Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 441-453 of 453

Analytics

Halili Halili

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2020 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Zakat is the third pillar of Islam that must be performed by Muslims worldwide. It is an obligation that all Muslims fulfill by giving basic foods and other wealth. In return, some of the underprivileged and deserving groups enjoy donations from fellow Muslims. Zakat is not receiving certain assets prescribed by religion. Rather, Zakat is donated in the form of benefits that may be categorized as things that are quite needed. Such as the donation of clean water after reviewing the amount of water that is not suitable for consumption and use. Another example is the benefit of sanitation that has efforts to reduce the symptoms of infectious and dangerous diseases. The formulation of the problem in this study is how the form of sanitation zakat and how the view of Islamic law on sanitation zakat. The data analysis method used in this research is descriptive qualitative method. In this study there are two things that will be analyzed, namely sanitation zakat and sanitation zakat in the view of Islam. Observation or observation is a data collection activity used to collect data in research through the five senses or can be interpreted as observation in systematic recording of symptoms that appear on the object of research. Sanitation in principle is a deliberate behavior in the culture of clean living with the intention of preventing humans from direct contact with dirt and other hazardous waste materials, with the hope that this effort will maintain and improve human health. Waste materials can cause health problems. These include human or animal feces, solid waste materials, domestic waste water (laundry, urine, bathing or laundry waste materials), industrial waste materials and agricultural waste materials.

Ayu Luckyta Putri; Anne Lasminingrat

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study aims to examine how profitability for food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2015 and 2017 is affected by liquidity.A case study methodology is used in this research's quantitative method, which involves gathering data through library studies and documentation. In this study, the time series analysis and the population cross section were combined using the data panel method (Eviews 8.0). The population in this study consisted of 10 out of the 18 food and beverage companies that were listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The samples were chosen using the purposive sampling method.The outcomes of the data analysis served as the foundation for the study's findings. It was possible to get the conclusion that the CR variable significantly influenced the ROA variables. The chi square Cross Section probabilities exceeded the levels of significance.The results of the current ratio have an impact on the return on assets, which is likely to be above a substantial level.Future study should incorporate the ideas offered, as well as methodologies that can be used to measure more variables. Adding samples can further lengthen the research period.

Rahmad Purwanto W

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan desa wisata berbasis   unggulan desa dan   talenta sosial budaya   telah ditetapkan menjadi   kebijakan strategis dalam   percepatan pembangunan desa dan mengatasi permasalahan pembangunan desa dan kawasan perdesaan. Empat desa di Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara mempunyai ungulan yang tidak terdapat di kawasan lain. Unggulan desa-desa tersebut adalah alam kepulauan, potensi wisata alam dan wisata bahari serta kekayaan laut Karimunjawa. Dari sisi tradisi dan potensi sosial budaya adalah beragam suku bangsa yang memiliki keunggulan budaya baik yang bersifat benda (bangunan rumah, lingkungan tempat tinggal) dan tak benda (mata pencaharian, tradisi, pencak silat, rebana, dongeng, tata karma, perilaku dan upacara tradisi masing-masing suku sangat kaya menjadi potensi wisayta budaya. Membangun kelembagaan BUMDEs, Pokdarwis dan sarana-prasarana pendukung bagi pengembangan lingkungan desa wisata. Hambatan dan tantangan pengembangan desa wisata diselesaikan dengan pengembangan kelembagaan menjadi komitmen dari perangkat daerah Kabupaten Jepara dapat bekerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat dan dunia usaha.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Smart City bukan hanya tren untuk kota-kota besar, tetapi kebutuhan akan layanan publik yang cepat, murah, aman, dan dapat dipercaya. Tujuannya adalah untuk menganalisis pemerintahan pintar berbasis teknologi informasi sebagai implikasi dari smart city Kota Surakarta. Penelitian ini menggambarkan  bagaimana pemerintah daerah dapat mengimplementasikan empat komponen dalam smart city yaitu: (1) government of a smart city, (2) smart decision-making, (3) smart administration and (4) smart urban collaboration. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemerintah daerah telah menyediakan instrumen untuk keberhasilan infrastruktur kota pintar, sumber daya manusia, dan peraturan, tetapi dalam hal sumber daya manusia dan fasilitas infrastruktur belum optimal seperti yang diharapkan; (2) Respons publik terhadap pemerintahan cerdas tidak optimal, tetapi kelas menengah memiliki kemampuan untuk menggunakan dan berpartisipasi dalam pemerintahan cerdas; (3) Ada 16 Perangkat Daerah yang telah menyediakan layanan publik berbasis TI dengan berbagai bentuk layanan; (4) Permintaan akan layanan berbasis TI telah meningkat tajam dari sebelumnya sebagaimana dibuktikan oleh nilai SKM yang cukup baik dan (5) mayoritas aksesibilitas publik ke layanan publik rendah karena kerentanan ekonomi, sosial, usia dan keterjangkauan harga.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lembaga Pendidikan sebagai sarana yang mampu mengasah dan mengarahkan potensi anak sebagai bekal kehidupan di masyarakat kelak. Persepsi yang terbangun selama ini adalah bahwa tanggungjawab proses pendidikan masih dibebankan pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan masyarakat dalam perwujudan dan penyelenggaraan pendidikan seringkali diabaikan. Padahal, dalam hal penyelenggaraan pendidikan, masyarakat memiliki hak dan tanggungjawab untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat ( Community based education) berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat Fokus penelitian ini adalah mengkaji Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengacu pada fenomenologis. Penentuan subyek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu antara lain partisipasi bentuk sukarela, pengambilan keputusan, pemikiran dan pembiayaan

