Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 4061-4080 of 4,250

Analytics

Nanik Suhartatik, Linda Florenta, Yannie Asrie Widanti &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Beras merah merupakan satu produk hasil pertanian yang menyehatkan karena banyak mengandungzat-zat gizi antara lain: mangan, magnesium, serat, dan mempunyai banyak manfaat seperti menghindaridiabetes, mencegah penyakit jantung, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan HDL Penelitian inimenggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu rasio tepung beras merah,tepung mokaf, dan tepung kacang kedelai (3:4:3), (4:4:2), dan (5:4:1) dan penambahan jenis kacang tanah,kacang mete, dan kacang almond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan rasio tepungberas merah, tepung mokaf, dan tepung kacang kedelai (4:4:2) dan penambahan kacang mete 250 grammenghasilkan kue kering putri salju terbaik dengan kadar air 5,11%, kadar abu 2,08% kadar protein 6,47%kadar lemak 25,56% gula total 2,81%; dan volume pengembangan 28,08%.Kata kunci: Kue putri salju, substitusi, tepung beras merah, tepung kacang kedelai

Ahmad, Deni Nasir

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelayanan kepada lingkungan masyarakat mengenai perbaikan lingkungan serta menanamkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, kesehatan dan mencegah banjir atau longsor dengan akibat terkikisnya tanah di tepian sungai ciliwung dengan menanam tanaman anti longsor. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah a. Observasi langsung, b. Melakukan kegiatan perencanaan proyek perbaikan lingkungan dimana kami membagi tim dengan beberapa tugas dan kegiatan yakni, langkah pertama membersihkan aliran sungai ciliwung, langkah kedua penanaman tanaman anti longsor dan terakhir melakukan pemilahan dan pengolahan sampah anorganik. c. Melakukan evaluasi dan shering bersama untuk menemukan kesepakatan bersama dalam melakukan perbaikan lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi terdiri dari : a. peserta diberikan pengetahuan umum mengenai jenis tanaman tepian sungai dan diberikan bibit tanaman yang akan ditanam untuk tanaman pencegah longsor sekaligus untuk penghijauan sekitar tepian sungai kegiatan dilakukan bersama komunitas “ngumpal” (Ngumpul Anak Lintas Ciliwung). b. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tim pengabdi membagi 3 kelompok dengan lokasi tugas berbeda-beda dan dengan tugas kelompok yang sama. c. Setelah membagikan kelompok kerja maka tim pengabdi melakukan kegiatan membersihkan sekitar aliran sungai dan kegiatan penanaman pohon atau tanaman tahan longsor. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu : a. Masyarakat sangat menerima dan menyambut secara positif dari kegiatan yang tim pengabdi telah lakukan. b. Masyarakat mulai terlihat peduli dengan mau mendengar penyuluhan dan mengikuti seluruh kegiatan yang telah tim pengabdi rancang untuk kegiatan pengabdian.

Irwan Irwan

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2019 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Moralitas intervensi kemanusiaan harus didasarkan pada Alkitab. Artikel ini mencoba mengusulkan dasar alkitabiah dari moralitas intervensi kemanusiaan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka. Dua ajaran Alkitab, satu dari Perjanjian Lama dan satu dari Perjanjian Baru, direfleksikan. Pertama, teks Perjanjian Lama Kejadian 1:26-27 menceritakan martabat dan nilai manusia, sebagai puncak ciptaan Tuhan. Manusia harus menghormatinya. Melindungi hidup manusia adalah alasan yang adil untuk intervensi kemanusiaan. Kedua, dalam intervensi kemanusiaan, ada ketegangan antara “keprihatinan kemanusiaan” dan “kedaulatan bangsa.” Ketegangan ini sejajar dengan ketegangan dalam Perjanjian Baru Luk 6:6-11. Teks ini menceritakan ketegangan antara “berbuat baik” dan “menjaga hukum”. Yesus, Guru Moralitas kita, mengajarkan bahwa berbuat baik dan menyelamatkan hidup (“keprihatinan kemanusiaan” dalam intervensi kemanusiaan) lebih tinggi nilainya daripada mengikuti hukum Sabat (“kedaulatan bangsa”). Kedua teks dapat menjadi dasar bagi moralitas intervensi kemanusiaan.

