Publication Search

61,780 articles from 495 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-60 of 164

Analytics

Anugrah Wulandari; Widya Mariyana; Ellyzabeth Sukmawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Social media has become an integral part of adolescents' lives, offering quick access to information, including reproductive health information. However, exposure to inaccurate information can pose risks. This study aims to analyze the relationship between social media use and adolescent reproductive health knowledge and behavior. A quantitative research method with a cross-sectional approach and chi-square test was used to examine the relationship between the independent variable (social media use) and the dependent variable (reproductive health knowledge and behavior). The study population was all 10th grade students (23 students) and 11th grade students (30 students) at SMK Tamansiswa Boja Kendal. A sample of 53 respondents was taken using an accidental sampling technique, consisting of students who happened to be present and willing to participate during the study. The results showed that the majority of respondents (56.6%) had low social media usage intensity. The majority of respondents also had a high level of knowledge (75.5%) about reproductive health, with an average score of 8.13 and a median of 10. Most respondents (66.0%) demonstrated positive reproductive health behavior. However, the chi-square test results showed no significant relationship between social media use and levels of knowledge (p = 0.673) or reproductive health behavior (p = 0.495). Although social media did not show a significant direct relationship to adolescent reproductive health knowledge and behavior in the context of this study, the high levels of knowledge and positive behaviors found indicate that existing educational programs, both in schools and from other sources, have been effective. Further research with larger samples and wider geographic variation is needed to understand other factors that influence adolescent health behavior.

