Publication Search

72,692 articles from 678 journals · 2,111 citations tracked

Showing 41-60 of 379

Analytics

Resti Septikasari; Ratih Purnama Pertiwi; Sri Enggar Kencana Dewi; Tri Ratna Dewi; Nor Kholidin +1 more

Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The increasing use of electronic devices, specifically gadgets, among elementary school children has caused various problems, such as addiction, decreased social interaction, health problems, and decreased concentration in learning. These problems involve not only children but also objects and things around them, as well as parents in managing them. Gadget use is not just a matter of quantity that exacerbates this condition. As a solution, the community service team held a socialization focused on improving healthy digital literacy through counseling, interactive discussions, and practical simulations. Results achieved included increased knowledge about the risks of excessive gadget use, increased collective awareness in limiting usage time, and the formation of practical guidelines for healthy gadget use in school and family environments. The results of the activity were documented in the form of a scientific article published in the community service journal as an academic contribution. Overall, the activity has gone according to plan in terms of planning, implementation, and partner involvement. Active participation of participants was evident in the enthusiasm in the discussions and the school's commitment to continuously monitoring gadget use. Thus, this program is expected to have a long-term positive impact in shaping wise behavior in using technology among elementary school children.

Nurmeiliana Putri; Maria Ulfah; Fathur Zaini Rachman; Maria Ulfah

Jurnal Elektronika dan Komputer 2026 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan antena mikrostrip patch berbentuk segitiga (triangular) yang bekerja pada frekuensi 1800 MHz, sebagai penguat jaringan internet di kawasan Kebun Raya Balikpapan. Lokasi tersebut diketahui memiliki kualitas sinyal yang kurang baik untuk beberapa provider. Antena yang dirancang menggunakan dua konfigurasi, yaitu MIMO 8x8 dengan teknik pencatuan langsung dan array 8x1, yang kemudian disimulasikan menggunakan CST Studio Suite 2019 dan diuji performansinya menggunakan metode Speedtest. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena 8x8 memiliki nilai VSWR sebesar 1,50, return loss -12,96 dB, dan gain 4,06 dBi dengan pola radiasi omnidirectional. Sementara itu, konfigurasi 8x1 array menunjukkan nilai VSWR 1,24, return loss -19,21 dB, dan gain 6,46 dBi, juga dengan pola radiasi omnidirectional. Hasil pengujian di lapangan dengan tiga kondisi tanpa antena eksternal, antena MIMO dan antena array 8x1 didapatkan hasil bahwa antena array 8x1 memberikan kecepatan unduh tertinggi mencapai 17,227 Mbps, unggah 4,072 Mbps, Jitter 34,9 ms  dan packet loss 14,18 % sedangkan antena MIMO 8x8 memberikan kecepatan unduh tertinggi mencapai 13,77 Mbps, unggah 2,462 Mbps, Jitter 49,9 ms  dan packet loss 18,43%. Kesimpulannya, kedua jenis antena eksternal yakni MIMO 8x8 dan array 8x1 mampu meningkatkan performa jaringan secara signifikan dan dapat menjadi solusi efektif untuk daerah dengan sinyal lemah. Antena ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap akses internet yang lebih stabil di area public yang sangat luas.

Avelia, Variska; Anggarini, Dola Mareta; Nurazizah, Desi; Maolana, Fedo Alta; Annajah, Abdillah Fathan Generus +2 more