Ferry Hartono

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2019 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Upaya menemukan teologi biblis yang relevan dengan zaman ini sangat penting. Studi tentang karakter-karakter dalam Mrk 4:35–8:30 ini merupakan salah satu upaya tersebut. Analisis naratif dalam studi Kitab Suci, dengan fokus pada analisis karakter, tidak sulit untuk diarahkan pada refleksi teologis yang relevan. Proses identifikasi pembaca dengan tokoh- tokoh dalam Kitab Suci pada umumnya dapat dilakukan dengan lancar, seperti yang ditunjukkan dalam artikel ini. Metode analisis karakter dengan kategorisasi berdasarkan jenis dan  sifat  dalam artikel  ini,  selain  memperjelas posisi  para  karakter,  juga  mempertegas pengenalan akan karakter utama dalam Injil Markus, yakni Yesus. Interaksi mereka dengan Yesus, baik secara langsung maupun tidak langsung, pada akhirnya menuntun para pembaca untuk menentukan sikap dalam interaksi pribadi dengan Yesus.

Hartati, Maria Sri

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Metode pembelajaran yang beragam dan membuka keleluasaan guru dalam mengekplorasipeserta didik dan pola pembelajaran yang dijalankan di kelas. Pembelajaran adalah prosesinteraksi antarpeserta didik,antara peserta didik dan pendidik, dan antara peserta dan sumberbelajar lainnya pada suatu lingkungan belajar yang berlangsung secara edukatif, agar pesertadidik dapat membangun sikap, pengetahuan dan keterampilannya untuk mencapai tujuan yangtelah ditetapkan.Proses pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaiankegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaian.Era revolusi industry 4.0dibutuhkan guru yang mampu meningkatkan kompetensi menuju guru 4.0. guru 4.0 memilikitanggungjawab yang lebih besar dalam memdidik peserta didik menghadapi revolusi industri 4.0dan guru harus mampu menguasai dalam pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.Kata Kunci : Metode, Pembelajaran, Revolusi Industry 4.0

Anita Trisiana, Feri Agus Nugroho, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaranPendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 26 Surakarta. 2) Untuk mengetahui faktorapa saja yang dapat mendukung dan menghambat siswa dalam meningkatkan keterampilankewarganegaraan pada Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Untuk mengetahui upayamengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran PendidikanKewarganegaraan dalam meningkatkan keterampilan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah guru PendidikanKewarganegaran, kepala sekolah dan siswa, untuk memperoleh data mengenai pendidikankewarganegaraan dalam penguatan keterampilaan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dandokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraandi SMP Negeri 26 Surakarta tahun pelajaran 2018/2019 dilaksanakan dengan gurumenyusun perangkat pembelajaran, baik berupa silabus, RPP dan lembar penilaian siswa,selanjutnya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagaimetode pembelajaran, misalnya ceramah bervariasikan tanya jawab, diskusi dan resitasi(penugasan). 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Pelajaran Kewarganegaraanguna membentuk keterampilan kewarganegaraan yaitu adanya dukungan dari kepalasekolah yang mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan sekolah serta kompetensiguru PKn dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Sedangkan faktor yang menghambatsiswa dalam mengikuti Mata Pelajaran Kewarganegaraan yaitu terlalu banyak materi yangharus dikuasai oleh siswa, materi Pendidikan Kewarganegaraan terkesan overload,tumpang tindih, begitu banyak hal yang harus diajarkan dan dihafalkan oleh siswa,sehingga membebani siswa, keterbatasan metode dan media pembelajaran, latar belakangsiswa yang beraneka ragam, keterbatasan waktu dalam mengajar, kurangnya minat siswaterhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Upaya mengatasi hambatantersebut adalah setiap pertemuan diberikan informasi terbaru terkait persoalan yang sedangterjadi untuk menarik perhatian siswa agar lebih fokus dalam pembelajaran, menerapkanpembelajaran yang sifatnya non-akademik atau ekstrakulikuler seperti lewat kegiatanupacara, kegiatan kepramukaan, serta pemberian motivasi di setiap kegiatan pembelajaranguna menumbuhkan semangat dan minat siswa terhadap pembelajaran PendidikanKewarganegaraan.Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Keterampilan Kewarganegaraan

