Publication Search

56,082 articles from 441 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-60 of 144

Analytics

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Indah Tri Susanti; Nanda Berlian Dwi Maulita; Shafa Aura Anindya

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode tematik dalam pembelajaran bahasa berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tematik mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bahasa melalui integrasi berbagai keterampilan bahasa, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengar, dalam konteks tema tertentu. Guru memandang metode ini sebagai strategi efektif untuk memotivasi siswa, meskipun terdapat tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaannya, terutama terkait waktu dan sumber daya. Perspektif siswa mengungkapkan bahwa metode ini mempermudah mereka memahami materi dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi metode tematik, termasuk kesiapan guru, kurikulum, dan dukungan fasilitas. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pedagogi bahasa dan menyarankan peningkatan pelatihan bagi guru dalam penerapan metode tematik.

Irfan Nurdiansyah; Reni Utami

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Di era digital, kemampuan teknologi informasi, khususnya web development, menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Web development memainkan peran penting dalam pengembangan aplikasi dan layanan yang digunakan sehari-hari. Namun, banyak mahasiswa belum memiliki kemampuan memadai di bidang ini, salah satunya akibat kurangnya akses terhadap pendidikan yang mendalam dan terstruktur. Kurikulum di perguruan tinggi sering hanya fokus pada konsep dasar tanpa menekankan praktik dan teknologi terbaru. Pelatihan web development dirancang untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan secara komprehensif melalui pendekatan terstruktur, interaktif, dan berbasis proyek. Metode ini mencakup persiapan materi, pelaksanaan kegiatan, penggunaan alat bantu, dan evaluasi hasil belajar. Materi yang diajarkan meliputi HTML, CSS, JavaScript, dan framework modern, dengan tujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam membangun situs web yang interaktif dan responsif. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan teknis mahasiswa Universitas Dian Nusantara, dorongan untuk berinovasi, serta kesiapan mereka bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan industri saat ini sekaligus menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja.

M. Zulfan Nur; Dhea Amanda; Elisa Simatupang; Rotua Simanjuntak; Ulfa Dwi Anti +2 more

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya pembinaan dan ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pelaksanaan program ini sering kali menghadapi kendala, baik internal maupun eksternal. Kendala eksternal yaitu dimana orang tua anak-anak yang acuh tak acuh terhadap kegiatan program yang dilaksanakan di TK tersebut. Program aku suka membaca untuk meningkatkan kemampuan membaca. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan metode kualitatif Program "Aku Senang Membaca Buku" di TK Pembina 1 Medan menunjukkan potensi yang baik dalam meningkatkan kemampuan literasi anak. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan langkah-langkah konkret seperti peningkatan anggaran, penyediaan sumber daya yang memadai, serta pelatihan bagi guru.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program ini memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak usia dini. Peningkatan minat baca dan kemampuan literasi anak yang terobservasi setelah pelaksanaan program menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat didorong untuk mengembangkan kebiasaan membaca yang baik.

Aviariska Primaning Happy

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Kemajuan Teknologi Informasi dan tidak seiring dengan pembaharuan hukum di masyarakat dapat menimbulkan ketidakpastian hukum. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana peran Notaris dalam pelaksanaan e-RUPS menurut hukum positif di Indonesia, bagaimana pelaksanaan e-RUPS dan kepastian hukum dari akta e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis peran notaris dalam pelaksanaan e-RUPS menurut hukum positif di Indonesia, pelaksanaan e-RUPS dan kepastian hukum dari akta e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019. Pendekatan penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data diperoleh dengan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dengan analisis kualitatif-yuridis. Hasil penelitian adalah (1) Peran Notaris dalam Pelaksanaan e-RUPS menurut hukum positif di Indonesia adalah Notaris merupakan salah satu dari profesi penunjang pasar modal yang membantu pelaksanaan RUPS. Peran Notaris dalam e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019 adalah pembuatan Akta Otentik dari Pernyataan Keputusan Rapat PT. Indonesia Farma Tbk, (2) Pelaksanaan e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019 menggunakan aplikasi eASY.KSEI yang dimiliki oleh PT KSEI sebagai Penyedia e-RUPS. eASY.KSEI. Tata cara atau mekanisme e-RUPS mengacu pada Peraturan KSEI Nomor XI-A tentang Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang Disertai dengan Pemberian Kuasa melalui Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI), Angka 1 poin 1.5. dan hal ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu Undang-Undang Perseroan Terbatas dan POJK 16, dan (3) Akta Keputusan dari e-RUPS PT. Indofarma Tbk Tahun Buku 2019 tidak otentik, sehingga tidak memberikan kepastian hukum bagi pihak-pihak terkait.