Wulandari, Sri Hariani Eko; Erstiawan, Martinus Sony

Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Afrianto, A., Parjito, P., Rahma, E. A., & ... (2023). Rintisan desa cerdas: Penguatan literasi digital bagi Karang Taruna Neba. Prosiding Seminar.... https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/senadiba/article/view/8417 Akbarinasasi, A., & Panduwinata, L. F. (2023). Pengaruh pengetahuan kewirausahaan, social skill, dan peluang usaha terhadap keberhasilan usaha angkringan. Nomicpedia: Journal of .... https://journal.inspirasi.or.id/nomicpedia/article/view/232 Anisti, A., Sidara, S., Veranus, V., & Imran, M. S. (2024). Tantangan literasi digital generasi Z: Kajian systematic literature review. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Bahana, 30(2), 152–161. https://doi.org/10.33751/wahana.v30i2.11870 Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.20885/jsb.vol20.iss1.art1 Erstiawan, M. (2021a). Good corporate governance penyelenggara pendidikan dalam perspektif agency theory. Majalah Ekonomi, 26(1), 40–51. https://doi.org/10.36456/majeko.vol26.no1.a3952 Erstiawan, M. (2021b). Kepatuhan emiten dalam taksonomi extensible business reporting (XBRL). CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 5(1), 71–85. https://doi.org/10.25273/capital.v5i1.10308 Erstiawan, M. S. (2024). Menggali potensi diri bisnis santripreneur berbasis bimbingan teknis. ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 11–18. https://doi.org/10.61434/adima.v2i4.238 Erstiawan, M. S., & Y. R. (2022). Implikasi corporate social responsibility dalam perspektif akuntansi pada subsektor telekomunikasi. Jurnal Sosial Sains, 2(2), 385–396. https://doi.org/10.36418/sosains.v2i2.343 Erstiawan, M. S., et al. (2021). Efektivitas strategi pemasaran dan manajemen keuangan pada UMKM roti. Dikemas, 5(1), 57–61. https://doi.org/10.32486/jd.v5i1.574 Hodsay, Z. (2021). Pengaruh manajemen keuangan keluarga dan hasil belajar kewirausahaan pada era pandemi Covid-19 terhadap motivasi berwirausaha. Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi, 5(1), 91–103. https://doi.org/10.31851/neraca.v5i1.5890 Kartini, T. M., Suhendra, S., Tan, E., & ... (2024). Pelatihan pengelolaan SDM di era digital pada Karang Taruna dan usaha kecil di Provinsi Jawa Barat. SABAJAYA Jurnal .... https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/346 Mendari, A. S., & F. S. (2019). Hubungan tingkat literasi dan perencanaan keuangan. Jurnal Moduk, 31(2), 227–240. Naufal, H. A. (2021). Literasi digital. Perspektif, 1(2), 195–202. https://doi.org/10.53947/perspekt.v1i2.32 Nurcahyawati, V., Wulandari, S. H. E., & Sutomo, E. (2020). Penerapan urun daya berbasis internet untuk pemenuhan bahan baku pada usaha kecil menengah (UKM) batik Sidoarjo dan UKM Mekar Sari Surabaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(2), 84. https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i2.16829 Oetama, S. (2022). Orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan dalam bersaing. Google Books. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=L1h-EAAAQBAJ Poerna Wardhanie, A., Naufal, A. Z., & Eko Wulandari, S. H. (2021). Perancangan strategi digital marketing dengan metode RACE pada layanan online food delivery berdasarkan perilaku pelanggan generasi Z. Journal of Technology and Informatics (JoTI), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.37802/joti.v3i1.187 Rahmawati, E., Wardhanie, A. P., Wulandari, S. H. E., & Effendi, P. M. (2023). Pelatihan perancangan prototype aplikasi pemasaran untuk mendukung keikutsertaan Gen Z pada festival inovasi dan kewirausahaan siswa Indonesia (FIKSI). Jurnal Abdi Insani, 10(2), 1002–1011. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i2.939 Rinaldi, M., & Ramadhani, M. A. (2024). Peningkatan literasi perpajakan dalam kalangan UMKM: Langkah menuju kemandirian finansial. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 2(03), 158–169. https://doi.org/10.58812/ejecs.v2i03.240 Sagirani, T., Effendi, P. M., Erstiawan, M. S., Eko Wulandari, S. H., & Rahmawati, E. (2025). AI untuk siswa: Pendekatan experimental learning dalam pengenalan artificial intelligence di tingkat SMA. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 1014–1025. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.846 Sagirani, T., Nugroho, L. E., Santosa, P. I., & Kumara, A. (2015). User experience model in the interaction between children with special educational needs and learning media. 2015 2nd International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE), 72–75. https://doi.org/10.1109/ICITACEE.2015.7437773 Septiani, R. N., & W. E. (2020). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM di Sidoarjo (Doctoral dissertation, Udayana University). https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2020.v09.i08.p16 Slamet, S., & Sagirani, T. (2024). Peningkatan kesiapan kerja siswa SMK melalui pengembangan soft skills di SMKN 1 Sambeng Lamongan. Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 79–90. Soebijono, T., & E. M. (2020). Peranan revolusi industri 4.0 terhadap mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan jurusan akuntansi. Jurnal Bisnis Perspektif, 12(2), 115–122. https://doi.org/10.37477/bip.v12i2.97 Wardhanie, A. P., Kartikasari, P., & Wulandari, S. H. E. (2019). Analisis penggunaan media internet pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur untuk menembus pasar global dengan metode O2O. Jurnal Bisnis Terapan, 3(02), 179–188. https://doi.org/10.24123/jbt.v3i02.2513 Wulandari, S., & Rahmah, M. (2020). A survey on crowdsourcing awareness in Indonesia micro small medium enterprises. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 769, 012016. https://doi.org/10.1088/1757-899X/769/1/012016

Sri Ramla Wati Monoarfa; Rabiatul Adawiya Lapasu; Tri Hastri Bumulo; Prahara M.Marjuni; Fiola Indah Putri Pratama

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2025 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This research explores self-confidence in early childhood, focusing on children aged 5–6 years at TK Pembina Ki Hajar Dewantara. Self-confidence is recognized as an essential part of affective development, influencing personality formation, social-emotional competence, and readiness to face life’s challenges. The study applied a descriptive quantitative design with five children from group B as participants. Data collection was carried out through observation using structured assessment instruments to identify indicators of self-confidence, such as performing in front of others, leading simple tasks, expressing opinions, and engaging in role-play activities. Findings showed that all subjects obtained an average score of 4, categorized as Very Well Developed (BSB). These results indicate that the children displayed strong belief in themselves, decision-making ability, and emotional stability when interacting with others. The study further highlights the significant contribution of teachers and parents in nurturing children’s confidence by providing guidance, encouragement, recognition, and creative learning strategies, including role-play and artistic activities. Consequently, building self-confidence from an early stage is a critical foundation for ensuring children’s success academically and socially.