Suyahman, Suyahman

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran problem based learning berbasis nilaipancasila dalam menghadapi revolusi industri 4.0 bagi siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1Kartasura tahun Pelajaran 2018-2019. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjekpenelitiannya: guru PPKn dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kartasura, dan objeknya adalahpembelajaran inovatif berbasis nilai pancasila dan refolusi industri 4.0. Metode pengumpulandata menggunakan: observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengantrianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatifterdiri dari 4 tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasilpenelitian: berdasarkan hasil pengamatan dilapangan yang dilakukan dari tanggal 14-20 maret2019 ditemukan hal-hal sebagai berikut: dalam pembelajaran terlihat siswa aktif, siswa beranimengemukakan pendapat, guru neghargai pendapat siswa yang berbeda, guru bersikapdemokratis, guru memberi kesempatan siswa untuk bertanya, guru memposisikan diri hanyasebagai fasilitator, guru mengakui potnsi yang dimiliki siswa berbeda, guru tidak hanyamenekankan pada aspek pengetahuan akan tetapi lebih mengedepankan aspek sikap, gurumemberikan contoh-contoh konkrit sikap positif yang harus dimiliki siswa untuk menghadapirevolusi industri 4.0, guru menginstruksikan pada siswa untuk tidak menolak globalisasi akantetapi menerima dengan filter nilai-nilai pancasila. Simpulannya bahwa dengan penerapanpembelajaran problem based learning yang berbasis nilai-nilai pancasila dapat mendaya dayadukung siswa dalam menghadapi revolusi industri 4.0 bagi siswa kelas VIIIsiswa kelas VII diSMP Negeri 1 Kartasura tahun Pelajaran 2018-2019.Kata-kata Kunci: Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Nilai Pancasila dan RefolusiIndustri 4.0

Dewi, Ressi Kartika

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis ICT Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V di SDN 01 Suruh. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Efektifitas pengimplementasi media pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis ICT dapat dikemukakan sebagai berikut, terdapat peningkatan keaktifan, minat dan motivasi yang mengarah pada peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas V SD Negeri 01 Suruh Kecamatan Tasikmadu. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa temuan di kelas, yaitu (1) siswa terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran PKn, (2) siswa sudah mampu mengatasi kesulitan belajar dengan berdiskusi dengan teman yang lebih paham akan materinya dan belajar bertanya sehingga mampu memahami materi PKn dengan baik, (3) guru telah mampu melaksanakan metode pembelajaran PKn dengan nuansa baru yang inovatif dan kreatif sesuai perkembangan zaman. Kata Kunci: CTL, ICT, Minat Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan

Yusuf, Didik Surawan &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui peran masyarakat dalammenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 2) Mengetahui faktor-faktor yangmelatar belakangi masyarakat menerima politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum2019 di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 3) Untukmengetahui upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam memanggulangi politik uangpada pemilu 2019.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakatpeserta pemilu 2019 di Desa Pulosari Keacamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisisdata menggunakan model analisis interaktif.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakatdalam menanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di DesaPulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar masih rendah, masyarakat DesaPulosari cenderung membiarkan dan bersikap terbuka terhadap praktik politik uang yangterjadi di desanya dan tidak melaporkan praktik politik uang tersebut kepada pihakpengawas pemilu. 2) Faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Pulosari dalammelakukan Money politics dalam pemilu yaitu karena masalah ekonomi, kebiasaan ketikapemilu, pendidikan politik yang rendah, sehingga masyarakat cenderung terbuka danmenerima kegiatan money politics yang dilakukan oleh calon kandidat dan menerimasegala macam bentuk pemberian. Pemberian uang yang membuat masyarakat merasa wajibuntuk mengikuti proses pemilu karena adanya bentuk kesepakatan tidak tertulis denganunsur-unsur paksaan dari para pelaku money politics. 3) Upaya yang dapat dilakukanmenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar yaitu dilakukan dengan memberikanpendidikan politik kepada masyarakat serta melaporkan kejadian politik uang kepadapengawas pemilu yang disertai dengan bukti-bukti yang cukup.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Pemilihan Umum, Politik Uang