Rafino Naufal Hermansyah; Agus Nurudin

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa seringkali kreditor melakukan lelang eksekusi tanpa melalui prosedur yang telah ditetapkan, sehingga menimbulkan sengketa. Rumusan masalah adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana perlindungan hukum bagi pemenang lelang dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan sesuai prosedur? 2) Apa yang menjadi pertimbangan hukum majelis hakim pada Putusan Pengadilan Negeri Bukittinggi Perkara Nomor 13/Pdt.Plw/2016/PN.Bkt? 3) Upaya hukum apa yang dapat dilakukan oleh pemenang lelang dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan yang telah dibatalkan? Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif (normative legal research). Analisis data yang digunakan adalah pendekatan kualitatif terhadap data sekunder sebagai data utama dan data primer sebagai data pendukung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan hukum bagi pemenang lelang dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan sesuai prosedur mengacu pada ketentuan Pasal 6 dan Pasal 20 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda-Benda yang Berkaitan dengan Tanah. Pertimbangan hukum majelis hakim pada putusan Pengadilan Negeri Bukittinggi Perkara Nomor 13/Pdt.Plw/2016/PN.Bkt terhadap Petitum ke-5 (lima) dari gugatan Para Pelawan, Pengumuman Kedua Eksekusi Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan tertanggal  14 April 2016 hanya diumumkan dalam 1  (satu) surat kabar bertentangan dengan Pasal 20 ayat (3) Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pemenang lelang dalam pelaksanaan eksekusi hak tanggungan, yaitu upaya hukum yang bersifat non litigasi (persuasif) dan upaya hukum yang bersifat litigasi (represif).

Hawa Putri M. Harahap; Suyit Retno; Rahma Amelia Putri Nasution; Erani Aprilia; Wynda Hutapea +3 more

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran kreatif dan inovatif pada siswa kelas V SD Negeri 068877 Medan Perjuangan. Fokus penelitian meliputi metode pembelajaran, media yang digunakan, dan dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan penelitian dokumen. Penelitian menunjukkan bahwa menerapkan pembelajaran kreatif melalui penggunaan alat bantu visual, strategi berbasis proyek, dan pembelajaran kolaboratif secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa. Selain itu, inovasi pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi pembelajaran interaktif dan media berbasis video berhasil meningkatkan minat belajar siswa. Namun penelitian ini juga mengungkapkan beberapa tantangan, antara lain: B. Terbatasnya akses terhadap sumber daya teknologi dan perlunya pelatihan guru untuk menunjang kreativitas pembelajaran. Studi ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan guru yang mengintegrasikan teknologi, peningkatan kesempatan pembelajaran berbasis digital, dan evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Temuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia, khususnya dalam konteks pembelajaran abad ke-21.

Jingga Pramesti Pujianingsih; Raditya Bagus Jati Wibowo; Rizqan Rusnamba Prandika; Endrise Septina Rawanoko

Upacara bendera di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan upacara bendera secara rutin dapat membantu peserta didik memahami dan tanah air dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung dalam menaati aturan, seperti berpakaian rapi dan berperilaku disiplin, yang merupakan bagian dari pembentukan karakter yang bertanggung jawab dan disiplin. Namun, tantangan yang dihadapi adalah penurunan semangat nasionalisme dikalangan generasi muda, termasuk siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, keluarga, dan pihak sekolah sangat diperlukan untuk mengembangkan program yang dapat menguatkan jiwa nasionalisme secara berkelanjutan. Guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai ini melalui pendekatan pembelajaran yang relevan, baik di dalam maupun di luar kelas. Saran untuk kepala sekolah dan pengajar adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penanaman sikap nasionalisme, serta memberikan motivasi kepada siswa mengenai pentingnya pelaksanaan upacara bendera. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat menunjukkan sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan karakter yang bermoral. 