Linduarda, Nanda; Andhika Nanda Perdhana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji bagaimana meditasi di alam terbuka dapat meningkatkan kecerdasan spiritual pada generasi muda Penghayat Sapta Darma di Kabupaten Wonogiri. Latar belakang penelitian ini adalah penurunan moralitas dan kesadaran spiritual di kalangan generasi muda, yang terlihat dari perilaku dan tutur kata yang kurang menghormati norma-norma sosial. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peran meditasi di alam terbuka dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis perbandingan kualitas kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah mengikuti meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meditasi di alam terbuka efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, terutama dalam hal pengendalian diri, kesadaran moral, dan sikap sosial. Peserta meditasi mengalami perubahan signifikan dalam perilaku, menjadi lebih tenang, sabar, dan menghargai orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meditasi di alam terbuka merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan moralitas generasi muda Penghayat Sapta Darma.

Annisa Sulistiyaningrum; Muhammad Maulidin Khair; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Mengajarkan etika dan moral kepada anak sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter mereka agar menjadi individu yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain. Anak-anak belajar melalui lingkungan sekitar mereka, baik di rumah, sekolah, maupun dalam interaksi sosial sehari-hari. Oleh karena itu, orang tua dan guru perlu menggunakan strategi kreatif untuk menanamkan nilai-nilai etika dan moral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis berbagai sumber tentang pendidikan etika dan moral pada anak. Beberapa strategi efektif yang dapat digunakan antara lain memberikan keteladanan, membiasakan anak dengan perilaku baik, menggunakan cerita untuk mengajarkan nilai moral, serta melibatkan anak dalam kegiatan interaktif dan teknologi. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat memahami perbedaan antara perilaku baik dan buruk, serta membangun sikap yang sesuai dengan norma sosial. Harapannya, mereka akan tumbuh menjadi individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Teaching ethics and morals to children from an early age is essential to shape their character to become honest, responsible, and caring individuals for others. Children learn through their environment, whether at home, school, or in everyday social interactions. Therefore, parents and teachers need to use creative strategies to instill ethical and moral values. This study uses a qualitative method with a literature study to analyze various sources about ethical and moral education in children. Some effective strategies that can be used include setting an example, accustoming children to good behavior, using stories to teach moral values, and involving children in interactive and technological activities. With the right approach, children can understand the difference between good and bad behavior, as well as build attitudes that conform to social norms. The hope is that they will grow into individuals with integrity, responsibility, and concern for others.  

Melania Tirza Sahay; Firman Hawari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Wayfinding adalah proses mencari dan menentukan arah untuk mencapai tujuan dalam suatu lingkungan. Menurut Passini (1984), proses wayfinding meliputi tiga tahap utama: pengambilan keputusan, pelaksanaan keputusan, dan pemrosesan informasi. Proses ini melibatkan berbagai perilaku dan strategi navigasi yang berbeda tergantung perbedaan individual dan keadaan lingkungan. Studi ini mengkaji strategi navigasi berdasarkan klasifikasi perilaku wayfinding Barker (2019), yang mengelompokkan perilaku ke dalam tiga kategori utama: sosial, semantik, dan spasial. Berdasarkan Barker (2019) dan Dalton dkk. (2019) perilaku sosial melibatkan penggunaan informasi dari interaksi atau tindakan orang lain. Perilaku semantik menggunakan simbol dan petunjuk. Sedangkan perilaku spasial bergantung pada elemen fisik dan model kognitif di lingkungan. Melalui pencarian di berbagai database ilmiah, ditemukan 40 artikel yang diterbitkan antara tahun 1980 hingga 2025, dengan persentase penelitian terbaru dalam 10 tahun terakhir sekitar 60% yang dianalisis dalam kajian ini. Hasil dari tinjauan literatur ini menemukan bahwa individu dari berbagai kondisi dan latar belakang memiliki strategi navigasi yang berbeda, ada yang menggunakan perilaku sosial, perilaku semantik, atau perilaku spasial, bahkan ditemukan pula perilaku kombinasi. Pemahaman yang mendalam terhadap variasi perilaku ini memberikan implikasi penting dalam perancangan elemen arsitektur interior maupun sistem navigasi yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan seluruh pengguna.  

