Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 4241-4260 of 4,793

Analytics

Sugiman Sugiman

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tujuan penulisan  ini adalah untuk mendeskripsikan “Pengaruh Kinerja Roomboy Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Bagian Housekeeping Hotel Harris Batam Center”. Teknik pengumpulan data ini menggunakan wawancara, angket dan observasi. Penulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh informasi terkait kualitas pelayanan Roomboy Hotel Harris Batam Center. Tujuan penulis adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja room boy bagian housekeeping terhadap kualitas pelayanan roomboy di Harris Hotel Batam center. Sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang yang diambil dari accidental sampling. Dengan menggunakan kuesioner sebagai alat ukur. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kualitas pelayanan roomboy seperti keterampilan kerja mendapatkan nilai 100%, disiplin kerja 94% dan tanggung jawab kerja mendapatkan nilai 95% di Hotel Harris Batam Center dapat dikatakan baik.

Ida Ayu Kade Rachmawati; Hestin Mutmainah; Rosita Rosita; Heri Susanto

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

        Munculnya berbagai layanan e-money membuat masyarakat mempertimbangkan berbagai hal dalam memilih suatu layanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan, persepsi kredibilitas dan persepsi resiko terhadap minat penggunaan e-money syariah di kalangan mahasiswa di Solo. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Solo dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik analisis data meliputi pengujian instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda,  koefisien determinasi dan uji t sebagai uji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kredibilitas berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan e-money di kalangan mahasiswa. Sebaliknya persepsi kemudahan dan persepsi resiko tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan e-money di kalangan mahasiswa.

Novita Ermawati

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap kinerja karyawan di Pesonna Pekalongan. Populasi adalah karyawan di Hotel Pesonna Pekalongan dengan jumlah sampel sebesar 60 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus. Analisis ini mencakup validitas dan reliabilitas, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan F, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Motivasi (X1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja karyawan, Disiplin Kerja (X2) mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan Uji F, Motivasi dan Disiplin Kerja berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan di Hotel Pesonna Pekalongan. Berdasarkan Uji Regresi linier Berganda, dari kedua nilai koefisien regresi variabel independen (Motivasi dan Disiplin Kerja) yang paling berpengaruh terhadap variabel dependen (kinerja karyawan) adalah variabel Disiplin Kerja yaitu sebesar 0,467.

Krisna Tri Argo

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Patra Semarang Hotel & Convention yang bertujuan untuk menganalisa dan menjelaskan pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, serta untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 55 responden. Teknik uji validitas dan uji reliabilitas, analisis regresi berganda, pengujian hipotesismelalui uji f, uji t, koefisien determinasi dan koefisien beta. Hasil penelitian menunjukan pada taraf teruji signifikan dan positif berpengaruh dengan persamaan regresi, Y = -0,005 X1 + 0,971 X2 serta terbukti bahwa variabel budaya organisasi berpengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi senilai 0,971. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dari dua variabel independen, budaya organisasi adalah variabel yang berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di Patra Semarang Hotel & Convention.

Jihan Delhi Romansya

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Hotel Louis Kienne Pandanaran Semarang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan tamu. Dalam penelitian ini dibatasi pada kualitas pelayanan terhadap peningkatan kepuasan tamu. Karena kualitas pelayanan yang lebih ditingkatkan maka tamu pun juga merasakan kepuasan dan kepuasan tamu pun juga lebih meningkat. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan analisis kualitas pelayanan sebagai upaya meningkatkan kepuasan tamu di hotel louis kienne pandanaran di kota semarang. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian bermetode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan memperoleh data dan fakta yang diperlukan, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan responden sebanyak 15 orang, dengan rincian 10 responden tamu, 1 responden human resource department, 1 waiter, 1 housekepper, 1 receptionist, 1 chef. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1. Dalam melakukan peranannya yaitu sebagai karyawan Hotel Louis Kienne Pandanaran Semarang mereka sudah cukup baik dalam mengerjakan pekerjaan sesuai dengan department mereka dan mereka sudah memberikan pelayanan yang prima dan kinerja yang baik dalam melayani tamu hotel, 2. Ada beberapa karyawan yang masih bingung terhadap job desk nya dan masih belum bekerja  secara maksimal untuk melayani tamu, 3. Kekompakan dan koordinasi karyawan dalam bekerja sama dalam bertugas mempunyai pengauh penting terhadap pelayanan dan kepuasan yang diberikan kepada tamu.