Anggoro, Dimas Aryo; Lukmana, Yanuar Eko Adi

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Nilai siswa merupakan representasi hasil belajar siswa yang ditepuh dalam satu semester. Nilai akhir siswa diambil dari hasil pengolahan beberapa nilai siswa. SD Negeri Jambangan 1 merupakan sekolah dasar negeri yang pengolahan data nilai siswanya dilakukan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel serta dokumentasi pembukuan. Pengolahan data nilai siswa dengan cara manual dapat menimbulkan beberapa resiko seperti rusak dan hilangnya data nilai siswa. Sistem informasi pengolahan data nilai siswa dikembangkan dengan tujuan mengurangi resiko rusak dan hilangnya data serta mempermudah proses pengolahan data. Sistem ini akan dibangun berbasis website menggunakan model pengembangan Software Development Life Cycle (SDLC) dengan metode Waterfall. Tahapan penelitian berupa analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian dan perawatan. Pengujian sistem ini dilakukan dengan metode Black Box untuk menguji fungsionalitas sistem serta User Acceptance Testing (UAT) untuk menguji sistem apakah sistem mampu memenuhi kebutuhan user. Hasil pengujian black box menyatakan sistem ini sudah layak di gunakan. Hasil pengujian UAT didapatkan 96,42% responden setuju sistem ini dapat memudahkan dan mempercepat pihak sekolah dalam mengelola dan mengolah data nilai siswa. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang dapat mengolah data siswa dari data nilai dasar hingga menjadi nilai akhir siswa.

Santoso, Dwi Budi; Handayani U.N, Dewi; Saefurrohman, Saefurrohman

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Perjalanan wisata selalu berkaitan dengan bagaimana seorang wisatawan mengunjungi obyek wisata berdasar kebutuhan informasi tentang rute yang harus dilalui ke obyek wisata yang diinginkan dan transportasi apa saja yang bisa digunakan berdasar waktu yang dimiliki. Petunjuk arah juga sangat diperlukan untuk kemudahan akses perjalanan.             Model analisis pre-defined singkle-linkage dilakukan untuk menentukan obyek mana saja yang memiliki lokasi berdekatan bisa membentuk satu klaster dan kunjungan dilakukan berdasar jarak paling dekat dengan klaster menuju klaster berikutnya sesuai dengan kelompok jenis obyek wisata. Perhitungan jarak antar obyek dengan pengguna menggunakan metode Euclidean Distance untuk mencari jarak berdasar ketetanggaan terdekat.              Hasil analisis penentuan obyek wisata di kota Semarang dengan metode pre- defined single-linkage divisualisasikan menggunakan dendrogram yang bisa menggambarkan kelompok obyek dalam satu klaster berdasar ketetanggaan terdekat. Dari dendrogram bisa dilihat jumlah klaster yang terbentuk dari 14 obyek wisata.

