Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3661-3680 of 3,721

Analytics

Mustofa, Dimas Yeni; Sugiaryo, Sugiaryo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana peran masyarakat dalam manguatkan pendidikan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan.2)Mengidentifikasi hambatan yang ditemui masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu tahun 2019. 3)Untuk mengetahui pendekatan dan upaya yang digunakan masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu tahun 2019. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer maupun data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakat di Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakat dalam menguatkan pendidikan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan yaitu tokoh masyarakat Desa Gondosuli sudah menghimbau mendaki merupakan kegiatan untuk mengenal alam bebas sehingga menimbulkan rasa cinta kepada alam yang menjadikan mereka pantang berbuat kerusakan dengan presentase 42,86% sangat memahami dan 14,28% kurang memahami.2) Faktor-faktor yang hambatan  masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan bagi pendaki gunung lawu yaitu pendaki jail yang kurang sadar akan rasa tanggung jawab sesuai dalam kode*etik kepecinta alaman dengan presentase sebesar 42,86%, faktor ekonomi sebesar 28,57%, terbatas nya sumberdaya manusia dalam melaksanakan pengawasan secara langsung sebesar 28,57%.3)Upaya pendekatan yang digunakan masyarakat dalam menguatkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan yaitu memberi dan menambah rambu-rambu peringatan, memperketat peraturan dalam pendakian, melakukan pengawasan rutin dengan besar presentase pemahaman sebesar 71,43% Sangat memahami dan 28,57% cukup memahami.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Karakter Tanggung Jawab dan Peduli Lingkungan, Pendaki ABSTRACTThe research were aimed at: (1) to know how the role of community in strenghtening character of liability and care of environment in mountain climbing activity (2) identify obstacles that faced by community in strengthening character of liability and care of environment to lawu mountain climbers in 2019 (3) to know approach and efforts doing by community to strengthen character of liability and care of environment to lawu mountain climbers in 2019. The research method used wae qualitative descriptive, source of data used primary and secondary data. The subject og this research were people in gondosuli village tawangmangu subdistrict. The technique of collecting data used interview, observation, and documentation. Data validity technique used were source triangulation and method triangulation. The technique og analiysis data used was interactive analysis model. Based on finding, it can be concluded that (1) the role of community in strenghtening character of liability and care of environment from the public figure of gondosuli who has been explained that climbing in an activity to understand wild that initiate love feeling to nature which make them aware of doing damage with 42,86% in the level of very undwerstand, and 14,28% less of understanding. (2) The obstacles factor are ignorant climbers who are less aware og their liability based on the ethics regulation in 42,86%, economic factors 28,57%, limitation of human resources who directly supervise 28,57%. (3) efforts that has been done by community in strenghtening character of liability and care of environmentto lawu mountain climbers are giving and adding the warning signs, tightening climbing regulations, doing regular supervision with the level of understanding 71,43% very understanding and 28,57% qiute understand.Â

Harini, Setyasih; Widhiyoga, Ganjar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Female teachers of SMK Negeri 4 Surakarta have not been able to fill sustainable development, especially in increasing their professionalism in making scientific work. This work is very important in addition to measuring the success of learning as well as to improve the analytical skills of teachers in dealing with problems in the classroom. The problems faced by partners are: (1) lack of understanding and insight into the importance of other libraries that can be used to add teaching material in the teaching and learning process; (2) female teachers are not yet motivated to arrange scientific work as demands that must be met as professionals; (3) not many female teachers take advantage of opportunities and opportunities to develop themselves and increase their creativity as educators to support sustainable development practices; (4) there are still teachers who have not utilized the existence of mass media as partners that can be used to accommodate scientific work to meet the requirements as certified teachers. The targets of the Community Service are as follows: (1) socializing the importance of scientific work as a manifestation of professionalism; (2) holding a meeting to increase the motivation of female teachers in making work of innovation and creativity in order to improve the learning process; (3) provide training in the formulation of opinions based on scientific articles to be uploaded to online mass media. Outputs that can be given through community service are as follows: (1) report on the results of service; (2) making articles for scientific publications that are submitted to the journal of the results of the service; (3) submitting articles to mass media. The method of implementation is through socialization, training, mentoring and motivation. The results of the implementation of the activity showed the enthusiasm and great interest of the female teachers in the socialization and training of the preparation of scientific publications including articles produced to be published in print and online mass media.