Dado Shobari Wicaksono; Armeyn Arbianto; Isai Mangele; Uni W.Sagena; Jauchar B

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2024 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana kebijakan lingkungan hidup yang diterapkan oleh pemerintah Kalimantan Timur sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam UU Nomor 32 Tahun 2009. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dengan metode tinjauan literatur (library research). Hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa untuk mewujudkan tujuan pengelolaan lingkungan melalui pencegahan dan penanggulangan pencemaran, maka diperlukan suatu strategi pendekatan yang tepat dalam pengelolaan lingkungan dengan memanfaatkan secara optimal keberadaan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup. Sebagai pendukung terlaksananya aturan tersebut adalah harus dilibatkan aparatur pemerintah yang memahami secara benar pelaksanaan dan penegakan hukum lingkungan sebagai hukum fungsional. Keberaadan hukum lingkungan memiliki peran penting dalam rangka menanggulangi berbagai kerusakan lingkungan yang terjadi selama ini. Tidak cukup dengan aturan hukum, pengelolaan lingkungan hidup melalui kebijakan juga bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam rangka memberikan perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

Bristian Firdaus; Achmad Muftizar; Aris Munandar

Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendeskripsikan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Perwako No. 42 Tahun 2016 Bagian 3 Pasal 5 Tentang Tugas Dinas PUPR (Studi Kasus Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih). Penelitian Ini Dilakukan Selama Tiga Bulan Dengan Menggunakan Pendekatan Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan Data Dilakukan Melalui Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data Dilakukan Dengan Cara Penyajian Data, Reduksi Data, Dan Penarikan Simpulan. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Salah Satu Permasalahan Yang Dihadapi Pegawai PUPR Adalah Pada Kondisi Tertentu Tidak Selalu Dapat Mengikuti Aturan Atau Tugas Pokok Dan Fungsi Yang Ada, Terkadang Pegawai Harus Lebih Fleksibel Dalam Menyesuaikan Diri Dengan Kondisi Di Lapangan Dan Terkadang Tidak Mengikuti Tugas Pokok Dan Fungsi Yang Telah Dibuat. Perwako No. 42 Tahun 2016 Bagian 3 Pasal 5 Tentang Tugas Dinas PUPR Yang Kemudian Diubah Menjadi Peraturan Wali Kota (PERWALI) Kota Prabumulih No. 10 Tahun 2017 Merupakan Suatu Kebijakan Yang Baik, Hanya Saja Bagaimana Dalam Pelaksanaanya Sangat Tergantung Pada Pegawai PUPR, Karena Kebijakan Tersebut Hanyalah Sebuah Aturan Yang Dibuat Berdasarkan Kesepakatan Bersama Untuk Dipatuhi. Lingkungan Kerja Pada Kantor PUPR Sudah Cukup Baik, Hal Ini Dapat Dilihat Dari Sikap Kerja Para Pegawai Yang Ada Di Kantor Tersebut, Kemudian Didukung Dengan Sarana Dan Prasarana Yang Memadai, Hal Ini Mengindikasikan Secara Empiris, Lingkungan Kerja Kantor PUPR Sangat Mendukung Untuk Membentuk Dan Meningkatkan Kinerja Pegawai. Ruang Kerja Pegawai Cukup Luas, Bersih Dan Dilengkapi Dengan Fasilitas Lainnya, Dengan Adanya Dukungan Tersebut, Sudah Pasti Akan Memberikan Kenyamanan Bagi Pegawai Dalam Menyelesaikan Segala Pekerjaan Dan Tugas Kantor. Kemudian Didukung Dengan Kemampuan Pegawai Dalam Bekerja Sama Dalam Tim, Pegawai Mampu Memahami Karakter Masing-Masing Dengan Setiap Kekurangan Dan Kelebihannya Sehingga Pegawai Mampu Bekerja Sama Dalam Menyelesaikan Suatu Pekerjaan Yang Menjadi Tujuan Atau Sasaran Organisasi. Situasi Di Lapangan Yang Terkadang Berbeda Dengan Apa Yang Direncanakan Dan Ditargetkan Sejak Awal Membuat Pelaksanaan Tugas Pokok Dan Fungsi Pegawai PUPR Tidak Dapat Terlaksana Dengan Baik.