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Gingerbread merupakan kue kering yang terbuat dengan bahan dasar tepung terigu dengan campuran jahe dan bubuk kayu manis. Ketergantungan penggunaan tepung terigu pada pembuatan produk pangan sampai saat ini masih sangat tinggi, salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan tepung terigu adalah dengan memanfaatkan tepung kentang sebagai pengganti tepung terigu. Jahe memiliki beragam jenis dan karakteristik yang berbeda, penggunaan jahe yang biasanya yang digunakan dalam pembuatan gingerbread yang sering dijumpai dipasaran berupa jenis jahe merah, jahe gajah dan jahe emprit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis dan bentuk jahe terhadap kualitas gingerbread cookies. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan jenis jahe yaitu jahe gajah dan jahe merah, dan dalam bentuk bubuk dan cair. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis jahe berupa bubuk dan cair menunjukkan pengaruh signifikan terhadap parameter fisik dan organoleptik produk. Penggunaan jahe bubuk cenderung meningkatkan kekerasan, serat kasar, dan daya kembang, serta menghasilkan warna yang lebih gelap dan tekstur yang lebih padat. Sebaliknya, jahe cair menghasilkan gingerbread yang lebih lembut, berwarna lebih cerah, dan tekstur lebih rapuh. Analisis sensoris menunjukkan preferensi konsumen terhadap gingerbread dengan perlakuan jahe cair dari segi warna dan aroma lebih disukai, sementara dari aspek tekstur dan kekerasan, jahe bubuk lebih disukai.  

Latifah, Siti; Erfina, Adhitia; Warman, Cecep

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan membandingkan sentimen pelanggan terhadap lima restoran Sunda di Kota Bogor menggunakan metode Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) berbasis Fine-Tuning IndoBERT. Ulasan pelanggan di platform digital seperti Google Review berpengaruh besar terhadap citra dan keputusan konsumen, sementara jumlah ulasan yang besar sulit dijelaskan secara manual. Data penelitian diperoleh dari 3.232 ulasan Google Review dan diproses menjadi 3.010 data yang dikelompokkan berdasarkan lima aspek utama, yaitu makanan, pelayanan, harga, suasana, dan fasilitas. Metode Fine-Tuning IndoBERT digunakan untuk mengklasifikasikan sentimen positif, netral, dan negatif, dengan evaluasi melalui metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan bahwa model memiliki performa sangat baik dengan akurasi tertinggi sebesar 97,51% pada aspek pelayanan dan terendah 92,52% pada aspek makanan, serta nilai F1-score makro di atas 0,91. Analisis menunjukkan bahwa Bumi Aki unggul pada aspek makanan dan fasilitas, Saung Abah pada pelayanan, Saung Kuring pada harga, dan Gumati pada suasana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fine-Tuning IndoBERT efektif dalam memahami opini pelanggan berbahasa Indonesia dan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha kuliner dalam meningkatkan kualitas layanan.

Moh. Rivqi Amin; Rizki Hidayaturrochman

Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to analyze the influence of Corporate Image and Service Quality through Customer Satisfaction on Customer Loyalty at Semen Indonesia distributors in Gresik using the Structural Equation Modeling (SEM) approach. The study population consisted of 102 customers, all of whom were sampled. The results indicate that Corporate Image and Service Quality have a significant influence on Customer Satisfaction. Both variables were also shown to have a significant influence on Customer Loyalty. However, unlike several previous research findings, Customer Satisfaction did not have a significant influence on Customer Loyalty. This finding indicates that in the context of the cement distribution business, customer loyalty is not formed solely from satisfaction, but is more influenced by other factors such as consistent service quality, a strong corporate image, competitive pricing, and long-term business relationships. This study emphasizes the importance of strengthening image and improving service quality as key strategies for maintaining customer loyalty.