Y. Setyohadi Pratomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan ketenagakerjaan di Kota Surakarta tingginya angka pengangguran. Upaya yang harus dilakukan untuk menurunkan pengangguran salah satunya adalah peningkatan daya saing agar penduduk angkatan kerja di Kota Surakarta memiliki kesempatan kerja. Tujuan penelitian adalah menggambarkan kondisi ketenaga kerjaan di Kota Surakarta, menggambarkan permasalahan ketenaga kerjaan dan merumuskan   strategi, arah kebijakan peningkatan daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Tipe penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah Daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta kurang karena banyak tenaga kerja yang tidak memiliki sertifikasi. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) masi belum terwujud sehingga terjadi penumpukan lulusan SMK yang tidak terserap. Semangat juang Tenaga kerja di Kota Surakarta kurang tinggi untuk memenuhi lowongan pekerjaan di berbagai tempat di Indonesia bahkan di Luar Negeri. Rekomendasi penelitian ini adalah Meningkatkan ketrampilan pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan memberikan   atau mengupayakan sertifikasi keahlian pada tenaga kerja. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) harus ditingkatkan agar lulusan sekolah kejuruan segera dapat terserap oleh pasar tenaga kerja.

Harsoyo Harsoyo; Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perpustakaan bukan hanya sebuah institusi penyedia layanan untuk membaca, namun sebuah proses belajar bagi masyarakat untuk membangun peradapan sebuah bangsa. Perpustakaan merupakan elemen penting bukan hanya dalam dunia pendidikan namun secara luas menjadi jantung bagi pengembangan karakter dan kecerdasan bangsa. Kehadiran perpustakaan masih belum mampu mendorong minat membaca masyarakat. Anggapan bahwa perpustakaan hanya tempat menyediakan buku, bukan tempat belajar, menjadikan perpustakaan kurang diminati. Kebijakan penyelenggaraan  perpustakaan sudah ada, bahkan mewajibkan kepada seluruh pemerintah daerah menyediakan layanan tersebut. Implementasi atas penyelenggaraan perpustakaan inilah yang harus terus diperjuangkan agar makin mendekati tujuan yaitu peningkatan kecerdasan masayrakat. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan bagaimana imlementasi kebijakan penyelengagraan perpustakaan di Kabupaten Rembang. Tujuannya untuk mengekplorasi sejauhmana perpustakaan mampu mendorong masyarakat untuk gemar membaca.

Muriyati Rokani; Dewi Modjo; Fadli Husain; Frangky S. Djafar

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Setiap orang yang sakit pasti sangat membutuhkan dukungan dari keluarga mereka agar bisa memotivasinya untuk sembuh, masih ada juga yang memiliki dukugan keluarga yang kurang tetapi dia memiliki kemampuan untuk melakukan perawatan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga, Pengetahuan, terhadap Perawatan Diri Penderita Kusta. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan Cross sectional menggunakan kuesioner. Sampel diambil menggunakan tekhnik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 27 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden serta wawancara yang menggunakan metode cek list dan analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak keluarga yang mendukung maka akan semakin baik pula penderita kusta melakukan perawatan diri, dan semakin tinggi pengetahuan seseorang akan semakin baik pula sesseorang melakukan perawatan diri dengan hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,05 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga, penegetahuan terhadap perawatan diri penderita kusta.

Arifandi Pelealu; Fitriya Pakaya; Sofyan Salama

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kecerdasan spiritual perawat sangat penting dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien, hal ini menjadi salah satu indicator kualitas pelayanan di sebuah Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross sectional. Dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Jumlah sampel sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual perawat berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 68,6% dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yaitu sebesar 68,6% dengan tingkat signifikan p=0,000 (p<0.05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan spiritual perawat dalam memberikan pelayanan asuhan spiritual pada pasien dan memenuhi kebutuhan spiritual pasien.