Djoko Listyano; Ignasius Hendrasmo; Mega Nugraha

Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Evaluasi Pemanfaatan Jampersal di Kota Prabumulih Tahun 2020. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara penyajian data, reduksi data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fokus utama program ini adalah memberikan pelayanan ekstra dan jaminan khusus bagi ibu dan bayi sejak hamil sampai setelah melahirkan, adalah untuk menyelamatkan nyawa manusia, menghindari kematian ibu dan anak serta membantu kesehatan dalam artian memastikan dalam kondisi baik dan aman. Pemanfaatan Jampersal kurang diminati oleh masyarakat, hal ini dikarenakan adanya pola pikir dari masyarakat bahwa program pemerintah tidak memberikan pelayanan yang bermutu seperti yang diluar program pemerintah atau secara umum baik di rumah sakit maupun di tempat praktik bidan atau rumah bersalin. Program Jampersal merupakan salah satu terobosan dan solusi dari pemerintah bagi masyarakat kurang mampu, meskipun kondisi pelayanannya belum sesuai dengan yang diharapkan, artinya program dari pemerintah tanpa biaya ini jangan sampai kualitasnya jelek dan tidak layak, karena tentu saja hal tersebut bertentangan dengan keadilan sosial. Kendala dalam pelaksanaan kebijakan program Jampersal terletak pada sarana dan prasarana sekolah yang masih belum dapat dipenuhi oleh Pemerintah melalui Dinas Kesehatan dalam rangka memberikan pelayanan bagi ibu hamil. Faktor pendukung. Kualitas dan adanya sumpah profesi dan kemanusiaan membuat tenaga medis memberikan pelayanan yang prima dan ekstra kepada masyarakat, khususnya kepada ibu yang akan melahirkan. Sedangkan faktor penghambat. Belum semua sarana yang dimiliki oleh Puskesmas di Kota Prabumulih memenuhi syarat dan kriteria yang cukup untuk mendorong terlaksananya program Jampersal, sehingga kedepannya harus banyak dilakukan pembenahan.

Edy Junaidi

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas dan dampak program deliniasi terhadap kepastian hukum, perlindungan hak atas tanah, serta kendala yang dihadapi dalam implementasi program tersebut di wilayah IKN, Kutai Kartanegara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris yang berbasis pada teori hukum. Penelitian ini memfokuskan pada tiga rumusan masalah utama. Pertama, apakah program deliniasi mampu memberikan kepastian hukum yang memadai terhadap kepemilikan hak atas tanah di wilayah tersebut. Kedua, bagaimana perlindungan hukum terhadap kepemilikan hak atas tanah dijalankan melalui program deliniasi. Ketiga, kendala apa yang muncul dalam pelaksanaan kepemilikan hak atas tanah melalui program deliniasi, serta upaya apa yang dilakukan untuk mengatasinya. Data empiris diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil wawancara yang diperoleh diolah dengan cara diskriptif-kualitatif yaitu pendekatan perundang-undangan dipadukan dengan data yang diambil dari data hasil wawancara atau penelitian. Proses pengolahan dan penyajian dalam bentuk narasi. pengumpulan data-data dalam bentuk laporan, dan didiskripsikan secara keseluruhan sesuai dengan data-data penulis dapatkan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa program deliniasi memiliki potensi untuk memberikan kepastian hukum yang signifikan terhadap kepemilikan hak atas tanah di Wilayah IKN, Kutai Kartanegara. Program deliniasi juga dapat digunakan sebagai referensi dalam menyusun membuat sebuah regulasi dan penegagakan hukum untuk memberikan perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah di wilayah IKN. Hasil kegiatan deliniasi dapat dijadikan sebagai referensi dalam membuat regulasi yang dapat pergunakan dalam menyelesaikan berbagai kendala administratif, teknis, dan sosial yang dapat menghambat pelaksanaan program.