Dhiva Shahilla Saragih; Nur Zakiyah; Rizka Hasanah Nasution

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pola asuh otoriter terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Perkembangan sosial emosional anak usia dini sangat penting karena membentuk sikap, nilai, dan perilaku mereka di masa depan. Studi kepustakaan ini menelaah berbagai teori dan penelitian relevan untuk menganalisis bagaimana pola asuh otoriter, yang menekankan kontrol ketat dan kepatuhan, memengaruhi perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter dapat menghambat perkembangan regulasi emosi anak, meningkatkan risiko kecemasan dan depresi, serta memicu reaksi defensif yang mengarah pada perilaku eksternalisasi seperti agresi atau internalisasi seperti isolasi sosial. Dampak gender juga terlihat, di mana anak perempuan cenderung memendam emosi menjadi apatis atau cemas, sementara anak laki-laki lebih mengeksternalisasi menjadi ledakan emosi. Selain itu, faktor budaya seperti nilai kolektivisme di Indonesia dapat memperburuk dampak negatif pola asuh ini. Dampak jangka panjang dari pola asuh otoriter meliputi masalah akademik dan sosial di sekolah dasar, serta peningkatan risiko gangguan mental di masa dewasa. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi untuk mencegah anak-anak yang diasuh secara otoriter mengulangi pola tersebut di generasi berikutnya.

Mega Arinda Pramessella; Tias Rahma Dewi; Revalyza Misbah; Nurdin Nurdin; Fullah Jumaynah

Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The agrarian conflict in the Kendeng Mountains, Central Java, arose due to the construction of a cement factory by PT Semen Indonesia, which was supported by the state through the issuance of environmental permits, even though several permits had been revoked by court decisions. The local community rejected the project because it threatened their water sources, environment, and livelihoods. This study aims to analyze the relationship between the state, corporations, and civil society in the agrarian conflict in Kendeng, as well as the role of civil society movements in responding to this conflict. The research uses qualitative methods with a literature study of journals and related news reports. Using Karl Marx's theory of conflict and Charles Tilly's theory of social movements, the study finds that the state tends to side with corporate interests, while civil society continues to build resistance through collective action, legal advocacy, public campaigns, and ecofeminist movements. The Kendeng conflict reflects the imbalance of power relations and the weakness of substantive democracy in natural resource management. The need for increased transparency in licensing, community participation, and ecological protection are the main solutions.

Hilma Harmen; Albert Tunggul Ardiansyah Manalu; Dinni Ria Anggita; Ika Khairi Dzaky Nasution; Muhammad Afdal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan human capital dalam meningkatkan kompetensi dan perencanaan karier karyawan di PT. Wang Bintan Konsultan. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan meliputi belum optimalnya sistem manajemen kinerja, penilaian yang masih subjektif, kurangnya indikator kerja yang jelas, sistem insentif yang belum efektif, rendahnya motivasi dan disiplin kerja, serta lemahnya kerja sama tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja perlu diperkuat dengan indikator terukur (KPI) dan Balanced Scorecard, sementara kompensasi harus dikaitkan langsung dengan pencapaian kerja (performance-based system). Selain itu, perusahaan perlu menanamkan budaya disiplin, memberikan pelatihan rutin, serta membangun kolaborasi tim yang kuat. Strategi penguatan human capital yang terintegrasi dengan sistem pembinaan, penghargaan, dan komunikasi dua arah terbukti mampu meningkatkan motivasi, kompetensi, dan loyalitas karyawan terhadap organisasi.

M Naufal Ramadhan; Vicky Nursuko Tri Widodo; Fithri Estikhamah

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Beton sebagai material utama konstruksi sering mengalami panas hidrasi yang menyebabkan perbedaan suhu permukaan dengan suhu inti, akan berpotensi retak dini dan penurunan kuat tekan. Penelitian ini menganalisis potensi air es dan fly ash 10% substitusi semen untuk memperkecil suhu beton mutu 35 MPa dengan aditif tipe D (retarder) dan F (superplasticizer), serta pengaruhnya terhadap kuat tekan. Metode deskriptif menggunakan data sekunder mix design tiga variasi: non fly ash, fly ash 10% dan fly ash 10%+air es 10°C. Suhu beton segar diukur dengan thermogun/thermometer lalu kuat tekan uji silinder diameter 150x300 mm umur 7 hari dan 28 hari dengan total 18 benda uji. Hasil menunjukkan suhu beton segar non fly ash berada pada rentang normal, beton fly ash 10% turun 1-2°C (reaksi pozzolanik lambat yang mengurangi panas hidrasi dari C2S, C3S, dan C3A), beton fly ash 10% + air es turun 5-6°C. Kuat tekan 7 hari menunjukkan beton non fly ash 33,69 MPa, beton fly ash 10% 34,14 MPa, beton fly ash 10%+air es 34,73 MPa. Pada umur 28 hari menunjukkan beton non fly ash 39,73 MPa, beton fly ash 10% 39,80 MPa, dan beton fly ash 10%+air es 39,65 MPa – semua melebihi mutu rencana.