Wartoyo, Sutoyo,

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sebagai seorang guru perlu memahami penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas merupakan upaya untuk mengatasi masalah pembelajaran yang dilakukan oleh guru secara individu maupun kelompok yang dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk : 1). Membantu para guru dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran; 2). Melatih para guru Sekolah dasar agar memiliki kemampuan dalam melakukan penelitian tindakan kelas. Target yang akan dicapai pada pengabdian masyarakat ini adalah 75 % dari sejumlah guru Sekolah Dasar di kecamatan Sukoharjo peserta diklat dapat melakukan penelitian tindakan kelas. Pengabdian kepada masyarakat ini sasarannya adalah para guru Sekolah Dasar di kecamatan Sukoharjo yang telah mengikuti diklat pada tingkat dasar sejumlah 50. Adapun yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Dinas pendidikan kecamatan Sukoharjo. Teknik yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi diskusi,  penugasan, pendampingan dan pembimbingan. Hasil  pengabdian masyarakat ini, menunjukkan bahwa : 1). Secara proses para guru mengikuti pelatihan secara baik, taat azas dan mempunyai motivasi yang tinggi; 2). Dari 50 guru yang mengikuti pelatihan penelitian tindakan kelas 35 guru dapat melakukan penelitian dengan benar. Sedangkan 15 guru sudah mampu menyususn proposal penelitian tetapi belum dapat melakukan penelitian dengan benar.

Widyastuti, Rosmala; Sunarni, Sunarni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kesejahteraan masyarakat dapat didukung dari berbagai aspek. Selain pendidikan dan ekonomi, peran pangan merupakan sumber kebutuhan dalam mencukupi kebutuhan. Program pengabdian ini dimaksudkan mempunyai tujuan mengoptimalisasi pekarangan rumah warga masyarakat dengan penanaman pangan lokal disekitar pekarangan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pendampingan dan Pemberdayaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang terdiri dari satu minggu pelatihan praktek dan tiga minggu pendampingan. Hasil dari program pengabdian ini adalah perolehan pemahaman dari masyarakat yang sebelaumnya belum tahu menjadi faham. Pendampingan yang dilakukan menghasilkan kebiasaan warga dalam menanam tumbuhan disekitar pekarangan rumah. Dari yang hanya dahulunya dibaiarkan kini telah digunakan sebagai sumber kebun terdekat dari dapur. Selain dari itu melalui pengabdian ini juga telah memaksimalkan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan penanaman bahan obat dan jamu.

kusumaningtyas, lydia ersta; Koesdyantho, A. Roedy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Judul Pengabdian ini adalah “: Mengenal Multiple Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”Khalayak sasaran dalam program pengabdian ini adalah Masyarakat Non Produktif yaitu guru dan orang tua peserta didik TK Lakshmi 7 Surakarta. Mereka perlu diberi tambahan pengetahuan dikarenakan guru TK Lakshmi 7 tidak berlatar belakang S1 Pendidikan,  melainkan guru TK Lakshmi 7 hanya dari SMK,         Sedangkan Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah/penyuluhan, diskusi dan pelatihan..Sebagai evaluasinya dipergunakan angket dan observasi  untuk menjajaki cara mengimplementasi mereka dilapangan setelah ada penyuluhan.            Hasil dari pengabdian ini orang tua dan guru dapat memahami pentingnya Multiple Intelligence untuk mengembangkan bakat sdan minat anak. Sedangkan dari hasil penyebaran angket didapat hasil sebagai berikut  77,8% (21 Orang tua dan guru) dapat memahami Multiple Intelligence.Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian Mengenal Multip\Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”pada orang tua peserta didik dan guru TK Lakshmi 7 Turisari Surakarta berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pelatihan yang diikuti oleh 27 orang , 24 orang (88,89%)  diantaranya sdh memahmi baik teori maupun prakteknya sedangkan yang 3 orang (11,11%) kurang menguasai dikarenakan tidak rutin hadir dalam pertemuan