Nilot Pramudita; Nailla Rafa; Panji Utomo; Kukuh Hussein; Ken Ayu

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The use of social media has become an inseparable part of daily life for Indonesian teenagers. Platforms such as Instagram, TikTok, and WhatsApp are widely used for communication, self-expression, entertainment, and information. However, behind these benefits lie significant negative impacts, particularly the rise of juvenile delinquency and digital violence. Phenomena such as cyberbullying, the spread of negative content, hoaxes, hate speech, and online exploitation are increasingly prevalent. Data from GoodStats and the 2024 National Survey on the Life Experiences of Children and Adolescents (SNPHAR) reveal high rates of violence experienced and perpetrated by teenagers in digital spaces. Furthermore, reports from the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) show a yearly increase in cases of juvenile misbehavior linked to social media usage. This study employs a descriptive quantitative approach using secondary data from KPAI, GoodStats, and SNPHAR. The objective is to identify various forms of juvenile delinquency triggered by social media use and to explore both existing and potential strategies for prevention. The analysis indicates that low levels of digital literacy among teenagers, weak parental supervision, and the influence of social media algorithms that often amplify extreme content are major contributing factors to deviant behavior. This research emphasizes the importance of collaborative efforts among families, schools, the government, and digital platforms to create a safe and healthy digital environment for teenagers. Comprehensive digital literacy education, character development, stronger child protection regulations on the internet, and increased parental involvement are key strategies that need to be strengthened. Through an integrated approach, it is hoped that the risks of delinquency and digital violence can be minimized, enabling Indonesian youth to grow into a generation that is intelligent, critical, and responsible in their use of social media.

Anis Nadhja Azizah; Edy Sarwoko; Jumi Jumi; Yapan Yapan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Da'wah as a process of conveying Islamic values cannot be separated from the dynamics of the behaviour of the community that is its object. This study aims to analyse the relationship between da'wah and community behaviour in a sociological perspective, as well as identify da'wah strategies that are in accordance with the social context that continues to develop. Understanding the character of community behaviour is the main key in designing communicative, relevant, and solutive da'wah methods. This study aims to analyse the influence of da'wah socialisation on changes in community behaviour, both children and adults. Dawah socialisation is carried out through lectures, routine coaching, and structured religious activities. With a descriptive-qualitative approach, data were collected through observation and interviews with administrators and beneficiaries. The results showed that da'wah socialisation positively contributed to the increase of religious awareness, discipline, and social care of the surrounding community.

Izzatul Mula; Sugeng Pradikto

Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the influence of social media, FOMO (Fear of Missing Out) behavior, and the use of e-money on the consumptive behavior of students in the Economics Education Study Program at Universitas PGRI Wiranegara. The digital era has introduced new challenges in student financial management, particularly regarding the ease of accessing information and conducting digital transactions. The research employs a quantitative approach with an explanatory research design. The population consists of all active students in the study program, with a sample of 69 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that social media, FOMO behavior, and e-money usage have a significant influence on students' consumptive behavior, both partially and simultaneously. This research contributes to a better understanding of the factors influencing consumer behavior in the digital age and can serve as a basis for developing more effective financial literacy programs for students.