Sinta Oktavioni, Sabrina; Mindiastiwi, Tigo; Siswanto, Agus Bambang

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Perhitungan daya dukung pondasi yang akurat menjadi aspek penting dalam memastikan stabilitas dan keamanan struktur bangunan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai daya dukung ultimit (Qu) dari pondasi bored pile dengan menggunakan empat pendekatan berbeda, yaitu perhitungan manual menggunakan metode Schmertmann & Nottingham, Mayerhoff (1976), software Allpile, serta hasil uji lapangan dengan PDA (Pile Driving Analyzer). Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Gedung Fave Hotel yang terletak di Banyumanik, Semarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Schmertmann & Nottingham dengan nilai Qu tertinggi sebesar 282,25 ton. Sedangkan nilai terendah berasal dari hasil uji PDA 159,61 ton. Metode Mayerhoff (1976), memberikan nilai sebesar 170,30 ton, sementara Allpile menghasilkan nilai 160,79 ton. Selisih nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dan asumsi yang digunakan oleh masing-masing metode. Secara umum, hasil PDA dianggap paling merepresentasikan kondisi aktual di lapangan karena merupakan hasil uji dinamis langsung pada tiang. Oleh karena itu, pendekatan manual dan software Allpile dapat dijadikan sebagai estimasi awal dalam tahap desain, namun tetap perlu divalidasi melalui pengujian lapangan untuk memperoleh hasil yang lebih realistis dan dapat diandalkan.

Khoirunnisa Dzakia Indrasari; Nunik Andina Rahmawati; Fadelia Sabrina Putri Cantika

Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The cement packaging waste (paper sack) and leftover cardboard are types of waste generated from daily work activities at PT X. These wastes were found to be piled up without any proper utilization, thus posing a potential breeding ground for disease vectors and potentially polluting the workplace environment. The socialization activity conducted aimed to provide education and innovation in sanitation technology engineering by utilizing mirror frame products with economic value, applying the 3R principles of reducing, reusing, and recycling. The method was implemented through a socialization activity using a one-on-one approach. An evaluation of increased understanding was conducted using pre- and post-tests consisting of 10 questions. Based on the normality test results, a p-value of 0.600 and 0.124 was obtained, which exceeded the alpha value, indicating that the data followed a normal distribution and could proceed with parametric testing using the Paired Sample T-Test. The p-value or sig obtained was 0.006, which is below the alpha value (0.05), so it can be concluded that h alpha is greater than h0. This means that h alpha is accepted and h0 is rejected, indicating that there is a difference between the pre-test and post-test results.

Hamka, Hamka; Haryanto Ali, Indra; Rizqo Abdillah, Ahmad; Awaluddin Zidane, Muhammad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pendekatan kewirausahaan sosial yang diterapkan dalam proyek ini mencerminkan sinergi antara inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memberdayakan masyarakat lansia untuk menciptakan produk yang bermanfaat, kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti pengurangan limbah, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan komunitas. Tujuan: Mengurangi limbah plastik serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi lansia melalui pembuatan gantungan kunci berbahan dasar limbah plastik. Metode: Pemberdayaan Masyarakat ini melibatkan warga Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Budi Sejahtera” Martapura. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang komprehensif berupa pelatihan partisipatif dengan tahapan pengumpulan bahan baku dari masyarakat, penyediaan peralatan, pembentukan tim kerja, serta pelatihan kewirausahaan yang meliputi edukasi kepada lansia mengenai pentingnya daur ulang sampah, proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pencampuran resin, pencetakan, hingga finishing produk gantungan kunci. Hasil: Adanya peningkatan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, serta terbukanya peluang ekonomi melalui penjualan produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan diri lansia, sementara dari sisi lingkungan, berkontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Kesimpulan: kegiatan sociopreneur ini membuktikan bahwa melalui pendekatan inovatif berbasis partisipasi, lansia dapat diberdayakan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomi.