Andung Awang Heranto

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Kost Eksklusif D’Paragon Bukitsari Semarang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi preferensi tamu. Dalam penelitian ini dibatasi pada preferensi dominan yang dicari oleh para tamu. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan preferensi apa saja yang digunakan oleh para tamu dalam memutuskan kost eksklusif sebagai tempat tinggal sementara. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian bermetode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan memperoleh data dan fakta yang diperlukan, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan responden sebanyak 10 orang, dengan rincian 7 responden tamu, 1 responden manajer operasional, 1 housekepper, 1 frontdesk. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1. Dalam memilih kamar untuk disewa secara harian, tamu mempunyai 4 preferensi dominan yaitu harga, lokasi, fasilitas, dan lingkungan, 2.Dibandingkan dengan hotel bujet, kost eksklusif masih lebih ekonomis harganya dengan fasilitas yang hampir sama, 3. Selain 4 perferensi dominan diatas, kekompakan dan koordinasi karyawan dalam melayani tamu mempunyai pengaruh penting terhadap pelayanan kepuasan tamu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsumen milenial saat ini sangat selektif dalam membelanjakan uangnya terutama saat bepergian. Mereka mempunyai banyak alternative tempat menginap sesuai bujetnya, dan bisa mengalokasikan dana liburan atau bepergian ke hal lain yang bisa menambah nilai liburannya tersebut.

Ressy Wulandari Hartono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Pop! Hotel Pemuda Semarang.yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu  yang mana mengalami kondisi kuranng baik meliputi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan  serta empati yang mana dalam kondisi pelayanan yang diberikan oleh pelayanan oleh seorang karyawan masih kurang cukup baik dalam meyakinkan tamu dalam memutuskan untuk menginap di hotel tersebut. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 83 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan tamu. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan  namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa adanya peningkatan produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu. Maka  hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,616. Hal ini menunjukkan bahwa produk dan kualitas pelayanan mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan tamu secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 61,6%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan tamu perlu adanya peningkatan produk dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada tamu.

Raden Sulistiyanto; Nuryanti Nuryanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sebagai suatu masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, masyarakat nelayan mempunyai karakteristik kehidupan tersendiri yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di wilayah daratan. Karakteristik yang menjadi ciri-ciri sosial budaya masyarakat nelayan adalah memiliki struktur relasi patron-klien yang sangat kuat,dan  etos kerja yang tinggi. Kondisi masyarakat nelayan atau masyarakat pesisir di berbagai kawasan secara umum ditandai oleh adanya beberapa ciri, seperti kemiskinan, keterbelakangan sosial–budaya, rendahnya kulaitas sumber daya manusia. Permasalahan penelitian adalah bagaimana kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan pada masyarakat nelayan di wilayah Kelurahan Jobokuto Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara. Hasil penelitian diperoleh simpulan mayoritas penduduk Kelurahan Jobokuto ke camatan Jepara Kabupaten Jepara beprofesi sebagai nelayan secara turun temurun. Tingkat Pendidikan masyarakat  nelayan masih tergolong rendah dan tidak mempunyai ketrampilan untuk bekerja selain sebagai nelayan. Di tinjau dari kehidupan ekonomi, masyarakat nelayan rata-rata termasuk golongan menengah ke bawah. Sedangkan Nilai sosial dan solidaritas masyarakat Kelurahan Jobokuto tergolong cukup tinggi.