Nur Pratama Julianto; Natal Indra

Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the influence of social media on consumer behavior in online purchases among Generation Z, focusing on the Shopee e-commerce platform. Generation Z, which is the age group born between 1997 and 2012, is known to be an active social media user, which influences their purchasing decisions. Through a survey conducted on Shopee users from Generation Z, this study identified factors that influence consumer behavior, including the influence of advertising, product reviews, and interactions with influencers on social media. The results of the study show that social media plays a significant role in shaping the preferences and purchasing decisions of Generation Z. Interesting advertisements and positive reviews from other users on social media can increase purchasing interest, while interactions with influencers can provide additional trust in the products offered. This study provides important insights for marketers to design effective and relevant marketing strategies with Generation Z consumer behavior in the digital era.

Sawalia, Sindi; Rosa, Nadia; Salsabila, Angelica

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Perilaku konsumen dalam pembelian ayam broiler dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku konsumen dalam pembelian ayam broiler serta mengidentifikasi faktor utama yang menentukan keputusan pembelian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, yang melibatkan analisis terhadap 15 jurnal nasional maupun internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2020-2025. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 13 jurnal dinyatakan relevan dan digunakan dalam analisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pribadi memiliki pengaruh terbesar terhadap keputusan pembelian ayam broiler, dengan tingkat keterlibatan mencapai 100%. Faktor ini mencangkup aspek harga, kualitas produk, tampilan, kemasan, dan kebersihan. Selain itu, faktor budaya sebesar 15%, sosial, dan psikologis masing-masing memiliki pengaruh sebesar 23%. Temuan ini menunjukan bahwa pemahaman mendalam mengenai perilaku konsumen menjadi aspek krusial bagi pelaku usaha dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Dengan memahami faktor-faktor utama yang mempengaruhi keputusan pembelian, produsen dan pedagang ayam broiler dapat menyesuaikan produk, harga, serta strategi promosi agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.

Adnani, Hariza; Amyati, Amyati

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah serangkaian tindakan yang diambil untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat. Di kalangan remaja, perilaku ini menjadi sangat penting mengingat masa remaja merupakan periode transisi di mana kebiasaan hidup sehat dapat terbentuk dan akan berpengaruh terhadapi kesehatan mereka di masa depan. Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) merupakan salah satu tempat yang sangat strategis untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah.  Lingkungan sosial yang terdiri dari remaja dengan berbagai kebiasaan, pengaruh teman sebaya, dan keterbatasan pengetahuan tentang pentingnya kesehatan memerlukan adanya perhatian khusus agar terhindar dari berbagai masalah khususnya masalah kesehatan. .Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan tahapan sosialisasi dan  edukasi terkait pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap siswa terhadap pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan untuk menjaga kesehatan siswa melalui pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah. Siswa diharapkan bisa konsisten dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mendukung terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang optimal serta  terhidar dari resiko masalah kesehatan.

Yulia Rahmawati; Nabilah Nabilah; Yusmandita Nafa Lutfiah; Athifah Muzharifah; Mochamad Iskarim

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Social media has become an integral part of Generation Z's life, including elementary school students, who are known as the tech-savvy generation. This study aims to examine Generation Z students' perceptions of the influence of social media on their academic behavior and learning concentration through a literature study approach. Data were collected from various current literature sources and analyzed using thematic analysis methods. The results of the study indicate that social media has a dual impact: platforms such as YouTube and educational applications such as Kahoot increase motivation and access to learning resources, but uncontrolled use causes distraction, procrastination, and decreased learning concentration. The characteristics of Generation Z, such as dependence on technology and the need for digital existence, strengthen the influence of social media on their academic behavior. Therefore, a balanced educational approach is needed to maximize the benefits of social media while minimizing its negative impacts. This study provides insight for educators and parents in managing the use of social media wisely.