Maria Ulfa; Erlan Suwarlan; Kiki Endah

Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Kurangnya perencanaan peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat di Desa Kertabumi, Ciamis melalui pelaksanaan Program Desa Keluarga Berkualitas (KKB), menjadi pendorong penelitian ini. Tujuan penelitian ini yaitu memastikan seberapa jauh strategi ini telah digunakan dan  efektivitasnya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, digunakan pada penelitian ini pada7 informan dengan metode pengumpulan data berupa wawancara terstruktur, dokumentasi, dan observasi partisipan pasif. Sementara untuk analisis datanya digunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan Program KKB. Faktor pendukung meliputi koordinasi antara pemerintah desa dan pengurus KKB yang efektif dalam meningkatkan pelayanan program. Faktor penghambat meliputi kekurangan dalam komunikasi, sumber daya, dan kerjasama antara pengurus dan masyarakat KKB. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sumber daya finansial untuk memperlancar kerjasama antara pengurus KKB dan masyarakat. Dalam analisis pembahasan, strategi oleh pengurus KKB menekankan pada empat fokus utama: pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, serta evaluasi dan pengendalian.

Rahmat Hidayat; Iratna Dewi; Winarti Winarti; Rahma Tika

Penelitian ini merupakan penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Guru Pendamping mempunyai peranan penting dan setara dengan guru kelas atau guru inti. Guru pendamping tersebut juga memiliki kompetensi pedagogik, sebagaimana yang tertuang pada Peraturan Mendikbud bernomor 137 Tahun 2014. Namun pada kenyataanya peran guru Pendamping dinilai masih belum efektif dalam membantu memberikan layanan dan meningkatkan mutu pembelajaran peserta didik. Kajian ini bertujuan guna mengungkapkan tentang guru Pendamping dalam memberikan layanan meningkatkan kualitas  pembelajaran pada anak. Subjek pada kajian ini melibatkan 5 orang guru pendamping. Pendekatan kualitatif berjenis studi kasus digunakan pada kajian ini. Teknik pengumpulan datanya melalui interviu, pengamatan, serta dokumentasi. Adapun analisis data dalam penelitian ini yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil kajian dapat ditarik kesimpulan bahwasanya peran guru pendamping sangat efektif terhadap kualitas pembelajaran dengan terpenuhinya beberapa indikator perencanaan, pelaksanaan, serta evalusi pembelajaran dimana guru pendamping dalam hal menguasai kelas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan meningkatkan hasil belajar sudah berada dalam kategori baik.