Suwarti Suwarti; Sri Mulyani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Objek Wisata Sumber Jatipohon memiliki daya tarik wista yaitu keindahan alamnya yang masih terjaga dengan baik serta lokasi wisata Sumber Jatipohon sendiri berada di ketinggian  sehingga dari Sumber Jatipohon wisatawan dapat menikmati keindahan Kota Purwodadi Kabupaten Grobogan.  Banyak tempat untuk berswafoto yang instagamable untuk kalangan anak muda khususnya seperti bukit lamping yang berada diluar bukit kapur Kendeng Utara dengan panorama langsung  ke Kota Purwodadi  Grobogan yang Indah. Selain Banyaknya spot untuk berfoto terdapat juga Kebun Binatang  mini di Dalam kawasan sumber Jatipohon, hewan yang terdapat di kebun  binatang mini ini antara lain kera dan burung merak. Penelitian ini dilakukan melalui metode Diskriftif kualitatif dengan mengumpulkan data, melalui wawancara, observasi, dokumentasi dengan melalui sumber data primer dan sekunder  dengan tujuan untuk mengkaji Potensi wisata sumber Jatipohon sebagai kawasan. Pariwisata di Kabupaten Grobogan. Berdasarsarkan hasil Kajian Potensi wisata sumber Jatipohon  adalah Potensi Wisata Sumber Jatipohon berupa alam dan budaya, Beragamnya Daya tarik wisata di tempat kawasan wisata sumber  Jatipohon. Kondisi alam dan lingkungan yang beragam seperti bentukan alam dan lingkungan yang idah, baik berupa pegunungan , kawasan kars serta memiliki keaneka ragaman flora dan faunanya serta iklim yang sejuk serta potensi yang kuat bagi pengembangan kawasan pariwisata Sumber Jatipohon. Potensi Wisata Budaya yang baik berbasis pada peniggalan sejarah, kegiatan budaya seperti keagamaan, tradisi maupun kesenian yang cukup menonjol merupakan aset penting bagi pengembangan wisata budaya yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.  

Inneke Setyaningrum; Nina Mistriani; Djoko Koestanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi minat kunjungan wisatawan. Dalam penelitian ini dibatasi pada Fasilitas, dan Harga terhadap Minat Kunjungan karena meningkatnya minat kunjungan membawa kemajuan bagi pengelola. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh Fasilitas terhadap Minat Kunjungan wisawatan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang, menjelaskan pengaruh Harga terhadap Minat Kunjungan wisatawan di Waroeng Semawis Pecinan Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Sampel sebanyak 70 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesionar, observasi, dan studi pustaka. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisi regresi menunjukan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang, harga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang. Fasilitas dan Harga bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ke Waroeng Semawis Pecinan Semarang.

M. Febriyan Pratama; Dyah Palupiningtyas

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Planning & Kualitas pelayanan Departement Housekeeping terhadap kepuasan tamu di Hotel Nirwana Pekalongan. Penelitian ini dilakukan di Hotel Nirwana Pekalongan. Terdapat beberapa faktor yang dapat menunjang kepuasan tamu, salah satunya yaitu pelayanan department housekeeping. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan housekeeping departement di Hotel Nirwana Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian bermetode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan memperoleh data dan fakta  yang diperlukan, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan responden sebanyak 13 orang, dengan rincian 10 responden tamu, 1 responden executive housekeeper, 1 responden housekeeping supervisor, dan 1 responden assistant front office manager. Dari hasil penelitian ini dibahas beberapa faktor yang dapat housekeeping berikan untuk menunjang kenyamanan dan kepuasan tamu saat tinggal di Hotel Nirwana pekalongan. Karena housekeeping department memiliki peranan besar, tidak hanya dalam kenyamanan dan kepuasan.

Nimas Ihza Fahdini; Haniek Listyorini

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Terdapat beberapa Faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung. Dalam penelitian ini dibatasi pada Produk, Harga, Tempat dan Promosi terhadap keputusan berkunjung karena keputusan berkunjung membawa kemajuan bagi pengelola. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh produk terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh harga terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh tempat terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang, menjelaskan pengaruh promosi terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang dan menjelaskan pengaruh bersama-sama variabel produk, harga, tempat dan promosi terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Sampel sebanyak 99 responden. Teknik pengumpulan data studi pustaka. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Uji model, uji hipotisis sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Harga tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Tempat tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang. Produk, harga, tempat dan promosi bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Kandri Semarang.