Aldiyanto Abidju; Sri Endang Saleh; Roy Hasiru; Frahmawati Bumulo; Ardiansyah Ardiansyah

Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study wasconducted in dunggala village, tibawa subdistrict, gorontalo regency. The objective Is to determine the effect of clash social assistance (BST) on the consumer behavior of the comunity in dungala vilage. This study employed a quantitative aproach. Data were collected thourgh observation, interviews , questionnaires, and documention. The population consisted of 98 individuals, with a sample of respondents. The date were analyzed using simple linier regresion. The results indicate that cash social assistance (BST)affects the consumer behavior of the comunty in dunggala vilage. Based on the cofficient of the determination (R square), a value of 0, 326 was obtained, indicating that 67,4% of the variabilty in consumer behavior can be explained by the cash social assistance variable, while the remaning 6,74% is affected by other variabels not examined in this study.  

Nur Alvi Puriamandawati; Jani Jani

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The industrial revolution 4.0 requires elementary and secondary education institutions to improve, even evaluate the learning system of each field of study taught. Around 30% of the world's population has used social media in order to connect, seek information and learn. The same is true for the development of social studies education which continues to experience changes in materials or learning activities that are in accordance with the conditions of students and their environment. The focus of the research in this thesis is: (1) How is the formation of social behavioral character of students in social studies learning of class VIII MTs Al Ma'arif Tulungagung in the era of the Industrial Revolution 4.0 in Generation Z?, (2) What are the supporting and inhibiting factors in the formation of social behavioral character of class VIII MTs Al Ma'Arif Tulungagung students in social studies learning in the era of the Industrial Revolution 4.0 in Generation Z, (3) What are the positive and negative impacts of the Industrial Revolution 4.0 era on the formation of social behavioral character of class VIII MTs Al Ma'arif Tulungagung students in social studies learning in Generation Z?. This study aims to examine the formation of students' social behavior through social studies learning, as well as the factors that influence and the impact of the Industrial Revolution 4.0 era on class VIII students of MTs Al Ma'arif Tulungagung. This research approach uses a qualitative method known as an artistic method because the data produced is in the form of interpretations of data findings in the field. Furthermore, the type of research used is descriptive qualitative research by collecting accurate data by going directly to the field by utilizing the method of answering and describing a phenomenon that is the focus of the research. The results of the study concluded that: (1) Social studies learning at MTs Al Ma'arif Tulungagung forms students' social behavior through the values ​​of empathy, responsibility, and communication, (2) This character formation is supported by technology, the role of the family, and the school environment, but is hampered by the negative influence of social media and the tendency of Generation Z to seek instant solutions. (3) The Industrial Revolution 4.0 has a positive impact on access to information and critical thinking, but also has negative impacts such as gadget dependence and cyberbullying.

Siti Sara; Sartono Sartono; Rafki Imani

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This research stems from the fact that some students need support to understand the benefits of appropriate social media use, which affects their social behavior in the school environment. This will impact students' social behavior at a higher level, which should be more enjoyable as social media is more often used for entertainment rather than learning purposes. The benefits of using social media, such as improving student understanding, depend on how effectively each student utilizes it. However, it also has its downsides; for example, if students and teenagers are not properly supervised, they can be easily influenced by the negative side of social media use. This study will show the impact of social media on students' social behavior at a higher level.

Wijayanti, Nor; Amyati, Amyati

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Keamanan makanan jajanan dewasa ini memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang aktivitas dan meningkatkan mutu gizi para murid disekolah. Kebersihan dan jenis makanan jajanan yang dijual oleh para pedagang harus memperhatikan kualitas agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan kususnya terkait maslah pencernaan.Selain dari sisi pedagang, edukasi kepada siwa terkait makanan jajanan yang sehat dan aman perlu dilakukan , salah satunya pada siswa di MA Nurul Ummah Yogyakarta. Lingkungan sekolah yang berada di pinggir jalan dan dikelilingi pemukiman penduduk dan sangat ramai dengan pedagang kaki lima yang berjualan mengharuskan para siswa memiliki pengetahuan tentang jajanan sehat. Pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa Madrasah Aliyah (MA) Nurul Ummah Yogyakarta tentang higiene dan sanitasi makanan jajanan di lingkungan sekolah, guna mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi jajanan yang tidak higienis. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan tahapan sosialisasi, edukasi dan pelatihan dalam pemilihan jajanan sehat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap siswa terhadap pentingnya higiene sanitasi makanan, serta perubahan perilaku dalam memilih makanan jajanan yang lebih sehat. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan untuk menjaga kesehatan siswa melalui konsumsi makanan jajanan yang aman. Siswa diharapkan bisa selektif dalam memilih jajanan yang mereka konsumsi agar tidak terkena resiko masalah kesehatan.