Prastianto, Rudi Walujo; Mustain, Mahmud; Pratikno, Herman; Handayanu, Handayanu; Miftakh D.S, Dwi Purnomo H, Zuhud Ubaidillah &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Inovasi teknologi untuk pendidikan mutlak dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0, karena teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di sektor pendidikan. Fleksibilitas, efektifitas dan efisiensi penggunaan teknologi yang tepat dapat menembus ruang dan waktu dalam menjembatani komunikasi antar para pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Penerapan sistem monitoring pembelajaran online sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS dengan mitra sekolah Al Uswah Surabaya, menjadi solusi terhadap sistem yang masih konvensional yang kurang efektif dan efisien serta rentan terhadap ketidakakuratan akibat kesalahan manusia. Pada akhirnya, dengan sistem ini dapat memperbaiki pelayanan dan kinerja, sehingga efektivitas dan efisiensi proses tersebut meningkat. Parameter penting yang direkam menjadi database oleh sistem monitoring pembelajaran terkait kehadiran siswa, kehadiran guru dan durasi waktu proses belajar mengajar dapat dianalisis secara statistik deskriptif. Fitur sistem yang mampu diakses orang tua siswa, bahkan dapat menjadi media promosi untuk meningkatkan reputasi sekolah serta peran serta orang tua/wali siswa dalam mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan. Sistem elektronik ini tidak akan memberikan hasil optimum jika tidak diiringi dengan perubahan pemahaman dan perbaikan budaya belajar mengajar guru, siswa, serta manajemen sekolah. Atau sebaliknya, dengan kehadiran sistem ini secara tidak langsung dapat memaksa untuk terjadinya perubahan budaya belajar-mengajar ke arah yang lebih baik secara bertahap. Dalam penelitian ini parameter penting terkait kegiatan proses belajar mengajar selanjutnya dianalisis untuk menemukan hubungan yang mendukung hipotesis terkait peningkatan budaya belajar mengajar dan reputasi sekolah melalui penggunaan sistem berbasis teknologi komunikasi dan informasi ini.

Yuni Astuti; Tuti Anggarawati; Revi Arysa Bagaskari; Nicky Galuh; M. Naafi’izko +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kanker serviks merupakan salah atau penyakit keganasan pada leher rahim atau serviks uteri dan terjadi jika sel-sel serviks menjadi abnormal dan membelah secara tidak terkendali. Kanker serviks ini masih menjadi masalah kesehatan utama bagi wanita dan tingkat prevalensinya sangat tinggi di Indonesia. Di Kelurahan Meteseh bulan Januari-Sepetember 2018 terdapat kasus kanker serviks sebanyak 4 orang. Intervensi untuk mencegah terjadinya kanker ke stadium lanjut maka wanita usia subur perlu diberikan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan tentang deteksi dini dan pencegahan kanker serviks. Wanita Usia subur diharapkan mau melaksanakan pemeriksaan IVA dan Paps Smear sehingga kanker serviks bisa dicegah sedini mungkin.      

Dwi Mulianda; Margiyati; Andre Dwi Susilo; Jeffri Riyan Mustakim; Nur Khasanah +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Peningkatan asam urat (hiperurisemia) didefinisikan sebagai peninggian kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl. Hiperurisemia perlu dilakukan penatalaksanaan untuk membatasi serangan akut, mencegah kekambuhan, dan mencegah komplikasi yang terkait dengan pengendapan kristal urat di jaringan, serta mencegah kecacatan fisik. Penatalaksaan hiperurisemia selain dapat diselesaikan secara farmakologis menggunakan obat-obatan, namun dapat juga dilakukan secara non farmakologis dengan melakukan senam ergonomis, serta manajemen nutrisi. Kegiatan ini bertujuan agar lansia di Posyandu Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang dapat mengetahui penatalaksanaan peningkatan asam urat (hiperurisemia). Berdasarkan Evidance Based penatalaksanaan peningkatan asam urat dengan obat-obatan, senam ergonomis, dan manajemen nutrisi signifikan berpengaruh terhadap penurunan asam urat dalam darah. Hasil pengabdian masyarakat diantaranya adalah Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang yang hadir pada tanggal 10 Februari 2019 sebanyak 56 orang; Screening asam urat 16 orang (28,6 %) mengalami peningkatan asam urat, 33 orang (58,9 %) asam urat normal, dan 7 orang (12,5 %) asam urat low; terdapat peningkatan pengetahuan lansia   setelah diberikan pendidikan kesehatan penatalaksanaan peningkatan asam urat; terdapat peningkatan ketrampilan lansia   dalam melakukan senam ergonomic sebagai penatalaksanaan peningkatan asam urat; Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang sudah menerapkan penatalaksanaan peningkatan asam urat dalam kehidupan sehari-hari.      