Maulidya, Hilda Zulfi; Aprilia, Nani; Hanafi, Yahya

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur tentang model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Kajian literatur yang dilakukan bahwa model PBL (Problem based learning)  dapat meningkatkan kemampuan analisis. Penelitian studi literature menggunakan desain penelitian narrative review. Artikel ilmiah yang digunakan sebanyak 17 artikel yang berasal dari jurnal internasional, jurnal nasional. Kriteria validasi artikel ilmiah meliputi kriteria kredibilitas sumber, kualitas metodologi riset, kualitas penyajian data dan pembahasan, kecukupan data, kemutakhiran 10 tahun terakhir. Teknik penyajian data dalam bentuk tabel. Teknik analisis data berupa analisis kualitatif model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa model PBL  terutama yang dikombinasikan dengan mind map dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa sekolah menengah pada pembelajaran biologi. Sintaks model pembelajaran PBL yang dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa  meliputi mengorientasikan siswa pada masalah, membantu siswa untuk investigasi mandiri dan kelompok, menganalisis dan mengevaluasi proses.

Gunawan, Ahmad; Karyantina, Merkuria; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nata adalah sejenis jelly kenyal berwarna putih susu atau bening, yang umumnya berasal dari proses fermentasi air kelapa. Proses fermentasi nata dibantu oleh Acetobacter xylinum. Bakteri ini mempunyai sifat kemoorganotrof yaitu mampu mengubah gula dalam air kelapa menjadi lembaran-lembaran serat selulosa. Nata tidak hanya terbuat dari air kelapa saja. Penelitian ini menggunakan kulit buah jambu biji (Psidium guajava) untuk menggantikan air kelapa. Kulit jambu biji mengandung senyawa antioksidan yang jauh lebih tinggi dibandingkan fraksi buahnya. Penelitian ini menggunakan RAL faktorial, dengan 2 faktor yaitu faktor 1 adalah perbandingan ekstrak kulit jambu biji yaitu 50 gram/300 ml, 75 gram/300 ml dan100 gram/300 ml dan faktor 2 adalah lama fermentasi yaitu 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Pengujian nata de guava peels meliputi uji kimia (aktivitas antioksidan, gula total, pH, kadar air, kadar abu dan serat kasar) dan uji organoleptik (warna dan tekstur). Hasil Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan nata de guava peels ini adalah perbandingan ekstrak jambu biji 100/300ml dan lama fermentasi 10 hari, dimana aktivitas antioksidan 89,88%%, serat kasar 3,55%, gula total 5,636% kadar abu 0,407%, pH 4 dan kadar air sebesar 82,77%. Hasil organoleptik yaitu uji tekstur 3,48 dan uji warna 3,23.

Srijuliani, Endang; Suhartatik, Nanik; Wulandari, Yustina Wuri

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Yoghurt merupakan produk hasil fermentasi yang diolah dari susu dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermopillus. Tempe merupakan bahan makanan yang kaya akan kandungan gizi. Kandungan yang terdapat pada tempe seperti protein, kandungan serat pangan, kalsium, vitamin B, dan zat besi. Penelitian ini bertujuan menentukan pola pertumbuhan bakteri pembentuk asam yoghurt tempe dengan penambahan kopi, dan melihat perubahan kimiawi pada fermentasi yoghurt tempe dengan penambahan kopi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama jenis kopi (arabika, robusta dan liberika), sedangkan faktor yang kedua lama fermentasi (8, 10, dan 12 jam). Penelitian ini dimulai dari pembuatan susu tempe, pembuatan ekstrak kopi, dan pembuatan yoghurt tempe ditambah ekstrak kopi. Yoghurt yang dihasilkan kemudian dianalisis meliputi: total bakteri pembentuk asam. Analisis kimia kadar protein, kadar gula total, dan pengukuran pH menggunakan pH meter. Hasil penelitian uji pertumbuhan mikrobia kisaran 7,47-8,66 log CFU/ml. Pada pengujian kadar protein hasilnya berkisar antara 6,33-8,60 %, untuk pengujian kadar gula total berkisar antara 10,66- 11,89 % dan pengujian pH berkisar 4,35-5,20. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak kopi terhadap yoghurt tempe mempengaruhi pertumbuhan BAL, kadar protein, kadar gula total dan pH.