Alvian Dwi Ary Permana Putra; Rio Candra Pratama

Magang Industri (KPI) berfungsi sebagai media bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan akademis ke dalam lingkungan kerja nyata, khususnya melalui keterlibatan dalam proses rekrutmen. Penelitian ini dilakukan di PT. Asri Dharma Sejahtera, sebuah perusahaan milik daerah di sektor minyak dan gas, di mana Divisi Sumber Daya Manusia memainkan peran strategis dalam mendukung operasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi tahapan rekrutmen dan mentransmisikan efektivitas metode yang diterapkan. Data dikumpulkan secara kualitatif melalui wawancara dengan staf SDM dan observasi langsung terhadap kegiatan rekrutmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. ADS menerapkan proses rekrutmen yang sistematis, mulai dari perencanaan tenaga kerja, pengumuman lowongan pekerjaan, penyaringan aplikasi, tes, dan wawancara. Dua metode utama yang digunakan: bursa kerja dan platform dare, masing-masing dengan kelebihan dan keterbatasan yang berbeda. Bursa kerja efektif untuk interaksi pribadi dan merek pemberitaan kerja, sementara platform berani menawarkan jangkauan yang lebih luas dan efisiensi yang lebih besar. Kesimpulan menyimpulkan bahwa strategi rekrutmen hybrid mengoptimalkan kekuatan kedua metode, menghasilkan proses rekrutmen yang lebih efektif dan adaptif. Rekomendasi tersebut mencakup SOP pemeliharaan yang terperinci, penerapan sistem e-rekrutmen yang komprehensif, dan pelaksanaan evaluasi berkala guna meningkatkan transparansi, kualitas, dan daya saing perusahaan.

Syukri, Muhammad Rafli; Latif, Adam; Rusdi, Muhammad; B, Sofyan; Syukri, Muhammad Rafli +3 more

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi digital marketing terhadap peningkatan penjualan pada UMKM Zalfa Sablon Plastik di Kabupaten Sidenreng Rappang. Strategi digital marketing yang ditinjau meliputi enam indikator utama: accessibility, interactivity, entertainment, credibility, irritation, dan informativeness. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada 51 responden, yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator accessibility memiliki skor tertinggi, menandakan kemudahan akses digital sudah terpenuhi. Namun, indikator seperti interactivity, credibility, dan informativeness masih tergolong rendah. Uji regresi menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,026, yang berarti hanya 2,6% peningkatan penjualan dapat dijelaskan oleh strategi digital marketing, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Meskipun uji t menunjukkan adanya pengaruh signifikan secara statistik, dampak praktis strategi digital marketing masih terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa kehadiran di media sosial seperti Instagram belum cukup untuk mendorong peningkatan penjualan secara signifikan tanpa strategi konten yang konsisten, interaktif, dan terpercaya. Oleh karena itu, UMKM perlu melakukan optimalisasi strategi digital secara kontekstual dan adaptif agar mampu menghasilkan konversi yang lebih maksimal dalam pemasaran digital.