Purwaningsih, Nining; Megaster, Teknik

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study aims to determine the effect of Entrepreneurial Mindset, Adversity Question and Entrepreneurship Education on student entrepreneurial interest in the city of Tangerang. Entrepreneurship education is intended as a learning process to change students' attitudes and mindsets on entrepreneurial career choices. The sampling technique used is purposive sampling, Research respondents used were students from universities in the city of Tangerang. This research is included in quantitative research. The data source in this sztudy is primary data. The data is used by distributing questionnaires directly. The data analysis method used is Structural Equation Modeling (SEM) analysis with the help of LISREL software. Research Results show that entrepreneurial mindset influences entrepreneurial interest with a correlation value of 0.63, which means that entrepreneurial mindset has a positive direction towards entrepreneurial interest. , adversity quotient influences entrepreneurial interest with a correlation value of 0.58, which means adversity quotient has a positive directional effect on entrepreneurial interest. entrepreneurship education has an effect on entrepreneurial interest with a correlation value of 0.66 which means that entrepreneurship education has a positive influence on entrepreneurial interest.

Sarafuddin, Sarafuddin; Winarto, Winarto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakterpeserta didik melalui media tembang macapat pangkur di SDN 02 Gaum Tasikmadu Karanganyar. Peranguru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untukmengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanyasekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran.Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama mediaberbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survey yangawal yang dilakukan di SDN 02 Gaum Tasikmadu Karanganyar. Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 GaumTasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukanmulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahapsosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang dihasilkanadalah 9 guru dari 12 guru yang mengikuti pelatihan ini mampu menyusun materi pembelajaran seni berbasiskearifan lokal. Luaran yang dihasilkan berupa materi pembelajaran seni tembang macapat pangkur sertapublikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapatmemberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalammenanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didikdidekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur, maka pada diri merekaakan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.Kata Kunci: Peran guru, pendidikan karakter, media tembang macapat pangkur.

Anita Trisiana, Feri Agus Nugroho, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaranPendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 26 Surakarta. 2) Untuk mengetahui faktorapa saja yang dapat mendukung dan menghambat siswa dalam meningkatkan keterampilankewarganegaraan pada Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Untuk mengetahui upayamengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran PendidikanKewarganegaraan dalam meningkatkan keterampilan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah guru PendidikanKewarganegaran, kepala sekolah dan siswa, untuk memperoleh data mengenai pendidikankewarganegaraan dalam penguatan keterampilaan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dandokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraandi SMP Negeri 26 Surakarta tahun pelajaran 2018/2019 dilaksanakan dengan gurumenyusun perangkat pembelajaran, baik berupa silabus, RPP dan lembar penilaian siswa,selanjutnya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagaimetode pembelajaran, misalnya ceramah bervariasikan tanya jawab, diskusi dan resitasi(penugasan). 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Pelajaran Kewarganegaraanguna membentuk keterampilan kewarganegaraan yaitu adanya dukungan dari kepalasekolah yang mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan sekolah serta kompetensiguru PKn dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Sedangkan faktor yang menghambatsiswa dalam mengikuti Mata Pelajaran Kewarganegaraan yaitu terlalu banyak materi yangharus dikuasai oleh siswa, materi Pendidikan Kewarganegaraan terkesan overload,tumpang tindih, begitu banyak hal yang harus diajarkan dan dihafalkan oleh siswa,sehingga membebani siswa, keterbatasan metode dan media pembelajaran, latar belakangsiswa yang beraneka ragam, keterbatasan waktu dalam mengajar, kurangnya minat siswaterhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Upaya mengatasi hambatantersebut adalah setiap pertemuan diberikan informasi terbaru terkait persoalan yang sedangterjadi untuk menarik perhatian siswa agar lebih fokus dalam pembelajaran, menerapkanpembelajaran yang sifatnya non-akademik atau ekstrakulikuler seperti lewat kegiatanupacara, kegiatan kepramukaan, serta pemberian motivasi di setiap kegiatan pembelajaranguna menumbuhkan semangat dan minat siswa terhadap pembelajaran PendidikanKewarganegaraan.Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Keterampilan Kewarganegaraan