Anita Trisiana, Irmawati Pratiwi, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antarapendidikan karakter dengan sikap nasionalisme pada siswa kelas VII SMP N 1Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. 2). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasiantara sikap bela Negara dengan sikap nasionalisme pada siswa kelas VII SMP N 1Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. 3). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasiantara pendidikan karakter dan sikap bela Negara dengan sikap nasionalisme pada siswakelas VII SMP N 1 Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. SMP N 1 Colomadu terletakdi jalan Adi Sumarmo No. 51, Klolokan Rt 01/ Rw 01 Kelurahan Gawanan, KecamatanColomadu, Kota Karanganyar.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasidalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran2018/2019 yang berjumlah 220 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian iniyaitu berjumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan teknik Proportional Random Sampling. Teknik pengumpulan datamenggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasiproduct moment dankorelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1)Korelasi antara Pendidikan Karakter dengan Sikap Nasionalisme pada Siswa Kelas VIISMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa nilai rx1y = 0,944> r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapathubungan yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter dengan SikapNasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri I Colomadu tahun pelajaran2018/2019” terbukti kebenarannya. 2) Korelasi antara Sikap Bela Negara dengan SikapNasionalisme pada Siswa Kelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019menunjukkan bahwa nilai rx2y = 0,989 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesisyang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara SikapBela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri IColomadu tahun pelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya. 3) Korelasi antaraPendidikan Karakter dan Sikap Bela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada SiswaKelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa nilaiRx1x2y = 0,984 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakanbahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter danSikap Bela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri IColomadu tahun pelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Sikap Bela Negara, Sikap Nasionalisme

Rispantyo, Anita Trisiana, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu perwujudan karakter masyarakatIndonesia. Tujuan jangka panjang penelitian ini menemukan desain pengembangan ModelPembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan karakter masyarakatIndonesia di era media digital dan Revolusi Industri 4.0. Metode penelitian menggunakanpenelitian dan pengembangan yaitu untuk menguji validitas dan efektivitas produk. Penelitianini menggunakan model pengembangan prosedural. Prosedur model ADDIE yang diadaptasi(Analisis, Desain, Pengembangkan, Implementasi, dan Evaluasi). Hasil penelitianmenunjukkan sebagai berikut: Analisis, Desain, dan Pengembangan inovasi media digitaldapat mengadopsi media digital dan revolusi teknologi; yang Implementasinya adalahlangkah nyata untuk sistem pembelajaran yang dibuat; Evaluasinya adalah proses untukmelihat apakah sistem yang dibangun sesuai dengan harapan awal atau tidak, yaitu padamodel desain sistem pembelajaran ADDIE. Berdasarkan model pengembangan instruksionalADDIE, model ini diadopsi pada tahap pengembangan model pembelajaran PendidikanKewarganegaraan, dengan modifikasi bernama "MPC" (Modification of Project Citizen).Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan, Media Digital,Revolusi Industri 4.0

Yuliana D; Safriadi Darmasnyah A; Sitti Rabania; Desi Apriana Kadir

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Merokok meupakan aktivitas membakar rokok yang sebagian asapnya diisap masuk ke dalam tubuh dan sebagian tersebar di lingkungan sekitar Peran dari orang tua sangatlah penting dalam upaya menekan meningkatnya jumlah perokok di kalangan remaja, karena orang tua sebagai figur contoh. Ketika orang tua adalah perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Bahwa orang tua perokok akan berpengaruh dalam mendorong anak mereka untuk menjadi perokok pemula. Di perkirakan pengaruh orang tua akan meningkatkan kemungkinan merokok 3,3 kali pada anak lelaki dan 1,5 kali pada anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Swasta Lebani dari tanggal 12 Juni sampai dengan 10 Juli 2019. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah sampel  64 remaja dengan kriteria inklusi: Siswa Madrasah Aliyah Swasta Lebani kelas X dan XI, berjenis kelamin laki-laki, usia 15-18 tahun, tidak mengalami gangguan mental dan bersedia menjadi responden. Pengumpukan data dengan menggunakan kuesioner. Dengan menggunakan Uji Statistik Chi-Square  dengan tingkat kemaknaan   ? = 0,05. Analisis data di lakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat pada program SPSS versi 17,0. Hasil penelitian menunjukan bahwa:  bahwa ada hubungan yang bermakna antara peran orang tue dengan kebiasaan merokok dengan nilai p=0,000 > dari nilai a= 0,05. Dianjurkan pada keluarga (ayah dan ibu) agar lebih memahami akan peran orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak teristimewa dalam hal mencegah anak sejak dini untuk tidak merokok, dianjurkan kepada petugas kesehatan dalam hal ini Puskesmas Dungkait.