Pradita, Nanda; Widanti, Yannie Asrie; Wulandari, Yustina Wuri

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Egg roll merupakan makanan ringan dengan rasa paduan manis, gurih, renyah, berbentuk gulungan panjang berlubang, beraroma khas yang berasal sesuai dengan perpaduan bahan yang digunakan. Produk ini diolah dengan metode pemanggangan. Kacang kedelai digunakan sebagai bahan baku karena cukup ekonomis, memiliki nilai gizi tinggi seperti, protein, vitamin, mineral, dan serat. Ubi jalar mengandung zat gizi yang berpengaruh positif pada kesehatan dan sumber karbohidrat, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan olahan diversifikasi pangan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan formulasi egg roll yang tepat, antara perbandingan tepung ubi jalar dan kacang kedelai sehingga dihasilkan produk yang tinggi protein dan memiliki nilai kesukaan tinggi; menentukan kandungan gizi serta sifat organoleptic egg roll ubi jalar yang meliputi wama cerah, flavor tampak dan tekstur renyah. Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi egg roll ubi ungu-kuning dan putih dengan substitusi kacang kedelai terbaik adalah perlakuan tepung ubi jalar 60% dengan kacang kedelai 40%, dengan karakteristik produk meliputi nilai kadar air 5,01%, kadar abu 2,62%, kadar protein 11,63%, kadar lemak 14,47%, dengan warna produk cerah dan bertekstur renyah.

Sarwini, Sarwini; Widanti, Yannie Asrie; Karyantina, Merkuria

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Flakes adalah salah satu jenis makanan yang berbentuk lembaran tipis atau serpihan. Penelitian ini menggunakan tepung wortel, tepung kimpul dan ekstrak bit sebagai bahan dasar pembuatan flakes.Wortel digunakan sebagai sumber serat, kimpul karbohidrat dan bit sumber antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi yang tepat untuk menghasilkan flakestepung wortel dan tepung kimpul yang memiliki kandungan serat, antioksidan tinggi dengan variasi penambahan esktrak bit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan tepung wortel : tepung kimpul dan variasi penambahan esktrak bit. Faktor pertama perbandingan tepung wortel dan tepung kimpul (80:20, 70:30, dan 60:40), sedangkan faktor kedua variasi penambahan ekstrak bit (10, 15 dan 20%).Hasil penelitian ini menunjukkan rasio konsentrasi tepung wortel dan tepung kimpul 60% dan tepung kimpul 40% dengan variasi penambahan esktrak bit sebesar 20%merupakan formulasi flakes yang terbaik karena memiliki sifat fungsional yang diharapkan yaitu kadar air 7,73%, kadar abu 5,61%, aktivitas antioksidan33,92%, kadar lemak 4,20%, kadar serat kasar 16,49%, kadar protein 10,70%, total karbohidrat 58,78%, serta uji organoleptik terhadap warna 3,22 (ungu coklatan gelap); kekerasan 3,08 (keras); kerenyahan 3,72 (renyah) dan kesukaan keseluruhan 3,3280 (disukai). Kata kunci: Flakes, tepung wortel, tepung kimpul, ekstrak bit

Nurcahyani, Dwi; Widanti, Yannie Asrie; Suhartatik, Nanik; Nuraini, Vivi

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kembang goyang merupakan makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan kental yang dicetak menggunakan alat berbentuk bunga (kembang). Penyimpanan dalam jangka waktu yang lama akan mempengaruhi mutu sensoris. Pengujian dilakukan dengan cara kembang goyang yang dikemas dengan plastik polyetilen (PE), dilakukan penyimpanan selama 18 hari dengan suhu 25, 35, dan 45. Uji kesukaan (hedonik) dilakukan pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12, 15, dan 18 yang dilakukan oleh 19 panelis. Parameter yang digunakan untuk pengujian berupa kerenyahan, warna, aroma dan keseluruhan, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji anova. Berdasarkan hasil pengujian kadar air didapatkan nilai 1,57%, kadar abu 1,27%, kadar lemak 10,41%, kadar protein 5,70%, dan kadar karbohidrat 81,07%. Tingkat kesukaan kerenyahan terendah yaitu 1,87 (sangat tidak suka) pada penyimpanan hari ke-18 dengan suhu 25. Tingkat kesukaan warna terendah yaitu 1,46 (sangat tidak suka) pada penyimpanan hari ke-18 dengan suhu 45 Tingkat kesukaan aroma terendah yaitu 2,00 (tidak suka) pada hari ke-15 dengan suhu 25. Tingkat kesukaan keseluruhan terendah yaitu 1,51 (sangat tidak suka) pada hari ke-18 suhu 25. Kembang goyang sebaiknya disimpan pada suhu antara 35-45 dengan lama penyimpanan 6 hari.