Anita Trisiana, Irmawati Pratiwi, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antarapendidikan karakter dengan sikap nasionalisme pada siswa kelas VII SMP N 1Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. 2). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasiantara sikap bela Negara dengan sikap nasionalisme pada siswa kelas VII SMP N 1Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. 3). Untuk mengetahui ada tidaknya korelasiantara pendidikan karakter dan sikap bela Negara dengan sikap nasionalisme pada siswakelas VII SMP N 1 Colomadu tahun pelajaran 2018/2019. SMP N 1 Colomadu terletakdi jalan Adi Sumarmo No. 51, Klolokan Rt 01/ Rw 01 Kelurahan Gawanan, KecamatanColomadu, Kota Karanganyar.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasidalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran2018/2019 yang berjumlah 220 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian iniyaitu berjumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan teknik Proportional Random Sampling. Teknik pengumpulan datamenggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasiproduct moment dankorelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1)Korelasi antara Pendidikan Karakter dengan Sikap Nasionalisme pada Siswa Kelas VIISMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa nilai rx1y = 0,944> r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: “Terdapathubungan yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter dengan SikapNasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri I Colomadu tahun pelajaran2018/2019” terbukti kebenarannya. 2) Korelasi antara Sikap Bela Negara dengan SikapNasionalisme pada Siswa Kelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019menunjukkan bahwa nilai rx2y = 0,989 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesisyang menyatakan bahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara SikapBela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri IColomadu tahun pelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya. 3) Korelasi antaraPendidikan Karakter dan Sikap Bela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada SiswaKelas VII SMP N 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 menunjukkan bahwa nilaiRx1x2y = 0,984 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakanbahwa: “Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Pendidikan Karakter danSikap Bela Negara dengan Sikap Nasionalisme pada siswa kelas VII di SMP Negeri IColomadu tahun pelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Sikap Bela Negara, Sikap Nasionalisme

Rispantyo, Anita Trisiana, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu perwujudan karakter masyarakatIndonesia. Tujuan jangka panjang penelitian ini menemukan desain pengembangan ModelPembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan karakter masyarakatIndonesia di era media digital dan Revolusi Industri 4.0. Metode penelitian menggunakanpenelitian dan pengembangan yaitu untuk menguji validitas dan efektivitas produk. Penelitianini menggunakan model pengembangan prosedural. Prosedur model ADDIE yang diadaptasi(Analisis, Desain, Pengembangkan, Implementasi, dan Evaluasi). Hasil penelitianmenunjukkan sebagai berikut: Analisis, Desain, dan Pengembangan inovasi media digitaldapat mengadopsi media digital dan revolusi teknologi; yang Implementasinya adalahlangkah nyata untuk sistem pembelajaran yang dibuat; Evaluasinya adalah proses untukmelihat apakah sistem yang dibangun sesuai dengan harapan awal atau tidak, yaitu padamodel desain sistem pembelajaran ADDIE. Berdasarkan model pengembangan instruksionalADDIE, model ini diadopsi pada tahap pengembangan model pembelajaran PendidikanKewarganegaraan, dengan modifikasi bernama "MPC" (Modification of Project Citizen).Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan, Media Digital,Revolusi Industri 4.0

Sutoyo, Ayu Meindy Saputri, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui Ada Tidaknya Korelasiantara Pendidikan Karakter Dengan Perilaku Religius Pada Siswa Kelas VII SMPN 1Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019.Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri IColomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 220 siswa. Sampel yang digunakandalam penelitian ini yaitu berjumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel dalampenelitian ini menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Teknikpengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis datamenggunakan uji korelasi product moment.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa hasil analisis datamengenai Korelasi antara Pendidikan Karakter Dengan Perilaku Religius Pada Siswa KelasVII SMPN 1 Colomadu Tahun Pelajaran 2018/2019 diperoleh nilai r hitung yaitu rxy =0,401 > r tabel 5% = 0,266. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa:“Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Korelasi antara PendidikanKarakter Dengan Perilaku Religius Pada Siswa Kelas VII SMPN 1 Colomadu TahunPelajaran 2018/2019” terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Perilaku Religius