Agrosamdhyo, Raden

Rendahnya minat dan motivasi berwirausaha serta pola pikir sebagai pencari kerja (job seeker) dan bukanlah pencipta lapangan kerja (job creator) setelah menyelesaikan sekolah atau kuliah adalah masalah yang harus dipecahkan oleh semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat. Salah satunya adalah merencanakan usaha yang sebenarnya juga sangat menjanjikan sebagai pilihan karir usaha bisnis individu di masa depansetelah lulus kuliah nanti. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan minat dan persepsi dalam objektifitas mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah STAI Denpasar dalam berwirausaha agar pengembangannya dapat diterima di masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STAI Denpasar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik kualitatif, dengan metode purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Adapun hasil penelitian adalah Persepsi awal mahasiswa STAI Denpasar terhadap objektifitas dalam membuka usaha masih negatif. Negatif disini dimaksudkan bahwa masih banyak mahasiswa yang berpendapat bahwa sangat sulit untuk membuka usaha sendiri. Untuk menjadi pengusaha yang sukses, minat juga harus didukung dengan tindakan nyata, tindakan nyata yang mereka lakukan adalah yakin memulai usaha, belajar dari pengusaha yang telah sukses dan berani memulai usaha dengan keterbatasan yang ada.

Rusmayani, Rusmayani

Evaluasi program ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan praktik pengalamanlapangan (PPL) mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Prodi Manajemen Pendidikan Islam(MPI) STAI Denpasar Bali Tahun 2018. Evaluasi program ini difokuskan pada evaluasi proses dan evaluasihasil. Evaluasi ini menggunakan model CIPP yang salah satu dimensinya adalah procces serta product. Datadikumpulkan melalui metode wawancara, dokumentasi, serta observasi. Data yang terkumpul kemudiandianalisis dengan tahapan penetapan kriteria mengenai kualitas, menganalisis dan menginterpretasi databerdasarkan kriteria, yang selanjutnya sebagai bahan pertimbangan pengambil keputusan untuk menentukankebijakan pelaksanaan program selanjutnya. Hasil evaluasi menunjukkan, bahwa 1) Pelaksanaan programPPL berjalan dengan lancar, dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, 2) semua pihak bekerja sesuaidengan tugasnya masing-masing, 3) pelaksanaan program tidak ada hambatan yang berarti, namun kedepannya perlu dipertimbangkan untuk memperpanjang waktu pelaksanaan PPL, 4) Visi, misi, dan tujuanProdi khusunya tujuan institusi untuk mencetak tenaga pendidik dan kependidikan islam yang handal danmumpuni sudah tercerminkan dalam pelaksanaan program PPL, 5) Untuk kompetensi personal dan sosial,rata-rata kepala sekolah memberikan nilai 91.67 dengan kategori sangat baik, sedangkan untuk kompetensipedagogik yang meliputi persiapan praktek perkantoran pendidikan dan praktek mengajar guru pamong rataratamemberikan nilai 88.92 berada pada kategori baik.