Zabadi, Fairus

Jurnal Teknik Sipil 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Dewasa ini proyek kontruksi sering mengalami berbagai permasalahan yang membuat proyek itu sendiri rugi. Hal ini ditandai dengan melemahnya perekonomian kita dan turunnya nilai rupiah. Yang menjadi penyebab salah satunya adalah kontrak yang kita peroleh segera diselesaikan dengan harga di awal dan spesifikasi yang tertera. Pada proses pelaksanaan ternyata sering terjadi perubahan harga yang memuncak di atas harga normal pada waktu tender dilakukan. Meskipun pihak kontraktor harus memperhatikan harga secara cermat, tidak dapat dipungkiri harga saat penawaran akan melambung tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai proses yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang kita dapatkan dari responden melalui penyebaran kuisioner, sehingga diperoleh data primer dan data sekunder. Terdapat pengaruh variabel Biaya (X1) terhadap Pelaksanaan Proyek (Y) dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 dan nilai  6,808 > 2,060. Tidak terdapat pengaruh variabel Mutu (X2) terhadap Pelaksanaan Proyek (Y) dengan nilai sig. 0,486 > 0,05 dan nilai  0,707 < 2,060. Tidak terdapat pengaruh signifikan variabel Jadwal (X3) terhadap Pelaksanaan Proyek (Y). Pembuktiannya dengan nilai sig. untuk pengaruh Jadwal terhadap Pelaksanaan Proyek secara parsial sebesar 0,245 > 0,05 dan nilai  -1,191 < 2,060. Variabel yang paling dominan   mempengaruhi Pelaksanaan Proyek adalah Biaya (X1) dengan nilai 6,808. Terdapat pengaruh secara bersama-sama dari semua variabel terhadap Pelaksanaan Proyek. dengan nilai F sebesar 32,457 > 2,98 pada sig. 0,000 < 0,05, hasil R square 0,796. Nilai R dapat diartikan 79,6% produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh biaya, mutu, dan jadwal.

Ike Puspita; Fika Nuraini Rusmitaningsih; Yusi Riksa Yustiana; Deddy Rahmat Saputra

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar Tematik Mengunakan  Model Kooperatif  Tipe NHT Di Kelas VI SDN174/II Apung Ilir Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Penelitian ini berawal dari rendahnya minat, proses, dan  hasil belajar Tematik pada saat proses pembelajaran, sesuai dengan Indikator minat rendahnya minat belajar peserta didik dilihat dari tidak aktifnya peserta didik saat belajar di SDN 174/II Apung Ilir. Penelitian ini merupakan penelitian tidakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sederhana. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SDN 174/II Apung ilir. Dalam pelaksaana penelitian ini mengunakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi pada masing-masing siklus. Pengumpulan data mengunkan angket, lembar observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengunaan model Kooperatif Tipe NHT dapat meningkat minat, proses dan hasil belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan minat belajar peserta didik pada siklus I pertemuan 1 (34,58%) dan pertemuan 2 (53,8%), pada siklus II petemuan 1 (77,08%) dan pertemuan 2 (93,33%). Proses belajar peserta didik pada siklus I pertemuan 1 (40,26%) dan pertemuan 2 (55,89%) pada siklus II pertemuan 1 (64,51%) dan pertemuan 2 (89,23%). dan hasil belajar peserta didik siklus I pertemuan 1 (33,33%) dan pertemuan 2 (50%), pada siklus II pertemuan 1 (66,66%) dan pertemuan 2 (83,33%).

PUTRA, FERDIANSYAH; Satria Pradana; Eza Dafa Pratama; Jessica Oktaviani Janny

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2024 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pelaksanaan proyek konstruksi ini pada Proyek Pembangunan Gedung Resto Cafe 5 Lantai akan membutuhkan pendekatan inovatif untuk menyelesaikan masalah konstruksi yang tidak sesuai. Oleh karena itu, penerapan mode konstruksi dapat membantu menyelesaikan konstruksi. Pondasi merupakan bagian bawah bangunan bangunan yang menahan dengan gaya-gaya beban atas. Pemilihan metode konstruksi pondasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keakuratan konstrusksi. Tanah juga memiliki perbedaan kondisi dengan rencana seperti, kelembaban tanah akibat hujan, tiang yang menimbulkan kebisingan, pencemaran udara, dan faktor lainnya. Pondasi harus diperhatikan untuk menjamin kestabilan terhadap gaya luar seperti berat bangunan sendiri, beban isi bangunan, tekanan angina, dan gempa bumi. Pondasi terdiri dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam. Dalam proyek ini berdasarkan data yang diperoleh hasil sondir untuk struktur angunan 44 meter. Dan proyek ini menggunakan tiang pancang karena relatif, pengirimian yang signifikan. Dan pada proyek ini menggukan metode konstruksi tiang pancang yaitu metode jack-in-pile yang dapat mengurangi polusi suara lingkungan.

