growth, environmental mastery, self-acceptance, and positive relations with others. Various guidance and counseling interventions particularly those based on mindfulness and positive psychology interventions have been empirically demonstrated to effectively enhance eudaimonic well-being. From an axiological perspective, psychological well-being possesses strong value foundations and aligns with the ethical mandate of guidance and counseling to promote optimal human development. This article underscores the necessity of a paradigm shift in guidance and counseling practice, moving from a predominantly problem-oriented approach toward a well-being-oriented framework in which psychological well-being is positioned as a central and explicit goal of professional services.  

Muhammad Andra Gracia Siregar; Salahuddin Harahap

Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article examines the concept of science from Western and Islamic perspectives, emphasizing the understanding, objects of study, goals, and uses of science in human life. This study is motivated by the differences in scientific paradigms between the modern Western tradition, which developed on the basis of rationality, empiricism, and the secularization of science, and the Islamic scientific tradition, which views science as an integral part of revelation, reason, and empirical reality. This research uses a qualitative method based on literature review with a descriptive-analytical and comparative approach to various classical and contemporary literary sources. The results of the study indicate that Western science tends to be anthropocentric, placing humans at the center of reality, and is oriented toward mastery of nature and the achievement of material progress. In contrast, science from an Islamic perspective is theocentric, placing God at the center of knowledge, and is directed toward achieving human well-being and a balance between this world and the afterlife. Despite these fundamental differences, both perspectives share similarities in the use of reason and empirical observation as primary instruments in the scientific process. This study is expected to provide a conceptual contribution to the development of the philosophy of science and efforts to integrate science in the contemporary era.

YUSHILA, DWI MAHARDIKA; Suprapto Hadi; Muhammad Fathan Junaidi; Satria Tegar Basudewa Mufid

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Kerusakan jalan adalah permasalahan infrastruktur yang berdampak pada keselamatan dan efisiensi lalu lintas. Penelitan ini memiliki tujuan mengevaluasi kondisi lapangan perkerasan ruas jalan Banjaran Muhammad Yamin, Kabupaten Tegal, menggunakan dua metode: Pavement Condition Index (PCI) dan Binamarga. Metode PCI menilai kondisi secara visual dengan indeks numerik, sedangkan Bina Marga menilai jenis dan Tingkat kerusakan serta menentukan urutan prioritas perbaikan. Survei dilakukan pada 30 segmen jalan sepanjang 2,9 km. hasil menunjukan bahwa Sebagian besar segmen tergolong Poor hingga Very Poor berdasarkan PCI, bahkan terdapat segmen yang masuk kategori Failed. Sebaliknya, metode Bina Marga menunjukkan semua segmen cukup untuk pemeliharaan rutin dengan nilai prioritas 8-11. Perbedaan ini menunjukkan bahwa PCI lebih sensitif terhadap kerusakan struktual dan permukaan, sedangkan Bina Marga bersifat konservatif. Disarankan untuk mengombinasikan kedua metode guna memperoleh penilaian kondisi jalan yang lebih akurat dan menjadi dasar perencanaan penanganan yang komprehensif.

Tri Novita Idris; Lita Lita

Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Pasien CHF sering mengalami intoleransi aktivitas akibat kelelahan dan sesak napas. Salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tersebut adalah mobilisasi dini. Tujuan penerapan mobilisasi dini ini adalah untuk menganalisis efektifitas mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen. Metode penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Jumlah responden penerapan ini berjumlah 2 pasien terbagi menjadi pasien intervensi dan pasien kontrol. Hasil penerapan menunjukkan setelah dilakukan mobilisasi dini kepada pasien intervensi didapatkan peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg dan diastolik sebesar 10 mmHg. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg, namun tekanan diastolik tetap. Denyut nadi pada pasien intervensi mengalami peningkatan 18x/menit. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan 23x/menit. Saturasi oksigen pada pasien intervensi mengalami kenaikan 5% dan pasien kontrol tidak mengalami kenaikan pada saturasi oksigen. Jadi dapat disimpulkan dari penerapan ini bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen di ruangan krisan RSUD Arifin Achmad. Disarankan kepada perawat dan pihak rumah sakit agar tetap dapat mengembangkan penerapan mobilisasi dini menjadikan intervensi ini sebagai rujukan asuhan keperawatan dalam mengendalikan status hemodinamik.  

Dwi Anjani; RA Marlien

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Tujuan dari penelitian ini: Mengetahui pengaruh komunitas online terhadap keputusan pembelian online. Mengetahui pengaruh promosi digital terhadap keputusan pembelian online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel yang digunakan yakni peneliti dengan sengaja menentukan sampel yang dipilih sesuai dengan jumlah komunitas di grup Facebook dan persyaratan sampel yang ditentukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jenis kelamin berusia 18 – 30 tahun dan sampel pada penelitian ini ada 100 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala dengan variabel terikat Keputusan pembelian online dan variabel bebasnya yakni, komunitas online dan promosi digital. Teknik analisa data menggunakan uji analisis regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Komunitas Online paling berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Online. Promosi Digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian Online.