Chrisninditya, Ellysabeth Chaterin; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara, setiap anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik, fisik, mental maupun sosial.Dalam mengupayakan terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas berakhlak mulia, dan sejahtera kita tertolong dengan adanya Internet.Sehingga kita juga dapat terhubung dengan pengguna internet diseluruh belahan dunia.Dampak positif yang didapat dari jaringan internet, sebagai media komunikasi, sebagai media pertukaran data dan sebagai media pencari informasi.Tetapi terdapat pula dampak negatif dari penggunaan internet seperti penipuan, perjudian, dan pornografi.Pornografi menjadi perhatian khusus karena anak-anak sekarang dapat mengakses dengan mudah karena kurangnya pengamanan terhadap situs-situs porno itu. Dari latar belakang tersebut maka, dalam penelitian ini dirumuskan permasalahan sebagai berikut: (1) Bagaimana perlindungan anak terhadap pemuatan gambar-gambar porno di media online? (2) Apakah terdapat perlindungan khusus serta peran dari Negara atau Pemerintah untuk anak-anak dalam mengakses media online? (3) Apa saja hambatan dan penyelesaian dalam perlindungan anak terhadap pemuatan gambar-gambar porno di media online? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif.Dalam pendekatan In Concreto yaitu memberikangambaran peristiwa hukum konkrit yang terjadi serta mengkaji beberapa undang-undang yang berlaku dan membandingkan.Sedangkan analisis yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Orang tua yang memiliki wewenang dalam memberi batasan penggunaan gadget kepada anak. (2) Negara dan Pemerintah memberikan perlindungan khusus kepada dengan memblokir semua situs-situs porno yang ada di media online. (3) Hambatan yang timbul karena tidak dapat memblokir semua situs porno dengan mudah karena akan terjadi kerusakan dengan situs yang lain. Penyelesaian yang dilakukan dengan memasang internet sehat.

Putri Pertiwi, Erinda Dhayana; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau biasa disebut kekerasan domestik (domestic violence) merupakan suatu masalah yang sangat khas karena kekerasan dalam rumah tangga terjadi pada semua lapisan masyarakat. Sebagian besar korban kekerasan dalam rumah tangga khususnya penelantaran rumah tangga ini adalah anak. Kedudukan anak dalam rumah tangga lebih lemah, dan lebih rendah dari pada orang dewasa dan masih bergantung pada orang-orang dewasa di sekitarnya. Penelantaran anak merupakan bagian dari bentuk kekerasan terhadap anak, karena ia masuk kedalam kekerasan secara sosial (social abuse), Kekerasan yag bersifat psikis dan sosial (struktural) juga membawa dampak buruk dan permanen terhadap anak. Berdasarkan uraian diatas, perumusan masalah dalam penulisan skripsi ini yang pertama adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga, kedua adalah bagaimana kajian kriminologi terhadap penelantaran anak sebagai jenis kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Untuk mendekati permasalahan dalam penelitian ini penulis menggunakan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis. Analisis ini yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga dapat dijelaskan menggunakan teori kriminologi meliputi teori differential association dan teori sosio-kultural (sosiologi kriminal), adapula faktor-faktor lain yang berkaitan dengan penelantaran terhadap anak, antara lain: faktor perceraian orang tua, faktor kemiskinan, faktor lingkungan dan faktor pendidikan. Kajian Kriminologi Terhadap Pelaku Penelantaran Anak dapat dijelaskan dengan teori kriminologi yaitu differential association terkait dengan perilaku kejahatan yang dipelajari karena faktor eksternal dan yang meliputi teknik dan motifnya. Kajian Penelantaran Anak Sebagai Jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga yaitu berupa penelantaran anak yang dilakukan oleh orang tuanya temasuk dalam jenis kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga yaitu penelentaran dalam rumah tangga yang sesuai menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada pasal 9 ayat 1.