Ulfi Akhyatussyifa; Ain Nina Nur Fahonah; Erina Hidayah; Vianni Nifattien Vrisna Putri; Qurrota Ayu Neina

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah semakin menurunnya nilai moral di kalangan siswa yang ditandai dengan melemahnya sopan santun, tanggung jawab, dan empati. Penelitian ini membahas nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerpen digital Kompas edisi Maret 2025 dan pemanfaatannya sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA kelas XI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk nilai moral yang muncul dalam cerpen serta menilai kelayakan cerpen tersebut sebagai media pembelajaran sastra yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, simak, dan catat. Sumber data utama adalah tujuh cerpen dari Kompas digital edisi Maret 2025, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen-cerpen tersebut mengandung nilai-nilai moral seperti tanggung jawab, empati, solidaritas sosial, ketulusan, penghargaan terhadap sesama, dan kejujuran. Nilai-nilai ini disampaikan baik secara tersirat melalui perilaku tokoh maupun secara tersurat dalam narasi cerita. Cerpen-cerpen tersebut juga dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar karena mendukung penguatan karakter siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta sesuai dengan capaian pembelajaran dalam kurikulum bahasa Indonesia kelas XI. Penelitian ini bermanfaat dalam memperkaya alternatif sumber pembelajaran yang berbasis teks sastra aktual dan bermuatan moral.

Mutia Nurdiana; Irhamni Rahman

Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Verbal abuse is a form of non-physical violence that is often unrecognized but has a serious impact on adolescents' psychological and social development. This study aims to identify the forms of verbal abuse experienced by adolescents and the dynamics of social behavior that emerge as a result in the Kebagusan area, South Jakarta. The research employs a qualitative approach with a phenomenological method, using data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation involving ten adolescents who were victims of verbal abuse. The findings indicate that verbal abuse originates from parents and peers, leading to two main behavioral responses: under social behavior, which includes social withdrawal and anxiety; and over social behavior, which manifests as rebellion and aggressiveness. This study emphasizes the importance of awareness regarding the impact of verbal abuse and the need for social and educational interventions to support adolescents’ recovery and the strengthening of their social capacity.

, Prajna Parama Satya

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi ajaran Buddha dalam pengembangan budi pekerti di kalangan siswa beragama Buddha di sekolah-sekolah menengah di Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran melalui survei (n=135) dan wawancara (n=12), penelitian ini meneliti bagaimana prinsip-prinsip Buddha diintegrasikan ke dalam pendidikan formal untuk mengembangkan nilai-nilai etika dan karakter moral pada siswa Buddha. Temuan menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan program pendidikan karakter berbasis ajaran Buddha secara terstruktur menunjukkan peningkatan signifikan dalam perilaku etis siswa, perhatian penuh (mindfulness), dan tanggung jawab sosial dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Strategi yang paling efektif meliputi praktik meditasi harian, integrasi etika Buddha ke dalam kurikulum reguler, proyek pembelajaran layanan, dan resolusi konflik secara mindful. Penelitian ini mendemonstrasikan bagaimana ajaran Buddha dapat diadaptasi secara efektif untuk lingkungan pendidikan kontemporer sambil mengatasi tantangan remaja modern. Studi ini memberikan kerangka kerja untuk mengembangkan program pendidikan karakter yang berakar pada kebijaksanaan Buddha yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.