Yusuf, Didik Surawan &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui peran masyarakat dalammenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 2) Mengetahui faktor-faktor yangmelatar belakangi masyarakat menerima politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum2019 di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. 3) Untukmengetahui upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam memanggulangi politik uangpada pemilu 2019.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah masyarakatpeserta pemilu 2019 di Desa Pulosari Keacamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisisdata menggunakan model analisis interaktif.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Peran masyarakatdalam menanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di DesaPulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar masih rendah, masyarakat DesaPulosari cenderung membiarkan dan bersikap terbuka terhadap praktik politik uang yangterjadi di desanya dan tidak melaporkan praktik politik uang tersebut kepada pihakpengawas pemilu. 2) Faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Pulosari dalammelakukan Money politics dalam pemilu yaitu karena masalah ekonomi, kebiasaan ketikapemilu, pendidikan politik yang rendah, sehingga masyarakat cenderung terbuka danmenerima kegiatan money politics yang dilakukan oleh calon kandidat dan menerimasegala macam bentuk pemberian. Pemberian uang yang membuat masyarakat merasa wajibuntuk mengikuti proses pemilu karena adanya bentuk kesepakatan tidak tertulis denganunsur-unsur paksaan dari para pelaku money politics. 3) Upaya yang dapat dilakukanmenanggulangi politik uang dalam pelaksanaan pemiliham umum 2019 di Desa PulosariKecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar yaitu dilakukan dengan memberikanpendidikan politik kepada masyarakat serta melaporkan kejadian politik uang kepadapengawas pemilu yang disertai dengan bukti-bukti yang cukup.Kata Kunci: Peran Masyarakat, Pemilihan Umum, Politik Uang

Dewi, Ressi Kartika

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis ICT Untuk Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V di SDN 01 Suruh. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Efektifitas pengimplementasi media pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis ICT dapat dikemukakan sebagai berikut, terdapat peningkatan keaktifan, minat dan motivasi yang mengarah pada peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas V SD Negeri 01 Suruh Kecamatan Tasikmadu. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa temuan di kelas, yaitu (1) siswa terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran PKn, (2) siswa sudah mampu mengatasi kesulitan belajar dengan berdiskusi dengan teman yang lebih paham akan materinya dan belajar bertanya sehingga mampu memahami materi PKn dengan baik, (3) guru telah mampu melaksanakan metode pembelajaran PKn dengan nuansa baru yang inovatif dan kreatif sesuai perkembangan zaman. Kata Kunci: CTL, ICT, Minat Belajar, Hasil Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan

Putri Pertiwi, Erinda Dhayana; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau biasa disebut kekerasan domestik (domestic violence) merupakan suatu masalah yang sangat khas karena kekerasan dalam rumah tangga terjadi pada semua lapisan masyarakat. Sebagian besar korban kekerasan dalam rumah tangga khususnya penelantaran rumah tangga ini adalah anak. Kedudukan anak dalam rumah tangga lebih lemah, dan lebih rendah dari pada orang dewasa dan masih bergantung pada orang-orang dewasa di sekitarnya. Penelantaran anak merupakan bagian dari bentuk kekerasan terhadap anak, karena ia masuk kedalam kekerasan secara sosial (social abuse), Kekerasan yag bersifat psikis dan sosial (struktural) juga membawa dampak buruk dan permanen terhadap anak. Berdasarkan uraian diatas, perumusan masalah dalam penulisan skripsi ini yang pertama adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga, kedua adalah bagaimana kajian kriminologi terhadap penelantaran anak sebagai jenis kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Untuk mendekati permasalahan dalam penelitian ini penulis menggunakan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis. Analisis ini yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga dapat dijelaskan menggunakan teori kriminologi meliputi teori differential association dan teori sosio-kultural (sosiologi kriminal), adapula faktor-faktor lain yang berkaitan dengan penelantaran terhadap anak, antara lain: faktor perceraian orang tua, faktor kemiskinan, faktor lingkungan dan faktor pendidikan. Kajian Kriminologi Terhadap Pelaku Penelantaran Anak dapat dijelaskan dengan teori kriminologi yaitu differential association terkait dengan perilaku kejahatan yang dipelajari karena faktor eksternal dan yang meliputi teknik dan motifnya. Kajian Penelantaran Anak Sebagai Jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga yaitu berupa penelantaran anak yang dilakukan oleh orang tuanya temasuk dalam jenis kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga yaitu penelentaran dalam rumah tangga yang sesuai menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada pasal 9 ayat 1.