Yuanggara, Virnu; Mahenra, Ridwan

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi tiga algoritma sorting hybrid, yaitu TimSort, IntroSort, dan Merge-Insertion Sort, pada dataset skala menengah yang memiliki jumlah elemen antara 10.000 hingga 1.000.000. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis performa algoritma berdasarkan waktu eksekusi, konsumsi memori, dan stabilitas, dengan pengujian dilakukan pada berbagai jenis dataset, termasuk data acak, terurut, hampir terurut, dan data dengan banyak elemen duplikat. Pengujian dilakukan melalui simulasi komputasi menggunakan bahasa pemrograman Python dalam lingkungan terkontrol untuk memastikan hasil yang konsisten. Dataset sintetis dibuat untuk mencerminkan kasus dunia nyata, seperti pengolahan log sistem, pengurutan data pelanggan dalam aplikasi e-commerce, atau pengolahan data sensor dalam sistem Internet of Things (IoT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa TimSort memiliki performa unggul pada dataset hampir terurut dengan waktu eksekusi rata-rata 0,12 detik untuk 1.000.000 elemen, sedangkan IntroSort lebih cepat pada dataset acak dengan waktu 0,09 detik dan konsumsi memori rendah sekitar 120 MB. Merge-Insertion Sort menonjol dalam hal stabilitas, tetapi memerlukan memori lebih besar, yaitu sekitar 180 MB untuk dataset yang sama. Analisis mendalam menunjukkan bahwa pemilihan algoritma yang optimal sangat bergantung pada karakteristik dataset dan kebutuhan aplikasi, seperti kecepatan untuk data acak atau stabilitas untuk pengurutan data berurutan. Penelitian ini merekomendasikan TimSort untuk aplikasi yang memerlukan stabilitas tinggi, seperti pengolahan data transaksi keuangan, dan IntroSort untuk aplikasi yang mengutamakan kecepatan pada data acak, seperti analitik data real-time. Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini menyarankan eksplorasi optimasi paralel atau implementasi algoritma pada perangkat dengan sumber daya terbatas guna meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.

Al Amin, Imam Husni; Wibisono, Setyawan; Hadikurniawati, Wiwien; Lestariningsih, Endang; Eniyati, Sri

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengevaluasi performa tiga algoritma deteksi komunitas Louvain, Infomap, dan Walktrap dalam konteks social network analysis pada jaringan undang-undang Republik Indonesia periode 2014–2024. Jaringan dibangun dari hubungan kutipan antar undang-undang Republik Indonesia pada rentang waktu antara tahun 2014 sampai dengan tahun 2024. Kutipan antar undang-undang diperoleh pada bagian “Mengingat” pada setiap undang-undang, menghasilkan sebuah konstruksi struktur graf berarah dan tak berbobot. Setiap algoritma diuji berdasarkan empat metrik evaluasi: modularity, coverage, conductance, dan inter-cluster density. Evaluasi terhadap tiga algoritma deteksi komunitas Infomap, Louvain, dan Walktrap pada jaringan undang-undang menunjukkan perbedaan karakteristik dalam membentuk struktur komunitas. Louvain unggul dalam hal modularity (0.522387) dan conductance (0.287157), yang mencerminkan kemampuan optimal dalam memisahkan komunitas besar yang kohesif dan minim koneksi keluar. Infomap menempati posisi menengah dengan modularity dan inter-cluster density yang cukup baik, menawarkan keseimbangan antara segmentasi dan kepadatan komunitas. Walktrap memiliki keunggulan pada coverage (0.809586) dan inter-cluster density (0.50640), menandakan kemampuannya membentuk komunitas kecil yang sangat padat secara internal, meskipun cenderung kurang terstruktur secara global karena modularity-nya paling rendah (0.464787). Dengan demikian, Louvain direkomendasikan sebagai algoritma paling sesuai untuk analisis jaringan undang-undang, terutama jika tujuan utama adalah memperoleh segmentasi komunitas yang terstruktur kuat dan representatif secara makro terhadap arsitektur hukum nasional.

Rizkiyah, Nur

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Abstract. This study analyzed the effectiveness and impact of extracurricular programs at SMP Nurul Huda in Bogor Regency, Indonesia, aiming to identify areas for improvement in fostering holistic student development.  The research employed a qualitative approach, gathering data through interviews with eleven students and one teacher, supplemented by direct observation of extracurricular activities and document review.  Findings revealed that the effectiveness of the four extracurricular programs (scouting, pencak silat, flag raising team, and archery) was moderate, indicating significant room for improvement.  Interviews with students and teachers highlighted the need for enhanced performance in competitions, more structured evaluation methods, and increased oversight from school administration.  To optimize the programs' impact, the study recommends improvements in student performance, more robust evaluation systems, stronger administrative oversight, enhanced resources, and professional development for instructors.  These changes would better support the holistic development of students and contribute to a more effective extracurricular program.   Keywords: effectiveness , extracurricular activities, students   Abstrak. Penelitian ini menganalisis efektivitas dan dampak program ekstrakurikuler di SMP Nurul Huda, Kabupaten Bogor, Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi area peningkatan untuk pengembangan holistik siswa.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara dengan sebelas siswa dan satu guru, dilengkapi dengan observasi langsung kegiatan ekstrakurikuler dan peninjauan dokumen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas empat program ekstrakurikuler (pramuka, pencak silat, paskibra, dan panahan) berada pada tingkat sedang, yang mengindikasikan adanya ruang yang signifikan untuk perbaikan.  Wawancara dengan siswa dan guru menyoroti perlunya peningkatan prestasi dalam kompetisi, metode evaluasi yang lebih terstruktur, dan pengawasan yang lebih ketat dari pihak sekolah.  Untuk mengoptimalkan dampak program, penelitian ini merekomendasikan peningkatan prestasi siswa, sistem evaluasi yang lebih kuat, pengawasan administrasi yang lebih efektif, peningkatan sumber daya, dan pengembangan profesional bagi instruktur.  Perubahan-perubahan ini akan lebih mendukung pengembangan holistik siswa dan berkontribusi pada program ekstrakurikuler yang lebih efektif.   Kata kunci: efektivitas, ekstrakurikuler, siswa