Iskandar Simbala; Fadly Syamsudin; Stevanny Polontalo; Tias R. Nahu

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia sangat rentang terkena penyakit hipertensi. Penatalaksanaan secara nonfarmakologis yang dapat menurunkan hipertensi adalah tanaman herbal salah satunya bawang putih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo. Desain penelitian quasi eksperimen dengan pre test-post test with control group. Populasi semua lansia di Griya Lansia Jannati sebanyak 23 lansia dan  di Panti Sosial Tresna Werdha Beringin Hutuo sebanyak 140 lansia. Sampel berjumlah 16 kelompok intervensi dan 16 kelompok kontrol dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi tekanan darah, tensimeter air raksa, stetoskop dan SOP seduhan bawang putih serta menggunakan uji statistik wilcoxon. Hasil penelitian kelompok perlakuan rata-rata tekanan darah pre-test 152.50/90 mmHg dan post-test 128.75/80 mmHg, sedangkan kelompok kontrol rata-rata tekanan darah pre-test 148.13/81.88 mmHg dan  post-test 147.50/80.63 mmHg dengan nilai p-value 0.000. Kesimpulan ada pengaruh pemberian seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran  lansia dapat menerapkan terapi ini dalam menurunkan tekanan darah dengan cara yang mudah dan lebih terjangkau.

Ade Yuni Andreani; Himatul Khoeroh

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Based on data from the Indonesian Ministry of Health, the number of MMR in 2020 reached 4,627 people. This number increased by 10.25% compared to 2019 of 4,197 people. The number of infant deaths in 2019 was 26,000 cases and increased by almost 40% to 44,000 cases in 2020. The Bumiayu Health Center, one of the auspices of the Brebes Regency in Central Java, contributed 2 cases of AKI and 5 cases of IMR in 2020. by conducting comprehensive midwifery care with a continuity of care approach which is carried out starting from the mother during pregnancy to family planning. Researchers implemented comprehensive midwifery care for pregnant women, childbirth, newborns, postpartum, and family planning using Varney and SOAP documentation. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection uses interviews, observations, physical examinations, supporting examinations, documentation studies, and literature studies, as well as medical record documentation studies, the main informant is Mrs. W with 2 additional informants namely 1 coordinating midwife and 1 patient's family and 1 triangulation informant namely the head section of the brebes district health office. Based on the results of pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning, there are problems in pregnancy, namely at 30+3 weeks of gestation with an Hb level of 10.4 g/dl in the category of mild anemia. There is no gap between theory and practice. From the results of the study, it can be concluded that comprehensive care for Mrs. W 25 years of gestation, psychological postpartum, physiological delivery, and physiological BBL. There is no gap between theory and practice.

Sri Wahyuni; Siti Astariyani Latjui

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Workload is the ability of the worker's body to accept the job. From the standpoint of ergonomics, every workload received must be appropriate and balanced against the physical and psychological ability. The good Response time for patients is <5 minutes. Handling of emergency is the whole act performed in emergency conditions that are effectively and efficiently. The purpose of this study was to determine the relationship workload response time nurses with nurses in emergency departments of RSUD Bitung General Hospital. This study was descriptive and cross sectional study. Samples were taken based on the number of respondents as many as 31 nurses by using total sampling. The data collection is done by filling out the observation sheet and questionnaire. Furthermore, the data that has been collected processed with the aid statistics analyzed by chi square test with significance level is ? = 0.05. After the results, the value of p = 0.008, this may imply that there is a relationship between the workload of nurses response time. CONCLUSIONS of this study found that there is a relationship between nurses workload response time. Suggestions for the research was taking place is setting a good system including facilities and infrastructure in order to nurse response time can be improved.

Arief Fahmi Lubis

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2020 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Handing over a case to a military court is the authority of the Case Handing Officer (Papera) not the authority of the Military Prosecutor as a general summons, which is a specialty of military justice that handing over a case to a military court is an order from the Case Handing Officer (Papera) to the Military Prosecutor all summoning the public to do so. Linking the case at the conference. The purpose of this research is to analyze the existence of the authority of the Case Handing Officer (Papera) which is only directed at criminal acts committed by TNI soldiers who are under the authority of their command which is an order to the Military Prosecutor. The entire military summons the public to summon the matter at the conference. Qualitative research uses a descriptive approach to collect data systematically, factually, and quickly according to the description at the time of the research. The results of this research indicate that the submission of criminal charges (requisitoir) made by the Military Prosecutor for all general summonses must be based on a conference because the conference facts are legal facts produced through the conference examination process by analyzing all the evidence submitted.