Yuni Astuti; Erni Suprapti; Apriliya Dwi S; Badriyatul Khasanah; Dina Farkhana +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Anak remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Perkembangan yang mencolok pada masa remaja usia 10 sampai 19 tahun adalah terjadinya kematangan identitas seksual dan perkembangan organ reproduksi untuk memasuki masa dewasa (Supartini, 2012). Perubahan terpenting yang terjadi pada remaja perempuan adalah haid pertama kali (menarche). Menarche dianggap  sebagai tanda kedewasaan  pada remaja perempuan di beberapa daerah, sehingga mereka dianggap sudah mampu melakukan tugas sebagai seorang wanita. Santrock (2010), menyimpulkan bahwa anak perempuan yang mengalami menarche akan mengalami kondisi psikologis seperti cemas, stres, takut dan beresiko mengalami depresi karena terjadi perubahan fisik setelah menarche. Salah satu cara menghadapi hal tersebut dengan meningkatkan pengetahuan anak melalui pendidikan kesehatan di sekolahan mengenai menarche. Sekolah merupakan tempat yang paling tepat untuk melakukan pendidikan kesehatan karena sekolah merupakan lingkungan terdekat anak setelah lingkungan keluarganya. Sekolah dapat menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan kesehatan pada anak usia sekolah    

Mahmudah, Khoirul Siti; Sunismi, Sunismi; Fathani, Abdul Halim

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar matematika dengan pendekatan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel untuk Siswa Kelas VIII. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan Sadiman yang meliputi 7 tahap yaitu menganalisis kebutuhan siswa dan guru, merumuskan tujuan instruksional, merumuskan butir-butir materi, perumusan alat ukur keberhasilan, penulisan naskah, tes/uji coba dan mengadakan revisi. Produk yang dihasilkan berupa bahan ajar matematika yang telah di validasi. Validator ahli materi menyatakan cukup valid dengan presentase skor 72,71%, ahli desain menyatakan valid dengan presentase skor 82,49%, ahli praktisi menyatakan cukup valid dengan presentase 75%. Sedangkan hasil uji coba pengguna (user) menyatakan cukup valid dengan presentase skor 77,49%. Dengan demikina, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika yang dikembangakan sudah cukup valid untuk digunakan dalam pembalajaran.

Purwanto, Agus

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Kualitas siswa dalam Program Pendidikan Biologi Universitas Veteran Bangun Nusantara tidak dalam kualitas tertinggi. Tetapi kompetensi kelulusan standar diperlukan di tingkat yang baik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keterampilan dalam kegiatan belajar. Peningkatan aktivitas pembelajaran telah dilakukan melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study pada mata kuliah sistematika tumbuhan tinggi melalui 4 siklus. Setiap siklus memiliki tahapan perencanaan-lihat-lihat. Data diperoleh dari deskripsi tahapan plan-do-see dan analisis dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi rencana itu layak dan teliti. Implementasi do bahwa perkuliahan dapat mengatur waktu dengan baik, memberikan motivasi dan ketepatan pada kesalahpahaman yang disampaikan oleh mahasiswa; selain itu, aktivitas belajar siswa dan kemandirian mereka selama kegiatan belajar semakin meningkat. Implementasi see dapat meningkatkan kolaborasi antar dosen dalam menyusun rencana selanjutnya. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan ilmiah berdasarkan studi pelajaran dapat meningkatkan keterampilan dosen dalam melakukan kegiatan belajar siswa, meningkatkan kegiatan belajar siswa dan meningkatkan kemandirian siswa.Kata kunci: keterampilan belajar, lesson study, pendekatan saintifik