Lestari, Winanti Nuri; Wulandari, Yustina Wuri; Widanti, Yannie Asrie; Nuraini, Vivi

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Intip adalah kerak yang biasanya menempel di dasar panci atau periuk. Intip sebagai makanan tradisional yang sudah ada sejak jaman dahulu menjadikan intip populer di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Kondisi daerah Indonesia yang beragam, menyebabkan perlunya penanganan penyimpan produk intip yang dipengaruhui suhu dan lama penyimpanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan (kesukaan) konsumen terhadap produk intip goreng yang disimpan dengan suhu dan lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan cara produk intip disimpan pada suhu 25ºC, 35ºC dan 45ºC selanjutnya dilakukan pengujian sensoris (kesukaan) atribut tekstur,warna,aroma dan kesukaan keseluruhan pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12, 15 dan 18 untuk menentukan tingkat penerimaan konsumen. Hasil penelitian ini adalah intip yang disimpan pada rentang waktu 3 hingga 6 hari pada suhu 35ºC merupakan intip yang disukai konsumen. Tingkat kesukaan konsumen terhadap produk intip rata-rata menurun pada hari ke-9 hingga hari ke-18. Kesukaan keseluruhan intip selama penyimpanan adalah intip yang disimpan pada suhu 35ºC selama 6 hari, dengan skor atribut kerenyahan (3,96), warna (3,14), aroma (2,86) dan kesukaan keseluruhan (3,61). Penyimpanan pada suhu 25ºC selama 18 hari merupakan kondisi penyimpanan yang tidak disukai konsumen dengan skor atribut kerenyahan (1,81), warna (1,50), aroma (2,00) dan kesukaan keseluruhan (1,35)

Fitriyani, Reza; Widanti, Yannie Asrie; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Flakes merupakan produk sereal yang berbentuk pipih yang biasa digunakan untuk sarapan. Flakes terbuat dari berbagai serealia seperti gandum, jagung, ataupun singkong. Pada saat mengkonsumsi flakes ditambahkan susu cair seperti sereal. Pada penelitian ini pembuatan flakes menggunakan bahan baku tepung mocaf dan bekatul dengan variasi penambahan buah bit. Tujuan penambahan mocaf adalah untuk memperbaiki rasa serta agar flakes lebih mudah menyatu. Tujuan penambahan bit adalah untuk memperbaiki warna serta untuk menambah aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan rasio bekatul dan mocaf serta buah bit yang paling optimal sehingga diperoleh flakes yang tinggi serat dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu rasio tepung mocaf dan bekatul (85:15, 90:10, 95:5) sedangkan faktor kedua yaitu penambahan ekstrak buah bit (10%, 20%, 30%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan terbaik yang menghasilkan flakes dengan serat dan aktivitas antioksidan yang optimal serta disukai konsumen terdapat pada 90:10 rasio tepung mocaf dan bekatul dengan penambahan ekstrak buah bit 30%. Pada perlakuan ini dipeoleh kadar air 5,22%, kadar abu 18,67%, aktivitas antioksidan 18,25%, kadar protein 0,67%, kadar serat 16,93%. Uji organoleptik yang meliputi warna 2,97 (pink keunguan), kerenyahan 2,89 (renyah), rasa bekatul 2,67 (terasa), rasa mocaf 3,15 (terasa), dan terakhir kesukaan keseluruhan yaitu 2,87 (cukup disukai).