Firdaus, Muhammad Irsyadi; Heny Hidayati, Sri; Eko Wicaksono, Anton; Satria Romanasta, Ahmad

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pengukuran deformasi yang akurat pada struktur beton dibawah pembebanan sangat penting untuk mengevaluasi kinerja dan daya tahan elemen-elemen tersebut. Ada beberapa keterbatasan dalam mengevaluasi struktur beton secara konversional seperti memerlukan waktu dan biaya besar. Beberapa penelitian menunjukan potensi fotogrametri jarak dekat dan pemodelan tiga dimensi (3D) mampu menganalisa deformasi, tegangan/regangan internal, dan perambatan retak. Penelitian ini mengusulkan metode pengukuran deformasi dengan empat tahapan untuk mengembangkan model 3D beton dengan menggunakan teknik fotogrametri jarak dekat dan selanjutnya pengolahan gambar. Tahapan metode yang digunakan: 1) mempersiapkan perangkat uji dan persiapan beton, 2) akuisisi gambar beton menggunakan kamera sebelum pengujian kuat tekan, menguji kuat tekan beton dibawah pembebanan, kemudian akuisisi gambar setelah pengujian kuat tekan beton, 3) melakukan pengolahan untuk menghasilkan model 3D beton, dan 4) membandingkan hasil model 3D sebelum dan sesudah pengujian kuat tekan beton. Untuk deformasi terkecil berapa pada sample beton 2 dengan loss volume sebesar 4%. Sementara itu, untuk deformasi terkecil berapa pada sample beton 3 dengan loss volume sebesar 26% yang menunjukan kuat tekan beton optimum berapa pada sample beton 2.

Heny Hidayati, Sri; Irsyadi Firdaus, Muhammad; Eko Wicaksono, Anton; Satria Romanasta, Ahmad

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

The use of sengon albasia ash waste as a partial cement substitute in concrete production is carried out to reduce combustion waste and also reduce cement use. This study focuses on the use of sengon albasia wood ash waste. The use of sengon albasia wood ash as a cement substitute causes a significant decrease in the slump test value. The use of sengon albasia wood ash as a partial cement substitute in concrete mixes actually produces different results depending on the proportion. If added as much as 10%, the concrete's compressive strength actually increases, but if it reaches 20% or 30%, the compressive strength actually decreases. This occurs because this type of wood ash has a significant water absorption capacity. As a result, the water that should be used for The chemical activity occurring between cement and water is diminished, so that the bond between the cement mixture as a binder and aggregate as a filler is reduced, and ultimately the concrete's compressive strength also decreases.

Sonia Herdiani Putri; Alfi Firmantoro; Ignatius Sudarsono; Sutedjo

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Beton merupakan material utama konstruksi yang masih memiliki kelemahan pada kuat tekan dan permeabilitas. Inovasi dengan penambahan Superplasticizer diharapkan mampu meningkatkan kualitas beton. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh variasi dosis Superplasticizer (1%, 1,5%, dan 2% dari berat semen) terhadap kuat tekan dan permeabilitas beton dibandingkan beton normal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan membuat 48 sampel beton silinder dan kubus yang diuji kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari serta permeabilitas pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Superplasticizer mampu meningkatkan kuat tekan dan menurunkan permeabilitas, sehingga dapat menghasilkan beton yang lebih kuat, kedap air, dan tahan lama.