Handoko, Bagus Dwi; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Nasabah adalah konsumen pengguna jasa perbankan yang memiliki hak mendapatkan perlindungan hukum dalam melakukan transaksi. Perkembangan teknologi mendorong nasabah untuk melakukan transaksi secara non tunai (cashless). Produk-produk uang elektronik memberikan solusi kepada konsumen berupa kemudahan bertransaksi. Salah satu produk uang elektronik yang beredar di masyarakat  adalah Brizzi yng diterbitkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Seiring meningkatnya penggunaan Brizzi di masyarakat, permasalahan terkait penggunaannya pun seringkali dialami oleh pemegang kartu. Permasalahan tersebut menjadi salah satu resiko yang dihadapi pemegang kartu.     Dalam proses penyelesaian masalah inilah seringkali hak nasabah dalam perlindungan konsumen dikesampingkan. Dari latar belakang tersebut, maka dalam penelitian ini dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1). Bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen pengguna kartu Brizzi menurut Undang-Undang? (2) Apa saja resiko yang ditanggung oleh pengguna kartu Brizzi dalam bertransaksi? (3) Bagaimana penyelesaian masalah apabila terjadi hal yang merugikan konsumen pengguna kartu Brizzi. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam pendekatan yuridis, hukum dilihat sebagai norma sehingga pendekatan ini mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan normatif digunakan untuk menganalisis hukum sebagai suatu perangkat aturan perundangan yang bersifat normatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, resiko yang dihadapi pengguna kartu antara lain gagal top up tapi saldo terdebet, jaringan offline, Brizzi rusak,hilang, pasif, dan permasalahan biaya. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan oleh Bank BRI sebagai bank penerbit melalui layanan Call BRI 14017, Customer Service di unit kerja, maupun melalui media sosial BRI. Maksimal penyelesaian adalah 14 (empat belas) hari kerja dihitung dari diterimanya komplain oleh Bank BRI. Perlindungan hukum bagi nasabah terkait transaksi pembayaran non tunai khususnya kartu BRIZZI menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan adalah penerapan prinsip transparansi, perlakuan yang adil, keandalan, kerahasiaan dan keamanan informasi konsumen, serta penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa konsumen secara sederhana, cepat dan biaya terjangkau. Bank BRI perlu meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan keamanan bagi nasabah pemegang kartu Brizzi yang berkebutuhan khusus.

Warnadi, Yani Setya; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Dewasa ini tindak pidana perbankan telah terjadi dimasyarakat, korbannya tidak saja nasabah tetapi juga bank itu sendiri, masyarakat dan situasi ekonomi satu negara. Hukum pidana sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Tindak Pidana Perbankan telah menetapkan beberapa tindak pidana perbankan dan di proses dalam suatu sistem peradilan pidana yang dimaksud sebagai bentuk perlindungan hukum bagi korban tindak pidana perbankan. Namun dalam praktek masih ditemukan adanya putusan pengadilan yang belum maksimal memberikan perlindungan kepada korban. Atas dasar hal tersebut maka penulis mengangkat permasalahan tentang perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perbankan dan penerapan hukum hakim terhadap pelaku tindak pidana perbankan pada Putusan Nomor  : 54/PID/2015/PT.DKI di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian in konkreto. Sumber data yang digunakan adalah data data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Penelitian ini disajikan dalam bentuk laporan yang diuraikan secara deskriptif melalui analisis data yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana di bidangperbankan dalam putusan nomor 54/PID/2015/PT.DKI adalah terdiri dari perlindungan korban secara langsung, yaitu terdapat dalam pertimbangan Hakim bahwa perbuatan para terdakwa menimbulkan kerugian dan membuat buruk kredibilitas PT. Bank Century Tbk. serta merugikan nasabahnya, dan juga bertentangan dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat, dan pertimbangan bahwa perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan merusak kredibilitas PT. Bank Century Tbk. adalah merupakan faktor pemberat sebagai dasar penjatuhan sanksi pidana, dan perlindungan korban secara tidak langsung, yaitu terlihat dengan adanya proses peradilan sebagaimana Hakim telah menyatakan bahwa terdakwa bersalah dan dikenakan sanksi hukuman sebesar 3 (tiga) tahun penjara dan denda sebesar Rp 5.000.000.000,- (Lima Milyard Rupiah) yang merupakan adanya jaminan kepastian hukum yang sangat dibutuhkan dalam industri perbankan. Selain itu juga dapat dilihat dari dalam berkas putusan Hakim dimana tercantum prosedur proses pemberian fasilitas kredit yang berlaku di PT. Bank Century Tbk.Yaitu Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) dan Pedoman Pelaksanaan Kredit (PPK) PT. Bank Century Tbk. tahun 2005.