Wahira Wahira; Hasan Hasan; Abd Hamid

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi guru sekolah dasar dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan ppelaksanaan pendekatan Teaching At The Right Level . Tujuan kegiatan pelatihan  ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi guru sekolah sehingga dapat membantu sekolah dalam meningkatkan kemampuan  guru pada pelaksanaan pendekatan teaching at the right level. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Peserta pelatihan adalah guru sekolah dasaryang berjumlah 20 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan dilakukan guru kurang baik memahami materi pelaksanaan pendekatan teaching at the right level, dan setela dilakukan pelatihan peserta sudah memahami dengan kategori baik, sehingga diharapkan guru bisa melaksanakan pendekatan tersebut di sekolah masing-masing, Setelah pelatihan guru sekolah dasar dapat mengerti dan memahami materi yang diberikan pada kegiatan ini, karena materi ini di lengkapi dengan latihan memahaman pelaksanaan teaching at the right level (TARL) sehingga kendala guru dalam pelaksanaan pelaksanaan pendekatan TARL di sekolah bisa diselesaikan dengan baik.

Farah Ananda Lubis; Muhammad Irwan Padli Nasution

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Rumah sakit sangat membutuhkan sistem informasi manajemen (SIM) untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tantangan di bidang kesehatan begitu kompleks sehingga pelayanan kesehatan menjadi isu penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan sistem informasi manajemen untuk meningkatkan efisiensi pelayanan medis di rumah sakit. Tujuan dari SIM Rumah Sakit Terpadu (SIMRS) adalah untuk mengintegrasikan fungsi-fungsi utama rumah sakit ke dalam suatu sistem terintegrasi yang disimpan dalam database pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memetakan data untuk pelaksanaan SIMRS. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem perangkat lunak SIMRS yang disesuaikan, pemahaman tentang infrastruktur dan kemampuan TI, serta pemetaan yang tepat adalah kunci implementasi SIMRS. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi rumah sakit dan peneliti, khususnya yang berkepentingan untuk meningkatkan penerapan SIMRS pada pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kabupaten dan provinsi.

Arnetta Riska Ratnasari; Johan Erwin Isharyanto

Notary Law Research 2023 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Adanya putusan pengadilan dari tingkat Pertama (Nomor 159/Pdt.G/Pn.Smr), Banding (Nomor 169/PDT/2018/PT.SMR), dan Kasasi (Nomor 1293 K/Pdt/2020) hingga saat ini belum ada eksekusi dari putusan tersebut yang harus dipenuhi oleh Para Tergugat. Pembangunan Stadion Palaran bertujuan untuk kepentingan umum namun hak normatif transmigran juga harus dipenuhi sesuai aturan hukum dengan mengingat tenggang waktu dan nilai kemanfaatan, keadilan, serta kepastian hukum. Perlu penyelesaian dari masalah tersebut yang berjudul: Penyelesaian Sengketa Pengadaan Tanah Untuk Transmigrasi (Studi Pada Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020). Permasalahan yaitu 1. Bagaimana proses pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020?. 2. Bagaimana dasar pertimbangan hakim terhadap sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020?. 3. Bagaimana pelaksanaan atau eksekusi penyelesaian sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi setelah Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020?. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian yang digunakan deskriptif analitis, pengumpulan data dengan melakukan penelitian kepustakaan dan studi dokumen, analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan tipe penelitian hukum normatif. Hasil Dari penelitian ini adalah  proses pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020 dimulai dari permohonan persetujuan atau izin hingga terbit Sertipikat Hak Milik transmigran. Dasar pertimbangan hakim terhadap sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi dalam Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020 yakni belum terpenuhinya hak Para Penggugat (Dwi Nurani dkk) yang masih menjadi tanggung jawab Para Tergugat sesuai dengan fakta yang ada. Pelaksanaan atau eksekusi penyelesaian sengketa pengadaan tanah untuk transmigrasi setelah Putusan MA Nomor 1293K/Pdt/2020 hingga saat ini belum dilaksanakan terkendala tidak adanya lahan dan belum tersedianya uang ganti kerugian.