Dela Sekar Diani; Handini Pionita Sari; Herlina Yustati; Yetti Afrida Indra

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Penelitian ini menjelaskan perbedaan pemahaman tentang utang dari sudut pandang ekonomi Islam dan ekonomi konvensional, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di masyarakat dan institusi keuangan. Dalam ekonomi konvensional, utang dianggap sebagai perjanjian keuangan yang melibatkan bunga, digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan investasi. Sementara, dalam ekonomi Islam, utang dipahami sebagai alat sosial yang berlandaskan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan larangan riba, sehingga perjanjian utang harus bebas dari bunga serta ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk meninjau konsep, prinsip, serta berbagai hambatan yang dijumpai dalam penerapan kedua sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian adalah untuk memahami secara mendalam konsep utang menurut perspektif Islam dan konvensional, mengidentifikasi tantangan dalam pengelolaan utang di kedua sistem ekonomi, dan menyajikan perbandingan aspek moral, akad, risiko, serta tujuan penggunaan utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, utang menekankan pada prinsip keadilan dan etika syariah yang melarang riba, berfokus pada kerja sama, serta mengutamakan perjanjian yang jelas dan tertulis dengan disertai saksi. Sementara itu, utang dalam ekonomi konvensional lebih mengedepankan aspek keuntungan dengan penggunaan bunga sebagai sumber utama profit. Dalam praktiknya, manajemen utang syariah menghadapi tantangan seperti rendahnya pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah, terbatasnya akses ke instrumen syariah, dan kurangnya regulasi yang tegas. Di lain pihak, pengelolaan utang konvensional berhadapan dengan risiko suku bunga, ketidakstabilan fiskal, serta masalah transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini memberikan sumbangan akademis untuk pengembangan sistem keuangan yang lebih adil dan berkelanjutan di masa mendatang.

Habiburrahman, Ahmad; Mar’atu Rosyada Al-Fariz; Muhammad Hafizh Fikri; Kahfi Kiem Arseta; Ageng Dhipo Saputro +1 more

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Ketegangan epistemologis antara sains dan agama dalam masyarakat modern sering kali memicu polarisasi yang berujung pada dua ekstrem: positivisme yang mengabaikan etika dan fundamentalisme agama yang menolak rasionalitas. Model hubungan tradisional, seperti konflik dan independensi, terbukti tidak memadai untuk mengatasi fragmentasi sosial ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis kerangka konseptual baru, yaitu "Sains 'Religius'" dan "Agama 'Saintifik'", sebagai solusi integratif untuk mencapai transformasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis konseptual-kritis terhadap literatur filsafat ilmu, sosiologi agama, dan teologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Sains 'Religius'" menanamkan etos spiritual berupa kekaguman (awe) dan kerendahan hati epistemik ke dalam praktik ilmiah, sementara "Agama 'Saintifik'" mengintegrasikan nalar kritis dan rasionalitas untuk memurnikan penafsiran keagamaan dari dogmatisme sempit. Sintesis kedua paradigma ini berfungsi sebagai mekanisme katalisator yang mereduksi ekstremisme, membentuk moderasi beragama yang aktif, dan membangun landasan bagi masyarakat yang harmonis berbasis nilai kemanusiaan universal

Bobby Aksanda Putra; Beny Levi Andreas Sibarani; Maeike Grestiana Sinaga

Jurnal Siti Rufaidah 2025 PPNI UNIMMAN

Infertility affects approximately 8–12% of couples worldwide, with male factors contributing to nearly half of all cases. Varicocelectomy, particularly the microsurgical subinguinal technique, is now considered the primary treatment that provides superior reproductive outcomes compared to conventional or laparoscopic approaches. To evaluate and compare fertility outcomes and recurrence risks between microsurgical and conventional inguinal varicocelectomy, based on recent evidence from 2020 to 2025. Methods A systematic review was conducted using databases including PubMed, Scopus, Cochrane, ScienceDirect, and Google Scholar. Out of 371 identified articles, 9 studies met the inclusion criteria. Results, most studies demonstrated that the microsurgical technique significantly improved sperm concentration, motility, and morphology, as well as higher natural pregnancy rates. The risks of hydrocele and recurrence were also markedly lower than those observed with laparoscopy. The average postoperative sperm count increased by 7.7 ± 4.5 million/mL (p< 0.001). Furthermore, the microsurgical subinguinal approach allows for more precise identification of arteries and lymphatic vessels, thereby minimizing vascular injury and facilitating faster recovery. Conclusion, the microsurgical subinguinal varicocelectomy has proven to be more effective and safer than conventional approaches. This technique significantly enhances semen parameters and pregnancy rates, while reducing the risk of hydrocele formation and recurrence.